MPAL Pesawaran Laksanakan Anjau Silau di 11 Kecamatan
Pesawaran (RN) – Majelis Punyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran melaksanakan Anjau Silau di 11 kecamatan se-Kabupaten Pesawaran.
Kali ini MPAL melaksanakan Anjau Silau di Kecamatan Gedongtataan kabupaten setempat. Tujuan kegiatan Anjau Silau tersebut bertujuan untuk menjaga silaturahmi antar Punyimbang Adat Lampung yang ada di Kabupaten Pesawaran.
Ketua Umum MPAL Kabupaten Pesawaran, Farifki Zulkarnayen Arif gelar Suntan Junjungan Marga mengatakan, Adat Istiadat Lampung harus selalu didukung dari Lampung Pepadun dan Saibatin harus dijunjung bersama-sama.
“Karena perlu kita ketahui bahwa Lampung Pepadun dan Saibatin ini tidak ada perbedaan, yang artinya kita harus bersama-sama membangun Kabupaten Pesawaran dan melestarikan Adat Budaya Lampung,” kata dia, di Sesat Adat Lampung Desa Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Jum’at (21/06/2024).
Dirinya menjelaskan, MPAL juga bertujuan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Pesawaran karena Pesawaran merupakan milik kita bersama, makanya jika adanya persoalan maka akan diselesaikan dengan musyawarah mufakat.
“Selain itu Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran juga sudah mendukung dalam melestarikan adat-istiadat Lampung,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, bahwa Anjau Silau tersebut akan dilaksanakan di 11 kecamatan se-Kabupaten Pesawaran, dan saat ini sudah di laksanakan di Kecamatan Way Ratai, dan Gedongtataan
“Mudah-mudahan Adat Budaya Lampung ini bisa lebih maju dan berkembang di Kabupaten Pesawaran khususnya,” kata dia.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, sekaligus pembina MPAL Pesawaran Nanda Indira Dendi gelar Suntan Penata Marga mengharapkan, pertemuan tersebut menjadi wadah mempererat persaudaraan, guna meningkatkan aksi nyata dalam membangun Pesawaran tercinta khususnya dalam melestarikan dat istiadat warisan nenek moyang kita.
“Sebagaimana kita ketahui, bahwa keanekaragaman adat istiadat masyarakat Lampung yang telah memberikan ciri bagi suatu daerah, dapat menjadi saka guru dalam menjalani kehidupan bermasyarakat,” kata Nanda.
“Hal ini perlu dipelihara dan dilestarikan sebagai upaya memperkaya khasanah budaya bangsa, dan untuk mendukung kelangsungan pembangunan khususnya di Kabupaten Pesawaran ini,” timpalnya.
Menurutnya, lembaga adat Lampung yang hidup dan berkembang memegang peranan penting dalam pergaulan masyarakat serta dapat dan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
“Oleh karena itu saya berharap, MPAL dapat menghimpun dan mendayagunakan potensi adat istiadat untuk membantu penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam pelaksanaan pembangunan,” ujarnya.
“Disamping itu, saya juga berharap MPAL dapat menjalankan tugas dan fungsinya dan bersinergi dengan pemerintah dengan memberikan saran dan masukan dalam pembangunan di segala bidang, terutama pada bidang sosial kemasyarakatan dan sosial budaya,” pungkasnya.
Diketahui, sebelumnya MPAL Kabupaten Pesawaran telah melaksanakan Anjau Silau di Balai Desa Bunut Kecamatan Way Ratai Kebupaten Pesawaran pada Kamis, 20 Juni 2024. (zal)
Jadikan Lumbung Pangan Nasional, Kemenhan RI Kunjungi Pesawaran
Pesawaran (RN)- Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Pesawaran menjadi lumbung pangan nasional, Kemenhan RI kunjungi Kabupaten Pesawaran.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, bahwa petani di Kabupaten Pesawaran tidak kurang lahan dan SDM, selama harga gabah dan pupuk mudah didapat dan mau tanam 10 kali setahun pihaknya siap.
