Didampingi Ribuan Pendukung, Fauzi dan Laras Resmi Mendaftar ke KPU Pringsewu 

0
Pringsewu ( RN)- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu Fauzi dan Laras Tri Handayani, didampingi ribuan pendukung dan partai pengusung PDIP dan PKB secara resmi mendaftar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pilkada 2024. Fauzi mengatakan, kehadirannya bersama Laras untuk mengikuti seluruh proses pendaftaran sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami hadir di sini dengan tujuan mengikuti proses pendaftaran sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu untuk Pilkada 2024,” kata Fauzi, Kamis (29/08/2024). Menurutnya, semua berkas terkait pencalonan sudah diserahkan, dan jika ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, kami siap untuk mengikuti tahap perbaikan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Pendaftaran ini menandai langkah awal resmi bagi pasangan Fauzi dan Laras dalam kontestasi Pilkada Pringsewu 2024. Kami optimis akan dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Pringsewu,” pungkasnya. (MR)

Diarak Ribuan Pendukung dan 11 Partai Nanda – Antonius Resmi Daftar Ke KPU

0
Pesawaran (RN) – Sebanyak 11 partai pengusung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran, Nanda Indira dan Antonius M Ali mendeklarasikan koalisi yang bernama Koalisi Untuk Rakyat (KUR). Deklarasi KUR tersebut untuk mendukung Nanda-Anton di Pilkada Pesawaran 27 November, yang dilaksanakan di Gedung Graha Adora Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongan tataan Kabupaten Pesawaran, Rabu (28/08/2024). KUR diusung oleh partai pengusung seperti PDIP, PKS, NasDem, Gerindra, PKB dan PAN, kemudian Partai Perindo, PBB, Garuda dan PKN. Bakal Calon Bupati Pesawaran, Nanda Indira mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan suara rakyat bila terpilih nanti. “Tentunya bila kami diberikan kesempatan untuk memimpin Pesawaran, kami akan membawa Kabupaten Pesawaran menjadi lebih baik lagi,” kata dia. Dirinya juga meminta dukungan kepada masyarakat Bumi Andan Jejama untuk memperjuangkan itu demi kesejahteraan dan pembangunan. “Dukungan tersebut membuat Nanda -Antonius akan semakin kuat dalam memenangkan pada Pilkada yang akan dilaksanakan di 27 November 2024,” ungkapnya. Diketahui, Nanda -Antonius yang menggunakan pakaian Adat Lampung Pepadun dan Sai Batin itu kemudian bergerak menuju kantor KPU Pesawaran dengan mengendarai sendiri kendaraan Jeep Willys dengan didampingi seluruh ketua parpol pengusung. Menurutnya, pakaian yang digunakannya hari ini untuk menghargai adat dan budaya Lampung. “Ya, ini kami gunakan berdua dengan Anton sebagai bentuk menghargai adat budaya Lampung, ungkapnya. Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Koalisi Untuk Rakyat (KUR), M. Nasir mengatakan, akan berjuang sekuat tenaga memenangkan Nanda -Antonius menjadi bupati dan wakil bupati Pesawaran periode 2024-2029. “Kami akan berusaha all out untuk bekerja keras di pertarungan Pilkada ini. Selain itu kami pasti kompak dan berjuang sekuat tenaga untuk target di Pilkada ini yaitu kemenangan Nanda -Antonius,” pungkasnya. (zal)

