Dilakukan Tindakan Medis, Saat Ini Wakil Bupati Membaik

Pesawaran (HO) – Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran, Kolonel (Purn) S Marzuki dikabarkan telah siuman dan membaik setelah dilakukan tindakan medis selama 4jam oleh pihak dokter Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pada hari Senin (6/12) Wabup mengalami drop dan dilarikan ke RS Urip Sumoharjo guna dilakukan tindakan medis. “Ya, Alhamdulillah setelah dilakukan tindakan medis keadaan beliau (Wabup) sudah membaik,” kata dia, Kamis (9/12/2021). “Ya kita doakan saja supaya Wabup kita segera pulih dan bisa beraktivitas seperti biasanya,” tambahnya. Dirinya mengatakan, kabar yang ia dengar bahwa Wabup mengalami penyakit semacam penyumbatan. “Memang sampai saat ini beliau belum bisa di jenguk karena beliau masih di ruangan ICU,” jelasnya. “Tapi hasil dari koordinasi saya dengan keluarga semalam, ibu Marzuki mengatakan Alhamdulillah bapak sudah siuman dan operasi nya berhasil,” pungkasnya. (Red)

Dinas Pariwisata Pesawaran Gandeng Desa Terapkan Prokes Lokasi Wisata

Pesawaran (HO) – Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran, akan melibatkan pemerintah desa dalam memastikan protokol kesehatan (Prokes) berjalan ketat di lokasi tempat wisata pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa mengatakan, bagi desa-desa yang memiliki destinasi wisata agar dapat berperan aktif untuk memastikan prokes berjalan secara baik dan juga sarana prasarana pendukung prokes dapat terpenuhi di lokasi wisata. “Kemudian di tempat wisata pantai, yang bertanggung jawab adalah para pengelola tempat wisata tersebut, mereka harus memiliki satgas sendiri yang mengontrol prokes, kemudian juga kita mewajibkan untuk membatasi pengunjung sampai 75% saat Nataru,” ujarnya. Kamis (9/12/2021). Selain itu lanjutnya, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Pesawaran, untuk melakukan pengawasan di tempat wisata, hal ini bertujuan agar tidak adanya penumpukan pengunjung di satu lokasi tempat wisata saat Nataru. “Tentu kita butuh kerja sama dari semua kalangan dan stake holder terkait, agar bersama-sama melakukan pengawasan di tempat wisata, jangan sampai adanya lonjakan kasus terjadi seusai Nataru,” ujar dia. Pada kesempatan ini juga, Ketut mengimbau kepada masyarakat, agar selalu menaati protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah ataupun berada di lokasi tempat wisata, mengingat sampai saat ini penyebaran virus covid-19 masih ada. “Kalau perlu saat Nataru lebih baik di rumah saja, menghabiskan waktu bersama keluarga dan juga meminimalisir terjadinya penyebaran corona. Karena meskipun saat ini kasus terkonfirmasi sudah menurun, alangkah baiknya kita menjaga diri dan keluarga kita dengan berada di rumah saat Nataru,” katanya. (Red)

Ketua Ranting C Cabang 7 Jalasenastri PG Kormar Lampung Kunker ke Griya Deandra Batik

