Diduga Izin Usaha Palsu, Tiga Tempat Hiburan Malam di Bandar Lampung Disegel 

Lampung (RN) – Tiga tempat hiburan malam di Bandar Lampung disegel. Ketiga tempat tersebut menyalahi izin usaha dengan membuka diskotik. Adapun ketiga tempat hiburan yang dilakukan penyegelan yakni Radar Space, Tanaka KTV and Lounge, serta Karaoke De Amore yang berada dikawasan Teluk Betung Selatan. Penyegelan ini sendiri berlangsung pada Rabu (9/10/2024) malam. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik membenarkan adanya kegiatan itu. Menurut dia Polda Lampung hanya sebatas pendampingan dalam penindakan tersebut. “Benar, kegiatan itu berlangsung pada Rabu malam. Ada 3 tempat hiburan yang dilakukan penyegelan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Provinsi Lampung. Kami melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus hanya mendampingi,” katanya, Jumat (11/10/2024). Dia menjelaskan tiga tempat hiburan malam tersebut hanya memiliki izin bar namun beroperasi layaknya diskotik. “Hasil temuannya ini tempat ini hanya memiliki izin cafe dan bar, namun setelah didatangi tempat-tempat ini beroperasi layaknya diskotik,” terang dia. Dirinya juga menerangkan dari tiga tempat dilakukan penyegelan seluruhnya memiliki izin palsu karena tidak pernah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pariwisata. “Jadi dari hasil pemeriksaan berkas di tiga tempat hiburan malam ini tim menemukan adanya dugaan pemalsuan izin yang dimana setelah dicek di aplikasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemprov Lampung tidak ada rekomendasinya,” ujar dia. “Izin itu muncul di aplikasi namun memang tidak ada proses. Maksudnya tidak ada proses lanjutannya baik izin dari Dinas Pariwisata maupun perizinan dari petugas PTSP,” sambungnya. Atas temuan ini, ketiga tempat hiburan malam ini dilakukan penyegelan. “Yang disegel hanya diskotik nya, namun untuk yang lainnya tidak disegel,” tandasnya. (Rls/Red).

Polda Lampung Berhasil Gagalkan Penyelundupan 149.400 Benih Lobster

Lampung (RN) – Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Lampung berhasil mengungkap kasus tindak pidana perikanan berupa penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) tanpa izin usaha.  Penangkapan ini berawal dari informasi terkait peredaran BBL ilegal dari Pulau Jawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, yang kemudian ditindaklanjuti oleh personel Ditpolairud. Pada Kamis, 10 Oktober 2024, sekitar pukul 17.30 WIB, tim Ditpolairud melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Desa Bumi Kencana, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah.  Di lokasi, ditemukan 149.400 ekor benih lobster yang terdiri dari 880 ekor jenis mutiara dan 148.520 ekor jenis pasir, yang dikemas dalam 747 kantong.  Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah peralatan pengemasan seperti tabung oksigen, kulkas, blower, dan genset. Sebanyak 14 pelaku berhasil diamankan dalam operasi tersebut. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan intensif di lapangan.  “Kami sudah menerima laporan sejak awal Oktober dan segera melakukan penyelidikan. Setelah mendapatkan informasi valid, kami langsung melakukan penindakan,” ujar Umi, Jumat (11/10/2024). Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kasus ini melanggar Pasal 92 Jo Pasal 88 UU RI No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mengubah UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan.  “Penangkapan ini sangat penting untuk mencegah kerugian negara akibat penyelundupan benih lobster, serta menjaga kelestarian ekosistem laut kita,” tegasnya. Sebagai langkah selanjutnya, Polda Lampung bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung akan melepasliarkan benih lobster yang disita ke perairan Teluk Lampung.  “Pelepasan ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memulihkan populasi lobster di habitat aslinya,” tutup Umi. (Rls/Red)  