Tidak Tunduk Dengan Partai, Eriawan Akan Dipecat dari NasDem

0
Pesawaran (RN) –  Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Pesawaran, akan memberhentikan Wakil Ketua Organisasi NasDem yang tidak tunduk terhadap intruksi partai. Ketua DPD NasDem Pesawaran M. Nasir mengatakan, DPP NasDem telah memberikan rekom kepada Nanda-Antonius, dengan begitu wajib hukumnya seluruh kader mengikuti intruksi yang telah diberikan. “Ini berlaku bagi seluruh anggota, termasuk saya, jadi kalau ada Kader NasDem yang tidak mengikuti arahan tersebut, ya dengan kesadaran harus mengundurkan diri atau kami keluarkan dari partai,” ujarnya. Rabu (28/08/2024). Dirinya mengatakan, hari ini dirinya telah mendapatkan informasi bahwasanya wakil ketua organisasi NasDem Eriawan, menjadi ketua tim pemenangan Calon Bupati Aries-Supriyanto. “Kalau secara individu itu pilihan dia, namun kalau dalam kepartaian, yang bersangkutan harus mengundurkan diri, kalau tidak kami akan segera memecatnya, karena dia tidak mematuhi perintah partai,” ujar dia. Sementara itu, Eriawan mengatakan dirinya telah mengundurkan diri sebagai pengurus Partai NasDem, dari tanggal 7 Agustus 2024 lalu. “Kalau saya sudah mengundurkan diri dari kepengurusan partai, tapi sampai saat ini saya masih tetap menjadi Kader partai NasDem,” kata dia. Dirinya mengatakan, dengan ditunjuk dirinya sebagai ketua tim pemenangan Aries-Supriyanto, dirinya siap menerima segala sanksi yang akan diberikan partai NasDem termasuk sanksi pemecatan. “Sanksi apapun yang akan dijatuhkan oleh NasDem saya akan menerima, karena saya sudah memilih dan itu juga sudah menjadi resiko petarung dengan segala sanksi yang akan diberikan, termasuk penarikan KTA NasDem,” katanya. (zal)

