Dendi Ramadhona Sebut APTK Jadi Contoh ASN Dalam Mengabdi

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sebut Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan hendaknya dapat mewarnai dan menjadi contoh bagi Aparatur Sipil Negara dalam hal etos kerja, semangat pengabdian dan loyalitas. Hal tersebut dikemukakan Bupati Dendi saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Kabupaten Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPK IKAPTK) Pesawaran masa bakti 2020-2025, yang berlangsung di Aula Saung Djunjungan Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (3/3/2023). Dendi mengatakan, IKAPTK merupakan organisasi yang mewadahi seluruh alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, dimana para purna praja tersebut adalah bagian dari rasa memiliki terhadap pemerintah daerah dan pengabdian kepada masyarakat. “Untuk itu, para alumni yang saat ini berada pada setiap lini jabatan di Pemerintahan daerah Kabupaten Pesawaran merupakan modal yang besar untuk melakukan perubahan-perubahan kearah yang lebih baik, memberikan pelayanan yang istimewa kepada masyarakat dan terus berinovasi agar Bumi Andan Jejama bisa sejajar dengan Kabupaten lain yang lebih maju,” ujarnya. Menurutnya, tatanan pemerintahan yang baik akan terwujud bila ditunjang dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang professional, netral, sejahtera, akuntabel dan berwawasan. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa di era reformasi dan demokrasi saat ini, keberadaan dan kinerja ASN selalu mendapat sorotan maupun kritikan dari semua elemen masyarakat. “Karenanya, citra kemampuan dan kewajiban ASN sebagai aparatur negara ditantang untuk dapat mengantisipasi dan mengakomodir berbagai aspirasi serta harapan masyarakat, bahkan di dalam kehidupan pribadi sekalipun ASN harus dapat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat, sehingga diharapkan ASN dapat memahami dengan baik esensi dari Undang-undang tersebut,” kata dia. Oleh sebab itu, Dendi mengimbau kepada pengurus dan anggota IKAPTK Pesawaran untuk dapat mewujudkan citacita, harapan dan impian bersama dimasa yang akan datang. “Jadilah organisasi yang solid, menjunjung tinggi integritas, memberikan teladan yang baik bagi ASN dan masyarakat pada umumnya,” ucapnya. Tak lupa pula, dirinya berharap, kedepannya para pengurus dapat mewarnai dan menjadi contoh bagi aparatur lainnya dalam hal etos kerja, semangat pengabdian, loyalitas. “Sehingga nantinya dapat menghasilkan output yang berkualitas serta menjadi pionir dalam penyelenggaraan pemerintahan mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi bahkan diharapkan pada level Nasional,” pungkasnya. Diketahui, turut hadir serta melantik DPK IKAPTK Pesawaran, yakni Ketua DPP IKAPTK Lampung Sulpakar didampingi Ketua TP PKK Pesawaran dan jajaran forkopimda lainnya. (Red)

