Ketua PWI : Pasca Konferkab, Akan Segera Jalankan Program, Persiapkan HPN dan Porwanas

Pesawaran (HO) – Pasca Konferensi Kabupaten (Konferkab) ke V Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, pengurus PWI setempat bersiap menjalankan program-program yang telah dibuat. Hal tersebut diungkapkan Ketua PWI Kabupaten Pesawaran M. Ismail, Minggu (27/6) di kediamannya, Desa Negeri Sakti, Kabupaten Pesawaran. “Telah disepakati dalam rapat komisi A dan B konferkab kemarin, bahwa ada 17 item kegiatan di bidang organisasi dan 11 item pada program kerja yang harus dijalankan dalam periode kepemimpinan pengurus PWI kali ini, untuk itu kami seluruh anggota PWI Pesawaran akan bekerja sama menyukseskan program-program tersebut,” ungkap pemilik Media Handalonline.com ini. Dijelaskan Ismail, PWI Provinsi Lampung direncanakan akan menggelar Pekan olahraga wartawan se-Provinsi (Perwaprov) Lampung di tahun 2021, karena itu pihaknya telah mempersiapkan atlet-atlet guna mengikuti perhelatan tersebut. “Ya, sesuai yang dikatakan Sekretaris PWI Provinsi Lampung, Nizwar dalam konferkab kemarin, bahwa rencananya 2021 ini akan ada pekan olahraga wartawan se-provinsi Lampung, tentunya kami akan mengirimkan wakil-wakil kami dari beberapa Cabang Olahraga yang di pertandingan,” jelasnya. Hal tersebut menurutnya dinilai penting karena event tersebut juga sebagai ajang seleksi atlet Lampung yang nantinya dikirim ke Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Jawa Timur. “Sementara kita sudah mempersiapkan atlet kita di dua cabang unggulan, atletik (lari 3000 & 5000 meter) dan tenis meja, untuk cabor lain akan menyusul menunggu hasil rapat seksi olahraga PWI Pesawaran,” tambahnya. “Semoga nantinya ada perwakilan PWI Kabupaten Pesawaran yang berlaga pada ajang Porwanas,” harapnya. Selain itu dia menjabarkan, PWI Kabupaten Pesawaran juga akan mempersiapkan agenda lain seperti Hari Pers Nasional (HPN) 2022 yang digelar di Sulawesi. “Tanggung jawab pengurus untuk menjalankan program yang ditentukan, kami sudah sepakat akan bersatu sehingga roda organisasi PWI ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Red)

Peringati HUT Bhayangkara Ke-75, Polres Pesawaran Gelar Vaksin Massal

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara Ke-75, Polres Pesawaran Polda Lampung, mengadakan Vaksin Massal yang dilaksanakan secara serentak Se-Indonesia oleh jajaran Polda dan Polres, Bertempat di Aula Pamor Persada Polres Pesawaran. Kegatan Vaksin Massal ini dilaksanakan di 15 titik yang ada diwilayah Hukum Polres Pesawaran, diantaranya RSUD Pesawaran, Polres Pesawaran, Jajaran Puskesmas Gedong Tataan, Bernung, Kedondong, Kota Dalam, Kalirejo, Roworejo, Padang Cermin, Hanura, Bunut, Pedada, Maja, Trimulyo dan Puskesmas Tegineneng dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.Ik, M.H menjelaskan bahwasannya dalam memperingati HUT Bhayangkara Ke-75, Polres Pesawaran mengadakan Vaksin Massal di 15 titik yang sudah terbagi diwilayah Hukum Kabupaten Pesawaran Polres Pesawaran. “Kegiatan Vaksin massal ini diperuntukkan untuk Masyarakat dan akan berlangsung selama 5 hari dari tanggal 26 Juni sampai dengan tanggal 30 Juni 2021, untuk hari ini sudah 3.173 orang terpenuhi bahkan bisa over target karena tingginya antusias masyarakat yang akan dilakukan Vaksin, Banyak dari masyakarat mengharapkan giat ini dilanjutkan di hari berikutnya,” ucap Kapolres. Ia berharap dengan dilaksanakan Vaksin Massal ini, dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19. “Bagi Masyarakat yang belum di Vaksin diharapkan untuk dapat segera datang ke Polres Pesawaran, RSUD Pesawaran dan jajaran Puskesmas Kabupaten Pesawaran untuk dilakukan Vaksin demi kesehatan bersama,” tambah Kapolres. (Red)

