[td_block_2 category_id=”” limit=”6″ custom_title=”DON’T MISS” header_color=”#4db2ec” td_ajax_filter_type=”td_category_ids_filter” td_ajax_filter_ids=”” td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev” border_top=”no_border_top” sort=”random_posts”]
[td_block_9 sort=”random_posts” limit=”2″ custom_title=”MOST POPULAR” td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev”]
[td_block_16 category_id=”” limit=”5″ custom_title=”LATEST VIDEOS” td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev” color_preset=”td-block-color-style-2″ header_color=”#ffffff” header_text_color=”#000000″ sort=”random_posts”]
[td_block_2 category_id=”” limit=”2″ custom_title=”TRAVEL GUIDES” td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev” border_top=”no_border_top” sort=”random_posts” header_color=”#c7272f”][td_block_2 category_id=”” limit=”2″ custom_title=”MOBILE AND PHONES” td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev” offset=”1″ header_color=”#107a56″ sort=”random_posts”][td_block_2 category_id=”” limit=”2″ custom_title=”NEW YORK 2014″ td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev” offset=”1″ header_color=”#e83e9e” sort=”random_posts”]
[td_block_9 limit=”3″ custom_title=”TECH” td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev” category_id=”” border_top=”no_border_top” sort=”random_posts”][td_block_15 category_id=”” limit=”4″ custom_title=”FASHION” color_preset=”td-block-color-style-2″ td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev” sort=”random_posts”][td_block_2 sort=”random_posts” limit=”3″ custom_title=”LATEST REVIEWS” td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev”]
[td_block_14 category_id=”” limit=”3″ custom_title=”ENTERTAINMENT” td_filter_default_txt=”All” ajax_pagination=”next_prev”]
ARTIKUJT E FUNDIT
Idul Adha 1447 H, Bupati Pesawaran Serukan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial
Pesawaran (RN) – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum untuk memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, serta solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Melalui peringatan hari besar keagamaan ini, masyarakat diajak untuk meneladani keteguhan iman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, sekaligus mempererat kepedulian terhadap sesama melalui semangat berbagi dan berkurban.
Hal itu disampaikan Bupati Pesawaran Nanda Indira B dalam rangkaian pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 H/2026 M bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran di Masjid Nurul Amal, Desa Kotaagung, Kecamatan Tegineneng pada Rabu, (27/5/2026).
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa satu ekor sapi kurban jenis Limousin dengan bobot mencapai 1.023 kilogram yang diserahkan melalui Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira menyampaikan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sarana memperkuat nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
“Keteguhan iman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus menjadi teladan bagi kita semua dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, saya mengajak masyarakat yang memiliki kelapangan rezeki untuk turut berkurban sebagai bentuk peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Bupati Nanda.
Menurutnya, ibadah kurban juga menjadi wujud nyata solidaritas sosial melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Nanda juga mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan sosial.
“Melalui semangat berbagi, kita tunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih dan kepedulian. Momentum ini juga harus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya. (zal)
Pemkab Pesawaran Meraih Opini WTP ke 10 Berturut-turut
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Lampung atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-10 secara berturut-turut yang berhasil diraih Kabupaten Pesawaran sejak tahun 2016.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo, kepada Bupati Pesawaran Nanda Indira B. Dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang berlangsung di Aula Krakatau Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Jumat (29/5/2026).
Bupati Pesawaran Nanda Indira menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang kembali diraih Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama satu dekade berturut-turut merupakan hasil dari kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.
“Opini WTP ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik, transparan, dan sesuai dengan prinsip akuntansi pemerintahan,” kata Nanda.
Nanda menyampaikan, capaian tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kualitas laporan keuangan daerah, tetapi juga mencerminkan sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama DPRD dalam menjaga pengelolaan keuangan daerah yang sehat dan bertanggung jawab.
