Gelar Silaturahmi Bersama TKSK dan Pendamping PKH, Bupati Nanda Indira Dorong Penyaluran Bansos Adil dan Merata
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M., mengajak seluruh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) dilakukan secara adil, merata, dan tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Bersama TKSK dan Pendamping PKH Wilayah Pesisir yang digelar di Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial, Camat Way Ratai, serta para TKSK dari 11 kecamatan dan pendamping PKH wilayah pesisir yang meliputi lima kecamatan.
Dalam sambutannya, Bupati Nanda menyampaikan apresiasi kepada para pendamping PKH yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
“Semoga amanah baru ini menjadi motivasi untuk terus bekerja tulus dan profesional dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Bupati Nanda juga menyinggung mengenai pentingnya akurasi data penerima bantuan sosial agar program pemerintah benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan. Pendamping PKH dan TKSK juga diingatkan agar keluhan masyarakat mengenai penerima bansos yang tidak tepat sasaran tidak lagi terjadi, sehingga pembaruan data harus dilakukan secara teliti dan berkelanjutan.
“Pendataan ini memerlukan ketelitian dan verifikasi yang cermat. Jangan sampai warga yang sudah mampu masih menerima bantuan, sementara yang berhak justru terlewat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa program Bantuan Langsung Tunai Sosial (BLTS) Kesra merupakan bagian dari kebijakan stimulus ekonomi nasional yang diperuntukkan bagi masyarakat rentan. Bantuan ini mencakup periode Oktober hingga Desember 2025 dan saat ini sedang melalui tahap verifikasi data.
Ia juga meminta para kepala desa turut memastikan validitas data penerima bantuan di wilayahnya. “Kolaborasi dan koordinasi semua pihak sangat penting agar manfaat bantuan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PKH Wilayah I, Ishaq, menuturkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, program bantuan sosial akan mencakup dua kategori baru, yakni bantuan untuk lansia dan disabilitas serta bansos pemberdayaan. Ia berharap pemerintah daerah, desa dan seluruh pendamping PKH dapat mendukung upaya pendistribusian yang tepat sasaran.
Pada akhir kegiatan, Bupati Nanda juga membuka sesi diskusi interaktif untuk mendengarkan pengalaman dan masukan dari para pendamping PKH serta TKSK terkait pelaksanaan program di lapangan. Melalui forum tersebut, diharapkan muncul solusi bersama agar distribusi bantuan sosial di Kabupaten Pesawaran semakin efektif, transparan, dan berdampak positif bagi masyarakat. (zal)
Pemkab Pesawaran Dorong Sinergi Pokdarwis dan UMKM dalam Pengembangan Sektor Wisata
Pesawaran (RN) — Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mendorong penguatan sektor pariwisata berbasis masyarakat dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pelaku UMKM lokal. Langkah baik ini tertuang pada kegiatan Peninjauan Tempat Wisata dan Diskusi Bersama Pokdarwis yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran di Bukit Cendana, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, pada Rabu (29/10/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M., didampingi Plt. Kepala Dinas Pariwisata Jayadi Yasa, Camat Way Ratai, kepala desa, pelaku UMKM, serta Pokdarwis di wilayah Kecamatan Way Ratai.
Plt. Kadis Pariwisata Jayadi Yasa yang juga memimpin jalannya diskusi menerangkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku wisata dan masyarakat untuk menyampaikan gagasan serta masukan terkait pengembangan potensi wisata daerah.
“Terlebih tren wisata alam di kawasan pegunungan sedang meningkat. Kita ingin mengintegrasikan destinasi wisata di Way Ratai dengan lokasi-lokasi wisata lain di Pesawaran agar saling melengkapi dan memperkuat daya tarik daerah,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Nanda Indira menyebut bahwa Pesawaran memiliki potensi wisata yang besar, baik dari keindahan alam maupun kekayaan budaya lokal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan destinasi wisata yang berdaya saing.
