Bentuk Peserta Didik SDN 6 Teluk Pandan Gelar Jumat Taqwa

Pesawaran (HO) – Guna membentuk karakter anak didik, SDN Negeri 6 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung puluhan guru bersama siswa-siswi dengan bersemangat dan sangat antusias bergotong royong bahu membahu membersihkan halaman sekolah dalam rangka Jumat Taqwa, Jumat (10/3/2023).

Kepala SDN 6 Teluk Pandan Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd mengatakan program kegiatan baru yang dilaksanakan di SDN 6 guna meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan para peserta didik, dimulai dengan kegiatan sholat dhuha bersama.

Bentuk Peserta Didik SDN 6 Teluk Pandan Gelar Jumat Taqwa

“Kegiatan dilanjutkan dengan bersholawat dan tausiyah kegiatan ini dilaksanakan bertujuan agar seluruh warga sekolah dapat meningkatkan kecintaannya pada Allah SWT dan Rasulullah serta dapat menjadi motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila,” kata Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd kepada Handalonline.com Sabtu, (11/3/2023).

“Memang sebelumnya guru-guru telah mengajarkan tata cara sholat dhuha kepada para siswa dan Bapak Sukardi selaku guru PAI bertugas sebagai imam,” timpalnya.

Poto bersama setelah menggelar acara Jumat Taqwa dalam membentuk Peserta Didik SDN 6 Teluk Pandan

Dia juga menjelaskan kegiatan dilanjutkan  dengan setoran hapalan surat-surat pendek. Guru-guru memberi motivasi kepada para siswa yang memiliki keberanian untuk tampil terlebih dahulu menyetorkan hapalannya sehingga menjadi contoh bagi teman-temannya yang lain. para siswa/siswi terlihat antusias dalam kegiatan tersebut dan bergantian membaca hapalan nya.

“Harapannya saya Kegiatan Jumat taqwa bisa memotivasi para peserta didik untuk berakhlak mulia dan menambah wawasan dan pengetahuan siswa tentang ajaran agama kegiatan ditutup dengan doa bersama serta membersihkan halaman yang sudah digunakan untuk kegiatan jumat taqwa,” pungkas Siti Kuntari, S.Pd.SD.M.Pd.  (Indra Jaya)