Lampung (HO) – Ketua Ranting C Cabang 7 Jalasenastri PG Kormar Lampung, Ana Bondan Wahyu Adi beserta Pengurus dan didampingi palakhar Ranting melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Griya Deandra Batik Lampung, Jalan Garuda No.3 Pinang Jaya Kota Bandar Lampung, Rabu (8/12/2021). Ketua Ranting C Cabang 7 Jalasenastri PG Kormar Lampung, Ana Bondan Wahyu Adi mengatakan kunjungan kerja ke Griya Deandra Batik Tulis Lampung ini merupakan salah satu agenda rutin dalam kegiatan di Ranting C. “Kegiatan tersebut sekaligus untuk mengenal lebih dekat tentang proses pembuatan batik dalam upaya mencintai budaya batik dan ikut melestarikan batik yang sudah diakui sebagai warisan budaya bangsa Indonesia,” terangnya. Setibanya di Griya Deandra Batik, rombongan disambut oleh Netty istri dari Bapak Andra selaku pemilik usaha tersebut. Dalam kesempatan tersebut, rombongan dikenalkan dengan beberapa produk “Deandra Batik” yang penuh dengan karya menakjubkan para seniman batik khas Lampung. Pemilik usaha Netty istri dari Bapak Andra menjelaskan untuk di ketahui para seniman ini adalah dari anak anak putus sekolah yang kurang mampu untuk melanjutkan jenjang sekolahnya. “Sehingga dikumpulkan dan diberikan edukasi serta dilakukan pembinaan sehingga memiliki kemampuan berkarya,” Netty. Pengurus Ranting C Jalasenastri beserta rombongan juga diajak ke galeri pameran batik, kedai batik serta work shop belajar membatik (Nyanting) dan mewarnai kain batik siger yang merupakan icon Provinsi Lampung. Acara tersebut di akhiri dengan pemberian plakat dari Jalasenastri Ranting C Cabang 7 PG Kormar Lampung kepada Ibu Netty selaku pemilik Griya Deandra Batik Tulis serta foto bersama. Selain mengunjungi Griya Deandra Batik Tulis, rombongan juga mengunjungi salah satu outlet oleh-oleh dan jajanan khas Lampung yaitu “Produksi Keripik Shinta” yang berada di Jln Pagar Alam Segala Mider Bandar Lampung. Kedatangan rombongan tersebut di sambut hangat oleh Ny. Shinta selaku owner yang kemudian di perkenalkan proses pengolahan keripik dan pie pisang serta cerita singkat berdirinya Pusat oleh-oleh Keripik Shinta khas Lampung tersebut. Kunjungan diakhiri dengan pemberian plakat kepada Ibu Shinta selaku pemilik Shinta oleh-oleh khas Lampung. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksankan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah. (Red)

Optimalkan Kinerja, Pengadilan Negeri Gedongtataan Tempati Gedung Baru

Pesawaran (HO) – Guna mengoptimalkan pelayanan penegakan hukum di Kabupaten Pesawaran, Pengadilan Negeri (PN) Gedongtataan kini menempati gedung baru di Desa Tamansari, Kecamatan Gedongtataan. Kepala Pengadilan Negeri Gedongtataan, Zoya Haspita mengatakan sebelumnya pihaknya menggunakan gedung PGRI milik pemerintah kabupaten setempat selama kurang lebih tiga tahun. “Alhamdulilah sejak Desember ini kami mulai menempati gedung baru yang dibangun di atas lahan seluas satu hektare, untuk diketahui gedung baru ini berdiri di atas lahan hibah dari Pemkab Pesawaran,” katanya saat membuka gelaran peresmian gedung baru di Desa Tamansari, Kecamatan Gedongtataan, Kamis (9/12/2021). Selain penempatan gedung baru secara perdana, gelaran tersebut sekaligus menandai peluncuran aplikasi sistem informasi penegakan hukum mengoptimalkan pelayanan di wilayah hukum setempat. Berdasarkan pantauan, gedung baru setinggi dua lantai tersebut memiliki tiga ruang sidang: ruang sidang perkara pidana, perdata serta perkara anak. Sementara di lantai dua terdapat ruang kerja para hakim serta panitera sidang. Sementara, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menyebut pihaknya siap membangun sinergi dengan aparat penegak hukum, salah satunya aparat PN Gedongtataan. “Kami mengapresiasi langkah maju dari Pengadilan Negeri yang saat ini menempati gedung baru, semoga memberikan spirit baru dalam penegakan hukum di wilayah Pesawaran,” kata Dendi. Direktur Jenderal Badan Peradilam Umum, Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prim Haryadi mengatakan pembangunan gedunh baru itu menelan biaya sebesar Rp21,2 miliar. “Tentu kita semua berharap dengan adanya gedung baru membuat pelayanan penegakan hukum semakin prima, dan sesuai motto Mahkamah Agung, bahwa pelayanan prima harus diberikan bagi semua pencari keadilan,” katanya. (Red)

Kepala SMPN 10 Diduga Simpangkan Dana BOS, Wali Murid: Copot dan Penjarakan Azhari

