Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78, Polres Pesawaran Gelar Jalan Sehat
Pesawaran (RN)- Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 78, ribuan peserta jalan sehat penuhi halaman Polres Pesawaran dan Olahraga bersama yang terdiri berapa kalangan.
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, mengatakan kegiatan jalan sehat ini hanya sebagai bentuk olahraga sekaligus memperingati hari Bhayangkara yang ke-78. Dan sebagai wujud apresiasi kepada Bhayangkara Polri yang selalu berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta sebagai wujud sinergitas antara TNI/POLRI dan instansi Pemerintahan.
“Saya ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya Kepada Bupati Pesawaran, Kajari Pesawaran, Dandim 0421 L/S Lampung Selatan, Danyon Marinir dan para forkopimda Kabupaten Pesawaran yang telah hadir turut memeriahkan acara jalan sehat,” kata Kpolres, Rabu (26/06/2024).
Menurutnya, kegiatan jalan sehat dan olahraga bersama ini merupakan ajang silaturahmi dan sinergitas kepada seluruh tamu undangan Baik TNI/POLRI, Pemerintah Daerah Pesawaran, Kejari, Pengandilan Negeri, Bawaslu, KPU dan masyarakat umum.
“Polres Pesawaran juga telah menyediakan Kupon gratis dengan hadiah Grand Prize Satu (1) Unit Sepeda Motor Listrik serta Door Prize menarik diantaranya Tiga (3) Unit Sepeda Listrik, Kulkas, TV LED, Rice Cooker, Kipas angin dan Hadiah menarik lainnya,”ujarnya.
“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat memelihara dan terjalin komunikasi yang baik dalam menciptakan rasa kebersamaan sehingga akan timbul hubungan yang harmonis antara TNI POLRI dan masyarakat,”harapnya.
Diketahui, usai jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama untuk menambah semangat para peserta dan juga Lomba Tarik Tambang yang di ikuti oleh gabungan Personil TNI/POLRI, Polpp dan Peserta Lainnya. (zal)
Pemkab Pesawaran Terima Penghargaan Anubhawa Sasana Desa
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menerima penghargaan Anubhawa Sasana Desa dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Lampung.Â
Penghargaan itu diberikan bertepatan dengan peresmian 92 Desa, Kelurahan dan Kecamatan Sadar Hukum di Provinsi Lampung tahun 2024 di Swiss-Belhotel, Selasa (25/6/2024).
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan penghargaan tersebut didapat atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pesawaran membina Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan dan Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandan memenuhi indikator dan kriteria Desa Sadar Hukum.
Melalui kolaborasi antara Pemkab Pesawaran melalui Bagian Hukum Setdakab Pesawaran bersama Kepala Desa Bogorejo dan Kepala Desa Sidodadi, telah berhasil memenuhi indikator dan kriteria desa sadar hukum, sehingga desa sadar hukum dapat terimplementasikan di 2 (dua) desa tersebut.
Bupati menyebut indikator dan kriteria desa sadar hukum, diantaranya adalah ketaatan atau kepatuhan masyarakat terhadap norma-norma hukum, melakukan penyuluhan masyarakat secara intens tentang agraria atau pertanahan, narkoba, pernikahan dini dan lainnya, serta peran aktif dari kelompok keluarga sadar hukum dalam menyebarluaskan informasi hukum.
“Dirinya berharap Kepala Desa Bogorejo dan Kepala Desa Sidodadi dapat menularkan desa sadar hukum kepada 146 desa lainnya yg berada di wilayah Kabupaten Pesawaran,” ucapnya.Â
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung, Sorta Delima Lumban Tobing mengatakan penetapan 92 desa, kelurahan dan kecamatan sadar hukum ini dilakukan secara ketat.
Setiap desa wajib memenuhi beberapa syarat dan indikator hingga akhirnya ditetapkan jadi daerah sadar hukum.
“Indikator utamanya adalah memahami peraturan hukum, diinformasikan setiap ada aturan baru di des aitu harus tahu bahwa ada peraturan yang mengikat masyarakat untuk patuh dan taat hukum. Penetapan desa sadar ini juga bekerjasama dengan Pemda Kabupaten/Kota, Pemprov Lampung dan para penyuluh hukum di Kantor Kemenkumham Lampung,”pungkasnya. (zal)
Peduli Pelestarian Adat Lampung, Ketua TP-PKK Pesawaran Lakukan Anjau Silau
Pesawaran (RN)- Bentuk kepedulian terhadap pelestarian adat istiadat dan budaya Lampung, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi gelar Khatu Kusuma Inton melakukan Anjau Silau dengan masyarakat adat di Kecamatan Padang Cermin, Selasa (25/06/2024).
