Jadi Inspektur Apel Peringatan Hari Santri Nasional, Dendi Ajak Mengenang Pejuang Pendahulu
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak para santri untuk mengenang dan meneladani perjuangan para santri terdahulu yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Hal itu disampaikan Bupati dalam amanatnya saat menjadi inspektur dalam Apel Peringatan Hari Santri Nasional yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Riyadhul Mubtadi’ien, Dusun Tanjung Rahayu, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Way Lima pada Selasa, (22/10/2024).
Hari Santri Nasional 2024 mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”. Bupati menyebut bahwa tema tersebut merupakan sebuah penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa.
“Sejarah telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah,” kata Bupati saat membacakan amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.
Menyambung juang dalam tema peringatan hari santri bukan hanya sebatas mengenang, tetapi juga beraksi dengan semangat yang sama dalam menghadapi tantangan zaman yang serba modern.
Bupati Dendi menegaskan bahwa rasa percaya diri harus ada dalam jiwa seorang santri. Sebab sejarah mencatat bahwa peran santri memiliki sejarah yang panjang dalam kontribusinya terhadap negara. Sebab banyak tokok-tokoh nasionalis lahir dari latar belakang santri.
“Kita punya presiden yang berlatar belakang santri, yaitu KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Santri juga bisa menjadi wakil presiden, dan kita punya wakil presiden berlatar belakang santri, yaitu KH. Maruf Amin. Banyak menteri, pengusaha, atau birokrat yang berlatar belakang santri. Sekali lagi santri bisa menjadi apa saja, asalkan terus berjuang, terus berusaha, dan tidak menyerah,” kata Dendi.
Terakhir, melalui momen hari santri 2024 ini, Bupati mengajak para santri untuk sejenak kita doakan para pahlawan, ulama-ulama, serta santri-santri yang telah gugur di medan laga demi kemaslahatan bangsa dan agama. Bupati Dendi juga berharap agar hari baik ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen semua pihak, khususnya para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa.
“Jika para pendahulu telah mewariskan nilai-nilai luhur untuk bangsa, maka santri masa kini bertanggung jawab untuk tidak sekadar menjaganya, melainkan juga berkontribusi dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik,” kata Bupati.
Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Riyadhul Mubtadi’ien diisi dengan berbagai rangkaian acara mulai dari apel peringatan hari santri, Pembacaan ikrar santri, Istighotsah Kubro bersama Keluarga Besar NU se-Kecamatan Way Lima.
Diketahui pada kesempatan itu, Dendi memberikan santunan pendidikan kepada 1000 santri se-Kabupaten Pesawaran. (zal)
Maksimalkan Transaksi Secara online, Dispar Pesawaran dan NDS Jajaki Kerja Sama
Pesawaran (RN) – Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran jajaki kolaborasi dengan PT. Nusantara Digitech Solusi (NDS), guna memenuhi kebutuhan teknologi sistem pencatatan transaksi pembayaran digital di daerah wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Pesawaran Anggun Saputra mengatakan, dari sisi hardware NDS sudah cukup memadai dan didukung dari sistem digitalisasinya.
“Saat ini, Pesawaran sedang mengejar dalam bidang digital di semua lini, salah satunya dalam bidang pariwisata, tentunya dengan penjajakan dengan salah satu perusahaan digital ini sangat berdampak baik dengan kita, guna memenuhi di kabupaten kami dari sisi transaksi,” ujarnya. Selasa (22/10/2024).
Dirinya mengatakan, saat ini pihaknya telah menerapkan sistem online pada tiket masuk ke tempat pariwisata, dan juga pada tiket tersebut terdapat PAD yang sah hasil kerjasama dengan pihak swasta.
“Untuk penarikan PAD tersebut, kita berpijak dari Peraturan Bupati No.64 tahun 2022 untuk melakukan pungutan tersebut, dimana Peraturan Daerah (Perda) juga masih sedang mereka persiapkan. Dari tiket masuk tersebut, ada kontribusi Rp5 ribu, yang digunakan untuk asuransi dan kas daerah,” ujar dia.
