Sempat Lari Ketakutan, Akhirnya Polres Pesawaran Bekuk Terduga Pelaku Narkoba

Pesawaran (HO) – Kepolisian Resor Pesawaran bekuk dua pemuda terduga pelaku penyalahguna narkotika. Keduanya, RS (22) serta RP (24) ditangkap tak jauh dari rumahnya di Desa Bumiagung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo menyebut keduanya ditangkap atas laporan warga atas nama Eis Kumalasari.

“Eis merupakan pacar dari anggota TNI atas nama Serda Laksana. Sebelumnya Eis menghubungi Laksana untuk dijemput di lokasi penangkapan, setibanya di lokasi dua terduga pelaku tersebut lari ketakutan,” ungkap kapolres, Minggu (28/11/2021).

Tak butuh waku lama, Kepolisian Polsek Tegineneng akhirnya membekuk kedua terduga pelaku untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Keduanya ditangkap berikut barang bukti berupa 52 butir pil ekstasi serta paket sabu sebanyak 21 bungkus kecil siap edar, total didapatkan seberat 22,7 gram,” sebutnya.

Selain itu juga turut disita sejumlah barang antara lain: satu unit sepeda motor Yamaha Genio warna hitam tanpa nomor polisi, satu unit handphone merek oppo warna hitam, uang tunai senilai Rp340 ribu serta dua buah kotak bekas permen mentos.

Keduanya dijerat pasal 112 junkto pasal 114 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang kejahatan narkotika, dengan ancaman pidana minimal empat tahun maksimal 12 tahun kurungan penjara.

“Mari bersama jaga kamtibmas, sebab proaktif masyarakat jauhi narkotika dan jaga keluarga kita dari bahaya penyalahgunaan barang haram tersebut,” pesan kapolres.  (Red)

Wujudkan Desa Maju, Tangguh dan Mandiri, Kades Durian Skala Prioritas, Sarana dan Prasarana

