Hari Kedua Ramadan, Pj.Bupati Pringsewu Monitoring Harga Bahan Pokok di Pasar 

0
Pringsewu (RN) – Harga bahan pangan maupun kebutuhan pokok di Kabupaten Pringsewu pada hari kedua Ramadan 1445 H relatif stabil. Meskipun ada beberapa kenaikan namun tidak terlalu signifikan dan masih dalam kondisi terjaga.  Hal tersebut berdasarkan monitoring yang dilakukan Pj.Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan di Pasar Gading Rejo dan Pasar Sarinongko, Pringsewu, Rabu (13/3/2024) pagi. “Selain harga yang relatif masih terjaga, ketersediaannya juga masih terbilang aman,” kata Marindo. Kegiatan monitoring yang dilakukan dirinya dengan mengunjungi langsung kedua pasar tersebut, untuk memastikan ketersediaan maupun stabilitas harga pada bulan Ramadan dalam kondisi terjaga, serta langkah-langkah pemerintah daerah selanjutnya, terkait distribusi pangan. “Menjelang Idulfitri nanti, kita juga akan melaksanakan Operasi Pasar. Oleh karena itu, semua diharapkan dapat bersama-sama menjaga kondusifitas, sehingga kita dapat melaksanakan ibadah puasa Ramadan dengan khusyuk,” ujarnya.  Turut mendampingi Pj.Bupati Pringsewu pada kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Masykur, Kadis Koperindag Malian Ayub, Kadis Ketahanan Pangan Hendrid, Kadis Pertanian Siti Litawati, Kasatpol PP Jahron dan Kadis Kominfo Moudy Ary Nazolla, Camat Gadingrejo Joko Hermanto, Plt Camat Pringsewu Erly Yunarti serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (MR)

Jaga Kebugaran Tubuh, Kapolres Pesawaran Ajak Anggotanya Senam Bersama

0
Pesawaran (RN) – Guna menjaga kebugaran tubuh para anggotanya, Kapolres Pesawaran laksanakan senam bersama yang di gelar di halaman Apel Polres, Sabtu (09/03/2024). Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, S.H., S.IK., M.M mengatakan, Manfaat dari senam diantaranya meningkatkan fungsi jantung, menurunkan berat badan, meningkatkan fungsi kognitif, mengurangi stress, tidak mudah terserang penyakit, meningkatkan stamina dan meningkatkan kelenturan serta kebugaran jasmani. “Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh anggota Polres, tetapi juga diikuti oleh Pj.Ketua Cabang Bhayangkari Polres Pesawaran beserta pengurus Bhayangkari,”kata Kapolres. Dirinya juga mengatakan, kegiatan ini bukan hanya tentang meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga tentang mempererat tali persaudaraan serta kebersamaan dan solidaritas di antara kami. “Kami senang dapat berolahraga bersama suami-suami kami, ini juga merupakan bagian dari dukungan kami terhadap kesehatan dan kesejahteraan anggota Polres,”ujarnya. Ia juga mengungkapkan, senam ini di laksanakan guna menyambut bulan Suci Ramadan dengan kesiapan fisik dan mental yang optimal, serta menjaga kebersamaan dan solidaritas di antara seluruh anggota dan keluarga besar Polres Pesawaran. Usai kegiatan senam bersama lanjut Kapolres, bersama anggota melakukan bhakti sosial membersihkan tiga masjid di sekitar wilayah Polres Pesawaran dan memberikan Alat kebersihan berupa Tong Sampah, Sapu Lidi, dan Sapu lantai. “Masjid yang kami bersihkan, Islamic Center Masjid Al Jami Desa Bernung dan Masjid Annabawi Polres Pesawaran,”ujarnya. Sementara itu salah satu warga yang ikut serta membersikan masjid Islamic Center menyampaikan, terima kasih mereka kepada seluruh anggota Polres Pesawaran yang turut serta dalam membersihkan masjid guna mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadan. “Alhamdulilah Ibu Kapolres bersama anggotanya turut serta, membersikan masjid ini sangat luar biasa, seorang Kapolres perduli dengan kebersihan masjid, apa lagi ini memasuki bulan suci ramadan,”ucapnya.(Rizal).