Wisata Mangrove Petengoran Pesawaran, Dipuji Finalis Putri Ekowisata

Lampung (HO) – Wisata Mangrove Petengoran, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menjadi primadona wisatawan. Salah satunya dari Finalis Putri Ekowisata Tingkat Provinsi Lampung tahun 2021 melirik destinasi wisata mangrove di Bumi Andan Jejama. Hal tersebut diketahui, Sabtu (26/06/2021) saat melakukan penanaman mangrove setelah usai spot foto dan pembuatan video di wisata setempat. “Ya, saya hadir disini memanfaatkan sarana destinasi wisata mangrove sebagai profil diri, dan media sarana pembuatan video, karena disini menakjubkan, selain pemandangannya bagus dan indah, juga banyak suppot-suppot yang bisa kita manfaatkan,” ujar Yulia Astuti, salah satu Finalis Putri Ekowisata Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021. Menurutnya, setelah berkeliling ke lokasi destinasi wisata disini, ternyata disini sungguh wah, tak diragukan lagi, merasakan kesejukan dan ketenangan dengan memandang luasnya hutan mangrove dan air laut nan indah dalam alam bebas. “Kami merasakan disini seperti dirumah sendiri dalam suasana bebas, indah, bersih, aman dan nyaman, ditambah adanya ruang edukasi penanaman mangrove. Ini merupakan bukti nyata hutan mangrove tetap utuh dan tidak punah,” jelas mahasiswi Politeknik Negeri Lampung. Tidak itu saja, sambung Yulia, inipun suatu bukti bahwa kerja kerasnya tim pelestari mangrove dan warga konsen dalam menjaga kawasan hutan mangrove dan ekosistem lainya agar tidak rusak sepertinya dirintis sejak awal namun dapat memberikan sisi ekonomi. “Selain menjaga hutan bakau/mangrove tetap utuh dan alami, tentunya juga ada sisi ekonomi, bahkan dapat menekan wabah endemis malaria/DBD di wilayah pesisir ini,” ucap Finalis Putri Ekowisata Perwakilan Kota Bandar Lampung. Maka dari itu, lanjut Yulia, wajar saja wisata magrove Petengoran cukup diikenal, namun tinggal melengkapi fasilitas sarana dan wahana wisata yang ada tanpa merusak alam di sekitarnya. “Karena, jika dilihat dari sisi fasilitas yang ada tentu dibangun tidak mudah seperti membalikan telapak tangan, termasuk biaya perawatannya pun cukup luar biasa. Inipun patut diapresiasi boleh perlu diberikan penghargaan sebagai pahlawan mangrove,” ucap Yulia, juga salah satu mahasiswi Program Perjalanan wisata semester dua di Politeknik Negeri Lampung. Meskipun sudah cukup dikenal, tambah Yulia, tentu sangat mensupport destinasi wisata mangrove ini agar lebih maju dan berkembang sebagai destinasi wisata terbaik agar perekonomian masyarakat desa meningkat. “Ya, tentunya ikut ambil bagian membantu mempromosikan wisata ini, apalagi telah bekerjasama dengan Polinela dan disupport salah satu dosen program perjalanan wisata. Disisi lain pengurus dan warganya pun ramah-ramah. Karena kita lihat langsung mulai dari pintu masuk, tracking maupun penanaman mangrove,” tandasnya. Sementara itu, Pelestari Mangrove Petengoran Desa Gebang, Toni Yunizar menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas supportnya dari salah satu Finalis Putri Ekowisata II Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021. “Terima kasih kepada Mbak Yulia Astuti menempatkan wisata Mangrove Petengoran sebagai salah satu media sarana di ajang Putri Ekowisata II Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021. Semoga Wisata Mangrove Petengoran menjadi terbaik,” ucap Toni. Lebih dari itu, Toni menambahkan, mangrove petengoran yang dahulunya terbilang zona endemis malaria/DBD tertinggi termasuk di Teluk Pandan, namun setelah dirawat dan dijaga sampai dipertahankan kawasan mangrove ini menjadi wajah destinasi wisata tanpa merubah alam yang ada. “Alhamdullilah berkat dijaga, dirawat, dan difungsikan pelestariannya, hutan mangrove tetap utuh dan alami sehingga dapat menurunnya endemis malaria/DBD, yang saat ini dirasakan warga,” pungkasnya. Dalam kesempatan itu, Sekdes Gebang, Jauhari mewakili Pjs. Kades Gebang, Ewin Vithori, menyampaikan terima kasih dan supportnya dari salah satu Finalis Putri Ekowisata Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021. “Terima kasih menjadikan wisata mangrove Petengoran sebagai profil diri dalam ajang Putri Ekowisata Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021. Semoga terpilih dan terbaik sebagai juara utama di Finalis Putri Ekowisata Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021,” ujar Jauhari usai mendampingi Kadis PMD Kabupaten Pesawaran, M. Zuriadi saat meninjau wisata Mangrove Petengoran. (Red)