Kepala SDN 6 Teluk Pandan Prioritaskan Mutu Belajar Mengajar

“Pesan saya kepada siswa-siswi rajin dan semangat belajar untuk menggapai cita-citamu setinggi bintang di langit” Pesawaran (HO) – Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd Kepala SDN 6 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung yang baru kurang lebih 1 tahun mengabdi kan diri menjadi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pelajaran di sekolah, dirinya memprioritaskan mutu kegiatan belajar mengajar. Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd mengungkapkan dirinya belum lama menjadi Kepala SDN 6 Teluk Pandan berdasarkan SK dari Bupati Dendi Ramadhona tanggal 31 Desember tahun 2021 di akhir tahun dan mulai aktif memimpin SDN 6 Teluk Pandan di awal Tahun 2022.
Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd Kepala SDN 6 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung
“Ya saya sudah 1 tahun kurang lebih dipercaya dan mendapatkan amanah untuk memimpin SDN 6 ini, alhamdulillah kami beserta dewan guru atau tenaga didik bekerja seperti keluarga sehingga kegiatan belajar mengajar kepada anak-anak kami semakin bersemangat,” ungkap Siti Kuntari, kepada Handalonline.com Jumat (3/3/2023). Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd meneruskan, ke depannya dia akan meningkatkan mutu pembelajaran siswa-siswi yang terbaik dan berprestasi dengan di dukung oleh tenaga-tenaga pendidik yang berkwalitas. “Untuk saat ini kita masih menggunakan kurikulum K 13 di tahun ajaran 2023/2024 kita sudah di haruskan menggunakan Kurikulum merdeka mengajar sesuai dengan arahan Bapak Kadis Pendidikan Kabupaten Pesawaran,” kata Siti Kuntari. Selain itu lanjutnya, SDN 6 Teluk Pandan sudah mengadakan Kelompok Kerja Guru (KKG), sebagai wadah pengembangan profesionalisme guru dengan tujuan untuk memfasilitasi kegiatan yang dilakukan di pusat kegiatan guru berdasarkan masalah dan kesulitan yang dihadapi guru, memberikan bantuan profesional kepada para guru kelas dan mata pelajaran di sekolah serta meningkatkan pemahaman. “Jadi himbauan saya kepada rekan rekan guru untuk membuka aplikasi Platform Merdeka Mengajar pada saat KKG di sekolah, di dalam banyak sekali hal-hal yang bisa di pelajari terkait dengan Kurikulum Merdeka, ada video-video pembelajaran, modul ajar dan Profil Pelajar Pancasila,” jelas nya. “Kita tim di sekolah ini adalah keluarga kalau ada apa-apa mari bicarakan bersama-sama kita tingkatkan lagi kekeluargaan ini menjadi satu keluarga yang utuh jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di keluarga kita ini di sekolah tempat kita mencerdaskan anak-anak penerus bangsa,” timpalnya. Maka dia mengajak untuk bersama-sama berkolaborasi antara guru kemudian dengan wali murid dengan dirinya selaku kepala sekolah artinya di sini bersinergi supaya SDN ini bisa dikatakan baik menjadi lebih baik lagi. “Pesan saya kepada siswa-siswi rajin dan semangat belajar untuk menggapai cita-citamu setinggi bintang di langit,” harapnya. (Indra Jaya)

IKAPTK Lampung Giat Baksos Bagikan Sembako Dan Bedah Rumah

0
Pesawaran (RN) – Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung mengadakan kegiatan Bakti Sosial dan bantuan bedah rumah warga Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Jum’at (03/03/2023. Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung, Drs. Sulpakar, MM mengatakan, IKAPTK Lampung merupakan perkumpulan dari Alumni APDN, STPDN, IIP, dan IPDN. Sesuai program kerja IKAPTK Provinsi Lampung agar selalu membantu masyarakat yang tergolong kurang mampu. “IKAPTK hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, IKAPTK yang beranggotakan ASN aktif dan pensiunan ini. Dan hari ini melakukan bakti sosial berupa pemberian 30 paket sembako, menyantuni 10 anak yatim piatu, memberikan 2 kursi roda, dan melakukan bedah rumah yang tidaka layak huni,” ujar Sulpakar. Dirinya juga mengatakan, dalam kegiatan bedah rumah, IKAPTK Lampung membangkitkan semangat gotong royong, karena di dalam pengerjaannya tidak memberikan upah, sehingga diharapkan keluaraga dan warga sekitar saling bantu-membantu, bahu-membahu untuk memperbaiki atau mendirikan rumah yang mendapatkan bantuan. “Saya berharap dana bantuan yang kami berikan jangan di belikan sembako maupun baju, tapi memang di pergunakan untuk membeli material,” ucapnya. Sementara itu Bapak Sunardi (60) Penerima Bantuan bedah rumah warga Taman Sari Dusun Bangun Harjo Kecamatan Gedong Tataan mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada IKAPTK yang telah membantu bedah rumah. “Alhamdulillah, saya senang sekaligus bersyukur sekali dapat bantuan bedah rumah dari IKAPTK Provinsi Lampung. Terima kasih kepada IKAPTK yang telah membantu kami selaku warga miskin untuk mendapatkan perhatian. Berkat upayanya, kami bisa tinggal di rumah layak huni ini nantinya,” pungkasnya. (Rizal)

