Bawa Tiga Bungkus Sabu, Ibu Muda Ditangkap Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Satuan Reserse (Sat-res) Narkoba Polres Pesawaran, Polda Lampung berhasil mengamankan tersangka penyalahgunaan narkoba di Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, Jumat (20/8) malam. Dalam keterangan tertulisnya, Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo mengungkapkan, pihaknya berhasil mengamankan tersangka berinisial JK (38) atas informasi dari masyarakat. “informasi masyarakat bahwa tersangka sering melakukan transaksi narkoba kemudian anggota Sat-res Narkoba Polres Pesawaran melakukan penangkapan terhadap tersangka di TKP,” ungkapnya, Sabtu (21/8). Ditambahkan, saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Pesawaran guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Dari penangkapan tersangka, turut diamankan 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 1 unit handphone merek Samsung warna putih,” tambahnya. Dari keterangan tersangka JK, anggota melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan kedua di Desa yang sama. Tersangka kedua diketahui YY (38) seorang wanita warga jl. Yos sudarso Gg. Royal Lingkungan I Rt 016 Kelurahan Bumi Waras Kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung. “Dari tersangka ke-2 diamankan 3 ( tiga ) bungkus plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 1 unit handphone merek Vivo warna biru, uang senilai Rp. 150.000, 1 buah kaos kaki dan 1 buah kotak CDR,” jelasnya. Keduanya dijerat Pasal 112 ayat (1) UU. RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Red)

Danbrigif 4 Marinir/BS dan Rektor UIN Lampung, Tanam Padi di Lahan Ketahanan Pangan

Danbrigif 4 Marinir/BS dan Rektor UIN Lampung, Tanam Padi di Lahan Ketahanan Pangan Pesawaran (HO) – Komandan Brigif (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi bersama Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung H.Moh.Mukri melaksanakan penanaman padi Situ Bagendit di Lahan ketahanan pangan Yonif 9 Marinir desa Batu Menyan, Teluk Pandan, Pesawaran – Lampung. Jumat (20/8/2021). Brigif 4 Marinir/BS dalam hal ini Yonif 9 Marinir memiliki sekitar 30 hektar lahan ketahanan pangan berupa persawahan dan saat ini dalam masa tanam. Untuk penggarapan lahan ketahanan pangan tersebut melibatkan masyarakat sekitar Yonif 9 Marinir, Jenis padi yang sekarang di tanam yaitu Padi Situ Bagendit merupakan jenis tanaman padi dengan umur tanaman 110 – 120 hari setelah semai Bentuk tanaman. Danbrigif 4 Marinir/Bs Kolonel Marinir Nawawi berharap bahwa program ketahanan pangan dijajaran Brigif 4 Marinir/BS merupakan salah satu solusi dimasa pandemi sekarang ini yang dapat memenuhi kebutuhan anggota Brigif 4 Marinir/BS dan masyarakat sekitar. Sementara Rektor UIN H.Moh.Mukri sangat mengapresiasi yang telah dilkukan oleh jajaran Brigif 4 Marinir/BS guna membantu masyarakat sekitar dalam mengahadapi pandemi sekarang ini, dan berharap Brigif 4 Marinir/BS dapat terus berkarya. Penanaman padi di ikuti oleh Danbigrif, Perwira staf Brigif 4 Marinir/BS, Danyonif 7 Marinir, Danyonif 9 Marinir, Rektor beserta Para Wakil Rektor, Para Dekan Fakultas dan Kepala Biro AAKK Universitas Islam Negeri Lampung. (Red)

Tingkatkan Imunitas Tubuh, Brigif 4 Marinir/BS Bersama UIN Lampung Laksanakan Goes Bareng

