
Samsat Pesawaran Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Diskon Pajak Hingga 70 Persen

Inilah Sosok Calon Bupati Pesawaran Nanda IndiraÂ
Pesawaran (RN) – Calon Bupati (Cabup) Pesawaran nomor urut 2, Nanda Indira adalah sosok wanita aktif kelahiran 39 tahun silam, dengan memiliki gelar adat Lampung Pepadun Suntan Nata Makhga dari punyimbang adat tiyuh (desa) Kesugihan Gedongtataan kabupaten setempat.
Nanda Indira saat ini sebagai Ketua Dekranasda sekaligus Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pesawaran. Selain itu, Nanda juga saat ini sebagai Ketua Himpaudi (Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) masa bhakti 2022–2026. Kemudian juga berprofesi sebagai Ketua DPD Laqsi Kabupaten Pesawaran periode 2021–2026.
Perempuan dua anak itu telah menempuh pendidikan S1 di STIE Perbanas mengambil Jurusan Ekonomi, dan berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi (SE).Â
Kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Saburai Lampung mengambil Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) lulus pada 24 Oktober 2019 lalu.
Nanda juga dikenal sebagai perempuan aktif dalam berbagai organisasi dan juga sering menerima penghargaan bergengsi, baik dari instansi pemerintah maupun swasta. Diantaranya seperti penghargaan IKWI Awards kategori Perempuan Terinspirasi dalam memajukan UMKM.
Lalu, penghargaan KWRI Awards Tahun 2023, sebagai sosok Perempuan Inspiratif bidang Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, dan dianggap telah berjasa maupun berprestasi dalam membangun di kabupaten berjuluk Bumi Andan Jejama itu.
Selain itu, penghargaan bergengsi lainnya yaitu Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya (SWK) dari Presiden RI Joko Widodo. Penghargaan itu tertuang pada Keputusan Presiden RI Nomor 44/TK/2023 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, dan diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin pada Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Tahun 2023 di lapangan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan pada Kamis (6/7/2023) lalu.
Penyematan Tanda Kehormatan Satyalencana Wira Karya tersebut merupakan hasil penilaian lapangan yang dilakukan Setmilpres dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat pada 16 Juni 2023 di Desa Cipadang, Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran.
Kemudian, Nanda Indira juga membina Kampung KB Terpadu dan pembinaan 10 program pokok PKK. Hingga tahun 2023 lalu, terbentuk 65 Kampung KB dan rumah dataku yang dibantu dari APBD Kabupaten Pesawaran.
Nanda juga membentuk dan membina Poktan (BKB, BKR, BKL, UPPKA dan PIK-R di 148 desa, dan menggagas Desa Wisata Ramah Perempuan dan Peduli Anak (Dewi Ramah Mulia), serta mendirikan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di setiap desa.Â
Komitmennya terhadap kesehatan masyarakat juga terlihat dari program pembangunan Rumah Desa Sehat, yang terus dia gerakkan sebagai bagian dari upaya menciptakan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesawaran dan mengangkat hak-hak perempuan.
Saat ini, Nanda Indira maju sebagai Calon Bupati Pesawaran dalam Pilkada 2024 berpasangan dengan Antonius Muhammad Ali, dengan membawa visi besar melalui beberapa program strategis untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.Â
“Salah satu program andalan kami adalah Program CAKEP (Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif) yang dirancang untuk meningkatkan sektor pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat perlindungan sosial di Pesawaran. Tujuan utamanya adalah menciptakan generasi lebih berkualitas serta menyediakan fasilitas kesehatan lebih baik dan merata,” kata Nanda, Selasa (8/10/2024).
Selain itu, Nanda juga menggagas Program AMAN berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan perekonomian lokal melalui pembangunan infrastruktur serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.Â
“Program ini diarahkan untuk memberdayakan masyarakat desa agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui inovasi di bidang kuliner, industri kreatif, dan kerajinan tangan lokal,” ujarnya.
Dikatakan, sejumlah program tersebut, sebagai komitmennya untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Pesawaran, mengurangi pengangguran, dan membangun fondasi ekonomi yang lebih tangguh, mandiri dan berkelanjutan.