Arahan Presiden Jokowi, Bupati Pesawaran Persiapkan Sistem Tanggap Bencana

Pesawaran (HO) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, menyiapkan sistem tanggap bencana mulai dari peringatan dini bencana dan membuat skenario tanggap bencana, hal ini dilakukan mengingat Pesawaran masuk dalam daerah rawan bencana. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, hal itu dilakukan sesuai dengan arahan Presiden dalam kegiatan rapat koordinasi nasional penanggulangan bencana (RAKORNAS PB) Tahun 2023. “Presiden meminta, setiap Pemda harus punya sistem tanggap bencana, mulai dari peringatan dini bencana, lalu membuat skenario tanggap bencana misal, di Pesawaran sering banjir, apa yang harus dilakukan masyarakat sebelum dan saat banjir, kemudian pihak terkait juga harus mengedukasi kepada masyarakat saat terjadi bencana masyarakat harus larinya ke arah mana, hal ini perlu dilakukan untuk meminimalisir korban jiwa,” ujarnya seusai mengikuti Rakornas Penanggulangan Bencana bersama dengan Presiden RI. Kamis (2/3/2023). Dirinya juga mengatakan, pemerintah dituntut harus tanggap terhadap potensi bencana di daerahnya, maka dari itu perlunya penyiapan pada tahap pra bencana, hal itu sangat diprioritaskan untuk meminimalisir korban bencana. “Saya sudah meminta kepada BPBD agar memetakan daerah di tempat kita yang rawan terkena bencana, mulai dari bencana banjir, angin puting beliung ataupun tanah longsor, sehingga kita mengetahui langkah apa yang harus kita ambil guna meminimalisirnya,” terangnya. Dirinya mengatakan, penyelenggaraan Rakornas PB tahun 2023 ini, bertujuan untuk penguatan kolaborasi dan sinergitas lembaga PB dari level pusat hingga ke daerah, dan juga Identifikasi hambatan, tantangan, dan evaluasi capaian program PB di daerah. “Tentu kegiatan ini sangat penting ya, untuk penyelarasan rencana program PB nasional, provinsi-kabupaten dan antar daerah tahun 2023 dan 2024, kemudian untuk penyusunan rumusan rencana aksi BNPB-BPBD untuk tahun 2023 dan 2024, sinkronisasi rencana aksi penyusunan Teknokratis RPJMD 2025-2029 terkait kebencanaan di daerah,” katanya. (Red)

Kenalkan Sejarah dan Budaya, Siswa SDN 47 Geta Kunjungi Museum Lampung

0
Pesawaran (RN) – Guna mengenalkan sejarah dan budaya Lampung puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 47 Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran mengunjungi Museum Lampung berapa waktu yang lalu. Kunjungan yang diikuti 50 siswa didampingi 10 tenaga pengajar, dari kelas empat, lima dan enam tersebut bertujuan untuk mengenal dan menambah wawasan serta pengetahuan para siswa tentang sejarah dan budaya Lampung. Kepala sekolah SDN 47 Irmayati, M.Pd mengatakan, anak-anak sengaja dibawa ke museum lampung agar bisa tahu benda-benda dan sejarah budaya Lampung. “Kunjungan ini, Selain menambah wawasan dan pengetahuan tentang sejarah dan budaya Lampung, para siswa juga diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan kebangsaan secara nyata. Dan bisa melihat secara langsung benda-benda sejarah yang dipakai pahlawan dari Lampung Raden Intan,” kata Irma. Selasa (02/03/2023). Irma juga menjelaskan, kunjungan tersebut memakai taurged (Pemandu), agar para siswa bisa melihat berbagai jenis benda bersejarah yang ada di museum seperti, alat musik tradisional, pakaian adat pengantin, kerajinan tradisional, kain tapis. “Setelah kunjungan tersebut para siswa diwajibkan membuat portofolio sederhana dan menulis benda benda sejarah yang ada di musium tersebut,” ujarnya. Dirinya juga mengatakan, kegitan ini sengaja dilakukan agar para siswa khusunya SDN 47 Geta sedini mungkin mengenal sejarah kebudayaan Lampung dan profil masyarakat Lampung. Baik Pepadun maupun Saibatin. “Walupun di sekolah mayoritas bersuku jawa, namaun para siswa wajib mengenal sejarah adat istiadat kebudayaan Lampung, dan mencintai tanah klahirannya,” pungkasnya. (Rizal)

