Rabat Beton Hancur, APH Turun Lapangan Periksa Kualitas Buruk

Pesawaran (HO) – Warga masyarakat Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) turun ke lapangan memeriksa bangunan jalan rabat beton yang disinyalir kualitasnya sangat buruk meskipun baru beberapa bulan selesai di kerjakan oleh pemborong yang diduga sebagai anak dari legislator Pesawaran Evi Susina.

Pasalnya, rabat beton sepanjang lebih dari 400 meter dan menelan anggaran Rp.297 juta tersebut sudah terdapat kerusakan di banyak titik.

“APH pasti lebih faham dengan kualitas jalan ini, kalau sesuai dengan anggaran saya yakin tidak mudah rusak, ini bapak bisa cek sendiri keadaannya,” ujar salah satu warga, Selasa (13/6/2023).

Rabat Beton Hancur, APH Turun Lapangan Periksa Kualitas Buruk

“Jadi kami berharap kepada Polres Pesawaran maupun kejaksaan agar dapat segera menindak lanjuti dan turun ke bawah melihat amburadul nya proyek rabat beton yang ada di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai,” timpalnya.

Sumber lain menyebutkan, ada dugaan muncul bahwa proses serah terima sementara pekerjaan  tim Provisional Hand Over (PHO) tidak turun ke lapangan sehingga pekerjaan yang buruk kualitasnya tersebut bisa lolos.

“Setau saya selama bekerja disini belum pernah lihat orang Dinas Perkim turun ke lapangan, gak tau juga, setau saya belum pernah lihat,” ujar Ansori salah satu pekerja.

Keterlibatan oknum anggota Dewan dalam proyek itu menguat karena warga lain yang juga ikut menjadi pekerja pembangunan rabat beton mengatakan pemborong proyek senilai Rp.297 juta tersebut Aditya yang disebut sebagai anak dari Evi Susina (Aleg DPRD Kabupaten Pesawaran).

“Waktu itu kami pekerja belum dibayar, jadi kami desak pengawasnya untuk membayar, dan dia memberikan nomor ibu Evi Susina karena ini proyek anaknya,” ungkap warga.

Rabat Beton Hancur, APH Turun Lapangan Periksa Kualitas Buruk

Ditambahkan, saat itu Evi Susina meminta bantu untuk para pekerja bersabara karena masih menunggu pencairan.

“Dia (Evi Susina – red) bilang untuk bersabar, nunggu cair, karena pekerja tak sabar makanya datang kami ke rumah anaknya yang namanya Aditya itu, fhotonya lengkap,” tambahnya.

“Kalau bukan pekerjaan ibu itu kenapa dia bilang suruh sabar,” timpalnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan rabat beton di Dusun Cengkuang, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai diduga dikerjakan asal-asalan sehingga memiliki kualitas buruk dan dibeberapa bagian sudah mengalami kerusakan kendati baru beberapa bulan selesai dikerjakan.

Fakta lain dari proyek senilai lebih dari Rp.300 juta tersebut menyebut ada keterlibatan oknum anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra berinisial ES dalam pembangunan rabat beton tersebut.

Hal ini tentu menambah buruk track Record politisi wanita partai besutan Prabowo Subianto tersebut karena sebelumnya sempat tersandung dugaan video asusila yang sempat membuat heboh Kabupaten Pesawaran.

“Ya seperti itulah kualitasnya, proyek itu pekerjanya warga sekitar, tapi bahan baku sering terlambat datangnya karena kontraktornya katanya nunggu dana cair, jadi kualitasnya ya bisa dilihat sendiri,” ujar Kepala Desa Harapan Jaya, Susalit Cokro Aminoto, saat dikonfirmasi, Jumat (9/6).

Bahkan Susalit menuturkan, pembayaran upah pekerja sempat tersendat beberapa bulan sehingga masyarakat mendatangi pihak pemborong ke rumahnya.

“Warga saya yang ikut kerja sampai ke rumah Aditya nagih upah, alasannya belum ada uang, tapi sudah dibayar sekarang, terlambat 3 bulanan,” tuturnya.