Ia juga menunjukkan komitmen kuat terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui berbagai program dan inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Â
Salah satu langkah strategisnya adalah pembentukan Desa Wisata Ramah Perempuan dan Peduli Anak (Dewi Ramah Mulia), desa ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan aman dan mendukung bagi perempuan dan anak. Dan melalui program ini, dia tidak hanya memberikan ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa hak-hak anak terlindungi dalam setiap aspek pembangunan
Lalu, dalam perannya sebagai Ketua Himpaudi dan DPD Laqsi, Nanda aktif mendorong pendidikan dan pelatihan bagi perempuan, dengan memberdayakan untuk menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan sosial. Hal ini tentunya sejalan dengan misi yang diusung oleh dia untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas, sehingga perempuan dapat berkontribusi lebih besar dalam masyarakat.
“Dengan memperkuat posisi perempuan dan memperhatikan hak-hak anak menjadi upaya menciptakan masyarakat lebih inklusif dan berkeadilan,” kata dia.
Pendekatan ini tidak hanya mencerminkan kepedulian Nanda terhadap isu-isu gender dan perlindungan anak, tetapi juga menunjukkan visinya untuk menciptakan Pesawaran menjadi lebih baik, di mana semua lapisan masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan.
Melalui upaya tersebut, Nanda berambisi untuk membangun generasi tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter dan kepekaan sosial tinggi, serta melindungi hak-hak perempuan dan anak.
Berikut penghargaan lengkap yang diraih oleh Cabup Pesawaran nomor urut 2 Nanda Indira:
1. Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Presiden Republik Indonesia 2023.
2. Wanita Inspiratif IKWI Awards 2022.Â
3. Pancawarsa I Pramuka 2017.
4. Pancawarsa III Pramuka 2023.
5. KWRI Awards Tahun 2023
6. Manggala Karya Kencana BKKBN Pusat 2022.
7. Perempuan Inspiratif Bangga Kencana 2022.
8. Ketua TP.PKK Teladan 2022.
9. Pemerhati dan Peduli Stunting 2022. (Red)
Oknum Anggota DPRD Pesawaran Pakai Uang Masjid, Alzier: Bikin Malu
Pesawaran (RN) – Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Pesawaran Bumairo (49) diduga pakai uang masjid senilai Rp50 juta untuk kepentingan pribadi.
Hal tersebut diungkapkan Tokoh Pendiri Kabupaten Pesawaran Alzier Dianis Thabrani melalui sambungan telepon, Senin 7 Oktober 2024.
“Saya sudah cek ke pengurus Masjid, uang itu dipinjamnya sudah bertahun-tahun tapi hingga hari ini belum juga dibayar, itu kan bikin malu namanya,” kata Alzier.
Alzier tidak habis fikir bagaimana yang bersangkutan (Bumairo, red) sudah menjadi anggota Dewan di Kabupaten Pesawaran beberapa periode namun tidak mau mengembalikan uang yang merupakan uang masjid.
“Kan saya yang mewakafkan tanah Masjid di kampung halaman orang tua saya seluas 6000 meter persegi, itu buat warga di seputaran pampangan hingga Waylima beribadah, kok bisa katanya dewan tapi pakai uang Masjid dan tidak dikembalikan,” ujarnya.
“Itu kan urusannya dengan Allah SWT, kalau dengan Tuhan saja berani apalagi dengan manusia, keterlaluan perilaku seperti ini,” timpalnya.
Dirinya menjelaskan, ulah Bumairo telah memberi citra buruk ke Partai Demokrat secara umum, karena Masjid itu untuk kepentingan umum.
“Merusak citra Partai Demokrat juga, dimana lah harga diri partai kalau ada kader yang makan uang Masjid, dan tadi saya cek dengan Nurzaman sekretaris Masjid dia bilang belum juga dipulangkan, ini kan gila,” kata dia.
Dirinya juga akan melaporkan hal itu ke Mahkamah Partai Demokrat di Jakarta agar ditindak oknum kader yang memiliki kelakuan memalukan seperti itu.
“Nanti saya laporkan ke SBY atau AHY, kader yang bikin malu partai bisa dipecat saja, bikin malu,” pungkasnya.
Hal tersebut tentu menambah kontroversi Bumairo sebagai salah satu anggota DPRD Pesawaran, karena catatan redaksi yang bersangkutan (Bumairo, red) pernah tersandung kasus dugaan penganiayaan dan pelecehan kepada pemandu lagu pada tahun 2017.