Tim Tabur Kejati Lampung Ringkus DPO Korupsi BUMD 

0
Lampung (RN) – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejati Lampung dan Kejari Bandar Lampung, berkolaborasi dengan Tim Tabur Kejati D.I. Yogyakarta. Berhasil meringkus terduga Korupsi pengelolaan keuangan di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Lampung. Kasi Penkum Kejati Lampung Ricky Ramadhan mengatakan, tersangka sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tim mendapatkan tersangka berada, di wilayah Kelurahan Tinap Jalan Raya Maospati, Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. “Tersangka AJ langsung diamankan pada hari kamis 7 Maret 2024 dan dibawa ke Kejati Lampung agar segera di Eksekusi,”kata Ricky, Sabtu (09/03/2024). Ricky mengatakan, berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor 9/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Tjk tanggal 27 April 2022 telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi secara bersama-sama dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp.350.000.000,- dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan. “Menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp.2.033.671.737,- paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetap, jika tidak membayar maka harta bendanya disita dan di lelang oleh jaksa untuk menutupi uang pengganti tersebut, dengan ketentuan apabila terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana dengan pidana penjara selama 3 tahun,”ujarnya. Ia juga menegaskan, pada putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor 9/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Tjk tanggal 27 April 2022 telah memperoleh kekuatan hukum tetap pada tanggal 4 Mei 2022. “Bagi Masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan para DPO, agar dapat menghubungi Kejaksaan Tinggi Lampung dan kepada para DPO kami nyatakan tidak ada tempat yang aman untuk bersembunyi serta dihimbau untuk menyerahkan diri,”pungkasnya. (Red).

Dekan Fakultas Hukum UTB: Kepala Desa Harus Ngerti Hukum

0
Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan kapasitas ilmu hukum bagi kepala desa Khususnya yang ada di kabupaten Pesawaran. Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran memfasilitasi APDESI melakukan kesepakatan kerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Tulangbawang (UTB) bersama pemerintah setempat. Hal tersebut dilaksanakan melalui pertemuan bersama Ketua APDESI Pesawaran Hermansyah dengan Dekan Fakultas Hukum Ahadi Fajrin Prasetya, SH,MH, CLA, difasilitasi oleh Ketua PWI M. Ismail dan Kadis kominfo Pesawaran, Jayadi Yasa, di Kantor Sekretariat PWI Pesawaran Desa Waylayap, Jumat (08/03/2024). “Kerjasama tersebut dituangkan dalam MoU, dan tindak lanjut secara berkelanjutan, diantaranya perencanaan pembangunan daerah dalam bentuk penelitian,”ujar Dekan Fakultas Hukum Ahadi Fajrin Prasetya, SH,MH, CLA. Ia juga mengatakan, kerjasama pendidikan pada masyarakat, pelayanan pada masyarakat, pembinaan wilayah terpadu/Desa Binaan, Kuliah Kerja Nyata/Magang, serta penerapan teknologi tepat guna, dan pelaksanaan kaji tindak (action reseach). “Kami berharap ke depan APDESI dan perangkat di Kabupaten Pesawaran bisa bergabung dengan Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung,”ujarnya. Dirinya juga menjelaskan, pendidikan sekarang semakin luas, dalam arti banyak kampung binaan politik harus kuliah masyarakatnya. Cepat atau lambat pasti akan ada masalah dengan hukum terutama kepala desa harus mengerti hukum terutama sarjana hukum. Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Pesawaran Hermansyah merespon positif atas kepedulian Universitas Tulangbawang (UTB) kepada para kepala-kepala desa. Tentunya ini setelah ikut program tersebut diharapkan membawa efek bagi kualitas para kepala desa se-Kabupaten Pesawaran. “Program tersebut sangat penting agar lebih bisa dipahami, terutama persoalan hukum. Sebab mereka menjadi kepala desa itu dari berbagai macam latar belakang, ada dari petani, sopir, dan sebagainya itu atas kepercayaan masyarakat. Kepala desa itu jabatan politis,”pungkasnya. Kepala Dinas Informatik dan persandian Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa menyampaikan, dalam pertemuan tersebut saling menjajaki program perkuliahan pada Fakultas Hukum UTB Lampung dalam rangka meningkatkan kapasitas ilmu hukum bagi para kepala desa dan perangkat desa Se-Kabupaten Pesawaran, “Program tersebut salah satu alternative bagi para kepala – kepala desa menimba ilmu hukum di UTB Lampung itu melalui pertemuan atau juga bisa secara online dalam meningkatkan kapasitas SDM bagi kepala desa tentu ini menyambut baik, dan bisa lebih membuka wawasan dan menambah ilmu melalui program tersebut,” jelasnya. Ketua PWI Pesawaran M. Ismail menyampaikan melalui program tersebut merupakan salah satu tanggungjawab pers, selain memenuhi hak informasi positif dan penegakan hukum, juga berkeadilan serta kesejahteraan.” Maka dari itu melalui upaya ini mengawal dan mencerdaskan anak bangsa, khususnya masyarakat terutama para kepala desa di Kabupaten Pesawaran untuk bisa lebih memahami ilmu hukum dalam rangka meningkatkan kapasitas para kepala desa,” pungkasnya. (Rizal)

