Banjir Merendam Rumah di Dua Kecamatan, Bupati Pesawaran Langsung Cek Lapangan
Pesawaran (RN) – Banjir merendam sejumlah rumah di Kecamatan Padang Cermin dan Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung.
Hujan dengan intensitas tinggi yang turun pada hari Jumat (24/5/24) malam menyebabkan meluapnya sungai Way Punduh di Kecamatan Marga Punduh serta sungai Way Gayau dan Way Serdang di Kecamatan Padang Cermin.
Hal itu mengakibatkan sejumlah rumah warga, sekolah, dan fasilitas umum terendam dengan ketinggian 60 – 150 cm.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Sekretaris Daerah Wildan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait turun ke lapangan untuk meninjau dan memberikan bantuan.
Bupati Dendi menjelaskan selain sejumlah rumah dan fasilitas umum, banjir juga mengakibatkan satu rumah hanyut terbawa arus serta jembatan dan jalan terputus.
“Satu jembatan putus di Desa Banjaran Kecamatan Padang Cermin dan satu lagi jembatan serta di tambah satu jalan putus di Desa Suka Jaya Punduh Kecamatan Marga Punduh,” ucap Bupati Dendi, Sabtu (25/05/2024).
Sampai saat ini terpantau hujan sudah reda dan rendaman berangsur turun. Bupati Dendi menjelaskan, BPBD Kabupaten Pesawaran telah turun dan memberikan bantuan makanan dan obat – obatan.
“Dari semalam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pesawaran telah turun langsung memantau dan mengevakuasi para korban. Dan kami juga telah memberikan bantuan pangan, obat obatan serta akan mendirikan posko untuk memantau kesehatan masyarakat terdampak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu menyampaikan robohnya jembatan Way Awi di Desa Sukajaya Punduh akan ditangani secara darurat.
Melalui Dinas PUPR, pihaknya memberikan solusi sementara dengan penanganan darurat untuk akses dan mobilitas masyarakat. Penanganan darurat itu dilakukan dengan cara melakukan penyangga pada besi H-Beam.
“Karena, Kerusakan yang terjadi pada jembatan tersebut memerlukan waktu yang lama apabila dilakukan perbaikan secara permanen,”terang Bupati.
Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya Punduh Tohir mewakili warganya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona beserta Pemerintah Kabupaten yang telah responsif terhadap musibah yang menimpa warganya.
“Alhamdulillah kita punya Bupati yang peka dan peduli terhadap warganya. Seperti halnya hari ini, pak bupati beserta jajaran terjun langsung meninjau jembatan roboh di Desa Kami, ”kata Tohir.
Tohir menjelaskan, bahwa jembatan itu merupakan akses penghubung dengan desa tetangga yaitu Desa Maja . Dimana, banyak aktivitas masyarakat yang melewati jembatan, terutama anak-anak yang ingin pergi ke sekolah.
Terlihat turut meninjau, Komandan Brigif 4 Mar Piabung, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran. (Rls/zal)
Sat PolAirud Polres Pesawaran Berikan Imbauan Keselamatan Saat Belayar
Pesawaran (RN) Guna memberikan keamanan dan keselamatan bagi masyarakat saat Belayar, Sat Polairud Polres Pesawaran Polda Lampung berikan imbauan keselamatan berlayar saat akan menyeberang ke berbagai destinasi wisata di Dermaga 1, 2, dan 4 Pelabuhan Ketapang, Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan.
“Edukasi yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat berlayar, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu,” kata Kasat Polairud Polres Pesawaran IPTU Suwartono, Sabtu (24/05/2024).
Ia juga menjelaskan, pentingnya kegiatan ini dalam upaya mencegah kecelakaan di perairan. Kerena edukasi dan himbauan ini adalah langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan keselamatan masyarakat saat berlayar.
“Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat lebih peduli dan memahami pentingnya keselamatan berlayar,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Pesawaran, AKBP Maya Henny Hitijahubessy,sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Sat Polairud dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan edukasi ini. Keamanan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk melindungi masyarakat,” ucapnya.
“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih disiplin dalam mengikuti prosedur keselamatan, seperti penggunaan jaket pelampung dan mematuhi aturan yang berlaku saat berlayar,” harapnya. (Rizal)
Amankan WSL Krui Pro 2024, Kapolda Lampung Terjunkan Tim Rescue
Lampung (RN) – Dalam rangka mengamankan World Surfing League (WSL) Krui Pro 2024, yang akan berlangsung di Pantai Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dari tanggal 28 Mei hingga 4 Juni 2024 mendatang. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika menginstruksikan untuk menerjunkan Tim Rescue dan patroli perairan.