“Bahkan kala itu kasus tersebut sampai menjadi bahan rapat di Badan Kehormatan DPRD Pesawaran,” ujarnya.
Terpisah, sementara itu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran dari Partai Demokrat, Bumairo mengakui dan membenarkan jika dirinya telah menggunakan Dana Masjid sebesar Rp 50 juta, namun di bulan November ini akan segera di bayar.
“Jadi terkait dengan itu memang betul dan akan saya pulangin di Bulan Sebelas ini akan saya bayar,” ucapnya saat di konfirmasi, Selasa (8/10/2024). (Red)
Sebanyak 55 Desa ADD di Pesawaran Kembali Cair
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, kembali memproses pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk sejumlah desa yang ada di Bumi Andan Jejama.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin mengatakan, hari ini pihaknya telah mencairkan ADD kepada 62 desa, dan saat ini terdapat 55 desa lagi yang sedang dalam tahap pencairan.
“Seperti yang kita ketahui, dalam ADD tersebut terdapat anggaran untuk pembayaran Siltap bagi aparatur desa, hari ini sudah 62 desa yang cair kemudian sedang proses terdapat 55 desa lagi yang telah masuk ke BPKAD,” kata dia, Senin (07/10/2024).
Dirinya menjelaskan, dalam proses pencairan ADD tersebut, sudah diketahui dan disetujui oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.
“Pencairan ADD ini lantaran kita sudah memiliki anggarannya, dan saya juga sudah berkoordinasi dengan Bupati, bahkan pak Bupati yang perintahkan saya langsung harus membayarkan ketika anggaran sudah ada,” ujar dia.
“Siltap perangkat desa itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pesawaran, karena kemarin ada kendala dalam DBH, pak bupati tidak tinggal diam, beliau tetap mencari solusi dan sumber-sumber lain supaya tidak terjadi lagi keterlambatan pembayaran siltap di desa,” timpalnya.
Diketahui, 55 desa yang sedang dalam proses BPKAD, Kecamatan Negeri Katon 21 desa, Kecamatan Gedong tataan 12 desa, Kecamatan Marga Punduh 7 desa, Kecamatan Way Khilau 4 desa, Kecamatan way Ratai 11 desa. (Red)
Kades Dicurigai Simpan APK Paslon, Bawaslu: Tidak Ada Pelanggaran
Pesawaran (RN) – Sekelompok orang mendatangi Balai Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran karena mencurigai adanya banner salah satu calon Bupati Pesawaran di ruang kerja Penjabat (Pj) Kades Sukaraja Widiyantoro.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran mengatakan, saat diperiksa tidak ditemukan apa yang dituduhkan. Hanya ditemukan stiker lama tanpa nomor urut.
“Tidak ada banner, hanya stiker yang ditemukan tanpa nomor urut,” kata anggota Bawaslu Pesawaran, Oktiyas Afriza, Senin (7/10/2024).
Ditambahkan Tyas, pihaknya masih mendalami dan melakukan pengecekan apakah masuk pelanggaran pilkada atau tidak.
“Kalau masalah pelanggaran sampai saat ini belum ada, nanti Bawaslu akan mengeluarkan pers rilisnya hasil pemeriksaannya,” tambah dia.
Terpisah, Ketua Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Mursalin menyayangkan sikap pendukung salah satu calon yang sudah menyebabkan kegaduhan di tengah masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkada Pesawaran.Â
“Saya secara pribadi ditelpon masyarakat Sukaraja yang resah, jadi saat hadir di sana mereka meminta untuk membuka Balai Desa, jelas kita tolak, karena sudah jam 12 malam, hidup kan perlu pakai aturan,” sesalnya.
Ditegaskan Mursalin, saat dilakukan pengecekan ternyata apa yang mereka cari tidak ada dan disaksikan seluruh elemen aparat.
“Ternyata kan tidak ada apa yang sudah dituduhkan, semalam masyarakat hampir chaos, artinya kegiatan mereka ini berpotensi menyebabkan huru hara, jadi tidak bisa didiamkan gerakan-gerakan seperti ini,” tegasnya.
“Saya apresiasi Kapolsek Gedong Tataan dan jajaran Polres Pesawaran yang sigap turun ke lapangan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” timpalnya.Â
Sedangkan salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi mengaku geram dengan adanya gerakan pendukung calon Bupati Aries Sandi yang sudah membuat gaduh suasana ditengah masyarakat.Â
“Kalau cuma modal kecurigaan lalu minta semua di cek ya mau jadi apa Pesawaran ini, masa pemilihan masih 2 bulan lagi, janganlah membuat masyarakat terpecah belah,” tukasnya.