Antisipasi kelangkaan dan kenaikan Harga Bahan Pokok Polres Pesawaran Cek Pasar Gedong Tataan

0
Pesawaran (RN) – Memasuki bulan suci Ramadhan tahun 2024, Kapolres Pesawaran bersama Pejabat Utama Polda Lampung mengecek langsung ketersediaan dan harga baik Sembako, bumbu dapur maupun daging di pasar tradisional Gedong Tataan Jum’at (08/03/2024). Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, SH, S.IK, MM mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan bahan pokok menjelang bulan suci ramadan, Dan bisa berinteraksi dengan pedagang maupun pembeli. “Kami memastikan perkembangan harga terkini serta ketersediaan, guna mengantisipasi kemungkinan adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti kelangkaan dan penimbunan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri tahun 2024,”kata Kapolres. Dirinya juga mengatakan, kebutuhan masyarakat dengan harga yang sesuai khususnya menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2024, dari hasil pengecekan tidak ditemukan adanya kelangkaan Sembako khususnya beras di wilayah Pesawaran. Walaupun ada kenaikan harga bahan pokok namun tidaklah signifikan. “Dari hasil pengecekan yang dilakukan, harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Gedong Tataan masih tergolong stabil dan ketersediaan stoknya tercukupi. Meskipun begitu,Tetap waspada terhadap kemungkinan adanya kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok saat Ramadhan tiba,”ujarnya. Namun, pihaknya, akan terus memantau perkembangan harga kebutuhan barang pokok sampai dengan menjelang bulan suci Ramadan, jangan sampai terjadi kelangkaan barang pokok dan lonjakan harga-harga sembako yang tidak wajar, sebab itu merugikan masyarakat sebagai konsumen. “Mudah mudahan, harga bahan pokok yang ada di pasar tradisional akan tetap stabil, menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri,”harapnya. (Rizal)