“Transaksi ini semua secara online. Artinya kita tidak secara tunai untuk menjamin transparansi. Pembayaran ini menggunakan barcode yang kami tanam di semua destinasi yang ada di Kabupaten Pesawaran,” kata dia.
Sementara itu Presiden Direktur PT NDS, Darmadi menyambut baik Pemkab Pesawaran yang ingin melakukan kerjasama untuk pemenuhan sistem pembayaran tiket di destinasi wisata.
“Kita menyambut baik niat dari pak Kadis tadi ya. Teknologi milik NDS memang mendukung untuk sistem pembayaran secara online dengan teknologi yang didukung oleh aplikasi Indochat. Teknologi ini tidak bisa diduplikasi dan hasilnya langsung real time, bisa dilihat langsung berapa transaksinya,” katanya.
Menurutnya, pihaknya juga memiliki aplikasi yang menyediakan full paket untuk berwisata ke suatu daerah, hal ini tentunya membantu masyarakat dan juga daerah-daerah yang memiliki tempat wisata, salah satunya Pesawaran.
“Nantinya juga, kami akan menyediakan videotron tempat-tempat wisata yang ada di Pesawaran, sehingga masyarakat luar dapat mengetahui keindahan tempat wisata di Pesawaran, dan itu juga akan membantu mempromosikan tempat wisata Pesawaran di Medsos,” ujarnya. (zal)
Nanda Indira: Peran Santri dan Ulama Sangat Besar Dalam kemajuan Suatu Daerah
Pesawaran (RN) – Peran aktif para santri dan ulama sangat besar dalam mendukung kemajuan suatu daerah Khususnya di Bumi Andan Jejama, Peran serta itu antara lain dengan berkiprah di bidang sosial keagamaan.
Hal tersebut dikatakan ketua Majelis Himpunan Taklim (HMT) Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi saat menghadiri Istighosah Kubro di Pondok Pesantren Riyadhul Mubtadi’ien, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Way lima, Senin (21/10/2024) malam.
“Hari santri menjadi momentum untuk mengingat semangat para ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Nanda.
Dirinya juga mengatakan, hari santri yang diperingati pada 22 Oktober 1945 itu menjadi tonggak sejarah perjuangan para santri dan ulama dengan tercetusnya resolusi jihad oleh KH. Hasyim Asyari. Semangat para santri itu patut dicontoh oleh seluruh warga bumi andan jejama dalam upaya mendukung pembangunan di wilayah setempat.
“Pondok pesantren menjadi pendidikan alternatif yang menekankan pembentukan karakter yang tentunya akan berguna di tengah masyarakat, dengan semangat mengabdi untuk berkontribusi dalam pembangunan,” ujarnya.
“Pesawaran yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam dan memiliki lebih dari 90 pesantren yang tersebar di sebelas kecamatan,” tambahnya.
Dirinya menjelaskan, pendidikan di pondok pesantren dengan ciri khasnya harus mampu mengikuti zaman dan mengambil peran dalam program pembangunan di Bumi Andan Jejama.
“Saya berharap gelaran Istighosah Kubro dan doa bersama ini dapat menjadi momentum untuk mengingat jasa para ulama serta meneladani dalam rangka memajukan Pesawaran menuju baldatun toyibatun wa robbun ghofur,” pungkasnya.
Diketahui, Istighosah kubro memperingati hari santri itu dihadiri Camat Way lima, Pengurus PCNU Pesawaran, Kepala Desa Tanjung Agung, para santri, tokoh ulama serta masyarakat kecamatan setempat.(zal)
Tak Netral, Oknum Perangkat Desa Dilaporkan ke Panwascam
Pesawaran (RN)- Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kedondong Kabupaten Pesawaran menerima laporan dari warga terkait adanya dugaan beberapa oknum perangkat desa terlibat dalam kampanye salah satu pasangan calon (Paslon) pada Pilkada 2024.