“Sebanyak 12 personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Lampung akan dilibatkan dalam operasi pengamanan ini,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Kamis (23/05/2024).
Pihaknya juga menjelaskan, guna mengamankan kegiatan WSL, akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya, seperti Badan SAR Nasional (Basarnas) dan TNI, untuk memastikan keselamatan para peselancar dan pengunjung selama acara berlangsung.
“Kami telah menyiapkan Tim Rescue dan patroli perairan untuk mengamankan WSL Krui Pro 2024. Tim ini akan bertugas melakukan patroli di sekitar pantai dan memberikan bantuan jika terjadi kecelakaan laut.
Irjen Pol Helmy Santika juga menghimbau, kepada para pengunjung untuk selalu berhati-hati dan mengikuti instruksi dari petugas keamanan.
“Kami harap para pengunjung dapat menikmati acara ini dengan aman dan nyaman. Patuhilah instruksi dari petugas keamanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata dia.
Menurutnya, WSL Krui Pro 2024 merupakan salah satu event surfing terbesar di Indonesia yang akan diikuti oleh peselancar kelas dunia dari berbagai negara.
“Event ini diprediksi akan menarik banyak wisatawan ke Lampung, sehingga perlu dilakukan pengamanan yang ekstra ketat. Dengan diterjunkannya Tim Rescue dan patroli perairan, diharapkan WSL Krui Pro 2024 dapat berjalan dengan lancar,”pungkasnya. (Red)
Berhasil Turunkan Angka Stunting di Pesawaran, DPW Pujakesuma Dukung Penuh Nanda di Pilkada 2024
Bandar Lampung (RN) – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Paguyuban Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) Provinsi Lampung, menilai Nanda Indira memiliki peran dalam pengembangan Kabupaten Pesawaran.
Maka dari itu, Ketua DPW Pujakesuma Provinsi Lampung, Nuryono akan memberikan dukungannya kepada Nanda Indira sebagai bakal calon Bupati Pesawaran pada Pilkada 2024 mendatang.
Ketua Pujakesuma Provinsi Lampung Nuryono mengatakan, bahwa pihaknya siap mendukung Nanda Indira untuk menjadi orang nomor satu di kabupaten berjuluk Bumi Andan Jejama.
“Nanda menunjukan perannya sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda di Kabupaten Pesawaran. Sebagai Ketua PKK, dirinya sudah berhasil menurunkan angka stunting yang cukup signifikan di tahun 2023,” kata dia di Sekretariat DPW Pujakesuma Provinsi Lampung, di Bandar Lampung, Kamis 23 Mei 2024.
“Kemudian sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran, Nanda sudah membawa Sulam Jelujur dari Desa Sungailangka dikenal ditingkat nasional dan dimata dunia internasional,” timpalnya.
Dirinya juga berharap Nanda Indira bisa membawa Pesawaran menjadi lebih maju bersama para tokoh adat budaya di Lampung khususnya di Kabupaten Pesawaran.
Sementara itu, Nanda Indira mengucapkan syukur dan terima kasih serta merasa berbangga telah menjadi bagian dari keluarga Pujakesuma Provinsi Lampung.
“Terima kasih yang setinggi-tingginya atas dukungan yang diberikan keluarga besar Pujakesuma Provinsi Lampung. Hal ini membuat saya merasa tersanjung dan berbangga,” kata Nanda.
“Saya berharap dukungan ini bisa menjadi modal saya dalam membuat Pesawaran menjadi lebih maju lagi,” tambahnya.
Dirinya juga mengatakan pihaknya sudah membuat program kerja ber-hastag Pesawaran CAKEP yaitu Pesawaran yang Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif dan Produktif. (Red).
Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi, Sabu Seberat 94,95 Gram Disita Dari Tangan Pelaku
Pesawaran (RN) – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Pesawaran Polda Lampung berhasil meringkus dua orang pelaku dan pengedar narkoba jenis sabu-sabu.