Bupati Dendi Targetkan Ke Depan Pesawaran Menjadi Penyangga Ibukota

0
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona konsisten Kabupaten Pesawaran menjadi penyangga ibukota. Satelitnya kota Bandar Lampung. Hal tersebut dikatakan Dendi Ramadhona saat menggelar Musrenbang Kabupaten Pesawaran Tahun 2024 bersama jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dan Forkopimda Kabupaten Pesawaran di Komplek Rumah Dinas Bupati Pesawaran, Gedong Tataan Desa Kurungan Nyawa, Kamis (07/03/2024).  “Perlunya musyawarah, karena saat ini Pemerintah Daerah masih bergantung dengan transfer pusat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum tergali secara maksimal. Selain itu, keterbatasan APBD menjadi motor penentu arah musrenbang ini,”kata Dendi. Dirinya juga mengatakan, dana APBD Kabupaten Pesawaran terbatas, hanya 1.3 Triliyun termasuk dengan gaji ASN, operasional, Dana Desa, Dana BOS dan lain lain sehingga proporsi APBD kita belum ideal. Begitupun dengan pemerintah provinsi, selama belanja operasional lebih tinggi dibandingkan dengan belanja langsung dan tidak langsung ini menjadi tidak ideal, sehingga kita harus bermusyawarah menentukan prioritas pembangunan. “Pemkab Pesawaran akan terus mengusulkan program pembangunan melebihi apa yang ditargetkan pemerintah Provinsi, karena meyakini akan terealisasi. karena kami yakin usulan – usulan tersebut suatu waktu akan terealisasi. Contoh, usulan saya 2018 terkait breakwater didaerah sokamaju Punduh Pedada, dapat terealisasi di 2024, tujuh  tahun saya menjabat baru dapat terealisasi,”ujarnya. Ia juga menjelaskan, pemerintah akan membangun dengan skala prioritas, namun terkadang kondisi dan situasi yang lebih mendesak menyebabkan usulan – usulan itu menjadi tertunda, begitu pun dengan usulan desa ke pemkab. “Sumber daya alam yang ada di Pesawaran tidak diragukan lagi, Pesawaran lengkap ada laut, gunung, dataran luas, ladang dan lahan pertanian yang begitu luas,  daerah pesisir pantai, kepulauan,  dan secara geografis tidak jauh dari ibukota provinsi lampung yang menjadi keunggulan tersendiri,”kata Dendi. Ia bertekat Pesawaran tidak hanya menjadi kabupaten biasa. 20 – 30 tahun ke depan,  Pesawaran akan menjadi Kota yang indah, maka seluruh perencanaan pondasi pondasi pembangunan jangka panjang terus kami galakan walaupun kami paham provinsi juga punya prioritas pembangunan. “Mungkin ada beberapa pandangan masyarakat bahwa Pesawaran tidak membangun sesuatu yang iconic. Jika mau, saya bisa langsung saja buat stadion kapasitas 15 ribu, tapi jika saya buat kira – kira bermanfaat tidak untuk Way Khilau, Punduh Pedada, Padang Cermin, Way Ratai, Kedondong untuk orang yang berada di pelosok Sumber Jaya  dan Legundi,”ujarnya. Sementara Gubernur Lampung yang diwakili Bappeda Provinsi Lampung, Decky Ferdiansyah mengatakan, masyarakat Lampung bersama kabupaten kota se- Provinsi Lampung juga harus bisa menjadi bagian dalam pembangunan Indonesia, sebab Indonesia dicanangkan menjadi negara maju dan sejajar dengan negara maju lainnya dengan semangat Indonesia Emas 2045. Dengan mengusung visi. Lampung Smart 2045 Sejahtera, Maju Merata Dan Berkelanjutan. Pembangunan ke depan dikontribusikan mewujudkan visi Indonesia emas 2045 yaitu negara kesatuan berdaulat maju dan berkelanjutan.  “RPJPD  2025 – 2045 yang akan ditetapkan menjadi peraturan daerah harus menjadi acuan bagi para calon kepala daerah dalam menyusun visi misi dan program pembangunan tahun ke depan,”kata Decky. Terkait RPJPD 2025 – 2045, Dekcy berpesan penyusunan  visi Pesawaran Maju, berdaya Saing Berkelanjutan Dan Unggul dalam RPJPD harus mampu mencerminkan peningkatan kualitas hidup dan eksistensi daerah di kancah regional, nasional, hingga global dalam bingkai NKRI.  Pemda juga harus melakukan transformasi secara menyeluruh berdasarkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat Lampung untuk mendorong kemajuan yang meliputi transformasi sosial, ekonomi dan tata kelola, selain itu rpjpd harus bisa menetapkan tujuan dan sasaran yang lebih progresif dan jelas dan terukur.  “Arah pengembangan wilayah Kabupaten Pesawaran berdasarkan RTRW Provinsi Lampung 2024-2044, Kabupaten Pesawaran masuk ke dalam wilayah Pusat Pertumbuhan I (Koridor Pusat-Tengah-Selatan) bersama Kabupaten Lampung Selatan, Pringsewu, Lampung Tengah, Lampung Timur, Kota Metro dan Bandar Lampung. Koridor ini ditetapkan berdasarkan Kajian Metropolitan Lampung Raya,”pungkasnya. (Rizal)

