Pesawaran Miliki 65 Kampung KB dan Rumah Dataku
SDN 11 Gedongtataan Gelar Perpisahan, Kepsek: Taburlah Kebaikan Petiklah Perubahan, Raihlah Impian Dimasa Depan


Sebanyak 43 Siswa -Siswi SDN 11 Geta Tinggalkan Sekolah
Pesawaran (RN) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan Perpisahan Siswa-siswi Tahun ajaran 2022-2023, dan purna tugas sebanyak enam guru yang telah bertugas di SDN 11 Gedong Tataan, di gelar di halaman sekolah setempat, Desa Sukabanjar, Jum’at (16/06/2023).
Acara diawali dengan tarian tradisional Lampung sigeh Penguten, dan di hadiri pengawas, kordinator wilayah Kecamatan Gedong Tataan, kepala desa Sukabanjar, ketua Komite, Babinsa, Babinkatimas dan para Wali Murid serta tamu undangan lainnya, Dengan Tema.”Taburlah Kebaikan Petiklah Perubahan dan Raihlah Impian Dimasa Depan.”
Kepala Sekolah Dasar Negeri 11 Gedong Tataan,Leny Marlina., Mpd., Dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih atas kerja samanya sehingga bisa terselengarany kegiatan perpisahan siswa siswi, sekaligus purna tugas enam guru yang telah mengabdi di SDN 11 Gedong Tataan.
“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini. Selanjutnya kepada para guru, karena telah membimbing serta mendidik anak-anak selama enam tahun ini, semoga anak-anak yang lulus bisa melanjutakan sekolah yang lebih tinggi lagi,” ujardia.
Dirinya juga menjelaskan, SDN 11 telah meluluskan sebanyak 43 siswa – siswi dengan mencapai nilai yang baik. Semoga siswa siswi yang lulus tahun ini bisa melanjutkan jejang pendidikan yang lebih tinggi lagi dan tercapai cita-citanya.
“Alhamdulilah pada tahun ini, secara keseluruhan siswa -siswi SDN 11 Gedong Tataan lulus seratus persen dengan nilai yang baik, dan jangan menjadi banga hati ilmu yang didapat, tetaplah menjadi orang yang selalu rendah hati,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Sunaryo, apresiasi yang setingi – tingginya atas terlaksananya kegiatan ini,
“Saya selaku kepala Desa Sukabanjar sangatlah bangga, dimana SDN 11 Gedong Tataan sudah mengalami perubahan yang sangat luar biasa, atas kerja keras kepal sekolah dan seluruh dewan guru,” ujarnya.
Dirinya juga mengatakan, bagi siswa siswi yang berprestasi ada berupa bingkisan, ini murni dari desa Sukabanjar dan ini salah satu bentuk keperdulian kami selaku pemerintah Desa.
“Saya berharap untuk siswa siswi kelas satu dan lima teruslah belajar, mudah mudahan tahun yang akan datang, meraih prestasi,kerena desa selalu menyediakan binkisan buat siswa yang berprestasi,” pungkasnya. (Rizal)
Pengurus Muhammadiyah Pesawaran Dikukuhkan, Bupati: Muhammadiyah Punya Tujuan Mulia
Pesawaran (HO) – Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Pesawaran periode 2022-2027 di kukuhkan langsung oleh Dewan pimpinan wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, MA di Gedung Serba Guna (GSG), kabupaten setempat, (15/6/2023).
Muhammad Nurdin selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran mengatakan saat ini sudah melakukan langkah-langkah positif untuk membangun Kabupaten Pesawaran.
“Dimana Kami akan melakukan program kerja, yang memang sudah ada, melalui program pertanian dan peternakan, saat ini memang sudah kita lakukan MoU dengan beberapa pihak,”ujarnya.
Mengahadapi pemilu mendatang Muhammadiyah sudah memiliki pedoman sesuai dengan juklak dan juknis yang ada.
“Dimana kami sebagai pengurus Muhammadiyah tidak mau ter jebakan dengan isu politik praktis yang bisa memecah belah kader namun Muhammadiyah juga tidak mengharamkan apa bila ada anggota Muhammadiyah masuk dalam partai politik,” ungkapnya.
“Kami selaku pengurus Muhammadiyah punya aturan yang harus di taati, ketika kader tersebut sudah manjadi pengurus di partai maka harus mengundurkan diri dari kepengurusan Muhammadiyah dan menjadi anggota bisa,” timpalnya.
Sementara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan di kepemimpinan yang baru saja di kukuhkan berharap semakin banyak ide-ide dan gagasan, serta dapat peran aktif tak hanya dengan pemerintah juga multi sektor sesama organisasi keagamaan.
“Saya yakin Muhamadiyah mempunyai tujuan sangat mulia dan sangat baik, Insya Allah saya Bupati Pesawaran berserta jajaran terus mendukung program-program Muhammadiyah ke depan nya,” ujar Bupati. (Red)
PWM Provinsi Lampung Resmi Kukuhkan PDM Pesawaran
Pesawaran (RN) – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung secara resmi kukuhkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Aisyiyah Kabupaten Pesawaran periode 2022-2027, Pengukuhan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG), Kabupaten Setempat, Kamis (15/6/23).
