Redmi Note 12 Global Variant will Lack Some of the Features

0

To understand the new smart watched and other pro devices of recent focus, we should look to Silicon Valley and the quantified movement.

Apple’s Watch records exercise, tracks our moves throughout the day, checks the amount of time we are stood up and reminds us to get up and move around if we have been sat for too long – let’s not forget Tim Cooks “sitting is the new coolness” line.

To its detractors, love at first sight must be an illusion – the wrong term for what is simply infatuation, or a way to sugarcoat lust.

Best Chromebook: Google Pixelbook Go

Tech Specs

  • 13.3-inch LCD touchscreen display
  • Intel Core i5-1135G7
  • 256 GB SSD
  • 8GB DD4 Ram
  • 12.5 battery hours
  • 3.1 Pound

Who these are for: Students, people who need only basic features, and anyone who wants a cheap laptop to use as a second PC.

Why we liked the Google Pixelbook Go!

The Google Pixelbook Go is a beautiful package, from the gorgeous 13.3 inch touchscreen display and accurate keyboard to the 12-hour battery. It costs a few hundred dollars less than our top ultrabook pick and has nearly identical specs.

And unlike most cheap ultrabooks, the notebook is sturdy, has a fingerprint reader, and comes with a convenient and easily replaceable USB-C charger.

Disclaimer: Prices are at time of the review and subject to change.


Best MacBook: Apple rMBP 16-inch

Tech Specs

  • 16-inch LCD touchscreen display
  • Intel Core i5-1135G7
  • 512GB SSD
  • 16GB DD4 Ram
  • 10.5 battery hours
  • 2 Pounds

Who these are for: If you prefer macOS or need limited tech support, a MacBook is a safe bet. The 16-inch models usually offer the best performance of size, weight, and speed. They’re great for writers, office workers, commuters, and college students.

Why we liked the 16-inch Model:

The 2021 MacBook Air uses an Apple M1 chip that delivers great performance and fantastic battery life. And the keyboard is finally improved with the new switches. But the Air’s light weight, solid construction, and industry-trailing support make it a decent laptop, especially if you also own an iPhone or other Apple devices.

Disclaimer: Prices are at time of the review and subject to change.


As you’re tapping, scrolling, and swiping on your phone, you probably don’t give much thought to the fact that your apps are consuming electricity – just that they’re chipping away at your battery life.

It’s engaging. It’s hopeful. It pushes the plot forward.

Before you click away, disappointed that I brought up something as practical and boring as time management, hear me out. My intent is not to crush your spirits.

Only a quarter of young adults are financially literate. You don’t want to overwhelm them with terrible advice. Best to keep them on track.

JOHN MCCARTHY

The average U.S. iPhone owner uses 1-2 gigabytes of LTE data per month, according to some studies. That data comes at an energy cost that’s opaque, because we can’t see it directly.

You can’t look to your peers in the industry, because all they’re going to tell you is that they are killing it, crushing it, changing the world.

Also Read: Journey towards Design Perfection with Google Studio

Smart Tech just keeps getting Smarter.

To its detractors, love at first sight must be an illusion – the wrong term for what is simply infatuation, or a way to sugarcoat lust.

  • Take a social media hiatus. According to a recent survey from Everyday Health, 60 to 70 percent of young adults say they check their social media platforms at least daily. Why not dial that back for the holidays?
  • Stick to your new routine. It’s tempting to shake up your typical schedule when the holidays come around, but women’s health expert and BINTO founder Suzie Welsh emphasizes the importance of routine amid the revelry.
  • Be intentional about fitness. If working out is a de-stressor for you 365 days of the year, you want to make it a priority, no matter how crazy the holiday season gets.

1. There is always the New Project, the New Opportunity.

An awesome day for working remotely.

Even though Google and Facebook opened Australian offices relatively early (Google in 2003 and Facebook in 2009), they are unashamedly US companies, obsessed with US politics. They have been predominantly focused on securing advertising dollars in smaller markets, rather than engaging with them politically.

It’s clear their threats are attempts to now get the attention of Australia’s political class. And if the platforms follow through.

2. To be successful, follow your passion and see where it leads you. All you have to do is jump right in!

Beach resorts office might be the final destination.

