Wujudkan Dapur Higienis, Karutan Balam Intruksikan Petugas Dapur Jaga Kebersihan

Bandar Lampung (RN)  – Sebagai Tindak Lanjut Arahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.6.-PK.06.08-601, terkait Gerakan Bersih -bersih alat masak, Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas 1 Bandar Lampung intruksikan Petugas dapur membersihkan peralatan sebelum dan sesudah proses memasak.

“Hal ini dilakukan agar alat masak dan alat makan selalu bersih dan higienis ketika di paki kembali,dan tidak ada noda hitam akibat proses memasak,” kata Iwan Setiawan Kepala Rutan 1 Bandar Lampung, Sabtu, (10/06/2023).

Dirinya juga menjelaskan, agar slalu senantiasa menjaga kebersihan area atau tempat memasak serta peralatan memasak yang digunakan, mulai dari menjaga kebersihan kotak makan serta peralatan pendukung lainnya, kebersihan lantai dan dinding dapur.

“Kegitan ini sebagai rutinitas, menjadi suatu kewajiban yang harus selalu diterapkan dalam pengolahan makanan bagi warga binaan. hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas makanan yang dimasak dan disajikan untuk warga binaan,”ujardia.

“Hal ini sesuai dengan Komitmen Rutan Bandar Lampung yang selalu akan meningkatkan dalam pelayanan makanan kepada warga binaan Rutan kelas 1 Bandar Lampung,” tandasnya. (Red)

Bupati, Kapolres dan Dandim Lepas Sebanyak 130 JCH Kabupaten Pesawaran

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melakukan pelepasan terhadap 130 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Pesawaran tahun 1444 Hijriah, 2023 Masehi. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pada tahun ini masyarakat Kabupaten Pesawaran dapat menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci sebanyak 130 JCH yang terdiri dari 70 orang laki-laki dan 60 orang Perempuan, yang tergabung dalam kloter 45. “Para calon haji hendaknya dapat memahami hakikat dari ibadah haji itu sendiri, yaitu ibadah secara total, bukan hanya ibadah yang melibatkan fisik semata seperti tawaf dan sa’i, tetapi juga ibadah batin yaitu wukuf,” kata Dendi, saat pelepasan JCH di Masjid Islamic Center Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (8/6/2023). Dirinya menjelaskan, JCH membawa misi nama baik bangsa dan negara. Maka mereka harus mentaati ketentuan-ketentuan peraturan dan hukum yang berlaku, baik yang dikeluarkan negara kita maupun Pemerintah Arab Saudi. “Baik buruknya tatacara beribadah dan tingkah laku selama dalam perjalanan, saat pelaksanaan Ibadah Haji, hingga kepulangan nanti akan membawa dampak terhadap nama baik Kabupaten Pesawaran dan rakyat Indonesia,” ujar dia. “Gunakanlah kesempatan yang baik ini untuk memperbanyak ibadah di Tanah Suci sehingga sepulangnya dari Ibadah Haji nanti akan dapat dan menjadi Haji yang Mabrur,” timpalnya. Dirinya juga meminta kepada JCH untuk mendo’akan agar Pesawaran menjadi Kabupaten yang Baldatun Thoyibatun Waa Robbun Ghofur, yang mempunyai makna sangat luas, subur makmur, sejahtera dan ada dalam bimbingan serta ridho Allah SWT. “Untuk TPHD dan ketua rombongan, saya menghimbau agar saudara dapat melaksanakan tugas dan kewajiban saudara dengan sebaik-baiknya. Utamakan kepentingan bersama dan apabila ada sesuatu dan lain hal yang perlu dipecahkan bersama, maka musyawarahkan lah dengan para peserta Haji, sehingga tugas yang saudara emban akan semakin ringan,” pungkasnya. (Red)