Seorang warga yang ikut menjadi pekerja menuturkan, kurangnya material menjadi sebab buruknya kualitas rabat beton, karena pemborong diduga tidak memiliki modal.

“Mau dikerjakan pasir kurang, semen kurang, split kurang, jadi pekerja juga bingung,” ungkapnya.

Ditambahkan, warga saat itu menagih upah ke pemborong yang merupakan anak dari oknum anggota DPRD ES dan meminta membuat surat perjanjian pelunasan pembayaran upah.

“Ya disini kan ada pengawasnya, jadi perwakilan pekerja menagih haknya dan diberikan nomor ibu Evi (anggota DPRD) dan ditelpon untuk penyelesaian pembayaran, setelah kurang lebih 3 bulan dibayar upah kami,” tambahnya.

“Kalau kita ya taunya itu proyeknya bu dewan ES dan pemborong itu anaknya, telpon saja pak Aditya (diduga anak ES), kami pernah ke rumahnya,” timpal dia.

Saat dikonfirmasi, Aditya mengatakan bahwa dirinya belum bisa berkomentar banyak dan mengaku akan berkonsultasi untuk memperbaiki bangunan.

“Harusnya kalau dikeluhkan dari awal, coba nanti saya belum berani ngomong banyak, nanti saya konsultasikan dengan CV untuk diperbaiki,” ucapnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan jalan rabat beton tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 dari Dinas Perkim dengan panjang 420 meter dan anggaran Rp.297.000.000,- yang dikerjakan CV Intan Pratama Konstruksi.  (Red)

Faktor Perceraian Penyebab Anak Putus Sekolah, Disdikbud Pesawaran Lakukan Ini

Pesawaran (HO) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran Lampung, mencatat ada beberapa faktor yang mengakibatkan anak-anak diwilayahnya putus sekolah. Kadisdikbud Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan, faktor ekonomi menjadi penyebab paling tinggi yang mengakibatkan anak harus putus sekolah, kemudian jarak sekolah dengan tempat tinggal juga menjadi penyebab. “Faktor ekonomi masih menjadi penyebab paling tinggi, karena dengan ekonomi yang rendah, anak-anak diminta untuk membantu orang tuanya mencari nafkah, kemudian jarak yang jauh biasanya anak-anak malas untuk sekolah yang mengakibatkan berhenti sekolah, kemudian faktor perceraian orang tua yang mengakibatkan putus sekolah,” ujarnya. Senin 12 Juni 2023.
Kadisdikbud Pesawaran Anca Martha Utama
Dirinya mengatakan, hubungan orang tua yang tidak harmonis, tentunya dapat berdampak pada pendidikan anak, hubungan tersebut menghadirkan rasa ketidakpedulian dan rasa tidak tanggung jawab kepada keluarga. “Hal ini tentunya berdampak pada pendidikan anak, ketidakharmonisan hubungan orang tua juga dapat menuntun anak ke dalam jurang putus sekolah, maka dari itu kita terus melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak,” ujar dia. Menurutnya, untuk menekan angka putus sekolah di Kabupaten Pesawaran, pihaknya mensosialisasikan Program Indonesia Pintar (PIP) dan menyiapkan bantuan perlengkapan siswa kurang mampu. “Selain sosialisasi, kita juga telah berupaya dengan membuat program-program yang sifatnya untuk membantu para siswa dari keluarga kurang mampu, dan kita juga bekerja sama dengan BAZNAS Pesawaran juga, karena mereka juga memiliki program yang mendukung dunia pendidikan,” kata dia. “Kalau menurut data tahun ajaran 2021-2022 angka anak putus sekolah untuk tingkat SD ada sekitar 57 orang, sedangkan untuk tingkat SMP terdapat 19 orang, untuk tingkat SMP ini permasalahannya hampir sama kendala ekonomi dan lainnya,” katanya. (Red)  

Bupati Pesawaran Harapkan PA Gedong tataan Tingkatkan Pelayanan Terhadap Pencari Keadilan