“Opini WTP dari BPK sekaligus menunjukkan bahwa penyusunan maupun pelaksanaan anggaran daerah telah dilaksanakan sesuai standar akuntansi pemerintahan serta memenuhi prinsip akuntabilitas yang tinggi,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mendorong pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah ke depan. WTP bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan dipertahankan,” kata dia. (zal)
Imunisasi di Pesawaran Hadirkan Edukasi Bersama Kemenkes RI
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira, menghadiri kegiatan sekaligus menjadi Narasumber dalam acara Talkshow dengan tema “Sinergi dan Edukasi, Kejar Imunisasi Lengkap Anak Sehat (SEKILAS) bersama Kementerian Kesehatan R.I yang berlangsung di GSG Pemkab Pesawaran Selasa (19/5/2026).
Bupati Pesawaran menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut di Kabupaten Pesawaran.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program imunisasi.
Bupati juga menegaskan bahwa imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.
“Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus berupaya mendukung pelaksanaan program imunisasi melalui peningkatan pelayanan kesehatan, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan sinergi lintas sektor,” kata dia.
Melalui kegiatan ini, Bupati berharap masyarakat semakin memahami pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan penyakit yang efektif dan aman, sehingga cakupan imunisasi di Kabupaten Pesawaran dapat terus meningkat.
Sementara itu, dr. Endang dari kementerian RI mengatakan, bahwa imunisasi adalah hak anak dan menjadi kewajiban orang tua, tenaga kesehatan, serta pemerintah untuk memenuhi hak anak-anak tersebut.
“Tidak ada kata terlambat untuk imunisasi, segerakan imunisasi anak-anak ke puskesmas ataupun posyandu,” tutupnya.
Selanjutnya, dr. Ikhsan menyampaikan bahwa ada tiga hal yang harus dipenuhi dalam tumbuh kembang anak, yaitu nutrisi, stimulasi, dan imunisasi.
“Kalau anak kita tidak diberikan nutrisi yang optimal, tumbuh kembangnya juga akan terpengaruh. Jika gizi sudah baik dan tercukupi, perlu distimulasi karena anak tanpa diajari juga tidak bisa tumbuh dengan baik,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa setelah kebutuhan nutrisi dan stimulasi terpenuhi, anak harus diproteksi dengan imunisasi karena imunisasi merupakan hak anak yang wajib dipenuhi oleh orang tua.
“Karena imunisasi itu sebenarnya bukan cuma melindungi anak kita saat ini, tapi juga untuk 20 hingga 30 tahun yang akan datang,” tutup dr. Ikhsan. (zal)
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan di Pesawaran
Pesawaran (RN) — Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis dalam memetakan potensi dan arah pembangunan ekonomi daerah ke depan. Kegiatan tersebut digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pesawaran.
Sensus Ekonomi dinilai menjadi instrumen penting dalam menghasilkan data akurat mengenai kondisi riil perekonomian daerah, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, industri, hingga perkembangan ekonomi digital. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar pendataan, melainkan upaya bersama dalam menentukan arah pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang.
“Sensus Ekonomi adalah potret menyeluruh tentang struktur ekonomi suatu daerah. Data yang dihasilkan akan sangat menentukan ketepatan program-program pemerintah dalam pembangunan dan pengembangan ekonomi ke depan,” ujar Antonius.
Selain itu, sektor perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan juga terus berkembang dan mulai memperkuat transformasi struktur ekonomi daerah menuju sektor sekunder dan tersier.
Menurut Wabup, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Saya mengimbau seluruh pelaku usaha di Bumi Andan Jejama untuk memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas sensus. Pastikan setiap potensi ekonomi di pelosok Pesawaran dapat terdata dengan baik, karena data berkualitas akan menjadi modal penting dalam menyusun roadmap pembangunan daerah yang lebih kuat dan terukur,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala BPS Kabupaten Pesawaran Rosadi Zein menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pesawaran akan melibatkan sebanyak 486 petugas pendata yang akan melakukan pendataan secara door to door.
“Pendataan akan berlangsung selama empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026, dengan sasaran seluruh pelaku usaha dari berbagai sektor ekonomi,” kata dia.
Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution menambahkan, hasil Sensus Ekonomi nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi daerah, termasuk kontribusi sektor usaha, potensi hilirisasi industri, hingga tingkat penyerapan tenaga kerja.
“Hasil sensus ini akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan mengevaluasi pembangunan ekonomi. Selain itu, pelaku usaha juga dapat melihat peluang dan potensi pasar dari data yang dihasilkan,” jelasnya. (zal)
Sebanyak 127 Jamaah Calon Haji Asal Pesawaran di Berangkatkan
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran secara resmi melepas keberangkatan Jama’ah Calon Haji Kabupaten Pesawaran Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Islamic Center Kabupaten Pesawaran, Kamis (7/5/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Pesawaran Nanda Indira.
“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas izin dan rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam rangka pelepasan Jama’ah Calon Haji Kabupaten Pesawaran Tahun 2026,” kata Nanda.
Dirinya juga berpesan kepada seluruh jamaah agar selalu menjaga kesehatan, menjaga kesabaran, serta mengikuti arahan petugas pembimbing haji selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Ia berharap seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air sehingga menjadi Haji Mabrur dan Hajjah Mabrurah.
“Saya menitipkan doa kepada para jamaah agar Kabupaten Pesawaran senantiasa diberikan perlindungan, keberkahan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua panitia Pelaksanaan Haji Kamarudin, menjelaskan bahwa jumlah Jama’ah Calon Haji Kabupaten Pesawaran tahun 2026 sebanyak 127 jamaah yang terbagi ke dalam dua kelompok terbang (Kloter).
“Kloter 19 berjumlah 118 jamaah yang diberangkatkan pada hari ini, Kamis 7 Mei 2026, dan bergabung bersama jamaah dari Kabupaten Tanggamus. Sementara yang lainnya berada di kloter 31 dengan jumlah 9 jamaah yang dijadwalkan berangkat pada 17 Mei 2026 mendatang dan bergabung bersama jamaah dari Kabupaten Tanggamus, Pringsewu, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Timur, dan Tulang Bawang,” kata dia.
Ia juga menjelaskan, dari total jamaah tersebut, terdiri dari 58 jamaah laki-laki dan 69 jamaah perempuan yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesawaran. Adapun rinciannya yaitu, Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 30 jamaah, Negeri Katon 16 jamaah, Tegineneng 11 jamaah, Way Lima 16 jamaah, Padang Cermin 4 jamaah, Punduh Pedada 3 jamaah, Kedondong 10 jamaah, Marga Punduh 4 jamaah, Way Khilau 14 jamaah, Teluk Pandan 5 jamaah, serta Way Ratai 14 jamaah.
“Jadwal keberangkatan Calon Jamaah Haji dari Bandara Soekarno Hatta menuju Jedah tanggal 8 Mei 2026, mari kita doakan para calon jemaah haji lancar dalam perjalanan dan kembali ke tanah air sehat wal’afiat serta menjadi Haji yang mabrur,” jelasnya.
Meski jumlah jamaah tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, Bupati menegaskan hal tersebut tidak mengurangi rasa syukur dan kekhidmatan seluruh pihak dalam mengantarkan para tamu Allah menuju Tanah Suci.
“Saya percaya Bapak dan Ibu yang hadir di sini adalah orang-orang pilihan yang telah dipanggil Allah SWT untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima,” katanya. (zal)
Lantik Kejari Lampung Timur, Kajati Lampung Minta: Tegakan Hukum Secara Tegas
Lampung (RN) – Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo melantik dan serah terima jabatan dari pejabat lama ke pejabat yang baru Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung dan Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur, di Aula Kejaksaan Tinggi setempat Selasa (05/5/2026).
Pelantikan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung yang baru ini sesuai Surat Keputusan Jaksa Agung R.I. Nomor 488 Tahun 2026 tanggal 13 April 2026 dan Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur yang baru berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : KEP-IV-347/C/04/2026 tanggal 13 April 2026.
Tenku Rahmatsyah sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung dan Saptono sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur
“Kajati Lampung menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan dan institusi, tetapi juga kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Kepala Kejati Lampung Danang Suryo Wibowo.