Pesawaran (HO) – Dalam rangka membangun desa yang berkembang, maju tangguh dan mandiri, Kepala Desa Fauzi Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran terus memacu pembangunan sarana dan prasarana berskala prioritas dari berbagai sektor. Kamis (25/11/2021). Menurut salah satu masyarakat Desa Durian, di kepemimpinan Fauzi, dilakukan berbagai pembangunan pada semua sektor di pastikan akan menjadi sebuah desa percontohan skala Kecamatan Padang Cermin Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari Visi dan Misi Kepala Desa. “Itu sebagai penjabaran dari strategi, tindakan, dan tahapan dalam usaha mencapai tujuan pembangunan yang diinginkan untuk mewujudkan Desa Durian sebagai desa maju, mandiri dan terus berkembang,” ungkapnya. Dia juga mengatakan dengan polesan pembangunan hasil karya seorang Kepala Desa Inovatif dan Visioner, desa yang sebelumnya tidak menunjukkan pembangunan yang signifikan, bisa dipastikan akan mampu bersaing dan sejajar dengan desa maju di Kabupaten Pesawaran. “Desa Durian yang mana desa kami yang terletak di pesisir Pesawaran dan dari hasil karya seorang kepala desa serta mengajak musyawarah para tokoh agama adat, tokoh pemuda serta masyarakat untuk perkembangan sumber daya manusia, syukur alhamdulillah saat ini Desa Durian telah memiliki desa wisata dan itu sangat membantu masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan,” ujarnya. Dia melanjutkan, kepala desa juga dalam infrastruktur, telah membangun jalan, drainase dan banyak lain nya. Kemudian katanya, dalam meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa, kepala desa juga telah menggerakkan badan usaha milik desa (BUMDes) yang berjalan sehingga bisa membantu menambah fasilitas tempat wisata yang ada di desa. “Dan juga alhamdulillah pembagian untuk BLT-DD, benar-benar masyarakat sangat terbantu, karena kami lihat dalam penyalurannya memang tepat sasaran, saya mewakili masyarakat Desa Durian mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada bapak Fauzi,” pungkasnya. Sementara itu Kepala Desa Durian Fauzi mengatakan, membangun fasilitas desa merupakan mimpinya dan mimpi seluruh masyarakat Desa Durian. Membangun fasilitas umum di Desa merupakan bagian dari prioritas utama, karena amanah yang diberikan masyarakat untuk menjadikan Durian sebagai desa maju dan berkembang tidak akan di sia-siakan begitu saja. “Kepercayaan masyarakat kepada saya dan akan saya pergunakan dengan sebaik baik nya. tentunya ini merupakan upaya kami bersama untuk mewujudkan masyarakat Desa Durian agar sejahtera,” ujarnya. Karena lanjut Fauzi yang juga Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Padang Cermin ini, hal tersebut merupakan bentuk komitmen sebab masyarakat mempercayai nya dalam memimpin untuk membangun desa. “Dalam melaksanakan pembanguan tidak semudah membalikkan tangan, namun perlu komitmen bersama dari unsur pemerintah desa dan masyarakat dalam mensukseskan semua program agar berjalan dengan lancar, Insya allah pembangunan berbagai fasilitas di desa dapat terwujud sesuai harapan kita bersama,’’ katanya. Lebih lanjut, Fauzi mengungkapkan, melalui anggaran Dana Desa (DD) terus dipergunakan untuk membangun fasilitas umum berdasarkan skala prioritas. “Fasilitas yang berhasil di Realisasikan meskipun sempat kita anggarkan namun terkendala karena Covid-19 dan alhamdulillah di tahun 2021 bisa kita realisasikan di antara nya item DD untuk Desa Durian tahun 2021, sebesar pagu Rp.1.028.223.000 dan telah di alokasikan untuk beberapa kegiatan baik di bidang pemerintahan, pembangunan desa, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat,” terangnya. Selain itu sambung nya, untuk biaya penanggulangan bencana darurat mendesak desa, dalam penyertaan modal BUMDes untuk realisasi bidang pembangunan desa di antaranya, pembangunan balai masyarakat senilai 179.184.000, ini sebagai bentuk dukungan pemerintah desa akan kearipan lokal desa serta adat dan budaya. “Karena bangunan balai desa di usulkan oleh masyarakat adat Desa Durian sekaligus yang memberikan hibah tanah untuk mendirikan bangunan tersebut dan sudah ada di RPJM Desa Durian,” katanya. Kepala Desa Durian menyebutkan APBDes pada tahun 2020, karena ada nya pandemi Covid-19, ada beberapa bidang kegiatan baik pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan kegiatannya di alih kan untuk kegiatan penanggulangan bencana salah satu kegiatan BLT DD sebanyak 159 KPM tahun 2020. Kemudian pemberian masker untuk masyarakat serta untuk tahun 2021 kegiatan pembangunan balai masyarakat baru teralisasi dengan anggaran yang sama sesuai hasil musdes yang menyebutkan bahwa kegiatan yang di rubah tahun 2020. menjadi prioritas realisasi tahun 2021. “Selain itu kegiatan di tahun 2021 adalah pembangunan rabat beton Dusun Warna Sari, Rt 01 senilai Rp21 977 500, kemudian gorong-gorong ll unit di Dusun Pakuan senilai Rp20.413.000 kemudian Drainase di Dusun Tegal Arum senilai Rp39.831.000. Pembukaan jalan tani di Dusun Warna Sari senilai Rp13.300.000, kemudian di bidang kesehatan pemberian PMT untuk bayi dan ibu hamil senilai Rp17.700.000 pembelian alat fogging senilai Rp15.000.000,” ucapnya. Jadi Total semua bidang yang sudah terealisasi kegiatannya sampai saat ini untuk penggunaan Dana Desa sampai dengan 25-11-2021, sebesar Rp.400.981.300, Bidang pemerintahan.Rp,200.193.000 bidang pembinaan ke masyarakatan RP.116.440.000. bidang pemberdayaan masyarakat Rp.115.700.000, bidang penanggulangan bencana darurat dan keadaan mendesak 112.500.000, serta penyertaan modal Rp.25.000.000. “Kesuksesan pembangunan fasilitas umum di desa tidak terlepas dari kerjasama seluruh perangkat desa dan masyarakat, sehingga dapat terlaksana nya pembangunan seperti saat ini. Oleh karena nya saya atas nama Pemerintah Desa mengucapkan terima kasih kepada seluruh Aparat Desa dan Masyarakat yang turut memberikan dukungan nya,” katanya. “Baik sumbangsih nya berupa moril maupun materi, sehingga pembangunan yang diharapkan dapat terwujud dan dinikmati secara bersama-sama. Untuk itu mari kita pertahankan kekompakan dan kerjasama yang baik demi kemajuan Desa Durian mengingat kemajuan desa merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita semua,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Masyarakat Desa Sukabanjar Kembali Gelar Vaksin Merk Astrazeneca Dosis l Tahap 4