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengharapkan agar Pengadilan Agama Gedong Tataan dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan khususnya di wilayah Bumi Andan Jejama. Bupati Dendi mengatakan, pembangunan Gedung Pengadilan Agama Gedong Tataan ini merupakan wujud dari rasa syukur atas terpenuhinya sarana dan prasarana dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang telah lama dinantikan. “Semoga dengan dibangunnya gedung baru ini, mampu mendorong peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat Pesawaran. Dan tentunya seluruh jajaran Pengadilan Agama Gedong Tataan dapat semakin bersemangat dan termotivasi untuk tampil terdepan sebagai badan Pengadilan agama transparan, akuntabel, partisipatif dan tidak diskriminatif, melalui pelayanan prima kepada seluruh masyarakat sesuai dengan asas-asas pemerintahan yang baik,” kata Dendi, saat menghadiri acara Tasyakuran dalam rangka Penempatan Gedung Baru Pengadilan Agama Gedong Tataan, Senin (12/6/2023).
Poto bersama, saat setelah acara MoU di Pengadilan Agama Gedong tataan
Dirinya juga berharap agar Pengadilan Agama bukan hanya menjadi tempat perceraian, tapi harus dapat menjadi tempat memberikan keadilan bagi kedua belah pihak yang berselisih. “Seperti halnya penyelesaian perkara hibah, waris, sengketa harta bersama, perlindungan hak perempuan dan anak paska perceraian, agar sedapat mungkin diupayakan penyelesaiannya melalui jalur mediasi oleh pengadilan, sehingga permasalahan tidak menjadi berkepanjangan,” ujarnya. “Disamping itu, dengan adanya perjanjian kerjasama ini, saya juga berharap sinergitas dan kemitraan yang telah terjalin selama ini akan semakin ditingkatkan diberbagai bidang, sehingga dapat terus memberikan sumbangsih positif dalam mendorong pembangunan daerah, untuk dapat membangun masyarakat Pesawaran yang tertib, sejahtera serta berkeadilan guna mewujudkan Pesawaran yang lebih maju,” timpalnya. Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung Insyafi meminta kepada seluruh pegawai PA Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran harus selalu menjaga akhlak, tatakrama dan sopan santun dalam melayani masyarakat. “Jadi harus menjaga sikap dalam melayani masyarakat, apa lagi dengan gedung yang megah dan mewah ini, jangan sampai melihat masyarakat datang ke kantor cuman pakai sendal jepit pakai apa lalu diusir, akhirnya masyarakat segan atau malah merasa risih ke kantor kita ini, jadi jangan sampai terjadi seperti itu,” kata dia. Dirinya juga mengingatkan bahwa seluruh warga pengadilan harus terus meningkatkan integritasnya dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas dan melayani masyarakat. “Mari kita menyesuaikan, bagaimana kita merasa diri kita itu sebagai pelayan masyarakat karena digaji oleh negara untuk melayani masyarakat sebaik-baik, semakin puas masyarakat semakin tercapai tujuan negara,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Gedong Tataan Khairunnisa mengatakan, dengan kehadiran gedung baru ini, tentunya membawa spirit baru bagi aparatur peradilan agar lebih bersemangat dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. “Jika kami dahulu pada gedung dengan fasilitas yang terbatas dapat menorehkan prestasi, dan gedung baru ini juga harapannya dapat lebih menghadirkan prestasi yang lebih membanggakan bagi instansi Mahkamah Agung, Badilang MA RI dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (Red)

Kembangkan Ekosistem Digital, Diskominfo Pesawaran Kolaborasi Dengan IIB Darmajaya