Ketua Panwascam Kedondong Rolian Qososi membenarkan pihaknya menerima laporan masyarakat terhadap beberapa oknum perangkat desa yang diduga terlibat dalam kampanye pilkada salah satu paslon.
“Ya kami sudah terima laporannya dan akan kami kaji terlebih dahulu,” kata Rolian, Senin (21/10/2024).
Dirinya menjelaskan bahwa kajian tersebut bertujuan untuk melihat keterpenuhan syarat formil dan materil laporan itu.
“Namanya kajian awal jadi kalau syarat materil dan formil terpenuhi laporan bisa diregistrasi,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan bahwa laporan yang telah disampaikan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya yakni klarifikasi. Dalam hal ini pihaknya akan memintai keterangan dari pelapor, terlapor dan saksi saksi terkait perihal yang dilaporkan.
“Adapun syarat formil yang dimaksud, ada identitas pelapor dan terlapor, penyampaian laporan tidak melebihi batas waktu dan kesesuaian tanda tangan pelapor,” jelasnya.
Untuk syarat materil, lanjutnya, ada uraian kejadian, waktu dan tempat kejadian, serta bukti. Bukti dapat berupa surat, rekaman suara, video dan lain lain yang menunjukkan atau membuktikan adanya pelanggaran pemilihan.
“Memang kalau sesuai Undang undang desa nomor 6 tahun 2014, Atau undang undang desa no 3 tahun 2024 undang undang terbaru dimana ada larangan perangkat desa di sana untuk tidak boleh ikut kampanye,” ungkapnya.
Sementara Arif Roni warga Desa Banjar Negeri salah satu pelapor berharap Bawaslu segera bertindak dan memberikan sanksi kepada oknum perangkat desa apabila terbukti bersalah.
“Saya selaku masyarakat sangat berharap Bawaslu dapat menindak tegas oknum oknum perangkat desa yang ikut berpolitik dalam pilkada , buat efek jera agar yang lain tidak ikut ikutan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Beredar foto di media sosial yang menunjukkan beberapa oknum perangkat desa tidak netral dalam Pilkada 2024.
Pasalnya dalam foto yang beredar menunjukkan beberapa oknum perangkat desa tersebut diduga ikut mengkampanyekan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut 01 Aries Sandi Darma Putra – Supriyanto (Asri).
Bahkan beberapa oknum perangkat desa tersebut tampak foto dengan berpose menunjukkan satu jari bersama-sama warga yang dihadiri oleh Eriawan sebagai Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor urut 01 Aries Sandi – Supriyanto.
Diketahui oknum perangkat desa itu ialah Burhan petugas KPPS di TPS 01 Desa Gunung Sugih, Amin anggota BPD Desa Gunung Sugih, Jama’an anggota BPD Desa Kedondong Hilman Kepala Dusun Nabang Sari Desa Kedondong dan Hermasyah anggota BPD Desa Pasar Baru Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran.
Saat dikonfirmasi Kepala Desa (Kades) Pasar Baru Fitri Nurhuda mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Namun menurutnya apabila hal tersebut benar dirinya mempersilahkan pihak terkait untuk memproses yang bersangkutan sesuai hukum yang berlaku.
“Waduh saya belum tahu Bang. Kalau memang itu betul ya silahkan dari Bawaslu atau penegak hukum memproses. Karena saya sudah mewanti wanti untuk aparatur dan perangkat desa saya untuk menjaga netral dan tidak terlibat di kegiatan pada pilkada ini,” kata dia, Minggu (20/10/2024). (Red)
Desa Batu Menyan Wakili Kabupaten Pesawaran Dalam Penilaian Desa Anti Korupsi
Pesawaran (RN)- Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan menjadi perwakilan Kabupaten Pesawaran dalam acara Penilaian Replikasi Desa Anti Korupsi tingkat Kabupaten bersama dengan 13 desa lainnya dari 13 Kabupaten di Provinsi Lampung.