Dr (Can) Nurul Hidayah, S.H, M.H, Nakhodai Peradi  Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Gedong Tataan resmi dilantik. Pelantikan oleh ketua umum Prof Dr. Otto Hasibuan, SH, MM melalui virtual dan Sekjen Hermansyah Dulaimi yang hadir langsung di Swiss Bell Hotel, Sabtu, (26/6/21).

Dalam pelantikan tersebut, Dr (Can) Nurul Hidayah, SH. MH diangkat sebagai Ketua Pengurus DPC Peradi Gedong Tataan, Antariksa, SH. MH sebagai Sekretaris dan Nunung, SH sebagai Bendahara.

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia Nomor KEP. 079/PERADI/DPN/IV/2021 tentang Pembentukan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia Gedong Tataan dan Tentang Pengangkatan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia Gedong Tataan Masa Jabatan 2021-2026.

Dr (Can) Nurul Hidayah mengatakan, dengan selesainya pelantikan DPC Peradi Gedong Tataan, diharapkan dapat mendekatkan akses pencari keadilan, sebagaimana tersebut pada consideran Undang- undang Advokat yakni, Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Advokat yang bertujuan terselenggaranya suatu peradilan yang jujur, adil, dan memiliki kepastian hukum bagi semua pencari keadilan dalam menegakkan hukum, kebenaran, keadilan dan hak azasi manusia.

“Terkait pendampingan hukum masyarakat kurang mampu, kami berkomitmen akan memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma. Namun dengan syarat, masyarakat harus menunjukkan surat keterangan tidak mampu,” kata dia.

Menurutnya, DPC Peradi Gedong Tataan akan melakukan penyuluhan hukum kepada masyarakat di Kabupaten Pesawaran dan menjalin kemitraan dengan Bupati Pesawaran,  Kapolres Pesawaran, Kejari Pesawaran, Pengadilan Negeri Gedong Tataan, Pengadilan Agama Gedong Tataan serta Pers dan organisasi yang ada di Kabupaten Pesawaran.

“Saat ini anggota DPC Peradi Gedong Tataan sudah mencapai 45 anggota resmi,  kami tentunya akan menjalin kemitraan baik dengan unsur Pemda, Kepolisian, Pengadilan, Pers maupun Organisasi lainnya di Kabupaten Pesawaran,” tandasnya.