Jaksa Agung: Pola Hidup Mewah Adhyaksa Harus Direm

0
Jakarta (RN) – Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Joko Widodo, menyampaikan untuk menjaga gaya hidup mereka yang bermewah-mewahan. gaya hidup mewah itu harus “direm”. Jangan menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat yang sedang susah akibat krisis. Presiden RI juga meminta pimpinan kementerian/lembaga untuk mewujudkan “hidup sederhana” dalam setiap kebijakan. Pola Hidup Sederhana dan Bijak Bermedia Sosial Harus Menjadi Budaya Kerja Insan Adhyaksa. “Presiden RI Joko Widodo menginstrusikan kepada seluruh menteri dan kepala lembaga untuk mendisplinkan aparat di bawahnya dan memberitahukan hal-hal yang boleh, maupun tidak dapat dilakukan, di Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, dan Aparat Penegak Hukum lainnya,” kata Jaksa Aggung Burhanuddin melalui siaran peres, Sabtu (11/03/2023). Burhanuddin mengatakan, presiden RI meminta untuk membenahi kondisi internal lalu kemudian menyelesaikan dan membersihkan kementerian/lembaga lainnya. “Setiap pimpinan kementerian/lembaga menekankan kepada seluruh jajarannya untuk jangan pamer kekuasaan dan jangan pamer kekayaan,” ujar dia. Menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo, bahwa Jaksa Agung mengeluarkan Instruksi Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penerapan Pola Hidup Sederhana. “Penerapan pola hidup sederhana ini agar seluruh pegawai Kejaksaan sebagai salah satu cara mencegah terjadinya perilaku koruptif dan perbuatan tercela lainnya, sekaligus menjadikan setiap pegawai Kejaksaan menjadi contoh teladan bagi keluarga dan lingkungannya, serta menjadi pengendalian dan introspeksi bagi insan Adhyaksa agar tidak melakukan penyalahgunaan,” ucapnya. “Seluruh insan Adhyaksa untuk menghindari gaya hidup konsumtif dengan tidak membeli / memakai / memamerkan barang-barang mewah, serta menghindari timbulnya kesenjangan dan kecemburuan sosial dengan tidak mengunggah foto /video pada media sosial yang mempertontonkan gaya hidup berlebihan,” tambahnya. Jaksa Agung menuturkan, bahwa pekerjaan seorang Jaksa adalah bentuk pengabdian yang kelak nantinya akan terukir dalam perjalanan karir dan menjadi suatu kebanggaan. Dalam melaksanakan pekerjaannya, pola hidup sederhana penting sekali dilakukan oleh seorang Jaksa. “Melalui pola hidup sederhana, agar bisa menghasilkan profesionalisme dan integritas dalam bekerja seperti disiplin waktu, tanggung jawab, taat aturan, inisiatif, dan kreativitas, sehingga nantinya sosok Jaksa semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya. Kerena,lanjut Jaksa Aggung, sikap sederhana insan Adhyaksa dengan sendirinya akan membangun integritas sebagai seorang penegakan hukum. Saya menghimbau, seluruh insan Adhyaksa untuk berhati-hati mengunggah sesuatu di akun media sosial, serta bijaksana dalam penggunaan media sosial sebagai salah satu contoh sarana untuk berkomunikasi,” kata dia lagi. Jaksa Aggung juga mengatakan, arahan mengenai bijak dalam media sosial ini telah diatur dalam Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 41 Tahun 2021. Setiap insan Adhyaksa untuk mencermati setiap unggahan di media sosial sehingga tidak mengandung hal-hal yang bersifat SARA, radikalisme, kebohongan, berita palsu, menyerang pribadi orang lain, atau bertentangan dengan kebijakan instruksi pemerinta. “Saya tegaskan kepada seluruh ibu-ibu untuk menghentikan gaya hidup mewah dan harus mendukung para suami untuk menjadi panutan bagi anak, keluarga, dan lingkungan sekitarnya dalam berperilaku hidup sederhana dengan menjunjung tinggi adab dan etika,” pungkasnya.(Red)

Prodi Ners Fakultas Kesehatan Umitra Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Sungai Langka

