Pesawaran Miliki 65 Kampung KB dan Rumah Dataku

0
Pesawaran (RN) – Sampai tahun 2023 kabupaten Pesawaran telah memiliki 65 kampung KB dan Rumah Dataku. Hal tersebut dikatakan Ketua Tim Penggerak (TP PKK) Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi. Saat memberikan pemaparan dalam acara Peninjauan Lapangan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya oleh Tim Setmilpres Dan BKKBN Kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran, di balai Desa Cipadang, Jumat (16/6/2023). “Sampai Tahun 2023 telah terbentuk 65 kampung KB dan Rumah Dataku yang bersumber dari APBD Kabupaten Pesawaran,”Ujarnya. Dirinya juga menjelaskan, program Kampung KB, berjalan dari tahun 2016 yang dilaksanakan bersama sama lintas program dan dinas instansi terkait, mitra kerja, stakeholders dan termasuk anggota PKK. “Selai itu, ada juga program lainnya yaitu, Pelayanan KB, Rumah Desa Sehat(RDS), Pencanangan ‘Dashat’(Dapur Sehat Atasi Stunting), serta Program Pendidikan seperti Paud/Hi, pelayanan KB, kesehatan PUSPAGA, Dan membentuk Desa Wisata Perempuan dan Peduli Anak di tingkat kabupaten serta pusat pembelajaran keluarga,” kata Nanda. Sementara itu Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona mengatakan, melalui Tim Penggerak PKK program pembangunan lebih cepat diserap oleh masyarakat dan menarik minat mereka untuk berperan aktif dalam membangun desanya. “Tanpa PKK suatu wilayah pasti akan hambar dan monoton, PKK juga mempunyai peran yang luar biasa untuk suatu wilayah, apresiasi yang besar kepada Presiden RI yang sudah memberikan reward atau penghargaan kepada seluruh PKK di Kab/Kota di Indonesia,” kata Dendi. Dirinya juga berharap, dukungan dan kerjasama dari semua pihak agar program-program pembangunan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik untuk mewujudkan Pesawaran lebih maju dan sejahtera dengan masyarakat yang produktif. Selain itu ia juga meminta doa agar Bumi Andan Jejama mendapatkan penghargaan. “Kepada segenap masyarakat dan aparatur Pemerintah Kabupaten Pesawaran saya mengajak untuk turut berdoa agar Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran mendapatkan penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Bangga Kencana,” tambahnya. (Rizal)    

SDN 11 Gedongtataan Gelar Perpisahan, Kepsek: Taburlah Kebaikan Petiklah Perubahan, Raihlah Impian Dimasa Depan

Pesawaran (HO) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan Perpisahan Siswa-siswi Tahun ajaran 2022-2023, dan purna tugas sebanyak enam guru yang telah bertugas di SDN 11 Gedong Tataan, di gelar di halaman sekolah setempat, Desa Sukabanjar, Jum’at (16/6/2023). Acara diawali dengan tarian tradisional Lampung Sigekh Penguten, dan di hadiri pengawas, koordinator wilayah Kecamatan Gedong Tataan, Kepala Desa Sukabanjar, ketua Komite, Babinsa, Babinkatimas dan para Wali Murid serta tamu undangan lainnya, Dengan Tema.”Taburlah Kebaikan Petiklah Perubahan dan Raihlah Impian Dimasa Depan.”
SDN 11 Gedongtataan Gelar Perpisahan, Kepsek: Taburlah Kebaikan Petiklah Perubahan, Raihlah Impian Dimasa Depan
Kepala Sekolah Dasar Negeri 11 Gedong Tataan, Leny Marlina, Mpd, Dalam sambutannya mengucapkan, terimakasih atas kerja samanya sehingga bisa terselenggaranya kegiatan perpisahan siswa siswi, sekaligus purna tugas enam guru yang telah mengabdi di SDN 11 Gedong Tataan. “Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini. selanjutnya kepada para guru, karena telah membimbing serta mendidik anak-anak selama enam tahun ini, semoga anak-anak yang lulus bisa melanjutkan sekolah yang lebih tinggi lagi,” ujar dia. Dirinya juga menjelaskan, SDN 11 telah meluluskan sebanyak 43 siswa – siswi dengan mencapai nilai yang baik. Semoga siswa siswi yang lulus tahun ini bisa melanjutkan jejang pendidikan yang lebih tinggi lagi dan tercapai cita-citanya. “Alhamdulilah pada tahun ini, secara keseluruhan siswa -siswi SDN 11 Gedong Tataan lulus seratus persen dengan nilai yang baik, dan jangan menjadi banga hati ilmu yang didapat, tetaplah menjadi orang yang selalu rendah hati,” katanya.
SDN 11 Gedongtataan Gelar Perpisahan, Kepsek: Taburlah Kebaikan Petiklah Perubahan, Raihlah Impian Dimasa Depan
Sementara itu Kepala Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Sunaryo, apresiasi yang setinggi – tingginya atas terlaksananya kegiatan ini. “Saya selaku Kepala Desa Sukabanjar sangatlah bangga, dimana SDN 11 Gedong Tataan sudah mengalami perubahan yang sangat luar biasa, atas kerja keras kepal sekolah dan seluruh dewan guru,” ucapnya. Dirinya juga mengatakan, bagi siswa siswi yang berprestasi ada berupa bingkisan, ini murni dari desa Sukabanjar dan ini salah satu bentuk keperdulian kami selaku pemerintah Desa. “Saya berharap untuk siswa siswi kelas satu dan lima teruslah belajar, mudah mudahan tahun yang akan datang, meraih prestasi,kerena desa selalu menyediakan bingkisan buat siswa yang berprestasi,” pungkasnya. (Red)