59 Murid Kelas VI SDN 6 Teluk Pandan Perpisahan, Kepsek: Ukir Prestasi, Carilah Ilmu Setinggi Mungkin

Pesawaran (HO) – Sebanyak 59 Siswa siswi Kelas VI SDN 6 Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menggelar perpisahan dan pelepasan tahun ajaran 2022/2023 bertempat di halaman sekolah setempat. Siti Kuntari, S.Pd,SD,M.Pd, Kepala SD Negeri 6 Teluk Pandan Pesawaran membenarkan pihaknya sudah melaksanakan pelepasan siswa/siswi kelas VI sebagai tanda akhir dari proses belajar yang dilakukan di SDN 6 Teluk Pandan sekaligus penyerahan kembali siswa ke orang tua murid. “Sebelum memasuki acara utama, kegiatan ini dibuka dengan Tari Sigekh Penguten yang dibawakan oleh siswi kelas VI sebagai bentuk ucapan selamat datang bagi para tamu undangan yang hadir. Kemudian ada juga berbagai pentas seni di tampilkan baik berupa tari, pembacaan puisi, maupun pidato dari siswa/siswi,” ujar Siti Kuntari, S.Pd,SD,M.Pd kepada Handalonline.com Kamis (8/6/2023).
59 Murid Kelas VI SDN 6 Teluk Pandan Perpisahan, Kepsek: Ukir Prestasi, Carilah Ilmu Setinggi Mungkin
Lebih lanjut Kepsek Siti Kuntari juga mengatakan acara inti diisi dengan pemberian piagam serta medali bagi 10 besar siswa/siswi kelas VI yang berprestasi di lanjutkan dengan penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL). dalam acara tersebut SD Negeri 6 Teluk Pandan melepas sebanyak 59 siswa kelas VI, yang terdiri dari 31 siswa putra dan 28 siswa putri. “Alhamdulillah semuanya dinyatakan lulus semoga daripada anak-anak yang sudah menimba ilmu di SD Negeri 6 Teluk Pandan dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya terus semangat untuk belajar,” kata nya. Selain itu Siti Kuntari,S.Pd,SD,M.Pd, juga berpesan ke pada siswa-siswi teruslah mengukir prestasi, carilah ilmu setinggi mungkin, jadilah pribadi yang berkarakter dan berbudi pekerti, jagalah nama baik sekolah dimana pun kalian berada. Di tempat yang sama Suparjo, S.Pd selaku pengawas Sekolah dasar yang ada di Kecamatan Teluk Pandan yang hadir pada acara tersebut menyampaikan pesan kepada seluruh siswa Kelas VI agar meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan kompetensi dan cita citanya. Terpisah salah satu wali murid juga menyampaikan dalam kegiatan pelepasan kelulusan siswa-siswi sangat bersemangat dan antusias dalam mempersiapkan acara menjadi suatu pencapaian dalam berkreasi untuk menampilkan karya yang terbaik bagi sekolah. “Tentunya kami selaku wali murid sangat bangga dan Kagum akan semangat anak-anak dalam memeriahkan acara pelepasan sekolah ini,” ungkap seorang wali murid. Sebelum acara ditutup, diadakan prosesi Sungkeman permintaan maaf dan ucapan terimakasih siswa/siswi kelas VI kepada orang tuanya serta dewan guru. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Gebang Suparjo, S.Pd. selaku Pengawas Sekolah Dasar Kecamatan Teluk pandan, Komite SDN 6 Teluk Pandan, dan terlihat hadir Kepala Sekolah yang ada di Kecamatan Teluk Pandan serta wali murid dan seluruh dewan guru SD Negeri 6 Teluk Pandan. (Indra Jaya)

Oknum DPRD Diduga Mesum, Rekam Jejak Kader Gerindra Bahan Pertimbangan

Pesawaran (HO) – Menjelang pemilu 2024 sorotan tajam diberikan tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi kepada DPC Partai Gerindra Kabupaten setempat. Bukan tanpa alasan, Erland mempertanyakan masih dicalonkannya salah satu kader Gerindra berinisial ES untuk maju pada pileg 2024 yang sempat marak diberitakan diduga telah melakukan perbuatan mesum dan perzinahan beberapa waktu lalu. “Merupakan tanggung jawab moril buat kami masyarakat Pesawaran, karena calon legislatif itu nanti akan menjadi wakil kami di DPRD Pesawaran, jadi saya heran, kok bisa masih dicalonkan oleh partai,” ujarnya, Kamis (8/6/2023) via sambungan telepon. Erland menyampaikan, saat masalah dugaan mesum anggota DPRD Kabupaten Pesawaran tersebut mengemuka, video maupun bukti-bukti dugaan mesum tersebut sudah disampaikan kepada Badan Kehormatan DPRD, pelapor pun sudah datang ke DPRD. “Kami masih ada dokumentasi saat pelapor menghadap BK, bahkan sudah dilaporkan juga ke DPC, DPD partai Gerindra, tapi saya kaget mendengar yang bersangkutan masih dicalonkan lagi,” sesalnya. Ditambahkan Erland, dirinya meminta agar Partai lebih selektif dalam menjaring caleg, karena masa depan Kabupaten Pesawaran menjadi taruhannya. “Saya bukan dalam kapasitas mencampuri rumah tangga partai, tapi sangat disayangkan partai sebesar Gerindra yang memiliki kader terbaik masih mencalonkan kader yang seperti ini,” tambahnya. Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pesawaran Ahmad Ricko Julian saat dihubungi mengatakan, selama belum ada laporan pihaknya belum bisa menentukan langkah karena saat itu kata dia kasusnya dihentikan. “Kecuali kalau ada laporan lagi terkait kasus ibu vodeo asusila ibu Evi, baru kita akan tinjau, saya akan berkonsultasi dengan DPD dan DPP akan seperti apa, karena kiya mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata dia melalui sambungan seluler. “Hasil konsultasi itu nanti baru kita dapat kesimpulan, apakah misalnya dinonaktifkan apakah dilakukan pemecatan, namun partai Gerindra kan tunduk dengan peraturan yang berlaku, jadi keputusan yang memiliki kekuatan hukum tetap,” pungkasnya.