Nanda Indira yang juga sebagai pembina Tuwalo Hanau MPAL Kabupaten Pesawaran mengajak seluruh elemen masyarakat adat Kecamatan Padang Cermin untuk bersama-sama Pemkab Pesawaran melestarikan adat istiadat yang ada sejak turun temurun warisan leluhur.
“Karena Pemerintah Kabupaten Pesawaran membutuhkan masukan dari masyarakat adat untuk anak-anak kita sebagai penerus agar tetap faham dan menjunjung tinggi adat istiadat hingga masa ke depan,” kata Nanda saat sambutan.
Dirinya juga menuturkan, MPAL Padang Cermin harus dapat selalu mengutamakan musyawarah dan mufakat untuk kepentingan bersama demi mencapai hasil terbaik.
“Karena MPAL merupakan wadah masyarakat adat sebagai sarana silaturahmi pemuka adat baik masayarakat adat Lampung Pepadun maupun Saibatin sehingga terjadi keharmonisan antar masyarakat,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Ketua Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran Farifki Zulkarnayen Arif gelar Suntan Junjungan Makhga menyampaikan, adat istiadat dan budaya Lampung bisa tergerus oleh modernisasi zaman jika tidak dijaga bersama-sama.
“Dari hal yang kecil generasi muda sudah kerap meninggalkan adat, adok dipakai hanya saat menikah, kami MPAL Kabupaten Pesawaran hadir disini bertujuan mengajak semua punyimbang untuk melestarikan adat bersama MPAL,” kata Farifki.
Ditambahkan Farifki, MPAL Kabupaten Pesawaran akan terus mencari cara agar program pelestarian adat Lampung dapat intens dilakukan MPAL bersama Pemkab Pesawaran.Â
“Alhamdulillah Pemkab Pesawaran mendukung penuh program pelestarian adat Lampung, contohnya giat Anjau Silau MPAL di 11 Kecamatan yang ada di Pesawaran,” tambahnya.
“Apalagi sudah ada aturan-aturan terkait adat baik pegawai memakai pakaian adat dan berbahasa Lampung di waktu-waktu tertentu,” pungkasnya. (zal)
M.Ismail Kembali Pimpin PWI Pesawaran Periode 2024-2027
Pesawaran (RN) – M.Ismail terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran periode 2024-2027 setelah meraih suara terbanyak pada pemungutan suara Konferkab ke-VI di Aula Pemkab Setempat, Senin (24/06/2024).
“Ini bukan kemenangan saya, tapi ini adalah kemenangan bersama. Mari kita sama-sama membuat PWI Pesawaran lebih baik lagi,” kata Ismail saat ditemui usai Konferkab.
Pada proses pemungutan suara, unggul di atas dua calon lain nya yaitu Randy Septian mendapatkan 3 suara sedangkan Dodi juli Aryadi mendapatkan 2 suara, dan Ismail mendapatkan 19 suara. Dan sebanyak 24 Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Kembalinya saya sebagai Ketua PWI Kabupaten Pesawaran periode 2024-2027 semoga kebersamaan ini menjadi landasan agar ke depan apapun kegiatan yang dilakukan bisa tetap guyub, kompak dan bersemangat. Sehingga target yang diinginkan akan tercapai, terutama peningkatan kapasitas anggota,”ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat membuka Konferkab Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), mengatakan apresiasi setinggi -tingginya keberadaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran. Kerena PWI yang selalu berperan mendampingi mengawasi dan memberikan kontrol sosial untuk Pembangunan di Bumi Andan Jejama.
“Wartawan yang tergabung di PWI bisa melaksanakan tugasnya dalam memberikan informasi untuk perbaikan pembangunan di Bumi Andan Jejama. Sinergi PWI dan jajaran Pemkab Pesawaran berjalan dengan sangat baik. Konferkab PWI Pesawaran yang ke VI ini bisa menjadi sebuah cerminan berjalannya suatu organisasi yang demokratis dan profesional dan solutif,”ucapnya.
Sementara itu, ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah, mengatakan proses pemilihan Ketua PWI Pesawaran berjalan sangat demokratis. Secara keseluruhan demokrasi pada Konfekab PWI Pesawaran sangat baik dan menunjukkan roda organisasi selama berjalan dengan luar biasa.