Sektor pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan Pokdarwis, pelaku UMKM, serta pihak swasta untuk menciptakan wisata yang berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
Salah satu permasalahan yang saat ini menjadi kendala yakni terkait infrastruktur, terutama akses jalan menuju lokasi wisata yang masih perlu perbaikan. Meskipun di tengah keterbatasan anggaran, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Pesawaran tetap berupaya membuka peluang kerja sama.
“Salah satu melalui program kemitraan bersama pihak ketiga untuk mendukung peningkatan fasilitas wisata,” terang Bupati.
Pada kesempatan itu, para pelaku UMKM turut menyampaikan masukannya dalam pengembangan usaha oleh-oleh di sektor wisata. Melalui pendampingan, bantuan, serta pelatihan pemasaran dan produksi yang lebih masif, diharapkan para wisatawan yang datang tidak hanya datang berlibur tapi juga membeli hasil produksi UMKM lokal sehingga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.
“Dengan dukungan dari pemerintah, kami optimistis pariwisata Pesawaran bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Yati, salah satu pelaku UMKM.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, Pokdarwis, dan UMKM diharapkan dapat lebih terbangun untuk memperkuat sektor pariwisata Pesawaran yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (zal)
Selaraskan Program, Pemkab Pesawaran Gelar Rakor Bersama Kepala Desa
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (28/10/2025).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nur Asikin menjelaskan, rakor ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa.
“Langkah ini juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan melayani,” kata dia.
Sementara itu, Bupati Pesawaran Nanda Indira mengatakan, bahwa rakor ini merupakan bentuk komunikasi dan koordinasi yang penting dalam rangka menciptakan sinergi antara pemerintah daerah dan desa.
“Kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah strategis guna memperkuat pelaksanaan pemerintahan yang optimal, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memfasilitasi penyelesaian berbagai permasalahan di desa melalui kerja sama lintas perangkat daerah,” kata Nanda.
Nanda juga mengatakan, para kepala desa untuk selalu menjunjung transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan serta pengelolaan anggaran desa.
“Dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan, kepala desa hendaknya terbuka kepada masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Setiap akhir tahun anggaran, kepala desa wajib menyampaikan LKPJ kepada BPD agar arah pembangunan desa dapat diketahui secara jelas,” tegas Nanda.
Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan kepatuhan pajak di tingkat desa. Ia mengingatkan agar seluruh desa tertib dalam pelaporan dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak, baik PPN maupun PPH.
“Saya meminta agar desa yang belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa segera melaksanakannya sesuai ketentuan. “Pastikan BLT disalurkan tepat sasaran untuk membantu masyarakat dalam pemulihan ekonomi desa,” pungkasnya. (zal)
Tingkatkan kesejahteraan Masyarakat, Kejati Lampung Dorong UMKM Tanggamus Naik Kelas
Tanggamus (RN) – Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanggamus dalam rangka sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
“Kejati Lampung dorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Tanggamus agar naik kelas,” kata Danang Suryo Wibowo saat membuka Seminar di Aula Islamic Centre, Selasa (28/10/2025).
Dirinya juga menjelaskan, Program Koperasi Merah Putih merupakan salah satu terobosan pemerintah untuk memperkuat perekonomian di tingkat akar rumput.
“Program ini bertujuan menghilangkan ketergantungan masyarakat terhadap rentenir, memperpendek rantai distribusi, dan menciptakan kesejahteraan di desa,” ujarnya.
“Kejaksaan memiliki peran penting dalam mengawal program ini sebagai implementasi tugas sesuai perintah harian Jaksa Agung dan Asta Citra Presiden Prabowo Subiyanto,” tambah dia.
Sementara itu, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Kajati Lampung yang turut memberikan dorongan kuat terhadap tata kelola pemerintahan dan penguatan ekonomi daerah.
“Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Tanggamus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kajati Lampung beserta jajaran atas kesediaannya berkunjung ke Bumi Begawi Jejama,” ujarnya.