Pj.Bupati Pringsewu Serahkan Taliasih Korban Tenggelam dan Lakalantas 

0
Pringsewu (RN) – Keluarga korban meninggal yang tenggelam dan hanyut di sungai Way Mincang dan Way Bulok Pringsewu serta korban lakalantas di Jalan KH.Ghalib Pringsewu mendapat bantuan taliasih dari pemerintah daerah setempat.

Bantuan diserahkan langsung oleh Pj.Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan didampingi Sekda Pringsewu Heri Iswahyudi beserta kepala perangkat daerah terkait, kepada keluarga korban, Rabu (6/3/2024).

Masing-masing diterima Sugiyanto, orangtua dari Aksel Rama Rafiansyah, pelajar SMK, warga Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu yang hanyut di sungai Way Bulok, serta Danial, orangtua dari Aqil Al-Hafiz, pelajar kelas 2 SD, warga Pekon Pardasuka, Kecamatan Pardasuka, yang tenggelam di Bendungan Way Mincang.

Selanjutnya kepada Habib, suami dari Desti, PTHL Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pringsewu, warga Podorejo, Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan KH.Ghalib Pringsewu. 

Pj.Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan saat menyerahkan taliasih berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Atas nama Pemkab Pringsewu maupun pribadi, Marindo menyatakan turut berdukacita yang mendalam atas musibah yang terjadi. 

“Semoga almarhum mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya, dan bagi keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan,” ucapnya. 

Sementara itu, Danial, orangtua dari Aqil Al-Hafiz, tak dapat menyembunyikan kesedihan  dan duka yang mendalam atas kepergian putranya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pj.Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan beserta jajaran Pemkab Pringsewu yang sudah hadir  bertakziah ke kediamannya. 

“Kami ucapkan terimakasih atas kehadiran Pak Bupati serta doanya kepada anak kami,” ucapnya. (MR)

Terima Sertifikat, Pesawaran Dinyatakan Bebas Frambusia Oleh Kementerian Kesehatan