“Tiga calon mengikuti sampai selesai, bahkan kedua calon yang kalah tetap tersenyum mendatangi yang menang, kemudian bergandengan dan tidak meninggalkan lokasi sebelum acara berakhir. Ini harus menjadi catatan dan dicontoh pada konfekab di Kabupaten lain,”kata Wira. (zal)
TNI AL Berikan Pelatihan Ketahanan Pangan di Wilayah Lanal LampungÂ
Lampung (RN)- Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) memberikan pelatihan ketahanan pangan mengenai budidaya rumput laut, Udang Vaname menggunakan Bioflok, jagung dan padi dibawah binaan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung.
Kepala Dinas Potensi Martitim Mabesal, yang diwakili oleh Kepala Sub Dinas Pembinaan Ketahanan Wilayah Maritim(Kasubdis Bintahwilmar) Kolonel Laut (P) Samsul Bahri. W.S.E,. Mtr. Opsla mengatakan, kegiatan ini diikuti masyarakat pesisir dari Kecamatan Teluk Pandan serta Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran dari tanggal 19 sampai 20 Juni 2024.
“Ya, alhamdulillah kegiatan ketahanan pangan disini bisa dilaksanakan dan memang ranahnya daerah pesisir,” ucap Kolonel Laut (P) Samsul Bahri W,S.E,.Mtr. Opsla didampingi Paspotmar Lanal Lampung Mayor Laut (P) Koko Sujaliatno, para kelompok tani, dan pihak swasta Haris serta dari Badan Cadangan Logistik Strategis (BCLS) Kemenhan RI, di Mako Lanal Piabung Wayratai, Padang Cermin, Jum’at (21/06/2024).
Ia melanjutkan, tentunya ini menjadi harapan dari pemimpin juga bahwa semua budidaya di daerah pesisir ini dilaksanakan oleh Pangkalan TNI AL (Lanal) salah satunya Lanal Lampung.
“Ya, alhamdulillah Lanal Lampung sudah bisa bekerja sama dengan pihak swasta (Haris, red) untuk melaksanakan kegiatan penanaman budidaya rumput laut, bioflok udang vaname,” ujarnya.
Selain dari itu juga, sambung Kasubdis Bintahwil Mabesal menyebutkan, budidaya jagung dan padi tentu dipastikan hasil produktivitasnya optimal.
“Karena itu, kami meninjau budidaya jagung, pisang dan padi berlokasi di lahan dekat Mako Lanal Lampung Caligi, Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran,” jelasnya.
Untuk itu, Kasubdis Bintahwil juga berharap melalui program ketahanan pangan ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat pesisir dengan budidaya yang akan dikembangkan.
“Namun demikian juga tergantung masyarakatnya, yang pasti itu difasilitasi oleh kepala desa dan diajukan ke Paspotmar Lanal Lampung,” tandasnya.Â
Salah satu Kepala Desa Batu Menyan Sahruji mewakili kelompok tani dan nelayan di Pesisir Pesawaran menyambut baik dan merespon positif adanya program ketahanan pangan yang digulirkan oleh TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung.Â
Â
“Ini salah satunya membawa dampak positif bagi masyarakat petani dan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan, selain digulirkan bantuan bibit juga dibekali pelatihan penanaman yang optimal agar membuahkan hasil yang produktif,” ucapnya.
“Bahkan mendorong meningkatkan SDM petani lebih optimal dalam budidaya. Terimakasih dan apresiasi TNI-AL,” pungkas Kades Batu Menyan, bersama Kades Sidodadi Tunggal dari Kecamatan Teluk Pandan ini. (Red)
Kepala Dinas Potensi Martitim Mabesal, yang diwakili oleh Kepala Sub Dinas Pembinaan Ketahanan Wilayah Maritim(Kasubdis Bintahwilmar) Kolonel Laut (P) Samsul Bahri. W.S.E,. Mtr. Opsla mengatakan, kegiatan ini diikuti masyarakat pesisir dari Kecamatan Teluk Pandan serta Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran dari tanggal 19 sampai 20 Juni 2024.
“Ya, alhamdulillah kegiatan ketahanan pangan disini bisa dilaksanakan dan memang ranahnya daerah pesisir,” ucap Kolonel Laut (P) Samsul Bahri W,S.E,.Mtr. Opsla didampingi Paspotmar Lanal Lampung Mayor Laut (P) Koko Sujaliatno, para kelompok tani, dan pihak swasta Haris serta dari Badan Cadangan Logistik Strategis (BCLS) Kemenhan RI, di Mako Lanal Piabung Wayratai, Padang Cermin, Jum’at (21/06/2024).