Bupati juga menekankan agar seluruh jajaran pemerintah daerah mampu mengimplementasikan arahan yang diberikan Kajati Lampung secara nyata, terutama dalam pengelolaan dana desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Ketika UKM naik kelas, maka kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat. Ini bukan hanya tentang usaha, tapi tentang kemajuan ekonomi daerah secara menyeluruh,” kata dia.
Diketahui, Kajati Lampung dan Bupati Tanggamus menyerahkan bantuan perlengkapan usaha kepada 16 pelaku UMKM, serta 20 sertifikat halal bagi UKM Sahabat Adhyaksa yang merupakan mitra binaan Kejari Tanggamus. (Red)
Pemkab Pesawaran Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97
Pesawaran (RN)– Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Satu” yang berlangsung secara khidmat di Lapangan Pemkab Pesawaran pada Selasa (28/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Nanda Indira B, Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, dan ASN/P3K, THLS, serta perwakilan organisasi pemuda dan pelajar di lingkungan Pemkab Pesawaran.
Bupati Pesawaran Nanda Indira bertindak sebagai Pembina Upacara, sementara petugas upacara merupakan utusan dari organisasi kepemudaan Kabupaten Pesawaran.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan Teks Pancasila oleh inspektur upacara, pembacaan Teks Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945 oleh utusan dari Organisasi Kepemudaan Karang Taruna Pesawaran, serta pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda 1928 oleh utusan dari Organisasi Kepemudaan KNPI Pesawaran.
Acara kemudian dilanjutan dengan amanat dari pembina upacara, membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir.
Dalam amanatnya Bupati Nanda Indira menyampaikan bahwa pemuda hari ini memiliki tugas dan tanggung jawab yamg berbeda. Tidak lagi dengan mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran.
“Namun semangatnya tetap sama, Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” seru Bupati.
Meskipun berada di zaman yang serba cepat dan berat. Pemuda harus tetap optimis dan percaya bahwa di setiap kampung, setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani.
“Itulah kekuatan bangsa kita. Kita butuh pemuda yang patriotik, gigih dan empati yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang,” ujarnya. (zal)
Rakor Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran Perkuat Sinergi Pemerintah Daerah dan Desa
Pesawaran (RN) — Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Dendi, S.E., M.M., dan Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, bersama jajaran Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Inspektur, Kepala Dinas Kominfotiksan, Kadis PMD, serta para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nur Asikin dalam laporannya menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa. Langkah ini juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan melayani.
Rakor tersebut juga diisi dengan sejumlah pemaparan materi, yakni mengenai penyelesaian batas desa oleh Badan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Sumatera (Itera) Ilyas, S.Si., M.T., kemudian sosialisasi program Koperasi Desa Merah Putih oleh Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Pesawaran, serta penyampaian mengenai penyaluran BLT dan pemanfaatan dana desa oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali.
Dalam arahannya, Bupati Nanda Indira menerangkan bahwa rakor ini merupakan bentuk komunikasi dan koordinasi yang penting dalam rangka menciptakan sinergi antara pemerintah daerah dan desa.
Kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah strategis guna memperkuat pelaksanaan pemerintahan yang optimal, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memfasilitasi penyelesaian berbagai permasalahan di desa melalui kerja sama lintas perangkat daerah.
Bupati juga mengingatkan para kepala desa untuk selalu menjunjung transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan serta pengelolaan anggaran desa.
“Dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan, kepala desa hendaknya terbuka kepada masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Setiap akhir tahun anggaran, kepala desa wajib menyampaikan LKPJ kepada BPD agar arah pembangunan desa dapat diketahui secara jelas,” tegas Nanda.
Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan kepatuhan pajak di tingkat desa. Ia mengingatkan agar seluruh desa tertib dalam pelaporan dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak, baik PPN maupun PPH.