Tingkatkan Iman Dan Taqwa, SDN 46 Geta Menyelenggarakan Isra’ Mi’raj

0
Pesawaran (RN) – Sekolah Dasar Negeri SDN 46 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menyelenggarakan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H tahun 2023. Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah setempat itu, diikuti ratusan murid mulai dari Kelas satu hingga Kelas enam. Kamis (02/03/2023). Peringatan Isra’ Mi’raj yang bertemakan” Ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjadi pelajar Pancasila” diawali pembacaan shlawat Nabi. Kepala Sekolah SDN 46 Gedong Tataan Ayu Veronica Rahayu mengatakan, kegiatan Isra’ Mi’raj SDN 46 ini menjadi salah satu agenda tahunan memeperingati peristiwa penting keagamaan. Yang mana bertujuan untuk mempererat tali salaturrahmi antara dewan guru dan peserta didik serta sebagai sarana meningkatkan nilai-nilai ibadah kepada Allah SWT. “Melalui kegitan Isra’ Mi’raj ini semoga anak-anak bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Sang Pencipta. Tidak bermalas-malasan dalam menjalankan sholat lima waktu karena ini merupakan tiang agama,”ucap Ayu. Ayu juga berharap peringatan Isra’ Mi’raj ini, anak-anak dapat berperilaku sesuai dengan tuntunan agamanya, sesuai dengan teladan Nabi Muhammad SAW serta dapat membedakan yang baik dan buruk yang ada dalam lingkungannya masing masing. Sementara itu ustad Fahrudin saat mengisi tausiah meyapaikan, Isra’ Walmiraj Nabi Muhammad SAW, kita ambil hikmah dibalik Perjalan Rosullallah, dengan perintah Sholat 5 waktu. “Saya minta sejarah Isra’ Mi’raj ini dapat mengambil hikmahnya serta menerapkan apa yang Allah dan Rasul perintahkan, dan menjadi orang yang mau berusaha dan ikhlas menjalankan perintaahnya dan menjauhi larangannya,” jelasnya. Hadir dalam kegitan tersebut, Ketua Komite SDN 46, Ponco Suwarjo, Bhabinkamtibmas, Yekti Andi, Babinsa, Sertu Haryono, Ustadz, Fahrudin, Pengawas wilayah I, Seluruh Dewan Guru, dan Segenap Siswa siswi SDN 46 Gedong Tataan. (Rizal)  