Pesawaran (HO) – Kepala SMPN 10 Pesawaran Kecamatan Padang cermin Kabupaten Pesawaran Azhari ,S.Pd.,M.Pd, selama menjabat dari tahun 2020 sampai dengan 2021 di dalam penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diduga banyak terjadi penyimpangan dan manipulasi dalam laporan Pertanggungjawaban (LPj). Untuk diketahui Dana BOS tahun 2020 sebesar Rp 167.310.000, dengan rincian triwulan 1 Sebesar Rp. 49.500.000, seharusnya digunakan untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 7.254.500, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 2.416.500, administrasi kegiatan sekolah Rp. 525.000 langganan daya dan jasa Rp. 15.974.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 1.850.000 dan pembayaran honor Rp. 21.480.000. Salah satu guru mengatakan, item-item dalam penggunaan Dana BOS tahun 2020 tersebut dia yakini tidak tersalurkan dengan semestinya, banyak terjadi pertanyaan dalam benak guru masing-masing. “Contoh kecil saja mas, kegiatan ekstrakurikuler dan Asesmen aja, itu tidak ada kegiatan nya, apalagi item lainnya, jadi kami secara tidak langsung kami pertanyaan, kemana anggaran nya, dan mas kan tahu sekarang lagi Pandemi,” ungkapnya, Selasa (7/12/2021). Kemudian Dana BOS di Triwulan ke-II, Sebesar Rp. 66.000.000 pengembangan perpustakaan Rp. 25.096.500 langganan daya dan jasa Rp. 14.000.000 pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 5.423.500 pembayaran honor Rp. 21.480.000. Begitu juga untuk Dana BOS Triwulan ke III, sebesar Rp.Rp. 51.810.000 administrasi kegiatan sekolah Rp. 4.800.000 langganan daya dan jasa Rp. 2.970.000 pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 8.240.000, pembayaran honor Rp. 35.800.000. Dikatakan guru lainnya, didalam anggaran ada untuk pengembangan perpustakaan, namun faktanya perpustakaan dari dulu tidak ada perubahan. “Coba mas cek dulu, itu bukunya ya itu-itu aja, dan itu buku tahun 2018 dan tahun 2019, jadi kemana anggaran nya,” sebutnya. Salah satu alumni murid SMPN 10 mengungkapkan semenjak Azhari jadi kepala sekolah, banyak kejanggalan-kejanggalan, salah satu contoh ketika kelulusan saat mengambil ijasah sekolah, murid-murid di wajibkan membayar sebesar Rp 80 ribu, dengan dalih bayar sampul raport. “Saat saya ingin mengambil ijasah kelulusan itu kami sekitar 60 murid di wajibkan membayar iuran sebesar delapan puluh ribu, karena di beri sampul jadi harus ada biaya tersebut bagi yang tidak membayar tidak bisa mengambil ijasah, ya kami dengan rasa terpaksa membayarnya, walaupun orang tua kami cari hutangan dulu,” ujarnya. “Kami juga mempertanyakan penyaluran program Indonesia pintar pak, kami duga banyak yang terjadi manipulasi data,” katanya. Dirinya berharap aparat penegak hukum untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Kepala SMPN 10 Pesawaran, jika terbukti ada indikasi korupsi dalam penggunaan dana sekolah agar diberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku. “Begitu juga harapan saya kepada Bupati Pesawaran melalui Kepala Dinas Pendidikan agar mencopot Pak Azhari, karena bagaimana suatu sekolah mau maju, jika sekolah dijadikan ajang korupsi, hal ini tidak sesuai dengan Visi dan Misi Pak Bupati Dendi Ramadhona,” pungkasnya. Sementara itu Azhari ,S.Pd.,M.Pd Kepala SMPN 10 Pesawaran ketika akan di konfirmasi Media Handalonline.com, terkait penggunaan anggaran Dana BOS tahun 2020 tidak berada di kantor. Ketika dihubungi melalui telpon seluler dengan nomor 08222089**** tidak di angkat walaupun dalam keadaan aktif, namun ketika dikirim pesan melalui chatt whatsapp, tujuan untuk konfirmasi terkesan menghindar dan berdalih masih ada pekerjaan sedikit. “Walaikum salam bang, tinggal di mana Nanti kapan kita bisa ketemu aja Kalau sehari dua hari ini saya masih ada kerjaan sedikit,” balas Azhari melalui Whatsapp, Selasa (7/12/2021). Di ketahui untuk tahun 2020 jumlah Guru dan Tenaga untuk status guru Honor di SMP 10 Pesawaran sebagai berikut: 1. INDAH NINGTYAS ANDALAS Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 2. INDAH NINGTYAS ANDALAS Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Matematika (Umum) 3. Mia Ardiana Azhari Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 4. Mia Ardiana Azhari Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota Mata Pelajaran Matematika (Umum) 5. Mujiyanti Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Bahasa Indonesia 6. Prima Rosa Rini Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah 7. Prima Rosa Rini Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Prakarya 8. Rohmad Arifin Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 9. Rohmad Arifin Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 10. Siti Maimunah Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 11. Siti Maimunah Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katholik dan Budi Pekerti 12. Siti Maimunah Status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. (Indra Jaya)

