
Cegah Bullying, SDN 17 Gedong Tataan Bentuk Tim Anti Perundungan

Kasus Pembunuhan, Ini Penjelasan Lengkap Kapolres Pesawaran
Bantu Masyarakat, Nanda Indira Dendi Salurkan Program CPP
Senjata Api dan Narkoba, BB Kejahatan di Musnahkan Kejari Pesawaran
KNPI Bersama Karang Taruna dan OKP Gelar Aksi Solidaritas Bela Palestina
Kades Pulau Pahawang Bersama Masyarakat Bangun Tambatan Dermaga Perahu Secara Swadaya
Pesawaran (HO) – Secara Swadaya dengan semangat kekompakan bersama masyarakat, Ahmad Salim Kepala Desa Pulau Pahawang Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung mengajak masyarakat membangun tambatan dermaga perahu secara swadaya yang terletak di Dusun 4 kalangan.
Ahmad Salim membenarkan pihaknya hari ini bersama masyarakat sedang melaksanakan gotong royong secara Swadaya membangun tambatan dermaga perahu yang ada di Dusun 4 kalangan sebagai akses masyarakat untuk melaksanakan aktivitas kegiatan sehari-hari.

“Ya hari kita bersama masyarakat sedang melaksanakan kegiatan gotong royong secara swadaya terkait penambahan pembuatan tambatan dermaga parahu yang terletak di Dusun 4 Kalangan Panjang 90 Meter Lebar 1 Meter setengah,” ujar Ahmad Salim kepada Handalonline.com Minggu (12/11/2023).
Lebih lanjut Ahmad Salim juga mengatakan tambatan dermaga perahu yang sedang dikerjakan adalah salah satu akses fasilitas masyarakat untuk menyebarang bagi masyarakat yang hendak berbelanja kebutuhan pokok menuju ke Ketapang maupun belanja untuk kebutuhan lainnya mengangkut hasil bumi.
“Dusun 4 kalangan ini juga sebagai jalur untuk pendidikan bagi anak-anak yang bersekolah di seberang yang terletak di Dusun 1 jadi akses untuk anak-anak yang hendak menuntut ilmu dari PAUD SDN SMP maupun SMA salah satunya itulah akses untuk menuju mereka bersekolah,” kata Ahmad Salim.

Dia juga mengatakan di mana 4 bulan terakhir ada fenomena alam yang sangat berdampak bagi masyarakat fenomena surutnya air laut.
“Kapal tidak bisa sandar bisa di katakan kandas jadi saya selaku kepala desa mengajak berinisiatif mengajak masyarakat untuk melakukan swadaya dan membangun tambatan dermaga perahu menggunakan material seadanya,” ujar nya.
“Di sini saya selaku Kepala Desa Pulau Pahawang mewakili masyarakat tentunya sangat berharap kepada pihak terkait seperti Pemerintah kabupaten maupun Provinsi di mana desa kami yang terletak di pulau tentunya sangat penting adanya dermaga perahu yang tentunya dapat membantu dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak beraktivitas Karena jalur tempuh untuk menuju ke darat,” harap nya.
Masih kata Ahmad Salim tentunya itu harapan daripada masyarakat untuk pihak-pihak terkait dapat merespon untuk pembangunan tambatan dermaga parahu yang ada di Desa Pulau Pahawang.
“Karena desa kita juga adalah destinasi wisata yang tentunya sangat penting untuk akses wisatawan maupun kunjungan tentunya tambatan perahu dermaga ini menjadi kendala dan harus diprioritaskan karena sebagai jalur akses menuju ke darat begitu juga sebaliknya,” timpal nya.
Kemudian Ahmad Salim memaparkan Salah satu contoh terkait covid 19 yang melanda tanah air anggaran kabupaten kemudian provinsi dan pusat usulan sudah dia layangkan terkait perbaikan infrastruktur jalan dan dermaga memang sampai saat ini belum dapat recover usulan tersebut.
“Jadi ini lah pemikiran saya selaku pemimpin di desa yang ada di pulau untuk memotivasi masyarakat dengan adanya kekuatan kebersamaan gotong royong guyub apapun bisa dapat kita laksanakan dengan bersama-sama dan mungkin itu yang saya lakukan saat ini kepada masyarakat,” terang nya.