Diberitakan sebelum nya dengan link: https://handalonline.com/2021/05/04/dugaan-perzinahan-anggota-dprd-pesawaran-besok-dipanggil-polda-lampung/

https://handalonline.com/2021/06/02/dugaan-oknum-dprd-pesawaran-zina-hnsi-tercoreng/

https://handalonline.com/2021/05/24/bila-terbukti-lsm-banki-desak-dpc-partai-gerindra-pecat-oknum-dprd-mesum/

https://handalonline.com/2021/06/09/video-mesum-es-oknum-dprd-pesawaran-di-benarkan-bk-dan-segera-ambil-keputusan/

SDN 27 Gedong Tataan Gelar Perpisahan, Kepsek: Jaga Nama Baik Sekolah

Pesawaran (HO) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 27 Gedong Tataan menggelar acara perpisahan siswa siswi kelas VI Kamis (8/6/2023), bertempat di Desa Sungai Langka Kecamatan Gedong Tataan. Meski cuaca nampak diselimuti mendung hitam, namun acara pelepasan siswa kelas VI berjalan penuh sukacita, pelepasan siswa juga dimeriahkan dengan pembacaan hafalan Al Qur’an juz amma, serta pertunjukan seni tari yang diperankan siswa-siswi sekolah tersebut. Kepala Sekolah SDN 27 Gedong Tataan, Utami Susilowati, SPd, M,M mengatakan hal yang menarik dalam prosesi pelepasan atau perpisahan murid kelas VI pada tahun ini, pertama, jumlah murid yang lulus berjumlah 44 siswa untuk tahun ajaran 2022-2023.
SDN 27 Gedong Tataan Gelar Perpisahan, Kepsek: Jaga Nama Baik Sekolah
“Semoga anak murid kami yang lulus dan melanjutkan di jenjang sekolah yang lebih tinggi nanti bisa membawa nama baik sekolah ini maupun diri pribadi,” ujar Susilowati. Dalam kesempatan itu dia juga mengucapakan terimakasih kepada para wali murid yang telah memenuhi undangan untuk mendampingi anak anaknya dalam rangka pelepasan siswa siswi SDN 27 Gedong Tataan tersebut. “Apresiasi yang mendalam kepada siswa siswi yang telah menempuh selama enam tahun dalam menuntut ilmu di sekolah ini, apa apa yang telah kalian dapat dari guru guru harus kalian praktekan dan disalurkan, karena kurikulum merdeka itu ada keterampilan, hitung hitungan, dan lain lain,” kata Susilowati. Dia berharap, mudah-mudahan kedepannya, anak anak dapat membawa diri saat memasuki jenjang SMP nanti dan senantiasa menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan pribadi. “Jadi silahkan mau masuk sekolah SMP mana, pesan ibu jangan sampai nanti kalian lupa untuk menjaga nama baik sekolah kalian, dan yang perlu anak anak ingat, bahwasannya untuk mencapai nilai sepuluh itu banyak cara, artinya banyak jalan untuk menjadi sukses, semoga kalian semua menjadi generasi penerus bangsa yang baik, yang dapat memenuhi harapan orang tua, berguna bagi masyarakat dan diri pribadi,” tandasnya. Sementara itu perwakilan wali murid SDN 27 Gedong Tataan, Suparti S,Pd, menyatakan apresiasi dan ucapan terimakasih, kepada dewan guru di sekolah tersebut. “Pada kesempatan ini,saya ucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru SDN 27 Gedong Tataan, yang sudah bersabar dan penuh kasih sayang untuk mendidik putra putri kami selama enam tahun ini, semoga akan menjadi manfaat untuk anak anak kami, dan kami juga mengucapkan permohonan maaf apa bila selama di sekolah ini banyak tutur kata dan tingkah laku anak- anak kami yang kurang berkenan,” katanya. Hadir dalam pelepasan, Kepala Sekolah SDN 27, Utami Susilowati, Ketua Komite SDN 27, Kepala Desa Sungai Langka yang mewakili, para dewan guru, dan wali murid. (Red)