Prajurit Yonif 9 Mar Beruang Hitam Sabet Juara 1 Lomba Belitung Sprint Triathlon

Lampung (HO) – Atlet Triathlon Batalyon Infanteri 9 Marinir (Serda Mar Solihin) meraih juara satu kategori usia 40 tahun pada lomba Belitung Sprint Triathlon 2021 yang diselenggarakan di Pantai Tanjung Tinggi, Belitung, Sabtu (4/12/2021). Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Lampung Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla), mengatakan dalam lomba Belitung Sprint Triathlon 2021 ini, Batalyon Infanteri 9 Marinir menurunkan salah satu prajurit terbaiknya. Melalui progam latihan yang keras dan berlanjut, baik di dalam dan di luar satuan Serda Mar Solihin dapat mencapai hasil yang maksimal. “Hal ini dibuktikan keberhasilan dalam event ini dengan meraih catatan waktu 59 menit 03 detik dimana hasil tersebut mengungguli waktu tempuh Anton peserta dari Jawa Barat dan peserta dari DKI Jakarta atas nama Akiong,” terang nya, Selasa (7/12/2021). Dia mengungkapkan, adapun peserta tergabung dalam kegiatan tersebut sejumlah 105 yang terdiri orang dari 8 Provinsi diantaranya DKI, Jawa Barat, Banten, Lampung, Bogor, Jawa Timur bahkan dari Mancanegara. “Ada juga dua negara asing yang menjadi peserta, yaitu Australia dan Inggris ikut meramaikan event. Dalam lomba tersebut dikarenakan faktor cuaca yang buruk hujan dan badai maka untuk item lomba renang ditiadakan. Cabang yang dilombakan hanya bersepeda sejauh 20 km dan lari 5 KM,” ujarnya. Dia menambahkan, dengan adanya juara 1 dalam Belitung Sprint Triathlon 2021 tersebut sangat membanggakan selain kepada atlet itu sendiri juga buat satuan. “Dengan di raih nya juara 1 ini, saya berharap dapat menjadikan pemicu terhadap prajurit yang lebih muda untuk lebih berprestasi sehingga dapat membawa nama baik Satuan Yonif 9 Mar/Beruang Hitam khususnya dan umumnya membawa Nama Harum di Jajaran Brigif Mar/BS, Korps Marinir TNI AL,” pungkasnya. (Red)

Terima 10 Ribu Dosis Vaksin, Bupati Pesawaran Buka 12 Gerai Pelayanan

Pesawaran (HO) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, menerima bantuan 10 ribu dosis vaksin jenis sinovac dan satu unit ambulance dari Pasar Modal Indonesia bekerja sama dengan yayasan Pertiwi Indonesia. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pihaknya akan membuka 12 gerai pelayanan vaksinasi di 11 kecamatan pada tanggal 7 dan 8 Desember dengan dosis pertama sebanyak 5 ribu dosis. “Setelah mendapatkan bantuan vaksin ini kita langsung membuka pelayanan vaksin untuk masyarakat, dengan harapan agar herd immunity di Pesawaran agar cepat terbentuk, untuk dosis pertama ini 5 ribu dosis dan 5 ribunya lagi nanti untuk dosis kedua,” ujarnya seusai menerima secara simbolis di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran. Selasa (7/12/2021). Dirinya mengatakan, saat ini Kabupaten Pesawaran memang masih sangat membutuhkan banyak dosis vaksin agar mencapai target herd immunity pada akhir tahun ini yang dicanangkan dari pemerintah pusat. “Saya ucapkan terimakasih kepada yayasan pertiwi, bursa efek, pasar modal Indonesia dan OJK yang telah membantu Kabupaten Pesawaran dengan memberikan 10 ribu dosis vaksin, serta satu unit ambulance,” ujar dia. “Dengan adanya bantuan ambulance ini tentu sangat membantu untuk masyarakat-masyarakat kita yang berada di pelosok, rencananya ambulance ini akan kita letakan di Kecamatan Way Ratai yang merupakan daerah pegunungan, yang masyarakatnya sangat membutuhkan sarana dan prasarana mobil ambulance,” kata dia. Sementara itu, Koordinator Pelaksana dari Yayasan Pertiwi Indonesia Nirmala Dewi, mengatakan, Kabupaten Pesawaran menjadi kabupaten pertama di Provinsi Lampung yang menerima bantuan vaksin dari pihaknya, dan dirinya berencana akan terus melakukan kegiatan serupa di daerah-daerah pelosok yang memang tingkat vaksinasinya masih rendah. “Kalau di daerah kota tingkat vaksinasinya sudah mencapai target ya, maka dari itu kita akan menyasar ke daerah-daerah yang memang tingkat vaksinasinya rendah, dengan begitu masyarakat di daerah dapat tersentuh semua dengan vaksin, kalau herd immunity sudah terbentuk tentu semakin mudah kita memutus pandemi ini,” katanya. “Saya juga berharap, agar masyarakat dapat mengikuti vaksinasi yang digelar oleh pemerintah setempat, karena saat ini dengan menurunnya kasus terkonfirmasi malah membuat masyarakat di daerah tidak mau mengikuti vaksin, padahal saat inikan kondisi virus berubah-berubah, kita juga harus mewaspadai virus omicron yang saat ini sudah ada kasusnya di luar negeri, kita harus mengantisipasinya dengan vaksin,” ujarnya. (Red)

