Bupati Pesawaran Serahkan SK KULIN KK dan IUPHKm Kepada Ribuan Petani
Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, menyerahkan surat keputusan (SK) pengakuan dan perlindungan Kemitraan Kehutanan (KULIN KK) dan SK Izin Usaha Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm) kepada ribuan petani hutan yang ada di Bumi Andan Jejama.
Dendi mengatakan, SK yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, menjadikan para petani hutan register memiliki status sah di negara dan juga telah merestui pemanfaatan lahan hutan register kepada para petani hutan yang ada di Pesawaran.
“Dengan terbitnya SK ini, para petani di wilayah register mempunyai hak dan kewajiban serta mendapat status sah dari negara dalam pengelolaan hutan. Saya berharap dengan adanya program ini dapat mensejahterakan lagi para petani hutan yang ada di Pesawaran,” ujarnya. Kamis (30/122021), di balai Desa Bunut Seberang Kecamatan Way Ratai.
Dirinya juga mengatakan, selain dapat memanfaatkan hutan register, para petani juga berkewajiban melindungi kelestarian hutan, dengan begitu dapat mencegah bencana banjir dan tanah longsor akibat hutan gundul.
“Saya berharap para penggarap ini dapat menjaga kelestarian hutan yang mereka garap, karena kita ketahui setiap masuk musim penghujan Kabupaten Pesawaran menjadi salah satu daerah yang sering terkena musibah banjir, namun itu dapat kita cegah asal hutan yang ada saat ini dilestarikan dan dijaga dari oknum-oknum yang merusak hutan atau menebang pohon di hutan,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Pesawaran Anggun Saputra mengatakan, pada hari ini pihaknya membagikan kepada 1286 penggarap dengan luasan lahan 2.570,09 Hektare yang tersebar di lima kecamatan diantaranya Kecamatan Way Khilau, Way Ratai, Kedondong, Marga Punduh dan Padang Cermin.
“Dalam SK tersebut pemanfaatan lahan untuk satu orangnya selama 35 tahun dengan luas lahan 2 hektare, dalam jangka waktu itu, kelompok tani dapat menggarap hutan register dengan tanaman menghasilkan dan tetap menjaga tanaman keras yang berada di hutan register dan tidak melakukan pengrusakan hutan,” katanya.
Menurutnya, SK tersebut bisa sewaktu-waktu dicabut, apabila penggarap yang menerima SK melakukan perusakan hutan.
“Nanti ada tim dari pusat, Pemprov Lampung dan Pemkab Pesawaran, yang melakukan evaluasi apakah hutan itu terjaga dengan baik oleh petani hutan yang menerima SK atau malah mereka rusak hutannya, sanksinya apabila merusak hutan tentu akan dicabut kembali SKnya,” katanya. (Red)
Lakukan Pemerasan, Oknum LSM Dibekuk Satreskrim Polres Pesawaran
Pesawaran (HO) – Dua pelaku diduga melakukan pemerasan yang merupakan anggota LSM GMBI berhasil diamankan oleh Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesawaran, Kamis (30/12/2021).
Kedua pelaku tersebut ialah AHW warga Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, dan ASA warga Desa Padang Cermin Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran.
Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, kedua pelaku melakukan pemerasan terhadap Rangga Ardiansyah warga Tanjungkarang Pusat Bandar Lampung.
“Iya, kejadian itu pada 29 Desember 2021 sekitar pukul 16.00 wib, kedua pelaku datang ke proyek pengerjaan guna menanyakan terkait pembangunan proyek jembatan yang berada di Desa Pujorahayu Kecamatan Negerikaton,” kata Vero, Kamis 30 Desember 2021.
“Kemudian salah satu pelaku meminta pembagian atas pembangunan proyek tersebut,” timpalnya.
Dirinya menjelaskan, korban lalu memberikan uang sebesar Rp 50 ribu dengan maksud sebagai uang bensin, namun para pelaku menolak dan marah kepada korban.
“Atas dasar tekanan dari kedua pelaku, kemudian korban memberikan uang sebesar Rp 2,750. 000 kepada para pelaku,” ujarnya.
Dirinya mengungkapkan, berdasarkan laporan dari korban, kemudian anggota Opsnal Satreskrim Polres melakukan serangkaian penyelidikan dan mengamankan kedua pelaku.