“Hampir 50% dari luas Kabupaten Pesawaran merupakan potensi pertanian yang menjadi salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam menunjang perekonomian di Kabupaten Pesawaran,” kata Dendi, saat menerima kunjungan kerja Kementerian Pertahanan RI dalam rangka acara Tanam Perdana Dem Area Padi dan Penyerahan Bantuan Pompanisasi Kemenhan RI di Desa Kutoarjo Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Kamis 20 Juni 2024.
“Sub sektor tanaman pangan merupakan skala strategis yang masih menjadi unggulan dan dikembangkan oleh masyarakat melalui binaan dari Dinas Pertanian setempat khususnya dalam menunjang ketahanan pangan masyarakat dan pencapaian swasembada pangan di Bumi Andan Jejama,” timpalnya.
Menurutnya, selain bertumpu pada program sub sektor tanaman pangan, Kabupaten Pesawaran juga sangat potensial dalam pengembangan komoditi Hortikultura seperti cabai, bawang dan buah-buahan. Terdapat juga komoditi perkebunan seperti kakao dan komoditi ternak yang tersebar di seluruh kecamatan.
“Tantangan pembangunan pertanian saat ini tidak hanya sebatas pada tingginya alih fungsi lahan, isu perubahan iklim ataupun kelangkaan sarana produksi seperti pupuk, akan tetapi pembangunan pertanian saat ini dihadapkan pada tantangan perdagangan bebas yang menuntut standar kualitas produksi yang tinggi, dibarengi dengan kualitas SDM pertanian yang mumpuni,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Pengelolaan Pangan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI Mayjen TNI Yos Trioso mengatakan, program ketahanan pangan yang di gagas presiden terpilih akan dilaksanakan sehingga pihaknya berkeliling ke seluruh tempat yang dianggap dapat mendukung program presiden terpilih.
“Kebutuhan pangan penduduk di seluruh wilayah harus di antisipasi bersama. Kita ketahui bahwa jumlah lahan yang sudah di tanami hanya 7,4 juta hektar dengan lahan yang tidak merata. Sehingga kami harus menambah wilayah tanam sekitar 5 juta hektar yang harus terealisasi 5 tahun ke depan ini,” kata dia.
Dirinya berharap semua pemenuhan kebutuhan ketahanan pangan harus non impor.
“Kita harus merubah paradigma, yaitu semua kebutuhan harus non impor. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Semua itu, agar kita bisa tercukupi dan petani kita sejahtera. Semoga ini menjadi titik awal untuk kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Diketahui, turut hadir para Perwira Tinggi Kementerian Pertahanan RI, Pj. Gubernur Lampung, Danrem 043 Gatam, Danbrigif 4, Danlanal, Ketua Komite Ketahanan Pangan Provinsi Lampung H. Thomas Aziz Rizka, Dinas KPTPH Prov Lampung, BBWS, Kepala BPSB, Forkopimda Kabupaten Pesawaran, jajaran Kepala OPD di lingkup Pemkab Pesawaran, Kemenag Pesawaran, Bapeltan, Bank Indonesia, BSIP dan Bank Lampung.(zal)
Makin Seru, Pemilihan Ketua PWI Pesawaran Diprediksi Dua Putaran
Pesawaran (RN) – Makin seru, Pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran diprediksi dua putaran. Terungkap setelah ketiga calon mengembalikan berkas kepada panitia konferensi kabupaten (Konferkab) di Sekretariatnya,Kamis (20/06/2024).
Sekretaris Panitia Konferkab VI PWI Kabupaten Pesawaran Reza Utama mengatakan bahwa berkas pencalonan ketua telah diterima secara bersamaan oleh masing-masing calon atau perwakilannya.
“Hari ini adalah terakhir pengembalian berkas, Alhamdulillah kita telah menerima berkas pencalonan dari tiga calon dan telah lengkap. Pertama Randi Septian yang diwakili oleh Rifat lalu Dodi yang diserahkan sendiri dan terakhir Ismail yang diwakili oleh Nurizal,” kata Reza didampingi Bendahara Panitia Konferkab VI PWI Kabupaten Pesawaran Putra Pancasila Sakti.