Kegiatan ini merupakan tidak lanjut dari Surat Inspektur Provinsi Lampung Nomor 700/1220/IV.01/2024 tanggal 15 Oktober 2024 perihal Penilaian Percontohan Desa Antikorupsi Tingkat Kabupaten Tahun 2024. Serta Keputusan Gubernur Lampung Nomor : G/271/IV.01/HK/ 2024 Tanggal 4 April 2024 tentang Penetapan Desa Percontohan Anti Korupsi se Provinsi Lampung.
Penilaian Percontohan Desa Antikorupsi Tingkat Kabupaten Tahun 2024 dilaksanakan oleh tim penilai dari Provinsi Lampung yang terdiri dari Inspektorat, Dinas PMD dan Dinas Kominfo Provinsi Lampung.
Bupati Pesawaran yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sunyoto mengatakan bahwa Program Desa Antikorupsi yang dicanangkan oleh KPK ini sesuai dengan Visi Kabupaten Pesawaran yang lebih maju dan sejahtera dengan masyarakat yang produktif.
“Mewujudkan desa mandiri sebagai titik berat pembangunan berbasis kemasyarakatan dan potensi lokal yang berlandaskan pemberdayaan masyarakat, kemitraan, gotong royong dan bhineka tunggal ika,” kata Sunyoto, Senin (21/10/2024).
Dirinya juga mengatakan, Guna menyampaikan nilai-nilai Anti Korupsi sampai ke tingkat desa, diperlukan kegiatan yang bersifat masif yang dapat diikuti oleh seluruh desa dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat yang ada. Termasuk Kontrol dan pengawasan aktif dari masyarakat dapat membantu menanamkan nilai-nilai anti korupsi di tengah kehidupan masyarakat desa.
“Salah satu hasil nyata dari keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam program pencegahan korupsi sampai ketingkat desa, adalah ditetapkannya Desa Hanura sebagai 1 dari 11 desa percontohan antikorupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia,” ujarnya.
Pemkab Pesawaran turut berharap kiprah Desa Batu Menyan dalam penilaian replikasi desa anti korupsi bisa terus berlanjut dan berdampak pada perbaikan pelayanan kepada masyarakat di Desa.
“Tentunya Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga berupaya agar nilai-nilai dan semangat desa antikorupsi tidak hanya berhenti di Desa Hanura saja, akan tetapi juga bisa teraplikasi ke seluruh desa di Kabupaten Pesawaran,” kata Sunyoto,” pungkasnya. (zal)
Dugaan Ijazah Bodong, Alzier: Kalau Terbukti Coret Dari Daftar Calon
Pesawaran (RN) – Viral nya berita terkait dugaan Ijazah bodong Calon Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra memantik komentar dari sejumlah pihak.
Kali ini tokoh penting di Provinsi Lampung Alzier Dianis Thabrani meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI turun langsung untuk melihat keadaan yang ada di daerah.
Alzier menegaskan agar Bawaslu Kabupaten Pesawaran tidak main-main dalam menjalankan tugasnya sehingga tidak terjadi permasalahan fatal pada penyelenggaraan Pilkada Pesawaran 2024.
“Dengan adanya dugaan ini Bawaslu harus memproses dan bekerja dengan benar atau objektif, karena ini untuk mencari pemimpin di Kabupaten Pesawaran, jadi jangan main-main,” tegasnya, Minggu (20/10/2024) via sambungan telepon.
“Saya juga meminta Bawaslu pusat turun ke daerah melihat langsung keadaannya dan me warning Bawaslu Kabupaten agar tidak bekerja main-main,” timpalnya.
Menurutnya, kasus ini harus dibuka secara terang benderang agar fakta yang terjadi dapat terbuka sehingga publik tau.
“Kalau tidak ada ketegasan kita akan laporkan ke DKPP, supaya ada sanksi yang diberikan bagi penyelenggara pilkada jika bekerja asal-asal, jangan takut-takut kalau benar,” ujarnya.
Alzier juga mengkritisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terkait kinerjanya sehingga masalah ini bisa muncul.
“Saya dari kemarin meminta agar PJ Gubernur mencopot Kadisdik Provinsi Lampung karena kurang cakap kerjanya, ditambah ada permasalahan ini, kan keluarnya surat keterangan itu tanda tangan dia, dia harus bisa jelaskan semuanya, dan harus dibuka seterang-terangnya,” jelasnya.