Ia juga mengatakan, pentingnya optimalisasi peran Kejaksaan dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Kepada pejabat yang baru dilantik diminta untuk segera menyesuaikan diri, memperkuat koordinasi internal, serta meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan lainnya, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi, tindak pidana umum, dan pengamanan pembangunan strategis di daerah,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, Sejalan dengan kebijakan Jaksa Agung Republik Indonesia, Kajati mengingatkan agar seluruh jajaran senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa, menjaga independensi dan marwah institusi, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan.
“Penegakan hukum harus dilaksanakan secara tegas namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan kepastian hukum,” tegasnya.
Dirinya berharap, pelantikan dan serah terima jabatan ini dapat memberikan energi baru dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan Tinggi Lampung.
“Sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang profesional, modern, dan terpercaya,” pungkasnya. (Red)
Hardiknas, Momentum Teguhkan Semangat Bangun Pendidikan Nasional
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (4/5/2026).
Bupati Pesawaran, Nanda Indira B. bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Dalam amanatnya, disampaikan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk merefleksikan sekaligus meneguhkan kembali semangat membangun pendidikan nasional.
“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, serta membentuk peradaban yang bermartabat,” demikian kutipan pidato Menteri yang dibacakan Bupati.
Dalam amanatnya Bupati menyampaikan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas.
“Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas proses belajar sekaligus mencapai tujuan pendidikan nasional secara menyeluruh.
Untuk mendukung implementasi tersebut, pemerintah telah menetapkan lima kebijakan strategis,” kata dia.
Ia juga mengatakan, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran yang telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan pada tahun 2025.
Peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru melalui pemberian beasiswa pendidikan serta penguatan program sertifikasi dan insentif bagi tenaga pendidik.
Penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman, serta penerapan berbagai program pembiasaan positif seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan bidang STEM dan evaluasi capaian akademik.
Perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata melalui berbagai layanan pendidikan fleksibel, termasuk pendidikan jarak jauh, sekolah terbuka, hingga penguatan pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus.
Bupati menyebut bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, keluarga, masyarakat, hingga media.
“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus,” pungkasnya. (zal)
Wabup Pesawaran Dampingi Tim Kementerian PUPR Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peninjauan calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan Sidototo, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (1/5/2026).
“Peninjauan ini menjadi langkah awal percepatan realisasi program pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah Pesawaran,” kata Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali.
Wabup Antonius mengungkapkan bahwa rencana pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Pesawaran dengan Kementerian Sosial beberapa waktu lalu.
“Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan lahan sebagai salah satu syarat utama pembangunan. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 9 hektare yang merupakan aset daerah, sementara kebutuhan minimal untuk pembangunan Sekolah Rakyat sekitar 7 hektare,” ujarnya.
“Lokasi ini kita nilai sangat potensial. Selain untuk pembangunan Sekolah Rakyat, ke depan kawasan ini juga akan dikembangkan sebagai ruang terbuka atau taman yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.
Wabup juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemenuhan seluruh persyaratan administrasi dan teknis yang dibutuhkan oleh pemerintah pusat. Dalam waktu dekat, Pemkab Pesawaran akan membentuk kelompok kerja (Pokja) khusus untuk mengawal proses tersebut.
“Target kami, dalam bulan ini seluruh persyaratan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), dan dokumen pendukung lainnya dapat segera diselesaikan, sehingga usulan ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Sosial,” jelasnya.
Sekolah Rakyat yang direncanakan ini nantinya akan menampung sekitar 1.080 siswa yang berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, Pelaksana Prasarana Strategis Wilayah Lampung, Arius Fedrinaldo, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil peninjauan awal, lokasi yang diusulkan dinilai telah memenuhi kriteria teknis.