Kejati Lampung Sita Aset Para Tersangka Korupsi PDAM Way Rilau

0
Lampung (RN) – Tim Penyidik Bidang Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Lampung melakukan Penggeledahan dan penyitaan aset para tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Pemasangan Jaringan Pipa Distribusi System Pompa SPAM Bandar Lampung Tahun 2019 di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau Kota Bandar Lampung. Penyidik Pidsus Kejati Lampung melakukan penggeledahan dirumah para tersangka berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nomor PRINT-03/L.8/Fd/08/2024. “Rumah tersangka DS yang berada di Perumahan Tanjung Damai Lestari Blok P2 Nomor 5 Kelurahan Kedamaian Kecamatan Tanjung Karang Timur Bandar Lampung. Rumah tersangka SP yang berada di Perum Bumi Puspa Kencana Blok BB Nomor 14-15 LK I RT 011 RW 000 Gedong Meneng Rajabasa Bandar Lampung,” kata Kasi Penkum Kejati Lampung Ricky Ramadhan, Rabu (28/08/2024). “Rumah tersangka S yang beralamat di Jalan Onta Nomor 115 LK II Sukamenanti Kedaton Bandar Lampung, Kantor tersangka AH yang beralamat di Jalan Ikan Bawal Nomor 58 LK.I RT 005 RW 000, Telukbetung, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung (KANTOR CABANG PT KARTIKA EKAYASA) dan Rumah tersangka AH yang beralamat di Jalan Cempaka TD2 Nomor 3-4, Lk.III Dusun Way Halim, RT 007 RW 000, Way Halim Permai, Way Halim, Bandar Lampung, Rumah tersangka SR yang beralamat di Jalan Pubian 6 LK I, RT 008 RW 000, Susunan Baru, TanjungKarang Barat,” tambahnya. Ia menjelaskan, dari hasil penggeledahan tersebut Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung berhasil melakukan Penyitaan Aset berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Kepala kejaksaan Tinggi Lampung Nomor Print – 01/L.8/Fd/04/2024 tanggal 23 April 2024. “Penyitaan dari Tersangka DS merupakan, Rumah yang beralamat di Perumahan Tanjung Damai Lestari Blok P2 Nomor 5, Kelurahan Kedamaian Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung. Penyitaan dari tersangka SP, Rumah yang beralamat di Perum Bumi Puspa Kencana Blok BB No 14-15 LK I, RT 011 RW 000, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung. Satu unit kendaraan Sepeda Motor Honda Beat Tahun 2015 dengan Nomor Polisi BE 3585 BY atas nama Fitriani, ST beserta Dokumen Asli BPKB Nomor L-05826449 dan STNK Nomor 17461142,” ujarnya. Selain itu, satu bundel Asli BPKB Nomor S-06563088 berupa kendaraan Sepeda Motor Merk Honda Type H1B02N42LOA/T dengan Nomor Polisi BE 2719 AGV Warna Biru atas nama Fitriyani ST. Satu bundel Asli BPKB Nomor Q-00965191 berupa kendaraan Mobil Merk Honda Type JAZZGK5 1.5 RS CVT(CKD) dengan Nomor Polisi BE 1542 ALC Warna Merah atas nama Fraya Nadia Hendarto.  Satu bundel Asli BPKB Nomor T-04745293 berupa kendaraan Sepeda Motor Merk BMW Type G310GS dengan Nomor Polisi BE 2920 ALC Warna Putih Metalik atas nama Santo Prahendarto S.T. Satu bundel Asli BPKB Nomor ENO3322779 berupa kendaraan Sepeda Motor Merk Yamaha Type Jupiter Z dengan Nomor Polisi BE 6254 CQ Warna Merah Marun atas nama Fitriyani ST.  Mata uang asing, sepeda motor, beberapa perhiasan dan jam tangan mewah. Penyitaan dari tersangka AH, Rumah yang beralamat di Jl Cempaka TD2 No.3-4, Lk.III Dusun Way Halim, RT 007 RW 000, Way Halim Permai, Way Halim, Bandar Lampung.  Dua bundel Asli Sertifikat Hak Milik Nomor 95/WD dengan luas 120 m2 dan Sertifikat Hak Milik Nomor 40/WD dengan luas 900 m2 atas nama Alwaty yang beralamat di Jl Cempaka TD2 No.3-4, Lk.III Dusun Way Halim, RT 007 RW 000, Way Halim Permai, Way Halim, Bandar Lampung beserta bangunan dan tanam tumbuh yang berada diatasnya. Satu bundel Asli Sertifikat Hak Milik Nomor 03285 atas nama Agus Hariono yang beralamat di Desa Sindang Anom, Kec. Sekampung Udik, Kab. Lampung Timur dengan luas 302m2 beserta bangunan dan tanam tumbuh yang berada diatasnya. Satu unit kendaraan Sepeda Motor Yamaha dengan Nomor Plat Kendaraan BE 2628 AQN atas nama Rafi Putra Alhari beserta Dokumen Asli BPKB Nomor R0174788 dan STNK Nomor 06531077. Satu unit kendaraan Sepeda Motor Honda dengan Nomor Plat Kendaraan BE 2303 ANC atas nama Agus Hariono beserta Dokumen Asli BPKB Nomor 3066943 dan STNK Nomor 06551298.  Satu unit kendaraan Sepeda Motor Honda NF 125 TR dengan Nomor Plat Kendaraan BE 4605 CW atas nama Alwaty beserta Dokumen Asli BPKB Nomor J05393662 dan STNK Nomor AL 00185540.Ruko yang digunakan sebagai Kantor Cabang PT Kartika Ekayasa yang beralamat di Jalan Ikan Bawal No. 58, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung. Penyitaan dari tersangka SP. Satu bundel Asli Sertifikat Hak Milik Nomor 1973 atas nama Soni Rahadhiyan yang beralamat di Jl Pubian 6 LK I, RT 008 RW 000, Susunan Baru, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung dengan luas 345m2 beserta bangunan dan tanam tumbuh yang berada diatasnya.  Satu bundel Asli Sertifikat Hak Milik Nomor 02737 atas nama Soni Rahadiyan yang beralamat di Kel. Sukamaju, Kec. Teluk Betung Timur, Bandar Lampung dengan luas 1902m2 beserta bangunan dan tanam tumbuh yang berada diatasnya. “Sedangkan Tersangka S, ketika akan dilakukan penyitaan Mendapatkan perlawanan dari Keluarga tersangka S dan Tim Penasihat Hukum tersangka S, sehingga Tim Penyidik tidak berhasil melakukan Penggeledahan dan Penyitaan Aset terhadap tersangka S,” ucapnya. Aset yang telah disita oleh Tim Penyidik Kejati Lampung yang kemudian akan dilakukan proses penelitian barang bukti untuk mendukung proses Penyidikan dan Pembuktian perkara dugaan Tipikor Pengadaan Pemasangan Jaringan Pipa Distribusi System Pompa SPAM Bandar Lampung Tahun 2019 di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau Kota Bandar Lampung. “Kerugian Keuangan Negara yang ditemukan sebesar Rp.19.806.616.681,83,- (sembilan belas miliar delapan ratus enam juta enam ratus enam belas ribu enam ratus delapan puluh satu koma delapan puluh tiga rupiah,” pungkasnya. (Red)    