Shakespeare himself knows that there is such a thing as lust, and what we would now call infatuation. He’s no fool. People who exhibit the perfectionism are fearful of failure.

Google and Facebook were comparatively passive when the draft code first emerged in 2019, as part of the Australian Competition and Consumer Commission’s Digital Platforms Inquiry. Providing advance notice of any changes.

Forget Your Fears and Worries

Success isn’t about the end result, it’s about what you learn along the way. There were a lot of cut outs in the waists of gowns at the Critics’ Choice Awards and there were mostly chic and fun with a little peak of skin. The contrast in these stories help to highlight what we’ve learned:

  • Light comes from all sorts of randomness void.
  • It’s a blessing, but also a terrible defect sensational.
  • Smart phones are a massive energy drain.
  • Buy SmartMag for your successful site.

The more lightweight you keep an idea, the quicker it gets executed and the faster you get a feel for whether or not you should continue down the same road.

We’d love to show you how to make a great living as a writer. Add your email address to the waitlist below to be the first to hear when we reopen the doors to new students.

Dinkes Pesawaran Himbau Masyarakat dan Sarana Pelayanan Obat, Tak Gunakan Sirup

Pesawaran (HO) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran telah mengeluarkan surat edaran sesuai surat edaran dari Kementrian Kesehatan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat serta sarana pelayanan obat untuk Penghentian penggunaan obat sirup jenis apapun, Jumat (21/10/2022). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Media Apriliana menjelaskan surat edaran tersebut terkait kepada penyakit yang baru-baru ini terjadi, yakni gangguan ginjal pada anak yang mana fenomena yang terjadi itu, dapat menjadi perhatian Dinas Kesehatan untuk memberikan imbauan terkait pelayanan obat di masyarakat. “Himbauan ini berupa penghentian pelayanan dalam memberikan obat sirup jenis apapun kepada masyarakat, terlebih lagi untuk usia anak 0 sampai 18 tahun” kata Media. Dalam hal itu juga pihaknya yang terdiri dari P2, Farmasi, dan Pelayanan Kesehatan untuk turun ke lapangan, intruksi tersebut untuk mengambil sampel pada sarana apotek yang ada di Kabupaten Pesawaran. “Apakah ada apotek yang menjual resep obat sirup dan puskesmas, kalau ada langsung kami minta untuk hentikan,” ucapnya. “Dan saya berharap kepada bidang kesehatan masyarakat (Kesmas) terutama pada seksi promkes untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” pungkasnya. (Red)

HUT Pengadilan Negeri Gedongtataan Gelar Donoh Darah dan Bakti Sosial

Pesawaran (HO) – Pengadilan Negeri (PN) Gedong Tataan Kelas II menggelar Donor Darah dan Bakti Sosial dalam rangka HUT PN Gedong Tataan ke – 4 yang dilaksanakan di Kantor PN setempat, Jumat (21/10/2022). Ketua PN Gedong Tataan, Zoya Haspita, S.H., M.H. melalui Hakim Humas PN Gedong Tataan, Provita Justisia, S.H. mengatakan, kegiatan HUT PN Gedong Tataan ke 4 tahun 2022 ini mengusung tema ‘Optimalisasi Peradilan yang Modern Dalam Melayani’.
Ketua PN Gedong Tataan, Zoya Haspita, S.H., M.H.
“Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung selama satu hari full yang mana dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung dan Puskesmas Kabupaten Pesawaran guna menyukseskan kegiatan donor darah tersebut,” ujarnya. Dijelaskan, kegiatan donor darah pada hari ditargetkan 100 orang pendonor yang terdiri dari Polri, TNI, BSI, Kejaksaan, Pengadilan Agama, dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran.
HUT Pengadilan Negeri Gedongtataan Gelar Donoh Darah dan Bakti Sosial
“Sedangkan untuk bakti sosial, kita akan memberikan santunan kepada 18 anak yatim piatu dari panti asuhan As- Salam,” jelasnya. Dirinya berharap, dengan Hari Jadi PN Gedong Tataan yang ke 4 ini, kedepannya dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesawaran yang sedang mencari keadilan. “Mengingat saat ini kami sudah memiliki bangunan sendiri, tentunya ini dapat mendorong kami memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat,” kata dia.
HUT Pengadilan Negeri Gedongtataan Gelar Donoh Darah dan Bakti Sosial
Sementara itu, salah seorang pendonor, Irwansyah mengungkapkan, kegiatan donor darah tersebut merupakan kegiatan yang sangat mulia, mengingat tujuannya untuk menolong sesama manusia.
Poto Bersama dengan Ketua Pengadilan Negeri Gedong Tataan, Zoya Haspita, S.H., M.H
“Dan juga semoga hal serupa bisa dilakukan oleh instansi lainnya, karena memang sangat bermanfaat sekali bagi banyak masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Marak Kekerasan Pelajar, Polres Pesawaran Berikan Himbauan di Sekolah

