Tingkatkan Loyalitas dan Jiwa Korsa, GP Ansor Pesawaran Gelar Pembaretan

Pesawaran (HO) – Guna meningkatkan loyalitas dan jiwa korsa para anggotanya dan juga persiapan Muktamar NU 34 di Lampung, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pesawaran mengadakan Kegiatan Pembaretan Banser Tahun 2021 yang dipusatkan di MI Nurul Hidayah Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, Sabtu-Minggu (20-21 November 2021). Kepala Satkorcab Banser Kabupaten Pesawaran, Azwan menyampaikan bahwa kegiatan Pembaretan Banser Tahun 2021 diikuti oleh 49 anggota Banser se-Kabupaten Pesawaran dengan tetap menggunakan protokol kesehatan. Tambahnya bahwa kegiatan Pembaretan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Diklatsar Banser, sehingga anggota Banser yang sudah dinyatakan lulus dalam Diklatsar diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan Pembaretan. “Pembaretan merupakan kegiatan yang harus diikuti oleh anggota banser yang telah dinyatakan lulus dalam Diklatsar. Tujuannya yaitu guna meningkatkan loyalitas dan jiwa korsa anggota banser baik secara fisik maupun mental, kegiatan pembaretan merupakan persiapan mengawal para ulama Nusantara dalam kegiatan Muktamar NU 34,” ujarnya. Sabtu (20/11/2021). Sementara itu, Jazuli,S.Pd.I selaku ketua PC GP Ansor Kabupaten Pesawaran dalam sambutannya juga mengatakan hal senada bahwa kegiatan Pembaretan Banser merupakan kegiatan pertama kali yang dilaksanakan oleh Satkorcab Banser Pesawaran dan harus diikuti oleh anggota Banser yang telah dinyatakan lulus dalam Diklatsar. “Saat ini GP Ansor Kabupaten Pesawaran melalui Satkorcab Banser sedang menyusun langkah dalam upaya meningkatkan loyalitas anggota-anggotanya, salah satunya adalah melalui kegiatan Pembaretan ini,” ucapnya. Lanjut Jazuli, Sementara materi-materi seluruhnya akan diberikan instruktur Wilayah Provinsi Lampung, seperti Pembekalan pembaretan, Uji Mental dan Fisik serta Doktrinisasi akidah Ahlussunah wal Jama’ah an Nahdliyah. “Untuk pengemblengan secara fisik, seluruh peserta Pembaretan akan melakukan long march yang rencananya 20 KM dimulai dari Gedung MI Nurul Hidayah Negeri Katon Pesawaran,” pungkasnya. (Red)

Terancam 20 Tahun Penjara, Dariyanto Mantan Kades Sukabanjar Didakwa Korupsi Rp487 Juta

Lampung (HO) – Daryanto mantan Kepala Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, disidangkan di Pengadilan Negeri Tipikor, lantaran diduga telah melakukan korupsi terhadap Dana Desa tahun anggaran 2020 sebesar Rp487 rupiah. Dariyanto disidangkan dalam gelaran sidang perdananya, yang dilaksanakan di PN Tipikor Tanjungkarang, pada Rabu pagi 17 November 2021 kemarin, dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa.
Daryanto mantan Kepala Desa Sukabanjar
“Bahwa dalam menggunakan dana APBDes Desa Sukabanjar tahun 2020, yang dikelola sendiri oleh Terdakwa dilakukan dengan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya dan Laporan Surat Pertanggungjawaban Desa Sukabanjar tahun 2020 dengan kondisi yang sebenarnya,” ucap Jaksa bacakan dakwaannya. Beberapa item yang diduga telah disalahgunakan penganggarannya diantaranya pada pembayaran honorarium atau insentif, anggaran belanja kegiatan yang tidak dilaksanakan, pembangunan rabat beton Dusun IV. Serta pada Anggaran Belanja Tidak terduga pada Penyaluran Bantuan Langsung Tunai, dan pajak PPn PPh serta Pajak Restoran dan Rumah Makan, dengan total keseluruhan kerugian negara sebesar Rp.487.460.810 (empat ratus delapan puluh tujuh juta empat ratus enam puluh ribu delapan ratus sepuluh rupiah). Oknum Kades Sukabanjar ini didakwa telah melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3, Juncto Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tipikor. Sebagaimana dirubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2001, tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama selama 20 tahun, dan denda paling banyak sebanyak Rp.1 miliar. (Red)