Lestarikan Olahraga Tradisional, Dispora Pesawaran Gelar Olahraga Tingkat Sekolah Dasar

0
Pesawaran (RN) – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pesawaran bekerja sama dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) dan Universitas Aisyiyah Pringsewu (UAP) menggelar Semarak Olahraga Tradisional Tingkat Sekolah Dasar di Lapangan Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan Selasa, (27/08/2024). Kadispora Pesawaran Fisky Virdous, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama dengan melibatkan 34 sekolah dasar perwakilan kecamatan se-Kabupaten Pesawaran. “Empat permainan tradisional yang diperlombakan pada kegiatan ini yaitu Gobak Sodor, Egrang, Tarompah, dan juga Engklek. Fisky menyebut, pemenang dari perlombaan ini akan mendapat tanda apresiasi yang akan diserahkan pada peringatan Hari Olahraga Nasional 9 September 2024 mendatang,” kata Fisky. Fisky menjelaskan, terselenggaranya semarak olahraga ini berawal dari keprihatinan terhadap memudarnya permainan-permainan tradisional di kalangan anak-anak. “Tentu hal ini juga bukan tanpa alasan, karena kita lihat sekarang di era yang sudah serba digital ini, anak-anak lebih tertarik memainkan jari-jarinya dengan gadget ketimbang bermain di luar,” paparnya. Padahal selain merawat budaya, kehadiran permainan tradisional menurutnya sangat penting untuk membentuk generasi yang sehat melalui latihan gerak yang diperagakan dalam setiap permainan. “Permainan tradisional ini dapat melatih gerak dan kerja sama di antara anak-anak. Tapi kita lihat sekarang, bahkan aturan mengenai permainan tradisional saja mereka banyak yang tidak tahu. Artinya kita ingin agar permainan tradisional ini tetap dilestarikan,” jelasnya. Kegiatan pelestarian budaya ini mendapat respon positif dari Pemerintah Daerah. Bupati Pesawaran melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Sunyoto menyebut kegiatan ini bisa menjadi wahana untuk menjadikan olahraga sebagai suatu kebutuhan untuk menjaga kesehatan dengan aktivitas fisik. Olahraga tradisional merupakan jenis permainan yang tidak hanya mempertimbangkan unsur olah fisik dan unsur permainan rakyat semata. Namun ada juga unsur seni budaya dan falsafah luhur warisan yang harus dipelihara dan lestarikan sebagai jati diri bangsa. Sunyoto mengatakan, olahraga tradisional akan membawa masyarakat pada masa masa kecil yang penuh keceriaan. Untuk itu, pemerintah menurutnya berharap agar kegiatan ini dapat menjadi pemicu semangat dalam membiasakan olahraga dan memupuk semangat pelestarian budaya bagi generasi muda. “Kami akan selalu peduli akan kelestarian olahraga tradisional dengan selalu mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mensosialisasikan olahraga ke tengah masyarakat,” ujar Sunyoto. (zal)

Partai Perindo Berlabuh Ke Nanda – Antonius Sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran 