Pesawaran (HO) – Guna mendukung pemerintah sebagai upaya percepatan penanganan Covid–19, Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran menggandeng UPT Puskesmas Bernung melaksanakan giat vaksinasi di balai desa setempat, Kamis (25/11/2021). PJ Kepala Desa Suka Banjar Adhitya Desilima putra mengatakan pihaknya menggelar vaksinasi AstraZeneca dosis 1 tahap 4. “Hari ini kita ada kegiatan vaksin dosis satu Tahap empat merek Aztrazeneca, Alhamdulilah kegiatan vaksin ini berjalan lancar dan masyarakat yang datang pun hanya sekitar kurang lebih empat puluh lima orang karena masyarakat lain rata-rata sudah melakukan vaksinasi di tahap 1-3,” jelasnya disela acara vaksinasi. Adhitya Desilima putra mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang membantu kegiatan vaksinasi. “Mewakili masyarakat saya menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan UPT puskesemas Bernung yang sudah membantu kami menggelar vaksinasi,” kata dia. Dirinya berharap dengan adanya kembali bantuan vaksin warga masyarakat desa suka banjar terhindar dari dari penularan virus covid 19 kemudian bisa beraktivitas berpergian atau bekerja di luar kota karana sudah di vaksin. “Alhamdulillah kegiatan lancar dan dalam kegiatan ini tetap menerapkan APD sesuai dengan protokol kesehatan begitu juga dengan masyarakat tetap menetapakan prokes dengan menggunakan masker dan menjaga jarak,” lanjutnya. Pantuan Handalonline.com di lapangan, turut hadir Perangkat Desa suka banjar Babinkamtibmas Bripka Desril Hamid, Babinsa Sertu Rusdi Harif, Bidan Desa kemudian Nakes Dari Puskemas Bernung. (Indra jaya)

Tertib Lalulintas, Satlantas Polres Pesawaran Berikan Reward

Pesawaran (HO) – Operasi Zebra Krakatau 2021 Polres Pesawaran, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesawaran bagi-bagi Helm, Masker dan Paket Sembako secara gratis sebagai Reward kepada pengguna kendaraan roda 2 yang telah tertib berlalulintas dijalan raya dan taat Prokes, Rabu (24/11/21) Pukul 09.00 Wib. Bagi-bagi Helm, Masker dan Paket sembako secara gratis dilakukan di beberapa titik lokasi diwilayah Kabupaten Pesawaran yang diantaranya dilaksanakan disimpang Tugu Coklat Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran. Kasat Lantas Polres Pesawaran Iptu Amsar, S.Sos Mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S,Ik, M.H mengatakan, kegiatan pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2021, pihaknya menggelar operasi secara simpatik dengan cara membagikan Helm, Masker dan Paket Sembako kepada pengguna sepeda motor. “Sesuai dengan arahan pimpinan, pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2021 dilakukan secara Persuasif, Edukatif dan Humanis,” ujar Amsar. Pembagian Helm, Masker dan Paket Sembako secara gratis tersebut sebagai reward bagi pengendara yang telah tertib dalam berlalu lintas dijalan raya dan juga taat Prokes guna menghindari penyebaran Virus Covid-19 dan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Zebra Krakatau 2021. “Sebagai bentuk apresiasi terhadap para pengendara yang telah tertib berlalu lintas dan disiplin Prokes, kami memberikan hadiah sebagai penyemangat bagi pengendara, agar tumbuh kesadaran untuk mengenakan Masker guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” kata Amsar. Menurut Amsar, sejauh ini dalam pelaksanan Operasi Zebra Krakatau 2021, pihaknya memberikan pemahaman kepada pengguna jalan raya agar mematuhi peraturan lalu lintas. “Disamping memberikan Helm, Masker dan Paket sembako, kita edukasi juga tentang tertib berlalu lintas dan Prokes kepada masyarakat dan pengguna jalan raya,” ucap Amsar. Ia menuturkan, Helm yang dibagikan kepada pengguna sepeda motor adalah Helm yang berstandar SNI. “Sebagian sudah kita bagi-bagikan Helm di 3 lokasi berbeda, termasuk hari ini juga telah kita bagikan dengan jumlah 30 Helm berstandar SNI,” tambah Amsar. Selain memberikan reward, pihaknya juga memasang stiker himbauan “Patuhi Peraturan Lalu Lintas dan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan” pada setiap kendaraan baik roda 2 maupun 4 yang melintas. “Pemasangan sticker bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat agar disiplin terhadap Protokol Kesehatan dalam setiap aktifitasnya setiap hari, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19,” terang Amsar. Ops Zebra Krakatau 2021 Polres Pesawaran ini dilaksanakan selama 14 hari terhitung dari tanggal 15 November 2021 sampai 28 November 2021. “Tujuan dari Operasi Zebra Krakatau 2021 ini selain mendisiplikan masyarakat tentang aturan lalu lintas, juga untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutup Amsar. (Rls/Red)