Lampung (HO) – Prodi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Mitra Indonesia (Umitra), sebanyak 12 orang mahasiswa Praktik Profesi Ners Stase Keperawatan Komunitas dan Keluarga Gerontik menggelar pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa dalam rangka memperingati Hari HIV dan Aids Pada Wanita Tahun 2023 dengan mengadakan acara Pemeriksaan dan Pendidikan Kesehatan Gratis. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari ini Kamis (9/3) di Balai Desa Sungai Langka diikuti oleh 35 orang warga Dusun 1 Desa Sungai Langka.
Foto Bersama Dosen, Mahasiswa, Warga Dusun 1 Desa Sungai Langka serta pemberian susu diabetasol
Ketua Pelaksana Kegiatan Ransiska Turnip, S.Kep menerangkan bahwa dalam kegiatan tersebut Mahasiswa Praktik Profesi Ners UMITRA Bekerja sama dengan Kalbe Farma. Selain menggelar Kegiatan Pemeriksaan dan Pendidikan Kesehatan juga membagikan Susu, Wafer Diabetasol dan Entrasol untuk warga Dusun 1 Desa Sungai Langka. “Tujuan kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan untuk mencegah penyakit HIV Aids dan penyakit tidak menular seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus agar warga Dusun 1 Sungai Langka bisa hidup sehat dengan kearifan lokal,” terangnya. Sementara itu, Erwan Sukijo, S.P Kepala Desa Sungai Langka juga mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat yang telah di selenggarakan oleh dosen dan mahasiswa Praktik Profesi Ners Umitra.
Prodi Ners Fakultas Kesehatan Umitra Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Sungai Langka
“Semoga kegiatan ini bisa memberikan dampak kesehatan bagi warga Desa Sungai Langka, selain itu juga harapannya kerjasama dengan Prodi Ners Umitra tetap berlanjut di tahun berikutnya,” harapnya. Begitu juga dengan Kaprodi Ners.F Kes UMITRA Bandar Lampung, Budi Antoro, S.Kep.,Ns.,M.Kep, di tempat terpisah menyampaikan bahwa pengabdian masyarakat ini sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kami dosen keperawatan turut serta membantu pemerintah dalam mensukseskan program SDGs pencegahan penyakit kronik seperti HIV Aids maupun penyakit tidak menular dengan memberikan asuhan keperawatan komunitas dan keluarga, kegiatan ini merupakan upaya preventif skrining pencegahan penyakit tersebut,” sebutnya. Dia juga mengucapkan berterimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport dan ikut mensukseskan kegiatan tersebut, tanpa tidak terlepas dari peran pembimbing klinik dari Puskesmas Bernung dan pembimbing akademik dari dusun 1. “Dan Khususnya Kalbe Farma yang telah melakukan kerja sama dalam mendukung kegiatan yang telah di ajukan oleh mahasiswa kami,” katanya. Sementara itu, Pembimbing akademik Miranti Dea Dora, S.Kep,Ns,M.Kep mengatakan bahwa kurang lebih 5 minggu mahasiswa Praktik Profesi Ners Stase Keperawatan Komunitas dan Keluarga di Dusun 1 Desa Sungai Langka.
Prodi Ners Fakultas Kesehatan Umitra Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Sungai Langka
“Semoga dengan adanya kegiatan ini mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu keperawatan komunitas ke masyarakat dan saat terjun ke pekerjaannya nanti, harapannya mahasiswa sudah memiliki bekal pemahaman tentang keperawatan komunitas bahwa keperawatan komunitas tidak hanya memberikan pendidikan kesehatan tetapi juga bisa bekerja sama dengan semua pihak agar terjalin kemitraan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Dara cantik ini. Sujiah, S.Kep, Ns, M.PH selaku pembimbing akademik juga berharap dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa meningkatkan derajat kesehatan warga Dusun 1 Desa Sungai Langka. Salah satu warga Kurniawati (50) juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh adek adek mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan hari ini. “Saya sangat senang sekali diperiksa kesehatannya, ditensi di cek gula karena saya ini punya penyakit gula sudah 2 tahun ini saya jarang ke Puskesmas untuk cek, untungnya ada adek adek saya merasa sangat terbantu,” ucapnya. (Mira)

Kapolda Lampung Gelar Dialog, Ini Kata Warga Pulau Pahawang

“Warga minta pantau peredaran Narkoba” Pesawaran (HO) – Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus menggelar dialog interaktif bersama masyarakat Desa Pulau Pahawang Kecamatan Marga Punduh, dan warga meminta pihak Kepolisian Daerah (Polda) Lampung untuk memantau peredaran narkoba di daerah kepulauan. Salah satu warga setempat, Yulianti mengatakan, semenjak Pahawang menjadi destinasi wisata unggulan di Provinsi Lampung, banyak orang dari beberapa daerah yang datang tentunya hal itu dapat memicu peredaran narkoba di pulau Pahawang. “Tentu ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kami selaku orang tua, makanya pada acara kamis curhat bersama dengan Kapolda ini saya mencurahkan kekhawatiran masyarakat,” ungkapnya saat gelar dialog interaktif bersama Kapolda Lampung, di Pulau Pahawang Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran, Kamis (9/3/2023).
Kapolda Lampung Gelar Dialog, Ini Kata Warga Pulau Pahawang
“Apalagi di pulau ini banyak anak-anak mudanya pak, tentunya kita harus menjaga generasi muda kita dari paparan narkoba, maka dari itu perlu perhatian dari pihak Kepolisian terkait dengan peredaran narkoba di daerah pulau yang ada di Bumi Andan Jejajam,” ujar dia. “Banyak Oknum Anggota Masuk Pulau Pahawang Tak Bayar” Begitu juga dikatakan Syaiful salah satu warga yang berprofesi sebagai pengelola tempat wisata mengatakan, banyak anggota yang berkunjung ke Pulau Pahawang namun ketika diminta bayaran mereka selalu mengaku sebagai anggota. “Jadi pak, kalau mereka ini mengaku anggota Kepolisian tentunya kami masyarakat biasa kan menjadi takut pak, maka dari itu ketika kehadiran pak Kapolda kemari saya langsung mengadukan keluhan para pengelola tempat wisata ini,” jelas nya. Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus mengatakan, tentunya peredaran narkoba menjadi atensi khusus bagi pihaknya, agar Provinsi Lampung terbebas dari peredaran narkoba. “Memang tidak bisa dipungkiri, semakin ramai destinasi wisata semakin besar pula resiko dari penyebaran narkoba, bukan dari masyarakat asli sini tapi yang kami khawatirkan malah para wisatawan yang hadir membawa barang haram tersebut dan mulai meracuni anak-anak muda Pahawang,” katanya. “Lalu untuk anggota yang tidak bayar kalau berkunjung ke Pahawang ini, bapak tanya namanya nanti hubungi kabid Propam saya agar anggota yang seperti itu dapat kita tindak, kalau tidak tagihannya kasih ke saya biar saya yang membayar tagihan tersebut,” ujarnya. Diketahui kegiatan ini, Polda Lampung memberikan bantuan sembako dan juga pelampung bagi nelayan maupun masyarakat yang menyewakan jasa angkut wisatawan. (Red)