Jika nanti terbukti ijazah yang dipakai bodong, Alzier meminta agar digugurkan pencalonan Aries Sandi Darma Putra pasa Pilkada Pesawaran.
“Kalau terbukti ya coret dari daftar calon, itu sudah menjadi resiko, makanya harus dibuka seobjektif mungkin,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Pencalonan Aries Sandi Darma Putra pada Pilkada Pesawaran menuai kontroversi pasca merebaknya perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung terkait adanya dugaan Ijazah paket C bodong yang digunakan oleh yang bersangkutan.
Dilansir Handalonline.com, salah satu calon bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra saat mendaftarkan diri sebagai syarat pencalonan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten setempat diduga memakai pengganti ijazah paket C diduga abal-abal.
Dimana didapat informasi saat pendaftaran di KPU Aries Sandi mengunakan surat keterangan (Suket) Ijazah Paket/Kesetaraan Ujian Persamaan SMA Negeri 1 (Paket C) tahun pelajaran 1995 yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung pada tanggal 19 Juli 2018, berdasarkan surat keterangan laporan kehilangan dari Kepolisian nomor TBL/C- 1/2917/VII/2018/LPG/SPKT/RESTA BALAM yang tertulis surat pernyataan tanggungjawab mutlak dari pemohon. (Red)
Diduga Gunakan Ijazah Bodong, Alzier: Kalau Terbukti Coret Dari Daftar Calon
Pesawaran (RN) – Viral nya berita terkait dugaan Ijazah bodong Calon Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra memantik komentar dari sejumlah pihak.
Kali ini tokoh penting di Provinsi Lampung Alzier Dianis Thabrani meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI turun langsung untuk melihat keadaan yang ada di daerah.
Alzier menegaskan agar Bawaslu Kabupaten Pesawaran tidak main-main dalam menjalankan tugasnya sehingga tidak terjadi permasalahan fatal pada penyelenggaraan Pilkada Pesawaran 2024.
“Dengan adanya dugaan ini Bawaslu harus memproses dan bekerja dengan benar atau objektif, karena ini untuk mencari pemimpin di Kabupaten Pesawaran, jadi jangan main-main,” tegasnya, Minggu (20/10/2024) via sambungan telepon.
“Saya juga meminta Bawaslu pusat turun ke daerah melihat langsung keadaannya dan me warning Bawaslu Kabupaten agar tidak bekerja main-main,” timpalnya.
Menurutnya, kasus ini harus dibuka secara terang benderang agar fakta yang terjadi dapat terbuka sehingga publik tau.
“Kalau tidak ada ketegasan kita akan laporkan ke DKPP, supaya ada sanksi yang diberikan bagi penyelenggara pilkada jika bekerja asal-asal, jangan takut-takut kalau benar,” ujarnya.
Alzier juga mengkritisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terkait kinerjanya sehingga masalah ini bisa muncul.
“Saya dari kemarin meminta agar PJ Gubernur mencopot Kadisdik Provinsi Lampung karena kurang cakap kerjanya, ditambah ada permasalahan ini, kan keluarnya surat keterangan itu tanda tangan dia, dia harus bisa jelaskan semuanya, dan harus dibuka seterang-terangnya,” jelasnya.
Jika nanti terbukti ijazah yang dipakai bodong, Alzier meminta agar digugurkan pencalonan Aries Sandi Darma Putra pasa Pilkada Pesawaran.
“Kalau terbukti ya coret dari daftar calon, itu sudah menjadi resiko, makanya harus dibuka seobjektif mungkin,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Pencalonan Aries Sandi Darma Putra pada Pilkada Pesawaran menuai kontroversi pasca merebaknya perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung terkait adanya dugaan Ijazah paket C bodong yang digunakan oleh yang bersangkutan.
Dilansir Handalonline.com, salah satu calon bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra saat mendaftarkan diri sebagai syarat pencalonan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten setempat diduga memakai pengganti ijazah paket C diduga abal-abal.
