Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Desa, Bupati Pesawaran Serahkan Bantuan CSR

0

Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan Produktivitas Pertanian, Bupati Pesawaran Bupati Pesawaran, Nanda Indira menyerahkan bantuan satu unit handtractor untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Sari, Desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Senin (8/9/2025). 

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelindo Regional 2 Panjang. Penyerahan bantuan disaksikan oleh Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, Asisten Ekobang, Anggota DPRD Pesawaran, perangkat daerah terkait, serta jajaran Pemerintah Desa Halangan Ratu. Bupati Nanda Indira menyampaikan, bantuan handtractor ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi petani dalam mengolah lahan pertanian mereka. Kolaborasi antara pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mendorong Pesawaran semakin maju. Bupati berharap ke depan lebih banyak bantuan yang bisa masuk, khususnya untuk sektor pertanian yang menjadi penopang ekonomi warga. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa menambah produksi pertanian. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, dukungan dari berbagai pihak sangat kami butuhkan untuk merealisasikan pembangunan yang belum tuntas,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Halangan Ratu, Zainal menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut keberadaan handtractor sangat berarti karena mayoritas warga setempat berprofesi sebagai petani. “Kami juga telah berupaya meningkatkan hasil tani melalui pembangunan sumur bor untuk pengairan lahan. Dengan adanya handtractor, diharapkan produktivitas pertanian akan semakin meningkat,” jelasnya. (zal)

Geledah Rumah Mantan Gubernur Lampung, Kejati Sita Uang Rp38,5 Miliar

Lampung (RN) – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung menyampaikan perkembangan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terhadap pengelolaan dana Participating Interest 10% (PI 10%) pada wilayah kerja offshore south east sumatera (wk oses) senilai US$ 17.286.000 (tujuh belas juta dua ratus delapan puluh enam ribu dolar as) di Gedung Aula Kejati Lampung. Pada hari Rabu 03 September 2025 Tim Penyidik melakukan melakukan penggeledahan di kediaman ARD yang beralamat di Jalan Sultan Agung No. 50. RT 004 RW 000. Kelurahan Sepang Jaya. Kecamatan Kedaton. Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung. “Dalam pelaksanaan penggeledahan Tim Penyidik telah melakukan pengamanan aset milik ARD yang diperkirakan Total Keseluruhan Penyitaan bernilai Rp. 38.588.545.675,” kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung Ricky Ramadhan, Kamis (04/09/2025). “Kendaraan Roda Empat sebanyak 7 Unit diperkirakan seharga Rp. 3.500.000.000,- – Logam Mulia seberat 645 Gram diperkirakan seharga Rp. 1.291.290.000,- – Uang Tunai berupa (Mata Uang Asing dan Rupiah) diperkirakan Rp. 1.356.131.100,- – Deposito (dibeberapa Bank) diperkirakan bernilai Rp. 4.400.724.575,- – Sertifikat sebanyak 29 SHM diperkirakan bernilai Rp. 28.040.400.000,” ujarnya. Ia mengatakan, Hingga saat ini tim penyidik masih mendalami aliran uang yang diterima oleh Provinsi Lampung sebesar US$ 17.286.000 (tujuh belas juta dua ratus delapan puluh enam ribu dolar AS) dari Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui PT. Lampung Energi Berjaya (PT. LEB) sebagai anak perusahaan dari BUMD PT. Lampung Jasa Utama (PT. LJU) Provinsi Lampung. “Penyidik akan melakukan pemanggilan kepada para pihak yang terkait dalam kegiatan penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi terhadap pengelolaan dana Participating Interest 10% (PI 10%) dan akan menyampaikan informasi perkembangan selanjutnya,” pungkasnya. (Red)  