Ahmad Salim juga mengutarakan dan memberi pemahaman kepada masyarakat bukan tidak berharap kepada pihak terkait namun kita harus mengerti keadaan mungkin ada hal-hal yang penting lainnya.
“Saya berharap kepada masyarakat yang ada di Desa Pulau Pahawang mari kita bersama-sama untuk membangun memajukan menjaga citra desa kita tercinta ini meskipun desa kita berada di Pulau namun desa kita adalah tujuan-tujuan daripada wisata yang hendak berlibur jadi kita harus bangga,” pungkas nya. (Indra Jaya)
Atasi Dampak Buruk El Nino Sektor Pertanian, Mitra Bentala Bersama OPD Pesawaran Gelar Diskusi
Pesawaran (RN) – Dalam Upaya untuk Mengurangi Dampak Buruk El Nino di sektor pertanian yang ada di Kabupaten Pesawaran, Mitra Bentala bersama sejumlah OPD mengelar diskusi yang di gelar di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Pesawaran, Kamis (8/11/2023).
Direktur Mitra Bentala Ahmad Rizani, SP yang di wakili Mashabi mengatakan, diskusi ini kita lakukan guna mendukung pemerintah kabupaten Pesawaran dalam mengatasi dampak buruk El Nino di sektor pertanian. Dengan tema Kelompok Pemuda Petani Milineal. “Diskusi ini kita gelar dengan petani milineal untuk mencari solusi dengan dinas terkait untuk mengatasi dampak buruk El Nino, sehingga para petani yang ada di Kabupaten Pesawaran Mengalami gagal panen,”ujarnya. Ia juga menjelaskan, kabupaten Pesawaran informasinya sangat luar biasa dan keterbukaan, peran mitra Bentala mengandeng semua pihak untuk mengatasi kekeringan kerena dampak perubahan iklim. “Mudah- mudahan, apa yang di sampaikan OPD terkait, bisa memberikan solusi bagi petani milineal yang ada di Kabupaten Pesawaran,”ucapnya. Sementara itu kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pesawaran Adhytia Hidayat, S.Sos, M.Eng yang diwakili Kabid, Perencana Pengendalian Evaluasi Asmarwansyah mengatakan, Kita melakukan diskusi dengan Mitra Bentala bagai mana bisa mengatasi dampak buruk perubahan iklim yang ada di Kabupaten Pesawaran. “Bappeda dalam hal ini sudah merancang pembangunan jangka panjang, makanya itu diskusi ini kita kaitkan dengan para pemuda, kerena pemuda agen perubahan inovator untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan, pemuda harus mempunyai kontribusi untuk pembangunan yang akan datang,” ujarnya. Sementara itu pemateri petani milineal yang ada di Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Supandi mengatakan, dampak El Nino yang sangat buruk, dari sektor pertanian para pertani terjadi keterlambatan dalam penanaman. “Akibaat El Nino, para pertani Yang ada di Desa Trimulyo mengalami gagal panen kerena tingginya virus El Nino,”ujarnya. “Saya berharap mewakili para petani milineal yang ada di Trimulyo meminta Pemerintah kabupaten Pesawaran agar bisa membantu dan memberikan solusi,”harapnya. (Rizal)Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Pemkab Pesawaran Bangun 20 Jembatan Penghubung Desa
Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, pemerintah Kabupaten Pesawaran sudah membangun dua puluh jembatan penghubung antara desa yang tersebar di setiap kecamatan.