Menanggapinya, Faisol salah satu anggota PWI Kabupaten Pesawaran mengatakan bahwa kalau ada tiga calon ketua dimungkinkan akan berlangsung dua putaran.
“Kalau ada tiga, bisa-bisa dua putaran ini. Lagi, calon Dodi dan Randi sudah klaim suara paling banyak. Kalau begini bisa pecah dan sulit mendapatkan lima puluh plus satu, makin kenceng dan seru prosesnya,” kata dia.
Ia juga menegaskan, nantinya para calon ketua yang tidak mendapatkan suara terbanyak harus bisa legowo dan segera menyesuaikan dengan yang terpilih.
“Calon ketua harus siap menang dan kalah, ini bukan yang terpilih atau tidak semua calon yang mendaftarkan diri telah memenuhi syarat artinya mereka merupakan anggota pilihan,” tegas dia.
Ia pun menuturkan, bahwa dalam proses pemilihan calon ketua PWI Kabupaten Pesawaran kali ini merupakan yang pertama dilakukan dengan sistem voting dan demokrasi.
“Ini pertama kita gelar pemilihan ketua dengan cara voting, panitia telah menyiapkan kertas suara lengkap dengan bilik suara. Artinya, siapapun yang terpilih nantinya telah melalui proses demokrasi yang terbuka akuntable dan damai,” tutur dia.
Menanggapinya, Dodi Juli Aryadi salah satu kandidat pencalonan ketua PWI Kabupaten Pesawaran mengatakan bahwa kembali majunya M.Ismail pada perhelatan pemilihan ketua tidak menyurutkan niatnya untuk maju dalam kompetisi yang direncanakan akan digelar pada Senin tanggal 24 Juni mendatang.
“Majunya Ismail pada Konferkab mendatang bukan menjadi masalah, karena menurutnya itu hak dari anggota PWI Pesawaran yang telah memenuhi syarat. Karena memang dari awal saya berharap semua anggota yang memiliki kartu UKW jenjang Madya harus maju semua,” ujar dia.
Kemudian, Randi Saptian juga menuturkan hal yang senada. Namun, ia memiliki semangat yang tinggi dan keyakinannya dapat terpilih pada pemilihan nantinya.
“Kalau hitungan kami bersama tim, sudah lima puluh persen lebih yang telah mendukung saya. Namun, kita lihat saja nanti pas pencoblosan, apakah mereka masih memilih saya atau berbalik ke calon lain. Tapi, insha Allah mereka konsisten tetap memilih saya,” kata dia.
Menurutnya, majunya Ismail di menit akhir menjadi salah satu kejutan, namun hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk maju untuk Konferkab PWI Pesawaran periode 2024-2027.
“Tapi hal itu malah membuat kompetisi ini semakin seru, dan saya tidak akan mundur hari ini saya telah menyelesaikan segala persyaratan berkas untuk maju dalam Konferkab,” ucap dia.
Untuk diketahui, sebelumnya PWI Kabupaten Pesawaran telah melaksanakan Konferensi Kerja dan menghasilkan 33 program kerja yang harus dilaksanakan oleh pengurus baru kelak. Kemudian, Panitia Pelaksana Konfercab VI PWI Kabupaten Pesawaran juga telah membuka penjaringan calon ketua dari tanggal 1 Mei hingga 20 Juni 2024. Rencananya, tiga nama calon ketua dan nama-nama yang akan memberikan hak suara akan diplenokan dan ditetapkan pada tanggal 24 Juni sesaat sebelum pemilihan. (zal)
PJ Kepala Desa Sukaraja Siap Lanjutkan Program Kades Sebelumnya
Pesawaran (RN) – PJ Kepala Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan Widiyantoro menyatakan siap melanjutkan program-program Kepala desa sebelumnya.
