Korupsi Dana Hibah Ratusan Juta, Kejari Pringsewu Tahan Bendahara dan Sekretaris LPTQ
Pringsewu (RN) Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Pringsewu menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi terkait penyimpangan dana hibah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pringsewu Tahun 2022.
Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung Ricky Ramadhan mengatakan, Penetapan kedua tersangka didasarkan pada kecukupan alat bukti sebagaimana diatur dalam hukum acara pidana.
“Tersangka TP, yang menjabat sebagai Bendahara LPTQ Kabupaten Pringsewu untuk Masa Bakti Periode 2020-2025, sekaligus bertugas sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu, sebagaimana Surat Penetapan Tersangka Nomor: 02/L.8.20/Fd.2/12/2024 tanggal 2 Desember 2024,” kata Ricky, Senin (02/12/2024).
“Tersangka R, yang menjabat sebagai Sekretaris LPTQ Kabupaten Pringsewu untuk Masa Bakti Periode 2021-2025, sekaligus bertugas sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu, sebagaimana Surat penetapan Tersangka Nomor : 03/L.8.20/Fd.2/12/2024 tanggal 02 Desember 2024,” tambahnya.
Selanjutnya, untuk percepatan penyelesaian perkara, Tim Penyidik melakukan penahanan terhadap kedua tersangka selama 20 hari ke depan, mulai tanggal 2 Desember 2024 hingga 21 Desember 2024 dengan jenis penahanan rutan sesuai dengan ketentuan Pasal 21 Jo. Pasal 24 KUHAP.
Modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka, sebagaimana ditemukan oleh Tim Penyidik, meliputi pembuatan laporan fiktif kegiatan dan mark-up anggaran pada sejumlah kegiatan.
“Berdasarkan hasil audit independen yang dilakukan oleh Akuntan Publik Drs. Chaeroni dan Rekan, tindakan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 584.464.163,” ujarnya.
“Atas perbuatan para tersangka, Penyidik menerapkan pasal sangkaan Primair Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18, Subsidair Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” pungkasnya. (Red)
Berantas Narkoba Korupsi dan Judi, Jadi Fokus Utama Polda Lampung
Lampung (RN) – Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, untuk menciptakan Lampung aman, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika langsung mengambil langkah tegas untuk berantas Narkoba, korupsi dan judi.
“Fokus utamanya adalah pemberantasan narkoba, korupsi, dan judi, dengan komitmen untuk menciptakan Lampung yang aman, bersih, dan bebas dari kejahatan yang merusak,” kata Kapolda saat Mengelar konferensi pers di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung, Senin (02/12/2024).
Ia menjelaskan, langkah awal yang signifikan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil menggagalkan peredaran narkotika senilai Rp14,7 miliar dalam operasi besar-besaran selama satu bulan, dari 20 Oktober hingga 20 November 2024. Operasi ini mencatatkan 159 laporan polisi dan mengamankan 215 tersangka.
“Kami menyita barang bukti berupa 256,7 kilogram ganja, 13,7 kilogram sabu, 1.625 butir pil ekstasi, 450 butir obat berbahaya, serta 50,7 gram shinte. Angka ini menunjukkan bahwa ancaman narkoba masih sangat serius di Lampung,” ujarnya.
Selain itu, indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) juga tengah didalami untuk membongkar aliran dana hasil kejahatan narkoba yang sering kali melibatkan jaringan besar.
Tidak hanya fokus pada pengungkapan kasus besar, Polda Lampung juga menggencarkan program penindakan di lokasi rawan narkoba.
Sejumlah wilayah yang sebelumnya dikenal sebagai “zona merah” peredaran narkoba telah diubah menjadi Kampung Tangguh Bebas Narkoba.
Program ini melibatkan pendekatan berbasis komunitas dengan menggandeng pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
“Kami tidak hanya menghukum pelaku, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar pencegahan narkoba menjadi gerakan bersama. Semua elemen masyarakat harus ikut berperan,” tambah Helmy.
Kapolda Lampung menegaskan akan menindak tegas semua pelaku peredaran gelap narkoba, termasuk jika ditemukan keterlibatan aparat kepolisian.
“Tidak ada toleransi. Siapapun yang terlibat, apalagi jika itu anggota kepolisian, pasti akan kami sikat,” ujarnya.