Kedua pelaku berinisial R (19) dan RS (21) yang merupakan warga Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Kedua nya diringkus polisi pada hari Selasa (21-05-2024 petang, di pinggir jalan Desa Pejambon Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy diwakili oleh Kasat Resnarkoba Polres Pesawaran IPTU Muhammad Nufi mengatakan, kronologi penangkapan Kejadian bermula saat anggota Sat Resnarkoba mendapatkan informasi dan laporan dari masyarakat bahwa adanya transaksi narkotika jenis sabu di desa tersebut. “Dari laporan masyarakat tersebut, Kemudian Tim Opsnal melaksanakan patroli hunting di wilayah Kecamatan Negeri Katon, Sesampai di TKP, Tim melihat dua orang yang mencurigakan berboncengan mengendarai sepeda motor, kemudian Tim opsnal mencoba memberhentikan motor yang di kendarai terduga pelaku,”katanya, Kamis (23/05/2024) Saat dilakukan penggeledahan lanjut Muhamad Nugi, ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik bening berisi kristal putih yang di duga narkotika jenis sabu yang ditemukan di dalam kantong celana R. Dengan Total berat Bruto: 94,95 gram, 1 (satu) unit handphone merek Oppo A15, 1 (satu) unit handphone merek Realme dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda PCX warna hitam. “Guna penyidikan lebih lanjut, kedua pelaku berikut barang bukti dibawa ke polres Pesawaran. Atas perbuatannya, Kedua Pelaku disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,”tegasnya (Rizal).UPTD SDN 35 Gedong Tataan Gelar Karya Projek P5
Pesawaran (RN) -UPTD SDN 35 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar pelepasan siswa siswi kelas Enam dan panen karya hasil belajar siswa, acara tersebut dilaksanakan di halaman sekolah setempat, Desa Sungai langka Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Rabu (22/05/2024).
Kepala sekolah SDN 35 Gedong Tataan Drs.Siaga Dewi M.Pd menjelaskan Kebhinekaan Global dan Kewirausahaan merupakan bagian dari projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang menjadi bagian kurikulum merdeka pada kelas satu dan empat.
“kegiatan pameran merupakan puncak dari (P5). Hari ini, kita ada dua kegiatan projek Penguatan profil pelajar pancasila dan pelepasan siswa siswi kelas enam yang berjumlah 27 murid,” kata dia.
Dirinya juga meminta kepada seluruh siswa agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, karena pendidikan merupakan kebutuhan penting dalam hidup dan walaupun telah lulus jangan melupakan sekolah terutama guru kalian.
“Selama enam tahun di tingkat pendidikan dasar tentunya peran guru sangat besar jasanya dari mengajarkan membaca, menulis, berhitung, dan lainnya, sehingga para siswa menjadi pintar dan terampil.Pelepasan ini juga menjadi moment penyerahan kembali para siswa dari sekolah kepada para wali murid,”ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, kegiatan ini digelar Agar anak anak tau dan bisa mencintai seni budaya yang ada di indonesia, walupun tari sembah milik adat budaya Lampung, namun siswa siswi yang ada di SDN 35 punya rasa memiliki dan saling menghargai dalam seni budaya.
“Mudah – mudahan kedepan, anak anak bisa menjadi anak yang mandiri dan menghargai adat budaya yang ada di Indonesia, jadi sejak sedini mungkin kita tanamkan melalui karya projek,”ucapnya. (Rizal)
“Selama enam tahun di tingkat pendidikan dasar tentunya peran guru sangat besar jasanya dari mengajarkan membaca, menulis, berhitung, dan lainnya, sehingga para siswa menjadi pintar dan terampil.Pelepasan ini juga menjadi moment penyerahan kembali para siswa dari sekolah kepada para wali murid,”ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, kegiatan ini digelar Agar anak anak tau dan bisa mencintai seni budaya yang ada di indonesia, walupun tari sembah milik adat budaya Lampung, namun siswa siswi yang ada di SDN 35 punya rasa memiliki dan saling menghargai dalam seni budaya.
“Mudah – mudahan kedepan, anak anak bisa menjadi anak yang mandiri dan menghargai adat budaya yang ada di Indonesia, jadi sejak sedini mungkin kita tanamkan melalui karya projek,”ucapnya. (Rizal)
UPTD SDN 58 Geta Gelar Karya Projek dan Perpisahan Siswa Kelas Enam
Pesawaran (RN) – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sekolah Dasar Negeri ( SDN) 58 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar pelepasan siswa siswi kelas enam dan panen karya hasil belajar siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman sekolah setempat Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Selasa (21/05/2024).
kegiatan ini merupakan bagian dari projek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang menjadi bagian kurikulum merdeka kelas 1 dan 4. Dengan tema, Tumbuhkan Kreatifitas Menjadi Siswa Cerdas, Tangkas dan Berani.
Kepala Sekolah UPTD SDN 58 Gedong Tataan Siti Maryana.,Mpd mengatakan, Mata pelajaran ini di isi dengan berbagai kegiatan berdasarkan prinsip P5 itu sendiri, ini adalah projek yang dilakukan dengan menanamkan karakter pribadi peserta didik berdasarkan nilai-nilai pancasila.
