Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Jalan Sehat Bersama Wabup Pesawaran 

0
Pesawaran (RN) – Ribuan masyarakat ikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pesawaran ke-18 dan HUT RI ke-80 yang dilaksanakan di Lapangan Sekolah Dasar (SD) Negeri 10 Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran, Kamis (28/8/2025).  Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, Kehadiran Wabup menambah semangat warga untuk ikut serta dalam acara yang digelar sepanjang 2,5 kilometer tersebut. Camat Tegineneng Aep Alamsyah menyebut, jalan sehat ini merupakan agenda tahunan yang rutin digelar selama kepemimpinan Bupati Dendi Ramadhona. “Acara jalan sehat ini merupakan tahun kedua yang dilaksanakan di Kecamatan Tegineneng. Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian perayaan sejak 17 Agustus yang diawali dengan upacara, dilanjutkan lomba kebersihan dan keindahan antar desa, serta lomba kebun kolektif PKK yang diikuti 16 desa,” kata dia. Sementara itu, Wabup Pesawaran Antonius Muhammad Ali mengaku terkesan dengan partisipasi warga Tegineneng. Ia menyampaikan rasa syukur bisa langsung menyapa masyarakat sehari setelah resmi menjabat. “Partisipasi masyarakat menjadi semangat tersendiri bagi kami untuk terus menghadirkan program pembangunan yang menyentuh hingga ke desa. Saya ikut berjalan bersama masyarakat dan merasakan langsung antusiasme warga yang luar biasa,” ujar Antonius. Selain jalan sehat, Wabup juga menghibur peserta dengan kuis berhadiah. Acara ditutup dengan penyerahan hadiah lomba kebersihan & keindahan Desa, serta lomba kebun kolektif PKK antar desa. (zal)  

Nanda Indira dan Antonius Muhammad Ali Resmi Dilantik Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran 

Pesawaran (RN) – Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., dan Antonius Muhammad Ali, S.H., resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran periode 2025–2030. Keduanya dilantik langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam prosesi yang digelar di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (27/8/2025). Pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari Wakil Gubernur Lampung, pimpinan Forkopimda Provinsi dan Kabupaten, bupati dan wali kota se-Lampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, hingga keluarga dan kerabat. Acara dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, dilanjutkan pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, pemasangan tanda pangkat, penyematan tanda jabatan, dan penyerahan keputusan Mendagri. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan prosesi serah terima jabatan dari Bupati sebelumnya Dr. Ir. H. Dendi Ramadhona K., S. T.,M.Tr.I.P kepada Bupati terpilih Hj. Nanda Indra Bastian,S.E.,M.M. Selanjutnya turut dilakukan juga pelantikan Aria Sandi, S.E.,M.M sebagai Ketua TP-PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran serta Nurhayati Marzuki, S.E., M.M. dilantik sebagai Ketua Dekranasda. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sambutan Gubernur Lampung, sesi foto bersama, dan ucapan selamat dari para tamu undangan. Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, agar Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang selaras dengan RPJMD Provinsi Lampung 2025–2029 dan RPJMN 2025–2029. “Pelantikan hari ini bukan hanya seremoni, tetapi titik awal kerja nyata. Pesawaran harus menyesuaikan arah pembangunan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Tahap pertama yang kita jalankan adalah Penguatan Pondasi Transformasi, yang membutuhkan sinergi kuat antara pusat, provinsi, dan kabupaten,” ujar Gubernur. Ia menyebut sejumlah program nasional yang perlu didukung Pemkab Pesawaran, di antaranya makan bergizi gratis, penguatan koperasi desa, pembangunan rumah rakyat, hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Gubernur juga menguraikan visi pembangunan Lampung 2025–2030, yaitu “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas” yang diwujudkan melalui Tiga Cita. Yakni Mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, mandiri, dan inovatif, Memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif, serta meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang berintegritas. “Pesawaran diharapkan menjadi kabupaten yang proaktif dalam mendukung kebijakan ini agar pembangunan tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga tumbuh dari desa,” terangnya. Dari sisi birokrasi, Gubernur Mirza juga mengingatkan pentingnya pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional melalui pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) dengan prinsip merit system. Ia meminta Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran membangun iklim kerja yang profesional, harmonis, dan penuh semangat pelayanan. “Bupati bertanggung jawab penuh pada pembinaan dan pengembangan ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Dengan aparatur yang kuat, pelayanan publik akan berjalan lebih baik,” katanya. “Membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan ketekunan, kebersamaan, dan rasa percaya untuk menghasilkan capaian yang membanggakan,” pungkasnya. (zal)

Pemkab Pesawaran Bagikan 700 Bibit Alpukat Aligator Gratis untuk Masyarakat

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui jajaran perangkat daerah membagikan sekitar 700 bibit alpukat aligator secara gratis kepada masyarakat, bertempat di Area Tugu Pengantin, Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (27/08/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Periode 2025–2030, sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Bibit alpukat tersebut disalurkan kepada sejumlah kelompok penerima, di antaranya Forum Silaturahim Kelompok Wanita Tani (KWT), kelompok petani, serta sebagian ditanam di pekarangan kantor dinas sebagai contoh gerakan menanam yang berkesinambungan.

Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pesawaran Hermanto menyampaikan, pembagian bibit ini merupakan langkah awal pemerintah dalam mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan pertanian untuk ditanami komoditas hortikultura bernilai ekonomi.

“Alpukat aligator dipilih karena memiliki keunggulan berupa buah berukuran besar, rasa daging buah yang gurih, dan nilai jual yang tinggi. Diharapkan bibit ini menjadi komoditas baru yang mampu meningkatkan pendapatan petani Pesawaran,” ujarnya.

Selain pembagian bibit, pada kesempatan ini masyarakat juga diberikan penjelasan teknis singkat mengenai cara penanaman dan perawatan agar pohon alpukat dapat tumbuh optimal.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran menargetkan dalam waktu dua hingga tiga tahun ke depan bibit tersebut sudah mulai berbuah. Hasil panen nantinya diharapkan tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tetapi juga bisa dipasarkan sehingga menambah nilai ekonomi masyarakat desa.

Program ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran, yakni mewujudkan masyarakat yang produktif untuk kesejahteraan dan kemandirian desa.

“Pembagian bibit ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan demi kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Pesawaran,” tambahnya.

Dengan adanya program ini, Pemkab Pesawaran berharap masyarakat dapat semakin termotivasi untuk mandiri, produktif, dan berdaya saing dalam memanfaatkan potensi pertanian lokal. (zal)

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Periode 2025–2030 Digelar Besok, Berikut Rangkaiannya

0
Pesawaran (RN) – Kabupaten Pesawaran akan memasuki babak baru kepemimpinan. Pasangan Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M. dan H. Antonius Muhammad Ali, S.H. dijadwalkan resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran periode 2025–2030 pada Rabu (27/8/2025). Pelantikan akan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kantor Gubernur Lampung, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Agenda ini sekaligus dirangkai dengan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dekranasda, dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran periode 2025-2030. Kepala Dinas Kominfotiksan Pesawaran Jayadi Yasa, dalam keterangannya menyampaikan prosesi pelantikan dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB. Setelah itu, rombongan Bupati dan Wakil Bupati akan menuju DPRD Kabupaten Pesawaran untuk mengikuti Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Perdana Bupati di Ruang Sidang Utama pada pukul 11.30 WIB. “Setelahnya, sekitar pukul 13.50 WIB, rangkaian acara dilanjutkan dengan ramah tamah di Lamban Agung, Rumah Dinas Bupati Pesawaran,” kata dia. Dirinya juga mengatakan, Kegiatan ini diawali dengan prosesi adat tebak hanpong, yang meliputi pembacaan yalil, pepancokh atau pantun Lampung, hingga prosesi pemberian air minum sebagai simbol doa restu. “Sebelum menuju rumah dinas, Bupati dan Wakil Bupati akan disambut prosesi arak-arakan yang akan dimulai dari Tugu Cokelat, Desa Negeri Sakti, Gedong Tataan dengan kendaraan mobil hias jempana (Garuda),” ujarnya. Acara ramah tamah akan diisi dengan berbagai agenda, termasuk Pemutaran video perjalanan satu dekade kepemimpinan Dr. Ir. H. Dendi Ramadhona, K., S.T., M.Tr.I.P., Sambutan sekaligus prosesi purna tugas Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran periode 2021–2026, hingga sambutan perdana Bupati Pesawaran periode 2025–2030, Hj. Nanda Indira Bastian. “Agar seluruh masyarakat dapat mengikuti rangkaian acara, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfotiksan) Pesawaran menyiapkan siaran langsung (live streaming) melalui kanal YouTube resmi Diskominfotiksan Pesawaran,” ucapnya. Untuk diketahui, pasangan Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali sebelumnya ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran usai memperoleh suara terbanyak sebesar 128.715 suara berdasarkan hasil rekapitulasi suara Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Pesawaran yang digelar pada 24 Mei 2025 lalu. (zal)