Tingkatkan Sinergitas, Ketua PWI Lampung Sambangi Markas Brigif 4 Marinir/BS

Lampung (HO) – Untuk meningkatkan sinergitas yang baik antara insan pers bersama TNI, PWI Lampung berkunjung ke markas Brigade Infanteri 4 Marinir/BS di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selasa, (28/2/2023). Kegiatan Coffe morning yang digelar Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Bob Osianto Siregar bersama dengan media masa dan organisasi profesi yang ada di Provinsi Lampung menjadi wadah untuk saling menjalin silaturahmi berbagi informasi. Hadir dalam acara coffe morning ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung H. Wirahadikusumah., S.I.P, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Rico Amir, Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Senen, dan Kepala RRI Lampung Zahral, Ketua PFI Adi, Ketua Jurnalis Polda Lampung Kusmawati, Para Pimred media cetak dan online.
Poto bersama, Ketua Jurnalis Polda Lampung Kusmawati dengan Danbrigif 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Bob Osianto Siregar
Ketua PWI Lampung Wira Hadikusumah dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan coffe morning oleh brigif 4 Piabung, dimana saat pandemi, prajurit marinir sangat berperan aktif menempatkan dirinya sebagai anak kandung rakyat. Di hari pers Nasional Medan beberapa waktu lalu pak Presiden Jokowi mengatakan dalam sambutannya, bahwa dunia pers sedang tidak baik baik saja, bahwa kebebasan pers yang benar benar bebas, namun yang menjadi pekerjaan rumah adalah bagaimana menjadi pers yang bertanggung jawab. “Koridor kami diatur dalam undang-undang pers no 40 tahun 1999. Saat ini kami diterpa badai disrupsi digital dan kami harus beradaptasi kami harus multi taskig dalam memproduksi berita. Kami ingin berkolaborasi dengan marinir ke depannya untuk membangun Lampung lebih baik. “Pers pilar demokrasi, kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan berkesinambungan. Kami tetap dalam tupoksi yakni memberitakan sesuai dengan fakta,” tegasnya. Kemudian, Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/ Kolonel Marinir Bob Osianto Siregar mengajak para undangan berjalan mengelilingi markas Brigif 4 dan Latihan menembak yang disambut antusias oleh insan media. (Red)

Capai UHC, Dewas BPJS Apresiasi Pemkab Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Siruaya Utamawan, SE., CACP, apresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Saya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Pesawaran, yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program JKN. Hal ini dibuktikan dengan telah tercapainya Universal Health Coverage (UHC) yang mencapai 95% cakupan peserta JKN di Pesawaran ini,” terang nya, saat berdiskusi dengan PPNI dan IBI Pesawaran. Selasa (28/2/2023). Dirinya mengatakan, dengan banyaknya masyarakat tercover BPJS Kesehatan, tentunya berdampak baik bagi masyarakat itu sendiri, maupun para tenaga medisnya dalam peningkatan ekonomi baik itu perawat maupun para bidan. “Namun, terlepas dari itu semua, saya ingin berpesan kepada para tenaga medis yang ada di Pesawaran, agar lebih humanis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan harus mengedepankan sisi kemanusiaan dalam bekerja,” ujar dia. Dirinya juga meminta kepada Pemerintah Daerah, agar terus meningkatkan mutu layanan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit dalam hal pemenuhan sarana prasarana dan ketersediaan tenaga medis untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. “Program JKN ini memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, dalam memperoleh pelayanan kesehatan bahkan sampai terlayani di seluruh wilayah Indonesia, ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkas Siruaya Utamawan, SE., CACP. Sementara itu, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pesawaran DR, Wahyan, Amd, Kep, SE, MM, mengatakan, saat ini para perawat yang ada di kabupaten setempat, telah melakukan peningkatan kompetensi diri dan meningkatkan keterampilan dan saat ini kita telah memberikan peluang dan pedoman bagi perawat untuk melakukan praktik mandiri. “Tentunya kita siap mendukung dan mensukseskan program JKN ini di Bumi Andan Jejama, karena kita ketahui peran perawat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program JKN yang merupakan program pemerintah Indonesia tersebut,” katanya. (Red)