“Dari hasil peninjauan, lokasi ini sudah cukup ideal untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Selanjutnya akan dilakukan tahapan verifikasi lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
“Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk terus mendukung program nasional peningkatan akses pendidikan sekaligus mendorong pemerataan pembangunan daerah,” pungkasnya. (zal)
Wabup Pesawaran Dorong Kolaborasi Penanggulangan TBC dan Malaria
Pesawaran (RN) – Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan malaria, Pemerintah Kabupaten Pesawaran mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Besar Inisiatif Lampung Sehat (ILS) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan ramah tamah serta penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, di Banyu Langit Cottage, Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (23/4/2026).
“Kasus malaria yang cukup tinggi di wilayah pesisir salah satunya disebabkan oleh banyaknya tambak yang tidak dimanfaatkan dan terbengkalai. Hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk dilakukan penertiban,” kata dia.
Wabup mengatakan bahwa upaya penanggulangan TBC dan malaria tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat.
“Kami membutuhkan masukan, saran, dan kritik yang konstruktif sebagai bahan perbaikan ke depan. Penanganan TBC dan malaria harus dilakukan secara intens dan berkelanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup juga mengungkapkan rencana pembangunan bank sampah melalui kerja sama dengan pihak swasta sebagai upaya mengurangi polusi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong program pembangunan rumah layak huni melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat guna mendukung lingkungan hidup yang sehat.
“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dan sinergi dari semua pihak agar upaya peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dapat tercapai secara optimal,” pungkasnya.
Direktur ILS, Sudianto, menjelaskan bahwa Inisiatif Lampung Sehat merupakan organisasi nirlaba berbasis komunitas yang bergerak di bidang kesehatan, sosial, dan pendidikan.
“ILS aktif melakukan pendampingan, edukasi, investigasi kontak, serta penyuluhan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, TBC menjadi salah satu program prioritas yang saat ini telah berjalan cukup baik. Selain pembentukan Desa Siaga TBC, ILS juga menginisiasi program peningkatan kualitas lingkungan tempat tinggal melalui bantuan bedah rumah dari kementerian terkait bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.
“Selain TBC, isu stunting dan malaria juga menjadi perhatian kami dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. (zal)
Audiensi Diskominfotiksan Pesawaran Bersama Telkomsel Bahas Penanganan Blankspot
Pesawaran (RN) – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran melakukan audiensi dengan PT Telkomsel guna membahas solusi peningkatan layanan jaringan telekomunikasi, khususnya di wilayah yang masih mengalami blanspot.
Kepala Dinas Kominfotiksan Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa menyampaikan bahwa ketersediaan jaringan telekomunikasi yang merata menjadi kebutuhan dasar masyarakat di era digital saat ini. Menurutnya, akses komunikasi yang baik tidak hanya mendukung aktivitas sosial, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.
“Kami berharap melalui koordinasi ini dapat dirumuskan langkah konkret untuk memperluas jangkauan jaringan, terutama di wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan sinyal,” kata dia.
Menanggapi hal tersebut, Sementara dari pihak Telkomsel, hadir Manager Network Operation and Productivity Lampung Muhammad Elbana
menyatakan, komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas layanan jaringan di Kabupaten Pesawaran melalui langkah-langkah teknis yang terukur.
“Sebagai tindak lanjut, Telkomsel akan melakukan pemetaan ulang wilayah blankspot guna memperoleh data yang lebih akurat. Selain itu, Diskominfotiksan bersama Telkomsel juga akan melakukan peninjauan lapangan secara bersama pada sejumlah wilayah prioritas,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, ada beberapa desa yang menjadi perhatian dalam pembahasan ini antara lain Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan, Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan, Desa Muncak Kecamatan Teluk Pandan, Desa Rusaba Kecamatan Punduh Pedada, Desa Bunut Sebrang Kecamatan Way Ratai, Desa Bayas Jaya Kecamatan Way Khilau, Desa Kota Jawa Kecamatan Punduh Pedada serta beberapa desa lainnya.
“Melalui sinergi ini, diharapkan upaya pemerataan akses telekomunikasi di Kabupaten Pesawaran dapat segera terwujud, sehingga masyarakat di seluruh wilayah dapat menikmati layanan komunikasi yang lebih optimal dan merata,” pungkasnya. (zal)