Pesawaran (HO) – Prajurit Brigade Infanteri (Brigif) 4 Marinir /BS melaksanakan olahraga bersama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung di Kawasan TNI AL. Jl. Wayratai, Batumenyan Teluk Pandan Pesawaran Lampung. Olahraga bersama dihadiri oleh Danbrigif Kolonel Marinir Nawawi dan Perwira Staf serta anggota Brigif 4 Marinir/BS. Jumat (20/8/2021). Acara diawali dengan berdo’a dan senam peregangan, dilanjutkan olahraga bersepeda dengan start dari depan Markas Batalyon (Mayon) Yonif 7 Marinir dengan rute Ketahanan pangan Yonif 7 Marinir, dilanjutkan menuju Yonif 9 Marinir dan tour facility mengelilingi Yonif 9 Marinir. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan panen perdana ikan Nila di ketahanan pangan Brigif 4 Marinir/BS, kemudian melaksanakan penanaman padi di Lahan ketahanan pangan Yonif 9 Marinir. Tidak hanya sampai disini, selesai goes Danbrigif juga mengajak Rektor UIN Radin Intan Lampung Bapak Prof. Dr. H. Moh. Mukti M.Ag dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Ibu Hj. Anisa Mukri serta seluruh peserta goes dari UIN ( Para Dekan serta Wakil Dekan dan Direktur serta Wakil Direktur) Untuk latihan memanah dan menembak pistol di Lapangan tembak pistol Beruang Hitam, Yonif 9 Marinir. Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi mengatakan bahwa Brigif 4 Marinir/BS sangat menyambut baik kegiatan olahraga bersama ini. “Karena selain meningkatkan imunitas tubuh, kegiatan olahraga bersama ini juga bisa mengenal lebih dalam dan semoga silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dapat menjadi ikatan persaudaraan lebih erat lagi,” tegas Kolonel Nawawi. Rektor UIN mengucapkan terimakasih kasih yang sebanyak-banyaknya kepada komandan beserta jajaran Brigif 4 Marinir/BS, atas sambutannya yang sangat baik kepada kami, atas semua fasilitas yang diberikan dan ini adalah suatu kehormatan bagi kami, karena kami mendapat pengalaman baru disini meskipun hanya sebentar. “Saya melihat lingkungan Yonif 7 Marinir, Yonif 9 Marinir sangat bersih dan terawat,” ucap Rektor. Kegiatan di lanjutkan dengan penyerahan Cindera Mata dari Danbrigif kepada Rektor UIN Radin Intan Lampung, dan Rektor UIN juga menyerahkan Cindera mata kepada Danbrigif 4 Mar/BS. Kegiatan olah raga bersama ini diakhiri dengan ramah tamah, foto bersama dan doa. (Red)

Peringati Tahun Baru Islam, Majelis Taklim Al – Hidayah Pesawaran Bagikan Ratusan Sembako

Pesawaran (HO) – Majelis Taklim Al – Hidayah Kabupaten Pesawaran, membagikan seratus bingkisan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan melakukan isolasi mandiri di tiga desa yang berada di Kecamatan Gedongtataan. Ketua Majelis Taklim Al Hidayah Pesawaran Halimah Zakaria, mengatakan bantuan 100 Paket sembako untuk masyarakat yang terdampak covid-19 tersebut dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam. “Hari ini secara serentak kita memberikan paket sembako untuk masyarakat yang ada di tiga desa yang berada di Kecamatan Gedongtataan yaitu Desa Sukabanjar, Kurungan Nyawa dan Padang Ratu,” kata dia. Jum’at (20/8/2021). Dirinya mengatakan, paket sembako diberikan secara door to door kepada warga yang isolasi mandiri dan tidak mendapat bantuan sosial. “Kita serahkan secara langsung kepada warga yang berhak menerima bantuan, seperti yang isoman, janda, yatim piatu dan fakir miskin, tentu disini kami menggandeng pemerintah desanya sehingga penerima ini memang tepat sasaran,” katanya. Sementara itu Pembina Majelis Taklim Al Hidayah Nanda Indira Dendi yang ikut membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu, mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh pengajian Al Hidayah ini dalam rangka tahun baru islam 1443 Hijriah. “Tahun baru Islam ini kita manfaatkan untuk banyak-banyak bersedekah, ditambah lagi saat ini kondisi negara kita terkhusus Kabupaten Pesawaran sedang dilanda pandemi, tentu banyak masyarakat yang terkena dampak dari pandemi ini, maka dari itu kita membantu mereka dengan memberikan sembako,” ujarnya. Dirinya berharap, kegiatan yang dilakukan oleh ibu-ibu pengajian Al Hidayah ini dapat diikuti oleh seluruh kelompok lainnya yang ada di Pesawaran, sehingga masyarakat kita yang tidak tersentuh bantuan sosial dari pemerintah dapat tersentuh juga. “Tentu bantuan dari pemerintah tidak bisa membackup semua masyarakatnya karena ada batas, namun kalau ada kelompok-kelompok yang peduli terhadap masyarakat tentu semua dapat merasakan,” ujar dia. “Kalau untuk bingkisannya mungkin tidak terlalu banyak, namun setidaknya dapat membantu meringankan beban dari masyarakat yang terkena dampak dari pandemi covid-19 yang hampir dua tahun terakhir melanda kita semua,” katanya. (Red)

