Kunker…, Dandim 0421/Lamsel Letkol Inf Enrico : Tekan, Cegah Covid-19 Dengan PPKM dan 5 M
Dandim 0421/Lamsel Lakukan Kunjungan, UMKM Pesawaran Harapkan Bantu Pemasaran
Pesawaran (HO) – Dandim 0421/Lamsel Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho, S.Sos.,M.Tr (Han), melakukan kunjungan kerja meninjau produk-produk unggulan UMKM yang berada di desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima, Wilayah Binaan koramil 421-01/ Kedondong.
Letkol Inf Enrico mengatakan kegiatan hari ini adalah kunjungan ketempat pengelola UMKM Vista Abadi Desa Banjar Negeri dangan jenis produk olahan minuman seperti Wedang uwu dan gula semut aren dan melihat sejauh mana usaha dari UMKM khusus nya di Kabupaten Pesawaran, Senin (14/6/2021).
“Nanti nya akan kita jadi kan produk unggulan Kodim kita, dan akan membantu memasarkan UMKM ini untuk lebih mudah lagi untuk di pasarkan di masyarakat,” jelas Dandim.
Dia juga berharap dengan adanya kunjungan tersebut, pihaknya bisa membantu masyarakat agar usaha UMKM nya lebih maju juga bisa menambah tenaga kerja, sekaligus bisa memberdayakan masyarakat khusus nya di Desa Banjar Negeri.
Dia juga berpesan kepada UMKM di Kabupaten Pesawaran khusus nya anak-anak muda yang baru mau merintis mau pun yang baru berdiri UMKM nya, jangan takut untuk mengalami kerugian dan gagal.
“Kami akan cari solusi bagai mana cara memasarkan, kita dapat tempuh mulai dari pasar lokal maupun media online atau silaturahmi kita kepada pejabat maupun masyarakat di sekitar kita,” Letkol Inf Enrico.
Sedangkan Kepala Desa Banjar Negeri Zel Gusrial Rais sangat mengapresiasi kunjungan Dandim 0421/Lampung Selatan dengan meninjau langsung UMKM Desa Banjar Negeri khusus UMKM Vista Abadi melihat langsung produk yang ada di Vista Abadi bisa mejadi suport dan membantu hasil produk UMKM warga nya.
“Saya berharap UMKM di Banjar Negeri bisa lebih maju lagi lebih sejahtera untuk masyarakat khusus masyarakat Desa Banjar Negeri,” katanya.
Sementara itu Siti Mariam selaku pemilik usaha UMKM Vista Abadi mengatakan diri nya sangat berterima kasih kepada Dandim 0421/Lampung Selatan yang sudah berkunjung tempat usaha nya sekaligus melakukan pembinaan dan pemasaran UMKM di Desa Banjar Negeri khusus nya.
“Jadi dengan ada nya kunjungan ini kedepannya bisa membuat jaringan pemasaran lebih luas lagi,” ujarnya. (Red)
Dishut Lampung Kembali Amankan 25 Balken Kayu Sonokeling
Konsultasi Hukum, Rumah Advokat Ummat Pesawaran Hadir Di Bumi Andan Jejama
Nanda Indira Dendi Bersama Srikandi Dermawan Kunjungi Kampung Qur’an Al-Fussha
Kepala Samsat Pesawaran Dinilai Kurang Etika, Penasehat PWI : Publik Figur Harus Santun

Tingkatkan Kemampuan, Prajurit Beruang Hitam Yonif 9 Laksanakan Latihan Menembak
Bupati Pesawaran : Masalah Tanah Selesaikan Bersama Masyarakat Dengan Santun
“Contohnya ada yang mengaku memiliki surat tanah dari jaman Belanda, ada yang dari tanah adat, saling klaim satu sama lain juga banyak terjadi,” ungkap Dendi.
Selain itu, permasalahan pertanahan di Pesawaran juga ditambah dengan startegisnya wilayah Pesawaran yang memiliki empat kawasan register.
“Jangan sampai disana menjadi bancakan dan lahan kegiatan ilegal oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” ungkap Dendi.
Oleh sebab itu, untuk menyelesaikan permasalahan ini, harus dilakukan dengan pendekatan dengan persuafif.
Kemudian menginventarisir setiap permasalahan dan membuat legalitas sertifikat sesuai dengan undang – undang dan peraturan yang berlaku.
Dendi meyakini, apabila pertanahan di Pesawaran tidak ditata dengan baik maka tidak menutup kemungkinan sepuluh tahun kedepan akan muncul kembali masalah serupa.
“Kalau tidak ditata pertanahanya dalam waktu 10 tahun kedepan bisa hancur, rusak dan terjadi keributan di masyarakat,” kata Dendi.
Dendi berharap, melalui rakor ini menemui titik terang dalam permasalahan pertanahan di Bumi Andan Jejama.
Selain itu, setelah rakor ini selesai OPD masing-masing membuat peta dan menginventarisir permasalahanan yang menjadi domainnya.
“Buat kajian setelah rakor ini, lakukan inventarisi permasalahan tanah sesuai dengan domain OPD masing-masing,” harap Dendi.
Sementara, Kepala ATR/BPN Pesawaran, Darman Hutasoit mengatakan kegiatan Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria bertujuan untuk menata kembali struktrur ke agrarian pertanahan di Pesawaran.
“Meliputi dua hal yakni penataan aset dan penataan akses,” ungkap Darman.
Diketahui, dalam acara ini hadirpula Kepala Kanwil BPN/ATR Lampung diwakili oleh Kabid Penataan, Maria Irmina Dwi Sara, Sekda Pesawaran, Kesuma Dewangsa, dan berbagai OPD Pesawaran. (Red) 