Ditempat sama, Antariksa selaku Sekretaris DPC Gedong Tataan, menjelaskan bahwa sebelum pelantikan, telah mengajukan secara resmi usulan pembentukan DPC Peradi Gedong Tataan ke DPN Peradi melalui surat tertanggal 19 Maret 2021.

“Usulan melalui surat Ketua dan Sekretaris DPC Peradi Gedong Tataan tertanggal 25 Maret 2021 meneruskan surat usulan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang Peradi Gedong tataan ke DPN Peradi, melalui Surat tertanggal 06 April 2021 kepada DPN Peradi di Jakarta,” jelasnya.

Antariksa juga mohon doa dalam melaksanakan tugas dan berharap Peradi Gedong Tataan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran yang memerlukan bantuan hukum dalam mencari keadilan.

“Kami mohon doa, semoga Peradi dapat bermanfaat bagi masyararaka dan tentuanya Peradi Gedong Tataan merupakan rumah bersama bagi seluruh pengurus dan anggota, kebersamaan dan kekompakan tentu merupakan kekuatan DPC Peradi Gedong Tataan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam pelantikan DPC Peradi Gedong Tataan Pesawaran diketuai Nurul Hidayah, bersamaan dilantik DPC Peradi Kalianda Lampung Selatan dengan Ketua Amri Sohar, DPC Peradi Kota Agung Tanggamus dipimpin Ahmad Bajuri. Kemudian DPC Peradi Liwa Lampung Barat dengan Ketua Zeflin Erizal, DPC Peradi Menggala Tulang Bawang dengan Ketua Komi Pelda, serta DPC Peradi Kotabumi Lampung Utara dengan Ketua Karzuli Ali. (Red)

Konsolidasi Penguatan, Bupati Pesawaran Hadiri Silaturahmi Syuriah PWNU Lampung

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri Silaturahmi Syuriah PWNU Lampung Ke Syuriah PCNU Pesawaran yang dilaksanakan di resto d’junjungan Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran. Kegiatan ini merupakan kegiatan konsolidasi penguatan antara Syuriah pengurus wilayah Provinsi Lampung yang di hadiri oleh Ketua PWNU Lampung oleh KH. Mukhsin Abdillah dan beberapa jajaran dan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. Sehabis mengunjungi kegiatan vaksinasi masal di beberapa Kecamatan, Bupati pesawaran Dendi Ramadhona menyempatkan hadir di acara silaturahmi Syuriah PWNU Lampung dengan PCNU Kabupaten Pesawaran. Dalam sambutan singkatnya, Dendi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Syuriah PWNU Lampung atas kunjungannya. “Ucapan syukur dan terimakasih kepada Syuriah PWNU Lampung atas kunjungannya ke Pesawaran, Selamat datang ke Kabupaten Pesawaran,” ucap Dendi. Dendi berharap dengan adanya majlis ini semoga membawa kemaslahatan bagi Masyarakat Kabupaten Pesawaran. “Semoga dengan adanya majlis ini membawa kemaslahatan bagi Masyarakat Kabupaten Pesawaran,” harapnya. Ditempat yang sama, Melalui Sekretaris PCNU Kabupaten Fatullah menjelaskan apa yang di sampaikan oleh KH. Mukhsin Abdillah adalah tentang penguatan idiologi tentang menjaga Negara dari faham-faham radikalisme dan Intoleransi dan pengkaderisasian NU, Sabtu(26/06/2021). “Yang disampaikan oleh KH. Mukhsin Abdillah adalah tentang menjaga Negara dari Faham-faham radikalisme dan intoleransi karena ini mengancam kedaulatan negara dan yang kedua tentang pengkaderisasian NU di tingkat bawah,” jelasnya. Sehabis kegiatan ini, Fatullah menjelaskan akan dilanjutkan dengan kegiatan Bahtsul Masail Wilayah yang bertujuan untuk mengkonsolidasikan penguatan antara Ulama-ulama yang ada di provinsi kepada ulama-ulama yang ada di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Lampung. Menurut Fathullah, Sekretaris PCNU Kabupaten Pesawaran, Bupati pesawaran hadir pada kegiatan Silaturahmi NU ini adalah sebagai Kader NU. “Pak Bupati hadir pada kegiatan Silaturahmi NU ini sebagai Kader NU Karena beliau telah di bai’at menjadi kader NU,” jelasnya. (Red)