Tri Rismaharini Berikan Penghargaan Pendamping PKH Pesawaran

Pesawaran (HO) – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, menerima penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismahrini selaku pilar Sosial yang telah berperan aktif terhadap penanganan covid-19. Amri Wibowo Pendamping PKH asal Pesawaran yang menerima penghargaan mengatakan, selaku pilar-pilar sosial dirinya bertugas mengedukasi masyarakat khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan upaya pencegahan dan melakukan pendampingan bantuan sosial, penanganan serta melakukan berbagai aktivitas kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 saat ini. “Tentu dengan penghargaan dari Kemensos ini, menjadi motivasi tersendiri bagi saya pribadi untuk bekerja lebih baik lagi, dalam menurunkan angka kemiskinan yang ada kemudian ikut serta dalam mengedukasi masyarakat tentang virus corona sehingga dapat menekan penyebaran covid-19,” ujarnya. Jumat (20/8/2021). Dirinya mengatakan, di tengah pandemi saat ini pihaknya membantu para KPM terkait dengan kewirausahaan dan pengelola keuangan, sehingga mereka mampu bertahan di tengah pandemi. “Kita dalam PKH ini ada yang namanya Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2), disini kita memberikan motivasi kepada para penerima agar memiliki usaha, keterampilan dan kemauan yang kuat sehingga mereka dapat lepas dari bantuan ini, serta mereka dapat tetap dapat berwirausaha di tengah pandemi,” ujar dia. “Cangkupan PKH saat ini cukup luas ya, bukan hanya tentang wirausaha saja maupun pengelolaan keuangan, tapi juga memberikan pemahaman norma-norma kehidupan kepada para KPM, seperti berbicara lembut terhadap anak, memperlakukan orang yang sudah tua, kemudian untuk saudara-saudara kita yang disabilitas juga kita berikan pelajaran untuk menguatkan hatinya,” ujarnya. Ia berharap, dengan adanya penghargaan yang diberikan kepada dirinya selaku Pendamping PKH dapat memotivasi para pendamping PKH lainnya yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk mengecilkan angka kemiskinan. “Saya ucapkan terimakasih kepada koordinator kabupaten, koordinator wilayah serta operator dan Dinas Sosial Pesawaran kemudian seluruh SDM PKH, karena saya tidak mungkin bisa menerima penghargaan ini kalau tidak ada kerja sama yang baik dari seluruh unsur, semoga hal ini bisa menginspirasi pendamping yang lain agar dapat memberikan kinerja yang baik, sehingga tujuan adanya program bantuan ini untuk menghilangkan kemiskinan dapat terwujud,” katanya. Diketahui pemberian penghargaan ini dilakukan secara Daring pada 18 Agustus 2021 lalu, karena adanya pembatasan tamu undangan serta penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19, Amri Wibowo merupakan satu dari 271 pendamping PKH seluruh Indonesia dan Provinsi Lampung terdapat 13 pendamping yang menerima penghargaan. (Red)