Pesawaran (HO) – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pesawaran melakukan penandatanganan kerjasama dengan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya pada Rabu (7/6/2023). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Jayadi Yasa S.S.TP., M.I.P., dengan Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I. Kerjasama yang akan dilakukan terkait dengan Pesawaran One Center sebagai pusat pengelolaan dan pengembangan ekosistem digital Kabupaten Pesawaran. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pesawaran, Jayadi Yasa mengatakan salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Pesawaran adalah membangun pemerintahan yang efektif dan efisien, yaitu dengan pemanfaatan teknologi yang terintegrasi dan terpusat.
Kembangkan Ekosistem Digital, Diskominfo Pesawaran Kolaborasi Dengan IIB Darmajaya
“IIB Darmajaya sebagai salah satu perguruan tinggi penyedia sumber daya manusia yang ahli di bidang teknologi, sangat tepat untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam pembangunan pemerintah daerah,” ungkapnya. Jayadi Yasa berharap One Center dapat terus berkembang karena transformasi digital bukan hanya tentang kehebatan teknologi atau layanan berbasis elektronik, tapi juga membutuhkan peningkatan skill SDM dan literasi yang baik, dari sisi penyelenggara pemerintahan maupun masyarakat. “Apalagi melihat besarnya potensi pengembangan digitalisasi di Kabupaten Pesawaran kami membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak untuk dapat mewujudkannya.” tuturnya. Sementara, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I., mengatakan sebagai institusi pendidikan yang konsen kepada bidang teknologi ataupun IT menjadi kewajiban dan tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap pemerintah daerah. “Karena keterlibatan institusi pendidikan juga bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian kepada Masyarakat,” katanya seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id. Selain itu juga, lanjut Sutedi, bagian dari aktualisasi keilmuan rekan-rekan akademisi untuk membangun daerah. “Kami menyambut baik dengan adanya kerja sama ini. Semoga dapat berjalan dengan maksimal dan Kabupaten Pesawaran akan semakin maju,” pungkasnya. (Red)

Hari Bhayangkara Ke-77, Kapolres Pesawaran Gelar Baksos Timbun Jalan Rusak

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang ke-77, Polres Pesawaran Polda Lampung melaksanakan Bakti Sosial dengan menimbulkan jalan rusak di wilayah Kecamatan Negeri Katon. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo S.IK M.Si (Han) mengungkapkan kegiatan Bakti Sosial Polres Pesawaran dan Polsek Gedong Tataan Dalam Rangkaian Hari Bhayangkara ke 77, dengan tema ” Polri Presisi untuk Negeri , Pemilu damai untuk Indonesia emas”.
Poto bersama setelah, giat Hari Bhayangkara Ke-77, Kapolres Pesawaran Gelar Baksos Timbun Jalan Rusak
“Baksos Sosial ini dengan meratakan dan menimbun jalan rusak di Dusun 3 Desa Pujo Rahayu Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran,” terangnya AKBP Pratomo Widodo, Sabtu (10/6/2023). Kapolres melanjutkan, Penimbunan jalan yang rusak berlubang dilakukan sepanjang jalan di depan SD 6 Pujo Rahayu sampai depan Indomaret Desa Pujo Rahayu. “Alhamdulillah, kegiatan Bakti sosial selesai pafa pukul 10.15 wib, berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” ucapnya.
Hari Bhayangkara Ke-77, Kapolres Pesawaran Gelar Baksos Timbun Jalan Rusak
Diketahui kegiatan tersebut, selain di hadiri Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.IK M.Si (Han), hadir juga Waka Polres Pesawaran Kompol Muhammad Riza T, S.H.,M.H), Kabag Ops Polres Pesawaran Kompol Maryanto,S.H.,M.H, Kabag SDM Polres Pesawaran Kompol Azhari, S.H., M.H, Kabag Ren Kompol Waryono, Kapolsek Gedong Tataan Kompol Hapran,S.H, Kasat Binmas AKP Matera, Kasat Samapta AKP Mulyadi, Kasat Lantas AKP Martoyo, S.I.P.,M.H, Kanit Samapta Polres Pesawaran Polsek Gd. Tataan AKP Sofyansah, Kasi Propam Polres Pesawaran Iptu Yurisman, Kasi Was Polres Pesawaran Iptu Maredian S. H, Kasat Tahti Polres Pesawaran Ipda Hasanudin, Bhabinkamtibmas Aipda Lutfi Aziz, Babinsa Serka Jono Adi dan Para Perwira, Anggota, PNS Polres Pesawaran dan Polsek Gedong Tataan. (Red)

Terlibat Skandal Dugaan Video Asusila, Oknum DPRD Diduga Main Proyek

Pesawaran (HO) – Pembangunan rabat beton di Dusun cengkuang, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran Lampung, diduga dikerjakan asal-asalan sehingga memiliki kualitas buruk dan dibeberapa bagian sudah mengalami kerusakan kendati baru beberapa bulan selesai dikerjakan.