Ini Pemenang Pilkades Serentak Pesawaran, Hasil Quick Count Sementara Dari 37 Desa

Pesawaran (HO) – Pemilihan kepala desa (pilkades) secara serentak di Kabupaten Pesawaran yang berlangsung aman dan damai, hal tersebut bukti masyarakat telah dewasa dalam berpolitik ditingkat desa. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan bahwa berlangsungnya pilkades serentak di 37 desa di Kabupaten Pesawaran dapat berjalan dengan baik berkat partisipasi masyarakat yang aktif dalam menggelar pesta demokrasi didesanya. “Pilkades untuk pemungutan suaranya telah selesai dan alhamdulillah berjalan dengan aman dan tertib serta disiplin menerapkan protokol kesehatan, untuk sementara ini belum ada catatan dari kontestan yang melakukan pelanggaran ataupun membuat rusuh,” kata dia, Kamis (18/11/2021). Gelaran tersebut masih melalui tahap rekapitulasi suara pada masing-masing desa secara resmi yang nantinya akan diumumkan oleh panitia penyelenggara. Begitu juga disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Zuriadi, dipastikan tidak ada permasalahan yang terjadi sehari setelah pilkades pada 17 November 2021 kemarin. “Kalaupun ada permasalahan yang terjadi, kami meminta kepada seluruh panitia di tingkat desa agar menyelesaikannya secara langsung pada hari itu juga, sehingga kita tidak memberikan waktu untuk calon calon menggugat hasil Pilkades,” kata dia. “Namun alhamdulillah, sampai saat ini semuanya berjalan dengan baik dan aman, seluruh calon sudah menerima hasil yang telah dilaksanakan oleh para panitia di tingkat desa,” imbuhnya. Nantinya, penetapan kades terpilih sesuai dengan hasil pleno yang dilakukan oleh panitia tingkat desa yang akan diserahkan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan dari BPD akan diserahkan ke camat yang kemudian diserahkan ke Bupati dan DPMPD. “Jadi selesai pencoblosan kemarin langsung dilakukan penghitungan di setiap TPS, dan dari hasil penghitungan itu pihak panitia desa kemudian melakukan pleno serta menetapkan kades terpilih,” ucap dia. Ia menerangkan, perhitungan cepat yang pihaknya lakukan telah selesai dilakukan rekap dan terdapat 15 incumbent yang kalah dalam pilkades serentak 2021. Pilkades serentak 2021 tersebut diikuti 37 desa dengan calon sebanyak 137 orang, dari 37 desa yang mengadakan Pilkades terdapat 28 kades baru dan 9 kades incumbent. “Kalau dari 37 desa yang menggelar Pilkades, ada 24 calon incumbent yang maju kembali, namun hanya 9 incumbent saja yang berhasil unggul dalam perolehan suara sedangkan sisanya kalah,” terang dia. Berikut adalah hasil pemenang Quick Count Pilkades Serentak Kabupaten Pesawaran Tahun 2021: Kecamatan Way Lima 1. Pekondoh ~ Firlizanni (Incumbent) 2. Kuta Dalom ~ M. Dahlan 3. Gunung Rejo ~ M. Yusuf 4. Margodadi ~ Aminuddin Kecamatan Kedondong 5. Pasar Baru ~ Fitri Nur Huda Kecamatan Way Khilau 6. Kububatu ~ Siswanto 7. Tanjung Kerta ~ Jamak Udin 8. Mada Jaya ~ Abdul Gofur Kecamatan Gedong Tataan 9. Kutoarjo ~ Suprastiyo (incumbent) 10. Suka Banjar ~ Sunarto 11. Bogorejo ~ Hermansyah (incumbent) Kecamatan Padang Cermin 12. Tri Mulyo ~ Tasman (incumbent) 13. Banjaran ~ Mat Hamzah (incumbent) 14. Padang cermin ~ Dra. Purwanti 15. Hanau Brak ~ Ahmad Alamsyah 16. Gayau ~ Untung Hidayatno 17. Khepong Jaya ~ Juyani Kecamatan Teluk Pandan 18. Batu Menyan ~ Syahruji 19. Cilimus ~ Nurul Listiana 20. Munca ~ Deni Asrorni 21. Talang Mulya ~ Jahroni Kecamatan Marga Punduh 22. Kampung Baru ~ Al Kausar 23. Penyandingan ~ Uum Wahyudi 24. Kunyaian ~ Octa Resfita Safitri (incumbent) 25. Umbul Limus ~ Ismail Alfian (incumbent) 26. Pulau Pahawang ~ Ahmad Salim (Incumbent) Kecamatan Punduh Pedada 27. Pagar Jaya ~ Fauzi Chairul Anwar 28. Baturaja ~ Hardi Alam Praja Kecamatan Negeri Katon 29. Negeri Katon ~ Mat Nur 30. Pejambon ~ Edi Wartoyo (Incumbent) 31. Roworejo ~ Sugiman Kecamatan Tegineneng 32. Margo Mulyo ~ Darsono 33. Kresno Widodo ~ Hariyanto Kecamatan Way Ratai 34. Pesawaran Indah ~ Muharyanto 35. Bunut ~ Bayu Piska Mahendra 36. Bunut Sebrang ~ Misbahush Shurur 37. Gunung Rejo ~ Subagio. (Red)