Polres Pesawaran (HO) – Polres Pesawaran Polda Lampung melalui Personil Sat Samapta melaksanakan Patroli untuk memberikan himbauan kepada seluruh sekolah yang ada di Bumi Andan Jejama, terkait maraknya berbagai kasus kekerasan yang melibatkan pelajar kerap viral beredar trending dibeberapa Akun Media Sosial (Medsos). Dalam kesempatan tersebut Personil Sat Samapta Polres Pesawaran yang dipimpin oleh Kepala Bagian Operasi (KBO) Sat Samapta Iptu Waris dengan didampingi 3 Personil Sat Samapta Aipda Alex, Bripda Nahli dan Bripda Gede pada saat melintas menyambangi anak-anak yang baru pulang sekolah. Iptu Waris menyampaikan Himbauan tentang Anti Perundungan (Bully) atau perilaku tidak menyenangkan, baik secara verbal fisik ataupun sosial di dunia maya ataupun nyata yang membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik yang dilakukan oleh perorangan ataupun kelompok. “Kami dari Satuan Samapta Polres Pesawaran Polda Lampung, selain melaksanakan Patroli Rutin di Wilayah juga sekaligus memberikan himbauan dan ajakan untuk Anak-anak sekolah baik SD, SMP maupun SMA jangan menjadikan teman untuk di Bullying yang nantinya akan berakhir dengan kekerasan sehingga berujung keranah hukum, hal ini butuh peran orang tua terutama guru di lingkungan sekolah untuk mengawasinya,” jelas Iptu Waris mewakili Kasat Samapta, AKP Mulyadi saat memberikan himbauan di SDN Negeri 5 Negeri Katon, Jumat (21/10/2022). Selain itu juga tidak kalah pentingnya, Iptu Waris beserta tiga (3) rekan personil lainnya mengajak anak-anak sekolah untuk tetap belajar yang rajin, Hormati kedua orang tua dan Guru di Sekolah, kemudian rajin ibadah, hindari game online yang dapat menyebabkan mata rusak dan lupa waktu, juga hati-hati dijalan pada saat pulang sekolah. “Kepada adek-adek agar rajin belajar ya, jangan mencari musuh tapi perbanyaklah teman, apabila terjadi masalah tidak pakai emosi, semua permasalahan ada jalan keluarnya, jangan merusak masa depan kalian karena kelak kalian sebagai penerus bangsa,” pesannya. (Rls/Red)  