0
Jakarta (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran dinyatakan sebagai wilayah bebas penyakit Frambusia oleh Kementerian Kesehatan RI. Hal itu dibuktikan dengan diterimanya sertifikat bebas Frambusia. Sertifikat tersebut tersebut di terima langsung Bupati Pesawaran, dari Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada peringatan hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) sedunia di Puri Agung Convention Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta Selatan Rabu, (06/03/2024). Dendi mengatakan, Kabupaten Pesawaran termasuk kedalam 99 kabupaten/kota se – Indonesia yang berhasil direkomendasikan untuk mendapatkan sertifikat bebas frambusia. Di Provinsi Lampung sendiri terdapat tujuh Kabupaten termasuk Pesawaran bebas frambusia, antara lain Lampung Selatan, Lampung Utara, Tanggamus, Tulang Bawang Barat, Lampung Barat dan Lampung Timur.  “Tahun 2019, Indonesia menetapkan target Bebas Frambusia, tetapi sampai dengan awal tahun 2023, baru 158 kabupaten/kota telah dinyatakan bebas frambusia dengan mendapatkan Sertifikat Bebas Frambusia atau hanya 30,74 %,”kata Dendi. Dendi juga menjelaskan, target Indonesia Bebas Frambusia mundur menjadi tahun 2027 dan tahun 2030 menjadi tahun penentu Indonesia Bebas Frambusia yang ditetapkan oleh WHO.  “Terdapat 10 kabupaten/kota endemis, pada tahun 2022 telah dinyatakan Bebas Frambusia dan Tahun 2023, telah dilakukan asesmen eradikasi frambusia di 101 kabupaten/kota (yang mengusulkan) dan 99 kabupaten/kota telah berhasil direkomendasikan untuk mendapatkan sertifikat bebas frambusia,”ujarnya. Frambusia sendiri lanjut Dendi, merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum pertenue. Infeksi ini biasanya terjadi di negara wilayah tropis yang memiliki sanitasi buruk, seperti Afrika, Asia Tenggara, Amerika Selatan, dan Oceania. Di Indonesia upaya mencapai Eradikasi Frambusia dimulai dengan melakukan penetapan status endemisitas Frambusia kabupaten/kota. Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu kabupaten yang ditetapkan sebagai status non endemis Frambusia.  “Berdasarkan hasil pelaporan tidak ditemukannya kasus frambusia 3 tahun terakhir dengan dilakukannya screening koreng dan pemeriksaan Rapid Test Diagnostik (RDT syfilis) pada suspek yg ditemukan mempunyai koreng. pada anak usia dibawah 15 tahun,”jelasnya. Tahun 2023 Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Kesehatan dan UPTD Puskesmas di bawahnya melakukan kampanye dan sosialisasi Eradikasi Frambusia ke masyarakat serta melakukan screening Frambusia pada anak usia di bawah 15 tahun.  “Selain dilakukan screening terhadap anak usia dibawah 15 tahun, tenaga kesehatan yang terdiri dari Kepala UPTD, Dokter, Surveilans, Promkes dan Pengelola Program Frambusia di Kabupaten Pesawaran dilakukan Uji Pengetahuan oleh Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tentang Frambusia sebagai syarat Kabupaten Pesawaran layak mendapat sertifikat Eradikasi Frambusia 2023,”ucapnya. Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan untuk jangka panjang membuat gerakan hidup sehat. Lingkungan yang bersih, kemudian cuci tangan sebelum makan, jangan buang air sembarangan, kemudian kalau jalan jalan keluar pakai sandal terutama anak-anak. “Upaya ini bisa diterapkan seharusnya bisa menurunkan angka ini dengan baik. Namun jika ini sulit dilakukan, Kementerian Kesehatan akan membagikan obat untuk bisa diminum supaya bisa mencegah penyakit ini. Menurut dia, kepala daerah bisa mendorong Dinas Kesehatannya masing masing supaya bisa melaksanakan tugas itu. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini membuat Bangsa kita lebih sehat dan yang paling penting anak anak kita sehat,” imbuhnya.  “Selamat bagi Kepala Daerah yang sudah berhasil mencapai targetnya, mudah-mudahan bisa memberikan motivasi untuk daerah-daerah yang angkanya masih tinggi,” pungkasnya. (Red)

Tim Dokkes Polres Pesawaran Berikan Pengobatan Gratis Bagi Warga Terdampak Banjir

0
Pesawaran (RN) – Tim Dokkes Polres Pesawaran Polda menggelar memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada warga masyarakat yang terdampak Banjir di Dusun Hayam, Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Senin ( 04/03/2024). Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, S.H., S.IK., M.M., diwakili Kasi Dokkes Polres Pesawaran Penata dr. Ratna Minanda F mengatakan, dilaksanakan untuk menolong masyarakat Desa Bunut yang terdampak banjir dan mengedukasi masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan. kegiatan ini dilaksanakan secara door to door. “Bhakti kesehatan dan pengobatan gratis ini merupakan wujud kepedulian Polres Pesawaran terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Dari hasil pemeriksaan Kesehatan, masyarakat yang terdampak banjir mengalami Batuk, Pilek, Demam, gatal-gatal, Tensi darah tinggi karena warga tidak dapat beristirahat saat banjir,”ujarnya. Ia juga mengatakan, Sudah melakukan pemeriksaan Kesehatan dan Pemberian obat-obatan sesuai indikasi dan pemberian vitamin kepada masyarakat yang terdampak banjir sebagai tindakan memelihara, merawat untuk menjaga kesehatan serta mencegah penyakit yang disebabkan oleh banjir.S ementara itu, salah satu warga Hayam Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, mengaku sangat senang dan sangat antusias mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang di lakukan oleh petugas medis Polres Pesawaran. “Alhamdulilah walupun ngantri dengan sabar untuk mendapatkan giliran pemeriksaan kesehata. Tim Dokkes Polres Pesawaran turut peduli dengan musibah yang kami alami,”ujarnya. (Rizal)

