Ketua PWI Pesawaran Berikan Pelatihan Jurnalistik Kepada Puluhan Pokdarwis
Rapat Pleno, KPU Pesawaran Tetapkan DPT Pemilu 2024 Sebanyak 344.903 Pemilih
Puluhan Calon Advokat Lampung Ikuti Ujian Profesi di Fakultas INSTIDLA Pesawaran
Pesawaran (HO) – Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) melalui Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Gedong Tataan Pesawaran Lampung, kembali menggelar Ujian Profesi Advokat (UPA) wilayah Lampung pada Sabtu, (17/6/2023), bertempat di Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA), Kabupaten Pesawaran.
Diketahui, ujian Profesi adalah salah satu tahapan bagi para calon Advokat yang telah mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Setelah peserta mengikuti PKPA, dilanjutkan dengan UPA yang diselenggarakan oleh PERADI sebagaimana ditegaskan dalam UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Ujian Profesi Advokat 2023 diikuti 23 peserta dari berbagai wilayah Provinsi Lampung, diantaranya: Kabupaten Pesawaran, Bandar Lampung, Metro, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.
Pengamat Ujian Profesi Advokat 2023, Dr. (Chan) Nurul Hidayah, S.H. M.H. mengatakan, tujuan digelarnya ujian advokat ini adalah, ketika para peserta ujian dinyatakan lulus akan dinyatakan sumpah di Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.
“Untuk peserta ujian profesi yang lulus, biasanya akan di sumpah di pengadilan tinggi Tanjung karang,” kata Dr. Chan Nurul.
Dia juga menjelaskan, adapun peserta ujian advokat melalui DPC Peradi Gedong Tataan Pesawaran Lampung berjumlah 24 peserta namun satu peserta berhalangan hadir.
“Beliau, dang Ike, tidak bisa hadir mengikuti ujian profesi advokat hari ini, karena di jam yang sama beliau mengikuti rapat partai,” jelas Chan Nurul.
Dalam kesempatan itu, Nurul berharap, agar seluruh peserta dapat menjawab dengan baik materi ujian.
“Bisa menjawab soal soal yang diberikan Choice, yang diberi waktu satu jam, ada juga soal Esai, waktunya dua jam, dan saya sangat berharap, semoga semua peserta ujian lulus semua melalui DPC Peradi Gedong Tataan Pesawaran, dan nantinya semua peserta ujian dapat disumpah di pengadilan tinggi Tanjung karang,” tandasnya.
Sementara itu, Observer utusan DPN PERADI, Krisman Damanik mengatakan, ujian profesi Advokat ini dilaksanakan di 43 kota di Indonesia dan salah satunya Gedong Tataan termasuk kota yang melaksanakan ujian profesi advokat.
“Untuk peserta ujian, adalah teman teman yang sudah mengikuti PKPA yang ada di wilayah Gedong Tataan, dari DPC Sukadana juga ada, lalu digabung dengan DPC Gedong Tataan,” kata Krisman.
Dia menambahkan, agar para peserta bisa lulus ujian dan menjadi Advokat yang berintegritas, bertanggungjawab, dan bisa mengikuti tahapan tahapan berikutnya.
“Setelah ujian profesi advokat nanti ada tahapan pengangkatan, penyumpahan, selanjutnya baru menjadi advokat, setelah jadi advokat kita berharap dapat membela pencari keadilan,” ucap Krisman. (Red)
Ketua Umum PPWI Resmi Lantik Ketua DPC PPWI Pesawaran
Calon Advokat Lampung Ikuti Ujian Profesi
DPRD Gelar Rapat Paripurna, Dendi: Pesawaran Peroleh Opini WTP Yang Ke-7


Pesawaran Miliki 65 Kampung KB dan Rumah Dataku
SDN 11 Gedongtataan Gelar Perpisahan, Kepsek: Taburlah Kebaikan Petiklah Perubahan, Raihlah Impian Dimasa Depan


Sebanyak 43 Siswa -Siswi SDN 11 Geta Tinggalkan Sekolah
Pesawaran (RN) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan Perpisahan Siswa-siswi Tahun ajaran 2022-2023, dan purna tugas sebanyak enam guru yang telah bertugas di SDN 11 Gedong Tataan, di gelar di halaman sekolah setempat, Desa Sukabanjar, Jum’at (16/06/2023).