Sah, RPJMD Kabupaten Pesawaran Disetujui, Bupati : Terima Kasih DPRD

Pesawaran (HO) – Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026 untuk menjadi Peraturan Daerah akhirnya disetujui dan ditandatangi setelah diparipurnakan dewan setempat, Rabu (18/8/2021). “Pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kabupaten Pesawaran yang telah mengagendakan sidang paripurna pada hari ini. Momentum ini harus dijadikan pedoman bersama untuk membangun Kabupaten Pesawaran yang kita cintai,” kata Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. Dia juga menyampaikan penghargaan dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran yang telah bekerja keras tanpa mengenal lelah dan tanpa mengenal waktu membahas rancangan peraturan daerah tentang RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026. “Berbagai dinamika dalam proses pembahasan telah dilalui dengan semangat demokrasi, sinergi dan menjunjung nilai-nilai kebersamaan, sehingga substansi Dokumen RPJMD yang kami ajukan telah mengalami penajaman dan penyempurnaan atas masukan dan saran yang diberikan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pesawaran,” ujarnya. “Untuk itu, kami sangat mengapresiasi kepedulian dan dukungan yang diberikan oleh Anggota Dewan yang terhormat selama pembahasan terutama dalam rangka perumusan arah kebijakan dan program jangka menengah daerah, indikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaan,” lanjutnya. Kemudian, Bupati Dendi Ramadhona juga mengucapkan terima kasih atas dukungan segenap komponen masyarakat Kabupaten Pesawaran, baik perhatian secara langsung maupun pengertian untuk memaklumi dinamika dalam proses penyusunan dan pembahasan Ranperda RPJMD Kabupaten Pesawaran. “Kami juga telah berupaya menerima sumbang saran dan pemikiran secara langsung dan tidak langsung dari berbagai komponen masyarakat sesuai arahan umum program prioritas daerah,” ujar dia. “Pada kesempatan ini perlu kami sampaikan bahwa tahapan selanjutnya setelah disetujui bersama, Rancangan Peraturan Daerah ini disampaikan ke Pemerintah Provinsi untuk dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” katnya. Dengan ditetapkan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026, Bupati Pesawaran instruksikan kepada seluruh Perangkat Daerah untuk: Pertama, melakukan penuntasan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra-PD) sesuai urusan dan kewenangan masing-masing dengan berpedoman kepada RPJMD Kabupaten Pesawaran tahun 2021-2026. Kedua, melakukan koordinasi lintas sektor dengan unit/instansi yang akan bergabung menjadi OPD baru guna sinkronisasi dan penajaman program dan kegiatan. Ketiga, Kepala BAPPEDA dan BAGIAN HUKUM diminta segera menyampaikan Peraturan Daerah tentang RPJMD ini kepada Gubernur Lampung untuk dievaluasi selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak ditetapkan hari ini, dan melakukan komunikasi guna mendapatkan Jadwal Evaluasi dan segera melakukan perbaikan atau penyempurnaan terhadap hasil Evaluasi Gubernur. Ke-empat, Bupati Pesawaran mengajak pimpinan dan anggota DPRD beserta seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan pembangunan yang kita laksanakan, kawal dan evaluasi demi memberikan yang terbaik dalam mewujudkan Pesawaran lebih maju dan sejahtera dengan masyarakat yang produktif. “Perkenankan kami sekali lagi menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh Anggota Dewan yang terhormat, yang telah memberikan perhatian sungguh-sungguh. Mudah-mudahan kerja keras yang kita lakukan akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran yang kita cintai ini, dan kita berdo’a, semoga Allah Subkhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan rahmat, berkah dan ridho-Nya bagi kita semua,” tutupnya. (Red)

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona: Momentum HUT RI, Generasi Muda Tingkatkan Nasionalisme

Pesawaran (HO) – Momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia, Generasi muda harus selalu meningkatkan rasa nasionalisme dengan terus berkarya dan berkreasi di tengah persaingan era industri digital. Demikian disampaikan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona usai menghadiri upacara dan penyampaian amanat Presiden Joko Widodo secara virtual di aula pemkab setempat, Selasa (17/8/2021). “Terlebih, era industri 4.0 menuntut seluruh generasi muda untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan untuk dapat bersaing di masa serba digital,” pesan Dendi. Tak hanya kreativitas, pemuda generasi milenial juga harus bijak dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung produktifitas yang bernilai positif di bumi andan jejama. “Pemuda harus menumbuhkan jiwa nasionalisme dan rasa kebangsaan dengan memanfaatkan media sosial untuk kemaslahatan masyarakat, jangan menyebarkan berita bohong dan terus berkreasi melalui teknologi digital,” tuturnya. Senada, salah satu veteran perang, Sanusi (98), menyebut pemuda saat ini harus mengisi kemerdekaan dengan meningkatkan rasa cinta tanah air. “Pemuda saat ini tidak harus berperang melawan penjajah, tinggal menikmati kemerdekaan dengan cara memerangi kebodohan dan rasa malas,” ungkap relawan perang 1947 itu. Sanusi berpesan, pemuda untuk meneladani semangat pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan yang ditandai dengan proklamasi 17 Agustus 1945. “Jika NKRI ini sebagai sebuah rumah yang dihuni keberagaman, maka kami dulu sudah membangun, dan tanggungjawab pemuda saat ini untuk merawat dan menjaga agar rumah kita tetap utuh,” sebutnya. Diketahui, prosesi upacara pengibaran bendera dihadiri sejumlah pejabat forkopimda serta perwakilan tamu undangan terbatas. (Red)