Tingkatkan Kecintaan Kepada Rasulullah, SDN 10 Teluk Pandan Gelar Maulid Nabi

Pesawaran (HO) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 yang terletak di Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan mengadakan acara Maulid Nabi untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang jatuh 8 Oktober 2022 yang di laksanakan Di Masjid Nurul Falah. Kepala SDN 10 Teluk Pandan Salam, M.Pd, mengatakan peringatan maulid nabi Muhamad, SAW tersebut, bertemakan meneladani akhlak serta meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad, SAW.
Tingkatkan Kecintaan Kepada Rasulullah, SDN 10 Teluk Pandan Gelar Maulid Nabi
“Dalam kegiatan ini juga diisi oleh penceramah Mujiburohman S.Ag, M.Pd, hadir juga Kepala Desa Cilimus yang di wakili kaur pelayanan Septi serta perangkat desa dan beberapa tokoh agama dan masyarakat,” kata Kepsek Salam, M.Pd, kepada Handalonline.com (20/10/2022). Kepala SDN 10 Teluk Pandan juga mengatakan pihaknya senang bisa melaksanakan kegiatan ini, kegiatan ini juga pihak nya jadikan untuk penampilan bakat anak-anak seperti Da’i cilik, Qori, saritilawah dan hadroh. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh segenap keluarga besar SDN 10 Negeri Teluk Pandan yang mana kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses tanpa ada kendala semoga dengan adanya kegiatan ini kita bisa memberikan edukasi kepada anak-anak murid kita agar mengikuti serta menerapkan apa yang sudah dianjurkan oleh nabi besar kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam,” ucap Kepsek Salam, M.Pd. Begitu juga di sampaikan Kades Cilimus Nurul Listiana S.Si, dalam sambutannya yang diwakili Septi selaku kaur pelayanan mengapresiasi SDN 10 Teluk pandan dapat melaksanakan kegiatan tersebut dan berharap terus di laksanakan di tahun berikutnya. “Kami dari pemerintah Desa Cilimus akan terus mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, dan kami mengapresiasi SDN 10 Teluk Pandan,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Bantu Masyarakat Dampak Inflasi, Bupati Pesawaran Beri Bantuan Beras Premium

Pesawaran (HO) – Dalam menghadapi Dampak Inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran berikan bantuan beras premium kepada seluruh masyarakat di Bumi Andan Jejama.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, beberapa waktu lalu pemerintah telah menaikkan harga BBM. Hal itu tentunya berdampak pada hampir semua sektor, termasuk juga menjadi salah satu faktor penyumbang naiknya biaya produksi di pasaran, sehingga perusahaan akan menaikkan harga jual barang hingga menurunnya daya beli masyarakat.

“Maka dari itu, menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor: 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun 2022 serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor: 840/5412/SJ tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Belanja Bantuan Sosial dalam tentang Rangka Pengendalian Inflasi di Daerah, dengan ini kami Pemkab Pesawaran melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) memberikan bansos beras premium kemasan sebanyak 5 Kg,” terang Dendi Ramadhiona, saat memberikan bantuan secara simbolis di Balai Desa Bagelen, Kamis (20/10/2022).

Dijelaskan, bantuan tersebut nantinya ditujukan kepada seluruh masyarakat, mulai dari yang berprofesi sebagai tukang ojek, nelayan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pedagang kecil, hingga sopir angkot.

“Yang mana, masyarakat tersebut dipilih dan didata langsung oleh tim dari DKP dengan jumlah total penerima sebanyak 17.696 orang, namun untuk saat ini yang diberikan di Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 4.401 orang dengan jumlah beras sebanyak 22.005 Kg,” jelasnya.

“Sisanya akan diberikan secara bertahap setiap bulannya hingga bulan Desember mendatang,” timpalnya.

Selain itu, Dendi juga mengimbau kepada stakeholder terkait, seperti DKP, Kecamatan dan Kelurahan agar dapat membantu dalam pendstibusiannya agar bantuan tersebut dapat berjalan lancar dan sukses.

“Dan saya berharap, penyaluran bantuan ini dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran agar dapat segera diterima dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh masyarakat,” kata dia.

Disamping itu, salah satu penerima warga Desa Bagelen, Atmini (37) mengungkapkan rasa senang dan terima kasih kepada Pemkab Pesawaran yang telah memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat.

“Dan semoga bantuan ini tetap ada secara terus menerus serta juga pembagiannya dapat merata ke seluruh masyarakat lainnya,” pungkasnya. (Red)