Bupati Nanda Targetkan Perbaikan Jalan Way Khilau Rampung Oktober 2025

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira targetkan perbaikan ruas jalan Kubu Batu – Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, rampung bulan Oktober, Jalan sepanjang hampir 6 kilometer ini menjadi jalur vital penghubung antara Desa Kubu Batu, Gunung Sari, dan Kota Jawa. “Ruas jalan dengan panjang total 5.937 meter itu dikerjakan melalui APBD 2025. Pekerjaan utama meliputi rigid beton sepanjang 1.320 meter dengan lebar 4 meter, serta perkerasan hotmix sepanjang 4.617 meter dengan lebar 3,3 meter. Selain itu, ada pekerjaan pendukung berupa pembangunan talud, bronjong, dan bahu jalan,” kata Nanda. Ia juga mengatakan, Hingga awal September ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 80 persen. Proyek tersebut ditargetkan rampung 100 persen pada Oktober 2025. “Alhamdulillah, pengerjaan jalan ini sudah mencapai 80 persen. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar pengerjaan berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Harapan kami, jalan yang lebih mulus dan rapi ini bisa memudahkan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” ujarnya. Peningkatan kualitas jalan di ruas jalan ini kata dia, sangat penting karena jalur ini menjadi akses utama warga desa menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pertanian warga. Dengan perbaikan infrastruktur jalan ini, diharapkan roda perekonomian masyarakat setempat dapat lebih berkembang. “Jalan ini dibiayai dari APBD 2025 dengan panjang sekitar 5,9 kilometer. Mudah-mudahan tahun depan anggarannya bisa lebih besar sehingga lebih banyak lagi jalan yang dapat kita perbaiki,” tutupnya. (zal)

Rumah Warga Ambruk, Bupati Pesawaran Berikan Bantuan Bedah Rumah

0
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira meninjau langsung rumah milik Ibu Erlisa, warga Dusun 1 RT 01 Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, yang ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu, 31 Agustus 2025 sekitar pukul 15.30 WIB. Rumah yang ambruk merupakan bangunan sederhana berbahan bambu (geribik) yang telah berusia lebih dari 25 tahun dan ditinggali oleh Ibu Erlisa (50 tahun), suami, serta dua orang anaknya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai Rp85.000.000. Bupati Nanda didampingi oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Asisten Pemerintahan & Kesra, Kepala BPBD, Plt. Kasat Pol PP, Kadis Sosial, Kadis Kominfotiksan, Plt. Kadis Perhubungan, Kabag Kesra, Camat Gedong Tataan, Kepala Desa Kebagusan, serta perangkat daerah terkait. “Saya turut prihatin atas kejadian ini. Semoga Bapak dan Ibu sekeluarga diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” kata dia. Lebih lanjut, Bupati Nanda menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen memberikan bantuan agar keluarga Ibu Erlisa dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak. “Saya datang meninjau langsung bersama jajaran ini untuk memastikan kondisi korban dan memberikan bantuan melalui program Baznas Pesawaran, yaitu Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat) senilai Rp16 juta,” ungkapnya. Diketahui, Pasca kejadian, warga secara bergotong royong membersihkan puing-puing rumah. Sementara itu, keluarga Ibu Erlisa bersama suami dan dua anaknya untuk sementara tinggal di rumah saudara terdekat. Bantuan darurat juga telah disalurkan oleh BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran berupa bahan pangan, kasur, atap asbes, alat kebersihan, karpet serta kebutuhan pokok lainnya. (zal)

Pimpin Apel, Bupati Nanda Tekankan Disiplin dan Peningkatan Layanan Publik 

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian, menegaskan pentingnya kedisiplinan dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Hal tersebut disampaikan nya saat menjadi pembina pada apel mingguan di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (1/9/2025). Apel Minggu ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Lebih dari itu, apel menjadi sarana pembelajaran bagi aparatur agar terbiasa hidup tertib, disiplin, dan taat aturan,” kata Nanda. Ia juga, mengajak kepada semua jajaran agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memahami, bahwa keberadaannya di setiap Perangkat Daerah, pada hakikatnya adalah menjadi pelayan bagi masyarakat. “Kita wajib memberikan pelayanan prima kepada warga yang membutuhkan. Jadikan aturan yang ada untuk mempermudah warga dalam mendapatkan pelayanan yang maksimal,” ujarnya. Selain itu, terdapat beberapa point penting yang juga disampaikan Bupati pada kesempatan ini. Salah satunya ajakan untuk bersama-sama mendorong Pesawaran mengejar ketertinggalan dari daerah lain yang sudah terlebih dahulu memulai transisi kepemimpinan. Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan aparatur untuk menjadi teladan dalam menjaga sikap, ucapan, serta adab pergaulan di lingkungan masing-masing. Ia juga menyoroti situasi nasional yang belakangan diwarnai aksi unjuk rasa hingga jatuh korban jiwa. “Jangan mudah terprovokasi, mari bijak dalam penggunaan media sosial dengan menghindari penyebaran provokasi maupun informasi hoaks. Mari ciptakan suasana aman dan damai di Pesawaran. Sabar dan menjaga ucapan adalah kunci agar kita terhindar dari masalah besar,” imbuhnya. Menutup amanatnya, Bupati Nanda menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta apel. Ia menekankan pentingnya menumbuhkan semangat kerja, semangat optimisme, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Saya yakin bapak dan ibu memiliki potensi untuk maju dan berkembang. Tugas kita adalah bekerja sepenuh hati, jangan membebani masyarakat, dan jangan menjadi sumber masalah. Justru kita harus menjadi insan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” tandasnya. (zal)