Ia melanjutkan, tentunya ini menjadi harapan dari pemimpin juga bahwa semua budidaya di daerah pesisir ini dilaksanakan oleh Pangkalan TNI AL (Lanal) salah satunya Lanal Lampung.
“Ya, alhamdulillah Lanal Lampung sudah bisa bekerja sama dengan pihak swasta (Haris, red) untuk melaksanakan kegiatan penanaman budidaya rumput laut, bioflok udang vaname,” ujarnya.
Selain dari itu juga, sambung Kasubdis Bintahwil Mabesal menyebutkan, budidaya jagung dan padi tentu dipastikan hasil produktivitasnya optimal.
“Karena itu, kami meninjau budidaya jagung, pisang dan padi berlokasi di lahan dekat Mako Lanal Lampung Caligi, Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran,” jelasnya.
Untuk itu, Kasubdis Bintahwil juga berharap melalui program ketahanan pangan ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat pesisir dengan budidaya yang akan dikembangkan.
“Namun demikian juga tergantung masyarakatnya, yang pasti itu difasilitasi oleh kepala desa dan diajukan ke Paspotmar Lanal Lampung,” tandasnya.Â
Salah satu Kepala Desa Batu Menyan Sahruji mewakili kelompok tani dan nelayan di Pesisir Pesawaran menyambut baik dan merespon positif adanya program ketahanan pangan yang digulirkan oleh TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung.Â
Â
“Ini salah satunya membawa dampak positif bagi masyarakat petani dan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan, selain digulirkan bantuan bibit juga dibekali pelatihan penanaman yang optimal agar membuahkan hasil yang produktif,” ucapnya.
“Bahkan mendorong meningkatkan SDM petani lebih optimal dalam budidaya. Terimakasih dan apresiasi TNI-AL,” pungkas Kades Batu Menyan, bersama Kades Sidodadi Tunggal dari Kecamatan Teluk Pandan ini. (Red) Kedapatan Bawa Narkoba, Dua Pria Diringkus Polisi
Pesawaran (RN) – Operasi Antik Krakatau 2024, Satuan Reserse Narkoba Polres Pesawaran Polda Lampung Kembali mengamankan dua orang Pria yang di duga menyalah gunakan Narkoba pada Kamis (20/06/2024) malam.
Pelaku berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Reserse Narkoba di lapangan Tritura Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Kedua Pelaku berinisial IJ (25) dan AD (25) yang merupakan warga desa Sukamandi, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy yang diwakili Kasat Narkoba Polres Pesawaran IPTU Muhammad Nufi, S.Trk mengatakan telah mengamankan dua orang Pelaku penyalah gunaan narkoba di hukum Polres Pesawaran.
“Mendapatkan informasi dari masyarakat yang diduga adanya Tindak pidana Penyalah gunaan Narkoba yang sering terjadi transaksi di Lapangan Tritura Kedondong, menindak lanjuti Laporan dari masyarakat Tim Opsnal Kemudian berjalan menuju ke TKP dan melihat 2 (Dua) orang pria yang tidak di kenal dan mencurigakan saat sedang mengendarai sepeda motor berboncengan,”kata IPTU Nufi, Minggu (23/06/2024).
Saat itu, Tim langsung menghentikan Kendaraan dan memeriksa Kedua Pria yang mengendarai sepeda motor berikut Sepeda motornya. Saat dilakukan pemeriksaan Tim Opsnal berhasil menemukan barang haram tersebut dari tangan pelaku.
“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Kedua Pelaku disangkakan dengan Pasal 114 ayat (1) jo 132 (1) atau Pasal 112 ayat (1) jo 132 ayat (1) tentang UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,”ujarnya.
“Guna penyelidikan lebih lanjut, Kedua Pelaku, berikut barang bukti berupa 1 (satu) klip plastik bening berisi kristal putih yang di duga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,20 gram dan 1 (satu) unit kendaraan sepeda motor Honda Pcx Warna hitam nopol BE 2153 QE. Diamankan di Polres Pesawaran,”pungkasnya. (zal)
Nanda Indira: Majelis Taklim Tempat Pendidikan Untuk Menanamkan Akhlak Mulia
Pesawaran (RN) – Majelis Taklim tempat wahana pendidikan untuk menanamkan akhlak mulia, meningkatkan ketakwaan, pengetahuan dan kecakapan yang diabadikan bagi upaya mencerdaskan kehidupan dan memajukan kesejahteraan umat dalam rangka mencari keridhaan Allah SWT.