PD Muhammdiyah yang baru dikukuhkan, Nurdin mengatakan saat ini kita sudah melakukan langkah-langkah positif untuk membangun kabupaten Pesawaran.
“Dimana Kami akan melakukan program kerja, yang memang sudah ada, melalui program pertanian dan peternakan, selama ini sudah kita lakukan MoU dengan beberapa pihak,”ujarnya
Ia juga menegaskan, mengahadapi pemilu mendatang Muhammadiyah sudah memiliki pedoman sesuai dengan juklak dan juknis yang ada.
“Kamu pengurus Muhammadiyah tidak mau terjebakan dengan politik praktis, namun Muhammadiyah juga tidak mengharamkan apa bila ada anggota Muhammadiyah masuk dalam partai politik,”ungkapnya
Maka dari itu, lanjut dia, kader Muhammadiyah juga ada yang masuk dalam partai politik dan kita tidak melarang mereka untuk masuk partai politik.
“Namun ketika kader tersebut sudah manjadi pengurus di partai tersebut maka harus mengundurkan diri dari kepengurusan Muhammadiyah dan menjadi anggota bisa,”tegas dia.
Sementara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan di kepemimpinan yang baru saja di kukuhkan berharap semakin banyak ide-ide dan gagasan, serta dapat peran aktif tak hanya dengan pemerintah juga multi sektor sesama organisasi keagamaan.
“Saya yakin muhamadiyah mempunyai tujuan sangat mulia dan sangat baik, insyaAllah saya bupati pesawaran berserta jajaran terus mendukung program-program Muhammadiyah ke depan nya,”ujarnya (Aris)
Olahraga Menjadi Kunci Penangkal Penyakit Berbahaya
SDN 46 Geta Gelar Perpisahan 54 Siswa Siswi dan Purnabahkti
Pesawaran (RN) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 46 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan Perpisahan Siswa-siswi Tahun ajaran 2022-2023 bertempat di halaman sekolah setempat, Desa Wiyono, Rabu (14/06/2023).
Acara diawali dengan tarian tradisional lampung sigeh Penguten, dan di hadiri pengawas sekolah kepala desa Wiyono ketua Komite Babinsa, Babinkatimas dan para Wali Murid serta tamu undangan lainnya.
Kepala Sekolah Dasar Negeri 46 Gedong Tataan Veronika Rahayu,.S,pd.MM. Dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih atas kerja samanya sehingga bisa terselengara kegitan perpisahan siswa siswi, sekaligus purnabahkti salah satu guru yang telah mengabdika di SDN 46 Gedong Tataan,
“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini. Selanjutnya kepada para guru, karena telah membimbing serta mendidik anak-anak selama 6 tahun ini, semoga anak-anak yang lulus bisa melanjutakan sekolah yang lebih tinggi lagi,” ujardia.
Dirinya juga menjelaskan, SDN 46 telah meluluskan sebanyak 54 siswa siswi dengan mencapai nilai yang baik. Semoga siswa siswi yang lulus tahun ini bisa melanjutkan jejang pendidikan yang lebih tinggi lagi.
“Alahmdulilah pada tahun 2023 ini SDN 46 Gedong Tataan sudah masuk zonasi di SMP 1 pesawaran, ini semua berkat kerja keras para guru dan korwilcam yang berupaya keras agar SDN 46 masuk dalam Zonasi,” ujarnya.
Sementara itu perwakilan wali murid SDN 46 Gedong Tataan, mengatakan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada kepala sekolah dan dewan guru yang telah memimbing anak -anak kami selam ebam tahun ini.
“Saya mewakili semua orang tua murid, mengucpakan, terimakasi dan apresiasi setingi-tingginya kepada seluruh dewan guru SDN 46 Gedong Tataan, yang sudah bersabar dan penuh kasih sayang untuk mendidik putra putri kami selama enam tahun ini,” pungkasnya. (Rizal)
HUT HARPI Pesawaran Yang Ke 2, Gelar Carnaval Pengantin Adat
Rabat Beton Hancur, APH Turun Lapangan Periksa Kualitas Buruk
Pesawaran (HO) – Warga masyarakat Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) turun ke lapangan memeriksa bangunan jalan rabat beton yang disinyalir kualitasnya sangat buruk meskipun baru beberapa bulan selesai di kerjakan oleh pemborong yang diduga sebagai anak dari legislator Pesawaran Evi Susina.
Pasalnya, rabat beton sepanjang lebih dari 400 meter dan menelan anggaran Rp.297 juta tersebut sudah terdapat kerusakan di banyak titik.
“APH pasti lebih faham dengan kualitas jalan ini, kalau sesuai dengan anggaran saya yakin tidak mudah rusak, ini bapak bisa cek sendiri keadaannya,” ujar salah satu warga, Selasa (13/6/2023).