Selain narkoba, fokus lainnya adalah pemberantasan korupsi dan judi. Dengan pendekatan tegas ini, Irjen Pol Helmy Santika berharap dapat merealisasikan arahan Presiden dan Kapolri untuk menjadikan Lampung sebagai wilayah yang aman, tertib, dan bebas dari ancaman kejahatan.
“Komitmen ini diharapkan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat Lampung. Dengan tindakan tegas terhadap narkoba, korupsi, dan judi, Polda Lampung menargetkan terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (Rls/Red)
Kejari Pesawaran: Tidak Ada Perintah Dari Siapapun, Penangkapan Sutrisna Murni Dugaan Korupsi
Pesawaran (RN) – Kejaksaan Negeri Pesawaran, membantah terkait video viral mengenai kerusakan di rumah ketua badan pemenangan pemilu (Bappilu) Demokrat Pesawaran, dilakukan oleh petugasnya.
Kepala Kejari Pesawaran Tanndy Mualim mengatakan, penangkapan paksa yang dilakukan oleh pihaknya bersama dengan aparat kepolisian, karena yang bersangkutan terduga pelaku korupsi Sutrisna mantan Kepala Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau, tidak kooperatif.
“Sebenarnya kami sudah 3 kali melakukan pemanggilan terhadap Sutrisna, namun dia tidak mengindahkan, maka dari itu sesuai dengan SOP pada hari ini kita melakukan penjemputan paksa,” ujarnya, Jumat (29/11/2024).
“Saat petugas kami datang di rumah Sutrisna, petugas disambut dengan baik oleh istri dari Sutrisna, namun setelah kami menyampaikan maksud tujuan kedatangan petugas, tiba-tiba yang bersangkutan marah-marah dan membanting termos air ke meja kaca yang ada, karena situasi sudah tidak kondusif anggota kami mundur dahulu,” ujar dia.
Dirinya mengatakan, penangkapan paksa ini dilakukan karena pelaku diduga melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018 yang merugikan negara mencapai Rp553 juta.
“Kita telah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi ini sejak bulan Juni tahun 2024, dan kita menemukan adanya kerugian negara, namun karena yang bersangkutan sama sekali tidak kooperatif, makanya kami lakukan penjemputan paksa,” kata dia.
Kajari juga mengatakan, penangkapan terhadap Sutrisna ini, murni karena adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukannya saat menjabat sebagai Kades, dan tidak ada perintah dari siapapun.
“Kami melaksanakan tugas ini berdasarkan hasil pemeriksaan kami, bukan karena perintah bupati ataupun kepentingan lainnya, jadi tolong jangan membuat isu yang membikin gaduh situasi pasca pemilu ini,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy mengatakan, kejadian pada hari ini memang karena adanya tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Sutrisna.
“Janganlah kejadian ini digoreng-goreng, karena perintah bupati lah karena yang bersangkutan ketua Bappilu Demokrat lah, Pilkada telah usai dan hasilnya sudah diketahui, dan kejadian ini bukan karena politik, tapi karena kesalahan dia dan yang bersangkutan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujarnya. (Red)
Pemkab Pesawaran Terus Komitmen Turunkan Angka Stunting
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas P3AP2KB terus berkomitmen menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan bagi masyarakat bumi Andan Jejama.
Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pesawaran Rahmadhoni, mengatakan, akan terus komitmen menurunkan angka stunting di Kabupaten Pesawaran.
“Hari ini kami menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Kajian dan Rencana Tindak Lanjut Audit Stunting Tingkat Kabupaten Pesawaran Tahun 2024. diseminasi ini merupakan tahap ketiga dalam rangkaian AKS yang dimulai dengan pembentukan tim dilanjutkan dengan validasi dan verifikasi sasaran, serta analisis dan kajian masalah,” kata Ramadhoni saat membuka kegiatan di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (26/11 2024).
Dirinya juga menjelaskan, pertemuan Diseminasi Audit Kasus Stunting (AKS) dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi penyebab dan kendala dalam upaya pencegahan stunting, mengevaluasi hasil tindak lanjut, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk penurunan angka stunting di Kabupaten Pesawaran.
“Diseminasi hari ini menjadi tahap ketiga, sementara tahap keempat adalah pemantauan hasil tindak lanjut dan monitoring evaluasi (monev),” jelasnya.
Rahmadhoni menyebut, kegiatan diseminasi ini penting, guna memahami hasil audit yang telah dilakukan, terutama intervensi pada kelompok sasaran seperti calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca persalinan, balita, dan baduta yang terindikasi stunting atau bermasalah gizi.