Waka Bidang Pembelaan PWI Lampung : Wartawan Kuasai Dasar Jurnalistik

Pesawaran (HO) – Seorang jurnalis wajib memahami dan menguasai dasar-dasar jurnalistik (basics of journalisme) agar dapat menjalankan aktivitas jurnalistik dengan tepat. Jurnalis profesional tidak sekadar bisa menulis berita, tetapi juga memahami serta menaati aturan yang berlaku di dunia jurnalistik, terutama Kode Etik Jurnalistik. “Jika ada kritik dari masyarakat mengenai kinerja jurnalis, misalnya beritanya “ngawur” dari segi penulisan ataupun dari segi substansi, kemungkinan besar jurnalis tersebut belum memahami dan menguasai dasar-dasar jurnalistik. Maka dari itu, kali ini akan kita bahas bersama mengenai dasar-dasar jurnalistik,” Kata Wakil Ketua Bidang Pembelaan PWI Lampung, Juniardi, saat menjadi pembicara diacara Diklat Jurnalistik, KWRI Pesawaran, Senin (16/8/2021). Menurut Juniardi, definisi, makna , atau pengertian Jurnalistik dapat ditinjau dari tiga sudut pandang yaitu secara harfiah, konseptual atau teoretis, dan fraktis. “Secara harfiah, jurnalistik (journalistic) artinya kewartawanan atau kepenulisan. Kata dasarnya “jurnal” (journal), artinya laporan atau catatan, atau “jour” dalam bahasa Prancis yang berarti “hari” (day). Asal-muasal kata jurnalistik dari bahasa Yunani Kuno, “du jour” yang berarti hari, yakni kejadian hari ini yang diberitakan dalam lembaran tercetak,” kata mantan Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung ini. “Du Jour sendiri berasal dari sejarah pers dunia, mengacu pada media massa pertama di dunia yang dikenal dengan nama Acta Diurna,” lanjutnya, pada acara yang di buka Kadis Kominfo Pesawaran Razak. Kemudian, lanjut alumni magister hukum Unila ini, secara konseptual, jurnalistik dapat dipahami dari tiga sudut pandang, mulai dari proses, teknik, dan ilmu. Sebagai proses, kata dia, jurnalistik adalah “aktivitas” mencari, mengolah, menulis, dan menyebarluaskan informasi kepada publik melalui media massa. Aktivitas ini dilakukan oleh wartawan (jurnalis). Sebagai teknik, jurnalistik adalah “keahlian” (expertise) atau “keterampilan” (skill) menulis karya jurnalistik (berita, artikel, feature) termasuk keahlian dalam pengumpulan bahan penulisan seperti peliputan peristiwa (reportase) dan wawancara. Sebagai ilmu, jurnalistik adalah “bidang kajian” mengenai pembuatan dan penyebarluasan informasi (peristiwa, opini, pemikiran, ide) melalui media massa. “Jurnalistik termasuk ilmu terapan (applied science) yang dinamis dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dan dinamika masyarakat itu sendiri,” katanya. Sebagai ilmu, ujar Pimred Sinarlampung.co ini, jurnalistik termasuk dalam bidang kajian ilmu komunikasi, yakni ilmu yang mengkaji proses penyampaian pesan, gagasan, pemikiran, atau informasi kepada orang lain dengan maksud memberitahu, mempengaruhi, atau memberikan kejelasan. Terkait dasar-dasar jurnalistik, Juniardi menyatakan bahwa dasar-Dasar Jurnalistik adalah hal-hal mendasar tentang dunia jurnalistik yang