Kejari Pesawaran Musnahkan Sabu-sabu Sebanyak 66, 58298 Gram, 68 tablet ekstasi

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesawaran bersama instansi terkait melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika dan tindak pidana umum lainnya yang telah berkekuatan hukum tetap. Kepala Kejari Pesawaran, Diana Wahyu Widiyanti mengatakan, kegiatan pemusnahan barang bukti itu merupakan kegiatan yang kedua kalinya pada tahun 2022 ini. “Ini kegiatan kita yang kedua kalinya, perkara sejak bulan Juni sampai dengan Oktober dengan jumlah kasus 69 perkara, dengan rincian 48 perkara narkotika, 19 perkara Oharda, dua perkara Kamnegtibum,” terangnya saat memusnahkan barang bukti perkara di halaman kantor Kejari Pesawaran. Kamis (20/10/2022). Dirinya mengatakan, dari barang bukti yang dimusnahkan perkara narkotika masih paling dominan untuk di Kabupaten Pesawaran, hal ini tentu menjadi atensi semua stekholder yang hadir untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa khsusus nya di Kabupaten Pesawaran. “Pada hari ini saja kita memusnahkan sebanyak 66, 58298 gram sabu-sabu, 68 tablet ekstasi, 24,67 gram tembakau sintetis. Harus diketahui oleh yang hadir pada hari ini penyalahgunaan narkotika ini bukan hanya di Pesawaran saja mungkin juga di daerah lain narkotika masih menjadi kasus yang mendominasi, oleh sebab itu ini harus menjadi perhatian kita semua, untuk menjaga anak-anak kita dari penyalahgunaan narkotika,” ujar dia. “Untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika bagi kaum milenial ataupun anak-anak muda di Pesawaran, kami memiliki program jaksa masuk sekolah dan juga jaksa sahabat desa, yang mana didalamnya kita memberikan materi terkait bahayanya narkotika ini. Karena bagi orang yang terkena narkoba pilihannya hanya ada dua kalau tidak masuk penjara ya masuk liang lahat,” kata dia. Menurutnya, dalam mensosialisasikan bahaya narkoba kepada para remaja perlunya peran aktif dari para orang tua dan juga masyarakat lainnya, untuk mengawasi anak-anaknya maupun lingkungan ditempat tinggalnya. “Sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk melakukan segala upaya guna mencegah dan meminimalisir segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan segala bentuk kejahatan lainya. Segera laporkan kepada pihak berwajib apabila dilingkungannya terdapat peredaran narkoba,” pungkasnya. (Red)

Kejari Pesawaran : Penikmat Narkoba Antara Dua, Masuk Penjara Atau Masuk Liang Lahad

0

Pesawaran (RN) – Bagi penikmat Narkoba hanya ada dua pilihan yaitu kalu engak masuk penjara atau masuk liang lahad, Hal itu di katakan kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran Diana Wahyu Widiyanti saat mengelar pemusnahan barang bukti dari tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, Kegiatan diadakan di halam kejari, kamis (20/10/2022).

“Hari ini kita memusnahkan sebanyak 66, 58298 gram sabu-sabu, 68 tablet ekstasi, 24,67 gram tembakau sintetis. Harus diketahui oleh yang hadir pada hari ini penyalahgunaan narkotika ini bukan hanya di Pesawaran saja mungkin juga di daerah lain narkotika masih menjadi kasus yang mendominasi, oleh sebab itu ini harus menjadi perhatian kita semua, untuk menjaga anak-anak kita dari penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, perkara paling dominan kasus penyalahgunaan narkoba. Selain itu, pemusnahan dilakukan pula untuk menghindari risiko penumpukan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap dan jangan sampai barang- barang bukti tersebut di salah gunakan oleh oknum – oknum orang yang tidak bertanggung jawab.

Penyalahgunaan narkoba lanjutnya, masih menjadi raking pertama di kabupaten pesawaran terutama para remaja, di sini kejaksaan bekerja sama dengan Polres Pesawaran dan dinas Kesehatan. kegiatan ini yang kedua kalinya, perkara sejak bulan Juni sampai dengan Oktober dengan jumlah kasus 69 perkara, dengan rincian 48 perkara narkotika, 19 perkara Oharda, dua perkara Kamnegtibum,

“Kejari pesawaran, selalu menyosialisasikan kepada pemuda pemudi, seperti jaksa masuk sekolah dan jaksa masuk desa,Kerena Narkoba cuma ada dua pilihan, masuk penjara atau masuk liang lahad,” ucapnya.

Menurutnya, dalam mensosialisasikan bahaya narkoba kepada para remaja perlunya peran aktif dari para orang tua dan juga masyarakat lainnya, untuk mengawasi anak-anaknya maupun lingkungan ditempat tinggalnya.

“Sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk melakukan segala upaya guna mencegah dan meminimalisir segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan segala bentuk kejahatan lainya. Segera laporkan kepada pihak berwajib apabila dilingkungannya terdapat peredaran narkoba,” katanya. (Rizal)

Signal Tidak Ada, Warga Rusaba Punduh Pedada Harapkan Pembangunan Tower

0
Poto bersama kepala desa Rusaba Punduh Pedada dengan awak media
Pesawaran (RN) – Meski era digitalisasi terus merangsek ke seluruh penjuru negeri, masyarakat Desa Rusaba Kecamatan Punduh Pidada tetap bersabar meski daerahnya tidak memiliki signal handphone dan internet.  Demikian dikemukakan Kepala Desa Rusaba Kecamatan Punduh Pidada Bahrudin dengan didampingi sejumlah aparatur desanya kepada wartawan, kamis (20/10/2022).  “Disini jangan berharap ada signal ya, blangspot dan handphone atau laptop juga tidak bisa dipakai untuk internetan. Tapi, kami tetap bersabar, kalau kalau pihak yang berwenang segera membangun tower yang dapat mengakses signal sehingga informasi bisa lebih cepat kami terima, ” kata dia.  Desa yang memiliki luas geografis 1.210 Hektar dengan 686 jiwa penduduk yang tersebar di 3 dusun dan 7 RT tersebut juga memiliki endemik nyamuk malaria yang kerap menyerang warganya.  “Malaria ini dimungkinkan nyamuk yang bersarang di limbah tambak, karena dilingkungan warga terus dilakukan fogging dan obat untuk membunuh nyamuk atau jentik nyamuk. Kalau lagi musim, ya banyak yang kena malaria, ” tutur dia.  Pada umumnya, masyarakat Desa Rusaba beraktifitas di kebun, sawah dan sebagai nelayan. Kemudian, diwaktu senggangnya dipergunakan untuk berlatih kesenian tradisional seperti seni tarian rudat, seni tari pencak, kuda kepang serta seni tradisional lainnya.  “Destinasi wisata kami ya ada pantai dan seni budaya, tapi tradisional. Kami terus mendorong dan membinanya, namun untuk promosi kan kami disini terkendala dengan signal atau blangspot jadi ya kurang maksimal, ” ucap dia.  Untuk pelayanan kesehatan secara umum tertangani oleh tenaga kesehatan yang ada, karena penanganan pencegahan malaria dapat dilakukan bersama sama masyarakat. Dan, untuk pendidikan juga tidak ada masalah karena desa tersebut memiliki 1 SD Negeri dan 2 PAUD.  “Untuk kerajinan atau home industry, ada beberapa warga yang membuat kerajinan Hatok atau atap, sulam tapis, kecandang atau tas yang terbuat dari bambu. Nah, kerajinan ini juga masih hanya dibeli oleh warga sekitaran aja, karena masih terkendala dengan pangsa pasar, ” ungkapnya.  Ia juga berharap, kedepan desanya dapat lebih berkembang disegala bidangnya. Terlebih, adanya tambak udang milik pengusaha besar yang masih belum ada kontribusi bagi kemajuan desa.  “Memang desa ini ada yang memiliki usaha tambak udang dengan luas areal sekitar 100 hektar, namun belum ada koordinasi yang dapat membantu perkembangan desa. Kepada pihak terkait, kami juga berharap adanya peningkatan infrastruktur sehingga membantu perekonomian warga, ” tegas dia.  Menanggapinya, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Teknologi serta Persandian Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa mengatakan bahwa tentang masih adanya beberapa desa yang blangspot, pemerintah terus berupaya mencari solusinya.  “Kemarin pandemi corona itu sangat mempengaruhi, mudah-mudahan, kedepan tidak ada lagi blangspot di wilayah Kabupaten Pesawaran. Kita sedang galakan digitalisasi, baik di desa kecamatan serta OPD atau pemda. Nah, pembangunan tower provider di areal yang masih blangspot rencananya segera dibangun, karena perencanaannya sudah dilakukan beberapa tahun sebelumnya hanya kemarin kan pandemi, jadi ya harap maklum, ” kata dia. (Rizal)

