Bupati Pesawaran Resmikan Perusahaan Jasa Keamanan
Pesawaran (RN) – Kantor PT. Garuda Hitam Perkasa Perwakilan Pesawaran diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk berkembang, tetapi juga menjadi tempat yang dapat memberikan kemudahan untuk dalam menjawab persoalan khususnya terkait keamanan yang dibutuhkan dalam suatu perusahaan, lokasi dan aset bisnis.
“PT. Garuda Hitam Perkasa ini merupakan suatu upaya dalam meningkatkan profesionalisme anggota satpam untuk kepentingan perusahaan pengguna jasa serta masyarakat yang membutuhkan jasa tersebut. Selain itu, dapat membantu pemerintah dalam usaha memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” kata Dendi saat meresmikan PT Garuda Hitam di Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Senin (03/06/2024).
Dirinya juga menjelaskan, bagi lulusan sekolah menengah yang tidak lagi melanjutkan sekolahnya ke jenjang selanjutnya, nantinya dapat mendaftarkan diri untuk menempa pendidikan dan mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya. Walaupun di era modern saat ini, persoalan keamanan bertranformasi menggunakan teknologi seperti sensor alarm dan kamera CCTV, ada beberapa hal yang harus tetap memanfaatkan tenaga security atau jasa keamanan satpam.
“Keamanan dengan teknologi juga masih terdapat kelemahan dan masih harus melakukannya dengan sistem manual atau dengan kata lain memanfaatkan asa keamanan satpam,” ujarnya.
Jasa keamanan satpam terbilang cukup efisien apalagi ketika dibutuhkan di lokasi bisnis. Dengan keberadaan petugas keamanan di sebuah lokasi aset atau bisnis, dapat mengamankan langsung lingkungan dan cepat tanggap jika menemukan sebuah kejahatan. PT. Garuda Hitam Perkasa berkomitmen dalam menyediakan layanan jasa keamanan yang profesional dan berkontribusi dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Pesawaran.
“Satpam yang mahir, terkendali, dan terlatih dengan mengontrol ketat semua layanan petugas keamanan dengan pelatihan yang sesuai standar Kepolisian Indonesia sehingga dapat bersinergi dan berkontribusi untuk Bumi Andan Jejama,” tutupnya. (zal)
Mantap, Hotel Bintang Lima Pertama di Pesawaran Resmi Beroperasi
Pesawaran (RN) – Rasa bangga dan suatu kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Pesawaran karena kini ada hotel fasilitas bintang lima yang akan menjadi sarana kepariwisataan dalam menerima wisatawan dan event internasional.
Keberadaan Lampung Marriot Resort dan SPA tersebut dinilai bukan hanya mengangkat wajah Pesawaran tapi juga akan mengangkat nama Lampung serta nama Indonesia di kanca internasional.
Bupati Dendi mengatakan, Lampung Marriot Resort dan SPA ini bukan hanya menyuguhkan keindahan alam saja tapi juga memiliki konsep lingkungan keindahan dan konsep kehidupan manusia dihari yang akan datang. Hotel ini diharapkan dapat menarik wisatawan lebih banyak dengan memberikan pelayanan terbaik sekaligus memanjakannya.
“Dengan keberadaan Lampung Marriot Resort & SPA ini bisa menumbuhkan kunjungan pariwisata, kunjungan wisatawan dari domestik maupun mancanegara ke Kabupaten Pesawaran yang dampaknya akan bisa membawa peningkatan ekonomi ditengah masyarakat kita,” kata Dendi Ramadhona dalam acara Soft Opening Celebration Lampung Marriot Resort dan SPA di Pantai Mutun Desa Hurun Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Sabtu (01/06/2024).
Orang nomor satu di Bumi Andan Jejama itu menyatakan sangat membuka diri bagi para Investor yang ingin berinvestasi di Bumi Wisata Sejuta Pesona. Dalam misi menggaet Investor, pihaknya akan memberikan banyak kemudahan dalam berbagai pengurusan izin – izin di Pesawaran.
Sementara itu, Project Director Lampung Marriot Resort dan SPA Selphie Bong mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam kepengurusan izin.
‘Hotel ini ada disini juga berkat dukungan dari pemkab setempat. Usaha dan niat tulus yang dikerjakan hanya bisa menjadi sebuah ledakan kebaikan dengan berjalan bersama, berkolaborasi dan menjadi versi yang baik untuk pembangunan daerah kita,” ucap Selphie Bong.