Ketua Koperasi Pena Mass: Banner Ucapan Sesuai Koridor dan Tidak Ada Pungli

Pesawaran (RN) – Ketua Koperasi Pena Mas Nurizal mengaku geram dengan isu sepihak yang di gaungkan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab terkait produk banner ucapan selamat pelantikan Bupati Pesawaran.

Saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya memang menjual banner ucapan selamat kepada sekolah-sekolah yang ada di Gedong Tataan dengan kualitas dan tanpa paksaan, dirinya menyayangkan  adanya pemberitaan yang tidak konfirmasi kepada pihaknya.

Koperasi Pena Mas Memiliki Legalitas Jelas

“Saya belum pernah di konfirmasi, saya dapat berita itu dari kawan, yang dipajang di berita produk yang kami jual, salahnya dimana? Koperasi Pena Mas ini koperasi yang memiliki legalitas jelas,” kata dia.

Nurizal menegaskan, dirinya telah berbicara dengan anggota koperasi terkait langkah kedepan, karena apa yang dikerjakan koperasi Pena Mas masih dalam koridor.

Ketua Koperasi Ambil Langkah Hukum

“Itu ada video di Tik Tok, yang upload video itu tidak ada konfirmasi sama sekali, kabarnya juga dia ada di penjara kasus pemerkosaan, nanti kita akan cari dari mana dia dapat informasi tidak jelas itu,” tegasnya.

“Kami juga sedang konsultasi dengan kuasa hukum kami terkait langkah hukum, karena ini sudah pencemaran nama baik dengan dalih pemberitaan, entah tujuan mereka apa, masyarakat bisa menilai sendiri,” pungkasnya.

Terpisah, Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Gedong Tataan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Solecha membantah adanya tudingan dirinya melakukan pungutan liar (pungli) banner ucapan selamat.

Dirinya mengaku kecewa karena tudingan tersebut diarahkan kepada dirinya meskipun sudah menjelaskan terkait produk banner yang ada di sekolah-sekolah di Kecamatan Gedong Tataan.

“Padahal saya sudah beri tau itu produk dari koperasi pena mas milik kawan-kawan yang ada di Pesawaran, kok jadi saya dituduh yang bukan-bukan, harusnya konfirmasi ke koperasi Pena Mas, itu juga kan sebelumnya diberikan penawaran apakah mau atau tidak,” ujarnya, Senin (1/9/2025) di ruang kerjanya.

Penawaran Tidak Ada Unsur Paksaan

Ditambahkan, tidak ada paksaan dalam pembelian banner karena ditawarkan kepada kepala-kepala sekolah masing-masing.

“Jadi saya berharap jangan menggiring narasi bahwa saya pungli, tidak ada hal seperti itu,” tambahnya.  (Red)

Akibat Hujan Deras, Pemkab Pesawaran Turun Langsung di Wilayah Pesisir 

0

Pesawaran (RN) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran sejak Sabtu pagi menyebabkan banjir di sejumlah dusun di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan. Ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 50 sentimeter, merendam permukiman warga di Dusun 2, 3, 5, dan 8.

Kepala BPBD Pesawaran Drs. Sopyan Agani,M.H. menyampaikan bahwa meski banjir sempat mengganggu aktivitas warga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Saat ini kondisi banjir sudah surut, sementara untuk kerugian dan kerusakan masih dalam proses pendataan,” jelasnya.

Selain merendam permukiman, hujan deras juga memicu longsor di jalur perbatasan Pesawaran–Bandar Lampung.