“kegiatan Karya Projek Penguatan Pancasila ini di isi dengan pentas seni, pameran karya siswi-siswi, dan melalui kegiatan ini, peserta didik bisa menjadi penerus bangsa yang unggul dan produktif serta turut berpartisipasi dalam pembangunan,” kata Siti Maryana.
Dirinya juga menjelaskan, Kegiatan ini merupakan implementasi dari kurikulum merdeka, sebagai upaya menumbuh kembangkan potensi dan minat siswa yang disajikan dalam gelar karya. Dan hari ini merupakan hari puncak selam belajar satu tahun.
Sementara itu pengawas sekolah wilayah satu Yakub menjelaskan, melalui gelar karya ini diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan yang berfokus pada peningkatan kualitas siswa siswi SDN 58 Gedong Tataan, serta menciptakan iklim kolaboratif antara stakeholder di sekitar sekolah.
“Ini sangat penting dalam membentuk profil pelajar pancasila yang mengedepankan kearifan lokal. Selain itu juga siswa mendapat pengetahuan, pengalaman dan keterampilan dari lingkungan sekolah yang diwujudkan dalam produk yang sesuai dengan karakter,”ujarnya. (Rizal)
Kepala Sekolah UPTD SDN 58 Gedong Tataan Siti Maryana.,Mpd mengatakan, Mata pelajaran ini di isi dengan berbagai kegiatan berdasarkan prinsip P5 itu sendiri, ini adalah projek yang dilakukan dengan menanamkan karakter pribadi peserta didik berdasarkan nilai-nilai pancasila.
“kegiatan Karya Projek Penguatan Pancasila ini di isi dengan pentas seni, pameran karya siswi-siswi, dan melalui kegiatan ini, peserta didik bisa menjadi penerus bangsa yang unggul dan produktif serta turut berpartisipasi dalam pembangunan,” kata Siti Maryana.
Dirinya juga menjelaskan, Kegiatan ini merupakan implementasi dari kurikulum merdeka, sebagai upaya menumbuh kembangkan potensi dan minat siswa yang disajikan dalam gelar karya. Dan hari ini merupakan hari puncak selam belajar satu tahun.
Sementara itu pengawas sekolah wilayah satu Yakub menjelaskan, melalui gelar karya ini diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan yang berfokus pada peningkatan kualitas siswa siswi SDN 58 Gedong Tataan, serta menciptakan iklim kolaboratif antara stakeholder di sekitar sekolah.
“Ini sangat penting dalam membentuk profil pelajar pancasila yang mengedepankan kearifan lokal. Selain itu juga siswa mendapat pengetahuan, pengalaman dan keterampilan dari lingkungan sekolah yang diwujudkan dalam produk yang sesuai dengan karakter,”ujarnya. (Rizal) Terkait Dugaan Tipikor PDAM Way Rilau, Kejati Lampung Kembali Panggil Saksi
Lampung (RN) – Tim penyidik Kejati Lampung sebelumnya melakukan pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara dugaan tipikor pengadaan pemasangan jaringan pipa distribusi system pompa SPAM Bandar Lampung, tahun 2019 di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau Kota Bandar Lampung.
Kasi Penkum Kejati Lampung Ricky Ramadhan mengatakan, sebelumnya Kejati Lampung telah melakukan pemeriksaan dan ditemukan adanya perbuatan pengkondisian terhadap pemenang tender, manipulasi dokumen pengadaan, dan dengan sengaja melaksanakan pekerjaan tidak sesuai kontrak sehingga menyebabkan kekurangan volume pada pekerjaan yang berakibat terjadinya kerugian negara oleh pihak-pihak yang berkaitan dengan kegiatan pengadaan tersebut.
“Pihak-pihak tersebut Tim Pokja pengadaan barang dan jasa, pejabat pembuat komitmen, penyedia barang dan jasa serta pejabat penatausahaan keuangan pada PDAM Way Rilau Kota Bandar Lampung yang berakibatkan potensi kerugian keuangan negara sebesar Rp.3.223.304.445,- (tiga milyar dua ratus dua puluh tiga juta tiga ratus empat ribu empat ratus empat puluh lima rupiah,”Kata kasi Penkum Kejati Lampung, Senin (20/05/2024).
Menurut dia, Saat ini Penyidik Kejati Lampung telah menerbitkan surat pemanggilan saksi yang ke-3 kalinya, (BIS) selaku Kacab PTRTSP, (W) Direktur CVKR, dan Direktur PTKDS.
