Jelang Hari Raya Idul Adha Harga Cabai di Pasar Gedongtataan Capai Rp38 ribu Perkilo

Pesawaran (HO) – Menjelang hari raya Idul Adha Harga Cabai Merah Di pasar Gedong Tataan Pesawaran Lampung, mencapai Rp 38 ribu Perkilo gram. Hal tersebut di katakan Rohmiyati salah satu pedagang di pasar Gedong Tataan, Harga Cabai Merah mengalami kenaikan dari harga 30 ribu menjadi 38 ribu perkilo untuk harga eceran menjelang hari raya Idul Adha. “Ya, untuk kenaikan harga cabai kemungkinan di karena Mendekati hari raya idul adha, untuk pasokan cabai di pasar Gedong Tataan masih aman mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sampai hari raya idul adha tiba,” ujarnya Rohmiyati saat di wawancarai media ini, Minggu (25/6/2023). Sementara harga cabai rawit hijau dan rawit merah tidak mengalami kenaikan masih standar sampai saat ini belum ada kenaikan. “Untuk harga cabai rawit hijau Rp 38 ribu sedang kan harga cabai rawit merah Rp 30 ribu masih standar untuk harga eceran, belum ada kenaikan untuk saat ini,” ucapnya. Lanjut nya, untuk harga bawang masih belum ada kenaikan untuk saat ini. Harga bawang putih dan merah masih berkisaran Harga Rp 35 ribu perkilo gram. Sedangkan untuk harga sayuran cendrung akan naik nantinya. Untuk harga buncis perkilonya mencapai harga Rp 18 ribu perkilo nya,” kata dia. Harga telur Hadi pedagang telur di pasar mengatakan diri nya belum bisa memastikan harga telur akan naik tidak nya. “Untuk saat ini harga telur masih perkilonya mencapai harga 28 ribu perkilo gram, akan tetapi untuk beberapa Minggu yang akan datang apakah akan ada kenaikan, saya belum tahu,” jelasnya. (Ris)

Potong Hewan Qurban, Jamaah Nurul Islam Gelar Gotong-royong

Pesawaran (HO) – Warga masyarakat Dusun 7, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran menggelar gotong royong guna mempersiapkan tempat pemotongan hewan qurban jamaah masjid Nurul Islam, Minggu, (25/6/2023). Ketua Takmir Masjid Nurul Islam Slamet Kuntoro menuturkan, menghadapi Idul Adha 1444 H, pihaknya akan menyembelih 1 Ekor Sapi dan 5 ekor kambing. “Insya Allah bertambah, karena masih ada waktu 4 hari lagi sebelum hari H, jadi hewan yang akan disembelih merupakan kurban dari warga masyarakat sekitar masjid Nurul Islam,” tuturnya. Ditambahkan, setiap perayaan Idul Adha, Masjid Nurul Islam rutin melakukan pemotongan hewan kurban. Karenanya tempat pemotongan harus dipersiapkan agar pada saat pelaksanaan kurban warga bisa langsung menyelenggarakan pemotongan. “Alhamdulillah tempat sudah kita siapkan dan bersihkan secara bergotong royong, sekarang takmir masih mendata daftar kurban yang masuk,” tambahnya. Ditempat yang sama, penasehat Takmir Masjid Nurul Islam, Rosali mengungkapkan, momen Idul Adha adalah kesempatan warga masyarakat Dusun 7 Desa Sukaraja untuk berbagi rasa antar sesama. “Kesempatan kita bersama untuk berbagi karena masih banyak juga masyarakat yang membutuhkan, dipersilahkan bagi warga yang hendak berkurban untuk bersama-sama jamaah Masjid Nurul Islam,” ungkapnya. Dirinya mengapresiasi warga masyarakat yang masih peduli dan hidup guyub dengan dibuktikan ramainya kegiatan kerja bakti untuk mempersiapkan tempat pemotongan. “Harapan besar jika ada warga masyarakat yang hendak menyisihkan rezekinya dengan berkurban bersama kami disini, semoga Allah SWT membalas semua budi baik masyarakat menjadi amal ibadah,” pungkasnya. (Ran)