Bupati Pesawaran Lepas Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kloter 45

0
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melakukan pelepasan terhadap 130 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Pesawaran tahun 1444 Hijriah, 2023 Masehi. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pada tahun ini masyarakat Kabupaten Pesawaran dapat menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci sebanyak 130 JCH yang terdiri dari 70 orang laki-laki dan 60 orang Perempuan, yang tergabung dalam kloter 45. “Para calon haji hendaknya dapat memahami hakikat dari ibadah haji itu sendiri, yaitu ibadah secara total, bukan hanya ibadah yang melibatkan fisik semata seperti tawaf dan sa’i, tetapi juga ibadah batin yaitu wukuf,” kata Dendi, saat pelepasan JCH di Masjid Islamic Center Kecamatan Gedong Tataan, Kamis 8 Juni 2023. Dirinya menjelaskan, JCH membawa misi nama baik bangsa dan negara. Maka mereka harus mentaati ketentuan-ketentuan peraturan dan hukum yang berlaku, baik yang dikeluarkan negara kita maupun Pemerintah Arab Saudi. “Baik buruknya tatacara beribadah dan tingkah laku selama dalam perjalanan, saat pelaksanaan Ibadah Haji, hingga kepulangan nanti akan membawa dampak terhadap nama baik Kabupaten Pesawaran dan rakyat Indonesia,” ujar dia. “Gunakanlah kesempatan yang baik ini untuk memperbanyak ibadah di Tanah Suci sehingga sepulangnya dari Ibadah Haji nanti akan dapat dan menjadi Haji yang Mabrur,” timpalnya. Dirinya juga meminta kepada JCH untuk mendo’akan agar Pesawaran menjadi Kabupaten yang Baldatun Thoyibatun Waa Robbun Ghofur, yang mempunyai makna sangat luas, subur makmur, sejahtera dan ada dalam bimbingan serta ridho Allah SWT. “Untuk TPHD dan ketua rombongan, saya menghimbau agar saudara dapat melaksanakan tugas dan kewajiban saudara dengan sebaik -baiknya. Utamakan kepentingan bersama dan apabila ada sesuatu dan lain hal yang perlu dipecahkan bersama, maka musyawarahkan lah dengan para peserta Haji, sehingga tugas yang saudara emban akan semakin ringan,” pungkasnya. (Rizal)

SDN 27 Geta Gelar Perpisahan Siswa-siswi Tahun Ajaran 2022-2023

0

Pesawaran (RN)  – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 27 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan Perpisahan Siswa-siswi Tahun ajaran 2022-2023 bertempat di ruang sekolah setempat, Desa Sungai Langka, Kamis (08/06/2023).

Acara diawali dengan tarian tradisional lampung sigeh Penguten, dan di hadiri pengawas sekolah kepala desa Sungai Langka, ketua dan bendahara Komite SD 27 Gedong Tataan, dan para Wali Murid serta orang tua serta tamu undangan lainnya.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 27 Gedong Tataan Utami Susilowati, S.,Pd.,MM dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih atas kerja keras dari semua pihak yang sudah turut mensukseskan acara perpisahan ini, sehingga acara berjalan dengan sukses.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini. Selanjutnya kepada para guru, karena telah membimbing serta mendidik anak-anak selama 6 tahun ini, semoga anak-anak yang lulus bisa melanjutakan sekolah yang lebih tinggi lagi,” ujardia.

Dirinya juga menjelaskan, digelarnya acara perpisahan ini sebagai bentuk motivasi semangat Siswa-siswi yang yang mana telah menuntut ilmu di SDN 27 Gedong Tataan selama enam tahun.

“Alahamdulilah Siswa-siswi yang ada di SD 27 Gedong Tataan Seratus persen Lulus semua dengan nilai yang baik. Dan kelulus pada tahun ini berjumblah 40 siswa,”jelas Utami.