PKC PMII DKI Jakarta Bedah Buku Sang Guru Pergerakan dan Santunan Anak Yatim

Jakarta (HO) – PKC PMII DKI Jakarta mengadakan kegiatan bedah buku “Sang Guru Pergerakan” untuk mengenang dan mendalami pemikiran sosok Alm. KH. Ahmad Bagdja di kantor PWNU DKI Jakarta. KH. Ahmad Bagdja adalah kader PMII DKI Jakarta yang pernah menjadi Ketua Umum PB PMII 1977-1981. “Kita ingin meneladani dan mencontoh tokoh-tokoh PMII yang berhasil menjadi tokoh-tokoh pergerakan. Salah satunya adalah sosok KH. Ahmad Bagja,” ujar Rizki Abdurrahman Wahid, Ketua PKC PMII DKI Jakarta, Sabtu (26/6/2021). Rizki Abdurrahman Wahid mengatakan sosok KH. Ahmad Bagdja telah bekerja keras untuk membuat citra pergerakan mahasiswa Islam tidak hanya eksis di kampus Islam, tetapi juga di kampus umum. “Beliau itu luar biasa, beliau telah bekerja keras untuk menghadirkan PMII tidak hanya di kampus Islam, tetapi juga kampus umum. Hasilnya bisa kita lihat misalnya hadirnya PMII di Universitas Negeri Jakarta,” ujarnya. “Selain bedah buku, kegiatan ini juga diselingi dengan santunan kepada anak-anak yatim,” timpalnya. Dia menyebut saat ini, semua tengah mengalami kesulitan hidup yang berkelanjutan dengan merebaknya virus varian baru dari Covid-19 yang cukup ganas dan tentu sangat menghambat dalam berbagai hal. Sehingga berbagai macam solidaritas kemanusiaan sangat penting dilakukan oleh berbagai pihak. “Tentu di masa ini, semua pihak berada dalam pase kehidupan yang sulit, namun hal itu tidak mesti harus menutup diri untuk berhenti melakukan uluran tangan kepada anak-anak yatim. Berapapun kebaikan yang kita berikan, pasti akan sangat berharga bagi mereka,” tambahnya. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PWNU DKI Jakarta DR. KH. Syamsul Maarif, Analis Kebijakan Ahli Muda Kemendes, PDT & Transmigrasi Rendra Sanjaya, Wage Wardana Ketua KPU Jakarta Timur, dan secara online Deputi IV KSP Juri Ardrianto. (Fajar)

Warga Suka Jaya Lempasing Terjangkit Malaria, A. Zainuri Gerak Cepat

Pesawaran (HO) – Adanya warga yang terkena penyakit Malaria, A.Zaenuri S.Pd M.Pd selaku Kepala Desa Suka Jaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran berkerjasama dengan Puskesmas Hanura dan Dinas Kesehatan bergerak cepat untuk melakukan Penyemprotan dirumah-rumah warga. Kepala Desa Suka Jaya Lempasing A. Zainuri mengatakan sehari sebelum dilakukannya penyemprotan Puskemas Hanura dan Dinas Kesehatan telah menaburkan obat jentik nyamuk disepaniang kali dan got-got yang ada dipemukiman warga serta pemberian obat untuk mencegah merebaknya penyakit malaria tersebut. “Penyemprotan dilakukan didusun 3 Rt 1,2,3 dan 4, yang terparah diperumahan laut yang ada di Rt 4.menurut kader Malaria Ibu Jupiyati dan Ibu Nining, di desa sudah ada terdapat 60 kasus,” ungkapnya, Sabtu (26/6/2021). “Untuk wabah penyakit malaria yang melanda warga, saya selaku kepala harus gerak cepat karna kesehatan menjadi hal yang paling utama untuk warga bisa beraktifitas dalam mencari nafkah sehari-hari,” tambahnya. (Rudy/Indra)