Bupati Pesawaran, Kapolres Bersama Dandim Tinjau Pilkades Serentak

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meninjau sejumlah desa-desa yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada tahun 2021. Bupati mengatakan, Pemkab membentuk beberapa tim untuk melakukan pemantauan yang di sebar ke beberapa desa untuk menjamin pelaksana Pilkades berjalan dengan aman dan damai. “Ya hari ini saya bersama dengan pak Kapolres, kemudian Dandim meninjau desa-desa yang berada di daerah Pesisir, yang pertama kita memastikan protokol kesehatan (Prokes) berjalan dengan ketat di TPS, karena kita ketahui pelaksanaan tahun ini dilakukan di tengah pandemi covid-19,” ujarnya. Rabu (17/11/2021). Dirinya mengatakan, pemantauan di desa kepulauan menjadi salah satu titik fokus, karena menurutnya TPS yang berada di Pulau Pahawang berjarak berjauhan dan mobilisasinya juga menggunakan perahu. “Jadi kalau di Pulau Pahawang ini bukan rawan kamtibmasnya, tetapi faktor cuaca dan geografis juga menjadi kendala dalam pelaksanaan Pilkades, tetapi insyaallah mulai dari pendistribusian logistik Pilkades sampai dengan pelaksanaan hari ini berjalan dengan baik dan lancar semua,” ujar dia. Setelah melakukan tinjauan ke sejumlah TPS, lanjutnya, tingkat partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak suara cukup tinggi. “Rata-rata jam 10 sampai 11 itu, setiap TPS sudah mencapai 80-90% dari jumlah mata pilih di TPSnya, ini membuktikan kalau sosialisasi Pilkades berjalan dengan baik dan sampai kepada masyarakat,” kata dia. Pada kesempatan ini juga, Dendi mengimbau kepada para calon agar tetap legowo dengan hasil yang akan diterima nantinya. “Saya yakin setiap calon mempunyai visi dan misi yang sifatnya untuk membangun desa, kalau saya jujur kepinginnya semua menang, namun karena ini pemilihan tentu harus ada yang kalah. Tapi saya berpesan siapapun nanti yang menang jangan terlalu beruforia yang berlebihan agar tidak menimbulkan kekacauan, dan harus bisa merangkul calon yang kalah,” katanya. (Red)

Johny Corne: GOR Impian Masyarakat Pesawaran, Musium Tapis Ikon Lampung, Keduanya Tepat

