Nanda Siapkan Program Pelayanan Kesehatan Gratis
Pesawaran (RN)- Dalam upaya mendukung program kesehatan, Calon Bupati (Cabup) Pesawaran Nanda Indira Dendi akan siapkan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat kabupaten berjuluk Bumi Andan Jejama.
Dalam keterangannya, Nanda menerangkan sudah menyiapkan segala tahapan, salah satunya seperti akan mengintegrasikan pelayanan langsung ke masyarakat.
“Apalagi, program yang akan kami dijalankan jika memimpin Pesawaran nanti, akan dipadukan dengan layanan yang saat ini sedang dilakukan oleh Pemkab Pesawaran dan pemerintah Pusat. Yaitu mendekatkan fasilitas kesehatan ke desa-desa,” kata Nanda, Kamis (13/03/ 2025).
Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran sendiri, kata dia, menargetkan 80 persen masyarakat Pesawaran dapat memanfaatkan layanan ini hingga akhir tahun.
“Jika terpilih, saya akan berupaya mempercepat program ini melalui Puskesmas induk dan Puskesmas Pembantu yang ada. Saya juga akan bekerja sama dengan steak holder terkait, seperti Disdukcapil untuk mendata warga yang menderita penyakit, agar bisa langsung didatangi dan diberikan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Nanda, jika nanti diberi amanah, dirinya juga akan mengerahkan seluruh petugas untuk mengurus dan mengarahkan pasien ke klaster pemeriksaan sesuai kelompok usia. Serta melakukan pemeriksaan kesehatan dasar kondisi pasien.
“Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan sesuai standar prosedur. Jika diperlukan, pasien nantinya bisa mendapatkan pemeriksaan tambahan. Sehingga pasien akan mendapatkan hasil pemeriksaan dari dokter serta saran kesehatan yang perlu dilakukan,” jelasnya.
Dirinya menjelaskan, selain pelayanan kesehatan, juga akan melakukan peningkatan fasilitas kesehatan. Sebab, katanya, semakin baik layanan dan sarana prasarana, semakin besar pula peluang masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.
“Jika terpilih dan diberi amanah, saya bekerja keras dalam melayani masyarakat dan memastikan program kesehatan ini berjalan dengan baik. Sehingga kedepannya dalam pemerintahan saya nanti mampu memberikan layanan kesehatan gratis secara optimal,” pungkasnya. (Red)
Musrembang, Dendi: Sebagai Wadah Laporan Kegiatan Pembangunan Tahun 2024
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri dan memberikan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Lima dan Gedong Tataan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sidodadi.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan tahun ini mempunyai arti penting bagi perencanaan pembangunan di Kabupaten Pesawaran. Yang dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk menyampaikan laporan kegiatan pembangunan tahun 2024, membahas rencana pembangunan tahun 2025, serta mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat,” kata Dendi, Rabu (12/03/2025).
Dendi menjelaskan, Musrenbang proses perencanaan yang sangat penting untuk kemajuan pembangunan desa. Usulan yang dihasilkan dari Musrenbang akan menjadi panduan untuk mengangkat dan menyelesaikan isu-isu strategis yang berdampak langsung pada masyarakat desa.
“Prioritas pembangunan harus dilakukan secara cermat mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Dengan demikian, setiap program dan kegiatan yang dijalankan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Bupati Dendi Ramadhona menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif dan menjalin hubungan yang baik melalui silaturahmi.
“Dibulan ramadan ini saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas wilayah, mempererat silaturahmi, dan menciptakan suasana aman dan damai. Selain itu, mari kita jaga sopan santun dalam bermasyarakat. Mari saling memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, dalam membangun Kabupaten Pesawaran yang lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Way Lima Ihsan Iskaafi menegaskan bahwa setiap kecamatan memiliki tanggung jawab besar dalam berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Laporan kegiatan pembangunan yang telah dilakukan di Kecamatan Way Lima tahun 2024 di antaranya meliputi pembangunan drainase, rehab kelas di beberapa desa, ruang perpustakaan, pembangunan asrama Ponpes, perbaikan rumah, serta pengembangan screen modern horticultural, fasilitas pengembangan UMKM, bantuan pembangunan masjid serta insentif kepada pembantu penghulu, guru ngaji, marbot dan penjaga makam,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Camat Gedong Tataan Darlis menyampaikan dalam rangka mendukung arahan tersebut, berbagai program pembangunan pun turut dilakukan sebagai bagian dari meningkatkan fasilitas serta pelayanan masyarakat.