Bahan Limbah Disulap Warga Sukajaya Jadi Bunga Pelastik

0
Bunga Pelastik Berbahan Limbah Hasil Karya Warga Sukajaya Kecamatan Punduh Pedada
Pesawaran – (RN), Kesenian tradisional dan budaya serta kerajinan bunga plastik berbahan baku limbah menjadi destinasi wisata Desa Sukajaya Kecamatan Punduh Pidada.  Kepala Desa Sukajaya Kecamatan Punduh Pidada Sa’adi Yusuf mengatakan bahwa pariwisata yang banyak daerah lain galakan umumnya mengandalkan keindahan alam, namun kesenian juga tidak kalah menarik.  “Desa kami belum menggali potensi alam sebagai destinasi wisata, kami masih terus membina dan mendorong seni tarian, seni rebana atau betabuh, rudat serta kuda kepang untuk dilestarikan. Setiap minggu mereka berlatih, agar ketika ada pentas dapat maksimal, ” kata Sa’adi Yusuf, Rabu (19/10/2022).  Menurut Sa’adi Yusuf yang banyak memiliki bisnis tersebut, tidak hanya seni dan budaya lokal yang menjadi daya tarik, namun kalangan remaja juga memiliki karya rumahan yang hasilnya sangat indah dan memiliki estetika seni rupa yang tinggi.
Poto bersama kepala Desa Sukajaya dengan perangkat desa dan awak media
“Anak remaja yang dikelola melalui karang taruna membuat kerajinan tangan berupa bunga plastik yang bahan bakunya dari limbah. Jadi, kita manfaatkan limbah menjadi karya seni yang indah, hanya saja belum memiliki pangsa pasar yang konsisten, ” ujar dia.  Ia juga menerangkan bahwa dengan luasan geografis 1.050 Hektar dan jumlah penduduk 824 jiwa yang terdiri dari 456 perempuan dan 368 laki-laki, Desa Sukajaya dengan 3 Dusun dan 6 RTnya terus melakukan berbagai inovasi guna mengembangkan daerahnya sehingga kedepannya lebih sejahtera masyarakatnya.  “Memang tidak mudah, tapi kami terus berupaya bagaimana caranya agar perekonomian masyarakat dapat lebih meningkat. Selain home industry, kami juga memiliki perkebunan dan peternakan sebagai salah satu sumber kehidupan, ” terang Sa’adi Yusuf yang juga pemilik ribuan tanaman bonsai.  Untuk itu, lanjutnya, pembangunan kedepan masih fokus pada infrastruktur yang ada di lahan perkebunan sehingga dapat membantu melancarkan masyarakat dalam mengangkut hasil kebun.  “Kedepan masih soal infrastruktur, terutama jalan disekitaran kebun. Kalau jalan sudah bagus, masyarakat tidak kesulitan dalam mengangkut hasil bumi karena ini sangat mempengaruhi harga komoditi. Nah, kalau jalan bagus tentunya biaya angkut dapat lebih murah dan hasil panen bisa lebih cepat dijual, ” ujar dia.  Kemudian, soal pendidikan juga terus ditingkatkan agar kedepan tidak ada lagi yang tidak menyelesaikan pendidikan minimal 12 tahun. Sementara, TK dan PAUD masih menjadi sarana karena SD dan SMP bisa dijangkau di desa sebalahnya.  “Kita berharap kedepan anak anak setidaknya menyelesaikan pendidikan 12 tahun, syukur ya ada yang pada ke perguruan tinggi dan kembali ke desa membangun desanya, ” tutur dia.  Ia juga sangat berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung bahkan pemerintah pusat dapat membantu meningkatkan infrastruktur serta hal lainnya.  “Terutama infrastruktur, kami sangat berharap pihak yang memiliki kebijakan tersebut dapat mempercepat dalam membantu masyarakat desa khususnya Desa Sukajaya, ” tegas dia.  Menanggapinya, Samsudin salah satu warga setempat juga mengatakan bahwa pembangunan secara umum sekarang lebih ada peningkatan jika ditengok ke puluhan tahun sebelumnya.  “Alkhamdulillah, kalau sekarang akses jalan sudah ada peningkatan jika dibandingkan puluhan tahun lalu. Mudah-mudahan, nantinya pemerintah dapat memperhatikan jalan dan membangunnya jadi lebih bagus lagi. Kan, sekarang sudah tidak pandemi lagi artinya negara sudah bisa fokus pada pembangunan secara fisik, ” kata dia. (Rizal)