Erland berujar, calon Bupati harus dapat menjaga kondusifitas dan bisa menahan pendukung agar tidak membuat kegaduhan.
“Jangan takut kalah sebelum bertempur, kampanye saja ke tengah masyarakat, kalau laku ya menang, tapi kalau tidak laku jangan pakai cara picik,” pungkasnya. (Red)
Kukuhkan Tim Pemenangan KUR, M.Nasir: Kerja Maksimal Menangkan Nanda Anton
Pesawaran (RN) – Tim Pemenangan Koalisi Untuk Rakyat (KUR) Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran nomor 02 Nanda Indira – Antonius Muhammad Ali mengukuhkan tim pemenangan Kecamatan Waylima.
Pengukuhan Tim Pemenangan tersebut dilakukan oleh Ketua Tim Pemenangan KUR, M. Nasir dan dihadiri langsung oleh Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran nomor 2 Nanda – Anton.
Penanggung Jawab Tim KUR Pemenangan Nanda – Anton Kecamatan Way Lima, Saptoni menyampaikan motivasi kepada seluruh tim dan pengurus agar bekerja semaksimal mungkin untuk memenangkan Paslon Nanda-Anton pada Pilkada 2024.
“Jadi mulai sekarang mari kita bersama-sama bekerja untuk memenangkan Nanda -Anton sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran,” kata dia, Minggu (06/10/2024).
“Kita jangan lagi bicara berasal dari partai mana karena kita adalah Koalisi Untuk Rakyat, mari kita ajak seluruh lapisan masyarakat untuk memilih Paslon Bupati nomor 02 Nanda -Anton,” timpalnya.
Dirinya tetap optimis, apabila Tim Pemenangan Kecamatan Waylima ini bersatu, maka insyaallah Nanda – Anton bisa menang.
“Kalau kita sudah bersatu, yakin Kecamatan Way Lima Nanda – Anton menang, sebelum kita berbuat sesuatu harus yakin apa yang kita perbuat, mudah-mudahan Nanda Anton menang,” ujarnya.
Sementara itu, Cabup Nanda Indira mengingatkan kepada para Tim Pemenangan yang sudah di kukuhkan untuk bersama-sama mengajak lapisan masyarakat Kecamatan Way Lima untuk memilih Paslon nomor urut dua yang ganteng dan berhijab merah.
“Jangan lupa pilih Nanda-Anton, nomor 02 yang pakai jilbab merah. Dan segera rapatkan barisan, jangan sampai lengah, jangan mudah terpancing, niat kita bismillah untuk memenangkan Nanda – Anton pada Pilkada 2024,” kata dia.
“Selain itu tolong berikan berita yang baik, sampaikan Visi-misi Nanda-Anton kepada keluarga, tetangga dan sanak famili, banyak program yang akan kita benahi mulai dari infrastruktur, kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya.
Diketahui hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Pemenangan Koalaisi Untuk Rakyat, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Ahmad Rico Julian, Anggota DPRD Dapil 6, Ketua MPAL dan Jajaran, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan tamu undangan lainnya. (Rizal)
Peringati Maulid Nabi Mometum Tingkatkan Kualitas Iman
Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan kualitas iman dan taqwa Pemerintah Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW 1446H dan pengajian akbar yang di gelar di halaman desa setempat, Sabtu (05/0/10/2024) malam.
Kepal Desa Bogorejo Hermansyah, mengatakan Maulid Nabi merupakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dirayakan oleh umat Islam. Peringatan ini menjadi momentum untuk merenungkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta untuk meneladani dan menambah rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
“Mudah mudahan dengan digelar acara ini bisa membawa berkah dan syafaat dari Nabi Muhammad SAW untuk seluruh masyarakat khusunya warga Desa Bogorejo,” kata Herman.
 Dirinya juga menjelaskan, dengan adanya kegiatan seperti ini mudah mudahan dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat Desa Bogorejo untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Mari kita untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, aman dan damai memperkuat persaudaraan di antara sesama warga,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu warga Bogorejo Widtami, mengungkapkan, dengan adanya kegiatan seperti ini bisa menambah ilmu wawasan tentang adab beragama dan ajang silahturahmi bagi seluruh masyarakat yang ada di Desa Bogorejo.