Jelang Pilkada, Kapolres Polres Pesawaran Ajak Insan Pers Jaga Sinergitas

Pesawaran (RN) – Jelang Pilkada tahun 2024, Kapolres Pesawaran ajak Insan pers Jaga Sinergitas guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal tersebut dikatakan Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henyjauhbessy saat mengelar Ngopi Bareng Cooling System Operasi Mantap Praja 2024 bersama insan pers di Taman Solid Polres setempat, Jum’at (11/10/2024). “kepada insan pers yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk tetap menjaga sinergitas dengan pihak kepolisian guna menyukseskan tahapan Pilkada di Kabupaten Pesawaran,” kata Maya. Ia juga mengatakan, dukungan dari semua insan pers untuk menjaga kondusivitas selama Pilkada 2024. Keterlibatan insan pers pada tahapan pilkada sangat penting dalam menjaga situasi yang aman dan tertib. “Saya berharap antara insan pers dan Polri dapat terus solid dalam menjaga situasi kondusif. karena dengan adanya teman teman media yang sering bertemu dengan kami dilapangan dapat bersinergi,” ujarnya. Dirinya juga menjelaskan, saat ini pilkada pesawaran memasuki tahapan ke tiga, jangan sampai perbedaan pilihan politik memecah persatuan dilingkungan kerja maupun masyarakat. “Karena pilkada momentum demokrasi, tetapi jangan sampai kita terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan atau dukungan, mari kita utamakan persatuan dan kerukunan dalam menjalani tahapan pilkada,” ucapnya. “Media berperan secara aktif maka pilkada pesawaran akan menjadi aman dan kondusif. Kami berharap kepada seluruh insan pers untuk dapat membantu kepolisian menyukseskan pilkada yang aman dan damai,” pungkasnya. (Rizal)

Perangkat Desa di Pesawaran Bersukur, Seluruh Pembayaran Siltap Selesai 

Pesawaran (RN) – Seluruh perangkat desa yang ada di Kabupaten Pesawaran, mengapresiasi langkah pemerintah Kabupaten Pesawaran, dalam upaya menyelesaikan pembayaran Penghasilan Tetap (Siltap) ke aparatur desa. Kaur Keuangan Desa Bagelen Kecamatan Gedongtataan, Lesmono menyampaikan ucapan rasa terimakasih kepada bupati dan juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), dalam upaya merampungkan pembayaran Siltap Aparatur Desa. “Kita ketahui permasalahan keuangan daerah juga sedang tidak stabil, kemudian karena keterlambatan pembagian DBH, sehingga kami memahami kesulitan Pemkab dalam menyelesaikan ADD tersebut,” kata dia, Jumat (11/10/2024). “Tapi kami sangat mengapresiasi langkah dari Pemerintah Pesawaran, dalam upayanya menyelesaikan tanggung jawabnya kepada aparatur desa di Pesawaran,” timpalnya. Hal senada juga disampaikan, Kaur Perencanaan Desa Muncak Kecamatan Teluk Pandan Uci Ahmad mengatakan, seluruh Siltap aparatur Desa Muncak telah selesai dibayarkan. “Alhamdulillah Siltap sudah selesai semua, tentu ini angin segar bagi seluruh aparatur desa Pesawaran, karena ada beberapa aparatur itu yang menggantungkan hidup dari Siltap,” kata dia. Sementara itu, Ketua Persatuan Perangkat Desa Kabupaten Pesawaran yang juga Sekdes Desa Pujorahayu Kecamatan Negeri Katon Suwanto mengatakan, pencairan ADD ini juga berarti Siltap perangkat desa telah terbayar.  “Adapun Siltap yang diterima oleh perangkat desa adalah bulan Juli sampai dengan Agustus 2024. Perangkat Desa seluruh Kabupaten Pesawaran mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Pesawaran atas perjuangannya sehingga Siltap kini sudah mereka terima. Semoga Kabupaten Pesawaran semakin maju serta Bapak Bupati Pesawaran senantiasa diberikan kesehatan untuk mengemban amanah memimpin Kabupaten Pesawaran,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pesawaran Nur Asikin mengatakan, sampai dengan saat ini pihak pemerintah terus berupaya merampungkan pembayaran ADD. “Kita terus berupaya mencarikan solusi, agar kedepannya ini tidak ada keterlambatan lagi dalam pencairannya. Bagaimanapun caranya, pak bupati selalu mengedepankan kepentingan aparatur desa terlebih dahulu,” ujarnya. Dirinya menjelaskan, kedepannya Pemkab Pesawaran berupaya agar terkait pembayaran Siltap bagi aparatur desa dapat sesuai waktu. “Siltap perangkat desa itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pesawaran, karena kemarin ada kendala dalam DBH, pak bupati tidak tinggal diam, beliau tetap mencari solusi dan sumber-sumber lain untuk pembayaran siltap di desa,” pungkasnya. (Red)