Dendi Ramadhona Hadiri Temu Karya Nasional Karang Taruna 2025

Jakarta (RN) – Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Dendi Ramadhona, menghadiri Temu Karya Nasional Karang Taruna (TKN KT) IX Tahun 2025 yang digelar di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta, 23–24 Agustus 2025. Forum nasional dua tahunan ini diselenggarakan oleh Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) masa bakti 2020–2025. TKN KT menjadi ajang penting konsolidasi organisasi kepemudaan Karang Taruna se-Indonesia, sekaligus arena pemilihan Ketua Umum baru untuk periode mendatang. Salah satu agenda utama TKN KT 2025 adalah penetapan Ketua Umum Karang Taruna Nasional. Seluruh pengurus provinsi sepakat mengusulkan nama Budisatrio Djiwandono, Anggota DPR RI sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, untuk memimpin organisasi ini. Kesepakatan tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pada pertemuan di Kantor Kemensos RI, Sabtu (19/7/2025). Penetapan resmi dilakukan dalam forum Temu Karya Nasional yang berlangsung pada Sabtu (23/8/2025). Dalam sambutannya, Budisatrio menyebut pentingnya semangat kolaborasi dan kebersamaan di tubuh Karang Taruna. Menurutnya, organisasi yang memiliki basis hingga ke desa-desa ini harus menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial serta pemberdayaan generasi muda. “Tujuan kita satu, menjalankan fungsi roda Karang Taruna. Dengan kekeluargaan dan kebersamaan, kita pasti bisa memajukan Karang Taruna ke depan. Saya mohon doa restu dan bimbingan dari seluruh pengurus serta para senior,” ujar Budisatrio. Sementara itu Dendi Ramadhona mengatakan, Forum ini menjadi momentum konsolidasi besar-besaran untuk memperkuat peran Karang Taruna sebagai garda terdepan pembangunan sosial dan pemberdayaan pemuda di Indonesia. “Dengan terpilihnya Budisatrio Djiwandono sebagai Ketua Umum, diharapkan Karang Taruna semakin mempertegas posisinya sebagai organisasi sosial kepemudaan yang mandiri, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Dendi. “Temu Karya Nasional 2025 diharapkan menjadi tonggak lahirnya kepemimpinan baru yang lebih adaptif, sekaligus memperkuat kiprah Karang Taruna dalam memperjuangkan kesejahteraan sosial serta membangun generasi muda yang berdaya saing,” tambahnya. (zal)

Diduga Gangguan Jiwa Oknum Guru Cekik Siswa Sekolah Dasar

 
Foto Ilustrasi
Pesawaran (RN) – Viral di media sosial oknum guru diduga mengalami Gangguan Jiwa mencekik siswa Sekolah Dasar (SD). Dan melakukan intimidasi kepada guru yang sedang melakukan upacara. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan, video viral yang beredar tersebut terjadi pada tanggal 28 Juli 2025, Harmini yang merupakan guru UPTD SDN 5 Kedondong, tiba-tiba mendatangi sekolah UPTD SDN 9 Kedondong saat sedang melaksanakan upacara. “Yang bersangkutan ini, tiba tiba datang ke sekolah UPTD SDN 9 Kedondong, pada saat siswa sedang melakukan upacara bendera, dan beliau langsung melakukan intimidasi kepada guru dan siswa yang sedang mengikuti upacara, bahkan sampai mencekik siswa tanpa alasan yang jelas,” kata Anca, dilansir wajah.co. Dirinya mengatakan, pada bulan februari 2025 lalu, pihaknya (Disdikbud), berdasarkan surat laporan dari korwilcam Kecamatan Kedondong, telah mengajukan permohonan kepada inspektorat untuk memeriksa saudari Harmini, karena yang bersangkutan telah melakukan tindakan pelanggaran tidak sesuai dengan peraturan dan norma sebagai aparatur sipil negara. “Guru ini, pernah mengajar dengan menggunakan seragam dinas namun merokok di dalam kelas, kemudian datang ke kantor dinas menggunakan celana pendek, atas kejadian itu kami telah memerintahkan kepada yang bersangkutan untuk non aktif sementara sebagai ASN sampai dengan hasil pemeriksaan keluar, karena diduga saudari Harmini mengalami gangguan jiwa,” ujar dia. “Saat itu, yang bersangkutan ini sempat berubah, akhirnya kami memperbolehkan kembali untuk mengajar kembali, namun saudari Harmini kembali melakukan hal yang tidak sesuai dengan peraturan sejak 1 agustus, dinas telah mengeluarkan surat tertulis agar sementara yang bersangkutan atas nama Harmini untuk tidak menjalankan tugas karena tidak mencerminkan prilaku sebagai seorang guru, dan kami juga telah melaporkan kejadian intimidasi dan pencekikan murid kepada pihak kepolisian,” kata dia. Menurutnya, pihak dinas juga telah memerintahkan kepada sekolah, untuk melakukan pendampingan psikologis kepada anak murid yang menjadi korban pencekikan. “Kami terus berupaya, memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para murid dan juga para guru dari hal-hal yang dapat merugikan maupun mengancam keselamatan para murid,” katanya. (red)