0
Pesawaran (RN) – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Nanda-Anton, kembali menerima B1KWK untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November mendatang. Kali ini, Nanda yang didampingi secara langsung oleh calon wakilnya Antonius, mengambil B1KWK yang diserahkan oleh Partai Perindo. “Iya hari ini, saya menerima B1KWK dari partai Perindo, dengan mendapatkan B1KWK ini, menambah kekuatan baru dan semangat kita untuk menyongsong Pilkada pada November mendatang di Pesawaran,” ujar Nanda. Selasa 27 Agustus 2024. Dirinya mengatakan, sampai saat ini pasangan Nanda -Antonius telah menerima surat rekomendasi model B1KWK sebanyak 6 surat yaitu dari Partai Gerindra, Nasdem, PAN, PKB, dan PKS, serta Perindo. “Saya yakin, semakin banyak partai yang memberikan dukungan, kedepannya semakin mudah pula pihaknya membangun Pesawaran yang lebih baik lagi kedepannya,” ujar dia. “Membangun suatu daerah, tidak mungkin bisa hanya dilakukan oleh bupati dan wakilnya saja, tetapi juga diperlukan dukungan dan masukan dari seluruh lapisan masyarakat serta partai politik yang ada di Bumi Andan Jejama,” kata dia. Menurutnya, dalam waktu dekat ini juga, pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan partai-partai koalisi  pasangan Nanda -Antonius. “Tentunya pertemuan ini untuk membahas segala sesuatunya termasuk waktu pendaftaran kami ke KPU Pesawaran, selain itu pertemuan itu juga untuk membahas langkah-langkah dan kerja-kerja semua partai koalisi untuk kemenangan Pilkada ini,” katanya. Sementara itu, Sekretaris DPW Partai Perindo Provinsi Lampung Gunawan Hamid Rahmatullah, DPP Partai Perindo telah mengintruksikan untuk mengusung pasangan bakal calon Nanda Indira dan Antonius M. Ali. “Sesuai perintah DPP Partai Perindo sekaligus instruksi Ketua Umum Harry Tanoe Sudibyo, bahwa kader Perindo di Kabupaten Pesawaran wajib berjuang memenangkan pasangan Nanda – Antoni pada Pilkada Pesawaran,” kata Hamid. Ditambahkan, setelah terbitnya rekomendasi itu, Partai Perindo akan menggelar rapat internal bersama kader kaitan dengan strategi pemenangan pasangan bakal calon Nanda – Antonius. “Ya kita akan menggelar rapat internal bersama seluruh kader Perindo dari tingkat desa hingga kabupaten, seluruh sayap partai juga akan kita kerahkan untuk kemenangan Nanda – Antoni sesuai perintah Ketum,” ujarnya. (Red)