Pesawaran Raih Nilai Tertinggi Se -Provinsi Lampung Pada EPSS

Pesawaran (RN)- Pemerintah Kabupaten Pesawaran menorehkan pencapaian yang membanggakan pada Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2024 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) RI. Dimana pada tahun ini Pemkab Pesawaran mendapatkan penilaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) sebesar 2,92 dengan predikat ‘Baik’. Angka ini sekaligus menjadikan Pesawaran sebagai Kabupaten dengan raihan IPS tertinggi se-Provinsi Lampung diikuti Kabupaten Lampung Tengah dengan nilai 2,88, Bandar Lampung 2,85, dan Lampung Timur 2,78. Laporan hasil penilaian EPSS tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Pesawaran Sugiarto kepada Kepala Dinas Kominfotiksan Pesawaran Jayadi Yasa dan didampingi oleh Kepala Bidang Sistem Informasi dan Statistik Karyadi di Ruang Kerja Kepala Dinas Kamis, (10/10/2024). Kepala BPS Kabupaten Pesawaran Sugiarto menjelaskan bahwa laporan hasil EPSS ini merupakan hasil kerja dari pembinaan statistik sektoral yang dilakukan oleh BPS dan Kominfo sebagai walidata melalui program Satu Data Indonesia.  Dalam penilaian tersebut, lanjut Sugiarto terdapat lima domain yang dijadikan sebagai dasar pengukuran kematangan dalam pengelolaan data. Yaitu domain prinsip satu data Indonesia, kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan, dan statistik nasional. “Disitu isinya sudah memuat nilai-nilai yang perlu dipertahankan, apa saja yang masih perlu didongkrak, termasuk kisi-kisi terkait yang masih perlu jadi perhatian. Tentu ini tugas yang berat untuk bisa mempertahankan dan harus lebih giat dan optimal,” kata Sugiarto. Sementara itu, kepala dinas Kominfotiksan Pesawaran Jayadi Yasa, mengatakan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari peran serta BPS serta kerja sama dengan berbagai OPD yang ikut terlibat dalam proses penilaian. Nilai tertinggi ini menurutnya merupakan pencapaian dari Pemda Pesawaran dalam rangka membangun statistik sektoral yang berkualitas melalui pengelolaan portal satu data Kabupaten Pesawaran. “Apa yang kita capai saat ini sudah kita rencanakan dan kerjakan sejak tahun 2022 dengan fokus membangun dan mengembangkan big data. Diawal kita membangun, kita terus konsisten memberikan asistensi kepada seluruh OPD untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya pengelola data dengan memberikan edukasi dan pemahaman dalam mengelola satu data mulai dari merencanakan, mengumpulkan, memverifikasi sampai akhirnya data itu bisa kita sajikan” ujarnya. Dengan pencapain ini, Jayadi mengajak kepada seluruh perangkat daerah untuk tidak berpuas diri. Untuk itu dukungan dan kerja sama dari semua pihak dibutuhkan untuk saling mendukung statistik sektoral yang berkualitas. “Kita ke depan ingin lebih baik lagi, harapan saya tentu kerja sama semua OPD harus saling mendukung untuk statistik sektoral yang berkualitas,” harapnya. Diketahui sebelumnya, Kabupaten Pesawaran juga turut memperoleh capaian nilai tertinggi kedua tingkat kabupaten se Propinsi Lampung dengan skor 45.82 dengan kategori ‘Cukup’ dalam pengukuran Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia secara virtual zoom meeting pada Selasa, (10/9/2024) lalu.  IMDI sendiri merupakan basis pengukuran tingkat kompetensi digital masyarakat Indonesia yang dilakukan di tingkat kabupaten/kota, serta menjadi acuan dalam perencanaan kebijakan dan program pengembangan SDM digital di Indonesia. Terdapat empat point utama yang menjadi pilar penilaian IMDI, yakni pilar infrastruktur dan ekosistem, keterampilan digital, pemberdayaan, dan pekerjaan. Pengukuran IMDI diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat dengan teknologi digital, termasuk menjadi acuan daerah dalam merancang kebijakan dan program pembangunan. (Rls/Red)