Sebanyak 43 Siswa -Siswi SDN 11 Geta Tinggalkan Sekolah

0

Pesawaran (RN) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan Perpisahan Siswa-siswi Tahun ajaran 2022-2023, dan purna tugas sebanyak enam guru yang telah bertugas di SDN 11 Gedong Tataan, di gelar di halaman sekolah setempat, Desa Sukabanjar, Jum’at (16/06/2023).

Acara diawali dengan tarian tradisional Lampung sigeh Penguten, dan di hadiri pengawas, kordinator wilayah Kecamatan Gedong Tataan, kepala desa Sukabanjar, ketua Komite, Babinsa, Babinkatimas dan para Wali Murid serta tamu undangan lainnya, Dengan Tema.”Taburlah Kebaikan Petiklah Perubahan dan Raihlah Impian Dimasa Depan.”

Kepala Sekolah Dasar Negeri 11 Gedong Tataan,Leny Marlina., Mpd., Dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih atas kerja samanya sehingga bisa terselengarany kegiatan perpisahan siswa siswi, sekaligus purna tugas enam guru yang telah mengabdi di SDN 11 Gedong Tataan.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini. Selanjutnya kepada para guru, karena telah membimbing serta mendidik anak-anak selama enam tahun ini, semoga anak-anak yang lulus bisa melanjutakan sekolah yang lebih tinggi lagi,” ujardia.

Dirinya juga menjelaskan, SDN 11 telah meluluskan sebanyak 43 siswa – siswi dengan mencapai nilai yang baik. Semoga siswa siswi yang lulus tahun ini bisa melanjutkan jejang pendidikan yang lebih tinggi lagi dan tercapai cita-citanya.

“Alhamdulilah pada tahun ini, secara keseluruhan siswa -siswi SDN 11 Gedong Tataan lulus seratus persen dengan nilai yang baik, dan jangan menjadi banga hati ilmu yang didapat, tetaplah menjadi orang yang selalu rendah hati,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Sunaryo, apresiasi yang setingi – tingginya atas terlaksananya kegiatan ini,

“Saya selaku kepala Desa Sukabanjar sangatlah bangga, dimana SDN 11 Gedong Tataan sudah mengalami perubahan yang sangat luar biasa, atas kerja keras kepal sekolah dan seluruh dewan guru,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, bagi siswa siswi yang berprestasi ada berupa bingkisan, ini murni dari desa Sukabanjar dan ini salah satu bentuk keperdulian kami selaku pemerintah Desa.

“Saya berharap untuk siswa siswi kelas satu dan lima teruslah belajar, mudah mudahan tahun yang akan datang, meraih prestasi,kerena desa selalu menyediakan binkisan buat siswa yang berprestasi,” pungkasnya. (Rizal)

Pengurus Muhammadiyah Pesawaran Dikukuhkan, Bupati: Muhammadiyah Punya Tujuan Mulia

Pesawaran (HO) –  Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Pesawaran periode 2022-2027 di kukuhkan langsung oleh Dewan pimpinan wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, MA di Gedung Serba Guna (GSG), kabupaten setempat, (15/6/2023).