“Kedua pelaku diamankan saat sedang berang di Embung Desa Purworejo Kecamatan Negerikaton Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, saat ini kedua pelaku di bawa ke Polres Pesawaran guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan hasil pemeriksaan dari saksi-saksi dan pelaku bahwa benar pelaku dengan sengaja meminta uang kepada korban.
“Atas perbuatanya kedua pelaku dikenakan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 9 tahun penjara (Red)
Pastikan Capaian Vaksinasi, Wakapolda Lampung Kunjungi Polres Pesawaran
Pesawaran (HO) – Dalam rangka asistensi capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pesawaran, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto melakukan kunjungan kerja ke Polres Pesawaran, Rabu (29/12/2021).
Dalam sambutannya, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto mengatakan, pihaknya berkunjung ke Polres Pesawaran ingin memastikan apa kendala terkait dengan vaksinasi di Kabupaten Pesawaran.
“Karena dilihat dari capaian vaksinasi Covid-19 dibanding dengan Kabupaten/Kota yang lain, peringkat pertama yakni Kabupaten Lampung Tengah,” kata dia.
Dirinya menjelaskan, ingin mendapat masukan dan laporan kendalanya apa dan dapat di sampaikan kepada pihaknya sehingga ada diskusi dan jalan keluar.
“Kita ditargetkan oleh Bapak Presiden akhir Desember harus 70 persen untuk dosis pertama Kabupaten Pesawaran hanya tiga hari lagi untuk mencapai 70 persen dosis pertama dan saat ini tidak semudah waktu itu,” ujarnya.
Menurutnya, permasalahan dalam pencapaian vaksinasi yakni seperti wilayah pegunungan dan pulau pulau yang mana terdapat tantangan.
“Kalau tidak mencapai 70 persen awal tahun polres akan di evaluasi dan untuk Provinsi Lampung sudah mencapai 70 persen, tetapi untuk Pesawaran belum mencapai 70 persen, Pesawaran sasarannya 300 ribu, lebih sedikit dari Lampung Timur,” tegasnya.
Menurutnya, masalah ini tidak boleh di abaikan dan harus dikerjakan, mungkin setelah ini akan ditanyakan lansia sudah berapa persen, dosis dua sudah berapa persen, maka dari itu perintah ini harus dipercepat.
“Vaksinasi dan sinergitas polri harus bersinergi yakni Polri, TNI serta Dinas Kesehatan,” ungkapnya. (Red)
Gerak Cepat, Jembatan Putus, Bupati Pesawaran Pasang Plat Baja
Pesawaran (HO) – Gerak Cepat dilakukan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam menangani kerusakan jembatan di Kecamatan Teluk Pandan akibat terjangan banjir dengan memasang plat baja, sebelumnya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyatakan perlu langkah cepat untuk memperbaiki jembatan tersebut agar bisa segera dilalui masyarakat.
“Tindak lanjut penanganan jembatan yang rusak kemarin, hari ini kita berupaya agar kendaraan roda empat bisa lewat, kita berkoordinasi Brigif 4 Marinir, Polri dan masyarakat, serta hari ini Pemerintah Provinsi Lampung dan balai jalan nasional sudah mengirimkan cross grider untuk pembuatan jembatan sementara agar bisa dilewati kendaraan roda empat,” ungkap Dendi, Selasa (28/12/2021).
Menurutnya, percepatan perbaikan jembatan itu dilakukan agar segera bisa digunakan kembali, mengingat akses tersebut merupakan salah satu penghubung ke sejumlah wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran.
“Perbaikannya kita targetkan akan selesai dalam dua hari kedepan, sebab, kita tidak ingin rusaknya akses itu mengganggu aktifitas warga dan perputaran perekonomian masyarakat tentunya,” ujar dia.
“Dan kami selaku Pemerintah Daerah juga akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Lampung maupun instansi terkait untuk proses perbaikan jembatan permanennya,” timpalnya.
Begitu juga disampaikan Camat Telukpandan, Edi Sutrisno mengatakan proses pemasangan plat baja diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga hari ke depan. Sementara, jalan baru bisa dilalui sepeda motor menggunakan jembatan darurat selebar kurang lebih dua meter menggunakan batang kelapa.