meliputi tiga hal. Pertama wawasan (knowledge), yaitu dasar-dasar Jurnalistik dalam hal pengetahuan (knowledge) yang terpenting adalah pengetahuan tentang ilmu atau teori jurnalistik. “Kata kunci (keywords) dalam dasar-dasar jurnalistik antara lain pengertian jurnalistik, asal-usul kata jurnalistik, sejarah jurnalistik, produk jurnalistik (berita, artikel opini, featured, termasuk foto jurnalistik dan video jurnalistik), narasumber atau sumber berita, jenis-jenis berita, jenis-jenis feature, jenis-jenis artikel opini (editorial, pojok, karikatur), manajemen redaksi, struktur organisasi media, jenis-jenis media, angle berita, delik pers,” urainya. Kedua keahlian (Skill), yaitu dalam hal keterampilan (skills) yang terpenting adalah penulisan berita yang merupakan produk utama jurnalistik sekaligus karya utama wartawan (jurnalis), teknik pencarian berita atau teknik reportase (wawancara, riset data, observasi atau pengamatan langsung ke tempat kejadian), dan penggunaan bahasa jurnalistik (bahasa pers/bahasa media) dalam menulis berita. Ketiga adalah Etika (attititude). Dasar Jurnalistik dalam hal attitute (sikap) secara normatif diatur dalam UU No. 40/1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Pemberitaan Media Siber untuk Wartawan dan Media Online, serta etika jurnalistik secara umum sebagaimana tercantum di Elemen Jurnalisme. Kemudian, yang harus di pahami adalab produk utama jurnalistik adalah berita . Karena aktivitas atau proses jurnalistik utamanya menghasilkan berita, selain jenis tulisan lain seperti artikel dan feature. “Berita adalah laporan peristiwa yang baru terjadi atau kejadian aktual yang dilaporkan di media massa,” ujarnya. Kemudian ada tahap-tahapan pembuatan atau penulisan berita adalah hunting, yaitu mengumpulkan fakta dan data peristiwa yang bernilai berita –aktual, faktual, penting, dan menarik-dengan “mengisi” enam unsur berita 5W+1H. “What, Apa yang terjadi, Who, Siapa yang terlibat dalam kejadian itu, Where , di mana kejadiannya, When, kapan terjadinya, Why Kenapa hal itu terjadi, dan How, bagaimana proses kejadiannya,” katanya. Terakhir adalah kelayakan sebuah peristiwa diberitakan atau tidak, diukur dengan parameter Nilai Berita (News Values), yaitu aktual, faktual, penting, dan menarik. Fakta dan data yang sudah dihimpun dituliskan berdasarkan rumus 5W+1H dengan menggunakan Bahasa Jurnalistik spesifik, kalimatnya pendek-pendek, baku, dan sederhana; dan komunikatif yaitu jelas, langsung ke pokok masalah (straight to the point), mudah dipahami orang awam. Dan komposisi naskah berita dapat terdiri atas Head (Judul), Date Line (Baris Tanggal), yaitu nama tempat berangsungnya peristiwa atau tempat berita dibuat, plus nama media Anda. Kemudian lead (Teras) atau paragraf pertama yang berisi bagian paling penting atau hal yang paling menarik. “Dan Body (Isi) berupa uraian penjelasan dari yang sudah tertuang di Lead. Nah, itu tadi pembahasan singkat mengenai dasar-dasar jurnalistik bagi pemula,” katanya. (Red)