Muhammad Nurdin selaku Pimpinan Daerah  Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran  mengatakan saat ini sudah melakukan langkah-langkah positif untuk membangun Kabupaten Pesawaran.

“Dimana Kami akan melakukan program kerja, yang memang sudah ada, melalui  program pertanian dan peternakan, saat ini  memang  sudah kita lakukan MoU dengan beberapa pihak,”ujarnya.

Mengahadapi pemilu mendatang  Muhammadiyah sudah memiliki pedoman sesuai dengan juklak dan juknis yang ada.

“Dimana kami sebagai pengurus   Muhammadiyah  tidak mau ter jebakan dengan isu politik praktis yang bisa memecah belah kader namun Muhammadiyah juga tidak mengharamkan apa bila ada anggota Muhammadiyah  masuk dalam partai politik,” ungkapnya.

“Kami selaku pengurus Muhammadiyah punya aturan yang harus di taati, ketika kader tersebut sudah manjadi pengurus di partai maka harus mengundurkan diri dari kepengurusan Muhammadiyah dan menjadi anggota bisa,” timpalnya.

Sementara, Bupati Pesawaran  Dendi Ramadhona mengatakan di kepemimpinan yang baru saja di kukuhkan berharap semakin banyak ide-ide  dan gagasan, serta dapat  peran aktif  tak hanya dengan pemerintah juga multi sektor sesama organisasi keagamaan.

“Saya yakin Muhamadiyah mempunyai tujuan  sangat mulia dan sangat baik, Insya Allah saya Bupati Pesawaran berserta jajaran terus  mendukung program-program Muhammadiyah ke depan nya,” ujar Bupati. (Red)

PWM Provinsi Lampung Resmi Kukuhkan PDM Pesawaran

0

Pesawaran (RN) – Pimpinan Wilayah  Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung secara resmi kukuhkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Aisyiyah Kabupaten Pesawaran periode 2022-2027, Pengukuhan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG), Kabupaten Setempat, Kamis (15/6/23).

PD Muhammdiyah yang baru dikukuhkan, Nurdin mengatakan saat ini kita sudah melakukan langkah-langkah positif untuk membangun kabupaten Pesawaran.

“Dimana Kami akan melakukan program kerja, yang memang sudah ada, melalui  program pertanian dan peternakan, selama ini sudah kita lakukan MoU dengan beberapa pihak,”ujarnya

Ia juga menegaskan, mengahadapi pemilu mendatang Muhammadiyah sudah memiliki pedoman sesuai dengan juklak dan juknis yang ada.

“Kamu pengurus Muhammadiyah  tidak mau terjebakan dengan politik praktis, namun Muhammadiyah juga tidak mengharamkan apa bila ada anggota Muhammadiyah masuk dalam partai politik,”ungkapnya

Maka dari itu, lanjut dia, kader Muhammadiyah juga ada  yang masuk dalam partai politik dan kita tidak melarang mereka untuk masuk partai politik.

“Namun ketika kader tersebut sudah manjadi pengurus di partai tersebut maka harus mengundurkan diri dari  kepengurusan Muhammadiyah dan menjadi anggota bisa,”tegas dia.

Sementara, Bupati Pesawaran  Dendi Ramadhona mengatakan di kepemimpinan yang baru saja di kukuhkan berharap semakin banyak ide-ide  dan gagasan, serta dapat  peran aktif  tak hanya dengan pemerintah juga multi sektor sesama organisasi keagamaan.

“Saya yakin muhamadiyah mempunyai   tujuan  sangat mulia dan sangat baik, insyaAllah saya bupati pesawaran berserta jajaran terus  mendukung program-program Muhammadiyah ke depan nya,”ujarnya (Aris)