Hal tersebut di kata Nanda Indira Dendi saat Pembinaan dan Silaturahmi Himpunan Majelis Taklim Kabupaten bersama Pengurus Kecamatan dan Desa tahun 2024, di Desa Kubu Batu Kecamatan Way Khilau dan Desa Kedondong Kecamatan Kedondong, Pesawaran. Sabtu (22/06/2024).
Menurutnya, majelis taklim juga berperan dalam pembinaan keluarga, pemberdayaan ekonomi umat, pengembangan lingkungan yang sehat dan bersih.Â
“Peranan majelis taklim sangat penting dalam sosial keagamaan di lingkungan masyarakat Kabupaten Pesawaran. Majelis Taklim merupakan bagian dari lingkungan sosial yang memiliki kedudukan strategis. Wadah untuk menyampaikan pesan keagamaan, tukar menukar pikiran dan berbagi pengalaman dalam masalah keagamaan,” ujarnya.
Dirinya berharap pembinaan ini dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan agama serta memupuk rasa silaturrahim sesama pengurus dan anggota HMT.
“Insya Allah, majelis taklim seperti ini dapat meningkatkan hablumminallah dan habluminannas serta menciptakan masyarakat yang agamis melalui kajian ilmu agama dari para Kiyai, Ulama dan para Ustadz sebagai narasumber,” harapnya.
Dirinya menjelaskan, dengan meningkatnya tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antar jamaah majelis taklim, diharapkan juga meningkatkan kekompakan seluruh anggota masyarakat. Â
“Sehingga akan terwujud persatuan diantara kita semua, yang akan menjadi modal utama bagi proses pembangunan di Kabupaten Pesawaran, baik pembangunan Sosial Budaya, sarana prasarana fisik, pendidikan, kesehatan dan pembangunan lainnya,” pungkasnya. (zal)
MPAL Pesawaran Laksanakan Anjau Silau di 11 Kecamatan
Pesawaran (RN) – Majelis Punyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran melaksanakan Anjau Silau di 11 kecamatan se-Kabupaten Pesawaran.
Kali ini MPAL melaksanakan Anjau Silau di Kecamatan Gedongtataan kabupaten setempat. Tujuan kegiatan Anjau Silau tersebut bertujuan untuk menjaga silaturahmi antar Punyimbang Adat Lampung yang ada di Kabupaten Pesawaran.
Ketua Umum MPAL Kabupaten Pesawaran, Farifki Zulkarnayen Arif gelar Suntan Junjungan Marga mengatakan, Adat Istiadat Lampung harus selalu didukung dari Lampung Pepadun dan Saibatin harus dijunjung bersama-sama.
“Karena perlu kita ketahui bahwa Lampung Pepadun dan Saibatin ini tidak ada perbedaan, yang artinya kita harus bersama-sama membangun Kabupaten Pesawaran dan melestarikan Adat Budaya Lampung,” kata dia, di Sesat Adat Lampung Desa Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Jum’at (21/06/2024).
Dirinya menjelaskan, MPAL juga bertujuan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Pesawaran karena Pesawaran merupakan milik kita bersama, makanya jika adanya persoalan maka akan diselesaikan dengan musyawarah mufakat.Â
“Selain itu Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran juga sudah mendukung dalam melestarikan adat-istiadat Lampung,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, bahwa Anjau Silau tersebut akan dilaksanakan di 11 kecamatan se-Kabupaten Pesawaran, dan saat ini sudah di laksanakan di Kecamatan Way Ratai, dan Gedongtataan
“Mudah-mudahan Adat Budaya Lampung ini bisa lebih maju dan berkembang di Kabupaten Pesawaran khususnya,” kata dia.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, sekaligus pembina MPAL Pesawaran Nanda Indira Dendi gelar Suntan Penata Marga mengharapkan, pertemuan tersebut menjadi wadah mempererat persaudaraan, guna meningkatkan aksi nyata dalam membangun Pesawaran tercinta khususnya dalam melestarikan dat istiadat warisan nenek moyang kita.
“Sebagaimana kita ketahui, bahwa keanekaragaman adat istiadat masyarakat Lampung yang telah memberikan ciri bagi suatu daerah, dapat menjadi saka guru dalam menjalani kehidupan bermasyarakat,” kata Nanda.
“Hal ini perlu dipelihara dan dilestarikan sebagai upaya memperkaya khasanah budaya bangsa, dan untuk mendukung kelangsungan pembangunan khususnya di Kabupaten Pesawaran ini,” timpalnya.