Kepala SDN 1 Teluk Pandan Diduga Korupsi Dana BOS Ratusan Juta Rupiah

Pesawaran (HO) –  Kepala SDN 1 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Aspita, S.Pd, diduga di dalam penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 sebesar  Rp 389.700.000, diduga banyak terjadi penyimpangan dan manipulasi dalam laporan Pertanggung Jawaban (LPj) hingga ratusan juta rupiah.

Diketahui dalam penggunaan Dana BOS tahun 2020 untuk Triwulan 1 sebesar Rp. 115.290.000, dengan rincian untuk pengembangan perpustakaan, Rp. 2.890.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 8.331.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran, Rp. 9.012.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 16.735.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 2.250.000, langganan daya dan jasa Rp. 24.586.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 15.056.000, pembayaran honor Rp. 27.450.000.

Namun di dalam realisasi penggunaan Dana BOS di Triwulan pertama banyak dipertanyakan oleh dewan guru.

“Kemana Dana itu mas, kami yang di sekolah, jadi kami tahu apa-apa yang digunakan atau yang di realisasikan,kayaknya itu-itu aja,” ucap salah satu guru setempat yang namanya dirahasiakan.

Kemudian Dana BOS di Triwulan ke-II, sebesar Rp 153.720.000, yang seharusnya digunakan untuk penerimaan Peserta Didik baru Rp. 2.380.000, pengembangan perpustakaan Rp. 54.339.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 1.820.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 5.961.700, langganan daya dan jasa Rp. 14.839.300, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah, Rp. 24.380.000, penyediaan alat multi media pembelajaran Rp. 4.250.000, pembayaran honor Rp. 45.750.000.

Begitu juga untuk Dana BOS Triwulan ke III, sebesar Rp 120.690.000, yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 8.246.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 15.904.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 5.040.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 5.500.000, langganan daya dan jasa Rp. 34.683.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 14.717.000, pembayaran honor Rp. 36.600.000.

Beberapa guru lain mengatakan, pihak nya mempertanyakan beberapa item dalam penggunaan Dana BOS di tahun 2020, seperti kegiatan pembelajaran, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran, administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, langganan daya dan jasa, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah dan, pembayaran guru honor.

“Setahu saya dari triwulan pertama dan triwulan Ketiga dana itu cukup besar, ya mas,, kalau bicara kegiatan dan kegunaan nya, ngga ada sebesar itu, karena saya tahu sekolah ini,” tanya mereka.

Sementara itu Kepala SDN 1 Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Aspita, S.Pd, ketika dikonfirmasi terkait pengggunaan Dana BOS tahun 2020, terkesan menghindar dari pertanyaan media ini, kepala sekolah mengatakan bukan kapasitas media untuk mempertanyakan terkait penggunaan Dana sekolah.

“Itu bukan kapasitas media menanyakan jumlah murid dan anggaran dana BOS,” ujarnya kepada media Handalonline.com ketika dikonfirmasi, Rabu (24/11/2021).