Kisah ku” Siapa Sangka Dulu Tanpa Pengalaman, Kini Menjadi Wartawan Kompeten 

0
 Lampung – Dulu saya hanyalah seorang pengantar koran (Loper). Sekarang saya menjadi wartawan yang kompeten. Semenjak pemekaran Kabupaten Pesawaran dari Kabupaten Lampung Selatan 16 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2007, hanyalah seorang loper yang setiap pagi mengantar koran ke kantor-kantor instansi pemerintah dan sekolah-sekolah.  Hampir delapan tahun saya menjadi pengantar koran (Loper), dan begitu banyak proses kehidupan yang saya alami. Namun saat ini, saya yang tanpa pengalaman sama sekali, akhirnya bisa jadi wartawan kompeten. Bahkan saya bisa memiliki media sendiri. Proses itu terjadi pada saat bertemu dengan seseorang yang sangat berarti bagi saya hingga saat ini. Karena jasa dia, saya bisa merubah kehidupan yang tadinya hanyalah seorang pengantar koran kini bisa menjadi wartawan kompeten. Tahun 2013, saya dikenalkan dengan seorang pemilik media cetak yang ada di Provinsi Lampung. Dan secara singkat, saya di angkat menjadi Kepala Biro perwakilan Kabupaten Pesawaran. Saat itu, bukannya saya bersyukur mendapatkan pekerjaan baru, namun saya malah takut menjadi wartawan. Kenapa.? Karena saya sama sekali tidak ada pengalaman untuk menjadi wartawan. Namun dengan tekat yang bulat, dan selalu di support dengan seseorang yang selalu membimbing saya, hampir satu tahun akhirnya saya bisa menjalani profesi yang baru yaitu menjadi wartawan. Tidak hanya sampai disitu saja. Seseorang yang selalu membantu saya ini tidak hentinya selalu mendukung, hingga pada awal tahun 2015, saya di ajak untuk bergabung di organisasi yang ada di Kabupaten Pesawaran, yaitu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).  Timbul pertanyaan kenapa saya bergabung di PWI? Itu pasti. Sedangkan banyak organisasi pers yang lain. Tapi setelah saya ketahui, PWI adalah organisasi pers tertua di Indonesia, yang lahir satu tahun setelah Kemerdekaan Indonesia, tepat nya pada tahun 1946 di Kota Solo. Selain itu, PWI adalah organisasi yang diakui keberadaannya oleh pemerintah. Namun waktu itu, untuk menjadi anggota PWI tidaklah mudah. Ada berapa syarat yang harus saya penuhi untuk menjadi anggota PWI. Dan Alhamdulilah, pada pertengahan tahun 2015 tepatnya bulan Juni saya resmi menjadi anggota PWI Kabupaten Pesawaran dengan diterbitkannya kartu biru. Semenjak saya bergabung di Organisasi PWI, kemampuan menulis saya selalu di asah. Saya di didik dengan keras oleh seseorang yang saya anggap sebagai pahlawan ini. Mulai dari ketelitian, dimana saya harus teliti tentang typo, spasi dan sesuai tidaknya dengan KBBI. Dan juga di didik agar mentalnya kuat seperti para wartawan lainnya. Sejujurnya, pada saat itu saya kurang menyukai pekerjaan itu. Menurut saya, pekerjaan wartawan sangat menantang, selain kita bisa menulis, seorang wartawan harus mempunyai kemampuan bahasa, pola pikir yang cerdas. Saya juga sering merasa jenuh dan seperti tidak berguna pada saat tulisan saya selalu di caci dan dihina, kerena tidak beraturan dan tidak memenuhi unsur 5W+1H. Singkat cerita, sepertinya Allah SWT/Tuhan YME merasa kasihan melihat saya yang selalu seperti itu dan tidak ada perubahan. Suatu hari di bulan September tahun 2020, sebuah jalan baru muncul. Hidup saya pun berubah. Dari momen ketika saya bukan apa-apa, semuanya langsung berubah menjadi baik. Saya juga mengikuti Uji kompetensi wartawan (UKW) selama tiga hari yang diselenggarakan oleh PWI Provinsi Lampung, yang dibuka oleh Ketua PWI Provinsi Lampung saat itu Bapak Supriadi Alfiyan. Dan Alhamdulilah saya lulus. Walaupun bukan yang terbaik, tapi saya sangat bangga karena bisa merasakan bagaimana menjadi seorang wartawan sesungguhnya, dan resmi menjadi wartawan bersertifikat.  Dalam UKW itu, banyak ilmu-ilmu jurnalis yang saya dapat, seperti tentang etika jurnalis profesional yang membuat saya merasa memang profesi ini memiliki tanggung jawab besar dan berdampak pada masyarakat luas “Wartawan Indonesia harus profesional dalam menjalankan tugasnya. Dan selalu berpegangan kode etik jurnalistik,” kata Supriadi Alfiyan kala itu. Hal itu bukan tanpa alasan, karena ketika hasil karya jurnalistik kita muncul di publik, saat itu juga kita memberikan edukasi dan informasi kepada setiap pembaca yang berbeda karakter dan usia. Sehingga sangat penting bagi kita sebagai penulis berita, untuk menyampaikan informasi yang memang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Karena memang itulah tugas pokok kita sebagai jurnalis, wajib memberikan informasi yang dibutuhkan publik. “Kita mengabdi untuk publik.” Saya sangat bersyukur, karena bisa banyak belajar dari UKW, dan bisa lulus bersama dengan puluhan peserta lainnya. Karena dari semua pelajaran dan pengalaman ini, kita semua resmi jadi wartawan bersertifikat, dan teruji oleh Dewan Pers. Disisi lain, insan pers tanah air setiap tahunnya memperingati hari Kebebasan pers sedunia yang jatuh pada tanggal 3 Mei. Peringatan Hari Pers Sedunia ini ditujukan untuk memperingati prinsip dasar kemerdekaan pers, guna mengukur kebebasan pers di seluruh dunia. Hal itu juga sebagai dasar untuk mengetahui arti penting kebebasan pers sebagai bagian dari Hak Asasi Manusia. Peringatan hari pers tersebut mungkin hanya sekedar acara rutinitas tahunan, tetapi ada hal yang jauh lebih penting untuk dikaji secara bersama, yakni terkait kebebasan pers dan tantangan pers apa lagi, khususnya di era digital seperti sekarang ini. Kerena Kemerdekan Pers pada hakikatnya bukanlah hak eksklusif dari komunitas pers semata. Kemerdekaan pers adalah hak konstitusional yang berakar kepada jaminan hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi. Di Indonesia, jaminan hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi diatur dalam Pasal 28F Undang-Undang Dasar 1945, dan jaminan kemerdekaan pers diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999. Secara umum kedua aturan ini mencakup dua hal, Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta Berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. Namun di jaman digitalisasi ini, setelah terbitnya UUD ITE, membatasi kebebasan wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistik. Pemberitaan kritis, pengungkapan informasi yang penting bagi masyarakat, dan penegakan akuntabilitas publik, menjadi terhambat akibat ketentuan-ketentuan yang ambigu. Tak jarang kegiatan jurnalistik yang dilindungi undang-undang ini tercederai, karena berbagai bentuk ancaman bahkan kekerasan dan intimidasi. Bahkan tak jarang seorang wartawan cedera saat menjalankan profesinya di lapangan. Sedangkan tertuang dalam Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, Menghalangi wartawan atau jurnalis pada saat menjalankan tugasnya dapat di pidana, dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000. Ke depan, harapan kita pasal tersebut secara tegas di terapkan secara maksimal, sehingga profesi sebagai wartawan dalam menjalankan tugas tidak mendapatkan Intimidasi dari pihak manapun. Penulis: Nurizal