“Jadi pasca kejadian ambrolnya bahu jalan di jembatan Way Gebang, kita lakukan rapat koordinasi bersama pemerintah kabupaten serta unsur terkait baik kepolisian maupun marinir bersama Dinas PU Provinsi, hasilnya adalah perbaikan jembatan menggunakan plat baja,” kata Edi.
Edi menyebutkan, sebelumnya jembatan sepanjang kurang lebih tujuh meter itu ambrol disebabkan meluapnya aliran sungai yang terhalang ranting serta batang kayu.
“Karenanya pasca kejadian, pemerintah kabupaten bersama marinir, kepolisian serta warga sekitar bergotong-royong melakukan pembersihan sekitar jembatan agar tidak mengalami kejadian serupa saat diguyur hujan deras,” ungkap Edi. (Red)
Vaksinasi Desa Paya Capai 99 Persen, 8 Warga Riwayat Penyakit
Pesawaran (HO) – Dalam rangka melaksanakan Program Pemerintah dalam vaksinasi, Desa Paya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran sudah mencapai 99 persen.
Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Paya Zainuloh, bahwa hari ini pihaknya melaksanakan vaksin secara dor to dor bersama Bhabinkamtibmas kemudian UPT Puskesmas Padang Cermin dan saat ini sudah 99 persen warga masyarakat sudah di vaksinasi.
“Untuk data warga masyarakat Desa Paya untuk vaksinasi hampir 100 persen sudah di vaksin namun karena ada 8 warga masyarakat yang memiliki penyakit seperti asma, gagal ginjal, diabet dan darah tinggi jadi capaian untuk di Desa Paya 99 persen, alhamdulilah warga saya sudah di vaksin semua,” terangnya, Senin (27/12/2021).
Disebutkannya, peran perangkat desa juga patut diapresiasi karena mengedukasi masyarakat agar melakukan vaksinasi.
“Begitu juga dari TNI, Polri Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan Bapak Bupati Kabupaten Pesawaran yang turut ambil bagian dalam vaksinasi tersebut,” jelasnya.
Sebab tambahnya, untuk memerangi covid-19 jalan satu-satunya hanya dengan vaksin.
“Jadi alhamdulilah program program vaksin yang di arahkan oleh pemerintah pusat yang di salurkan oleh pemda Kabupaten Pesawaran terlaksana dengan baik dan lancar,” pungkasnya.
Dalam pantauan media Handalonline.com vaksin yang di lakukan secara dor to dor terlihat hadir Bhabinkamtibmas Bripka Refky Kemudian Aparatur Desa Paya dan Nakes UPT Pusekesmas Padang Cermin. (Indra Jaya)
Bupati Pesawaran Turun Langsung Tinjau Jembatan Rusak
Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meninjau secara langsung jembatan rusak yang ada di Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan.
Dendi mengatakan, langkah darurat yang akan diambil saat ini adalah, pembangunan jembatan yang menggunakan batang pohon kelapa, hal ini agar para pengguna kendaraan roda dua dapat melintas.
“Untuk saat ini kan kondisi jembatan tidak bisa dilalui sama sekali baik kendaraan roda dua maupun roda empat, maka dari itu kita mengambil langkah untuk pembangunan jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa,” ujarnya seusai meninjau jembatan rusak. Senin (27/12/2021).
Kemudian, lanjut Dendi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Lampung untuk langkah perbaikan jembatan yang menjadi akses jalan satu-satunya ke kawasan wisata yang ada di pesisir Pesawaran.
“Hari ini saya turun bersama dinas PU Pesawaran dan juga Dinas PU Provinsi Lampung, kita masih menunggu satu dua hari ini untuk perbaikan jembatan ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini jembatan ini sudah bisa dilalui kembali,” ujar dia.
Pada kesempatan ini juga, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Pesawaran agar lebih meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini masih masuk musim penghujan.
“Kita ketahui Kabupaten Pesawaran menjadi salah satu daerah yang rawan bencana ketika musim penghujan, maka dari itu saya meminta kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun,” katanya.
Sebelumnya, Camat Teluk Pandan Edy Sutrisno mengatakan, saat ini jembatan yang berada di Jalan Raya Way Ratai-Padang Cermin mengalami kerusakan yang mengakibatkan terputusnya akses jalan dari kedua arah.