“Saya sangat mengharapakan dukungan dari warga dan tokoh masyarakat dalam menjalankan pembangunan di Desa Sukaraja,”kata Widiyantoro saat diwawancarai usai dilantik menjadi PJ Kades Sukaraja, di rumah dinas Bupati Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong Tataan Kamis (20/06/2024).
Dirinya juga mengajak kepada seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk menyukseskan program pembangunan yang sudah dijalankan oleh kepala desa sebelumnya.
“Langkah pertama, saya akan memperkenalkan diri bersama para perangkat desa, Ketua RT, BPD dan para tokoh masyarakat, sehingga jika kami sudah saling mengenal tentunya akan nyaman dalam menjalankan program kerja,” ujarnya.
“Ayo bersama kita sukseskan agenda nasional seperti prevalensi bayi stunting, inflasi dan penuntasan kemiskinan ekstrem didesa kita,”tambahnya.
Pria berusia 50 tahun itu juga mejelaskan bahwa dirinya akan melanjutkan program pembangunan infrastruktur dan peningkatan SDM, serta kepada masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan kondusifitas dilingkungan desa..
Menurut Widiyantoro, sesuai amanat Bupati Pesawaran dirinya akan melanjutkan program program kerja kepala desa, sebelumnya, salah satu program lanjutannya ialah pembelian tanah makam desa Sukaraja dan lain – lain.
“Kemudian, Pembangunan jalan rabat beton di tiga dusun, yaitu di dusun 1, 5, dan 6. serta melanjutkan program Kelompok Wanita Tani (KWT),” tandasnya.
Diketahui kepala Desa sebelumnya, Dimas Malfinas, meninggal dunia pada tanggal 23 mei 2024.
“Langkah pertama, saya akan memperkenalkan diri bersama para perangkat desa, Ketua RT, BPD dan para tokoh masyarakat, sehingga jika kami sudah saling mengenal tentunya akan nyaman dalam menjalankan program kerja,” ujarnya.
“Ayo bersama kita sukseskan agenda nasional seperti prevalensi bayi stunting, inflasi dan penuntasan kemiskinan ekstrem didesa kita,”tambahnya.
Pria berusia 50 tahun itu juga mejelaskan bahwa dirinya akan melanjutkan program pembangunan infrastruktur dan peningkatan SDM, serta kepada masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan kondusifitas dilingkungan desa..
Menurut Widiyantoro, sesuai amanat Bupati Pesawaran dirinya akan melanjutkan program program kerja kepala desa, sebelumnya, salah satu program lanjutannya ialah pembelian tanah makam desa Sukaraja dan lain – lain.
“Kemudian, Pembangunan jalan rabat beton di tiga dusun, yaitu di dusun 1, 5, dan 6. serta melanjutkan program Kelompok Wanita Tani (KWT),” tandasnya.
Diketahui kepala Desa sebelumnya, Dimas Malfinas, meninggal dunia pada tanggal 23 mei 2024. Wujudkan Kearsipan Terpadu, Pemkab Pesawaran Gencarkan “SRIKANDI”
Pesawaran (RN) – Dalam era digital saat ini, semua lini termasuk sistem kearsipan sewajarnya sudah menggunakan elektronika, karena mempercepat pemrosesan dokumen, memudahkan kerja dan dapat meningkatkan kinerja pelayanan.
Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Wildan pada Upacara Bulanan di Lapangan Pemda Pesawaran, Rabu (19/06/2024).
Pemkab Pesawaran saat ini memanfaatkan dan mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) demi mendukung terwujudnya penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan penyelenggaraan Kearsipan secara terpadu.
SRIKANDI dibentuk berdasarkan kolaborasi antara Arsip Nasional Republik Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Repormasi Birokrasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Badan Siber Sandi Negara Republik Indonesia.
Wildan menjelaskan kelebihan penggunaan Aplikasi SRIKANDI adalah alur pengelolaan Arsip Dinamis yang ada di seluruh OPD akan lebih terstruktur, jelas dan tepat melalui sistem terintegrasi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.