Target 5 Milyar, Dinas Pariwisata Pesawaran Terapkan Sistem 5 K

Ketua PWI: Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pariwisata menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor wisata pada tahun 2023 menjadi Rp 5 milyar., untuk mencapai target tersebut Dinas Pariwisata menerapkan 5 K, yaitu konsolidasi Komunikasi, koordinasi, kolaborasi dan konkrit. Hal tersebut di katakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra saat mengelar diskusi publik yang di selenggarakan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Pesawaran. Dengan tema” Peran Media Online Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata di Era Digital” di Embung Desa Purworejo Kecamatan Negeri Katon, Selasa (28/2/2023).
Katua PWI: Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera
“Tahun 2023 ini Dinas Pariwisata Pesawaran targetkan Pendapatan Daerah sebanyak Rp 5 milyar, apa bila target tidak tercapai secara otomatis masyarakat tidak sejahtera,” kata Anggun. Anggun juga menuturkan, Dinas Pariwisata sekarang ini terus memfokuskan promosi aplikasi dengan Sistem Aplikasi Pariwisata Daerah (SAPDA) pariwisata daerah yang telah di lounchingkan pada tanggal 6 Febuari 2023. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran non tunai. “Alhamdulillah di terapkan nya aplikasi SAPDA pengunjung wisata Januari – Febuari sudah mencapai 5.434 pengunjung, dan sistem aplikasi ini sudah koneksi dengan Perbank kan daerah,” tutur dia.
Katua PWI: Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera
Makanya itu lanjut Anggun, peran media sangat penting untuk mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran. Seperti mempromosikan Festival Pahawang, itu semua di lakukan untuk meng genjot pengunjung wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber mengatakan, Pariwisata daerah adalah salah satu faktor utama dalam membantu percepatan pembangunan. Selain itu, citra suatu daerah juga sangat ditentukan oleh sektor pariwisatanya.
Target 5 Milyar, Dinas Pariwisata Pesawaran Terapkan Sistem 5 K
“Dalam menunjang pengunjung sangat di butuhkan peran media untuk mempromosikan wisata, Saya meminta Kepala Dinas Pariwisata agar selalu bersinergi terhadap media,” kata Ismail. Dirinya juga berharap Dinas Pariwisata bisa melakukan study banding untuk keluar provinsi melihat wisata yang ada di wilayah lain dalam memajukan destinasi pariwisata. “Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera, sebab Bumi Andan Jejama kita ini, lengkap, dari mulai pantai, pulau, gunung maupun wisata alam, bahari, budaya, sejarah dan kuliner,” sebutnya. Menggapai hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, pemerintah Kabupaten Pesawaran fokuskan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), maka diperlukan teman yang mengelola wisata dalam meningkatkan SDM. “Saya minta bagi pengelola wisata yang ada di kabupaten Pesawaran untuk meningkatkan SDM dan memperkerjakan anak muda, kerena anak muda masih energik, dan mempunyai jaringan,” tutupnya. Diketahui dalam diskusi hadir, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber dan Kepala Bapeda Adhitya Hidayat. (Red)

Capaian UHC 95 Persen, Dewas BPJS Apresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran

0
Pesawaran (RN) – Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Siruaya Utamawan, apresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Saya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Pesawaran, yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program JKN. Hal ini dibuktikan dengan telah tercapainya Universal Health Coverage (UHC) yang mencapai 95% cakupan peserta JKN di Pesawaran ini,” ujarnya saat berdiskusi dengan PPNI dan IBI Pesawaran. Selasa 28 Februari 2023. Dirinya mengatakan, dengan banyaknya masyarakat tercover BPJS Kesehatan, tentunya berdampak baik bagi masyarakat itu sendiri, maupun para tenaga medisnya dalam peningkatan ekonomi baik itu perawat maupun para bidan. “Namun, terlepas dari itu semua, saya ingin berpesan kepada para tenaga medis yang ada di Pesawaran, agar lebih humanis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan harus mengedepankan sisi kemanusian dalam bekerja,” ujar dia. Dirinya juga meminta kepada Pemerintah Daerah, agar terus meningkatkan mutu layanan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit dalam hal pemenuhan sarana prasarana dan ketersediaan tenaga medis untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. “Program JKN ini memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, dalam memperoleh pelayanan kesehatan bahkan sampai terlayani di seluruh wilayah Indonesia, ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” kata dia. Sementara itu, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pesawaran Wahyan mengatakan, saat ini para perawat yang ada di kabupaten setempat, telah melakukan peningkatan kompetensi diri dan meningkatkan keterampilan dan saat ini kita telah memberikan peluang dan pedoman bagi perawat untuk melakukan praktik mandiri. “Tentunya kita siap mendukung dan mensukseskan program JKN ini di Bumi Andan Jejama, karena kita ketahui peran perawat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program JKN yang merupakan program pemerintah Indonesia tersebut,” katanya. (Red)