Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri Pesawaran menggelar serah terima jabatan Kasie Intel Kejaksaan Negeri Pesawaran, A. Dice Novendra kepada Andy Pranomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasie perdata dan tata usaha negara (Datun) Kejari Lampung Timur.
Kepala Kejari Pesawaran, Diana Wahyu Widiyanti menyebut sertijab itu sebagai upaya memperbaharui sumber daya manusia guna lebih mengotimalkan penegakan hukum di wilayah setempat.
“Agar kasie intel yang baru dapat bersinergi dan beradaptasi di lingkungan kerja yang baru, dan saya berharap kasie intel yang baru langsung proaktif bekerja agar bisa menyesuaikan di bidangnya yang baru,” pesan Kajari Pesawaran usai sertijab di kantor Kejaksaan Negeri setempat, Selasa (31/5/2022).
Terlebih, menurut Diana, pejabat baru Kasie Intel tersebut sempat bertugas di Kabupaten Lampung Selatan sebagi Kasie Pidsus. Hal itu dinilai akan memudahkan program penegakan hukum di wilayah setempat.
Sementara, Kasie Intel Kejari Pesawaran, Andy Pranowo mengaku siap mengemban tugas baru di wilayah hukum kabupaten setempat guna memaksimalkan program penegakan hukum.
“Selain kesiapan melanjutkan tugas yang sebelumnya dikerjakan oleh Kasie Intel yang lama, saya juga meminta dukungan dari seluruh masyarakat terutama rekan-rekan wartawan dalam penegakan hukum,” sebutnya.
Diketahui, mantan Kasie Intel Kejari Pesawaran, A Dice Novendra kini bertugas sebagai kepala seksi Pidana Umum (Pidum) pada Kejari Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. (Red)



Kades juga sangat mengaparesiasi Pemuda yang mempunyai inovasi pembuat tusuk sate dengan menggunakan alat mesin hasil buatan sendiri sehingga dapat mempercepat produksi, satu jam bisa menghasilkan 5 Kg.
“Kalau Bumdes kan unit usahanya ada unit usaha wisata kemudian adat unit usaha kopi kemudian pasar desa kemudian warung Bumdes,” pungkasnya.
Sementara itu Anton yang berprofesi sebagai petani mengatakan bahwa potensi bambu di desa nya sangat melimpah dan belum banyak di manfaatkan oleh masyarakat sekitar maka dari itu diri nya mempunyai inovasi untuk membuat mesin tusuk sate dan bahan bahan yang dipakai seperti rantai dan gier motor.
“Untuk proses pembuatan tusuk sate langkah pertama pemotongan bambu setelah itu di belah agar menjadi kecil selajutnya kita titih kan ke mesin penusuk sate kemudian kita jemur supaya agak kering supaya lancar untuk penyerutan agar menjadi bulat lalu kita masuk kan ke mesin penghalus dan peruncingan setelah itu bisa langsung di pasarkan,” ungkapnya. (Indra Jaya)