“Saksi tersebut akan dimintai keterangannya pada tanggal 21 Mei 2024. Terkait pemasangan jaringan pipa distribusi system pompa (SPAM) Bandar Lampung tahun 2019,”pungkasnya. (Red)
Bupati Pesawaran: Siapa Yang Menguasai Teknologi, Dia Yang Akan Menguasai Peradaban
Pesawaran (RN)- Kemajuan teknologi telah menjadi bagian dari peradaban. Inovasi-inovasi teknologi mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner. Hari ini hingga dua dekade ke depan merupakan momen krusial yang sangat menentukan langkah dalam mewujudkan kemajuan teknologi yang melesat cepat.
Hal tersebut dikatakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat menjadi inspektur upacara dihari kebangkitan nasional Ke – 116 tahun 2024 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (20/05/2024).
“Saat ini tengah berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa. Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu, kini kita menghadapi beragam tantangan dan peluang baru untuk kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru,” kata Dendi.
Kemajuan teknologi lanjut Dendi, telah menjadi bagian dari peradaban. Inovasi-inovasi teknologi mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner.
“Di zaman ini siapa yang menguasai teknologi, dia pula yang akan menguasai peradaban, sehingga penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan untuk menyongsong Indonesia Emas,”ujarnya.
Dendi menambahkan, telah terbentang potensi luas kekuatan yang siap merambah dunia. Bonus demografi menunjukkan bagaimana 60% penduduk Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi bangsa.
Sementara itu ditempat yang sama, saat Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona membacakan sambutan tertulis Presiden RI Joko Widodo juga menekankan bagaimana di dalam sejarah peradaban negara-negara dan bangsa-bangsa, kesempatan itu hanya datang satu kali sehingga tidak boleh keliru dalam memilih langkah.
“Presiden Joko Widodo berulang kali menyatakan peluang kita menjadi negara maju ada dalam 10 hingga 15 tahun ke depan dengan memaksimalkan bonus demografi. Kerena bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan kebijaksanaan. Salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya adalah adopsi teknologi digital,” ucapnya.
Dirinya juga menjelaskan, dengan potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan meroket hingga 1 triliun USD pada Tahun 2030 mendatang. Dalam aspek bisnis, sosial dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis.
“Dalam aspek sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses terhadap berbagai teknologi. Untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim sehingga potensi-potensi ini tentu mendukung percepatan transformasi digital, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle-income trap. Mari kita menatap masa depan dengan penuh optimisme,kepercayaan diri dan keyakinan,karena kemajuan telah terpampang nyata di depan mata untuk menuju Indonesia Emas,” pungkasnya. (Rizal)
Disdikbud Pesawaran Imbau Sekolah Tidak Melakukan Study Tour Ke Luar Kota
Pesawaran (RN)— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran, ingatkan seluruh sekolah yang ada di Bumi Andan Jejama untuk tidak melakukan Study Tour keluar kota.
Kepala Disdikbud Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan, pihaknya nanti akan menyebarkan surat edaran terkait larangan kegiatan perpisahan yang mengajak anak murid ke luar kota.
“Kalau kita melihat kejadian yang terjadi, memang benar itu musibah, namun kita mengantisipasinya untuk tidak melakukan kegiatan tersebut, dengan begitu bisa meminimalisir resiko,”kata Anca saat dihubungi melalui telpon selulernya, Jumat (17/05/2024).
Dirinya mengatakan, sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Pesawaran bisa melakukan kegiatan perpisahan dengan hal-hal yang bermanfaat, ataupun yang dapat menunjukan kemampuan anak murid dengan melaksanakan pentas seni.
“Selama inikan, memang sudah jarang sekolah yang menggelar pentas seni, karena banyak yang mengadakan study tour ke luar kota. Makanya kami minta sekolah untuk lebih menonjolkan kemampuan murid, apa itu tarian, teater ataupun lainnya,” ujar dia.
Namun, lanjutnya, pihaknya tidak melarang sekolah yang sudah melakukan MoU pada pihak travel, jauh sebelum adanya surat edaran dari Disdik Pesawaran.
“Saya minta, kalau memang harus pergi study tour pihak sekolah dapat memastikan kendaraan yang digunakan tersebut layak jalan jauh, dan mereka juga harus meminta surat pernyataan dari wali murid terkait izin,” kata dia.
Sementara itu, Ketua MKKS Pesawaran Suher mengatakan, pihaknya juga telah menyampaikan kepada masing-masing kepala sekolah yang ada di Bumi Andan Jejama.
“Kalau saya, minta kepada para Kepsek agar menggelar kegiatan perpisahan itu di dalam provinsi saja, atau melakukan kegiatan di areal sekolah seperti pentas seni, ataupun kegiatan yang lainnya,” katanya. (Rizal)