“Jika ditemukan balita dengan hasil penimbangan di bawah -2 standar deviasi, maka harus segera dirujuk ke RSUD untuk mendapatkan penanganan intensif dan mengetahui faktor penyebabnya,” ungkapnya.
Rahmadhoni mengatakan, keluaran utama yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya Rencana Tindak Lanjut (RTL) penanganan kasus stunting yang telah diaudit untuk dapat segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah, pemerintah desa, serta pihak terkait.
“Melalui kegiatan ini, Pemkab Pesawaran berkomitmen untuk terus bersinergi dengan semua pihak guna menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Diketahui hadir Kegiatan tersebut, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran, Maisuri, bersama narasumber lainnya, seperti ahli gizi dari RSUD Pesawaran Laili Fitriani dan dr. Arif Rahman, serta Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pesawaran Rahmadhoni. Selain itu juga turut hadir Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, kepala Puskesmas, Penyuluh KB, Bidan Desa, Aparat Desa dan Kecamatan, serta Tim Percepatan Penurunan Stunting lainnya. (zal)
Heboh Pria Diduga Timses Paslon 01 Kepergok Bagi – bagi Uang
Pesawaran (RN) – Beredar video warga yang diamankan sedang menerima amplop yang berisi uang pecahan Rp50 ribu, yang diduga sebagai money politic dari salah satu calon bupati di Kabupaten Pesawaran.
Dalam video tersebut, tampak sepasang suami istri warga Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran mengaku bahwa menerima amplop yang berisi uang itu untuk memilih calon bupati nomor urut 01 (Aries Sandi).
Menurut pengakuan Juni, pria yang ada di video tersebut mengatakan, amplop itu dari pamannya bernama Agus warga Dusun 4 Desa Bogorejo, yang diberikan melalui istrinya untuk memilih Cabup Cawabup nomor urut 01 Aries Sandi-Supriyanto, pada hari pencoblosan tanggal 27 November besok.
“Saya dikasih sama dia (Agus, red) pak, untuk milih nomor 01 pencoblosan nanti,” terang Juni dalam video tersebut, Senin (26/11/2024) malam.
Sementara di video lainnya, tampak seorang pemuda bernama Aldi warga Desa Bogorejo juga mengaku bahwa dirinya diminta oleh Agus, untuk membagi-bagikan amplop ke warga.
Menurut pengakuan dia, dirinya tidak mengetahui jumlah uang dan amplop yang akan dibagikan ke warga ini.
“Jumlah amplopnya nggak tau ada berapa. Saya cuma disuruh bagi-bagi ke warga sekitar sini,” ujarnya.
Sedangkan menurut salah satu anggota Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Endarsyah, warga yang menangkap dan memvideokan pelanggaran politik uang ini mengungkapkan, hal tersebut dilakukan oleh dirinya karena adanya laporan warga yang resah dengan pembagian amplop dari salah satu calon bupati tersebut.
Dia menjelaskan, penangkapan yang dilakukannya tersebut sebagai bentuk upaya dirinya sebagai warga yang menginginkan Pilkada Pesawaran ini berjalan dengan jujur, adil, aman dan damai, tanpa adanya hal-hal yang mengganggu proses pelaksanaan Pilkada di Pesawaran.
“Saya sebagai warga juga resah dengan adanya politik uang ini. Saya hanya ingin pelaksanaan Pilkada Pesawaran berjalan lancar. Apalagi ini masa tenang. Jadi biarlah warga memilih dengan hati nuraninya, tanpa ada paksaan, imbalan, atau sebagainya untuk memilih salah satu calon,” ungkapnya.
Dia juga mengungkapkan, pelanggaran tersebut sudah di laporkan ke pihak Panwascam Gedong Tataan untuk menindak lanjutinya.
“Saya sudah laporkan ke Panwascam untuk ditindak lanjuti. Berikut barang bukti pelanggarannya saya sudah serahkan juga,” ungkapnya.
Terkait hal itu, dibenarkan oleh panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Gedong tataan yang menerima adanya laporan penangkapan poltik uang tersebut, dan sudah ditindak lanjuti dengan mendatangi lokasi dan membuat laporan pelanggarannya.
“Semalam kita langsung menuju ke lokasi penangkapan. Kita juga sudah mengamankan amplop yang berisi uang 50 ribu rupiah ini dan sudah membuat laporannya,” ujar Wahyudi, salah satu anggota Panwascam Gedong Tataan yang hadir di lokasi, saat dihubungi media ini, Selasa (26/11/2024).