Fakta lain dari proyek senilai lebih dari Rp.300 juta tersebut menyebut ada keterlibatan oknum anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra berinisial ES dalam pembangunan rabat beton tersebut.

Hal ini tentu menambah buruk track Record politisi wanita partai besutan Prabowo Subianto tersebut karena sebelumnya sempat tersandung dugaan video asusila yang sempat membuat heboh Kabupaten Pesawaran.

“Ya seperti itulah kualitasnya, proyek itu pekerjanya warga sekitar, tapi bahan baku sering terlambat datangnya karena kontraktornya katanya nunggu dana cair, jadi kualitasnya ya bisa dilihat sendiri,” ujar Kepala Desa Harapan Jaya, Susalit Cokro Aminoto, saat dikonfirmasi, Jumat (9/6/2023).

Terlibat Skandal Dugaan Video Asusila, Oknum DPRD Diduga Main Proyek

Bahkan Susalit menuturkan, pembayaran upah pekerja sempat tersendat beberapa bulan sehingga masyarakat mendatangi pihak pemborong ke rumahnya.

“Warga saya yang ikut kerja sampai ke rumah Aditya nagih upah, alasannya belum ada uang, tapi sudah dibayar sekarang, terlambat 3 bulanan,” tuturnya.

Seorang warga yang ikut menjadi pekerja menuturkan, kurangnya material menjadi sebab buruknya kualitas rabat beton, karena pemborong diduga tidak memiliki modal.

“Mau dikerjakan pasir kurang, semen kurang, split kurang, jadi pekerja juga bingung,” ungkapnya.

Ditambahkan, warga saat itu menagih upah ke pemborong yang merupakan anak dari oknum anggota DPRD ES dan meminta membuat surat perjanjian pelunasan pembayaran upah.

“Ya disini kan ada pengawasnya, jadi perwakilan pekerja menagih haknya dan diberikan nomor ibu Evi (anggota DPRD) dan ditelpon untuk penyelesaian pembayaran, setelah kurang lebih 3 bulan dibayar upah kami,” tambahnya.

“Kalau kita ya taunya itu proyeknya bu dewan ES dan pemborong itu anaknya, telpon saja pak Aditya (diduga anak ES-red), kami pernah ke rumahnya,” timpal dia.

Saat dikonfirmasi, Aditya mengatakan bahwa dirinya belum bisa berkomentar banyak dan mengaku akan berkonsultasi untuk memperbaiki bangunan.

“Harusnya kalau dikeluhkan dari awal, coba nanti saya belum berani ngomong banyak, nanti saya konsultasikan dengan CV untuk diperbaiki,” tukasnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan jalan rabat beton tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 dari Dinas Perkim dengan panjang 420 meter dan anggaran Rp.297.000.000,- yang dikerjakan CV Intan Pratama Konstruksi.

Diberitakan sebelumnya, sorotan tajam diberikan tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran  Erland Syofandi kepada DPC Partai Gerindra Kabupaten setempat.

Bukan tanpa alasan, Erland mempertanyakan masih dicalonkannya salah satu kader Gerindra berinisial ES untuk maju pada pileg 2024 yang sempat marak diberitakan diduga telah melakukan perbuatan mesum dan perzinahan beberapa waktu lalu.

“Merupakan tanggung jawab moril buat kami masyarakat Pesawaran, karena calon legislatif itu nanti akan menjadi wakil kami di DPRD Pesawaran, jadi saya heran, kok bisa masih dicalonkan oleh partai,” ujarnya, Kamis (8/6) via sambungan telepon.

Erland menyampaikan, saat masalah dugaan mesum anggota DPRD Kabupaten Pesawaran tersebut mengemuka, video maupun bukti-bukti dugaan mesum tersebut sudah disampaikan kepada Badan Kehormatan DPRD, pelapor pun sudah datang ke DPRD.