Dimana didapat informasi saat pendaftaran di KPU Aries Sandi mengunakan surat keterangan (Suket) Ijazah Paket/Kesetaraan Ujian Persamaan SMA Negeri 1 (Paket C) tahun pelajaran 1995 yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung pada tanggal 19 Juli 2018, berdasarkan surat keterangan laporan kehilangan dari Kepolisian nomor TBL/C- 1/2917/VII/2018/LPG/SPKT/RESTA BALAM yang tertulis surat pernyataan tanggungjawab mutlak dari pemohon. (Red)
Diduga Oknum Perangkat Desa Tak Netral, Pontensi Pelanggaran
Pesawaran (RN) – Viral beredar foto di media sosial yang menunjukkan beberapa oknum perangkat desa tidak netral dalam Pilkada 2024.
Pasalnya dalam foto yang beredar menunjukkan beberapa oknum perangkat desa tersebut diduga ikut mengkampanyekan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut 01 Aries Sandi Darma Putra – Supriyanto (Asri).
Bahkan beberapa oknum perangkat desa tersebut tampak foto dengan berpose menunjukkan satu jari bersama-sama warga yang dihadiri oleh Eriawan sebagai Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor urut 01 Aries Sandi – Supriyanto.
Diketahui oknum perangkat desa itu ialah Burhan petugas KPPS di TPS 01 Desa Gunung Sugih, Amin anggota BPD Desa Gunung Sugih, Jama’an anggota BPD Desa Kedondong Hilman Kepala Dusun Nabang Sari Desa Kedondong dan Hermasyah anggota BPD Desa Pasar Baru Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran.
Saat dikonfirmasi Kepala Desa (Kades) Pasar Baru Fitri Nurhuda mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Namun menurutnya apabila hal tersebut benar dirinya mempersilahkan pihak terkait untuk memproses yang bersangkutan sesuai hukum yang berlaku.
“Waduh saya belum tahu Bang. Kalau memang itu betul ya silahkan dari Bawaslu atau penegak hukum memproses. Karena saya sudah mewanti wanti untuk aparatur dan perangkat desa saya untuk menjaga netral dan tidak terlibat di kegiatan pada pilkada ini,” kata dia, Minggu (20/10/2024).
Sementara Ketua Tim Pemenangan 01 Eriawan berdalih dirinya tidak mengenal beberapa oknum perangkat desa yang ikut berfoto bersama dirinya.
“Kalo yang ada jabatan-jabatan itu saya tidak tahu. Sebenarnya mereka dari rumah sakit, mampir dan kebetulan salah satu dari mereka adalah teman saya mantan pengurus PDI. Selesai ngobrol kami berfoto. Karena saya menunjuk satu jari mereka ikut. Kalo saya tau ada BPD ada kadus pasti saya larang,” pungkasnya.
Diketahui, sampai saat ini Kepala Desa Kedondong maupun Gunung Sugih belum bisa di konfirmasi. (Red)
Diduga Kampanye Tempat Pendidikan, Gakkumdu Bawaslu Panggil Aries Sandi
Pesawaran (RN)- Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Kabupaten Pesawaran akan melakukan pemanggilan terhadap Calon Bupati nomor urut 1 Aries Sandi Darma Putra terkait dugaan kampanye di tempat pendidikan.
Kejadian tersebut saat Majelis Jam’iyah Ahlit Thoriqoh menggelar pengajian dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad serta Haul Syeikh Abdul Qodir Jailani, di Pesantren Mambaul Ulum, Desa Margodadi, Kecamatan Way lima, Kabupaten Pesawaran, Senin 14 Oktober 2024, pagi sekira pukul 09.00 WIB.
Koordinator Gakkumdu Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Aji Purwadi mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus tersebut atas laporan masyarakat.
“Saat ini masih dalam proses kajian, dan hari ini kami sudah panggil para saksi-saksi beserta dengan pelapor yang kita anggap mengetahui terkait peristiwa tersebut,” kata dia, Sabtu (19/10/2024).