Kabupaten Pesawaran Kembali Raih Penghargaan Nasional 

Pesawaran (RN) – Kabupaten Pesawaran kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Penghargaan kategori Pemerintah Daerah Tingkat Kabupaten/Kota Terbaik dalam ajang Festival Perhutanan Sosial (Pesona) 2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (21/8/2025). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dalam mendukung program perhutanan sosial yang dinilai berhasil menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Festival Pesona 2025 mengusung tema Merawat Hutan, Mewariskan Harapan, Acara ini merupakan bagian dari rangkaian HUT RI ke-80 lingkup KLHK yang bertujuan memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam percepatan perhutanan sosial. Plt Dirjen Perhutanan Sosial Mahfudz, menyebutkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah kolaborasi lintas sektor untuk membangun usaha kehutanan berbasis masyarakat. “Festival Pesona menjadi ruang komunikasi, edukasi, sekaligus promosi hasil-hasil perhutanan sosial agar semakin dikenal dan berdaya saing,” ujarnya. Festival yang berlangsung 20–22 Agustus ini menampilkan beragam agenda seperti gelar pesona, talkshow “Perhutanan Sosial Berbicara dengan Gerakan Sosial Inklusif”, temu usaha tematik, kopi agroforestry, lomba, hingga podcast. Produk unggulan dari kelompok perhutanan sosial seperti kopi, madu, hingga aren juga turut dipamerkan. Selain Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung juga berhasil meraih penghargaan di ajang ini. Di antaranya kategori pendamping terbaik atas nama Tri Endah Anggraeni dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) terbaik yang diraih oleh KUPS Mawar Bodas. “Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Kementerian atas kerja keras berbagai pihak dalam menjaga hutan dan mengembangkan usaha masyarakat berbasis kehutanan,” kata Wakil Menteri Kehutanan RI, dr. Sulaiman Umar Siddiq. Sulaiman menjelaskan, perhutanan sosial merupakan jalan kemandirian bangsa melalui pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan, energi, dan air. “Hingga kini, KLHK mencatat lebih dari 8,3 juta hektare hutan telah didistribusikan dalam skema akses kelola perhutanan sosial, dengan penerima manfaat mencapai 1,4 juta kepala keluarga serta terbentuk lebih dari 15 ribu KUPS di seluruh Indonesia,” ujarnya. Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang hadir didampingi Kepala Bappeda dan Kabag SDA menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Bupati menilai, apresiasi ini merupakan hasil kerja kolektif masyarakat, kelompok tani hutan, dan pemerintah daerah yang konsisten menjaga kelestarian lingkungan. “Penghargaan ini bukan semata-mata untuk Pemerintah Kabupaten Pesawaran, melainkan untuk seluruh masyarakat yang telah berperan aktif menjaga hutan. Kami percaya, hutan bukan hanya warisan alam, tetapi juga sumber kehidupan yang harus kita jaga untuk generasi mendatang,” kata Dendi usai menerima penghargaan. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Pesawaran dalam mempercepat pengelolaan perhutanan sosial sebagaimana amanah Perpres Nomor 28 Tahun 2023, serta mendorong sinergitas bersama masyarakat, pendamping KTH dan KUPS dalam menjaga keberlanjutan hutan untuk generasi mendatang. “Kami berkomitmen menjadikan perhutanan sosial sebagai pilar ekonomi masyarakat sekaligus benteng ekologi daerah,” pungkasnya. (zal)