“Jadi kami berharap kepada Polres Pesawaran maupun kejaksaan agar dapat segera menindak lanjuti dan turun ke bawah melihat amburadul nya proyek rabat beton yang ada di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai,” timpalnya.
Sumber lain menyebutkan, ada dugaan muncul bahwa proses serah terima sementara pekerjaan tim Provisional Hand Over (PHO) tidak turun ke lapangan sehingga pekerjaan yang buruk kualitasnya tersebut bisa lolos.
“Setau saya selama bekerja disini belum pernah lihat orang Dinas Perkim turun ke lapangan, gak tau juga, setau saya belum pernah lihat,” ujar Ansori salah satu pekerja.
Keterlibatan oknum anggota Dewan dalam proyek itu menguat karena warga lain yang juga ikut menjadi pekerja pembangunan rabat beton mengatakan pemborong proyek senilai Rp.297 juta tersebut Aditya yang disebut sebagai anak dari Evi Susina (Aleg DPRD Kabupaten Pesawaran).
“Waktu itu kami pekerja belum dibayar, jadi kami desak pengawasnya untuk membayar, dan dia memberikan nomor ibu Evi Susina karena ini proyek anaknya,” ungkap warga.

Ditambahkan, saat itu Evi Susina meminta bantu untuk para pekerja bersabara karena masih menunggu pencairan.
“Dia (Evi Susina – red) bilang untuk bersabar, nunggu cair, karena pekerja tak sabar makanya datang kami ke rumah anaknya yang namanya Aditya itu, fhotonya lengkap,” tambahnya.
“Kalau bukan pekerjaan ibu itu kenapa dia bilang suruh sabar,” timpalnya.
Diberitakan sebelumnya, pembangunan rabat beton di Dusun Cengkuang, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai diduga dikerjakan asal-asalan sehingga memiliki kualitas buruk dan dibeberapa bagian sudah mengalami kerusakan kendati baru beberapa bulan selesai dikerjakan.
Fakta lain dari proyek senilai lebih dari Rp.300 juta tersebut menyebut ada keterlibatan oknum anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra berinisial ES dalam pembangunan rabat beton tersebut.
Hal ini tentu menambah buruk track Record politisi wanita partai besutan Prabowo Subianto tersebut karena sebelumnya sempat tersandung dugaan video asusila yang sempat membuat heboh Kabupaten Pesawaran.
“Ya seperti itulah kualitasnya, proyek itu pekerjanya warga sekitar, tapi bahan baku sering terlambat datangnya karena kontraktornya katanya nunggu dana cair, jadi kualitasnya ya bisa dilihat sendiri,” ujar Kepala Desa Harapan Jaya, Susalit Cokro Aminoto, saat dikonfirmasi, Jumat (9/6).
Bahkan Susalit menuturkan, pembayaran upah pekerja sempat tersendat beberapa bulan sehingga masyarakat mendatangi pihak pemborong ke rumahnya.
“Warga saya yang ikut kerja sampai ke rumah Aditya nagih upah, alasannya belum ada uang, tapi sudah dibayar sekarang, terlambat 3 bulanan,” tuturnya.
Seorang warga yang ikut menjadi pekerja menuturkan, kurangnya material menjadi sebab buruknya kualitas rabat beton, karena pemborong diduga tidak memiliki modal.
“Mau dikerjakan pasir kurang, semen kurang, split kurang, jadi pekerja juga bingung,” ungkapnya.
Ditambahkan, warga saat itu menagih upah ke pemborong yang merupakan anak dari oknum anggota DPRD ES dan meminta membuat surat perjanjian pelunasan pembayaran upah.
“Ya disini kan ada pengawasnya, jadi perwakilan pekerja menagih haknya dan diberikan nomor ibu Evi (anggota DPRD) dan ditelpon untuk penyelesaian pembayaran, setelah kurang lebih 3 bulan dibayar upah kami,” tambahnya.
“Kalau kita ya taunya itu proyeknya bu dewan ES dan pemborong itu anaknya, telpon saja pak Aditya (diduga anak ES), kami pernah ke rumahnya,” timpal dia.
Saat dikonfirmasi, Aditya mengatakan bahwa dirinya belum bisa berkomentar banyak dan mengaku akan berkonsultasi untuk memperbaiki bangunan.
“Harusnya kalau dikeluhkan dari awal, coba nanti saya belum berani ngomong banyak, nanti saya konsultasikan dengan CV untuk diperbaiki,” ucapnya.
Untuk diketahui, proyek pembangunan jalan rabat beton tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 dari Dinas Perkim dengan panjang 420 meter dan anggaran Rp.297.000.000,- yang dikerjakan CV Intan Pratama Konstruksi. (Red)
Faktor Perceraian Penyebab Anak Putus Sekolah, Disdikbud Pesawaran Lakukan Ini