Dirinya juga menjelasakan, selain mengelar perpisahan, SD 27 Gedong Tataan juga menyelengarakan pentas seni yang berasal dari berapa daerah, seperti tari, Saman, Tari Piring, tari Wonderland, tari Bedana, tari bang jago, dan tari Kuda Kepang.

Sementara itu perwakilan wali murid SDN 27 Gedong Tataan, Suparti S,Pd, menyatakan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada kepala sekolah dan dewan guru sekolah tersebut.

“Saya mewakili orang tua murid kelas 6 ucapkan terimakasi dan apresiasi setingi-tingginya kepada seluruh dewan guru SDN 27 Gedong Tataan, yang sudah bersabar dan penuh kasih sayang untuk mendidik putra putri kami selama enam tahun ini.

“Semoga akan menjadi manfaat untuk anak anak kami. Dan kami juga mengucapkan permohonan maaf, apa bila selama di sekolah ini banyak tutur kata dan tingkah laku anak-anak kami yang kurang berkenan,”tutupnya. (Rizal).

Maling Satroni Agen BRI Link Di Gedong Tataan Pesawaran, Uang Tunai 13 Juta Raib

0

Pesawaran (RN) –  Maling satroni satu kios BRI Link yang berada di Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran pada Selasa (6-6-2023) sekira pukul 15.12 WIB.

Aksi nekat tersebut juga terekam dalam video pendek kamera pengawas cctv yang terpasang di lokasi kejadian. Pelaku adalah laki-laki yang mengenakan baju hitam dan celana jeans pendek warna biru.

Pemilik kios BRI Link, Wawan, warga Perum Binamitra, Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan itu mengungkap perampok mengaku saudaranya dan meminta uang tunai kepada penjaga kios, Fransisca.

“Penjaga kios memang baru bekerja, dan kemungkinan belum memahami standar operasional agen BRI Link, sehingga memberikan izin orang asing masuk ke dalam kios,” katanya saat dijumpai di lokasi, Rabu (7-6-2023).

Akibat kejadian tersebut, pemilik kios menderita kerugian materil senilai Rp13 juta, uang tunai tersebut diambil perampok dari laci penyimpanan uang.

“Pasca kejadian, saya langsung melapor kepada kepolisian, lantas petugas mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husin menyebut pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi saudara yang pemilik kios.

“Pelaku seolah-olah disuruh ambil uang tunai oleh pemilik kios, nah akhirnya penjaga membukakan pintu, setelah pintu kios terbuka pelaku langsung mengambil uang tunai di depan penjaga kios,” ungkap Kasatreskrim.

Dia mengimbau bagi pemilik kios BRI Link untuk meningkatkan kewaspadaan, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di wilayah hukum setempat.

“Kita sudah kumpulkan bukti, termasuk rekaman kamera pengawas, dan kita sedang mengejar pelaku,” tegasnya. (Rizal)

Pesawaran Berhasil Menorehkan Prestasi Dalam Lomba Cepat Tepat

0

Pesawaran (RN) – Dalam gelaran Lomba Cepat Tepat yang dilaksanakan pada tanggal 31 mei 2023, yang dilaksanakan dalam rangkaian Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) ke XXIV. Kabupaten Pesawaran yang bermotto Andan Jejama meraih  posisi runner up diatas Kabupaten Way Kanan yang meraih Juara 3 dan dibawah Kabupaten Tubaba yang meraih juara I. Para pemenang lomba, Tim LCT Kabupaten Pesawaran didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Pesawaran Ir. Heriyansyah dan Kadis PMD Drs. Nur Asikin MIP. menerima Piala dan piagam penghargaan sebagai tanda kehormatan di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Selasa (06/06/2023).

Asisten Administrasi Umum Setdakab Pesawaran, Heriansyah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Tim yang telah berjuang untuk mengharumkan nama Pesawaran pada ajang LCT. Ini merupakan rangkaian Gala Dinner Gelar TTG Nusantara XXIV Tahun 2023 dan dihadiri langsung oleh Menteri Desa PDTT RI serta Gubernur Lampung pada.

“Tim LCT Kabupaten Pesawaran yang telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam kegitan ini dengan berhasil mengalahkan Tim Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Mesuji pada babak penyisihan pertama. Disusul dengan kemenangan di babak kedua, mengalahkan Way Kanan dan Lamteng,” ucap Heriansyah.

Dirinya menambahkan bahwa Kabupaten Pesawaran di bawah kepemimpinan Dendi Ramadhona K, ST., M.Tr.IP., sangat berkomitmen memberdayakan segenap potensi masyarakat dan desa demi kemajuan Kabupaten setempat sebagaimana tertuang dalam Visi Misi Kabupaten Pesawaran 2021 – 2026.