“Beberapa diantaranya meliputi bidang infrastruktur, sosial budaya dan ekonomi seperti pembangunan dan rehabilitasi jalan, pembangunan masjid, tempat jemuran coklat, rehab gedung SD di Bogorejo dan Padang Ratu dan bantuan banjir di 6 desa,” jelasnya. (zal)
Kapolres dan Dinas Ketahanan Pangan Pesawaran Sidak Pasar
Pesawaran (RN) – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di bulan suci Ramadhan 1446 H, Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, bersama Dinas Ketahanan Pangan melakukan sidak di Pasar Kedondong
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Hitijahubessy, mengatakan kegiatan sidak ini guna monitoring stabilitas harga dan ketersediaan Bahan pokok di pasar tradisional dan menyambut Hari Raya Idhul Fitri 1446 H.
“Dalam pemantauan yang dilakukan melalui metode survei dan wawancara langsung dengan pedagang, ditemukan bahwa stok bahan pokok masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Selama bulan Ramadhan Hingga Idhul fitri 1446 H,” kata Kapolres, Selasa (11/03/2025).
Kapolres Pesawaran menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan pasar guna mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar serta memastikan tidak ada oknum yang menimbun bahan pokok.
“Kegiatan sidak pasar ini kami lakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga tetap stabil di bulan Ramadhan ini. Kami juga mengimbau kepada para pedagang untuk tidak melakukan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pesawaran, Hendra, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau situasi harga pangan dan siap mengambil langkah-langkah strategis guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga yang signifikan.
“Kami berupaya agar harga bahan pokok tetap stabil dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk Polres Pesawaran, dalam menjaga distribusi dan pasokan pangan di wilayah ini,” katanya.
Para pedagang dan warga Pasar Kedondong menyambut baik kegiatan sidak ini. Salah satu pedagang mengungkapkan bahwa pemantauan seperti ini penting untuk menjaga harga tetap terkendali.
“Dengan adanya sidak dari kepolisian dan pemerintah daerah, kami merasa lebih tenang karena harga bisa tetap stabil dan stok barang tidak berkurang secara mendadak,” ujar nya. (zal)
Safari Ramadhan Gubernur Lampung Salurkan Beragam Bantuan di Pesawaran
Pesawaran (RN) – Safari Ramadhan 1446 H Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal salurkan beragam bantuan, Kegiatan ini berlangsung di Lamban Agung, Komplek Rumah Dinas Bupati Selasa, (11/3/2025).
Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Bantuan tersebut meliputi santunan bagi 10 anak yatim piatu, bantuan Rp30 juta untuk Masjid Imaduddin, dua unit dryer pengering padi, pupuk organik cair, bantuan usaha ekonomi produktif, 8.000 batang benih kakao, serta 5.000 kg pupuk organik.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga menyerahkan bantuan hibah kepada Masjid Baitul Iman Dusun Il Desa Suka Banjar sebesar Rp10 juta, dua gulung ambal, serta bantuan dari Baznas Pesawaran berupa santunan bagi 80 anak yatim piatu dan paket sembako untuk 380 kepala keluarga kaum dhuafa.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, selamat datang kepada Gubernur Lampung beserta rombongan. Kunjungan ini dapat mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran serta masyarakat setempat.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, ulama, dan seluruh lapisan masyarakat terus terjalin untuk mendukung pembangunan dari berbagai bidang di Kabupaten Pesawaran,” kata Dendi.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menuturkan bahwa Safari Ramadan ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi dalam suasana penuh kedamaian di bulan suci ramadan.
“Kabupaten Pesawaran adalah daerah yang berdekatan Ibukota Provinsi Lampung. Dengan segala potensi yang dimiliki baik dari sektor pariwisata maupun pertaniannya, potensi ini diharapkan dapat dimaksimalkan guna mendorong perekonomian daerah,” kata Mirzani Djausal.
Dirinya juga mengatakan, pentingnya keamanan dan ketertiban demi mendukung investasi di daerah. Selain itu, program makan bergizi gratis yang dicanangkan Presiden juga akan segera diwujudkan melalui pembangunan dapur yang melibatkan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Pesawaran.