Namun Aspita tetap menyebutkan jumlah murid hampir 400 murid  untuk kegiatan exstrakulikuler dari tahun 2020 sampai sekarang tidak ada kegiatan, saat di tanya jumlah tenaga pengajar dia mengatakan ada sebanyak 28 guru dan di antaranya tenaga pengajar Honorer berjumlah 18 guru.

Saat ditanyakan untuk anggaran kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran dikatakannya untuk tahun 2020 itu tidak ada, dan layanan digunakan untuk cat pagar.

“Kalau untuk pembelian alat multimedia saya belikan laptop satu unit dan proyektor dan speaker aktip, kemudian jumlah guru honorer ada 18 termasuk penjaga perpus dan operator, sedangkan gajinya bervariasi ada yang Rp700 ribu, Rp 600 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 400 ribu tergantung dia lama mengajar,” ucapnya.

Diketahui untuk Jumlah Guru dan Tenaga Pendidikan 26 Jumlah dan murid 393, sedangkan untuk status guru Honor di SDN 1 Teluk Pandan adalah:

1. Ardewi Septiyara, status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Guru Kelas SD/MI/SLB 2.Desi Liani Pendidikan Agama Islam status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 3.Eko Yulianto Setiawan Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota, mapel Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. 4.Irfan Ronaldi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 5.Lindawati Pendidikan Agama Islam status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 6.Nikmah Tuzuhro Guru Kelas SD/MI/SLB Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 7.Oktavia Lukitasari Bahasa Inggris Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 8.Oktavia Lukitasari  Muatan Lokal Potensi daerah Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 9.Rahayu Euis Shinta Laras Ati Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 10.Rosidah Pendidikan Agama Islam Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 11.Tri Wahyuningsih Guru Kelas SD/MI/SLB Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 12.Yahminem Muatan Lokal Bahasa Honor Daerah TK.II Kab/Kota 13.Yuni Puji Lestari Guru Kelas SD/MI/SLB Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota.  (Indra Jaya)

Asik, Rp1 juta, Bakal Diterima Ribuan Tenaga Kotrak Pesawaran, BSU BPJS Ketenagakerjaan

Pesawaran (HO) – Sebanyak 2.432 orang calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dalam hal ini tenaga kontrak yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta dari BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini diungkapkan oleh Sunyoto selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pesawaran, Rabu, (24/11/2021). “Ya kami terima surat dari BPJS Ketenagakerjaan pada tanggal 22 November 2021 ditujukan kepada Bupati (Pesawaran), kaitannya kita diminta menyampaikan nomor rekening calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Disini calon penerima BSU akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta, dan diminta untuk membuka rekening Bank Himbara yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN, karena pencairannya akan ditransfer melalui rekening,” ungkapnya. Menurutnya, calon penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan disini adalah para tenaga kontrak yang ada dilingkungan Pemkab Pesawaran. “Dari data yang kami peroleh dari BPJS Ketenagakerjaan setidaknya ada 2.432 orang calon penerima BSU yang diminta untuk menyampaikan verifikasi atau keabsahan dari calon penerima bahwa benar yang bersangkutan merupakan tenaga kontrak dilingkungan Pemkab Pesawaran,” ujar dia. “Walaupun secara by data mereka (BPJS Ketenagakerjaan) sudah punya. Sebab ini kan bukan yang pertama, waktu itu juga mereka pernah dapat tapi yang sekarang ini besarnya hanya Rp1 juta. Dan calon penerima BSU ini juga harus terhitung keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan sejak bulan Juni 2021 kebawah,” timpal dia. Maka dari itu, ia menghimbau kepada para tenaga kontrak dilingkungan Pemkab Pesawaran untuk segera menyelesaikan dokumen yang diminta oleh BPJS Ketenagakerjaan tersebut. “BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan waktu kepada calon penerima untuk menyelesaikan data yang diminta paling lambat tanggal 26 November 2021. Bagi calon penerima yang tidak menyelesaikan dokumen yang diminta kemungkinan tidak akan mendapatkan BSU tersebut,” imbaunya. Sementara itu, Riski selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pringsewu membenarkan jika pihaknya diminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengumpulkan rekening calon penerima BSU. “Ya, kami memang diminta untuk melengkapi rekening calon penerima BSU, kalau untuk penyalurannya itu dari Kementerian Ketenagakerjaan bukan kita, ya seperti yang sebelum-sebelumnya tidak jauh beda, tapi untuk jumlah bantuannya yang sekarang kalau tidak salah sebesar Rp1 juta. Nah untuk BSU ini kita masih dalam tahap pengumpulan rekening dulu sampai batas waktu yang ditentukan,” tutupnya. (Red)