Jelang Hari Raya Idul Adha Harga Cabai Merah Pasar Gedong Tataan Naik

0
Pesawaran (RN) – Menjelang hari raya Idul Adha Harga Cabai Merah Dipasar Gedong Tataan Pesawaran mencapai Rp 38 ribu Perkilo gram.Harga Cabai Merah mengalami kenaikan dari harga 30 ribu menjadi 38 ribu perkilonya. “Ya, untuk kenaikan harga cabai kemungkinan di karena Mendekati hari raya Idul adha,” ujarnya Rohmiyati pedangan cabi di Pasar Tradisional Gedong Tataan, Minggu (25/6/2023). Namun demikian, dia mengatakan bahwa untuk stok cabai merah masih normal dan selalu tersedia. Namun demikian, Rohmiyati mengeluhkan bahwa kenaikan harga tersebut membuat permintaan menurun. “Adanya kenaikan ini pembeli jadi mengurangi jumlah pembeliannya, yang biasanya beli satu sampai dua kilogram, jadi cuma ¼ saja,” kata dia. Ia juga menjelaskan, untuk harga cabai rawit hijau dan rawit merah tidak mengalami kenaikan masih standar sampai saat ini belum ada kenaikan. “Untuk harga cabai rawit hijau Rp 38 ribu sedang kan harga cabai rawit merah Rp 30 ribu masih normal, belum ada kenaikan untuk saat ini,” ucapnya. Sedangkan harga bawang lanjut dia, masih belum ada kenaikan untuk saat ini. Harga bawang putih dan merah masih berkisaran Harga Rp 35 ribu perkilo gram. “Harga sayuran cendrung akan naik nantinya. Seperti sayuran buncis perkilonya mencapai harga Rp 18 ribu perkilo nya,” kata dia. Sementara itu salah satu pedang telur yang ada di pasar Gedong Tataan Hadi mengatakan, untuk harga telur sendiri di untuk saat ini belum mengalami kenaikan. “Untuk saat ini harga telur masih normal, perkilonya mencapai 28 ribu perkilo, akan tetapi kemukinan besar beberapa hari ini akan mengalami kenaikan.Saya berharap sampai hari H Idul Adha harga telur normal tidak mengalami kenaikan,” harpnya. (Aris)  

Tingkatkan Kompetensi Wartawan, PWI Pesawaran Kirimkan Enam Anggota

Pesawaran (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, kembali mengirimkan anggotanya untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) penguatan kompetensi wartawan muda PWI Se-Provinsi Lampung 2023, di Balai Wartawan H. Sofian Akhmad Jl. Ahmad Yani no 47 Bandar Lampung, Sabtu (24/6/2023). Ketua PWI Pesawaran M. Ismail mengatakan ada sebanyak enam orang wartawan yang mengikuti Diklat untuk meningkatkan mutu dan martabak pers. “Ada enam anggota PWI Pesawaran yang mengikuti Diklat, diantaranya Apriyansah, Oky Indrajaya, Wahyudi kemudian Aris Tama dan Indra Jaya,” sebutnya.
Ketua PWI Pesawaran Ismail
Dirinya mengatakan, di bawah kepemimpinannya seluruh anggota PWI Pesawaran diwajibkan untuk mengikuti UKW, karena hal itu menjadi salah satu syarat mengurus kartu keanggotaan PWI. “Untuk saat ini dari sebanyak 30 anggota yang ada di Pesawaran, terdapat 25 anggota berstatus muda dan satu berstatus madya, diharapkan pada tahun ini seluruh anggota kita sudah berstatus wartawan muda,” ujar dia. Dirinya mengatakan, dengan UKW akan membuat wartawan memahami pedoman dasar menulis berita dan cara penulisan berita yang baik, dengan mengedepankan kaidah-kaidah jurnalistik. “Kalau sudah sesuai dengan kaidah jurnalistik, saya yakin wartawan itu akan menghasilkan berita yang baik, menarik, efektif, dan profesional,” kata dia. “Salah satu ciri profesionalisme wartawan adalah keahlian menulis berita dengan baik, maka dari itu saya mengharuskan seluruh anggota PWI Pesawaran agar dapat mengikuti UKW agar dapat menyajikan berita yang baik dan benar kepada masyarakat,” katanya. Ismail menambahkan, nanti ada lima anggotanya yang akan mengikuti UKW pada bulan Juli dan Agustus mendatang. “Satu anggota mengikuti peningkatan status dari muda menjadi madya atas nama Randy Septian pada bulan Juli, dan untuk Bulan Agustus rencananya atas nama Dodi Apriyadi mengikuti UKM Madya, kemudian empat anggota lagi mengikuti tingkat muda atas nama Apriyansah, Okky, Wahyudi dan Aris Tama,” pungkasnya. (Red)