Dirinya berharap masyarakat untuk selalu menjaga wilayah ini dengan kasih sayang dan bersiap menghadapi event – event besar nanti.
“Kepada masyarakat Lampung khususnya masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk menjaga lingkungan kita dan juga menjadi tuan rumah yang ramah saat hadapi turis berwisata ataupun event-event nasional nantinya yang ada di Lampung Marriot Resort & SPA ini,” tutupnya. (zal)
Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Hadiri Tahun Baru Waisak
Pesawaran (RN)- Peran seluruh umat Budha di Kabupaten Pesawaran, sampai saat ini terus berkontribusi dalam pembangunan, serta menunjukkan kesetiakawanan sosial yang tinggi.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan, dalam mewujudkan Kabupaten Pesawaran lebih maju, makmur dan sejahtera, diperlukan persatuan, kebersamaan, dan kerja keras semua pihak termasuk umat Budha yang ada di Kabupaten Pesawaran.
“Dengan tulus saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh umat Budha yang telah membantu saudara-saudara kita baik yang berkaitan dengan bidang pendidikan, kesehatan, kegiatan sosial, dan kegiatan-kegiatan yang lain,” kata Nanda, saat menghadiri Perayaan Waisak Bersama 2568 TB (Tahun Buddha) Tahun 2024 Kabupaten Pesawaran di Vihara Buddhayana Desa Sidomulyo Kecamatan Negeri Katon, Sabtu 1 Juni 2024.
Dirinya berharap kepada seluruh masyarakat untuk mewujudkan tatanan kehidupan beragama yang harmonis dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang rukun, damai dan saling menghormati.
“Semoga melalui peringatan Hari Waisak 2568 TB ini, umat Budha akan senantiasa memperoleh kedamaian, kesejahteraan, dan kebahagiaan,” ujarnya.
Dirinya mengatakan dalam menyambut Pilkada serentak bulan November 2024 mendatang, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban, kedamaian, dan mewujudkan kontestasi politik yang sehat dan beradab.
“Sebab seluruh masyarakat memiliki tanggungjawab untuk memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (zal)
Bupati Pesawaran: Pancasila Menyatukan Segala Perbedaan, Suku, Budaya dan Agama
Pesawaran (RN) – Pancasila terbukti mampu mempersatukan Indonesia dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai saat ini tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila R.I. Yudian Wahyudi dalam upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 di Lapangan Pemkab Pesawaran pada Sabtu (01/6/2024).
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini bertemakan “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini dimaksudkan Pancasila menyatukan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.
Bupati Dendi mengajak semua pihak untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan.
“Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila. Kemajuan yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone) dalam mengakses informasi melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan sebaik baiknya,”ujarnya.
Dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa, dirinya mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian. Seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi dengan ideologi Pancasila.
“Di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya,” imbuhnya.
Ia pun mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bergotong royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Hari Lahir Pancasila.
“Semuanya harus bekerjasama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. Peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia,”tutupnya. (zal)
Rugikan Negara 2 Miliar Lebih, Dua Terdakwa Korupsi Peningkatan Jalan Kota Bumi Dituntut 8 Tahun Penjara
Lampung (RN) – Tim Jaksa Penuntut Umum Kejati Lampung dalam Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Tanjung Karang telah membacakan tuntutannya kepada terdakwa YS dan DA 8 tahun penjara, atas perkara tindak pidana korupsi dalam kegiatan Peningkatan Jalan Desa Sukamaju – Sp. Tata Karya dan Peningkatan Jalan Desa Isorejo – Bandar Agung di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2019.
Selain dituntut delapan tahun penjara dua terdakwa YS dan DA, serta menjatuhkan pidana denda sebesar Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) subsidiair pidana kurungan selama 6 (enam) bulan.
“Kedua terdakwa atas nama YS dan DA terbukti secara sah dan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Ayat (1) Undang – undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 8 (delapan) tahun,” kata Kasi Penkum Kejati Lampung Ricky Ramadhan. Rabu (31/05/2024).
“Sedangkan terdakwa DA dijatuhkan pidana tambahan kepada berupa pembayaran uang pengganti sejumlah Rp. 170.000.000, jika terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan kemudian dilelang untuk membayar uang pengganti, apa bila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara pengganti selama 4 tahun,” tegasnya.