“Kami ingin Pesawaran semakin maju dengan semangat kolaborasi, kebersamaan, dan kerukunan. Jika kita bersatu, saya yakin Pesawaran akan berkembang pesat di masa mendatang,” tutupnya. (zal)
Bupati Dendi Dampingi Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Tinjau TPA Gedong Tataan
Pesawaran (RN)– Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (11/3/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI dalam memastikan pengelolaan sampah yang sesuai regulasi dan ramah lingkungan.
Dalam kunjungan tersebut, Putri Zulkifli Hasan diterima langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Marzuki Kepala Dinas Pertahanan dan Lingkungan Hidup Linda Sari, Kepala Dinas Kominfotiksan Jayadi Yasa, serta jajaran perangkat daerah terkait.
“Sesuai hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) terakhir dengan Kementerian Lingkungan Hidup, penggunaan metode pengolahan sampah dengan area pendamping sudah tidak diperbolehkan. Larangan ini berlaku tidak hanya di Kabupaten Pesawaran, tetapi juga di 343 kabupaten/kota lainnya di Indonesia,” Kata Putri Zulkiffli Hasan.
Dirinya juga mengatakan, penerapan waste to energy dalam pengelolaan sampah saat ini saat ini harus terus digaungakan. Beberapa yang bisa diterapkan diantaranya dengan tersedianya mesin pencacah dan pemilahan sampah yang berfungsi untuk mengkonversi sampah organik menjadi pupuk serta gas metana yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.
“Tentu ini memerlukan kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak. Saya siap membantu dalam hal-hal yang diperlukan. Kami juga telah berdiskusi, dan ada harapan agar area di belakang TPA dapat diperluas untuk pengolahan sampah,” ujarnya.
Untuk diketahui, TPA Taman Sari merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kabupaten Pesawaran dengan kapasitas tampung mencapai 1,3 ton sampah per hari. TPA ini dibangun pada tahun 2011, TPA ini berdiri di atas lahan seluas 1,7 hektare.
Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Ketua Komisi XII DPR RI sebagai bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pengelolaan sampah di daerah.
“Tentu masih banyak yang harus dibenahi, maka kehadiran beliau ini menjadi salah satu solusi agar ke depannya pengolahan sampah di Kabupaten Pesawaran semakin baik dan tidak merugikan lingkungan serta ada nilai tambah untuk masyarakat,” kata Dendi.
Ia juga mengatakan, Pemerintah daerah berkomitmen untuk segera menginventarisasi berbagai kekurangan serta melakukan pembenahan yang diperlukan guna meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Pemkab Pesawaran menghadirkan penerapan teknologi mutakhir yang mampu meminimalisir bau dan penyebaran lalat yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (zal)
Polwan Polda Lampung Bakti Sosial Bagikan Bantuan Paket Sembako
Lampung (RN)- Polisi wanita (Polwan) Polda Lampung melaksanakan kegiatan bakti sosial di Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.
Kegiatan bakti sosial ini dipimpin oleh Pakor Polwan Polda Lampung, AKBP Susi Agustina Siregar dan diikuti sejumlah perwakilan Polwan di lingkungan Polda Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, kegiatan bakti sosial semacam ini sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan kepolisian daerah di Lampung bersama masyarakat di tengah Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijrah.
“Polwan Polda Lampung sengaja hadir ke tengah-tengah masyarakat, untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya, Sabtu (8/3/2025).
Lebih dari itu, kata Yuni, kegiatan bakti sosial ini turut ditujukan guna mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan insan Polri.
“Melalui kegiatan ini, polisi senantiasa menebar kebaikan kepada masyarakat di bulan penuh berkah tahun ini,” katanya.
Lanjut Yuni, kegiatan bakti sosial ini disertai pembagian bantuan berupa paket sembako berisikan beras, minyak, mie instan, gula, hingga telur ayam ras.
Sementara target sasaran penerima bantuan paket sembako diperuntukan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
“Besar harapan paket sembako ini dapat menambahkan semangat warga penerima dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Suci Ramadhan tahun ini,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (rls/red)
Atasi Banjir, Pemkab Pesawaran dan Pemkot Bandar Lampung Gelar Rakor
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pengendalian Banjir yang terus terjadi di kedua wilayah selama beberapa waktu terakhir.