“Kami masih ada dokumentasi saat pelapor menghadap BK, bahkan sudah dilaporkan juga ke DPC, DPD partai Gerindra, tapi saya kaget mendengar yang bersangkutan masih dicalonkan lagi,” sesalnya.

Ditambahkan Erland, dirinya meminta agar Partai lebih selektif dalam menjaring caleg, karena masa depan Kabupaten Pesawaran menjadi taruhannya.

“Saya bukan dalam kapasitas mencampuri rumah tangga partai, tapi sangat disayangkan partai sebesar Gerindra yang memiliki kader terbaik masih mencalonkan kader yang seperti ini,” tambahnya.

Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pesawaran Ahmad Ricko Julian saat dihubungi mengatakan, selama belum ada laporan pihaknya belum bisa menentukan langkah karena saat itu kata dia kasusnya dihentikan.

“Kecuali kalau ada laporan lagi terkait kasus ibu vodeo asusila ibu Evi, baru kita akan tinjau, saya akan berkonsultasi dengan DPD dan DPP akan seperti apa, karena kiya mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata dia melalui sambungan seluler.

“Hasil konsultasi itu nanti baru kita dapat kesimpulan, apakah misalnya dinonaktifkan apakah dilakukan pemecatan, namun partai Gerindra kan tunduk dengan peraturan yang berlaku, jadi keputusan yang memiliki kekuatan hukum tetap,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya dengan Link: https://handalonline.com/2023/06/08/oknum-dprd-diduga-mesum-rekam-jejak-kader-gerindra-bahan-pertimbangan/

Wujudkan Dapur Higienis, Karutan Balam Intruksikan Petugas Dapur Jaga Kebersihan

Bandar Lampung (RN)  – Sebagai Tindak Lanjut Arahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.6.-PK.06.08-601, terkait Gerakan Bersih -bersih alat masak, Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas 1 Bandar Lampung intruksikan Petugas dapur membersihkan peralatan sebelum dan sesudah proses memasak.

“Hal ini dilakukan agar alat masak dan alat makan selalu bersih dan higienis ketika di paki kembali,dan tidak ada noda hitam akibat proses memasak,” kata Iwan Setiawan Kepala Rutan 1 Bandar Lampung, Sabtu, (10/06/2023).

Dirinya juga menjelaskan, agar slalu senantiasa menjaga kebersihan area atau tempat memasak serta peralatan memasak yang digunakan, mulai dari menjaga kebersihan kotak makan serta peralatan pendukung lainnya, kebersihan lantai dan dinding dapur.

“Kegitan ini sebagai rutinitas, menjadi suatu kewajiban yang harus selalu diterapkan dalam pengolahan makanan bagi warga binaan. hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas makanan yang dimasak dan disajikan untuk warga binaan,”ujardia.

“Hal ini sesuai dengan Komitmen Rutan Bandar Lampung yang selalu akan meningkatkan dalam pelayanan makanan kepada warga binaan Rutan kelas 1 Bandar Lampung,” tandasnya. (Red)