Cetak Wartawan Yang Kompeten, PWI Pesawaran Kembali Kirimkan Anggotanya Ikuti UKW

0
Pesawaran (RN) – Guna mencetak Wartawan berkompeten, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, kembali mengirimkan anggotanya untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawaran (UKW) yang digelar oleh PWI Provinsi Lampung. Ketua PWI Pesawaran M. Ismail mengatakan, ada tujuh anggotanya yang akan mengikuti UKW pada bulan Juli dan Agustus mendatang. “Satu anggota mengikuti peningkatan status dari muda menjadi madya atas nama Randy Saptian pada bulan tujuh ini, kemudian lima anggota lagi mengikuti tingkat muda atas nama Apriyansah, Okky, Wahyudi kemudian Aris Tama dan Indra Jaya lalu satu peningkatan status madya atas nama Dodi yang akan mengikuti UKW pada bulan Agustus,” ujarnya. Sabtu 24 Juni 2023. “Dan sebelum mengikuti UKW lima anggota yang akan mengikuti UKW tingkat muda, diwajibkan mengikuti diklat penguatan kompetensi wartawan muda se Provinsi Lampung yang digelar di kantor PWI Lampung,” tambahnya. Dirinya mengatakan, di bawah kepemimpinannya seluruh anggota PWI Pesawaran diwajibkan untuk mengikuti UKW, karena hal itu menjadi salah satu syarat mengurus kartu keanggotaan PWI. “Untuk saat ini dari sebanyak 30 anggota yang ada di Pesawaran, terdapat 25 anggota berstatus muda dan satu berstatus madya, diharapkan pada tahun ini seluruh anggota kita sudah berstatus wartawan muda,” ujar dia. Dirinya mengatakan, dengan UKW akan membuat wartawan memahami pedoman dasar menulis berita dan cara penulisan berita yang baik, dengan mengedepankan kaidah-kaidah jurnalistik. “Kalau sudah sesuai dengan kaidah jurnalistik, saya yakin wartawan itu akan menghasilkan berita yang baik, menarik, efektif, dan profesional,” kata dia. “Salah satu ciri profesionalisme wartawan adalah keahlian menulis berita dengan baik, maka dari itu saya mengharuskan seluruh anggota PWI Pesawaran agar dapat mengikuti UKW agar dapat menyajikan berita yang baik dan benar kepada masyarakat,” katanya. (Red)

Ketua PWI Pesawaran Berikan Pelatihan Jurnalistik Kepada Pokdarwis

Lampung (HO) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kebupaten Pesawaran memberikan Pelatihan jurnalistik Kepada 40 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yang berada di berapa Kecamatan di Bumi Andan Jejama. “Pedoman dasar menulis berita dan cara penulisan berita yang baik, dengan mengedepankan kaidah-kaidah jurnalistik supaya menghasilkan berita menjadi baik, menarik, efektif, dan sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ujarnya Ismail saat menjadi narasumber pelatihan Desa Wisata di Hotel D’ Green Bandar Lampung, Kamis (22/6/2023). Salah satu ciri wartawan profesional lanjut Ismail, menulis berita secara profesional juga. Salah satu ciri profesionalisme wartawan adalah keahlian menulis berita dengan baik. “Masih Banyak nya wartawan, terutama wartawan media online yang tampak belum profesional dalam menulis berita dan melanggar kode etik jurnalistik,” jelasnya.
Ismail Ketua PWI Pesawaran Berikan Pelatihan Jurnalistik Kepada puluhan anggota Pokdarwis yang ada di beberapa kecamatan
Dirinya juga mengatakan bahwa masyarakat sekarang lebih cerdas dan aktif pada media sosial (medsos). Karenanya, perlu diberikan arahan dan bimbingan agar dalam menulis di media sosial atau lainnya tidak melanggar hukum. “Perlunya pelatihan ini agar ketika peserta mengekspresikan diri melalui tulisan dapat dengan mudah dimengerti dengan baik oleh pembacanya. Lalu, pelatihan penulisan juga untuk mengetahui batasan apa saja sehingga tidak melanggar hukum ketika ber medsos, ” kata dia. Ditegaskan, era digitalisasi sekarang ini masyarakat dapat dengan leluasa menulis di media sosial apapun sehingga hampir tidak ada lagi informasi yang dapat ditutupi.
Ismail Ketua PWI Pesawaran Berikan Pelatihan Jurnalistik Kepada puluhan anggota Pokdarwis yang ada di beberapa kecamatan
“Ketika informasi diupload di medsos oleh masyarakat dan bukan produk jurnalistik, secara tidak langsung masuk dalam citizen journalistik atau masyarakat jurnalistik yang dapat membantu menginformasikan melalui media sosial,” tegas dia. Sementara itu, Muklis salah satu anggota pokdarwis dari Petengoran Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan, yang mengikuti pelatihan desa wisata mengungkapkan dengan ada kegiatan pelatihan jurnalistik bisa manambah ilmu tentang jurnalis. “Pelatihan Ini nantinya bisa mambantu kami mempromosikan wisata yang ada di desa, melalui pemberitaan, terimakasih Kepada Ketua PWI Kabupaten Pesawaran yang telah memberikan pelatihan tentang jurnalistik dan tata cara menulis dengan benar,” ucapnya. (Red)

