Tingkatkan Kualitas, Profesionalitas Kinerja, Bupati: Wujudkan Clean Government dan Good Governance
Sebanyak 290 PTPS 19 Desa Kecamatan Gedongtataan Resmi Dilantik

Bupati Pesawaran: Inspektorat Harus Berperan Aktif Dalam Mengawal Semua Kegiatan di Perangkat Daerah
Bupati Ajak Masyarakat Bumi Andan Jejama, Budaya Sebagai Marwah Kehidupan


Bupati Pesawaran: Mencintai Adat Istiadat Pondasi Utama Membangun Kabupaten
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Hi.Dendi Ramadhona menghadiri Festival Budaya yang di gelar di Kecamatan Punduh Pedada Desa Bangun Rejo, dengan Tema Merangkai Kebhinekaan dan Dalam Bingkai Persatuan Bumi Andan Jejama, Rabu (17/01/2024).
“Mencintai adat istiadat adalah pondasi utama dalam membangun Kabupaten Pesawaran. Hari ini merupakan sejarah untuk Kecamatan Punduh Pedada karena telah mengumpulkan berbagai macam suku, adat dan budaya dalam satu kegiatan,” kata Dendi.
Dendi juga menjelaskan, kekompakan masyarakat dari semua elemen khususnya yang ada di Kecamatan Punduh Pedada sangat kompak, dan bersatu padu dalam menyukseskan dan menyelenggarakan Festival Budaya tersebut.
“Sebagai masyarakat yang besar dan hidup di Lampung, masyarakat terutama anak anak harus tau tentang istilah adat dan norma normanya. Filosofi Pi’il Pesenggiri yang merupakan nilai dan norma yang mengatur tata hidup masyarakat Lampung sebagai makhluk sosial dan juga Nemui Nyimah yaitu konsep harmoni dalam perbedaan di kehidupan masyarakat adat Lampung,” ujarnya.
Dirinya juga mengatakan, apresiasi setinggi-tingginya seluruh pihak yang berhasil menggelar festival. kepala desa yang ada di Kecamatan Punduh Pedada. Tak lupa panitia Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Punduh Pedada yang telah memperkenankan tempatnya untuk menggelar kegiatan.
“Terimakasih untuk elemen masyarakat, kepala desa tokoh adat,dan seluruh masyarakat Kecamatan Punduh Pedada yang telah sukses mengelar kegiatan ini,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Panitia Festival Yadi Suparman mengatakan, kegiatan diikuti ribuan peserta. Yang terdiri dari 11 desa di Kecamatan Punduh Pedada, unsur pendidikan PAUD sampai SMA, UPT pertanian, UPT kesehatan, penyelenggaraan dan pengawas Pemilu, anggota Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Punduh Pedada.
“Alhamdulilah dari pertama sampai dengan hari ini Kegiatan semua kegiatan berjalan dengan lancar, masyarakat antusias dan kompak untuk mengelar kegiatan Festival ini, kegiatan ini dibuka dengan pawai budaya dan dilanjutkan dengan penampilan adat seperti penampilan redap, tari siger pengunten,”ujarnya. (Rizal) Setiap Hari Jum’at, Guru dan Siswa SDN 11 Gedongtataan Bagikan Paket Sembako Kewarga Sekitar
Pesawaran (RN) – Peduli dengan masyarakat yang kurang mampu, keluarga besar Sekolah Dasar (SD) Negeri 11 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran setiap hari juma’at menggelar kegiatan sosial, dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat di sekitar sekolah.
Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 11 Gedong Tataan, Leny Marlina., Mpd., mengatakan, sembako yang terkumpul dari partisipasi Keluarga besar SDN 11 Gedong Tataan. Berupa beras 5 kg, minyak, telor, gula susu, teh dan lain-lain.
“Ini kami lakukan untuk membantu meringankan masyarakat khususnya yang ada di lingkungan sekolah. Setiap jumatnya kami membagikan dua paket sembako dengan nilai 150.000 per paketnya,” kata Leny saat diwawancarai usai membagikan paket sembako ke masyarakat, Jumat (12/01/2024).
Ia juga menjelaskan, setiap kegiatan selalu diikut sertakan, perangkat Desa Sukabanjar, Babinkatimas dan Babinsa serta perwakilan siswa dari kelas satu sampai kelas enam, dan siswa yang ikut juga bergantian sehingga nanti semua siswa mempunyai pengalaman masing-masing dalam berbagi tersebut.
“Ini salah satu contoh kegiatan yang positif, guna memberikan contoh kepada siswa siswi SD 11 Gedong Tataan agar mengetahui penting nya berbagi dengan siapa saja,” ujarnya.
Dirinya juga mengatakan, pembagian paket sembako ini dibagi secara bergiliran dimulai dari dusun satu. Jumat berikutnya kemudian ke dusun dua sampai dusun 4 setelah dusun 4 kembali lagi ke dusun satu dengan sasaran yang berbeda.
“Mudah -mudahan dengan adanya kegiatan seperti ini, siswa siswi akan dapat lebih bersyukur lagi setelah mereka melihat langsung di sekitar kita masih banyak orang-orang yang dibawah kita,” ucapnya. (Rizal)
Cegah Bullying dan Antisipasi Bahaya Narkoba, Polres Pesawaran Gelar Sosialisasi di SDN 44 Geta
Pesawaran (RN) – Guna mencegah terjadinya bullying dan Antisipasi bahayanya narkoba di sekolah dasar (SD), Polres Pesawaran Polda Lampung melakukan sosialisasi. Kali ini, di UPTD SDN 44 Gedong Tataan yang terletak di Desa Wiyono, Kamis (11/01/2024).
Bripka Aldias Mardianto,S.H., Kanit Bin Kamsa, sekaligus sebagai pemateri mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program Polres Pesawaran yang bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. “Kami ingin melibatkan orang tua murid dalam upaya pencegahan bullying dan antisipas bahaya narkoba. Dengan pemahaman yang baik, siswa dapat lebih waspada dan bersikap bijaksana dalam berinteraksi satu sama lain,”ujarnya. Ia juga mengatakan, terjadi nya bullying di kecamatan Hanura berapa bulan yang lalu, itu kita jadikan sebagai cermin agar bullying di Sekolah dasar khususnya Kabupaten Pesawaran tidak terjadi kembali. “Saya berharap kepada orang tua wali murid agar lebih ekstra lagi untuk mengawasi anak nya, tentang bullying dan Antisipasi bahayanya narkoba,” harapnya. Sementara itu, Kepala UPTD SDN 44 Gedong Tataan Veronika Rahayu,S.Pd.,MM mengatakan, sosialisasi ini sengaja kita lakukan guna memberikan kepada murid dan wali murid bertapa bahayanya bullying dan antisipas bahanya narkoba. Sosialisasi ini sudah kita programkan pada Januari 2023, namun bisa terlaksana sekarang ini. “Melalui kegiatan ini, siswa-siswi terutama orang tua murid dapat memahami lebih dalam mengenai bahaya bullying dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah,”ujarnya. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, lanjut Veronika, banyaknya bullying yang terjadi, makan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memerintahkan kita agar memberikan sosialisasi dan membentuk tim pencegahan kekerasan yang terjadi di sekolahan. “Saya berharap para siswa-siswi dan wali murid dapat lebih peka terhadap tanda-tanda bullying, serta dapat memberikan dukungan satu sama lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bersahabat,”kata Veronika. (Red)Bupati Dendi Minta Pengamanan Gudang Logistik Pemilu Ditingkatkan