Diketahui, Kejati Lampung tanggal 25 Januari 2024 menerima tersangka YS dan Barang Bukti, dan DA dari Penyidik Polda Lampung atas perkara tindak pidana korupsi peningkatan jalan Desa Sukamaju – Sp. Tata Karya dan Peningkatan Jalan Desa Isorejo – Bandar Agung di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2019 yang dilaksanakan melalui Tender LPSE Lampung Utara.
Pelaksanaan kegiatan ini panitia lelang masih dalam peralihan yang mana pada awalnya dibawah Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara, lalu diubah menjadi bagian tersendiri dibawah Sekretariat Kabupaten Lampung Utara, maka pada saat panitia lelang sudah berdiri sendiri dan terbentuk anggotanya barulah Kabupaten Lampung Utara melaksanakan lelang kegiatan.
Setelah akan melelangkan kegiatan ternyata waktu untuk kegiatan dana DAK sangat mepet dikarenakan dana DAK menggunakan batas waktu, maka apabila tidak segera digunakan dana tersebut akan ditarik kembali, sehingga keputusan dari panitia lelang harus dengan metode Tender cepat agar lebih efektif waktu yang digunakan.
“Kegiatan Peningkatan Jalan Sukamaju – Sp. Tata Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp.3.356.484.000, sedangkan pekerjaan Jalan Isorejo – Bandar Agung dengan nilai kontrak sebesar Rp.3.477.371.000,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan proses lelang kegiatan tersebut dikondisikan oleh tersangka YS dan DA agar memenangkan salah satu perusahaan yang telah dikondisikan para tersangka. Perusahaan pemenang lelang melaksanakan pekerjaannya akan tetapi setelah dilakukan pengujian terhadap fisik di kedua pekerjaan oleh Tim Ahli Teknik dari Universitas Lampung dan didapatkan bahwa pekerjaan dimaksud tidak sesuai dengan spesifikasi baik volume maupun teknis pekerjaan dalam kontrak.
“Akibat dari penyimpangan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.2.089.752.153,31 (Dua miliar delapan puluh sembilan juta tujuh ratus lima puluh dua ribu seratus lima puluh tiga koma tiga puluh satu rupiah,” pungkasnya. (Red)
Cegah Kekerasan Terhadap Anak, Ketua TPPKK Pesawaran Kukuhkan Forum PATBM
Pesawaran (RN) – Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam melindungi anak-anak dari tindak kekerasan adalah dengan cara mengukuhkan Forum Koordinasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Pesawaran.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan, PATBM merupakan sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak.
“PATBM sendiri merupakan inisiatif masyarakat sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dan membangun kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan pemahaman, sikap dan perilaku yang memberikan perlindungan kepada anak,” kata Nanda saat membuka Pengukuhan Forum Koordinasi PATBM Kabupaten Pesawaran dan sosialisasi mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak bagi Kader PATBM Tahun 2024 di Balai Desa Bogorejo Kecamatan Gedongtataan, Kamis 30 Mei 2024.
Nanda Indira yang juga Dewan Penasehat PATBM Pesawaran menjelaskan, saat ini sebanyak 17 PATBM telah bertransformasi menjadi sebuah Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang tertuang dalam peraturan desa.
“Keberadaan PATBM ini setara dengan lembaga kemasyarakatan lainnya, seperti, PKK, Posyandu, Karang Taruna dan lain-lain, berarti semuanya harus berperan aktif dalam menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.
Dirinya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PATBM yang sudah dikukuhkan dan berharap visi bersama meneruskan Kabupaten Pesawaran sebagai Kabupaten Layak Anak dapat terwujud.
Sementara, Kepala Dinas P3AP2KP Pesawaran Maisuri menyatakan, terbentuknya lembaga – lembaga perlindungan anak dan partisipasi anak berbasis masyarakat di tingkat desa.
“Meningkatkan kepedulian Pemerintah dan masyarakat desa dalam pelaksanaan perlindungan anak, serta peningkatan kapasitas kader PATBM dan dikukuhkannya forum komunikasi PATBM di Kabupaten Pesawaran, dan menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Bumi Andan Jejama,” kata dia.
Dirinya menjelaskan, Pengukuhan Forum Koordinasi PATBM se-Kabupaten Pesawaran ini diisi pemateri dari unit PPA Polres Pesawaran, dan Save The Children.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, jika terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, jangan ragu untuk melaporkannya ke Aparat Penegak Hukum, sehingga kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat menurun,” pungkasnya. (zal)
Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Ini Diringkus Unit PPA Polres Pesawaran
Pesawaran (RN) – Satuan Reserse Kriminal Polres Pesawaran unit PPA Berhasil mengamankan seorang pria pelaku pencabulan anak di bawah umur. Pelaku berinisial W (25) warga Dusun II Damar Desa Tanjung Agung, Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran.
Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Deddy Wahyudi mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, mengatakan Pelaku pencabulan anak di bawah umur sudah kami amankan pada Selasa 28-05-2024. Setelah mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku.
“kejadian pada hari kamis, 16 mei 2024 sekira jam 00.30 wib di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, tersangka (W) membawa korban dengan menggunakan sepeda motor menuju ke sebuah gubuk di tengah kebun jagung. Sesampainya di gubuk, Kemudian pelaku meraba-raba tubuh korban, Lalu pelaku langsung memegang panyudara dan mencium payudara korban,”kata AKP Deddy Wahyudi, Rabu (29/05/2024).
Dirinya juga menjelaskan, Setelah itu, korban pulang ke rumah, orang tua korban curiga lalu bertanya ke korban perihal apa yg telah terjadi terhadap korban. Korban menceritakan bahwa telah di cabuli oleh pelaku (W), Kemudian orang tua korban melaporkan kejadian pencabulan ke Polres pesawaran.
Dari hasil laporan orang tua korban, Unit PPA bersama Tekab 308 langsung menuju dimana tempat pelaku bersembunyi. Pelaku kami amankan saat di depan rumahnya yang beralamat di desa tanjung agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran tanpa ada perlawanan.
“Setelah dilakukan penyidikan oleh unit PPA Satreskrim Polres Pesawaran, Pelaku mengakui perbuatannya. Saat ini pelaku dan barang bukti berupa 1 (satu) helai baju kaos lengan panjang warna hitam dan 1 (satu) helai rok panjang warna biru dongker di amankan oleh Satreskrim Unit PPA Polres Pesawaran,”ujarnya.
“Atas perbuatannya, Pelaku dijerat pasal 82 undang undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang undang RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara,”tegasnya. (zal)
Apapun Alasannya, Bacalon Ketua PWI Pesawaran Dilarang Keras Minta Dana ke OPD

Adu Kekuatan, Dodi dan Randy Konferkab PWI Pesawaran
Pesawaran (RN) – Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, dipastikan akan berjalan dengan seru dimana sampai dengan saat ini sudah ada dua anggota yang siap bertarung memperebutkan suara anggota PWI Pesawaran.
Dodi Juli Ariyadi (Bintangpost.com) mantap mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua PWI Pesawaran periode 2024-2027. Dodi menjadi pendaftar ke-dua dan siap menantang Randy Septian yang telah lebih dulu mengambil formulir pendaftaran. Dodi mengatakan, dirinya bertekad maju menjadi bakal calon ketua PWI, dan telah menyiapkan sejumlah program yang diusung guna kemajuan organisasi. “Persyaratan insya Allah sudah saya miliki, dan atas dorongan rekan-rekan juga hari ini saya secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua,” ujarnya. itambahkan Dodi, pencalonannya merupakan wujud tanggung jawab atas kemajuan organisasi pers tertua di tanah air tersebut. “Sudah saya jelaskan sebelumnya, saya memiliki program-program yang nantinya jika diberi amanah akan saya aplikasikan bersama anggota PWI lainnya, dan ini semua semata demi organisasi,” ujar dia. “Setelah persyaratan dan mendaftar, ke depan saya akan membina komunikasi dengan anggota PWI lain yang sudah memiliki hak pilih untuk mendapatkan dukungan maksimal,” kata dia. Sementara itu, Sekertaris penjaringan bakal calon ketua PWI Pesawaran Reza Utama sangat mengapresiasi Dodi Juli Aryadi, yang telah ikut berpartisi dalam kontestasi pemilihan ketua PWI Pesawaran. “Dengan majunya Dodi ini, berarti program pengkaderan di dalam PWI Pesawaran berjalan dengan baik, dan dengan adanya pencalonan kedua ini demokrasi dalam pemilihan yang rencananya akan di lakukan pada tanggal 24 Juni mendatang, berjalan dengan baik,” katanya. “Saya juga berpesan, kepada seluruh calon agar mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari visi misi, serta sikap siap menang dan juga siap kalah. Sehingga keutuhan didalam tubuh PWI dapat terus terjaga,” katanya. (Red)