Ketua PWI Pesawaran Berikan Pelatihan Jurnalistik Kepada Puluhan Pokdarwis

0
Pesawaran (RN) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kebupaten Pesawaran memberikan Pelatihan jurnalistik Kepada 40 peserta, Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Yang berada di berapa Kecamatan di Bumi Andan Jejama. “Pedoman dasar Menulis Berita dan Cara Penulisan Berita yang Baik dangan mengedepankan kaidah-kaidah jurnalistik, supaya baik, menarik, efektif, dan sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik,” ujarnya Ismail saat menjadi narasumber pelatihan Desa Wisata di Hotel D’green Bandar Lampung, Kamis (22/6/2023). Salah satu ciri wartawan profesional Lanjut Ismail, menulis berita secara profesional juga. Salah satu ciri profesionalisme wartawan adalah keahlian menulis dalam membuat berita dengan baik. “Masih Banyaknya wartawan, terutama wartawan media online yang tampak belum profesional dalam menulis berita dan melanggar kode etik jurnalistik, ” jesalnya. Dirinya juga mengatakan, bahwa masyarakat sekarang lebih cerdas dan aktif pada media sosial (medsos). Karenanya, perlu diberikan arahan dan bimbingan agar dalam menulis dimedia sosial atau lainnya tidak melanggar hukum.  “Perlunya pelatihan ini agar ketika peserta mengekspresikan diri melalui tulisan dapat dengan mudah dimengerti dengan baik oleh pembacanya. Lalu, pelatihan penulisan juga untuk mengetahui batasan apa saja sehingga tidak melanggar hukum ketika bermedsos, ” kata dia.  Ditegaskan, era digitalisasi sekarang ini masyarakat dapat dengan leluasa menulis di media sosial apapun sehingga hampir tidak ada lagi informasi yang dapat ditutupi.  “Ketika informasi diupload di medsos oleh masyarakat dan bukan produk jurnalistik, secara tidak langsung masuk dalam citizen journalistik atau masyarakat jurnalistik yang dapat membantu menginformasikan melalui media sosial,” ujaranya. Sementara itu, Muklis salah satu anggota yang mengikuti pelatihan desa wisata mengengukap dengan ada kegiatan pelatihan jurnalistik bisa manambah ilmu tentang jurnalis. “Pelatihan Ini nantinya bisa mambantu kami mempromosikan wisata yang ada di desa,melalui pemberitaan, terimkasi kepada ketua PWI Kabupaten Pesawaran yang telah memberikan pelatihan tentan jurnalistik dan tata cara menulis yang benar,” ucapnya. (Aris)  