DPRD Pesawaran Gelar Paripurna PAW, Rani Yunita Resmi Anggota DPRD

Pesawaran (HO) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran gelar rapat paripurna dengan agenda pengambilan sumpah janji peresmian pengangkatan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Pesawaran.

Ketua DPRD Pesawaran, Suprapto mengatakan pergantian antar waktu tersebut menyusul anggota legislatif setempat dari fraksi PDIP atas nama Sucipto yang meninggal beberapa waktu lalu.

“Berdasarkan surat keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/622/B.01/HK/2021 tanggal 15 November 2021, ditetapkan Rani Yunita sebagai pengganti antar waktu anggota DPRD Pesawaran sisa masa jabatan 2019 hingga 2024,” sebut Suprapto dalam rapat yang digelar di aula sidang DPRD setempat, Selasa (23-11-2021).

Suprapto berharap dengan diresmikannya anggota baru tersebut dapat menjadi wakil rakyat yang mengabdi kepada kepentingan masyarakat khususnya di wilayah setempat.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran Sucipto, dikabarkan meninggal dunia.

Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Suprapto menyebut, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandarlampung pada  pada Kamis malam, 1 Juni 2021.

“Sebelumnya almarhum memang menjalani perawatan di Rumah Sakit Urip Sumoharjo. Almarhum punya riwayat penyakit kelenjar getah bening sejak dua tahun lalu. Sepekan sebelumnya terapi kemo, setelah itu kondisinya drop dan gak tertolong lagi,” kata Suprapto pada Jumat (2-7-2021).

Menurut Suprapto, almarhum merupakan sosok yang dekat dengan masyarakat dan kerap memberikan perhatian kepada persoalan sosial di daerah pemilihan (Dapil) I wilayah Kecamatan Tegineneng. (Red)

Tingkatkan Pengetahuan Sebanyak 300 Peserta Ikuti Seminar Permuseuman

Pesawaran (HO) – Guna meningkatkan pengetahuan mahasiswa terhadap sejarah ketransmigrasian, UPTD Museum Ketransmigrasian Provinsi Lampung menggelar Seminar Permuseuman yang diikuti hingga 300 peserta. Kepala UPTD Museum Ketransmigrasian Provinsi Lampung, Hana Kurniati mengatakan, 300 peserta yang mengikuti seminar permuseuman meliputi tokoh adat Desa Bagelen, dosen sejarah dan mahasiswa jurusan sejarah. “Kita melaksanakan kegiatan ini selama tiga hari, artinya tidak semua peserta kita jadikan satu di hari yang sama, namun kita bagi 100 peserta perharinya, mulai dari hari ini 23 sampai 25 November lusa,” katanya saat diwawancarai, Selasa (23/11/2021). Ia menambahkan, tujuan dengan dilaksanakannya seminar permuseuman saat ini selain untuk meningkatkan pengetahuan namun menjadi wadah para peserta untuk memberikan sumbang saran serta pemikiran guna memajukan Museum Ketransmigrasian. “Ya dengan adanya sumbang saran pemikiran dari para peserta bisa menjadikan pedoman untuk kemajuan Museum iniini sendiri, mengingat Museum Ketransmigrasian merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia sehingga dengan ini dapat dikenal lebih luas,” jelasnya. Menurutnya, antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan seminar permuseuman sangat tinggi dengan memenuhi undangan yang telah diberikan. “Memang untuk seminar ini kita memberikan undangan ke beberapa universitas dan Alhamdulillah antusias mereka luar bisa ya, kemudian untuk Universitasnya yaitu ada dari Universitas Lampung, UBL, Muhamadiyah Metro serta dari STKIP PGRI Bandar Lampung,” katanya. Dia berharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan, sumbang saran, pemikiran serta ide-ide dalam kemajuan Museum Ketransmigrasian Lampung. “Saat ini kita masih dalam masa pandemi ya, jadi kita minta seluruh peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan dengan mencuci tangan dan memakai masker guna mencegah adanya kluster baru,” ungkapnya. Salah satu peserta Kian, dari Universitas Muhammadiyah Metro mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu momentum dalam mengenalkan sejarah kepada masyarakat khususnya mahasiswa. “Ya saya harap agenda seperti ini rutin dilaksanakan dengan cakupan yang lebih luas, karena mahasiswa kan termasuk garda terdepan memori kolektif apalagi yang datang dan diundang memang spesifik dalam sejarah sehingga dengan banyaknya kegiatan seperti ini dapat menambah wawasan dalam pengetahuan khususnya Ketransmigrasian,” jelasnya. “Saya juga berharap, museum dapat menambah koleksinya dan narasi-narasi sejarah yang ditayangkan lebih diperlengkap lagi dan jangan berhenti untuk melakukan riset sehingga Museum dapat menampilkan hal-hal yang baru dalam sejarah Ketransmigrasian,” tutupnya. (Red)