“Kerusakannya sekitar pukul 03.00 wib dini hari, jembatan ini satu-satunya akses yang bisa dilalui oleh masyarakat, karena sekarang dalam keadaan rusak akses jalan terputus tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua,” ujarnya. Senin 27 Desember 2021.
Saat ini, lanjut Edi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polri, TNI, serta dibantu Marinir dan juga Dinas Perhubungan Pesawaran, untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas dari kedua arah.
“Kita sudah lakukan penyekatan, namun pengalihan arus lalu lintas juga masih terkendala karena jalan alternatif yang akan digunakan juga sulit untuk dilalui kendaraan roda dua, makanya kita lakukan penyekatan untuk kendaraan putar arah agar tidak terjadinya penumpukan kendaraan,” ujar dia.
“Kita juga sudah laporkan kejadian ini kepada pak Bupati, dan pagi ini pak Bupati bersama dengan Kepala Dinas PU akan meninjau langsung kondisi jembatan yang rusak ini,” kata dia.
Dirinya berharap, pemerintah dapat sesegera mungkin memperbaiki jembatan ini, mengingat jembatan ini merupakan satu-satunya jalan penghubung dari arah Teluk Pandan menuju Padang Cermin.
“Kalau tidak segera diperbaiki, akses dari Padang Cermin ke Teluk Pandan, kemudian Teluk Betung maupun ke Bandarlampung pasti terputus. Maka dari itu kami berharap Pemerintah Provinsi Lampung dapat segera diperbaiki sehingga akses dapat segera dilalui kembali,” katanya. (Red)
Prajurit Marinir dan Warga Gebang Bangun Jembatan Sementara
Pesawaran (HO) – Prajurit Brigade Infanteri (Brigif) 4 Marinir/BS bersama warga Gebang bahu membahu mengangkat batang pohon kelapa, untuk membangun jembatan sementara di samping jembatan Way Gebang yang ambrol Minggu dini hari.
Komandan Brigif 4 Mar/BS Kolonel Harry Indarto didampingi Danyonif 7 Marinir yang berada di lokasi, ikut mengangkat langsung batang pohon kelapa dan memberikan komando.
“Kami lakukan secara bersama untuk kepentingan bersama, karena kalau tidak dilakukan secara cepat akan semakin banyak tumpukan kendaraan,” kata Danbrigif, Senin (27/12/2021).
Sebelumnya pengendara dari Gebang yang hendak menuju Padang Cermin terpaksa menyeberangkan motor dengan jasa angkut yang disediakan warga, namun karena berbahaya kegiatan itu dihentikan.
“Jadi nggak perlu nunggu alat berat, kami prajurit Marinir dan warga langsung mengangkat batang pohon untuk jembatan darurat,” ujar Komandan.
Danbrigif mengatakan dengan adanya jembatan sementara, diharapkan akses dari dan menuju Padang Cermin untuk roda dua tidak terganggu lagi hingga jembatan rampung diperbaiki oleh Pemkab Pesawaran.
“Nanti kami akan tetap pantau dan akan ada personel yang memberikan pengamanan di sekitar jembatan. Bagi warga yang hendak menyebrangi jembatan darurat diharapkan untuk berhati-hati,” katanya. (Red)
Jembatan Way Gebang Terputus, Akses Utama Jalan Provinsi Lumpuh Total
Pesawaran (HO) – Hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran dan sekitarnya, termasuk wilayah Kecamatan Teluk Pandan, sejak dini hari melumpuhkan akses jalan utama milik Provinsi Lampung, tepatnya jembatan Way Gebang ambruk arah ke wisata bahari Ketapang, Kecamatan Teluk Pandan dan Yonif 7 dan Yonif 9 Marinir serta Markas Komando (Mako) Brigif 4 Marinir/BS.
Menurut salah satu warga Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan Andi (48) mengatakan ambruknya jembatan Way Gebang itu akibat meluapnya sungai Way Gebang disertai hujan lebat sejak dini hari menggeruskan salah satu jalan penghubung dari arah Teluk Pandan menuju Padang Cermin.
“Bahkan sebaliknya dari Padang Cermin ke Teluk Pandan dan Teluk Betung maupun ke Bandarlampung. Jembatan ini tergerus air karena meluapnya sungai Way Gebang, meski sempat mendapat penanganan tanggap darurat perbaikan akses tersebut dari Dinas Bina marga Provinsi Lampung, namun kembali ambruk,” ujarnya, Senin (27/12/2021).