“Saya luruskan, bahwa pinjaman PT SMI itu koridornya tidak bisa untuk membangun perkantoran,” Pesawaran (HO) – Rencana Pemerintah Kabupaten Pesawaran melakukan pinjaman dari PT Sarana Multi Insfrastruktur (SMI) (Persero ) untuk pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) dan Museum Tapis sudah melalui proses panjang dan penuh perhitungan. Hal tersebut diungkapkan mantan anggota DPRD yang saat ini sebagai salah satu personil Staf Khusus Kebijakan Daerah Kabupaten Pesawaran, Johny Corne. “Pertama saya luruskan, bahwa pinjaman PT SMI itu koridornya tidak bisa untuk membangun perkantoran, sehingga tidak relevan jika membandingkannya dengan pertanyaan kenapa harus GOR kenapa tidak kantor, itu karena memang pemkab tidak bisa memakai pinjaman untuk membangun kantor,” ungkapnya, Selasa (16/11) via sambungan telepon. Ditambahkan Johny, melihat kondisi perekonomian masyarakat yang dalam upaya pemulihannya sangat membutuhkan dukungan maksimal dari Pemerintah Daerah. Selain itu kata dia, melihat keunggulan wilayah, prestasi olah raga dan potensi pariwisata yg dimiliki, dinilai sangat tepat untuk sesegera mungkin membangun Museum Tapis dan Pusat Kegiatan Olah Raga di Kabupaten Pesawaran. “Sudah dengan pertimbangan matang kenapa GOR dan Museum Tapis, karena dua item itu dinilai pilihan yang paling mampu memiliki daya ungkit ekonomi pasca pandemi, karena kita tau Pesawaran merupakan Kabupaten penyangga ibukota dan memiliki keunggulan dibidang pariwisata,” kata dia. “Jadi ya dipilihlah infrastruktur yang dapat memancing pengunjung datang, museum tapis sudah barang tentu menjadi tempat wisata, apalagi kita tau tapis merupakan ikon Lampung,” timpalnya. Sedangkan GOR menurut Johny merupakan impian dari warga masyarakat Kabupaten Pesawaran sejak lama, karena Pesawaran memiliki potensi atlet olahraga yang sangat baik. “Selain itu dengan berdirinya infrastruktur tersebut dapat menumbuhkan UMKM lebih cepat, baik Museum maupun GOR berkaitan karena di dua titik itu akan meningkatkan kunjungan orang dan menciptakan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya. “Jadi efek yang dihasilkan dari infrastruktur tersebut akan lebih besar dibanding bunga yang dihasilkan dari pinjaman Pemkab ke PT SMI itu,” pungkasnya. Ditegaskan Johny, kebijakan tersebut sudah disahkan di DPRD Kabupaten Pesawaran karena memang pembangunan tersebut dengan pertimbangan matang dan memiliki konsep untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Red)

Pilkades 164 TPS, Polres Pesawaran Turunkan 340 personel

Pesawaran (HO) – Kepolisian Resort Pesawaran Polda Lampung, menurunkan ratusan personel pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021 guna mengamankan TPS yang tersebar di sejumlah lokasi yang ada di Kabupaten Pesawaran. Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, pihaknya menurunkan personel yang akan bertugas untuk mengamankan TPS terhitung mulai dari tanggal 16 hingga 18 November 2021 mendatang. “Untuk total personel yang akan mengamankan Pilkades serentak tahun 2021 di Kabupaten Pesawaran yaitu sebanyak 340 personel,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (16/11/2021). Adapun rincian dari 340 personel yang bertugas mengamankan TPS Pilkades di Kabupaten Pesawaran tersebut diantaranya 247 personel dari Polres setempat, 31 personel dari Brimob Polda Lampung, dan 62 personel dari Direktorat Samapta. AKBP Vero menambahkan, penempatan personel untuk pengamanan di titik-titik lokasi pada Pilkades serentak ini sudah sesuai berdasarkan tingkat kerawanan masing-masing TPS. “Jadi dari gabungan personel tersebut akan mengamankan 164 TPS yang tersebar di wilayah Kabupaten Pesawaran pada proses pemungutan suara 17 November besok dan penempatan juga sudah sesuai dengan potensi-potensi yang rawan terjadi,”ujarnya. Kapolres berharap, dalam pengamanan pelaksanaan Pilkades serentak ini, para personel dapat melaksanakan tugas secara optimal dan humanis. “Saya minta kepada personel yang bertugas agar dapat merangkuk dan bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat untuk bersama menyukseskan pelaksanaan Pilkades tahun ini,” ungkapnya. “Dan semoga Pilkades serentak 2021 di Kabupaten Pesawaran dapat berjalan dengan damai, aman dan kondusif, mengingat pelaksanaan masih di tengah pandemi, tetap jaga protokol kesehatan sehingga tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19,” tutupnya. (Red)

Samapta Rutin Semester II Yonif 9 Mar/Beruang Hitam untuk Tingkatkan Pembinaan Fisik Prajurit