Olahraga Menjadi Kunci Penangkal Penyakit Berbahaya

0
PESAWARAN (RN) – Dalam pengabdian kepada masyarakat, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang ajak perangkat Desa Kebagusan, PPNI DPK Bernung dan Puskesmas Bernung melakukan Senam pagi bersama. Hani Mayang Sari selaku Dosen Poltekkes Tanjung Karang mengatakan, aktivitas fisik atau olahraga ini dapat mengurangi resiko berbagai penyakit berbahaya. “Dengan rajin berolahraga atau kegiatan fisik ini, dapat mencegah penyakit jantung dan stroke, serta menurunkan tekanan darah tinggi dan megendalikan diabetes, sehingga masyarakat kita terus sehat,” ujarnya seusai melaksanakan senam bersama dengan para aparatur Desa Kebagusan. Kamis 15 Juni 2023. Dirinya berharap, dengan adanya kegiatan senam bersama ini, dapat menumbuhkan gaya hidup masyarakat dikemudian harinya. “Saat ini, kita tengah berupaya menciptakan kebiasaan ditengah masyarakat, agar olahraga menjadi rutinitas yang sering dilakukan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesehatan warga, khususnya warga yang berada di Desa Kebagusan,” ujarnya. “Kalau masyarakat sudah menjalankan pola hidup sehat, dengan rajin berolahraga kemudian menjaga pola makanan sehat, tentunya ini dapat megendalikan penyakit tidak menular di masyarakat seperti Stroke, Hipertensi, Jantung dan penyakit lainnya,” katanya. (Rizal)

SDN 46 Geta Gelar Perpisahan 54 Siswa Siswi dan Purnabahkti

0

Pesawaran (RN) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 46 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan Perpisahan Siswa-siswi Tahun ajaran 2022-2023 bertempat di halaman sekolah setempat, Desa Wiyono, Rabu (14/06/2023).

Acara diawali dengan tarian tradisional lampung sigeh Penguten, dan di hadiri pengawas sekolah kepala desa Wiyono ketua Komite Babinsa, Babinkatimas dan para Wali Murid serta tamu undangan lainnya.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 46 Gedong Tataan Veronika Rahayu,.S,pd.MM. Dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih atas kerja samanya sehingga bisa terselengara kegitan perpisahan siswa siswi, sekaligus purnabahkti salah satu guru yang telah mengabdika di SDN 46 Gedong Tataan,

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini. Selanjutnya kepada para guru, karena telah membimbing serta mendidik anak-anak selama 6 tahun ini, semoga anak-anak yang lulus bisa melanjutakan sekolah yang lebih tinggi lagi,” ujardia.

Dirinya juga menjelaskan, SDN 46 telah meluluskan sebanyak 54 siswa siswi dengan mencapai nilai yang baik. Semoga siswa siswi yang lulus tahun ini bisa melanjutkan jejang pendidikan yang lebih tinggi lagi.

“Alahmdulilah pada tahun 2023 ini SDN 46 Gedong Tataan sudah masuk zonasi di SMP 1 pesawaran, ini semua berkat kerja keras para guru dan korwilcam yang berupaya keras agar SDN 46 masuk dalam Zonasi,” ujarnya.

Sementara itu perwakilan wali murid SDN 46 Gedong Tataan, mengatakan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada kepala sekolah dan dewan guru yang telah memimbing anak -anak kami selam ebam tahun ini.

“Saya mewakili semua orang tua murid, mengucpakan, terimakasi dan apresiasi setingi-tingginya kepada seluruh dewan guru SDN 46 Gedong Tataan, yang sudah bersabar dan penuh kasih sayang untuk mendidik putra putri kami selama enam tahun ini,” pungkasnya. (Rizal)

HUT HARPI Pesawaran Yang Ke 2, Gelar Carnaval Pengantin Adat

0
Pesawaran (RN) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 2 tahun Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Kabupaten Pesawaran mengelar carnaval pengantin adat. Kegiatan berlangsung di halaman Museum Transmigrasi Desa Bageen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Rabu (14/06/2023). Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisaikan adanya tata rias khas Kabupaten Pesawaran dan sekaligus carnaval Pengatin adat yang berasal beberapa daerah yang ada di indonesia, yang bertema: “Begerak Melestarikan  Adat dan Budaya Indonesia yang handal dan Berwawasan”. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HARPI Kabupaten Pesawaran Endara Wati Mengatakan, di selengarakan kegiatan ini untuk melestarikan adat budaya khususnya yang ada di kabupaten Pesawaran. HARPI Kabupaten Pesawaran Sudah ada sejak 12 tahun yang lalu, namaun HRPI Fakum, alhamdulilah semenjak 2 tahun inj HARPI yang ada di kabupaten pesawaran sudah mulai hidup kembali,” ujarnya. “Saya berharap Pemerintahan Kabupaten Pesawaran, agar selalu mendukung DPC HARPI yang ada di Kabupaten Pesawaran, agar selalu berkembang, guna melestarikan tata rias pengantin yang ada di Pesawaran ini, agar tidak tegerus dengan kemajuan zaman,” harapnya. Sementara itu Pembina DPC HARPI Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi,.SE,.MM, yang di wakili Ibu Sekada, Mei Nuryati Wildan,SH.,MM mengatakan, Kegiatan ini di gelar untun menyosalisasikan dan selalu melestarikan rias pengatin adat. “Ditangan para ahli rias pengantin bisa dilakukan dengan mudah, menampilkan hasil yang bagus serta bisa memukau banyak orang. Keterampilan inilah yang membuat perias pengantin menjadi sesuatu yang sangat berbeda,” ujardia. Untuk itu, lanjut dia, selaku Pembina DPC Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kabupaten Pesawaran, agar semangat dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya para perias pengantin. “Saya ucapkan, selamat memperingati HUT yang ke-2 kepada segenap pengurus dan anggota HARPI Melati Kabupaten Pesawaran. Teruslah berkreasi dan berinovasi dengan tetap mempertahankan jati diri, karena tata rias pengantin telah berkembang banyak mengalami perubahan dan modifikasi mengikuti perkembangan zaman,” tutupnya. (Rizal)  