Lebih dari itu, Andi berharap pihak pemerintah Provinsi Lampung, dalam hal ini Dinas Bina Marga agar dipercepat penanganannya lantaran akses tersebut terputus dan satu-satunya akses jalan penghubung beberapa kecamatan dan kabupaten Tanggamus.
“Jadi akses itu segera ditangani, karena tidak ada lagi jalan alternative, begitupun berharap kepada bapak Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona meminta kembali menangani normalisasi sungainya karena yang kemarin sempat dibenahi ambruk dan kembali rusak parah, kini akses tersebut jadi tontonan warga sekitar dan pengguna jalan,” pungkasnya. (Red)
Lokasi Wisata Kabupaten Pesawaran Selama Tahun Baru Tutup 36 Jam
Pesawaran (HO) – Menghadapi perayaan tahun baru, sejumlah destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran akan ditutup selama 36 jam, hal ini tertuang dalam surat himbauan yang dilayangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran nomor 556/5950/IV.04/XII/2021 terhadap para pengelola wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa menerangkan surat himbauan tersebut dilayangkan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 65 tahun 2021, Instruksi Gubernur Provinsi Lampung Nomor 26 tahun 2021 dan Instruksi Bupati Pesawaran Nomor 13 tahun 2021.
“Ya dalam rangka menghadapi libur natal dan tahun baru, sekaligus mengantisipasi adanya cluster penyebaran Covid-19, dengan ini kami akan menutup lokasi dan aktifitas pariwisata pada tanggal 31 Desember 2021 pukul 00.00 WIB hingga tanggal 1 Januari 2022 pukul 12.00 WIB, atau selama 36 jam,” ungkap Ketut, Minggu (26/122021).
Menurutnya, pada saat menjelang libur panjang, sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Pesawaran akan mengalami peningkatan jumlah pengunjung, maka dari itu perlu ada langkah antisipasi, mengingat masih adanya virus Covid-19.
“Apabila terjadi kasus baru atau perubahan klasifikasi zona serta karena adanya ketidakpatuhan pengelola wisata maka destinasi wisata tersebut akan ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar dia.
Ketut juga menegaskan akan melakukan pengawasan untuk memastikan tidak adanya perayaan maupun kunjungan wisata pada tanggal 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.
“Untuk memastikannya kita sudah bentuk tim, yang pertama tim eksternal itu ada TNI dan Polri, sedangkan tim Internal kami bekerjasama dengan Satpol PP serta stakeholder terkait lainnya,” tegasnya.
Ia pun berharap seluruh pengelola wisata dapat mematuhi himbauan tersebut, untuk menghindari cluster penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pesawaran.
“Kita tahu virus Covid-19 masih ada, bahkan yang terbaru muncul lagi varian baru (Omicron), maka dari itu untuk memastikan agar penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan, khususnya pada sektor pariwisata, kami akan selalu melakukan pengawasan ketat sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat,” harapnya.
“Sebab, jika penyebaran Covid-19 meningkat lagi, tentunya kita semua yang akan rugi, tempat wisata ditutup kegiatan dibatasi, pasti berpengaruh pada perekonomian masyarakat, oleh sebab itu, saya mengajak kita semua agar terus patuh terhadap Prokes dan instruksi dari Pemerintah, agar kita segera terbebas dari pandemi Covid-19,” tutupnya. (Red)
Menurutnya, pada saat menjelang libur panjang, sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Pesawaran akan mengalami peningkatan jumlah pengunjung, maka dari itu perlu ada langkah antisipasi, mengingat masih adanya virus Covid-19.
“Apabila terjadi kasus baru atau perubahan klasifikasi zona serta karena adanya ketidakpatuhan pengelola wisata maka destinasi wisata tersebut akan ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar dia.
Ketut juga menegaskan akan melakukan pengawasan untuk memastikan tidak adanya perayaan maupun kunjungan wisata pada tanggal 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.
“Untuk memastikannya kita sudah bentuk tim, yang pertama tim eksternal itu ada TNI dan Polri, sedangkan tim Internal kami bekerjasama dengan Satpol PP serta stakeholder terkait lainnya,” tegasnya.