Banner Calon Bupati No 2 Dirusak, Relawan Nanda Anton Lapor ke Panwascam

Pesawaran (RN)- Relawan Nanda-Anton Kecamatan Teluk Pandan melaporkan puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa banner milik Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 Nanda Indira -Antonius Muhammad Ali, dirusak oleh Orang Tidak Dikenal (OTD) di sejumlah titik di Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Relawan Nanda – Anton Kecamatan Teluk Pandan, Hendrik Bayong mengatakan bahwa perusakan APK Paslon Bupati Nanda-Anton secara resmi telah dilaporkan ke Panwascam Teluk Pandan. “Ya hari ini kami resmi telah melaporkan perusakan tersebut dan telah diterima oleh Panwascam Teluk Pandan,” kata dia, Kamis (10/10/2024). Menurutnya, laporan tersebut telah dituangkan dalam berita acara oleh pihak Panwascam Teluk Pandan, berbagai keterangan dan bukti telah disampaikan untuk segera ditindaklanjuti. “Perusakan itu diketahui pada Rabu sekira Pukul 16.17 WIB terjadi di Dusun Gebang Induk dan Dusun Seribu, Desa Gebang, dan telah dimintai keterangan berikut para saksi oleh Panwascam Teluk Pandan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Koalisi Untuk Rakyat (KUR) Kecamatan Teluk Pandan, Muzakar mengatakan, setelah adanya perusakan puluhan banner Paslon Nanda-Anton pihaknya telah berkomunikasi dengan tim dibawah untuk melaporkan dan mengawal persoalan tersebut. “Alhamdulillah telah diterima dan mereka (Panwascam,red) juga berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut, meski demikian juga saya mengajak tim pemenangan pasangan Nanda-Anton untuk sama-sama mensukseskan Pilkada,” kata dia. “Mari bersosialisasi secara santun dan tidak menimbulkan riak-riak yang tidak kita inginkan. Nah itu yang saya tanamkan kepada kawan-kawan tim pemenangan pasangan Nanda-Anton di Kecamatan Teluk Pandan,” timpalnya. Ketua Panwascam Teluk Pandan Mukhlis Sholihin menyatakan secara resmi telah menerima laporan Ketua Tim Pemenangan paslon Nanda-Anton bersama relawan pasangan Nanda-Anton dalam hal ini Hendrik Bayong. “Ya kami telah menerima laporan tersebut dan akan kami tindaklanjuti dengan berkoordinasi langsung ke Pimpinan Bawaslu Kabupaten Pesawaran terkait laporan tersebut, apakah memenuhi unsur pelanggaran atau tidaknya,” pungkasnya. (Red)