Rabat Beton Hancur, APH Turun Lapangan Periksa Kualitas Buruk

Pesawaran (HO) – Warga masyarakat Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) turun ke lapangan memeriksa bangunan jalan rabat beton yang disinyalir kualitasnya sangat buruk meskipun baru beberapa bulan selesai di kerjakan oleh pemborong yang diduga sebagai anak dari legislator Pesawaran Evi Susina.

Pasalnya, rabat beton sepanjang lebih dari 400 meter dan menelan anggaran Rp.297 juta tersebut sudah terdapat kerusakan di banyak titik.

“APH pasti lebih faham dengan kualitas jalan ini, kalau sesuai dengan anggaran saya yakin tidak mudah rusak, ini bapak bisa cek sendiri keadaannya,” ujar salah satu warga, Selasa (13/6/2023).

Rabat Beton Hancur, APH Turun Lapangan Periksa Kualitas Buruk

“Jadi kami berharap kepada Polres Pesawaran maupun kejaksaan agar dapat segera menindak lanjuti dan turun ke bawah melihat amburadul nya proyek rabat beton yang ada di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai,” timpalnya.

Sumber lain menyebutkan, ada dugaan muncul bahwa proses serah terima sementara pekerjaan  tim Provisional Hand Over (PHO) tidak turun ke lapangan sehingga pekerjaan yang buruk kualitasnya tersebut bisa lolos.

“Setau saya selama bekerja disini belum pernah lihat orang Dinas Perkim turun ke lapangan, gak tau juga, setau saya belum pernah lihat,” ujar Ansori salah satu pekerja.

Keterlibatan oknum anggota Dewan dalam proyek itu menguat karena warga lain yang juga ikut menjadi pekerja pembangunan rabat beton mengatakan pemborong proyek senilai Rp.297 juta tersebut Aditya yang disebut sebagai anak dari Evi Susina (Aleg DPRD Kabupaten Pesawaran).

“Waktu itu kami pekerja belum dibayar, jadi kami desak pengawasnya untuk membayar, dan dia memberikan nomor ibu Evi Susina karena ini proyek anaknya,” ungkap warga.

Rabat Beton Hancur, APH Turun Lapangan Periksa Kualitas Buruk

Ditambahkan, saat itu Evi Susina meminta bantu untuk para pekerja bersabara karena masih menunggu pencairan.

“Dia (Evi Susina – red) bilang untuk bersabar, nunggu cair, karena pekerja tak sabar makanya datang kami ke rumah anaknya yang namanya Aditya itu, fhotonya lengkap,” tambahnya.

“Kalau bukan pekerjaan ibu itu kenapa dia bilang suruh sabar,” timpalnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan rabat beton di Dusun Cengkuang, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai diduga dikerjakan asal-asalan sehingga memiliki kualitas buruk dan dibeberapa bagian sudah mengalami kerusakan kendati baru beberapa bulan selesai dikerjakan.

Fakta lain dari proyek senilai lebih dari Rp.300 juta tersebut menyebut ada keterlibatan oknum anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra berinisial ES dalam pembangunan rabat beton tersebut.

Hal ini tentu menambah buruk track Record politisi wanita partai besutan Prabowo Subianto tersebut karena sebelumnya sempat tersandung dugaan video asusila yang sempat membuat heboh Kabupaten Pesawaran.