“Pelanggaran ini juga sudah kita laporkan ke Bawaslu Pesawaran. Dan hari ini Bawaslu akan menggelar rapat pleno adanya temuan pelanggaran money politic ini. Untuk lebih jelas hasilnya, hubungi komisioner Bawaslu aja,” pungkasnya. (Red)
Satu Hari Menjelang Pencoblosan Paslon Nanda Anton Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas
Pesawaran (RN) – Satu hari menjelang pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 Nanda Indira-Antonius M. Ali meminta masyarakat agar menjaga kondusifitas jalannya demokrasi di Kabupaten Pesawaran.
Cabup Nanda juga menghimbau kepada masyarakat Pesawaran untuk menjaga pilkada damai, jujur, dan bebas, agar bisa menghasilkan demokrasi di Kabupaten Pesawaran yang berkualitas.
“Pilkada yang aman dan damai merupakan harapan kita semua. Untuk itu, saya mengajak masyarakat Pesawaran, agar bersama-sama menjaga pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di kabupaten ini berjalan dengan lancar dan kondusif,” kata dia, Senin (25/11/2024).
Sedangkan terkait atas hasil survei yang menyatakan Paslon nomor urut 02 ini menang dalam Pilkada. Nanda meminta kepada seluruh pendukung dan relawannya, agar bisa menjaga dan mengawal penuh pelaksanaan Pilkada agar tidak ada kecurangan.
Dengan hasil survei ini, dia juga mengajak semua tim pemenangan dan relawan untuk menjaga hasil kerja keras yang turun langsung menyampaikan program Nanda-Anton kepada masyarakat, agar Paslon Nanda-Anton bisa memenangkan Pilkada Pesawaran.
“Kepada para saksi, penggerak pemilih, dan relawan, untuk siaga mencegah adanya kecurangan dan upaya mengganggu proses pemungutan suara. Serta melakukan koordinasi dan komunikasi apabila ada temuan di lapangan,” pintanya.
Nanda juga meminta keikhlasan seluruh masyarakat Pesawaran untuk mendoakan dirinya bersama Antonius M. Ali terpilih dalam Pilkada Pesawaran. Sehingga bisa mewujudkan cita-cita luhur para pendiri Kabupaten Pesawaran.
“Saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada seluruh pendukung dan relawannya yang secara ikhlas telah membantu dan mendukung saya dan Pak Anton dari proses pencalonan hingga akhir kampanye, hingga berjalan aman, kondusif, serta lancar, untuk menuju Pesawaran Cakep,” ucapnya.
“Untuk hasilnya kita serahkan ke Allah SWT. Saat ini, mari kita bersama-sama bermunajat dan berdoa, semoga kerja keras kita selama ini, serta cita-cita saya dan Pak Anton dapat di ijabah dan terwujud,” pungkasnya. (zal)
Hasil Survei RLMG R&D Paslon 02 Lebih Unggul Dari 01
Pesawaran (RN)- Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran nomor urut 02 Nanda Indira – Antonius Muhammad Ali menjadi pemenang dalam pelaksanaan Pilkada serentak Kabupaten Pesawaran tahun 2024.
Hasil tersebut diketahui dari perhitungan lembaga survei Radar Lampung Media Group Research adn Development (RLMG R&D), bekerjasama dengan Disway.id Jakarta untuk Pilkada Lampung 2024 yang dilaksanakan dari tanggal 11-16 November 2024.
Dari data hasil survei yang dirilis tersebut, pasangan Nanda-Anton lebih unggul dari pasangan calon Aries Sandi DP-Supriyanto, dengan jumlah presentase pemilih yaitu, Paslon nomor urut 01 Aries Sandi DP-Supriyanto 45, 83 persen, dengan Rentang Margin 42, 83 persen –48, 83 persen. Dan Paslon Nanda Indira-Antonius M. Ali 54, 17 persen, dengan Rentang Margin 51, 17 persen – 57, 17 persen.
Dan dari hasil survei ini menunjukan bahwa, masyarakat menginginkan Paslon Nanda Indira-Antonius M. Ali untuk memimpin Kabupaten Pesawaran untuk lima tahun kedepan.
Berikut hasil survei dari Radar Lampung Media Group Research adn Development pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 untuk Provinsi Lampung:
A. Pemenang Gubernur Lampung
1. Arinal Djunaidi-Sutono 30,90 persen.
Rentang Margin 27,90 persen – 33,90 persen.
2. Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela 69,10 persen.
Rentang Margin 66,10 persen – 72,10 persen.
Prediksi : Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela pemenang Pilgub Lampung 2024.
B. Pemenang Wali Kota Bandarlampung
1. Reihana Wijayanto-Aryodhia SZP 32,60 persen.
Rentang Margin 29,60 persen – 35,60 persen.
2. Eva Dwiana-Deddy Amarullah 67,40 persen
Rentang Margin 64,40 persen – 70,40 persen.
Prediksi: Eva Dwiana-Deddy Amarullah memenangkan kontestasi Pilwalkot Bandarlampung.
C. Pemenang Wali Kota Metro
1. Bambang Iman S-Rafieq Adi Pradana 60,36 persen,
Rentang Margin 57,36 persen – 63,36 persen.
2. Wahdi-Qomaru Zaman 39,64 persen,
Rentang Margin 36,64 – 42,64 persen.
Prediksi: Bambang Iman S-Rafieq Adi Pradana memenangkan kontestasi Pilkada Kota Metro.
D. Pemenang Bupati Pringsewu
1. Fauzi-Laras Tri Handayani 28,09 persen, Rentang Margin 25,08% – 31,08 persen.
2. Adi Erlansyah-Hisbullah Huda 25,90 persen,
Rentang Margin 22,90 persen – 28,90 persen.
3. Riyanto Pamungkas-Umi Laila 30,08 persen,
Rentang Margin 27,08 persen – 33,08 persen.
4. Ririn Kuswantari-Wiriawan 15,93 persen,
Rentang Margin 12,93 persen – 18,93 persen.
Prediksi: Riyanto Pamungkas dan Umi Laila berpeluang kuat memenangkan kontestasi. Namun, mengacu margin of error (MoE), peluang Fauzi-Laras Tri Handayani masih sangat terbuka.
E. Pemenang Bupati Way Kanan
1. Resmen Kadafi-Cik Raden 46,56 persen,
Rentang Margin 43,56 persen – 49,56 persen.
2. Ali Rahman-Ayu Asalasiyah 53,44 persen,
Rentang Margin 50,44 persen – 56,44 persen.
Prediksi: Jika dilihat dari margin of error (MoE), Ali Rahman-Ayu Asalasiyah pemenang kontestasi Pilkada Way Kanan.
F. Pemenang Bupati Pesawaran
1. Aries Sandi DP-Supriyanto 45,83 persen, dengan Rentang Margin 42,83 persen–48,83 persen.
2. Nanda Indira-Antonius 54,17 persen, dengan Rentang Margin 51,17 persen –57,17 persen.
Prediksi: Nanda Indira-Antonius M. Ali memenangkan kontestansi Pilkada Pesawaran.
G. Pemenang Bupati Mesuji
1. Syamsudin-M Yulivan Nurullah 10,74 persen,
Rentang Margin 7,74 persen – 13,74 persen.
2. Elvianah-Yugi Wicaksono 48,70 persen
Rentang Margin 45,70 persen – 51,70 persen.
3. Edi Ashari-Tri Isyani 6,76 persen,
Rentang Margin 3,76 persen – 9,76 persen.
4. Suprapto-Fuad Amrullah 33,80 persen,
Rentang Margin 30,80 persen – 36,80 persen.
Prediksi: Elvianah-Yugi Wicaksono memenangkan kontestasi Pilkada Mesuji.
H. Pemenang Bupati Lampung Utara
1. Hamartoni Ahadis-Romli 49,40 persen,
Rentang Margin 46,40 persen- 52,40 persen.
2. Ardian Saputra-Sofyan 50,60 persen,
Rentang Margin 47,60 persen- 53,60 persen.
Prediksi: Jika dilihat dari margin of error (MoE), keduanya bersaing sengit. Keduanya masih berpeluang memenangkan pilkada Lampung Utara.
I. Pemenang Bupati Lampung Barat
1. Kotak Kosong 24,85 persen,
Rentang Margin 21,85 persen – 27,85 persen.
2. Parosil Mabsus-Mad Hasnurin 75,15 persen,
Rentang Margin 72,15 persen- 78,15 persen.
Prediksi: Parosil Mabsus-Mad Hasnurin memenangkan kontestasi Pilkada Lampung Barat.
J. Pemenang Bupati Lampung Selatan
1. Nanang Ermanto-Antoni Imam 42,00 persen,
Rentang Margin 39,00 persen – 45,00 persen.