Lampung (HO) – Seluruh Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam melaksanakan Kesegaran Jasmani (Garjas) Samapta Rutin Semester II Tahun 2021 di Lapangan Garjas Beruang Hitam Batu Menyan Pesawaran Lampung. Selasa (16/11/2021). Kegiatan tes Kesegaran Jasmani Prajurit di pimpin Pasipers Yonif 9 Mar Lettu Mar Darwin dengan didukung Tim Garjas dan Ton Kesehatan Yonif 9 Mar/Beruang Hitam. Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., dalam pengarahannya kepada Prajurit sebelum pelaksanaan Garjas menyampaikan bahwa kegiatan tes Kesegaran Jasmani (Garjas) rutin Prajurit dalam hal ini wajib dilaksanakan untuk menjaga kebugaran fisik dan Garjas/Samapta Rutin Semester II Tahun 2021. “Tes Kesegaran Jasmani Prajurit meliputi samapta Batere “A” berupa lari 12 menit, dilanjutkan Samapta Batere “B” terdiri dari Pull Ups, Shit Ups , Push Ups dan Shuttle Runs,” sebutnya. Dia menjelaskan, kegiatan tes Kesamaptaan Jasmani para Prajurit yang dimaksudkan di sini, adalah untuk mengetahui seberapa jauh kebugaran fisik para Prajurit guna mendukung kinerja di Satuan maupun dalam Penugasan nantinya. “Tentunya hal ini menjadi perhatian Komandan Satuan khusunya di Jajaran Korps Marinir Brigif 4 Mar/BS dalam pola pembinaan fisik untuk kesiapan kesehatan Prajurit, sehingga diharapkan pelaksanaan kesamaptaan jasmani berjalan dengan aman, lancar dan selamat guna memberikan dorongan semangat akan pentingnya menjaga fisik setiap Prajurit,” katanya. “Agar tetap terjaga dengan baik dan sehat ditengah Pandemi Covid-19 saat ini. Kegiatan test Garjas ini tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti cuci tangan, handsanitizer, masker dan jaga jarak,” tambahnya. (Rls/Red).

Serentak 37 Pilkades Pesawaran Besok di Gelar, Dipastikan 100 Cakades Gigit Jari

Pesawaran (HO) – Serentak, sebanyak 37 desa yang ada di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung akan menggelar pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Rabu besok (17 November 2021-red), dan berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Pesawaran, pesta demokrasi enam tahunan itu bakal diikuti 137 calon kades (Cakades). Kepala DPMPD Pesawaran, Zuriadi, mengatakan berdasarkaj data, pilkades ini tidak ada cakades tunggal atau melawan kotak kosong pada 37 pilkades ini serta tidak ada juga cakades yang bersatus suami istri (Pasutri). “Jika mengacu pada jumlah desa dan calon, maka 37 cakades saja yang bakal terpilih untuk memimpin desanya selama enam tahun ke depan. Sisanya, 100 kades harus legowo menerima kekalahannya,” sebutnya, Senin (15/11/2021). Dia mengungkapkan, dari 137 cakades, 113 diantaranya harus melawan 24 incumbent. Dari data itu, setidaknya 13 desa dipastikan bakal dipimpin wajah baru. Jelang pemungutan suara besok, DPMPD telah memastikan persiapan telah mencapai 100 persen. Selain itu katanya, DPMPD juga terus memantau pergerakan cakades di lapangan di masa tenang. “Tahapan telah memasuki masa tenang. Kami sudah berkoordinasi dengan panitia tingkat desa dan kecamatan agar selalu mengawasi pergerakan para calon untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, hal ini agar pelaksanaan Pilkades tetap berjalan dengan aman, nyaman dan damai,” katanya. Pihaknya mengimbau seluruh cakades mengikuti segala aturan yang telah ditetapkan, terlebih di masa tenang. “Seluruh cakades harus menghentikan segala kegiatan yang masuk dalam kategori kampanye,” ujarnya. Pihaknya juga mengimbau kemudian Pilkades tahun ini yang digelar di tengah pandemi para calon harus mengedepankan prokes. Soal pengamanan, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Polri dan TNI yang akan menurunkan anggota untuk pengamanan pelaksanaan Pilkades, dibantu dengan Satpol PP dari pemerintah kabupaten dan juga Linmas yang disiapkan panitia Pilkades ditingkat desa. “Kalau untuk skema pengamanannya sudah kita bahas semua saat simulasi pengambilan suara di Polres Pesawaran beberapa waktu lalu, namun kalau untuk jumlah anggota yang diturunkan saya belum tahu,” pungkasnya. (Red)