Paisaludin Pastikan Paslon Nanda Anton Menang di Kecamatan Negerikaton

Pesawaran (RN)- Tim Pemenangan Koalisi Untuk Rakyat (KUR) Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut 2, Nanda Indira -Antonius Muhammad Ali mengukuhkan tim pemenangan Kecamatan Negerikaton. Pengukuhan Tim Pemenangan KUR Kecamatan Negerikaton dilaksanakan di kediaman Ketua DPD PAN Kabupaten Pesawaran Paisaludin dengan dihadiri para ketua dan pengurus partai pengusung, Rabu 9 Oktober 2024. Ketua Tim Pemenangan KUR Nanda – Anton Kecamatan Negerikaton Paisaludin mengatakan, dirinya bertekad memberikan kemenangan mutlak bagi pasangan yang diusung di Kecamatan Negerikaton. “Saya targetkan harus menang di Kecamatan Negerikaton, di kecamatan ini saya pernah membuktikan kerja sendiri kita dapat 10.000 suara, apalagi sekarang dibantu NasDem, Gerindra, PKB, PKS, dan partai-partai koalisi lainnya, saya yakin 70 persen bisa kita raih,” kata dia. Dirinya juga berpesan, agar seluruh tim pemenangan fokus dengan usaha memenangkan pasangan nomor urut 02 Nanda – Anton dan tidak menjelek-jelekan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran lain. “Jangan pernah menjelek-jelekan calon sebelah, saya tidak mau sampai chaos, yang jelas kemenangan Nanda – Anton di Negerikaton saya jaminannya, apapun kebutuhan di lapangan saya tanggung jawab,” tegasnya. Sementara itu, Calon Bupati Pesawaran Nanda Indira mengajak seluruh tim pemenangan untuk bekerja maksimal dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Negerikaton untuk memenangkan paslon Nanda – Anton. “Mayoritas penduduk di Negerikaton adalah petani, kami pasangan nomor urut 02 Nanda-Anton memiliki program di bidang pertanian, karenanya saya mengajak tim pemenangan untuk sosialisasikan program kita yang pro petani,” kata Nanda. Nanda menginginkan tim pemenangan menjalankan politik dengan santun, beretika dan dengan riang gembira. “Jalankan dengan gembira, jangan ribut-ribut, visi misi kita jelas, jadi tidak ada waktu untuk kita mencari-cari kesalahan lawan, jika ada yang mencari-cari kesalahan artinya calon tersebut minim program, jadi tim pemenangan Nanda – Anton harus bijak jangan ikut-ikutan yang tidak benar,” pungkasnya. Diketahui Pengukuhan Tim Pemenangan KUR Nanda – Anton tersebut dihadiri ratusan tim dan kader-kader partai pengusung, dan dikukuhkan Ketua Tim Pemenangan KUR Nanda – Anton M Nasir. (Red)

Samsat Pesawaran Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Diskon Pajak Hingga 70 Persen

Kepala UPTD Samsat Kabupaten Pesawaran, Badarudin
 Pesawaran (RN)- Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Pesawaran meluncurkan program diskon keringan pajak yang dikhususkan bagi masyarakat pemilik kendaraan bermotor. Kepala UPTD Samsat Pesawaran Badarudin, mengatakan ada kabar gembira bagi masyarakat pesawaran dan sekitarnya yang memiliki kendaraan bermotor dan belum balik nama atau telat membayar pajak, bisa buruan datang ke layanan UPTD Samsat Pesawaran karena ada diskon bayar pajak hingga 16 Desember 2024. “Program diskon pajak termasuk bebas bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) II dan pajak progresif. program ini digagas Provinsi Lampung untuk meringankan beban masyarakat para pembayar pajak yang ada di Kabupaten Pesawaran,” kata Badarudin saat di temui di ruang kerjanya, Rabu (09/10/2024). “Program tersebut yakni bebas bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) II dalam dan luar Provinsi Lampung, diskon bebas pajak progresif, serta diskon tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan memberikan diskon sebesar 50 hingga 70 persen bagi kendaran yang menunggak dari tahun ke 3,4,5,” ucapnya. Dirinya juga menjelaskan, diskon tersebut disesuaikan dengan jenis kendaraan dan CC kendaraan, apa bila kendaran CC nya besar maka diskon kita berikan kecil, karena kendaraan CC besar yang punya mayoritas kelas menengah keatas. Sedangkan kendaraan CC kecil yang punya kelas menengah kebawah. Ia juga menjelaskan, UPTD Samsat Pesawaran sudah berupaya melakukan sosialisasi di media sosial dan melakukan pemasangan banner ditempat – tempat yang strategis seperti di pasar tradisional dan pemasangan baliho. “Saya berharap, dengan adanya program ini kepada wajib pajak bisa memanfaatkan momentum ini, karena program ini tidak setiap tahun ada. Dari dimulainya program ini sejak tanggal 2 September hingga tanggal 09 Oktober pelaksanaan, Alhamdulillah sudah ada lonjakan jumlah pemohon pembayaran pajak secara signifikan,” ujarnya. (Rizal)