Sambut HUT RI Ke-76, Polres Pesawaran Berikan Pelayanan Vaksinasi Masyarakat

Pesawaran (HO) – Menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76, Polres Pesawaran dan Polsek Jajaran mendirikan Gerai Vaksin Merdeka. Gerai Vaksin Merdeka didirikan untuk memberikan pelayanan Vaksinasi Gratis terhadap masyarakat, guna membantu Pemerintah dalam menekan angka kasus Infeksi Covid-19 yang masih terus meningkat disejumlah wilayah di Indonesia dan membentuk Herd Immunity khususnya diwilayah hukum Polres Pesawaran Polda Lampung. Gerai Vaksin Merdeka dilaksanakan di Polres Pesawaran dan Empat (4) Polsek jajaran serta Gerai Vaksin Keliling dengan sasaran area Pedesaan padat penduduk yang jauh terjangkau. Kegiatan Gerai Vaksin Merdeka ini diselenggarakan pada hari Senin (16/08/21) Pukul 08.00 Wib. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.Ik, M.H mengungkapkan, animo masyarakat antusias mengikuti Vaksin dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan, masyarakat telah banyak yang sadar bahwa Vaksinasi tersebut sangat penting untuk membantu Herd Immunity. “Untuk pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Merdeka, selain dilaksanakan di Mapolres Pesawaran, hari ini juga kita laksanakan di beberapa Polsek seperti di Polsek Gedung Tataan, Kedondong, Tegineneng serta Polsek Padang Cermin,” ungkap Kapolres. Kapolres menjelaskan, tujuan diadakannya Gerai Vaksin Merdeka hari ini adalah untuk menyambut HUT RI Ke-76 Tahun 2021 dan mendukung Program Pemerintah yakni 2 juta Vaksin sehari. “Semakin banyak warga yang sudah divaksin, diharapkan semakin cepat terbentuknya Herd Immunity sehingga bisa menekan laju penyebaran Covid-19, yang mana kita ketahui bersama pandemi saat ini masih berlangsung,” jelas Kapolres. Dalam kegiatan Vaksinasi tersebut, Kapolres berharap masyarakat menyadari bahwa Covid-19 masih ada bahkan Kabupaten Pesawaran masuk Zona Merah penyebaran Covid-19. “Kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Pesawaran dan umumnya di Republik Indonesia agar secepatnya mengikuti Vaksin di gerai-gerai baik yang disediakan oleh Polri, TNI maupun Dinas Kesehatan,” tutupnya. (Red)

Bupati Pesawaran Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Secara Virtual

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Dan Wakil Bupati Marzuki. S, mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia secara virtual di Ruang Sidang DPRD Kabupaten setempat, Senin (16/8/2021). Kegiatan tersebut dilakukan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pesawaran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021yang berlangsung ditengah pandemi corona dengan dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan yang ada di Bumi Andan Jejama. Diantaranya adalah beberapa anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Perwakilan Polres Pesawaran, Kodim Lampung Selatan (TNI), Kejaksaan, Sekretaris Daerah Kesuma Dewangsa, Para Asisten, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala BAPPEDA, Kabag Hukum dan Kabag Pembangunan. Selama satu setengah tahun diterpa pandemi, telah terjadi penguatan yang signifikan dalam perilaku dan infrastruktur kesehatan Indonesia dan sekaligus penguatan kelembagaan nasional. “Kesadaran, partisipasi dan kegotongroyongan masyarakat menguat luar biasa. Kelembagaan pemerintahan lintas sektor dan lintas lembaga negara, serta antara pusat dan daerah sampai dengan desa, juga mengalami konsolidasi,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pidato Kenegaraan Dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPD di Gedung Parlemen, Senin (16/08/2021). Kapasitas sektor kesehatan meningkat pesat dan semakin mampu menghadapi ketidakpastian yang tinggi dalam pandemi. Dari sisi masyarakat, kesadaran terhadap kesehatan semakin tinggi. Kebiasaan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak telah menjadi kesadaran baru. Gaya hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, berolah raga, dan mengonsumsi makanan yang bernutrisi, terasa semakin membudaya. Hal ini merupakan modal besar untuk menuju masyarakat yang lebih sehat dan dalam pengembangan SDM yang berkualitas. Apalagi, saat ini kesadaran dan antusiasme masyarakat untuk divaksin semakin tinggi. “Pandemi telah mengajarkan bahwa kesehatan adalah agenda bersama. Pandemi telah menguatkan institusi sosial di masyarakat, dan semakin memperkuat modal sosial kita,” ujar dia. “Jika ingin sehat, warga yang lain juga harus sehat. Jika ada seseorang yang tertular Covid-19, maka hal ini akan membawa risiko bagi yang lainnya. Penyakit adalah masalah bersama, dan menjadi sehat adalah agenda bersama,” jelasnya. Kapasitas kelembagaan negara dalam merespons pandemi juga semakin terkonsolidasi dan bekerja semakin responsif. Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan mengerti bahwa pandemi harus ditangani dengan cepat. Usai kegiatan tersebut, Bupati Dendi Ramadhona melanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran dalam rangka Penandatangan Nota Kesepakatan KUPA dan PPASP APBD Tahun Anggaran 2021 antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten setempat. (Red)