“Pak Bupati sudah berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat dan desa sesuai Misi nya yang ke – 5, yaitu Mewujudkan Desa Mandiri Sebagai Titik Berat Pembangunan Berbasis Kemasyarakatan dan Potensial Lokal yang Berlandaskan Pemberdayaan Masyarakat, Kemitraan, Gotong Royong dan Bhinneka Tunggal Ika,” imbuhnya.

Kadis PMD Kabupaten Pesawaran juga menambahkan ada kebanggaan tersendiri bagi Pemkab Pesawaran karena  Kementerian Desa PDTT RI dan Pemerintah Provinsi Lampung mengamanahkan Kabupaten yang berjuluk Bumi Wisata Sejuta Pesona itu sebagai tujuan Widyawisata Gelar TTG Nusantara XXIV yakni di Smart Village Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan serta Pantai Sari Ringgung.

“Tim LCT Kabupaten Pesawaran terdiri dari 3 unsur Pemberdayaan Masyarakat Desa perwakilan Kabupaten Pesawaran yaitu, Novalia Rosa, S.STP sebagai perwakilan Dinas PMD Kabupaten Pesawaran, Abdul Haris Tsalasi perwakilan Pendamping Desa dan Zeni Firmansyah sebagai perwakilan Ketua Posyantek,” papardia.

Sementara itu, Zeni Firmansyah mengungkapkan, awalnya ia ragu untuk mengikuti lomba ini, terutama karena ini adalah pertama kalinya penyelenggara Gelar Teknologi Nusantara mengadakan lomba LCT sebagai rangkaian kegiatannya. Namun, dengan percaya diri dan tim yang solid, ia yakin akan mendapatkan juara dan dapat mengharumkan nama Kabupaten Pesawaran.

“Ini pertama kalinya, saya mengikuti lomba LCT Pemberdayaan Masyarakat, soal-soal yang diberikan dewan juri cukup unik, mengingat soal yang diberikan dibacakan dengan jawaban pilihan ganda,” ujarnya ketika diwawancarai. (Rls/Rizal)

Aksi Pecah Kaca Terjadi di Depan Kantor Dinas Pesawaran

Pesawaran (HO) – Aksi pecah kaca mobil mulai terjadi di Kabupaten Pesawaran Lampung, kali ini menimpa satu unit mobil jenis Fortuner berwarna silver metalic saat parkir di depan kantor Dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten setempat, Selasa (6/6/2023). Dari pantauan di lapangan, selain petugas Tim Inafis Satreskrim Polres Pesawaran melakukan olah TKP dalam aksi pecah kaca tersebut, juga korban adalah Muhammad Reynaldo pemilik kendaraan jenis fortuner berplat BE 24 AS merupakan salah satu ASN Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran. “Ya, aksi pecah kaca mobil tersebut terjadi sekitar Pukul 10.30 Wib saat itu kendaraan terparkir didepan kantor, ketika hendak keluar kantor sekira Pukul 11.00 Wib kondisi kaca mobil disamping sudah pecah,” ujar Reynaldo kepada wartawan, Selasa (6/6/2023). Ia juga menyebutkan, atas insiden pecah kaca itu tidak ada yang hilang hanya tas berisi arsip, dan kerugian berupa pecah kaca pada kendaraan sekitar Rp 2 juta. “Kalau duit atau materi tidak ada yang hilang, cuman tas berisi arsip saja yang hilang,” ucap Reynaldo juga merupakan Kabid Pembinaan dan Pengawasan Arsip Dinas setempat. Menurutnya, kejadian itu tidak ada yang dicurigai hingga kendaraan terparkir disini, dan memang tadi hendak ke kantor sempat ke steam mobil Gedong Tataan. “Lalu, sekira Pukul 09.30 Wib saya sudah di kantor kemudian Pukul 10 Wib hingga Pukul 11 Wib saya kejadian ini saat hendak keluar kantor, dan melaporkan ke Polres Pesawaran,” kata dia lagi. Sementara warga setempat dekat dengan lokasi kejadian mengaku tidak mendengar adanya pecah kaca tersebut. “Ya mas, saya tidak mendengar atau melihat aksi pecah kaca itu, karena saya sibuk di warung nasi, memang kondisi saat itu sedang sepi, kalau yang dekat kejadian itu malah di fotocopy,” kata salah satu pelayan warung nasi disekitaran lokasi itu. (Red)