Dukung Generasi Emas 2045, Ratusan Siswa SD Dapatkan Makanan Bergizi

Pesawaran (RN)- Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (DKPTPH) Provinsi Lampung secara resmi meluncurkan Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk siswa (Genius) di tiga Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pesawaran.  Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPTPH Provinsi Lampung Amalia Rizki menjelaskan bahwa Genius merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang pangan bergizi, menjaga dan meningkatkan status gizi siswa, dan utamanya untuk menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia emas 2045. “Program Genius di Provinsi Lampung menargetkan 1.700 siswa yang tersebar di 9 sekolah di tiga kabupaten, yaitu Pesawaran, Pringsewu, dan Lampung Tengah,” kata Amalia Rizki saat membuka Kegiatan launching di UPTD SDN 32 Negeri Katon Senin, (26/8/2024). “Untuk wilayah Kabupaten Pesawaran, pemberian pangan bergizi dilakukan di tiga sekolah dasar dengan menyasar sebanyak 600 siswa. Ketiga sekolah tersebut yakni, UPTD SDN 1 Way Lima, Kecamatan Way Lima sebanyak 155 siswa, UPTD SDN 32 Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon Sebanyak 329 siswa, dan UPTD SDN 6 Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon sebanyak 116 siswa,” tambahnya. Amalia mengatakan, bahwa anak-anak di tingkat sekolah dasar, tengah memasuki masa perkembangan dan sangat membutuhkan sumber protein yang tinggi. Oleh karenanya program Genius hadir sebagai sebagai wujud ikhtiar guna memenuhi perbaikan gizi dalam masa perkembangan dan pertumbuhan anak.  Dalam program Genius ini, anak-anak diberikan kudapan selama dua kali dalam satu minggu yang isinya adalah makanan dengan protein tinggi seperti susu, telur, daging, sayur, dan makanan bergizi lainnya.  Selain pemberian kudapan, kegiatan ini juga diiringi dengan edukasi kepada orang tua siswa mengenai konsep Triguna Pangan, yang meliputi zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua tentang pentingnya asupan gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. “Jadi diharapkan tingkat kecerdasan dan tumbuh kembang anak akan lebih baik ke depannya, karena semangatnya kita ini adalah menciptakan generasi emas Indonesia ke depan,” kata Amalia. Sementara itu, Bupati Pesawaran yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekeubang Muhammad Alhusnuriski mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi dari berbagai pihak dalam upaya penanganan kerawanan pangan dan gizi di sekolah. Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk siswa ini, menurutnya mampu memberikan dampak positif untuk meningkatkan gizi siswa di sekolah dasar dalam upaya kewaspadaan pangan dan gizi di wilayah rentan rawan pangan yang ada di Kabupaten Pesawaran.  “Tentu kami berharap, kegiatan Genius ini dapat meningkatkan status gizi dan meningkatkan pengetahuan pangan dan gizi siswa sekolah dasar dalam rangka mendukung generasi emas2045,” ujarnya. (zal)  