Kades Wates Way Ratai, Andes Irawan Terus Berkarya Demi Kemajuan Desa

Terima Kasih Bupati Pesawaran Bapak Dendi Ramadhona

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Wates Way Ratai Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran, Andes Irawan terus melakukan pembangunan di berbagai bidang, salah satu nya untuk infrastruktur terus dioptimalkan sehingga perubahan perwajahan desa semakin mengalami perubahan untuk kemajuan desanya.

Andes Irawan mengungkapkan terus melakukan perubahan, perlahan tapi pasti, desa ini mulai berbenah dengan geliat membangun sarana dan prasarana. Salah satunya dari jalan lingkungan, layanan kepada masyarakat, serta infrastuktur lainnya dan juga saat ini tengah mengerjakan beberapa fasilitas umum di desanya.

“Saya terus berupaya semaksimal mungkin, peran sebagai motivator, fasilitator, penggerak pembangunan yang didukung lembaga serta kepedulian masyarakatnya alhamdulilah untuk tahun 2021 yang belum selesai kia sudah merealisasikan Peningkatan jalan lingkungan dan pemukiman kemudian Program BLT desa terbanyak di kecamatan Way Ratai,” terangnya kepada Media Handalonline.com, Senin (22/11/2021).

Selain itu katanya, pihak nya terus melakukan pelayanan kepada masyarakat, baik pelayanan kesehatan, peningkatan sarana umum masyarakat membuat taman desa dan Lapangan desa kemudian menggerakan program keagamaan dengan Khotmil Qur an di kecamatan Way Ratai.

“Saya memang baru satu periode namun saya di pilih dari masyarakat dan saya asli kelahiran di Desa Wates Way Ratai, saya akan selalu ada di tengah-tengah masyarakat serta akan membangun desa kami ini menjadi desa makmur sejahtera dan mandiri,” tuturnya.

Di setiap pembangunan desa, pihaknya selalu bermusyawarah dan berkoordinasi dengan masyarakat untuk memberikan ide saran maupun masukan dengan tujuan untuk membangun desa agar menjadi makmur.

“Semua pembangunan desa tak lepas dari dukungan lembaga desa serta seluruh elemen masyarakat, kemudian pemerintahan desa dengan tim pengelola kegiatan dalam pengalokasian dana bantuan pemerintah dari berbagi sumber anggaran seperti pengalokasian Dana Desa, Dana Pusat, dana bantuan kabupaten, dan Alokasi Dana Desa,” sebutnya.

Yang mana lanjut Kades Andes, pengalokasian dana tersebut untuk pengerjaan-pengerjaan berbagi sarana dan prasarana infrastuktur seperti pengerjaan pavingisasi jalan lingkungan, drainase, pipanisasi, rehab balai dusun dan infrastuktur lainnya.

“Kebersamaan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja keras, dan berusaha menjabarkan program pembangunan demi kemajuan desa yang dicita-citakan, pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan,” ujarnya.