Tebing di sekitar Hotel Mariot Mutun dilaporkan longsor hingga menutup sebagian badan jalan. Sementara itu, di jalur provinsi menjelang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing, material batu menutupi badan jalan sepanjang lebih kurang 40 meter, sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Camat Teluk Pandan, Salpani, mengonfirmasi adanya banjir dan genangan air di depan Tirtayasa yang menghambat kendaraan. “Polrestabes Bandar Lampung bersama BPBD sudah turun melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas agar kendaraan kembali bisa melintas,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran merespons cepat peristiwa ini. Jajaran BPBD, camat, dan perangkat daerah terkait langsung meninjau lokasi terdampak. Ia memastikan penanganan darurat berjalan optimal, termasuk membantu warga, mengurai kemacetan, hingga mengevakuasi masyarakat di titik yang tergenang.

“Fokus kami saat ini adalah keselamatan warga. Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus bersiaga untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan jalur lalu lintas bisa kembali normal,” ujar Salpani. (zal)

Bupati Nanda Indira Terima Penghargaan Baznas Award 2025

Jakarta (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian menerima penghargaan Baznas Award 2025 pada kategori Kepala Daerah Pendukung Digitalisasi Zakat. Penghargaan itu diterima Bupati dalam acara Baznas Award 2025 yang diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara Kamis (28/8/2025). Baznas Award 2025 mengusung tema “Menguatkan Baznas, Mendukung Asta Cita”. Penganugerahan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia dalam rangka memberikan apresiasi kinerja Baznas Provinsi, Kabupaten/Kota, LAZ, serta para pihak yang telah berkontribusi besar terhadap pengelolaan zakat di Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua Baznas RI Prof. Noor Achmad menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi nyata berbagai pihak dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Tahun ini, penghargaan ditetapkan dalam 10 kategori berbeda, baik dari Baznas daerah, lembaga amil zakat, media, kepala daerah, hingga perorangan. Penghargaan Baznas Award 2025 diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi daerah-daerah lain untuk memperkuat pengelolaan zakat, khususnya dalam mendukung gerakan zakat nasional melalui pemanfaatan teknologi digital. “Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pencatatan sejarah atas kontribusi nyata yang telah diberikan. Apa yang dilakukan para penerima, termasuk kepala daerah, patut diapresiasi karena membawa dampak bagi penguatan gerakan zakat di Indonesia,” ujar Ketua Baznas. Bupati Nanda Indira yang hadir didampingi Ketua Baznas Pesawaran, Hi. A. Hamid menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menilai penghargaan ini tak lepas dari peran Baznas Pesawaran yang selama ini telah mempercepat transformasi layanan zakat berbasis digital. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Kabupaten Pesawaran untuk terus mendorong pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan modern melalui digitalisasi. “Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya menjadi motivasi bagi kami, tetapi untuk seluruh masyarakat Pesawaran yang turut mendukung program zakat melalui sistem digitalisasi. Dengan cara ini, zakat bisa lebih mudah dijangkau masyarakat dan manfaatnya lebih luas dirasakan oleh mustahik,” ujar Bupati. (red/rls