Wabup juga meminta agar desa yang belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa segera melaksanakannya sesuai ketentuan. “Pastikan BLT disalurkan tepat sasaran untuk membantu masyarakat dalam pemulihan ekonomi desa,” tandasnya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif guna membahas berbagai permasalahan serta masukan untuk arah pembangunan desa.
Dukung Program Pemerintah Pusat, Bupati Nanda Pastikan Setiap Sajian Aman dan Bergizi
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Padang Manis, Kecamatan Way Lima, Senin (27/10/2025).
“Peninjauan ini untuk memastikan proses penyediaan dan distribusi makanan bagi penerima manfaat program berjalan sesuai standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan,” kata Nanda.
Bupati menyebut, kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam mendukung program pemerintah pusat dalam peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak sekolah.
“Para petugas, Saya meminta untuk selalu memperhatikan dan menjaga kualitas bahan pangan dan kebersihan proses pengolahan. Termasuk menghindari bahan-bahan makanan yang mudah basi guna meminimalisir terjadinya potensi keracunan.
Ia juga berharap ke depan Kecamatan Way Lima dapat memiliki lebih banyak satuan pelayanan serupa agar jangkauan distribusi semakin luas dan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Padang Manis, Andini menerangkan bahwa proses memasak dilakukan dua kali untuk memastikan makanan tetap segar dan layak konsumsi. Metode blanching pun turut dilakukan agar sayur tidak cepat basi dan mengurangi kandungan air.
“Untuk porsi pagi, kami menyiapkan makanan bagi balita, anak PAUD, TK, dan siswa SD kelas 1 sampai 3. Sesuai arahan Bupati, kami juga menghindari bahan sayur yang mudah basi seperti tauge, bayam, dan kangkung,” jelasnya.
Diketahui bahwa SPPG Padang Manis saat ini melayani 3.960 penerima manfaat, terdiri dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta peserta didik mulai dari tingkat TK, PAUD, SD, SMP, hingga SMA sederajat.
SPPG ini memiliki sekitar 47 karyawan yang setiap hari mulai memasak sejak pukul 01.00 dini hari. Distribusi makanan dilakukan pada pukul 09.00 hingga 10.30 pagi untuk enam desa dan 24 sekolah. (zal)
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Pesawaran Dukung Pengembangan UMKM
Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan perekonomian masyarakat Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Branding pengemasan dari para pelaku usaha sangat penting sebagai bagian identitas usaha lokal Pesawaran. Kualitas produk harus terus ditingkatkan,” kata Nanda saat meninjau dua UMKM di Kecamatan Way Lima, Sentra Produsen Kerupuk di Desa Sidodadi dan Sentra Produsen Gula Semut serta Kopi Vista Abadi di Desa Banjar Negeri, Senin (27/10/2025).
Dirinya juga mengatakan, Kemasan dan branding yang menarik akan meningkatkan nilai jual dan memudahkan pemasaran.
“Kehadiran koperasi juga dinilai penting sebagai wadah yang memudahkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha, salah satunya melalui Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu gagasan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Sementara itu, Pemilik Kerupuk Nayla, Yuli Mela Sari, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap pelaku usaha.
Usahanya telah berdiri sejak tahun 2007 dan memproduksi berbagai jenis kerupuk seperti kerupuk ikan, jengkol, dan semprong dengan kapasitas produksi mencapai 200 kilogram per hari. Wilayah pemasarannya pun sudah meluas hingga berbagai wilayah se-Provinsi Lampung.
“Alhamdulillah, hari ini kami dikunjungi oleh Ibu Bupati. Kami berharap ke depan UMKM seperti kami bisa lebih diperhatikan terutama dalam hal bantuan pemasaran dan peralatan produksi,” ujarnya.
Terpisah, Siti pemilik Vista Abadi, merupakan UMKM yang memproduksi minuman tradisional segar dan menyehatkan siap saji yang 100% alami, bebas zat kimia, dan higienis.