Musrenbang, Bupati Pesawaran: Usulan Dari Desa Jadi Pondasi Merancang Sebuah Anggaran

0

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menekankan agar Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa serta para tokoh di masyarakat, jangan lelah dan jenuh untuk meminta terkait pembangunan yang ada di setiap kecamatan.

“Dokumentasi dan usulan – usulan yang diberikan oleh desa melalui kecamatan menjadi pondasi di dalam merencanakan sebuah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun berikutnya,”kata Dendi saat memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Kedondong dan Kecamatan Way Khilau di Balai Adat Kedondong Senin (04/03/2024).  Dirinya juga mengatakan di gelar nya musrenbang ini karena harus memilah – memilih mana yang menjadi skala prioritas, yang akan dikerjakan. Dengan adanya musrenbang ini terdapat para kepala desa dapat mengusulkan program pembangunan yang ada didesa masing-masing. “Saya mohon disini jangan lelah untuk mengusulkan terkait rencana-rencana pembangunan di tahun 2024 ini,”ujarnya. Ia juga menegaskan, dengan adanya musrenbang tersebut, terdapat usulan-usulan yang disampaikan oleh para Kepala Desa ini tidak ada usulan terkait urusan pribadi.  “Usulan – usulan itu tentunya pasti untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat setempat seperti pembangunan jalan, jembatan, rehab sekolah dan puskesmas serta masih banyak lagi pembangunan lainnya,”ucapnya.  Lebih lanjut, Dirinya menekankan agar pelaksanaan pembangunan dapat berkesinambungan, para Camat lebih cepat tanggap terhadap situasi dan kejadian yang ada di wilayahnya.  “Camat harus cepat paham dan senantiasa memantau situasi dan kondisi wilayahnya masing-masing, agar senantiasa menjaga kondisi yang kondusif di wilayahnya, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berkesinambungan,” lanjutnya. 

 Lebih lanjut, Musrenbang kali ini mengusung tema, Mengoptimalkan Pertumbuhan Ekonomi Untuk Mewujdkan Kesejahteraan Dan Kemandirian Daerah.

Sementara, Plt. Camat Kedondong Irwan Rosa menyampaikan ucapan terima kasih atas dana desa yang diberikan tahun 2023 lalu dan berharap untuk tahun 2024 ini rencana pembangunan akan terealisasikan dengan baik.  Dirinya juga melaporkan realisasi dan pembangunan yang telah di lakukan pada tahun 2023 di Kecamatan Kedondong.  “Yaitu pembangunan masjid Al-falah Desa Suka Maju, pembangunan SD Desa Gunung Sugih, pembangunan jembatan Desa Way Kepayang, dan pembangunan SD  kedondong,” terangnya.  Selaras dengannya, Camat Way Khilau M. Nasroni juga menyampaikan, terima kasih kepada Bupati Dendi yang telah memberikan  pembangunan di Kecamatan Way Khilau.  “Pembangunan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kecamatan Way Khilau,”ujarnya. Diketahui, Bupati Dendi juga menyerahkan pagu alokasi penyampaian hasil musrenbang tahun 2024 Kecamatan Kedondong Way Khilau serta beberapa bantuan dari OPD di lingkup Pemkab Pesawaran. Bantuan tersebut berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk anak – anak sekolah di Kecamatan  Kedondong dan Way Khilau. Selain itu, bantuan dari Dinas Kesehatan berupa PMT balita dan ibu hamil, Dinas Perindustrian dan Perdagangan berupa mesin dan peralatan bagi pelaku UMKM untuk kecamatan setempat. (Rizal)