“Kami juga bisa menyerap ilmu agama yang di sampaikan oleh penceramah untuk bekal kita nanti serta meneladani sifat sifat mulia yang dimiliki oleh baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,”ucapnya. (Rizal)
“Mudah mudahan dengan digelar acara ini bisa membawa berkah dan syafaat dari Nabi Muhammad SAW untuk seluruh masyarakat khusunya warga Desa Bogorejo,” kata Herman.
 Dirinya juga menjelaskan, dengan adanya kegiatan seperti ini mudah mudahan dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat Desa Bogorejo untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Mari kita untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, aman dan damai memperkuat persaudaraan di antara sesama warga,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu warga Bogorejo Widtami, mengungkapkan, dengan adanya kegiatan seperti ini bisa menambah ilmu wawasan tentang adab beragama dan ajang silahturahmi bagi seluruh masyarakat yang ada di Desa Bogorejo.
“Kami juga bisa menyerap ilmu agama yang di sampaikan oleh penceramah untuk bekal kita nanti serta meneladani sifat sifat mulia yang dimiliki oleh baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,”ucapnya. (Rizal)
Kabar Bagus, Siltap Perangkat Desa di Pesawaran Cair
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera mencairkan Penghasilan Tetap (Siltap). Sebanyak 62 desa dari 148 desa di Kabupaten Pesawaran sudah dalam proses pencairan. Tentunya hal ini menjadi angin segar bagi desa-desa se-Kabupaten Pesawaran.Â
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin mengatakan, meskipun mengalami keterlambatan, saat ini sudah dalam proses pencarian Anggaran Dana Desa (ADD) di Pesawaran.
“Diantara isi ADD itu ada siltapnya, dan sekarang proses yang sudah mendapatkan rekomendasi dari camat untuk proses pencairan ini ada sebanyak 62 desa dari 148 Desa di Kabupaten Pesawaran,” kata dia, Sabtu (05/10/2024).
Dirinya menjelaskan, pencairan ADD ini selama dua bulan, yaitu bulan Juli dan Agustus tahun 2024.
Dirinya juga mengatakan bahwa terkait keterlambatan pembayaran siltap selama dua bulan itu perlu diluruskan lagi, karena menurutnya, sudah tidak ada tunggakan dan sudah dibayarkan.
“Memang dari tahun 2021 ada keterlambatan pembayaran siltap selama dua bulan, namun keterlambatan itu dibayarkan pada awal tahun 2022, kemudian yang di tahun 2022 dibayarkan pada awal 2023, dan di tahun 2023 sudah dibayarkan di awal tahun 2024,” ungkapnya.
“Artinya di tahun 2024 ini, sudah tidak ada lagi tunggakan pembayaran siltap di desa, dan untuk pencairan ADD selama dua bulan ini kemungkinan di hari Senin sudah masuk ke rekening desa masing-masing,” ungkapnya.
Sementara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, bahwa penyaluran Siltap perangkat desa itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten PesawaranÂ
“Namun komponen PAD tersebut salah satu yang besar ada dari Dana Bagi Hasil (DBH) yang memang di sharing dari provinsi. Seperti pajak kendaraan bermotor, bahan bakar minyak, bea balik nama, pajak air permukaan dan juga dari pajak – pajak lainnya,” kata dia.
“Artinya Pemda Kabupaten Pesawaran juga tidak tinggal diam, kami tetap mencari solusi dan sumber-sumber lain supaya tidak terjadi lagi keterlambatan pembayaran siltap di desa,” pungkasnya. (Red)
Dendi Pantau Langsung Perbaikan Jalan di Kecamatan TeginenengÂ
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, terus melakukan perbaikan jalan-jalan penghubung antar desa di Kecamatan Tegineneng.
Kepala Dinas PUPR Zainal Fikri mengatakan, penanganan jalan di Kecamatan Tegineneng tahun 2024, terdapat beberapa ruas jalan, baik yang sudah selesai pengerjaan maupun sedang dalam proses.
“Kita melakukan penanganan jalan itu dibeberapa titik, seperti ruas jalan Gerning-Trimulyo panjang penanganan 2.670 meter, kemudian ruas jalan Tri Mulyo-Sri Rejeki panjang penanganan 6.342 meter,” kata dia, Sabtu (05/10/2024).