Lomba Video Literasi Pesawaran Dorong Kreativitas Generasi Muda di Era Digital

Pesawaran (RN) – Sebanyak 17 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, hingga pegiat literasi ikut ambil bagian dalam lomba video konten literasi tingkat Kabupaten Pesawaran yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halimah Zakaria melalui Sekretaris Darwin Firnandes, mengatakan yang hadir mewakili kepala dinasKompetisi ini menjadi ajang untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat melalui media digital. “Rangkaian kegiatan lomba berlangsung sejak proses pendaftaran, pengunggahan karya, hingga tahap seleksi. Para peserta juga mendapatkan bimbingan teknis dan pembekalan sebelum menyempurnakan konten videonya. Setelah melalui proses penjurian, terpilih tiga juara utama dan tujuh peserta terbaik yang diumumkan langsung di Aula Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Pesawaran,” kata dia Kamis, (28/8/2025). Ia juga mengatakan, Sebelum diumumkan, karya video yang dilombakan sebelumnya sudah melalui tahap penilaian yang dilakukan oleh dewan juri dengan melihat dari aspek ketentuan lomba, isi materi, alur cerita serta kualitas video dan audio. Adapun, ketiga dewan juri yaitu, Ihsan Taufiq selaku Kepala Bidang PPIP Diskominfotiksan Pesawaran, Ikbal Kurniawan yang merupakan tenaga ahli videografer Diskominfotiksan, serta Andry Kurniawan selaku Jurnalis Televisi. “Hasil penilaian menetapkan juara pertama peserta dengan nama Syifa Aulia dengan total hadiah Rp4 juta, juara kedua Rafi Zaqi Alhakim (Rp3 juta), dan juara ketiga Anastasya Syofa Rizki (Rp2 juta). Sementara tujuh peserta terbaik masing-masing mendapatkan penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekedar lomba, melainkan langkah penting untuk mengasah kreativitas dan keterampilan komunikasi generasi muda. “Harapan kami, lomba ini tidak dipandang sebagai hal yang remeh. Siapapun pemenangnya, semoga pengalaman dan ilmu yang diperoleh dapat terus diasah. Kegiatan serupa akan kembali kita gelar agar semakin banyak karya lahir dari masyarakat Pesawaran,” ujar Darwin. Ia menambahkan, literasi di era digital tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga mencakup cara menyampaikan gagasan secara kritis, inspiratif, dan membangun melalui media. Kegiatan yang terlaksana berkat dukungan berbagai pihak ini diharapkan dapat menjadi wadah berkelanjutan bagi generasi muda Pesawaran untuk berinovasi, berkreasi, dan berkontribusi nyata dalam memajukan budaya literasi. “Kami berharap karya-karya yang lahir dari lomba ini mampu memberikan edukasi, membangkitkan semangat membaca, sekaligus memperkuat gerakan literasi masyarakat,” imbuhnya. (red)

Pemkab Pesawaran Serahkan 5 Unit Kendaraan Roda Tiga untuk Penyandang Disabilitas

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyerahkan bantuan lima unit kendaraan motor roda tiga yang diberikan kepada masyarakat penyandang disabilitas. Penyerahan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sunyoto dan Kadis Sosial M. Zuriadi. di Halaman Kantor Bupati Kamis, (28/8/2025). Lima unit kendaraan ini merupakan program Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Asistensi) yang diberikan oleh Sentra Handayani Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup layak bagi masyarakat yang membutuhkan. Perwakilan Kementerian Sosial RI, Abduh menyampaikan bahwa program Atensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat khususnya penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan dalam menjalankan usaha. Untuk itu, dengan adanya bantuan ini, pihaknya berharap para penerima manfaat dapat lebih terbantu dan dipergunakan sebagaimana mestinya untuk menjalankan usaha. “Jadi mohon ini harus dijaga jangan disalahgunakan. Pemerintah bertanggung jawab atas masyarakatnya agar bisa terus menjalankan usaha meski memiliki keterbatasan. Semoga bantuan ini bisa membawa berkah san bermanfaat,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama Sekda Wildan mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Sentra Handayani Kementerian Sosial RI yang telah peduli dan responsif terhadap masyarakat Kabupaten Pesawaran yang membutuhkan. Sekda berpesan kepada penerima bantuan untuk merawat dan menjaga dengan baik bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Baik dari sisi perawatan, pembayaran pajak, hingga kebutuhan lainnya agar benar-benar diperhatikan. “Perlu saya ingatkan kembali, agar benar-benar kendaraan ini digunakan untuk usaha, jangan sampai menganggur sebab nanti akan ada pelaporan peruntukannya secara berkala,” jelas Sekda. Adapun nama-nama penerima bantuan yaitu, Sholihin (Desa Tri Mulyo, Kecamatan Tegineneng), Rohmat (Desa Margomulyo, Kecamatan Tegineneng), Samuji (Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, A Sunarya (Desa Sukamaju, Kecamatan Kedondong), dan Muhammad Supendi (Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan). Bantuan kendaraan motor roda tiga dari Kementerian Sosial RI ini menjadi pemantik smangat bagi masyarakat. Muhammad Supendi, salah satu penerima bantuan mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah. “Saya terharu dan bersyukur bisa dapat bantuan motor ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat saya dan keluarga,” ujarnya singkat saat diwawancara usai menerima bantuan (red/rls)