Inilah Sosok Calon Bupati Pesawaran Nanda Indira 

Pesawaran (RN) – Calon Bupati (Cabup) Pesawaran nomor urut 2, Nanda Indira adalah sosok wanita aktif kelahiran 39 tahun silam, dengan memiliki gelar adat Lampung Pepadun Suntan Nata Makhga dari punyimbang adat tiyuh (desa) Kesugihan Gedongtataan kabupaten setempat. Nanda Indira saat ini sebagai Ketua Dekranasda sekaligus Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pesawaran. Selain itu, Nanda juga saat ini sebagai Ketua Himpaudi (Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) masa bhakti 2022–2026. Kemudian juga berprofesi sebagai Ketua DPD Laqsi Kabupaten Pesawaran periode 2021–2026. Perempuan dua anak itu telah menempuh pendidikan S1 di STIE Perbanas mengambil Jurusan Ekonomi, dan berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi (SE).  Kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Saburai Lampung mengambil Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) lulus pada 24 Oktober 2019 lalu. Nanda juga dikenal sebagai perempuan aktif dalam berbagai organisasi dan juga sering menerima penghargaan bergengsi, baik dari instansi pemerintah maupun swasta. Diantaranya seperti penghargaan IKWI Awards kategori Perempuan Terinspirasi dalam memajukan UMKM. Lalu, penghargaan KWRI Awards Tahun 2023, sebagai sosok Perempuan Inspiratif bidang Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, dan dianggap telah berjasa maupun berprestasi dalam membangun di kabupaten berjuluk Bumi Andan Jejama itu. Selain itu, penghargaan bergengsi lainnya yaitu Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya (SWK) dari Presiden RI Joko Widodo. Penghargaan itu tertuang pada Keputusan Presiden RI Nomor 44/TK/2023 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, dan diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin pada Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Tahun 2023 di lapangan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan pada Kamis (6/7/2023) lalu. Penyematan Tanda Kehormatan Satyalencana Wira Karya tersebut merupakan hasil penilaian lapangan yang dilakukan Setmilpres dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat pada 16 Juni 2023 di Desa Cipadang, Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran. Kemudian, Nanda Indira juga membina Kampung KB Terpadu dan pembinaan 10 program pokok PKK. Hingga tahun 2023 lalu, terbentuk 65 Kampung KB dan rumah dataku yang dibantu dari APBD Kabupaten Pesawaran. Nanda juga membentuk dan membina Poktan (BKB, BKR, BKL, UPPKA dan PIK-R di 148 desa, dan menggagas Desa Wisata Ramah Perempuan dan Peduli Anak (Dewi Ramah Mulia), serta mendirikan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di setiap desa.  Komitmennya terhadap kesehatan masyarakat juga terlihat dari program pembangunan Rumah Desa Sehat, yang terus dia gerakkan sebagai bagian dari upaya menciptakan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesawaran dan mengangkat hak-hak perempuan. Saat ini, Nanda Indira maju sebagai Calon Bupati Pesawaran dalam Pilkada 2024 berpasangan dengan Antonius Muhammad Ali, dengan membawa visi besar melalui beberapa program strategis untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.  “Salah satu program andalan kami adalah Program CAKEP (Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif) yang dirancang untuk meningkatkan sektor pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat perlindungan sosial di Pesawaran. Tujuan utamanya adalah menciptakan generasi lebih berkualitas serta menyediakan fasilitas kesehatan lebih baik dan merata,” kata Nanda, Selasa (8/10/2024). Selain itu, Nanda juga menggagas Program AMAN berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan perekonomian lokal melalui pembangunan infrastruktur serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.  “Program ini diarahkan untuk memberdayakan masyarakat desa agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui inovasi di bidang kuliner, industri kreatif, dan kerajinan tangan lokal,” ujarnya. Dikatakan, sejumlah program tersebut, sebagai komitmennya untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Pesawaran, mengurangi pengangguran, dan membangun fondasi ekonomi yang lebih tangguh, mandiri dan berkelanjutan. Ia juga menunjukkan komitmen kuat terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui berbagai program dan inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.  Salah satu langkah strategisnya adalah pembentukan Desa Wisata Ramah Perempuan dan Peduli Anak (Dewi Ramah Mulia), desa ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan aman dan mendukung bagi perempuan dan anak. Dan melalui program ini, dia tidak hanya memberikan ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa hak-hak anak terlindungi dalam setiap aspek pembangunan Lalu, dalam perannya sebagai Ketua Himpaudi dan DPD Laqsi, Nanda aktif mendorong pendidikan dan pelatihan bagi perempuan, dengan memberdayakan untuk menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan sosial. Hal ini tentunya sejalan dengan misi yang diusung oleh dia untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas, sehingga perempuan dapat berkontribusi lebih besar dalam masyarakat. “Dengan memperkuat posisi perempuan dan memperhatikan hak-hak anak menjadi upaya menciptakan masyarakat lebih inklusif dan berkeadilan,” kata dia. Pendekatan ini tidak hanya mencerminkan kepedulian Nanda terhadap isu-isu gender dan perlindungan anak, tetapi juga menunjukkan visinya untuk menciptakan Pesawaran menjadi lebih baik, di mana semua lapisan masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan. Melalui upaya tersebut, Nanda berambisi untuk membangun generasi tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter dan kepekaan sosial tinggi, serta melindungi hak-hak perempuan dan anak. Berikut penghargaan lengkap yang diraih oleh Cabup Pesawaran nomor urut 2 Nanda Indira: 1. Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Presiden Republik Indonesia 2023. 2. Wanita Inspiratif IKWI Awards 2022.  3. Pancawarsa I Pramuka 2017. 4. Pancawarsa III Pramuka 2023. 5. KWRI Awards Tahun 2023 6. Manggala Karya Kencana BKKBN Pusat 2022. 7. Perempuan Inspiratif Bangga Kencana 2022. 8. Ketua TP.PKK Teladan 2022. 9. Pemerhati dan Peduli Stunting 2022. (Red)