“Kemudian ruas jalan Margo Mulyo-Rengas panjang penanganan 1.591 meter. Ketiga ruas jalan ini memang merupakan akses utama penghubung antar desa, serta segala aktifitas masyarakat mulai dari pendidikan, ekonomi dan lainnya menggunakan jalan tersebut,” timpalnya.
Sementara itu, Camat Tegineneng Aep Alamsyah mengatakan, adanya perbaikan ruas jalan ini masyarakat Tegineneng mengucapkan rasa terimakasih kepada pemerintah Pesawaran khususnya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.
“Dengan dibangunnya jalan-jalan tersebut, tentunya sangat membantu kelancaran aktivitas masyarakat dari satu desa ke desa yang lain, baik itu untuk urusan pendidikan, ekonomi maupun pertanian, semua menggunakan jalan tersebut,” kata dia.
Dirinya berharap, dengan adanya pembangunan jalan di beberapa titik ruas yang ada di Kecamatan Tegineneng, dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tinggal masyarakat harus mempunyai rasa memiliki terhadap jalan-jalan yang sudah diperbaiki ini, dengan mengawasi jangan sampai ada kendaraan bertonase lebih memasuki jalan ini,” pungkasnya. (R-1)
Enggan Dukung Aries Sandi, Yurizal Rela Dipecat Dari GolkarÂ
Pesawaran (RN) – Content Creator Pesawaran Yurizal yang lebih dikenal dengan sebutan Arman Asisten menjadi 1 dari 4 kader partai Golkar yang dipecat karena dinilai tidak patuh dengan instruksi partai pada pilkada Pesawaran 27 November 2024.
Yurizal yang merupakan Ketua Pengurus Golkar Kecamatan Way Lima tersebut enggan mendukung pasangan Aries Sandi-Supriyanto karena lebih memilih pasangan nomor urut 02 Nanda Indira – Antonius Muhammad Ali.Saat dikonfirmasi Yurizal membenarkan hal tersebut, dirinya berujar, keputusannya mendukung Nanda – Anton merupakan panggilan hati karena pasangan nomor urut 02 tersebut dinilai lebih memiliki visi dan misi yang jelas dibandingkan kompetitornya.
“Setiap manusia memiliki hak dalam menentukan pilihan, saya melihat Nanda – Anton merupakan jawaban dari keberlanjutan pembangunan di Bumi Andan Jejama, jadi sudah menjadi resiko saya dan saya terima,” ujarnya, Jumat (4/10/2024) via telepon.
TikToker yang viral berkat duetnya dengan Mbah Umar pada konten komedi tersebut menegaskan bahwa keputusannya untuk mendukung Nanda – Anton bukan kepentingan pribadi, tapi demi kemakmuran masyarakat Kabupaten Pesawaran itu sendiri.
“Jadi ini bukan bicara Arman Asisten secara pribadi, tapi kepentingan masyarakat, saya tidak ada keuntungan apapun mendukung Nanda kecuali mimpi saya melihat pembangunan segala sisi oleh pak Dendi dan Insya Allah akan dilanjutkan oleh Nanda – Anton,” tegasnya.
“Dari pada Arman harus dukung Aries Sandi lebih baik Arman dipecat dari partai, itu prinsip yang saya pakai,” timpalnya.
Bahkan Arman menjamin, setelah dipecat dari kader partai dirinya akan lebih intens lagi dalam mengajak masyarakat mendukung Nanda – Anton.
“Minggu ini keluar konten saya di Way Khilau terkait jalan yang sedang dibangun Pemkab Pesawaran, di Minggu yang sama saya dengan Mbah Umar juga akan ngonten di Negeri Katon, agar masyarakat faham bahwa Pesawaran sudah di jalur yang benar dan jangan pernah salah pilih pemimpin,” lanjutnya.
Untuk diketahui, Yurizal bersama 3 kader Golkar lainnya dipecat dari partai karena terbukti mendukung pasangan Nanda – Anton pada Pilkada Pesawaran, diantaranya Farifki Zulkarnayen Arif dan Randy Septian keduanya menjabat sebagai Wakil Sekretaris, serta Busroni, Ketua Pengurus Kecamatan Padang Cermin, dan Yurizal Ketua Pengurus Kecamatan Way Lima. (Red)