“Lalu untuk besok kita masih melakukan pemanggilan terhadap para saksi-saksi lainnya untuk dimintai keterangan,” timpalnya.
Dirinya menjelaskan, untuk terlapor sendiri yaitu Aries Sandi akan di agendakan pemanggilan juga.
“Kemungkinan di hari ketiga di hari Senin akan kita jadwalkan untuk penggilan terhadap terlapor, dalam hal ini Aries Sandi sebagai salah satu calon bupati Pesawaran nomor urut 1,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelapor Amirudin warga Desa Gedong tataan Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran mengatakan, bahwa hari ini pihaknya mendapatkan undangan dari Gakkumdu Pesawaran untuk dimintai keterangan.
“Kita baru saja dimintai keterangan, ya mudah-mudahan persoalan ini bisa cepat ditangani oleh oleh Gakkumdu. Ya kita tunggu saja hasilnya nanti seperti apa,” pungkasnya. (Red)
Diduga Lakukan Pelanggaran Kampanye, Masyarakat Laporkan Cabup 01 Aries Sandi Ke Bawaslu
Pesawaran (RN) – Calon Bupati (Cabup) Pesawaran nomor urut 01 Aries Sandi Darma Putra diduga melakukan beberapa pelanggaran kampanye, sehingga kembali dilaporkan masyarakat ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran.
Kali ini Amirudin warga Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran melaporkan dugaan pelanggaran kampanye Aries Sandi pada lingkungan rumah ibadah dan lingkungan pendidikan di Desa Margodadi Kecamatan Way Lima kabupaten setempat.
Menurut Amir, sapaan Amirudin, kehadiran Aries Sandi di lingkungan Masjid Babussalam lingkungan Ponpes Mambaul Ulum dibumbui ajakan memilih dengan memaparkan visi misi.
“Ya saya laporkan ke Bawaslu Pesawaran dan diterima, ini tidak bisa dibiarkan karena jika kita tutup mata pelanggaran serupa berupa kampanye di rumah ibadah bisa kembali terulang,” kata Amir, di kantor Bawaslu setempat, Rabu (16/10/2024).
Dikatakan, dirinya melaporkan dua titik kegiatan, selain pemaparan visi misi di lingkungan masjid dan pendidikan, dirinya juga melaporkan Aries Sandi karena diduga hendak membuat konten berbau politik di lingkungan Masjid Ar Royan Islamic Center Kabupaten Pesawaran.
“Yang kedua kejadian di Islamic Center, tim cabup Aries – Supriyanto dengan memakai atribut, kita menduga akan mempolitisasi pedagang dengan dalih konten, sempat terjadi perdebatan dengan koordinator pedagang disana, ini berpotensi menciptakan kegaduhan, jadi kita minta Bawaslu Pesawaran mendalami kasus ini,” kata dia.
Kedua dugaan pelanggaran ini dinilai penting untuk ditindaklanjuti, karena menurut Amir, jika terjadi pembiaran akan lahir pelanggaran-pelanggaran lainnya.
“Saya berharap Bawaslu Pesawaran profesional, saya lapor tidak sekedar lapor dilampirkan bukti-bukti, jadi harus didalami lagi dan panggil yang bersangkutan,” timpalnya.
Terpisah, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran Oktyas Afriza saat mintai tanggapi menyatakan pihaknya akan melakukan pembahasan terkait laporan yang masuk.
“Kita akan bahas di rapat internal apakah laporan akan dinaikan atau dihentikan, tergantung masuk atau tidaknya unsur-unsur pelanggaran yang dilaporkan,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, yang mengaku istri Aries Sandi telah terlebih dulu dilaporkan atas dugaan pelanggaran kampanye di rumah ibadah dan lingkungan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Padang Terang Desa Padang Ratu Kecamatan Gedang Tataan.
Hal ini tentu menambah panjang daftar pelanggaran yang dilakukan Cabup Aries Sandi pada masa kampanye Pilkada Pesawaran. (Red)