Kepala SDN 6 Teluk Pandan Gelar Sosialisasi Kurikulum Merdeka Dan Progam Sekolah

Pesawaran (HO) – SDN 6 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung melaksanakan sosialisasi Kurikulum Merdeka dan Program Sekolah bersama wali murid dan komite sekolah. Siti Kuntari, S.Pd.SD.M.Pd mengatakan kegiatan beberapa hari lalu banyak hal yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut antara lain pemberitahuan mengenai perubahan kurikulum yang akan digunakan yaitu dari kurikulum 13 menjadi kurikulum merdeka.
Kepala SDN 6 Teluk Pandan Gelar Sosialisasi Kurikulum Merdeka Dan Progam Sekolah
“Selain itu dilakukan juga mengenai kegiatan sekolah berupa kegiatan jumat bersih dan jumat Taqwa. kegiatan jumat bersih sudah teratur dilakukan setiap hari jumat di SDN 6 Teluk Pandan. kegiatan jumat bersih antara lain senam dan membersihkan lingkungan bersama segenap dewan guru dan saya selaku kepala sekolah,” terang Siti Kuntari, S.Pd.SD.M.Pd kepada Handalonline.com Kamis (9/3/2023). “Sosialisasi ini bersama puluhan wali murid, komite sekolah dan Bapak Kepala Desa Batu Menyan Syahroji,” timpalnya.
Poto bersama: Kepala SDN 6 Teluk Pandan Gelar Sosialisasi Kurikulum Merdeka Dan Progam Sekolah
Nanti nya lanjut Siti Kuntari, dengan kegiatan jumat bersih, siswa dapat meningkatkan kebugaran tubuh serta kepekaan siswa terhadap kebersihan lingkungan sekitar di bulan Maret ini dan dikolaborasikan dengan kegiatan Jumat Taqwa. “Kegiatan jumat taqwa merupakan gebrakan baru di SDN 6 Teluk Pandan, sebagai sekolah negeri yang siswa nya mayoritas muslim kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan ketaqwaan dan pengetahuan siswa terkait agama Islam,” kata nya. Dia juga mengatakan kegiatan jumat bersih dan jumat Taqwa dilaksanakan berselang setiap Minggu nya dalam satu bulan. kegiatan Jumat bersih dilaksanakan pada Minggu ke 1 dan 3 sedangkan Jumat taqwa dilaksanakan pada Minggu ke 2 dan 4. perilisan kegiatan jumat taqwa akan dilaksanakan pada Jumat mendatang. “Kegiatan lainnya yang disampaikan adalah kegiatan majalah dinding sekolah yang telah dilaksanakan hari Senin 6 Maret 2023 dan akan terus berlanjut sehingga siswa dapat mampu menyalurkan kreatifitasnya,” jelas nya. Kepala Desa Batu Menyan Syahroji yang juga Komite menyampaikan seyogyanya kegiatan-kegiatan di sekolah yang bersifat positif agar terus didukung demi tumbuh kembang nya anak-anaknya. “Berdasarkan pemaparan yang telah dilakukan kepala sekolah, wali murid juga turut memberikan beberapa masukan dan sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini,” ucap nya. (Indra Jaya)