“Sehingga arsip mudah ditemukan kembali dan terlindungi keamanannya pada saat diakses oleh pihak yang berwenang,” ucapnya.
SRIKANDI juga dinilai memiliki fitur-fitur yang memudahkan seluruh pengguna untuk berkorespondensi secara kedinasan dengan cepat dan efisien.
“Karena aplikasi ini bersifat Government to Goverment atau Pemerintah ke Pemerintah,” sambungnya.
Selain itu, dengan SRIKANDI, anggaran belanja terutama dalam pengadaan kertas sebagai bagian dari penggunaan Alat Tulis Kantor (ATK) dapat dihemat.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menyelenggarakan BIMTEK dan Desk Implementasi Aplikasi SRIKANDI bagi para admin dan pencatat surat OPD sebanyak 25 OPD.
“Tahun 2024 semua OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Pesawaran sudah menggunakan Aplikasi SRIKANDI, sehingga dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan transparan,”pungkasnya. (zal)
Sebanyak 11 Kecamatan di Kabupaten Pesawaran Terbentuk Kampung KB
Pesawaran (RN)– Sebanyak 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran saat ini sudah terbentuk Kampung Keluarga Berkualitas.
al itu tercatat setelah Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi membentuk dan membina Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) serta Kegiatan-Kegiatan PKK di Desa KutaDalom Kecamatan Way Lima.
“Hari ini pembentukan dan pembinaan Kampung KB di Kecamatan Way Lima dan Kedondong, yang artinya 11 kecamatan se-Kabupaten Pesawaran telah terbentuk,” ucapnya,” kata Nanda, Rabu (19/06/2024).
Pada awal juni lalu, Kecamatan Punduh Pedada menjadi rujukan pertama, dilanjutkan Kecamatan Way Ratai dan Way Khilau. Kemudian sambung Nanda, Kecamatan Marga Punduh dan Padang Cermin, lalu Kecamatan Tegineneng dan Negeri Katon serta Kecamatan Gedong Tataan dan Teluk Pandan.
“Kampung KB merupakan salah satu inovasi strategis dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.Sebab menurutnya, program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga secara utuh dan terintegrasi harus dikelola dan diselenggarakan oleh dan untuk masyarakat di tingkat desa dan dusun,”ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan Kampung KB juga hendaknya dilaksanakan dengan koordinasi lintas sektor agar tujuan pembangunan dapat tercapai. Kegiatan ini juga harus dilaksanakan secara terpadu lintas sektor ditingkat desa, melalui program pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga berencana (Bangga Kencana) dan pembangunan sektor terkait lainnya.
“Dari Kampung KB diharapkan juga penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Pesawaran. Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh komponen masyarakat, perangkat pemerintah daerah dan segenap elemen pemangku kepentingan lainya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Pesawaran,”ucapnya.
Sementara itu, Camat Way Lima Al Ihsan Iskafi berharap masyarakat terus belajar dan meningkatan kapasitas serta terus mengevaluasi penanganan stunting.
“Hal itu, agar menjadi keluarga yang berkualitas khususnya di Desa Kuta Dalom Kecamatan Waylima Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.
Diketahui, dalam kesempatan tersebut Nanda memberikan sejumlah bantuan berupa bantuan operasional untuk UP2K, PPKBD, Sub PPKBD, Tim pendamping keluarga dan insentif Kader KPM.
Lalu, pemberian seragam Kader PKK, PMT Nasi lauk ikan untuk bumil dan menyusui, tas berisikan buku dan pena, bibit pohon alpukat dan pohon durian serta pelayanan adminduk dan penyerahan KIA dan akte kelahiran. (zal)
Bupati Pesawaran Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat Kedondong
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak seluruh masyarakat, menjadikan hari raya Idul Adha 1445 H sebagai momentum wahana untuk introspeksi diri sejauh mana mampu berkorban.