Menurutnya, lembaga adat Lampung yang hidup dan berkembang memegang peranan penting dalam pergaulan masyarakat serta dapat dan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.Â
“Oleh karena itu saya berharap, MPAL dapat menghimpun dan mendayagunakan potensi adat istiadat untuk membantu penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam pelaksanaan pembangunan,” ujarnya.
“Disamping itu, saya juga berharap MPAL dapat menjalankan tugas dan fungsinya dan bersinergi dengan pemerintah dengan memberikan saran dan masukan dalam pembangunan di segala bidang, terutama pada bidang sosial kemasyarakatan dan sosial budaya,” pungkasnya.
 Diketahui, sebelumnya MPAL Kabupaten Pesawaran telah melaksanakan Anjau Silau di Balai Desa Bunut Kecamatan Way Ratai Kebupaten Pesawaran pada Kamis, 20 Juni 2024. (zal)
Jadikan Lumbung Pangan Nasional, Kemenhan RI Kunjungi PesawaranÂ
Pesawaran (RN)- Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Pesawaran menjadi lumbung pangan nasional, Kemenhan RI kunjungi Kabupaten Pesawaran.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, bahwa petani di Kabupaten Pesawaran tidak kurang lahan dan SDM, selama harga gabah dan pupuk mudah didapat dan mau tanam 10 kali setahun pihaknya siap.
“Hampir 50% dari luas Kabupaten Pesawaran merupakan potensi pertanian yang menjadi salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam menunjang perekonomian di Kabupaten Pesawaran,” kata Dendi, saat menerima kunjungan kerja Kementerian Pertahanan RI dalam rangka acara Tanam Perdana Dem Area Padi dan Penyerahan Bantuan Pompanisasi Kemenhan RI di Desa Kutoarjo Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Kamis 20 Juni 2024.
“Sub sektor tanaman pangan merupakan skala strategis yang masih menjadi unggulan dan dikembangkan oleh masyarakat melalui binaan dari Dinas Pertanian setempat khususnya dalam menunjang ketahanan pangan masyarakat dan pencapaian swasembada pangan di Bumi Andan Jejama,” timpalnya.
Menurutnya, selain bertumpu pada program sub sektor tanaman pangan, Kabupaten Pesawaran juga sangat potensial dalam pengembangan komoditi Hortikultura seperti cabai, bawang dan buah-buahan. Terdapat juga komoditi perkebunan seperti kakao dan komoditi ternak yang tersebar di seluruh kecamatan.Â
“Tantangan pembangunan pertanian saat ini tidak hanya sebatas pada tingginya alih fungsi lahan, isu perubahan iklim ataupun kelangkaan sarana produksi seperti pupuk, akan tetapi pembangunan pertanian saat ini dihadapkan pada tantangan perdagangan bebas yang menuntut standar kualitas produksi yang tinggi, dibarengi dengan kualitas SDM pertanian yang mumpuni,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Pengelolaan Pangan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI Mayjen TNI Yos Trioso mengatakan, program ketahanan pangan yang di gagas presiden terpilih akan dilaksanakan sehingga pihaknya berkeliling ke seluruh tempat yang dianggap dapat mendukung program presiden terpilih. Â
“Kebutuhan pangan penduduk di seluruh wilayah harus di antisipasi bersama. Kita ketahui bahwa jumlah lahan yang sudah di tanami hanya 7,4 juta hektar dengan lahan yang tidak merata. Sehingga kami harus menambah wilayah tanam sekitar 5 juta hektar yang harus terealisasi 5 tahun ke depan ini,” kata dia.
Dirinya berharap semua pemenuhan kebutuhan ketahanan pangan harus non impor.Â
“Kita harus merubah paradigma, yaitu semua kebutuhan harus non impor. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Semua itu, agar kita bisa tercukupi dan petani kita sejahtera. Semoga ini menjadi titik awal untuk kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Diketahui, turut hadir para Perwira Tinggi Kementerian Pertahanan RI, Pj. Gubernur Lampung, Danrem 043 Gatam, Danbrigif 4, Danlanal, Ketua Komite Ketahanan Pangan Provinsi Lampung H. Thomas Aziz Rizka, Dinas KPTPH Prov Lampung, BBWS, Kepala BPSB, Forkopimda Kabupaten Pesawaran, jajaran Kepala OPD di lingkup Pemkab Pesawaran, Kemenag Pesawaran, Bapeltan, Bank Indonesia, BSIP dan Bank Lampung.(zal)