Hal tersebut dikatakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat meresmikan jembatan Way Buah Desa Bunut Seberang Kecamatan Way Ratai, Rabu (8/11/23). “Jembatan yang baru saja diresmikan, memiliki panjang 28 meter dengan lebar jembatan 5,8 meter dan lebar jalan 4,2 meter serta bertonase 25 ton itu merupakan harapan dari warga Way Ratai khususnya Desa Bunut Seberang selama berpuluh tahun,” kata Dendi. Menurut Dendi, dibangunnya jembatan penghubung antar desa bisa menjadi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan Desa Bunut Seberang, meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengangkut komoditi dari dalam maupun keluar desa, mengantar anak sekolah dan meningkatkan keamanan, dari yang sebelumnya jembatan gantung kecil yang tentunya beresiko. “Saya pesan, jaga infrastruktur yang telah dibangun, oleh Pemda, Pemprov maupun Pemerintah Pusat. Kerena setiap buatan manusia pasti ada batasnya, maka saya pesan agar dirawat dan dijaga. Awasi dan batasi kendaraan yang melintasinya yang melebihi muatan,”ujarnya. Lebih lanjut, Sejak dilantik sampai saat ini, bersama DPRD Kabupaten Pesawaran kami telah membangun 20 – an jembatan yang tersebar di seluruh kecamatan. “Pada tahun 2023 pemkab peswaran telah membangun enam jembatan diantaranya di Kecamatan Way Ratai, Kedondong, Way Lima, Negeri Katon, Gedong Tataan dan Teluk Pandan,”ucapnya. Dirinya menyampaikan,untuk membangun jembatan bukanlah hal yang mudah, sebab membutuhkan anggaran yang berkali lipat dari pada membangun jalan. “Namun yakinlah, dengan segala keterbatasannya, Saya bersama DPRD dan seluruh Perangkat Daerah terus memperjuangkan agar fokus kami pada pemerataan pembangunan infrastruktur pada seluruh pelosok Pesawaran dapat terwujud,” tegas Dendi. Sementara, Camat Way Ratai Data Trianda mengatakan, sebelum ada jambatan penghubung ini, masyarakat yang memiliki maupun yang berkepentingan dengan kendaraan roda empat harus memutar jauh sebelum sampai di dua dusun di Desa Bunut Seberang, begitu juga sebaliknya. “Alhamdulilah adanya jembatan ini tentunya dapat meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian di jalur darat untuk menyalurkan semua kebutuhan dari Desa Bunut Seberang maupun sebaliknya,”ujar dia. Ditempat yang sama, Kepala Desa Bunut Seberang Misbahun urun mengucapkan, terima kasih kepada seluruh Stake Holder dalam mewujudkan harapan masyarakat Desa Bunut Seberang selama puluhan tahun. “Terima kasih kepada Bupati Pesawaran, Ketua DPRD dan seluruh jajaran yang telah mendukung program pembangunan jembatan Way Buah ini, dan di masa Bupati Dendi inilah harapan ini terwujud,”ucapnya. Diketahui disela acara, diserahkan juga Sertifikat Redistribusi (Redis) dari BPN Kabupaten Pesawaran secara simbolis untuk masyarakat enam desa yang ada di Kecamatan Way Ratai. (Rizal)Azwan Firnando Beberkan Kunjungan Cawapres Gibran Ke Lampung
Bandar Lampung (RN) – Azwan VIRNANDO salah satu relawan milenial yang tergabung di BARA JP membenarkan bahwa Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bakal mengunjungi relawannya di Lampung. pada Sabtu 11-11-2023 mendatang.
Anggota milenial Azwan Firnando mengatakan, Agenda kunjungan Calon Presiden Gibran Rakabuming Raka pertama, mengunjungi Pasar Natar, Lampung Selatan.kemudian dilanjutkan dengan pertemuan relawan yang terdiri dari Bara JP, Bravo 5 Solmet, Arus Bawah Jokowi (ABJ), dan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP). “Pertemuan dengan relawan itu digelar di Lapangan ponpes AL-Hikmah KHOBAKAN Kecamatan Langkapura Bandar Lampung, sekitar jam 10.00 WIBSetelah itu, Gibran yang merupakan cawapres pendamping Prabowo Subianto tersebut juga akan bertemu dengan mahasiswa di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Bandar Lampung,”kata Lelaki yang kerap disapa Nando, Rabu (08/11/2023).
Setelah bertemu dengan mahasiswa, lanjut Nando, Gibran juga akan menyempatkan diri untuk mencicipi makanan khas Lampung di Resto Cikwo. Setelah itu Cawapres Gibran mengikuti konsolidasi partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Graha Wangsa Bandar Lampung. “Dilanjutkan dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Walisongo, Kota Metro dan pertemuan dengan para kyai. Gibran juga akan ngopi bareng milenial di Els Coffee, lugas Nando. Diketahui, sejumlah kunjungan Cawapres Gibran dilakukan dalam satu hari. Selanjutnya Gibran akan melanjutkan safari politik ke Kota Palembang, Sumatera Selatan. (Indra).Korupsi BOK, Kejari Pesawaran Tahan PLT KUPTD Puskesmas Rawat Inap Tegineneng