Dukung Program Pemerintah, Kembali Desa Durian Vaksinasi Masyarakat

Pesawaran (HO) – Guna mendukung pemerintah sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19, Desa Durian Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran bersama Dinas Kesehatan melalui UPT Puskesmas setempat kembali mengadakan vaksinasi kepada masyarakat dengan merk Astrazeneca dosis satu, di kediaman kepala desa setempat, Senin (6/12/2021).

Kepala Desa Durian, Fauzi  mengatakan pihaknya terus melakukan vaksinasi di desa guna mendukung pemerintah daerah dalam percepatan penanganan Covid-19.

“Hari ini kita ada kegiatan vaksin merek Astrazeneca Alhamdulillah kegiatan vaksin ini berjalan lancar masyarakat yang datang pun sekitar kurang lebih enam puluh warga masyarakat hari ini sudah di vaksin,” jelasnya.

“Karena sebelum nya masyarakat Desa Durian sudah di vaksin sejak awal kegiatan vaksin, dan alhamdulillah delapan puluh persen warga masyarakat Desa Durian sudah di vaksin semua,” timpalnya.

Kades Fauzi mengatakan dirinya mewakili masyarakat menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran, Dinas Kesehatan dan UPT Puskesmas Padang Cermin yang sudah menggelar vaksin di desanya.

“Semoga dengan adanya kembali bantuan vaksin ini warga masyarakat Desa Durian terhindar dari penularan virus covid 19 kemudian bisa beraktivitas berpergian atau bekerja di luar kota karena sudah di vaksin,” katanya.

Pantauan media Handalonline.com, kegiatan vaksinasi tersebut masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker dan menjaga jarak, hadir juga perangkat desa dan tenaga kesehatan puskesmas setempat. (Indra Jaya)

Percepat Akselerasi Roda Pembangunan, Bupati Pesawaran Lantik Ratusan Pejabat Eselon III dan IV

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, melantik ratusan Pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan pemerintah kabupaten setempat, yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pesawaran. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona berpesan kepada 299 pejabat baik eselon III dan IV yang baru dilantik, agar dapat dengan cepat beradaptasi diposisi yang baru, guna mempercepat akselerasi roda pembangunan di Pesawaran. “Kepada eselon III dan IV yang pada hari ini dilantik, saya tidak mau dengar bahasa-bahasa kiasan yang menggambarkan jabatannya sekarang, semua jabatan tujuannya sama yaitu memajukan dan mempercepat pembangunan di Pesawaran,” ujarnya. Senin (6/12/2021). Dirinya mengatakan, dia meminta agar para pejabat yang dilantik benar-benar berkerja, karena tupoksi dalam berkerja ini bukan semata mendapatkan uang, tetapi jabatan adalah amanah yang harus diwujudkan dengan program nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat. “Sekali lagi, selamat berkerja, mulailah untuk berlomba-lomba menunjukkan yang terbaik dalam melayani masyarakat, dan raihlah prestasi sebanyak-banyaknya di tempat yang baru,” ujar dia. Dirinya juga mengatakan, dalam situasi pandemi saat ini ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama-sama, mulai dari percepatan vaksinasi sampai dengan percepatan pemulihan ekonomi di Pesawaran. “Kepada para pejabat yang dilantik agar dapat terus berinovasi, dan memunculkan ide-ide baru yang positif demi masyarakat Bumi Andan Jejama,” kata dia. “Saya ucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik, segera lakukan pekerjaan dibidangnya masing-masing, berikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya. Diketahui, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melantik 85 pejabat eselon III mulai dari Sekretaris Dinas sampai pada Camat, kemudian 214 eselon IV dari 45 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada. (Red)