Acara diawali dengan tarian tradisional Lampung sigeh Penguten, dan di hadiri pengawas, kordinator wilayah Kecamatan Gedong Tataan, kepala desa Sukabanjar, ketua Komite, Babinsa, Babinkatimas dan para Wali Murid serta tamu undangan lainnya, Dengan Tema.”Taburlah Kebaikan Petiklah Perubahan dan Raihlah Impian Dimasa Depan.”
Kepala Sekolah Dasar Negeri 11 Gedong Tataan,Leny Marlina., Mpd., Dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih atas kerja samanya sehingga bisa terselengarany kegiatan perpisahan siswa siswi, sekaligus purna tugas enam guru yang telah mengabdi di SDN 11 Gedong Tataan.
“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini. Selanjutnya kepada para guru, karena telah membimbing serta mendidik anak-anak selama enam tahun ini, semoga anak-anak yang lulus bisa melanjutakan sekolah yang lebih tinggi lagi,” ujardia.
Dirinya juga menjelaskan, SDN 11 telah meluluskan sebanyak 43 siswa – siswi dengan mencapai nilai yang baik. Semoga siswa siswi yang lulus tahun ini bisa melanjutkan jejang pendidikan yang lebih tinggi lagi dan tercapai cita-citanya.
“Alhamdulilah pada tahun ini, secara keseluruhan siswa -siswi SDN 11 Gedong Tataan lulus seratus persen dengan nilai yang baik, dan jangan menjadi banga hati ilmu yang didapat, tetaplah menjadi orang yang selalu rendah hati,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Sunaryo, apresiasi yang setingi – tingginya atas terlaksananya kegiatan ini,
“Saya selaku kepala Desa Sukabanjar sangatlah bangga, dimana SDN 11 Gedong Tataan sudah mengalami perubahan yang sangat luar biasa, atas kerja keras kepal sekolah dan seluruh dewan guru,” ujarnya.
Dirinya juga mengatakan, bagi siswa siswi yang berprestasi ada berupa bingkisan, ini murni dari desa Sukabanjar dan ini salah satu bentuk keperdulian kami selaku pemerintah Desa.
“Saya berharap untuk siswa siswi kelas satu dan lima teruslah belajar, mudah mudahan tahun yang akan datang, meraih prestasi,kerena desa selalu menyediakan binkisan buat siswa yang berprestasi,” pungkasnya. (Rizal)
Pengurus Muhammadiyah Pesawaran Dikukuhkan, Bupati: Muhammadiyah Punya Tujuan Mulia
Pesawaran (HO) – Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Pesawaran periode 2022-2027 di kukuhkan langsung oleh Dewan pimpinan wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, MA di Gedung Serba Guna (GSG), kabupaten setempat, (15/6/2023).
Muhammad Nurdin selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran mengatakan saat ini sudah melakukan langkah-langkah positif untuk membangun Kabupaten Pesawaran.
“Dimana Kami akan melakukan program kerja, yang memang sudah ada, melalui program pertanian dan peternakan, saat ini memang sudah kita lakukan MoU dengan beberapa pihak,”ujarnya.
Mengahadapi pemilu mendatang Muhammadiyah sudah memiliki pedoman sesuai dengan juklak dan juknis yang ada.
“Dimana kami sebagai pengurus Muhammadiyah tidak mau ter jebakan dengan isu politik praktis yang bisa memecah belah kader namun Muhammadiyah juga tidak mengharamkan apa bila ada anggota Muhammadiyah masuk dalam partai politik,” ungkapnya.
“Kami selaku pengurus Muhammadiyah punya aturan yang harus di taati, ketika kader tersebut sudah manjadi pengurus di partai maka harus mengundurkan diri dari kepengurusan Muhammadiyah dan menjadi anggota bisa,” timpalnya.
Sementara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan di kepemimpinan yang baru saja di kukuhkan berharap semakin banyak ide-ide dan gagasan, serta dapat peran aktif tak hanya dengan pemerintah juga multi sektor sesama organisasi keagamaan.
“Saya yakin Muhamadiyah mempunyai tujuan sangat mulia dan sangat baik, Insya Allah saya Bupati Pesawaran berserta jajaran terus mendukung program-program Muhammadiyah ke depan nya,” ujar Bupati. (Red)
