Tumannn…, Bobol 5 Kotak Amal dan Kantor Pos, Dua Bersaudara di Ringkus Polres Tangamus
Tanggamus (HO) – Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di rumah dinas yang menempel ke kantor pos Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus di Pekon Tekad berhasil ditangkap.
Kedua pelaku masih bersaudara, seorangnya dewasa berinisial AN (24) dan BI (13) warga Pekon Gunung Meraksa Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus.
Dari penangkapan tersebut turut diamankan sepeda motor yang digunakan keduanya dan kotak amal masjid keadaan kosong yang biasanya di letakan di dalam kantor pos.
Penangkapan Itu bisa dilakukan dan dapat terungkap atas kerjasama yang baik antara Reskrim Polsek Pulau Panggung, Tekab 308 Polres Tangamus dan Tekab 308 Polres Pringsewu.
Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Iptu Musakir, SH mengatakan, kedua pelaku ditangkap setelah teridentifikasi melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV milik kantor pos setempat.
Berdasarkan identifikasi tersebut, kedua pelaku juga teridentifikasi merupakan pembobol 5 kota amal di Kabupaten Pringsewu selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap mereka.
“Kedua pelaku ditangkap di dua tempat berbeda, AN ditangkap saat berada di bengkel motor Pulau Panggung dan BI saat berada di rumahnya pada Rabu, 25 Agustus 2021 pukul 11.00 Wib,” kata Iptu Musakir mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, SIK., Jumat (7/8/21).
Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian berdasarkan laporan korban yakni pada hari Senin tanggal 02 Agustus 2021 yang diketahui sekira pukul 07.30 Wib pada saat saksi Suryadi (45) selaku pegawai Kantor Pos tiba di kantor melihat jendela rumah dinas Kantor Pos sudah terbuka.
Kemudian saksi mengecek dan masuk ke dalam rumah dinas tersebut, setibanya di dalam rumah dinas tersebut saksi melihat pintu tengah menuju Kantor Pos sudah terbuka dan kunci grendel pintu tersebut sudah terlepas.
Ketika itu pula saksi langsung mengecek ke area dalam Kantor Pos, mendapati 2 buah kotak amal dan 2 karung beras ukuran 10 kg sudah hilang, sehingga korban mengalami kerugian Rp2,1 juta.
“Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Pulau Panggung guna ditindaklanjuti,” jelasnya.
Sambungnya, berdasarkan keterangan kedua pelaku nereka mengakui perbuatannya dengan cara menjebol jendela rumah dinas lalu merusak pintu masuk ke dalam kantor pos lalu mengambil kotak amal dan 2 karung beras.
“Mereka masuk ke dalam kantor pos melalui jendela rumah dinas. Lalu mengambil dua kotak amal dan dua karung beras,” ujarnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku diproses lebih lanjut oleh Polsek Pulau Panggung. “Terhadap keduanya dijerat pasal 363 KUHPidana, ancaman maksimal 7 tahun. Terhadap anak dibawah umur penyidikannya mengacu UU Peradilan Anak,” tandasnya.
Sementara itu menurut AN, mereka melakukan perbuatan tersebut dipicu karena kecanduan bermain judi online. Selain membobol kantor pos tersebut ia juga mencuri kotak amal masjid di wilayah gisting dan dalam rentang waktu mulai bulan Juni tahun 2021 juga mencuri kotak amal di 5 TKP berada di wilayah Kabupaten Pringsewu.
“Di masjid gisting pernah ambil dan di masjid Pringsewu. uangnya untuk judi online dan beli handphone adek,” kata AN dalam keterangannya. (Red)
Sambut Joko Widodo, Pemkab Pesawaran Siapkan Vaksin 1000 Remaja
Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung akan menggelar 1000 Vaksin untuk remaja dalam rangka menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Plh Sekertaris Daerah Kabupaten Pesawaran Drs Syukur mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan segala skema yang akan dijalankan dalam kunjungan presiden ke Pesawaran.
“Sebenarnya kan pak Presiden pada tanggal 2 September 2021 ini ada agenda untuk peresmian bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu, namun kita memiliki kesempatan yang spesial dikunjungi dan pak Presiden ingin melihat secara langsung pelaksanaan vaksinasi untuk remaja,” ujarnya seusai rapat persiapan kunjungan presiden di SMPN 1 Pesawaran. Jumat (27/8/2021).
Dirinya mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi perdana untuk remaja Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menyiapkan 1000 dosis vaksin sinovac yang akan diberikan kepada 1000 murid dari beberapa sekolah SMP sederajat dan SMA sederajat yang ada disekitaran Kecamatan Gedongtataan.