KPU Pesawaran Gelar Media Gathering, Peran Media Masa Dalam Pilkada 2024

0
Pesawaran (RN) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran gelar media gathering,dengan tema Peran Media Massa Dalam Pilkada Tahun 2024. Ketua KPU Kabupaten Pesawaran Yatin Putro Sugino, mengatakan kegiatan ini digelar untuk menyampaikan tahapan tahapan pilkada kepada masyarakat yang akan digelar November mendatang. “Media sebagai penyambung lidah untuk menyampaikan informasi tahapan – tahapan pelaksanaan PILKDA yang diselenggarakan oleh KPU,” kata Yatin saat membuka kegiatan di Hotel Golden Tulip Springhill Bandar Lampung, Senin (26/08/2024). Menurutnya, Peran media sangat penting dalam pilkada, karena media bisa mendorong masyarakat dalam pemilu yang cerdas. Terutama dalam penyampaian melalui penulisan yang professional. “Dengan menginformasikan kepada masyarakat melalui tulisan yang profesional maka tahapan tahapan PILKDA tahun 2024 akan berjalan dengan damai, Tampa dukungan dari media, saya yakin kPU tidak bisa menjalankan tahapan pilkada dengan baik,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, M. Ismail,.S.H. sebagai narasumber mengatakan, pers berperan penting dalam pelaksanaan Pilkada 2024 di Kabupaten Pesawaran. “Peran itu antara lain dengan menangkal informasi hoax terkait Pilkada serta menjaga situasi kondusif dengan menyajikan pemberitaan sesuai dengan kode etik jurnalistik. Karena pers sebagai pilar keempat demokrasi yang memiliki andil yang besar dalam mengawal Pilkada 2024,” pungkasnya. Ia juga menjelaskan, hadirnya pers sangat dibutuhkan negara, dengan prespektif untuk mendukung pembangunan di daerah tersebut, dan peran pers sangat besar dalam menyukseskan pemilu, dalam kode etik jurnalistik, media sosial dan pers sangat lah berbeda, kerena Mensos tidak badan hukum, sedangkan perusahan pers berbadan hukum. “Kami pers menyampaikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan dan menyajikan informasi yang ke masyarakat, jadi masyarakat mengetahui apa yang terjadi di lapangan, kerena pers berdiri di tengah diantara masyarakat dan pemerintah. Secara tidak langsung melalui tulisan pers mencerdaskan anak bangsa,”ujarnya. (zal)

Serap Aspirasi Tokoh Adat, Ketua TP-PKK Bersama MPAL Pesawaran Gelar Anjau Silau

0
Pesawaran (RN) – Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira gelar Suntan Penata Makhga menghadiri acara anjau silau yang digelar Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran di Kecamatan Negeri Katon, Minggu (25/8/2024). Nanda menuturkan, dirinya merasa senang dapat menjumpai para penyeimbang adat yang ada di Negeri Katon sekaligus menyerap aspirasi tokoh adat setempat dalam kaitan keberlanjutan pembangunan di Pesawaran.  “Alhamdulillah kita bisa berjumpa hari ini di kediaman bapak Yusak gelar Pangikhan Sangun Khatu, dalam rangka silaturhmi antara kami dengan tokoh-tokoh adat, semoga perjumpaan kita mendapat manfaat,” tutur Nanda. Ditambahkan Nanda, Negri Katon merupakan titik terakhir kunjungannya bersama MPAL di semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran, dan dirinya mengapresiasi apa yang digagas MPAL sehingga kebudayaan masih tetap lestari. “Kita apresiasi pengurus MPAL yang memiliki gagasan untuk menyatukan para penyeimbang adat di Kabupaten Pesawaran,” tambahnya. Ditempat yang sama, Ketua MPAL Pesawaran Farifki Zulkarnayen Arif gelar Suntan Junjungan Makhga mengungkapkan, kegiatan anjau silau ini merupakan upaya MPAL dalam membina silaturahmi antar penyimbang adat di semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran.  “Ini juga bentuk kepedulian Pemkab Pesawaran dalam kelestarian adat, bahkan Bapak Dendi sudah memiliki andil dalam perumusan aturan terkait adat sejak dari DPRD Provinsi Lampung sebelum menjadi Bupati Pesawaran, jadi kami MPAL Pesawaran mengapresiasi Pemkab sehingga dapat menggelar giat anjau silau ini,” ungkapnya. Farifki menitik beratkan kepada persatuan masyarakat adat, dengan adanya MPAL diharapkan dapat mempersatukan antara Sai Batin dan Pepadun. “Kita semua bersaudara, hadirnya MPAL merupakan penegasan bahwa di Pesawaran baik Sai Batin maupun Pepadun bersatu padu,” pungkasnya. (zal)