Oknum Anggota DPRD Pesawaran Pakai Uang Masjid, Alzier: Bikin Malu

Pesawaran (RN) – Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Pesawaran Bumairo (49) diduga pakai uang masjid senilai Rp50 juta untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut diungkapkan Tokoh Pendiri Kabupaten Pesawaran Alzier Dianis Thabrani melalui sambungan telepon, Senin 7 Oktober 2024. “Saya sudah cek ke pengurus Masjid, uang itu dipinjamnya sudah bertahun-tahun tapi hingga hari ini belum juga dibayar, itu kan bikin malu namanya,” kata Alzier. Alzier tidak habis fikir bagaimana yang bersangkutan (Bumairo, red) sudah menjadi anggota Dewan di Kabupaten Pesawaran beberapa periode namun tidak mau mengembalikan uang yang merupakan uang masjid. “Kan saya yang mewakafkan tanah Masjid di kampung halaman orang tua saya seluas 6000 meter persegi, itu buat warga di seputaran pampangan hingga Waylima beribadah, kok bisa katanya dewan tapi pakai uang Masjid dan tidak dikembalikan,” ujarnya. “Itu kan urusannya dengan Allah SWT, kalau dengan Tuhan saja berani apalagi dengan manusia, keterlaluan perilaku seperti ini,” timpalnya. Dirinya menjelaskan, ulah Bumairo telah memberi citra buruk ke Partai Demokrat secara umum, karena Masjid itu untuk kepentingan umum. “Merusak citra Partai Demokrat juga, dimana lah harga diri partai kalau ada kader yang makan uang Masjid, dan tadi saya cek dengan Nurzaman sekretaris Masjid dia bilang belum juga dipulangkan, ini kan gila,” kata dia. Dirinya juga akan melaporkan hal itu ke Mahkamah Partai Demokrat di Jakarta agar ditindak oknum kader yang memiliki kelakuan memalukan seperti itu. “Nanti saya laporkan ke SBY atau AHY, kader yang bikin malu partai bisa dipecat saja, bikin malu,” pungkasnya. Hal tersebut tentu menambah kontroversi Bumairo sebagai salah satu anggota DPRD Pesawaran, karena catatan redaksi yang bersangkutan (Bumairo, red) pernah tersandung kasus dugaan penganiayaan dan pelecehan kepada pemandu lagu pada tahun 2017. “Bahkan kala itu kasus tersebut sampai menjadi bahan rapat di Badan Kehormatan DPRD Pesawaran,” ujarnya. Terpisah, sementara itu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran dari Partai Demokrat, Bumairo mengakui dan membenarkan jika dirinya telah menggunakan Dana Masjid sebesar Rp 50 juta, namun di bulan November ini akan segera di bayar. “Jadi terkait dengan itu memang betul dan akan saya pulangin di Bulan Sebelas ini akan saya bayar,” ucapnya saat di konfirmasi, Selasa (8/10/2024). (Red)