Bupati, Kapolres dan Dandim Lepas Sebanyak 130 JCH Kabupaten Pesawaran

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melakukan pelepasan terhadap 130 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Pesawaran tahun 1444 Hijriah, 2023 Masehi. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pada tahun ini masyarakat Kabupaten Pesawaran dapat menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci sebanyak 130 JCH yang terdiri dari 70 orang laki-laki dan 60 orang Perempuan, yang tergabung dalam kloter 45. “Para calon haji hendaknya dapat memahami hakikat dari ibadah haji itu sendiri, yaitu ibadah secara total, bukan hanya ibadah yang melibatkan fisik semata seperti tawaf dan sa’i, tetapi juga ibadah batin yaitu wukuf,” kata Dendi, saat pelepasan JCH di Masjid Islamic Center Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (8/6/2023). Dirinya menjelaskan, JCH membawa misi nama baik bangsa dan negara. Maka mereka harus mentaati ketentuan-ketentuan peraturan dan hukum yang berlaku, baik yang dikeluarkan negara kita maupun Pemerintah Arab Saudi. “Baik buruknya tatacara beribadah dan tingkah laku selama dalam perjalanan, saat pelaksanaan Ibadah Haji, hingga kepulangan nanti akan membawa dampak terhadap nama baik Kabupaten Pesawaran dan rakyat Indonesia,” ujar dia. “Gunakanlah kesempatan yang baik ini untuk memperbanyak ibadah di Tanah Suci sehingga sepulangnya dari Ibadah Haji nanti akan dapat dan menjadi Haji yang Mabrur,” timpalnya. Dirinya juga meminta kepada JCH untuk mendo’akan agar Pesawaran menjadi Kabupaten yang Baldatun Thoyibatun Waa Robbun Ghofur, yang mempunyai makna sangat luas, subur makmur, sejahtera dan ada dalam bimbingan serta ridho Allah SWT. “Untuk TPHD dan ketua rombongan, saya menghimbau agar saudara dapat melaksanakan tugas dan kewajiban saudara dengan sebaik-baiknya. Utamakan kepentingan bersama dan apabila ada sesuatu dan lain hal yang perlu dipecahkan bersama, maka musyawarahkan lah dengan para peserta Haji, sehingga tugas yang saudara emban akan semakin ringan,” pungkasnya. (Red)

59 Murid Kelas VI SDN 6 Teluk Pandan Perpisahan, Kepsek: Ukir Prestasi, Carilah Ilmu Setinggi Mungkin

Pesawaran (HO) – Sebanyak 59 Siswa siswi Kelas VI SDN 6 Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menggelar perpisahan dan pelepasan tahun ajaran 2022/2023 bertempat di halaman sekolah setempat. Siti Kuntari, S.Pd,SD,M.Pd, Kepala SD Negeri 6 Teluk Pandan Pesawaran membenarkan pihaknya sudah melaksanakan pelepasan siswa/siswi kelas VI sebagai tanda akhir dari proses belajar yang dilakukan di SDN 6 Teluk Pandan sekaligus penyerahan kembali siswa ke orang tua murid. “Sebelum memasuki acara utama, kegiatan ini dibuka dengan Tari Sigekh Penguten yang dibawakan oleh siswi kelas VI sebagai bentuk ucapan selamat datang bagi para tamu undangan yang hadir. Kemudian ada juga berbagai pentas seni di tampilkan baik berupa tari, pembacaan puisi, maupun pidato dari siswa/siswi,” ujar Siti Kuntari, S.Pd,SD,M.Pd kepada Handalonline.com Kamis (8/6/2023).
59 Murid Kelas VI SDN 6 Teluk Pandan Perpisahan, Kepsek: Ukir Prestasi, Carilah Ilmu Setinggi Mungkin
Lebih lanjut Kepsek Siti Kuntari juga mengatakan acara inti diisi dengan pemberian piagam serta medali bagi 10 besar siswa/siswi kelas VI yang berprestasi di lanjutkan dengan penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL). dalam acara tersebut SD Negeri 6 Teluk Pandan melepas sebanyak 59 siswa kelas VI, yang terdiri dari 31 siswa putra dan 28 siswa putri. “Alhamdulillah semuanya dinyatakan lulus semoga daripada anak-anak yang sudah menimba ilmu di SD Negeri 6 Teluk Pandan dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya terus semangat untuk belajar,” kata nya. Selain itu Siti Kuntari,S.Pd,SD,M.Pd, juga berpesan ke pada siswa-siswi teruslah mengukir prestasi, carilah ilmu setinggi mungkin, jadilah pribadi yang berkarakter dan berbudi pekerti, jagalah nama baik sekolah dimana pun kalian berada. Di tempat yang sama Suparjo, S.Pd selaku pengawas Sekolah dasar yang ada di Kecamatan Teluk Pandan yang hadir pada acara tersebut menyampaikan pesan kepada seluruh siswa Kelas VI agar meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan kompetensi dan cita citanya. Terpisah salah satu wali murid juga menyampaikan dalam kegiatan pelepasan kelulusan siswa-siswi sangat bersemangat dan antusias dalam mempersiapkan acara menjadi suatu pencapaian dalam berkreasi untuk menampilkan karya yang terbaik bagi sekolah. “Tentunya kami selaku wali murid sangat bangga dan Kagum akan semangat anak-anak dalam memeriahkan acara pelepasan sekolah ini,” ungkap seorang wali murid. Sebelum acara ditutup, diadakan prosesi Sungkeman permintaan maaf dan ucapan terimakasih siswa/siswi kelas VI kepada orang tuanya serta dewan guru. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Gebang Suparjo, S.Pd. selaku Pengawas Sekolah Dasar Kecamatan Teluk pandan, Komite SDN 6 Teluk Pandan, dan terlihat hadir Kepala Sekolah yang ada di Kecamatan Teluk Pandan serta wali murid dan seluruh dewan guru SD Negeri 6 Teluk Pandan. (Indra Jaya)