Depresi Ditinggal Suami Merantau, Basarnas Lampung Selamatkan Wanita Panjat Tower

UPTD SD 44 Geta Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Pesawaran (RN) – Dalam membentuk karakter dan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada siswa, SD 44 Gedong menggelar acara Panen hasil dan karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Kearifan Lokal” yang digelar di Halaman SD setempat Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Rabu (10/01/2024).
Kepala UPTD SDN 44 Gedong tataan Veronika Rahayu, S.Pd.MM, mengatakan, mata pelajaran P5 memang sangat penting diajarkan mulai dari tingkat sekolah dasar.
“Mata pelajaran ini diisi dengan berbagai kegiatan berdasarkan prinsip P5 itu sendiri, ini adalah proyek yang dilakukan dengan menanamkan karakter pada pribadi peserta didik berdasarkan nilai-nilai pancasila,”kata Veronika.
Dirinya juga berharap, melalui kegiatan ini, peserta didik bisa menjadi penerus bangsa yang unggul dan produktif serta turut berpartisipasi dalam pembangunan.
“Kegiatan ini merupakan implementasi dari kurikulum merdeka dan sebagai upaya menumbuhkembangkan potensi dan minat siswa yang disajikan dalam gelar karya,”ucapnya.
Sementara itu, Korwilcam Gedong tataan Dra. Sholihah, M. Pd. I menjelaskan melalui gelar karya ini diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan yang berfokus pada peningkatan kualitas serta menciptakan iklim kolaboratif antara stakeholder di sekitar sekolah.
“Ini sangat penting dalam membentuk profil pelajar pancasila yang mengedepankan kearifan lokal. Selain itu juga siswa mendapat pengetahuan, pengalaman dan keterampilan dari lingkungan sekolah yang diwujudkan dalam produk yang sesuai dengan karakter,”ujarnya. (Rizal)