Rapat Koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota dan dipimpin langsung oleh Walikota Bandar Lampung dan Bupati Pesawaran bersama dengan para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, serta jajaran terkait.
“Tujuan digelarnya pertemuan tersebut yakni dalam rangka menjalin kerja sama serta menyusun langkah strategis dalam upaya mengurangi resiko banjir jangka panjang di Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Pesawaran,” kata Dendi, Selasa (04/03/2025).
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, Pemkot Bandar Lampung dan Pemkab Pesawaran berencana akan memetakan beberapa aliran sungai yang berhulu di Kawasan Hutan Register/ Taman Hutan Rakyat (Tahura).
“Aliran sungai tersebut menurutnya melintasi wilayah Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandar Lampung, sehingga ketika kondisi hujan dengan debit air yang sangat tinggi akan berpotensi mengakibatkan banjir sehingga perlu upaya pengendalian,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana berharap agar rencana baik ini bisa mendapat dukungan dari Gubernur Lampung untuk turut serta dalam pembahasan guna memastikan kelancaran program.
“Penanganan banjir ini memerlukan kerja sama dari semua pihak. Jika kita bisa menyelesaikan ini bersama, dampaknya akan sangat baik bagi masyarakat di masa depan,” ujar Eva Dwiana. (zal)
Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Puluhan Ormas dan LSM Laporkan Aries Sandi ke Polres Pesawaran
Pesawaran (RN) – Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) menggandeng sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Pesawaran secara resmi melaporkan Aries Sandi Darma Putra ke Polres setempat, Selasa (4/3/2025).
Ketua Harian FMPB Sumarah menerangkan, gabungan organisasi ini melayangkan 2 laporan berbeda ke Polres Pesawaran kaitan dengan pidana Pemilukada yang telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat Pesawaran dan dugaan dokumen dan gelar palsu yang dilakukan Aries Sandi dan berlangsung dalam kurun 2010-2024.
“Kerugian besar bagi masyarakat yaitu biaya sosial berupa kerugian publik dan pemborosan biaya pemilihan ulang yg seharusnya dapat dipergunakan untuk pembangunan, untuk laporan dugaan pengunaan dokumen palsu dan gelar palsu yang berlangsung dari tahun 2010 – 2024, terdapat kejanggalan pada pada biodata yg ditandatangani ASDP pada tahun 2009 telah memakai gelar S2 (MH) & SK Pengangkatan Bupati Pesawaran periode 2010- 2015 yang terbit tahun 2010 juga telah memakai gelar MH, sedangkan ijazah S2 (MH) ASDP baru terbit tahun 2011,” kata dia.
Untuk itu, kata dia, jika terdapat indikasi terjadinya pidana pemilu pada proses verifikasi berkas pendaftaran pilkada 2010, kami minta agar komisioner KPU Periode 2009 – 2014 juga diambil keterangannya.
“Laporan selanjutnya komisioner KPU yang saat itu menjabat menjadi terlapor 1 atas laporan kami karena jabatannya telah dengan sengaja meloloskan calon yang tidak memenuhi syarat, sedangkan terlapor 2 atas nama Aries Sandi Darma Putra kami laporkan karena dengan sengaja telah memberikan keterangan palsu dan memakai dokumen seolah-olah ijazah dalam keikutsertaannya dalam kontestasi pilkada baik 2010, 2015 dan 2024,” ujarnya.
Sumarah menegaskan, laporan yang dilayangkan merupakan tindakan lanjut dari keputusan MK yang telah menganulir keikutsertaan Aries Sandi Darma Putra dalam Pilkada Pesawaran karena terbukti tidak pernah memiliki ijazah SMA/Sederajat.
“Artinya jelas selama ini terlapor (Aries Sandi) ini mendaftar sebagai kepala daerah secara ilegal, dan KPU sebagai penyelenggara kami duga melakukan pembiaran dengan adanya pelanggaran ini,” tegasnya.
Untuk diketahui, Aries Sandi Darma Putra pernah mencalonkan diri sebagai kepala daerah pada 2010 dengan dokumen tidak sah tersebut dan menjadi Bupati pada tahun yang sama kurun 2010-2015.
Terpisah, Kepala Sat Reskrim Pesawaran AKP Devrat Aolia A mengatakan, aduan masyarakat sudah diterima dan akan dipelajari lebih lanjut.