Oknum DPRD Diduga Mesum, Rekam Jejak Kader Gerindra Bahan Pertimbangan

Pesawaran (HO) – Menjelang pemilu 2024 sorotan tajam diberikan tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi kepada DPC Partai Gerindra Kabupaten setempat. Bukan tanpa alasan, Erland mempertanyakan masih dicalonkannya salah satu kader Gerindra berinisial ES untuk maju pada pileg 2024 yang sempat marak diberitakan diduga telah melakukan perbuatan mesum dan perzinahan beberapa waktu lalu. “Merupakan tanggung jawab moril buat kami masyarakat Pesawaran, karena calon legislatif itu nanti akan menjadi wakil kami di DPRD Pesawaran, jadi saya heran, kok bisa masih dicalonkan oleh partai,” ujarnya, Kamis (8/6/2023) via sambungan telepon. Erland menyampaikan, saat masalah dugaan mesum anggota DPRD Kabupaten Pesawaran tersebut mengemuka, video maupun bukti-bukti dugaan mesum tersebut sudah disampaikan kepada Badan Kehormatan DPRD, pelapor pun sudah datang ke DPRD. “Kami masih ada dokumentasi saat pelapor menghadap BK, bahkan sudah dilaporkan juga ke DPC, DPD partai Gerindra, tapi saya kaget mendengar yang bersangkutan masih dicalonkan lagi,” sesalnya. Ditambahkan Erland, dirinya meminta agar Partai lebih selektif dalam menjaring caleg, karena masa depan Kabupaten Pesawaran menjadi taruhannya. “Saya bukan dalam kapasitas mencampuri rumah tangga partai, tapi sangat disayangkan partai sebesar Gerindra yang memiliki kader terbaik masih mencalonkan kader yang seperti ini,” tambahnya. Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pesawaran Ahmad Ricko Julian saat dihubungi mengatakan, selama belum ada laporan pihaknya belum bisa menentukan langkah karena saat itu kata dia kasusnya dihentikan. “Kecuali kalau ada laporan lagi terkait kasus ibu vodeo asusila ibu Evi, baru kita akan tinjau, saya akan berkonsultasi dengan DPD dan DPP akan seperti apa, karena kiya mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata dia melalui sambungan seluler. “Hasil konsultasi itu nanti baru kita dapat kesimpulan, apakah misalnya dinonaktifkan apakah dilakukan pemecatan, namun partai Gerindra kan tunduk dengan peraturan yang berlaku, jadi keputusan yang memiliki kekuatan hukum tetap,” pungkasnya.

Diberitakan sebelum nya dengan link: https://handalonline.com/2021/05/04/dugaan-perzinahan-anggota-dprd-pesawaran-besok-dipanggil-polda-lampung/

https://handalonline.com/2021/06/02/dugaan-oknum-dprd-pesawaran-zina-hnsi-tercoreng/

https://handalonline.com/2021/05/24/bila-terbukti-lsm-banki-desak-dpc-partai-gerindra-pecat-oknum-dprd-mesum/

https://handalonline.com/2021/06/09/video-mesum-es-oknum-dprd-pesawaran-di-benarkan-bk-dan-segera-ambil-keputusan/