“Kami selaku aparatur desa merasa belum cukup puas dengan apa yang dilakukan selama menjabat selaku kades. Pasalnya, masih banyak target yang harus terus dicapai dalam hal membangun desa ke arah lebih maju,” timpalnya.

Oleh karena itu, sambung Andes Irawan, pihaknya terus berusaha mengoptimalkan tenaga dan pikiran guna pembangunan desa. Obsesi dapat mengoptimalkan sarana dan prasarana umum dan mengoptimalkan potensi SDM masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah, dan terus berkarya demi kemajuan desa.

“Atas nama Pemerintahan Desa Wates Way Ratai kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona, semoga sehat selalu dan semakin sukses saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih yang mana telah memperhatikan desa kami  kemudian kepada pemerintah pusat yang telah menurunkan bantuan dana untuk pembangunan desa kami,” pungkasnya.    (Indra Jaya)

Bupati Pesawaran Apresiasi Legislatif Eksekutif, Bangun Bumi Andan Jejama Tetap 9 Ranperda

Pesawaran (HO) – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran dalam rangka penetapan program pembentukan peraturan daerah (propemperda) Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2022 digelar di Gedung dewan setempat, Senin (22/11/2021). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Suprapto, Wakil Ketua I-Paisaludin, Wakil Ketua II-M. Yasser Syamsuria Ryacudu dan Wakil Ketua III- Zulkarnain, Plt Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Syukur, seluruh anggota DPRD Kabupaten Pesawaran yang ikut dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pesawaran, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo yang diwakili Wakapolres Kompol Hendra Gunawan, Dandim Lampung Selatan yang diwakilkan, Kejari dan sejumlah Asisten di Pemerintahan Kabupaten Pesawaran. Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilangsungkan inisiasi dari eksekutif dan legislatif dalam rangka membangun Bumi Andan Jejama kedepan. “Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menetapkan sembilan rencana peraturan daerah (ranperda), sehingga kedepan dapat berjalan dengan baik,” kata dia. Ia juga meminta kepada OPD untuk dapat memedomani ranperda yang telah ditetapkan dalam menyelenggarakan kegiatan di masing-masing OPDnya. “Sembilan ranperda telah ditetapkan, saya minta semua OPD dapat memedomaninya dan semoga kedepan ranperda tersebut bermanfaat,” ujar dia. Dikesempatan tersebut, Dendi juga meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran dan seluruh anggota dewan untuk dapat memberikan pemahaman kepada konstituen untuk mendapatkan vaksin baik tahap 1 dan 2. “Allhamdulillah, di Kabupaten Pesawaran tinggal satu kecamatan yang zona kuning dan lainnya telah memasuki zona hijau. Penyerapan vaksinasi juga telah lebih dari 65 persen, mengingat banyak yang divaksin diluar daerah. Semoga Desember 2021 nanti kita bisa mencapai 75 persen penyerapan vaksinasi yang dimaksud,” kata dia. Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Suprapto mengatakan bahwa sidang paripurna telah memenuhi syarat tingkat kehadiran anggota dewan. “Kegiatan ini sangat penting untuk proses kemajuan pembangunan Kabupaten Pesawaran kedepan, karenanya telah diikuti oleh seluruh pihak terkait dan hampir semua anggota dewan yang ada semoga bermanfaat,” kata dia. Untuk diketahui, berdasarkan Surat Keputusan DPRD Kabupaten Pesawaran Nomor : / DPRD-P / 2021 tanggal 22 November 2021 tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2022; bahwa PROGRAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH (PROPEMPERDA) KABUPATEN PESAWARAN TAHUN ANGGARAN 2022 yang dimaksud adalah: 1. Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2021. 2. Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Kebudayaan. 3. Rancangan Peraturan Daerah tentang Perizinan Berusaha di Daerah. 4. Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2022. 5. Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2023. 6. Rancangan Peraturan Daerah tentang Perizinan Berbasis Resiko ( Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko). 7. Rancangan Peraturan Daerah tentang Perlindungan Koperasi & UMKM. 8. Rancangan Peraturan Daerah tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan). 9. Rancangan Peraturan Daerah tentang Pedoman Penyelenggaraan Badan Layanan Umum Daerah. (Red)