“Berkorban untuk sesama dan berkorban untuk daerah kita tercinta, sehingga kita dapat Mewujudkan Pesawaran Lebih Maju dan Sejahtera dengan Masyarakat yang Produktif serta istiqamah dalam menjalankan syariat,” kata Dendi saat memberikan sambutan saat sholat Ied di Lapangan Tritura Kecamatan Kedondong, Senin (17/06/2024).
Dendi juga, mengatakan esensi dari Idul Adha merupakan momentum untuk memperbaiki hubungan, baik sesama manusia dan hubungan dengan Allah SWT.
Disadarinya sebagai warga Kabupaten Pesawaran yang terus berupaya membangun guna mencapai kemajuan daerah dan meningkatkan derajat kehidupan yang lebih baik bagi masyarakatnya, tentu dituntut berbagai pengorbanan demi kepentingan masyarakat banyak.
“Seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pesawaran diharapkan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan dukungan, perhatian dan kerjasama dalam menyukseskan pembangunan daerah,” ujarnya.
Dirinya pun memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bersama-sama bekerja membangun Pesawaran dengan tenaga, pikiran, curahan hati, kucuran keringat dan dengan semangat pengabdian yang tulus.
Lebih lanjut, bupati yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung itu menjelaskan bahwa dari Kabupaten Pesawaran, sebanyak 169 jamaah calon haji tergabung di kloter 57 dan 62.
Hal ini sambung Bupati Dendi, mengindikasikan bahwa kemampuan ekonomi dan animo kaum muslimin dan muslimat Pesawaran untuk menunaikan rukun Islam ke lima, menunjukkan tingkat kesadaran iman yang semakin meningkat.
“Mari sama sama kita doakan agar orang tua, saudara-saudara dan keluarga serta para jemaah haji yang saat ini sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci diberi kekuatan dan kesabaran hingga kembali ke tanah air dan menjadi haji yang mabrur,”ucapnya.
Diketahui, Dendi memberikan Qurban 1 ekor sapi yang diserahkan melalui pengurus Masjid Raudhatul Jannah di Desa Pasar Baru Kecamatan Kedondong.
Bupati menguraikan bahwa jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran memberikan hewan qurban sebanyak 16 ekor sapi dan 6 ekor kambing untuk masyarakat di Kabupaten Pesawaran. (zal)
Simpan Narkoba Jenis Sabu 5,2 Gram, Warga Bandar Lampung Terancam 20 Tahun Penjara
Pesawaran (RN) – Satuan Reserse Narkotika (Satres Narkoba) Polres Pesawaran Polda Lampung berhasil meringkus seorang Pria berusia (32) tahun asal Kecamatan Sukarame Bandar lampung.
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, diwakili Kasat Resnarkoba Polres Pesawaran IPTU Muhammad Nufi, mengatakan. Pria tersebut berinisial AL ditangkap Tim Opsnal Satres Narkoba diduga lantaran menyimpan atau menguasai Narkotika golongan I jenis sabu di Desa Karang anyar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.
“Usai mendapat laporan dari masyarakat, Tim Opsnal Satres Narkoba mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku, kemudian tim mendatangi TKP dan berhasil meringkus terduga pelaku pada, Rabu, (12/6/2024) Sore.,”kata Kasat Resnarkoba IPTU Muhammad Nufi, Sabtu (15/06/2024).
“Setelah melakukan Penggeledahan terhadap terduga pelaku, di temukan 1 (Satu) buah plastik klip bening yang berisi diduga Sabu seberat 5,2 gram dari tangan tersangka,”ujarnya.
Selain Sabu, Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya yakni 2 (dua) Unit hand phone milik tersangka yang di duga sebagai alat komunikasi untuk mendapatkan barang haram tersebut.