Desa Paya Kembali Gelar Vaksinasi Merk Astrazeneca  Sebanyak 150 Dosis

Pesawaran (HO) –  Desa Paya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, kembali melakukan kegiatan vaksinasi covid-19, dengan Merk Astrazeneca  Sebanyak 150 Dosis, di Gedung Sekolah Dasar desa setempat, Selasa (16/11/2021). Kepala Desa Paya Zainulloh mengatakan Untuk percepatan pemulihan ekonomi serta kegiatan masyarakat yang terpuruk karena pandemi covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun, maka setelah ditemukannya vaksin untuk covid-19 dan sudah siap untuk diberikan kepada masyarakat se Indonesia. Secara bertahap pemerintah memulai kegiatan pemberian vaksin covid-19. “Alhamdulilah masyarakat sangat antusias melaksanakan Vaksin, dan vaksin yang kita siapkan insya allah 150 dosis ful teralisasi, dan warga secara bergiliran mengunakan nomor antrian, saya berharap semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat warga Desa Paya  dapat mencegah dah memutus penularan virus covid 19,” jelasnya. Dirinya sangat berterimakasih kepada Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran Serta Dinas Kesehatan yang mana telah memberikan vaksin di Desa Paya. “Masyarakat sangat sadar pentingnya vaksin ini karna masyarkat saya yang lansia juga sering berpergian keluar kota jadi saya berharap kepada pemda Pesawaran serta Dinas Kesehatan, adakah solusi lain untuk masyarakat yang sudah lanjut usia tidak dapat di vaksin seperti apa arahannya, dan kalaupun ada vaksinnya saya selaku Kepala Desa Paya siap untuk merealisasikn, karena warga masyarakat saya sangat sadar dan mengerti betapa pentingnya vaksin ini,” tuturnya. “Saya juga mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19, Puskesmas Kecamatan Padang Cermin yang sedang melaksanakan di Dusun Damarejo Desa Paya,” tambahnya. Diketahui dalam pelaksanaan kegiatan petugas menggunakan APD sesuai dengan protokol kesehatan begitu juga dengan masyarakat tetap menetapkan prokes dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Dalam pantauan Media Handalonline.com juga terlihat hadir Perangkat Desa, Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Padang Cermin. (Indra Jaya)

Warga Banjar Negeri Antusias Bangun Masjid AT, Taqwa

Pesawaran (HO) –  Masyarakat Dusun Way Laga Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran sangat antusias melakukan Gotong Royong pembongkaran Masjid AT, Taqwa, Rabu (10/11/2021).

Hal ini di lakukan masyarakat desa setempat guna membangun masjid baru, yang insyallah lebih nyaman di gunakan untuk beribadah, juga untuk lebih menambah kesadaran masyarakat sekitar untuk melakukan solat berjamaah di masjid.

Ketua masjid AT Taqwa Fatzeril  Fatra mengatakan alhamdulillah pembongkaran kita lakukan bersama masyarakat yang ada di lingkungan dusun way laga,dan hasil nya berjalan dengan lancar tampa ada hambatan.

“Ini kami lakukan pembongkaran sesuai dengan permintaan masyarakat, dan sesuai hasil  musyawarah beberapa waktu lalu untuk melakukan membangun masjid yang baru,” katanya.

Dia menerangkan Untuk pembangunan masjid itu sendiri pendanaan dari bantuan salah satu syeh dari Arab Saudi melalui yayasan mutiara yang beralamat di Pringsewu dan di bantu masyarakat desa setempat.

“Alhamdulillah kami berterimakasih kepada keluarga besar Bapak Riko dan ibu mis Dahlia yang sudah mewakafkan tanah juga rumah untuk di bongkar dan di bangunkan masjid,semoga amal ibadah mereka diterima Allah SWT,” ujarnya.

Dia menambahkan panitia juga melakukan penggalangan dana guna pembangunan masjid untuk kaum muslimin dan muslimah yang ingin menyisihkan harta nya bisa langsung melalui Rekening Bank Lampung 400.03.01.08796.7 Wa +62 821-7953-5573.

“Jika ada para dermawan yang akan menyisihkan sedikit rezeki, bisa disalurkan melalui Rekening Bank Lampung 400.03.01.08796.7 Wa +62 821-7953-5573,” sebutnya.   (Red)