Ia pun berharap seluruh pengelola wisata dapat mematuhi himbauan tersebut, untuk menghindari cluster penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pesawaran.
“Kita tahu virus Covid-19 masih ada, bahkan yang terbaru muncul lagi varian baru (Omicron), maka dari itu untuk memastikan agar penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan, khususnya pada sektor pariwisata, kami akan selalu melakukan pengawasan ketat sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat,” harapnya.
“Sebab, jika penyebaran Covid-19 meningkat lagi, tentunya kita semua yang akan rugi, tempat wisata ditutup kegiatan dibatasi, pasti berpengaruh pada perekonomian masyarakat, oleh sebab itu, saya mengajak kita semua agar terus patuh terhadap Prokes dan instruksi dari Pemerintah, agar kita segera terbebas dari pandemi Covid-19,” tutupnya. (Red) Capai Target, Desa Tambangan Realisasi Vaksinasi 100 Persen
Pesawaran (HO) – Dengan adanya kerjasama yang baik, dari pemerintah daerah dan Polres Pesawaran, Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin berhasil mencapai target 100 persen dalam melakukan vaksinasi warganya.
Demikian di ungkapkan Hanafi selaku Kepala Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin kepada media Handalonline.com, Sabtu (25/12/2021).
“Alhamdulillah, apa yang menjadi program pemerintah pusat dan pemerintah daerah hari ini, dalam pencapaian vaksinasi selesai 100 persen, hari ini, hari terakhir secara door to door kerumah-rumah warga melakukan vaksin bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, bidan desa, kadus dan RT, RW,” terangnya.
Kades melanjutkan semua nya itu tak lepas dari upaya semua pihak, baik pemerintah daerah, TNI dan Polri bersama Dinas Kesehatan dan pemerintah desa yang terus gencarkan melakukan vaksinasi dan akhirnya berbuah hasil.
“Dari puskemas yang setiap saat menurunkan tim vaksinasi, peran perangkat desa juga patut diapresiasi karena mengedukasi masyarakat agar melakukan vaksinasi. demikian TNI dan Polri Dinas Kesehatan dan Bapak Bupati Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona yang selalu membantu dalam vaksinasi ini,” kata Hanafi.
Dirinya mengharapkan, capaian persentase desa tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lainnya di Kecamatan Padang cermin, dan desa yang ada di Kabupaten Pesawaran agar terus mendorong serta mengedukasi masyarakat yang belum di vaksin agar melakukan vaksinasi.
“Sebab untuk memerangi covid-19 jalan satu-satunya hanya dengan vaksin
Jadi saya berharap dengan semangat motivasi dari Desa Tambangan, dapat menjadi barometer vaksinasi di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.
Dalam pantauan media Handalonline.com vaksin yang di lakukan terakhir kepada enam warga yang belum di vaksin, terlihat hadir juga Bhabinkamtibmas Bripka Refki kemudian aparatur Desa Tambangan dan bidan desa. (Indra Jaya)
Kades melanjutkan semua nya itu tak lepas dari upaya semua pihak, baik pemerintah daerah, TNI dan Polri bersama Dinas Kesehatan dan pemerintah desa yang terus gencarkan melakukan vaksinasi dan akhirnya berbuah hasil.
“Dari puskemas yang setiap saat menurunkan tim vaksinasi, peran perangkat desa juga patut diapresiasi karena mengedukasi masyarakat agar melakukan vaksinasi. demikian TNI dan Polri Dinas Kesehatan dan Bapak Bupati Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona yang selalu membantu dalam vaksinasi ini,” kata Hanafi.
Dirinya mengharapkan, capaian persentase desa tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lainnya di Kecamatan Padang cermin, dan desa yang ada di Kabupaten Pesawaran agar terus mendorong serta mengedukasi masyarakat yang belum di vaksin agar melakukan vaksinasi.
“Sebab untuk memerangi covid-19 jalan satu-satunya hanya dengan vaksin
Jadi saya berharap dengan semangat motivasi dari Desa Tambangan, dapat menjadi barometer vaksinasi di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.
Dalam pantauan media Handalonline.com vaksin yang di lakukan terakhir kepada enam warga yang belum di vaksin, terlihat hadir juga Bhabinkamtibmas Bripka Refki kemudian aparatur Desa Tambangan dan bidan desa. (Indra Jaya) 