2. Radityo Egi-M. Syaiful Anwar 58,00 persen,
Rentang Margin 55,00 persen – 61,00 persen.
Prediksi: Radityo Egi-M Syaiful Anwar diprediksi memenangkan kontestasi Pilkada Lampung Selatan.
K. Pemenang Bupati Lampung Tengah
1. Musa Ahmad-Ahsan Saad Said 56,18 persen,
Rentang Margin 53,18 persen – 59,18 persen.
2. Ardito Wijaya-I Komang Koheri 43,82 persen,
Rentang Margin 40,82 persen – 46,82 persen.
Prediksi: Musa Ahmad-Ahsan Saad Said memenangkan kontestasi Pilkada Lampung Tengah.
L. Kabupaten Lampung Timur
1. Ela Siti Nuryamah-Azwar Hadi 57,75 persen,
Rentang Margin 54,75 persen – 60,75 persen.
2. Dawam Rahardjo-Ketut Erawan 42,25 persen,
Rentang Margin 39,25 persen – 45,25 persen
Prediksi: Ela Siti Nuryamah-Azwar Hadi memenangkan kontestasi Pilkada Lampung Timur.
M. Pemenang Pilkada Tulang Bawang
1. Winarti-Reynata Irawan 46,17 persen,
Rentang Margin 43,17 persen – 49,17 persen.
2. Qudrotul Ikhwan-Hankam Hasan 26,29 persen,
Rentang Margin 23,29 persen – 29,29 persen.
3. Hendriwansyah-Danial Anwar 27,54 persen,
Rentang Margin 24,54 persen – 30,54 persen.
Prediksi: Winarti-Reynata Irawan diprediksi memenangkan kontestasi Pilkada Tulang Bawang.
N. Pemenang Bupati Tulangbawang Barat
1. Novriwan Jaya-Nadirsyah 73,28 persen,
Rentang Margin 70,28 persen – 76,28 persen.
2. Kotak Kosong 26,72 persen,
Rentang Margin 23,72 persen – 29,72 persen.
Prediksi: Novriwan Jaya-Nadirsyah memenangkan kontestasi Pilkada Tulangbawang Barat.
O. Pemenang Bupati Tanggamus
1. M. Saleh Asnawi-Agus Suranto 59,63 persen,
Rentang Margin 56,63 persen – 62,63 persen.
2. Dewi Handajani-Ammar Sirajudin 40,37 persen,
Rentang Margin 37,37 persen – 43,37 persen.
Prediksi: M. Saleh Asnawi memenangkan kontestasi Pilkada Tanggamus.
P. Pemenang Bupati Pesisir Barat
1. Dedi Irawan-Irawan Topani 41,83 persen,
Rentang Margin 38,83 persen – 44,83 persen.
2. Septi Heri Agusnaini-Ade Abdurachim 33,78 persen,
Rentang Margin 30,78 persen – 36,78 persen.
3. N. Lingga Kusuma-Erlina 24,39 persen,
Rentang Margin 21,39 persen – 27,39 persen.
Prediksi: Dedi Irawan-Irawan Topani memenangkan kontestasi Pilkada Pesisir Barat.
Sumber: Survei Litbang RLMG, 11-16 November 2024. (Red)
Ketua KPU Pesawaran Diduga Korupsi Dana Hibah Tahun 2019-2020, FMPB Minta APH Usut Tuntas

“Jangan dibiarkan lagi kasus itu, harus segera ditindaklanjuti oleh APH sampai benar-benar tuntas dan jelas,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melakukan pemeriksaan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pesawaran Yatin Putro Sugino selama kurang lebih 8 jam atas dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) kegiatan anggaran hibah Pilkada tahun 2019-2020.
“Kemarin sebelum kami datang, Pak Yatin dan Sekretaris beserta beberapa komisioner sudah diperiksa terpisah, kami dari PPK dari 10 kecamatan dipanggil semua, cuman PPK Way Lima yang belum hadir, pemeriksaan kurang lebih 8 jam,” sebutnya.
Pemanggilan dan pemeriksaan Ketua KPUD Pesawaran dan beberapa komisioner dibenarkan oleh Ditreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Maestron Siboro, dia mengatakan saat ini pihaknya telah mengumpulkan bahan keterangan dari beberapa orang yang dipanggil.
“Ya kami melakukan pengumpulan bahan keterangan, dari beberapa orang,” ungkap dia ketika dikonfirmasi media, Kamis malam (1/4/2021). (Red) 