Rapat Pleno, KPU Pesawaran Tetapkan DPT Pemilu 2024 Sebanyak 344.903 Pemilih

Pesawaran (HO) – Dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Akhir (DPSHP-A) dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Komisi Pemilihan umum (KPU) Pesawaran Provinsi Lampung menetapkan DPT sebanyak 344.903 Pemilih. Adapun rincian yang direkapitulasi sebagai berikut : Jumlah Kecamatan : 11 Jumlah Kelurahan/Desa : 148 Jumlah TPS : 1.381 Jumlah Pemilih Baru : 2.895 Jumlah Pemilih Tidak Memenuhi Syarat : 1.892 Jumlah Pemilih Aktif : 344.903 Jumlah Pemilih Laki-Laki : 176.324 Jumlah Pemilih Perempuan : 168.579. Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Dody Afriyanto mengatakan, berdasarkan analisa dan pencermatan data pemilih, hasil 0erbaikan DPS akhir yang dilakukan oleh KPU Pesawaran ada pergerakan penambahan pada jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Sebelumnya jumlah TPS sebanyak 1.378 sekarang menjadi sebanyak 1.381 TPS, ada juga pergerakan penurunan jumlah data pemilih sebanyak 267 Pemilih dari jumlah DPSHP-A menuju Penetapan DPT,” kata dia, usai rapat pleno di kantor KPU Pesawaran, Rabu 21 Juni 2023. Dia menerangkan, jumlah rekapitulasi DPSHP-A yang telah dilaksanakan oleh PPK pada tanggal 4 Juni 2023 sebanyak 345.170 terhimpun dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran. “Jadi hasil rekapitulasi DPSHP-A dan penetapan DPT untuk Pemilu 2024 ini adalah merupakan Pemilih Aktif yang terdaftar sebagai pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya di bilik suara pada 14 Februari 2024 mendatang,” jelasnya. “Kemudian DPT yang telah ditetapkan oleh KPU Pesawaran nantinya akan di umumkan ditempat-tempat yang strategis oleh jajaran Adhoc baik ditingkat kecamatan maupun di tingkat desa serta akan diumumkan juga di webnya KPU Pesawaran,” timpal Dody. Dody Afriyanto juga membuka ruang masukan dan tanggapan masyarakat kepada peserta rapat pleno jika masih terdapat kekeliruan terhadap proses dan hasil rekapitulasi dengan catatan harus disertai bukti dokumen autentik. “Hal itu sesuai amanat PKPU 7 tahun 2022 pasal 104 ayat (4) dan dipertegas oleh Surat Dinas KPU RI Nomor: 497,” pungkasnya. (Red)

Puluhan Calon Advokat Lampung Ikuti Ujian Profesi di Fakultas INSTIDLA Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) melalui Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Gedong Tataan Pesawaran Lampung, kembali menggelar Ujian Profesi Advokat (UPA) wilayah Lampung pada Sabtu, (17/6/2023), bertempat di Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA), Kabupaten Pesawaran.

Diketahui, ujian Profesi adalah salah satu tahapan bagi para calon Advokat yang telah mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Setelah peserta mengikuti PKPA, dilanjutkan dengan UPA yang diselenggarakan oleh PERADI sebagaimana ditegaskan dalam UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Puluhan Calon Advokat Lampung Ikuti Ujian Profesi di Fakultas INSTIDLA Pesawaran

Ujian Profesi Advokat 2023 diikuti 23 peserta dari berbagai wilayah Provinsi Lampung, diantaranya: Kabupaten Pesawaran, Bandar Lampung, Metro, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.

Pengamat Ujian Profesi Advokat 2023, Dr. (Chan) Nurul Hidayah, S.H. M.H. mengatakan, tujuan digelarnya ujian advokat ini adalah, ketika para peserta ujian dinyatakan lulus akan dinyatakan sumpah di Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.

“Untuk peserta ujian profesi yang lulus, biasanya akan di sumpah di pengadilan tinggi Tanjung karang,” kata Dr. Chan Nurul.

Dia juga menjelaskan, adapun peserta ujian advokat melalui DPC Peradi Gedong Tataan Pesawaran Lampung berjumlah 24 peserta namun satu peserta berhalangan hadir.

“Beliau, dang Ike, tidak bisa hadir mengikuti ujian profesi advokat hari ini, karena di jam yang sama beliau mengikuti rapat partai,” jelas Chan Nurul.

Dalam kesempatan itu, Nurul berharap, agar seluruh peserta dapat menjawab dengan baik materi ujian.