Korupsi Ratusan Juta Kades Padang Manis Pesawaran Ditahan

0
Pesawaran (RN) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran, menerima tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Polres Pesawaran, terkait tindak pidana korupsi dalam pengelolaan APBDes Desa Padang Manis tahun anggaran 2020 dan 2021. Kejari menerima tersangka Hendri Kurniawan, Kepala Desa Padang Manis Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran, yang diduga menguasai dan mengelola langsung dana desa tanpa melibatkan perangkat desa, serta memerintahkan pembuatan SPJ secara tidak prosedural. “Akibat perbuatannya, negara dirugikan sebesar Rp297.064.545 juta, sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor: 700/362/III.01/XI/2024 tanggal 08 November 2024,” ujar Kepala Kejari Pesawaran Tandy Mualim. Dirinya mengatakan, tindakan tersangka dijerat dengan Primair: Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Subsidiair: Pasal 3 Juncto Pasal 18 Undang- Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ujar dia. Menurutnya, saat ini pihak Kejari juga telah mengeluarkan surat perintah penunjukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk penyelesaian perkara tindak pidana Nomor : PRINT-08/L.8.21/Ft.1/08/2025 tanggal 20 Agustus 2025 dengan menunjuk empat orang jaksa untuk menangani perkara tersebut. “Penuntut Umum Kejari Pesawaran menahan tersangka di Rutan Kelas I Bandar Lampung selama 20 hari ke depan, terhitung mulai 20 Agustus 2025 hingga 8 September 2025 berdasarkan Surat Perintah Penahanan (Tingkat Penuntutan) Nomor: PRINT-10/L.8.21/Ft.1/08/2025 tanggal 20 Agustus 2025,” kata dia. “Barang bukti yang diserahkan sebanyak 69 item, terdiri dari dokumen dan cap stempel telah diregister dan diamankan di ruang barang bukti Kejari Pesawaran. Perkara ini akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Tanjung Karang,” katanya. (red)

Lestarikan Nilai Gotong Royong Dinas PMD Pesawaran Lombakan BBGRM

Pesawaran (RN) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pesawaran terus menggelorakan nilai gotong royong sebagai bagian penting pembangunan desa. Penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2005. Kepala Dinas PMD Pesawaran Nur Asikin, mengatakan melestarikan nilai-nilai gotong royong sebagai bagian dari budaya bangsa, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di desa dan kelurahan. “Tahun ini, juara 1 lomba BBGRM diraih oleh Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Juara II ditempati Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, sedangkan juara 3 diraih oleh Desa Kalirejo, Kecamatan Way Ratai,” kata Nur Asikin Senin (18/08/2025). Dirinya juga mengatakan, Penghargaan berupa piala, piagam dan uang tunai diserahkan langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat upacara peringatan HUT RI ke-80. “Penilaian meliputi aspek kemasyarakatan, ekonomi, sosial-budaya, agama, lingkungan, serta inovasi teknologi tepat guna. Semua ini bertujuan menjadikan gotong royong sebagai kekuatan desa dalam pembangunan berkelanjutan,” ujarnya. Ia menjelaskan, tiap desa pemenang menampilkan program unggulan swadaya masyarakat. Desa Gunung Sari dinilai menonjol dengan program bedah rumah bagi warga kurang mampu serta inovasi pupuk organik cair. “Desa Sukaraja mengedepankan pembangunan talud dan pupuk kompos, sementara Desa Kalirejo menghadirkan pembangunan gorong-gorong, rabat beton, dan inovasi pangan berupa keripik bonggol pisang,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembinaan Kemasyarakatan, Eri Pribadi Putra mengungkapkan antusiasme desa peserta sangat tinggi. Tahun ini tim penilai cukup kesulitan menentukan pemenang, karena setiap desa memiliki inovasi dan semangat gotong royong yang luar biasa. Melalui ajang BBGRM, Dinas PMD Pesawaran berkomitmen untuk terus menjaga nilai gotong royong dalam gaya hidup pembangunan desa yang sejalan dengan visi Asta Cita dan cita-cita Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (zal)

Bupati Dendi: Pejuang Perintis Kemerdekaan Memberi Spirit Generasi Penerus

Pesawaran (RN) – Upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Pesawaran berlangsung khidmat di Lapangan Pemkab setempat, Dengan mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, Minggu (17/8/2025). Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bertindak sebagai inspektur upacara, mengatakan peringatan HUT RI kali ini menjadi momentum bagi Pemkab Pesawaran untuk menguatkan semangat gotong royong. Para pejuang dan perintis kemerdekaan telah memberi teladan bagi kita semua. Kehadiran mereka menjadi spirit bagi generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, memperkuat persatuan, serta mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Dendi. Dendi mengajak seluruh elemen masyarakat Pesawaran untuk terus menjaga keharmonisan dan bersatu memajukan Bumi Andan Jejama. “Saya yakin dengan semangat, doa dan dukungan dari seluruh pihak Pesawaran akan lebih baik dan terus mengalami peningkatan,” tegasnya. Diketahui, dalam upacara tersebut Dendi juga mengumumkan, pemenang Lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat kabupaten. Lomba BBGRM diraih oleh Desa Gunungsari, Kecamatan Way Khilau sebagai juara pertama, Desa Sukaraja, Gedong Tataan di posisi kedua, dan Desa Kalirejo, Way Ratai sebagai juara ketiga. (zal)