“Kini Tersangka berikut barang bukti di amankan di Polres Pesawaran, Tersangka disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 (2) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 Tahun Penjara,” tegasnya. (zal)
Juara I Lomba Tahfiz 30 Juz, Pemkab Pesawaran Berikan Umroh Gratis
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran memberikan hadiah umroh kepada Asiyah Tsaqibah – Mufidah yang telah berhasil meraih Juara I Lomba Tahfiz 30 Juz Putri pada MTQ ke-50 Provinsi Lampung tahun 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira memberikan langsung hadiah secara simbolis bertepatan dengan acara Wisuda Santri Rumah Tahfiz dan Pelepasan Santri PRA SDTQ/MTAQ ATS-TSAQIB Tahun Pelajaran 2023-2024 di Islamic Center Kabupaten Pesawaran, Sabtu 15 Juni 2024.
Nanda mengatakan hal tersebut merupakan apresiasi dari Pemkab Pesawaran kepada Asiyah Tsaqibah – Mufidah karena telah mengharumkan nama Pesawaran dengan harapan mampu menjadi sumber energi dan motivasi untuk mengamalkan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga hal ini jadi motivasi bagi generasi muda di Kabupaten Pesawaran untuk makin giat mengaplikasikan nilai-nilai luhur Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menjadikan generasi Qurani yang akan mampu menerjemahkan Islam sebagai rahmat bagi alam semesta,” kata Nanda.
Nanda yang juga Ketua Himpunan Majlis Taklim Kabupaten Pesawaran berharap Yayasan ATS-STAQIB dan Pondok Pesantren Tahfizhul Quran ATS-STAQIB dapat mencetak dan menjadikan generasi-generasi muda sebagai generasi milenial Qurani.
“Saat ini dihadapkan dengan pengaruh globalisasi, yang berdampak pada kemerosotan moral bagi generasi muda Islam. Disini peran penting para alim ulama termasuk para pengurus SDTQ/MTAQ ATS-TSAQIB bekerjasama dengan ormas keagamaan menjadi leader dalam mencerdaskan anak-anak atau generasi muda millenial,” ujar dia.
“Saya harap kepada para santri yang di wisuda, ilmu agama yang diperoleh dari Pondok Pesantren Tahfizhul Quran ATS-STAQIB ini dapat dirasakan bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (zal)
Pilkada 2024, Bupati Pesawaran Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Ketertiban dan Keamanan
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan kontestasi politik yang sehat dan beradab pada Pemilukada serentak tahun 2024.
Hal itu disampaikan Bupati Dendi saat silaturahmi Pengajian Akbar Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran Pondok Pesantren Al Hidayah Gerning di Pondok Pesantren Al Hidayah Gerning Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Kamis 13 Juni 2024.
Dendi menyampaikan, bahwa di Provinsi Lampung akan diselenggarakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, 13 Bupati dan Wakil Bupati, serta 2 Walikota dan Wakil Walikota secara serentak pada 27 November 2024 mendatang.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan serta kedamaian. Sebab seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan lancar,” kata Dendi.
Menurutnya, pondok pesantren merupakan lembaga Pendidikan Islam tertua di Indonesia, telah secara nyata memberikan andil sangat besar dalam mencerdaskan kehidupan umat dan bangsa.
“Melalui pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, Islam mendorong umatnya, bahkan seluruh manusia untuk menjadi cerdas dan berpengetahuan. Dari pendidikan di Pesantren lahir tokoh-tokoh masyarakat, ulama, kaum intelektual, dan pemimpin-pemimpin bangsa,” ujar dia.
“Saya berharap Pondok Pesantren Al Hidayah Gerning dapat mencetak generasi-generasi muda sebagai generasi yang dapat berguna bagi bangsa, negara, dan terkhusus bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran,” timpalnya.
Dirinya juga mengimbau kepada anak-anak yang hari ini telah khatam Al-Quran, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan daerah dan keluarganya masing-masing.
“Hal itu merupakan hasil dari peran penting para pendidik yang telah membentuk karakter para santri dalam menimba ilmu di Pondok Pesantren Alhidayah Gerning guna menjalani kehidupan beragama dan bermasyarakat kelak dikemudian hari,” pungkasnya. (zal)