“Sudah kami terima dan akan kami pelajari dengan ahli-ahlinya nanti untuk tindak lanjut berikutnya,” pungkasnya. (zal)
Bupati Dendi Tinjau dan Berikan Bantuan Warga Terdampak Banjir
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau langsung lokasi terdampak bencana banjir dan tanah longsor di beberapa desa di Kecamatan Teluk Pandan.
“Curah hujan tinggi dan aliran air dari gunung yang terlalu deras telah menyebabkan daya dukung tanah menurun, mengakibatkan longsor dan banjir di berbagai lokasi, kecamatan Teluk Pandan dan Kecamatan Gedong Tataan,” kata Dendi, Jumat (28/02/2025).
Dendi juga mengatakan, musibah banjir ini sangat perlu dilakukan normalisasi sungai untuk mengatasi pendangkalan yang dapat memperparah banjir. Sebagai langkah awal penanganan pasca banjir, sejumlah alat berat pun diturunkan untuk membersihkan sisa longsoran tanah dan pohon tumbang yang menghadang jalan.
“Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Pesawaran, tinggi genangan air bervariasi antara 30 hingga 100 cm. Adapun beberapa wilayah lain yang terdampak meliputi Kecamatan Gedong Tataan, di mana Desa Bagelen dan jalan Ahmad Yani,” ujarnya.
“Selain itu, banjir juga menimpa 3 Dusun di Desa Kutoarjo, yakni Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 . Di Desa Karang Anyar, dua unit sekolah, satu balai desa, dan 345 rumah terdampak. Sementara itu, di Desa Gedong Tataan tercatat 26 rumah terdampak, dan di Desa Sukaraja, sebanyak 21 rumah, tujuh kolam ikan, serta 2,5 hektare sawah terkena dampak banjir. Desa Bogorejo juga mengalami abrasi di area pemakaman umum akibat luapan dari Sungai Way Sebatin,” tambahnya.
Diketahui, Selain melakukan peninjauan Pemkab Pesawaran juga turut menyerahkan bantuan bahan pokok berupa beras, paket sembako, minyak, mie, air mineral, serta beras untuk masyarakat terdampak. (zal)
Soal SKPI Aries Sandi, M. Nasir Akan Gugat Ke MK Terkait Pilkada Pesawaran 2010
Pesawaran (RN) – M Nasir siapkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilkada 2010 silam. Gugatan itu akan dilayangkan karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran telah menetapkan persyaratan Aries Sandi sebagai Calon Bupati.
“Saya sudah mendengar putusan MK yang meminta Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Pesawaran, dalam fakta persidangan di MK kemarin disebut bahwa persyaratan pencalonan Aries Sandi pada 2010 lalu juga menggunakan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI),” kata Nasir saat dihubungi, Selasa (25/2/2025).
Politisi NasDem Pesawaran itu menuturkan, pada Pilkada 2010 tersebut pihaknya telah melayangkan gugatan terkait dugaan pelanggaran pilkada Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM) yang dilakukan oleh Aries Sandi. Gugatan itu dilayangkan karena jumlah perselisihan suara di bawah tiga persen dari total jumlah pemilih pada Pilkada.
“Namun gugatan kami tidak dikabulkan MK. Nah terkait persyaratan ijazah yang digunakan Aries Sandi saat mendaftar, kami memang tidak tahu jika menggunakan SKPI, makanya tidak kami gugat terkait hal itu,” tuturnya.
Bahkan Nasir menduga adanya skandal antara Aries Sandi dan penyelenggara terkait lolosnya berkas administrasi pencalonan. Padahal fakta persidangan MK menyebut jika SKPI cacat prosedur.
“Jangan jangan memang ada main mata antara Aries Sandi dan pihak penyelenggara pada Pilkada 2010 lalu,” tegas Nasir.
Nasir juga menegaskan, pihaknya siap melaporkan terkait dugaan manipulasi dokumen yang telah merugikan dia dalam Pilkada tersebut.
Diketahui pada Pilkada Pesawaran 2010, M Nasir berpasangan dengan Arofah sementara Aries Sandi berpasangan dengan Alm. Musiran. Perolehan suara Aries Sandi 30,05 persen sementara Nasir mendapat 27,77 persen dari total jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Pesawaran, 204.987 suara. Kontestasi Pilkada tersebut diikuti oleh tujuh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. (zal)