Kisah di Balik Musisi Jalanan, Grup Musik Angklung Aulia

0

Pesawaran (RN) -Kisah di balik musisi jalanan ini penuh dengan rintangan.Pengamen jalanan ini yang ngamen cara kreatif dengan alat musik tradisional asal Jawa Barat ini lain dari pada yang lain, inilah Angklung Aulia, grup pengamen kreatif.

Sejak dibentuk tahun 2016, Angklung Aulia yang beranggotakan 5 orang saja yaitu, Yusup, alfiyansah, sony Sanjaya dan Sugiarto. Nama Aulia sendiri diambil dari anak Yusup, dan hingga saat ini nama tersebut dipakai.

Ketua grup musisi jalanan Yusup mengataka, angklung sebagai alat musik utama, dilengkapi 3 alat musik Alklung, tripok dan selo, dari ke lima anggota ini ada peran masing – masing.

“Kami ini asal dari Cerebon Provinsi Jawa Barat. bertempat tinggal di Kabupaten Pringsewu baru dua bulan ini. Dan setiap harinya kami keliling dari rumah kerumah dan toko-toko,” ujar yusup saat singgah di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran. Kamis (09/03/2023).

Dirinya menjelaskan, banyak kisah suka duka yang kami alamai, kalu ngamen di kota bandar lampung sering kena usir sama Satpol PP. Kerena tidak boleh ngamen di tepi jalan protokol.

“Saya dan teman-teman Angklung Aulia sudah terbiasa mementaskan musiknya di jalanan umum, sehingga tidak ada lagi rasa malu lagi, yang penting pekerjaan itu halal, kerena buat menafkahi keluarga,” ucapnya.

Ia juga menuturkan, menjalani kegiatan musik jalanan ini. Terkadang ada rasa bosan yang menghampiri. Mengatasi hal tersebut, Angklung Aulia akhirnya membuka peluang lebih lebar dengan menerima panggilan pentas untuk acara-acara tertentu.

“Jadi kami bisa pentas di acara-acara ulang tahun, hajatan atau peresmian, itu jadi sarana refreshing tersendiri bagi kami. Setidaknya bertemu dengan orang-orang baru dan lingkungan baru, dan bisa mengubungi Angklung Aulia melalui Wa 0887437643284 ,” kata Yusup.

Yusup juga menjelaskan, tarif yang dipasang Angklung Aulia cukup bervariasi sesuai dengan jenis acaranya, mulai dari Rp500 ribu, hingga Rp2 juta untuk acara pernikahan dengan durasi pementasan satu hari penuh.

“Saya berharap Masyarakat bisa menerima kehadiran kami ini sebagai pengamen jalanan,” pungkasnya. (Rizal)

KKG Kecamatan Teluk Pandan Adakan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka

Pesawaran (HO) – Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) implementasi kurikulum merdeka bersama seluruh guru sekolah Dasar di wilayah kecamatan setempat di SDN 2 Teluk Pandan. Sri Madudari, S.Pd selaku koordinator wilayah kecamatan (Korwilcam) Teluk Pandan mengatakan pihaknya sedang melaksanakan kegiatan bimbingan teknis Implementasi kurikulum merdeka yang diikuti oleh semua guru yang ada di kecamatan Teluk Pandan.
KKG Kecamatan Teluk Pandan Adakan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka
“Ya kegiatan di laksanakan selama 3 hari sesuai jadwal dari nara sumber bimtek, karena sekolah dasar di Kecamatan Teluk Pandan pada pelajaran tahun 2023/2024 akan melaksanakan kurikulum mandiri berubah,” ujar Sri Madudari, S.Pd kepada Handalonline.com Selasa (7/3/2023). Semoga dengan adanya kegiatan ini kata Sri Madudari, untuk semua guru yang mengikuti bimtek ini dapat mengerti dan segera dapat menguasai kurikulum tersebut. “Harapan saya selaku penasehat pengurus KKG agar di tahun pelajaran baru nanti semua guru sudah siap dan mampu melaksanakan kurikulum mandiri berubah,” harap nya.
KKG Kecamatan Teluk Pandan Adakan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka
Sri Madudari, menyampaikan Kurikulum Merdeka adalah ketrampilan mengajar guru, karena kunci keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka, salah satunya terletak pada cara guru mengajar di kelas, identiknya berkaitan dengan metode pembelajaran. “Semoga dengan adanya kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua karena tidak bisa dipungkiri kita adalah seorang guru yang bertugas untuk mencerdaskan anak-anak murid penerus bangsa,” pungkas nya. Dalam kegiatan ini di hadiri seluruh guru yang ada di kecamatan Teluk Pandan dan Trezna kemudian Nursindam sebagai nara sumber. (Indra Jaya)

Peringati Isra Mi’raj, Siswa-Siswi SDN 32 Geta Lomba Mengaji

0
Pesawaran (RN) – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhamad SAW 1444 H, Sekolah Dasar Negeri SDN 32 Gedong Tataan Kabupaten mengadakan lomba mengaji surah pendek. Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah setempat itu, diikuti ratusan murid mulai dari Kelas satu hingga Kelas enam. Sabtu (04/03/2023). Dengan mengambil tema” Semangat Isra’ Mi’raj untuk ketakwaan keimanan serta persodaraan dan kesatuaan” yang diawali pembacaan ayat suci Al-Quran yang di bacakan siswa. Kepala Sekolah SDN 32 Rumiani,Spd., mengatakan, kegiatan Isra’ Mi’raj ini menjadi salah satu agenda tahunan memeperingati peristiwa penting keagamaan. Yang mana bertujuan untuk mempererat tali salaturrahmi antara dewan guru dan peserta didik serta sebagai sarana meningkatkan nilai-nilai ibadah kepada Allah SWT. “Melalui kegitan Isra’ Mi’raj ini, pihak sekolah juga mengadakan lomba mengaji surah pendek, semoga anak-anak bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Tidak bermalas-malasan dalam menjalankan sholat lima waktu karena ini merupakan tiang agama,”ucap Rumiani. Dirinya juga menuturkan, peringatan Isra’ Mi’raj ini diharapkan anak-anak dapat berperilaku sesuai dengan tuntunan agamanya, sesuai dengan teladan Nabi Muhammad SAW serta dapat membedakan yang baik dan buruk. “Saya berharap anak-anak bisa memaknai sejarah Isra’ Mi’raj ini, dan mengambil hikmahnya serta menerapkan apa yang Allah dan Rasul perintahkan, dan menjadi orang yang mau berusaha dan ikhlas menjalankan perintaahnya dan menjauhi semua larangannya,” jelasnya. (Rizal)

KPU Pesawaran Minta Pantarlih  Progres Persentase di Bawah 80 % Lebih Maksimal

Pesawaran (HO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran, meminta kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang progres persentase di bawah angka 80% memaximalkan kerjanya dalam mencoklit sesuai wilayah kerjanya masing-masing.

Salah satu Komisioner KPU Dody Afriyanto yang membidangi divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Pesawaran mengatakan, berdasarkan hasil jumlah persentase di masing-masing kecamatan, termonitor Kecamatan Way Lima dan Kecamatan Kedondong masih mengalami progres yang cukup rendah diantara kecamatan lainya.

“Selama 20 hari kerja ini, dua kecamatan tersebut persentasenya masih sangat rendah, makanya kami meminta kepada petugas Pantarlih dapat memaximalkan kerjanya dalam mencoklit. Dan juga keberhasilan pencoklitan ini perlu partisipasi semua elemen masyarakat untuk ikut mensukseskan kegiatan coklit yang dilakukan oleh Pantarlih,” ujarnya. Jumat (3/3/2023).