“Bisa menjawab soal soal yang diberikan Choice, yang diberi waktu satu jam, ada juga soal Esai, waktunya dua jam, dan saya sangat berharap, semoga semua peserta ujian lulus semua melalui DPC Peradi Gedong Tataan Pesawaran, dan nantinya semua peserta ujian dapat disumpah di pengadilan tinggi Tanjung karang,” tandasnya.

Sementara itu, Observer utusan DPN PERADI, Krisman Damanik mengatakan, ujian profesi Advokat ini dilaksanakan di 43 kota di Indonesia dan salah satunya Gedong Tataan termasuk kota yang melaksanakan ujian profesi advokat.

“Untuk peserta ujian, adalah teman teman yang sudah mengikuti PKPA yang ada di wilayah Gedong Tataan, dari DPC Sukadana juga ada, lalu digabung dengan DPC Gedong Tataan,” kata Krisman.

Dia menambahkan, agar para peserta bisa lulus ujian dan menjadi Advokat yang berintegritas, bertanggungjawab, dan bisa mengikuti tahapan tahapan berikutnya.

“Setelah ujian profesi advokat nanti ada tahapan pengangkatan, penyumpahan, selanjutnya baru menjadi advokat, setelah jadi advokat kita berharap dapat membela pencari keadilan,” ucap Krisman. (Red)

Ketua Umum PPWI Resmi Lantik Ketua DPC PPWI Pesawaran

0
Pesawaran (RN) – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonedia (PPWI) Wilson Lalengke, S.Pd, MSc, MM, secara resmi melantik Ketua PPWI Kabupaten Pesawaran, yang di gelar di balai Desa Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan, Sabtu (17/06/2023). Pelantikan di hadiri Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, BNN RI Brigjen. Pol Victor Pudjiadi, Kapolres Pesawaran, Kadis Kominfo Pesawaran Jayadi Yasa, Kepala Desa Sukadadi Rudi Maryoto, Kepala Desa Cipadang Sugianto, para ketua Organisasi Wartawan dan Lembaga, serta tamu undangan. Ketua DPC PPWI Pesawaran yang baru di lantik Ngatijo mengatakan, terimakasih atas amanah yang diberikan, Semoga PPWI di Pesawaran bersama dengan jajaran pengurus lainnya bisa berkembang. “Saya mengakui bahwa saya baru dalam organisasi ini, ibarat bayi baru lahir, jadi saya perlu bimbingan dan masukan dari rekan-rekan senior dalam organisasi pers di Bumi Andan Jejama ini,” ujar Ngatijo. Ngatijo juga mengatakan bahwa langkah-langkah yang akan diambil setelah dilantiknyaPPWI Pesawaran akan segera membuat program kerja. “Kami akan segera sinergikan dengan semua instansi yang ada di Pesawaran ini. Kepada seluruh pengurus, mari bersama-sama kita besarkan PPWI Pesawaran,” kata dia. Ditempat yang sama Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke mengingatkan kembali kepada seluruh pengurus PPWI Pesawaran untuk selalu menjaga organisasi ini. “Besar tidaknya PPWI Pesawaran ini tergantung dari kekompakan dan bagaimana cara memanage organisasi ini, dan juga saya ingatkan untuk selalu menjaga profesionalisme kerja-kerja wartawan, “ucapnya. Wilson juga menyampaikan, selain kerjasama dengan pemerintah setempat, dirinya juga mendorong wartawan yang tergabung di PPWI Pesawaran agar bisa mengangkat potensi-potensi apa saja di lingkungan sekitar. “Wartawan PPWI bisa menciptakan peluang penghasilan dari pemberitaan, misalnya di lingkungan kita ada sawah, nah bagaimana caranya hasil dari sawah tersebut yakni padi bisa kita jual lewat pemberitaan kita, yang tentunya ini akan menjadi penghasilan baru seorang wartawan, “imbuhnya. “Potensi wisata di Pesawaran ini juga bagaimana caranya bisa di publish terus, sehingganya seluruh dunia maya bisa melihat dan tahu bahwa Pesawaran punya wisata alam yang indah, dengan begitu para wisatawan penasaran untuk berkunjung ke Pesawaran, ini juga menjadi pundi-pundi penghasilan, dan masih banyak lagi yang perlu digali,” pungkasnya. (Red)