“Ya seperti itulah kualitasnya, proyek itu pekerjanya warga sekitar, tapi bahan baku sering terlambat datangnya karena kontraktornya katanya nunggu dana cair, jadi kualitasnya ya bisa dilihat sendiri,” ujar Kepala Desa Harapan Jaya, Susalit Cokro Aminoto, saat dikonfirmasi, Jumat (9/6).

Bahkan Susalit menuturkan, pembayaran upah pekerja sempat tersendat beberapa bulan sehingga masyarakat mendatangi pihak pemborong ke rumahnya.

“Warga saya yang ikut kerja sampai ke rumah Aditya nagih upah, alasannya belum ada uang, tapi sudah dibayar sekarang, terlambat 3 bulanan,” tuturnya.

Seorang warga yang ikut menjadi pekerja menuturkan, kurangnya material menjadi sebab buruknya kualitas rabat beton, karena pemborong diduga tidak memiliki modal.

“Mau dikerjakan pasir kurang, semen kurang, split kurang, jadi pekerja juga bingung,” ungkapnya.

Ditambahkan, warga saat itu menagih upah ke pemborong yang merupakan anak dari oknum anggota DPRD ES dan meminta membuat surat perjanjian pelunasan pembayaran upah.

“Ya disini kan ada pengawasnya, jadi perwakilan pekerja menagih haknya dan diberikan nomor ibu Evi (anggota DPRD) dan ditelpon untuk penyelesaian pembayaran, setelah kurang lebih 3 bulan dibayar upah kami,” tambahnya.

“Kalau kita ya taunya itu proyeknya bu dewan ES dan pemborong itu anaknya, telpon saja pak Aditya (diduga anak ES), kami pernah ke rumahnya,” timpal dia.

Saat dikonfirmasi, Aditya mengatakan bahwa dirinya belum bisa berkomentar banyak dan mengaku akan berkonsultasi untuk memperbaiki bangunan.

“Harusnya kalau dikeluhkan dari awal, coba nanti saya belum berani ngomong banyak, nanti saya konsultasikan dengan CV untuk diperbaiki,” ucapnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan jalan rabat beton tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 dari Dinas Perkim dengan panjang 420 meter dan anggaran Rp.297.000.000,- yang dikerjakan CV Intan Pratama Konstruksi.  (Red)

Faktor Perceraian Penyebab Anak Putus Sekolah, Disdikbud Pesawaran Lakukan Ini

Pesawaran (HO) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran Lampung, mencatat ada beberapa faktor yang mengakibatkan anak-anak diwilayahnya putus sekolah. Kadisdikbud Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan, faktor ekonomi menjadi penyebab paling tinggi yang mengakibatkan anak harus putus sekolah, kemudian jarak sekolah dengan tempat tinggal juga menjadi penyebab. “Faktor ekonomi masih menjadi penyebab paling tinggi, karena dengan ekonomi yang rendah, anak-anak diminta untuk membantu orang tuanya mencari nafkah, kemudian jarak yang jauh biasanya anak-anak malas untuk sekolah yang mengakibatkan berhenti sekolah, kemudian faktor perceraian orang tua yang mengakibatkan putus sekolah,” ujarnya. Senin 12 Juni 2023.
Kadisdikbud Pesawaran Anca Martha Utama
Dirinya mengatakan, hubungan orang tua yang tidak harmonis, tentunya dapat berdampak pada pendidikan anak, hubungan tersebut menghadirkan rasa ketidakpedulian dan rasa tidak tanggung jawab kepada keluarga. “Hal ini tentunya berdampak pada pendidikan anak, ketidakharmonisan hubungan orang tua juga dapat menuntun anak ke dalam jurang putus sekolah, maka dari itu kita terus melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak,” ujar dia. Menurutnya, untuk menekan angka putus sekolah di Kabupaten Pesawaran, pihaknya mensosialisasikan Program Indonesia Pintar (PIP) dan menyiapkan bantuan perlengkapan siswa kurang mampu. “Selain sosialisasi, kita juga telah berupaya dengan membuat program-program yang sifatnya untuk membantu para siswa dari keluarga kurang mampu, dan kita juga bekerja sama dengan BAZNAS Pesawaran juga, karena mereka juga memiliki program yang mendukung dunia pendidikan,” kata dia. “Kalau menurut data tahun ajaran 2021-2022 angka anak putus sekolah untuk tingkat SD ada sekitar 57 orang, sedangkan untuk tingkat SMP terdapat 19 orang, untuk tingkat SMP ini permasalahannya hampir sama kendala ekonomi dan lainnya,” katanya. (Red)