Vista Abadi saat ini memiliki 24 produk unggulan yang dijual, mulai dari jahe instan, wedang uwuh, gula semut aren, hingga produk olahan lainnya. Produk Vista Abadi telah merambah pasar nasional hingga mancanegara seperti Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia.
“Kehadiran Ibu Bupati menjadi dukungan moral yang besar bagi kami. Saat ini kami sedang mempersiapkan sertifikasi organik untuk produk gula semut dan kopi, yang ditargetkan rampung pada tahun 2026,” pungkasnya. (zal)
Pemkab Pesawaran Segera Perbaiki Ruas Jalan Kota Dalom – Baturaja
Pesawaran (RN) – Adanya laporan dari masyarakat terkait kondisi yang memperhatikan ruas jalan Kota Dalom – Baturaja, Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera memperbaiki jalan tersebut.
“Ini merupakan bentuk tanggapan cepat Pemerintah Kabupaten Pesawaran terhadap aspirasi warga terkait kondisi infrastruktur jalan yang bergelombang dan sulit dilalui,” kata Nanda saat meninjau kondisi ruas Jalan di Kecamatan Way Lima, Senin (27/10/2025).
Dirinya juga mengatakan, ruas jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer tersebut memang membutuhkan perbaikan karena mengalami kerusakan yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Mulai hari Jum’at, akan dilakukan penanganan sementara berupa pemadatan jalan menggunakan alat vibro oleh Dinas PUPR. Langkah ini diambil agar masyarakat dapat kembali melewati jalan ini dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pemerintah desa untuk turut menjaga hasil perbaikan agar kondisi jalan tetap baik.
“Kalau nanti sudah padat, tolong dijaga bersama. Saya minta kepala desa juga melakukan pemeliharaan dan memastikan tidak ada sampah yang menumpuk di sekitar badan jalan,” pintanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus berupaya melakukan peningkatan infrastruktur di Kecamatan Way Lima.
Pemkab Pesawaran akan selalu merespons cepat laporan masyarakat serta memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata di seluruh wilayah, demi mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
“Insyaallah pada penganggaran tahun 2026 nanti, kami akan fokus melakukan perbaikan secara menyeluruh, karena dari 16 desa yang ada masih banyak titik jalan yang perlu dibenahi,” tegasnya. (zal)
Ruas Jalan Kota Dalom – Baturaja Segera Diperbaiki
Pesawaran (RN) – Adanya keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan Kota Dalom – Baturaja yang memperhatikan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera memperbaiki jalan tersebut.
“Ini merupakan bentuk tanggapan cepat Pemerintah Kabupaten Pesawaran terhadap keluhan warga terkait kondisi infrastruktur jalan yang bergelombang dan sulit dilalui,” kata Nanda saat meninjau kondisi ruas Jalan di Kecamatan Way Lima, Senin (27/10/2025).
Dirinya juga mengatakan, ruas jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer tersebut memang membutuhkan perbaikan, karena mengalami kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Mulai hari Jum’at, akan dilakukan penanganan sementara berupa pemadatan jalan menggunakan alat vibro oleh Dinas PUPR. Langkah ini diambil agar masyarakat dapat kembali melewati jalan ini dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pemerintah desa untuk turut menjaga hasil perbaikan agar kondisi jalan tetap baik.
“Kalau nanti sudah padat, tolong dijaga bersama. Saya minta kepala desa juga melakukan pemeliharaan dan memastikan tidak ada sampah yang menumpuk di sekitar badan jalan,” pintanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus berupaya melakukan peningkatan infrastruktur di Kecamatan Way Lima.
Pemkab Pesawaran akan selalu merespon cepat keluhan masyarakat serta memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata di seluruh wilayah, demi mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
“Insyaallah pada penganggaran tahun 2026 nanti, kami akan fokus melakukan perbaikan secara menyeluruh, karena dari 16 desa yang ada masih banyak titik jalan yang perlu dibenahi,” tegasnya. (zal)