Cegah dan Antisipasi DBD, Pemerintah Desa Durian Gencar Lakukan Fogging

Pesawaran (HO) – Selain fokus dalam mencegah dan memutus penyebaran Covid-19, Desa Durian Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran juga melakukan Fogging untuk mencegah serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sering terjadi di Desa Durian, Sabtu (4/12/2021). Kepala Desa Durian Fauzi mengatakan guna mencegah terjadinya penyakit DBD di desanya, pihak nya melakukan fogging dirumah-rumah penduduk. “Pencegahan penyakit berbahaya itu perlu dilaksanakan, apalagi sekarang ini sedang ada peningkatan serangan DBD dan juga kita sedang memasuki musim penghujan di lingkungan rumah warga, bahkan kasus DBD sudah terjadi di Desa kami,” kata dia. Menurutnya, dalam melakukan pengasapan menggunakan mesin fogging itu, pihaknya memang telah memiliki mesin fogging, begitu juga dengan obat yang biasa digunakan untuk melakukan pengasapan. “Alhamdulillah dalam kegiatan fogging ini kami dibantu obat oleh Dinas Kesehatan Kecamatan Padang Cermin dan untuk mesin fogging itu kami menganggarkan dan membeli dari Dana Desa dan itu punya desa katanya,” ujarnya. Kemudian untuk penyemprotan itu langsung di tangani oleh Apartur desa yang sudah terlatih karena dalam hal ini pihaknya tidak melibatkan masyarakat melainkan Seluruh aparatur Desa Durian. “Desa Durian itu ada tiga dusun yang berada di tepi pantai kemudian ada tambak yang terbengkalai serta gedung sarang walet yang mungkin nyamuk tersebut berasal dari tambak,tambak dan gedung tersebut,” sebutnya. Selain itu katanya, kemungkinan dampak tersebut terjadi karena desa yang terletak di pinggiran pantai jadi warga sering terdampak terkena penyakit malaria dan DBD. “Dalam setahun kita lakukan sebanyak empat kali penyemprotan fogging, jadi saya menyarankan untuk tiga dusun yang di tepi pantai agar selalu mengutamakan kebersihan karena itu penting untuk mencegah jentik jentik nyamuk,” himbaunya. “Saya selaku Kepala Desa Durian dan apartur desa selalu memberikan yang terbaik untuk kesehatan warga desa jadi hari ini kita menyemprotkan asap fogging dan mungkin hari sabtu depan kita akan melakukan kegiatan ini kembali,” terangnya. Dia mengatakan dampak dari penyakit malaria dan DBD itu kasus nya luar biasa dan bahkan sudah merenggut nyawa bayi yang tidak tertolong. “Di bulan kemarin juga ada salah satu warga saya dan alhamdullilah sempat tertolong, kami selaku pemerintahan desa sudah berupaya keras bahkan Dinas Kesehatan dan khusus nya Dinas Kesehatan Padang Cermin sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah wabah penyakit malaria dan DBD yang terjadi di Desa Durian,” ujarnya. “Kami akan berjuang semaksimal mungkin dan insya allah dengan kesadaran masyarakat untuk kedepan, saya selaku Kepala Desa akan terus mengajak warga, ayo kita mengutamakan kebersihan lingkungan karena kita ada di pemukiman tepat nya di pesisir Kabupaten Pesawaran,” timpalnya. Dia menambahkan, pengasapan yang di lakukan hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik nyamuknya tidak mati, jadi untuk membunuh jentik nyamuk masyarakat harus membersihkan lingkungan sekitar terutama yang tempat menjadi sarang nyamuk. “Saya berharap masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan, dan rutin melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk setiap hari dengan kesadaran tanpa ada paksaan,” pungkasnya. (Indra Jaya)