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Pesawaran Bagikan Ribuan Paket Sembako

Pesawaran (HO) – Sambut Hari Bhayangkara Ke-75 Polres Pesawaran dan jajarannya membagikan ribuan paket Sembako untuk warga Masyarakat yang kurang mampu, kegiatan pembagian paket Sembako ini diawali dengan Apel pemberangkatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.Ik, M.H dilapangan Apel Mapolres Pesawaran, Jumat (25/06/21) Pukul 08.00 Wib. Pada Apel pemberangkatan tersebut diserahkan secara simbolis Paket Sembako oleh jajaran Bhabinkamtibmas Polres Pesawaran untuk dibagikan kepada warga masyarakat yang kurang mampu. “Hari ini kami membagikan 255 paket sembako yang diperuntukan kepada warga masyarakat yang kurang mampu, ini merupakan rangkaian kegiatan Pendistribusian Baksos serentak dalam menyambut Hari Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021,” ujar Kapolres. Adapun rincian dari 255 paket sembako tersebut akan dibagikan oleh Polres Pesawaran dengan rincian Yatim Piatu di Desa Wiyono sebanyak 15 Paket, Fakir Miskin di Desa Taman Sari sebanyak 15 Paket, Tukang Ojek dan Becak di Pasar Gedong Tataan sebanyak 10 Paket, Panti Asuhan Kopayapi Desa Sungai Langka sebanyak 15 paket, Komunitas Nelayan Fakir Miskin, Petani dan Kaum Dhuafa Pesisir Pantai Teluk Pandan sebanyak 200 paket. Kapolres menjelaskan, pembagian paket sembako ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita sebagai anggota Polri untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita apalagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19. “Pembagian paket sembako ini, kami lakukan secara Door to door sehingga benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan harapan dari pimpinan,” jelas Kapolres. Jelang Hari Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021 yang acara puncaknya akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 01 Juli 2021 nanti, Kapolres mengingatkan kepada seluruh personel Polres Pesawaran agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun. (Red)

Kejari Pesawaran Layangkan Surat Panggilan, Mantan Kades Sukabanjar Senin Diperiksa

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri Pesawaran sudah melayangkan surat panggilan terhadap Daryanto, mantan Kepala Desa Sukabanjar Kecamatan Gendongtataan terkaiti dugaan penyimpangan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan Fiktipkan anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020, hingga Ratusan Juta Rupiah.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran Andi Metrawijaya, S.H.,M.H, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Tatang Hermawan, S.H., M.H.

“Ya hari ini Kejaksaan Negeri sudah melayangkan surat panggilan kepada Pak Daryanto, mantan Kades Sukabanjar, dan Senin besok (Senin, 28/6-red), kita akan melakukan pemeriksaan terhadapnya,” jelas Kepala Seksi Pidana Khusus Tatang Hermawan, S.H., M.H, kepada media Handalonline.com, Jum’at (25/6/2021).

Kasi Pidsus melanjutkan, surat panggilan yang dilayangkan Kejaksaan, selain mantan kepala desa, ada juga beberapa nama yang juga akan diperiksa.

“Selain mantan kepala desa, hari senin itu ada juga nama-nama lain yang kami panggil untuk diperiksa,” sebutnya.