Dirinya mengatakan, berdasarkan data di Aplikasi E- Coklit update data 3 maret 2023 pukul 12.00 WIB, progres pencoklitan telah diangka 80,69% dari hasil akumulasi coklit di 1.375  TPS yang tersebar di 148 Desa yang ada di kabupaten Pesawaran.

“Berdasarkan DP4 yang dijadikan bahan dalam melakukan pemutakhiran, pemilih kita mencapai angka sebanyak 347.835 pemilih, dari jumlah angka tersebut KPU Pesawaran saat ini sudah mendapat angka sebanyak 280.679 pemilih sesuai hasil laporan monitoring progres Pantarlih,” kata dia.

“Jadi daftar pemilih yang sedang dimutakhirkan oleh Pantarlih dalam Coklit ini, nantinya akan disusun dan dilakukan rekap oleh KPU Pesawaran yang dibantu oleh Pantarlih, PPS, PPK untuk menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS),” pungkasnya.

Diketahui rincian Progres Persentase dari masing-masing kecamatan selama 20 hari sebagai berikut.

1. Kecamatan Gedongtataan mencapai angka 71,8%

2. Kecamatan Negeri Katon mencapai angka 79,6%

3. Kecamatan Tegineneng mencapai angka 89,6%

4. Kecamatan Teluk Pandan mencapai angka 75,6%

5. Kecamatan Padang Cermin mencapai angka 96,9%

6. Kecamatan Way Ratai mencapai angka 92,6%

7. Kecamatan Way Lima mencapai angka 69,3%

8. Kecamatan Kedondong mencapai angka 69,5%

9. Kecamatan Way Khilau mencapai angka 92,3%

10. Kecamatan Marga Punduh mencapai angka 83,7%

11. Kecamatan Punduh Pidada mencapai angka 95,8%.  (Red)

IKAPTK Lampung Giat Baksos, Drs. Sulpakar, MM: Kami Hadir Bantu Masyarakat

Pesawaran (HO) – Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung mengadakan kegiatan Bakti Sosial dan bantuan bedah rumah warga Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Jum’at (3/3/2023). Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung, Drs. Sulpakar, MM mengatakan, IKAPTK Lampung merupakan perkumpulan dari Alumni APDN, STPDN, IIP, dan IPDN. Sesuai program kerja IKAPTK Provinsi Lampung agar selalu membantu masyarakat yang tergolong kurang mampu. “IKAPTK hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, IKAPTK yang beranggotakan ASN aktif dan pensiunan ini. Dan hari ini melakukan bakti sosial berupa pemberian 30 paket sembako, menyantuni 10 anak yatim piatu, memberikan 2 kursi roda, dan melakukan bedah rumah yang tidaka layak huni,” ujar Sulpakar. Dirinya juga mengatakan, dalam kegiatan bedah rumah, IKAPTK Lampung membangkitkan semangat gotong royong, karena di dalam pengerjaannya tidak memberikan upah, sehingga diharapkan keluarga dan warga sekitar saling bantu-membantu, bahu-membahu untuk memperbaiki atau mendirikan rumah yang mendapatkan bantuan. “Saya berharap dana bantuan yang kami berikan jangan di belikan sembako maupun baju, tapi memang di pergunakan untuk membeli material,” ucapnya. Sementara itu Bapak Sunardi (60) Penerima Bantuan bedah rumah warga Taman Sari Dusun Bangun Harjo Kecamatan Gedong Tataan mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada IKAPTK yang telah membantu bedah rumah. “Alhamdulillah, saya senang sekaligus bersyukur sekali dapat bantuan bedah rumah dari IKAPTK Provinsi Lampung. Terima kasih kepada IKAPTK yang telah membantu kami selaku warga miskin untuk mendapatkan perhatian. Berkat upayanya, kami bisa tinggal di rumah layak huni ini nantinya,” pungkasnya. (Red)