Informasi dari beberapa warga Desa Sukabanjar, surat panggilan dari kejaksaan tersebut, diterima oleh aparat desa, sekitar pukul 14.30 Wib dikantor desa setempat.

Salah satu warga Sukabanjar Sugiono mengatakan, dirinya bersama masyarakat setempat, sangat mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran dalam memberantas pelaku-pelaku koruptor.

“Saya bersama warga sangat mengapresiasi kinerja kejaksaan, kami sangat puas dengan proses hukum yang berjalan selama ini, dan kami berharap dengan adanya surat panggilan pertama dari pihak kejaksaan semua pihak yang dipanggil bisa kooperatif datang untuk memenuhi panggilan tersebut,” katanya.

“Setahu saya kejaksaan melakukan panggilan untuk Kepala desa, sekretaris, kaur keuangan dan kaur perencanaan,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Pesawaran akan segera memanggil Daryanto Kepala Desa Suka Banjar Kecamatan Gendongtataan terkait dugaan penyimpangan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Fiktipkan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020, hingga Ratusan Juta Rupiah.

Demikian diungkapkan Plt Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran, Andi Metrawijaya, S.H.,M.H, yang disampaikan Kepala Seksi Pidana Khusus Tatang Hermawan, S.H., M.H.

“Kemarin berkas Kepala Desa Suka Banjar Daryanto sudah kami terima dari Inspektorat Kabupaten Pesawaran, ini sedang saya pelajari, dalam waktu dekat akan segera kita lakukan pemanggilan,” jelas Tatang Hermawan, S.H., M.H, diruang kerjanya, Selasa (15/6/2021).

Ketika ditanya apakah bakal ada keterlibatan tersangka lainya nya, selain Daryanto, Kasi Pidsus menegaskan, kemungkinan besar ada, karena nanti setelah Kades Suka Banjar dipanggil dan dilakukan pemeriksaan maka semuanya akan terang benderang.

“Tidak menutup kemungkinan ada, nanti kita lihat dari hasil pemeriksaan, untuk kerugian negara, dugaan sementara saat ini lebih dari Rp 200 juta,” pungkasnya. (Rudy/Indra)

Kades Negeri Sakti Ucapkan HUT Bhayangkara Ke-75

Pesawaran (HO) – Gema Sukma Jaya Kepala Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, mengucapkan selamat hari ulang tahun polri yang Ke-75. “Selamat ulang tahun Kepolisian Republik Indonesia yang ke 75, semoga semakin proporsional dan semakin jaya,” ucap Kades Negeri Sakti, saat di jumpai di ruang kerja desa setempat Jum’at (25/6/2021). Tidak hanya itu kades Negeri Sakti juga mengatakan, terimakasih kepada polri khusus nya Polda Lampung Polres Pesawaran, Atas sinergiritas yang telah terbangun selama ini baik, dalam menjaga situasi kamtibnms dan dalam penanganan Covid-19.
Kepala Desa Negeri Sakti Gema Sukma Jaya
“Kepolisian juga mengawal dalam pemulihan ekonomi, Sehingga Propinsi Lampung tetap dalam ke amanan nyaman.dan kondusif, Polri tetap lah berdiri di garda terdepan menjadi pelindung pengayom dan pelayan masyarakat khusus nya di Propinsi Lampung,” ujarnya. Menurut Kades Gema Sukma Jaya, peran polisi dalam menjaga keamanan ketertiban dan kondusifitas di masyarakat sangat penting, semoga polri semakin jaya perofesional dan di cintai masyarakat. “Polri adalah mitra masyarakat, polisi hadir ditengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, dengan adanya mereka (polisi-red) dapat tercipta suasana Kamtibmas,” kata Gema Sukma Jaya. “Saya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada kepolisian Republik Indonesia dalam berpatisipasi hadir di tengah masyarakat, khususnya masyarakat Desa Negeri Sakti,” tambahnya. (Rudy/Indra)