“Jadi kuota vaksin diberikan untuk 1000 orang, dari data yang sudah ada vaksin tersebut diperuntukkan bagi 362 siswa kelas 9 yang ada di SMPN 1 Pesawaran, 129 siswa kelas 9 yang ada di SMPN 26 Pesawaran, 189 siswa SMP 19 Pesawaran, kemudian 354 siswa kelas 12 SMAN 1 Gedongtataan dan sisanya untuk SMK Pelita yang datanya sampai saat ini belum tertulis,” ujar dia.
Ia mengatakan, agar tidak terjadinya kerumunan saat pelaksanaan vaksinasi kemungkinan pihaknya akan membagi menjadi beberapa titik tempat vaksinasi hal ini guna menjaga protokol kesehatan (Prokes) tetap terjaga.
“Prokes tetap kita kedepankan, seribu orang itu tidak mungkin kita tempatkan disatu tempat, maka dari itu kita hari ini menggelar rapat untuk memastikan seperti apa baiknya, kemungkinan akan kita bagi lokasi vaksinasi,” kata dia.
“Meskipun kita bagi tempatnya, tapi kita merencanakan agar pak Presiden dapat tetap melihat dan berkomunikasi dengan para peserta vaksin melalui virtual,” katanya.
Dirinya berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi perdana untuk remaja ini pelaksanaan vaksin remaja dapat terus berjalan kedepannya, sehingga hal ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan wali murid apabila Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilaksanakan.
“Kita ketahui saat ini vaksinasi untuk remaja di Kabupaten Pesawaran memang baru dilaksanakan, namun kita usahakan kedepannya vaksinasi terus bergulir sehingga seluruh masyarakat Pesawaran dapat tersentuh vaksin,” ujarnya. (Red)
Bentuk Dukungan, PPNI Pesawaran Beri Bantuan Ratusan Perawat Positif Covid-19
Pesawaran (HO) – Untuk memberikan dukungan dan semangat terhadap rekan sejawat terlibat langsung dalam penanganan pasien Covid-19, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan kepada ratusan perawat yang terpapar Covid-19.
“Sampai dengan saat ini kurang lebih ada 100 orang perawat di Pesawaran yang terkonfirmasi Covid-19 dan dua diantaranya meninggal dunia,” ungkap Ketua DPD PPNI Kabupaten Pesawaran Widodo, Jumat (27/8/2021).
Menurutnya, seluruh anggota DPD PPNI Kabupaten Pesawaran yang terpapar Covid-19, merupakan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang langsung menangani pasien Covid-19.
“Memang semua anggota PPNI yang terpapar Covid-19 itu bertugas di pusat pelayanan kesehatan masyarakat seperti Dinas Kesehatan, RSUD Pesawaran dan Puskemas,” ujarnya.
“Oleh sebab itu, guna sedikit meringankan beban sekaligus bentuk dukungan semangat, kita berinisiatif untuk memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada rekan sejawat yang sedang melakukan Isolasi,” timpalnya.
Ia pun berharap dengan adanya kebijakan pemberian vaksin dosis ketiga bisa meminimalisir Nakes yang terpapar Covid-19.
“Saya berharap dengan pemberian vaksin dosis ketiga yang diprioritaskan untuk Nakes, tidak ada lagi Nakes khususnya perawat yang terpapar Covid-19, sebab dengan adanya pandemi Covid-19 seperti saat ini, peran kami sebagai Nakes menjadi garda terdepan dalam penanganannya, saya yakin pengabdian yang kita lakukan untuk masyarakat bisa menjadi ladang pahala dan ibadah,” tutupnya. (Red)
Korps Marinir TNI AL Brigif 4 Marinir/BS Laksanakan Vaksin Tahap Kedua Yonif 7
Pesawaran (HO) – Perwira Staf Personel (Paspers) Brigif 4 Marinir/BS Letkol Marinir Munsif Abror beserta Kasiwatpers Brigif 4 Marinir/BS Kapten Marinir Dedi Kristiawan menghadiri pelaksanaan Vaksinasi tahap kedua bagi Keluarga Anggota Brigif 4 Marinir/Bs dan Masyarakat Maritim di Batalyon Infanteri 7 Marinir Ketapang Teluk Pandan Pesawaran Lampung. Rabu (25/8/2021).
Paspers Letkol Marinir Munsif Abror menyampaikan bahwa sebanyak 100 Vaksin Sinovac di siapkan bagi keluarga Anggota dan Masyarakat Maritim yang sudah terdaftar dan kagiatan Serbuan Vaksinasi ini di laksanakan sesuai dengan perintah Komandan Korps Marinir sebagai usaha untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19.
“Kegiatan ini sesuai dengan perintah satuan atas guna mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Keluarga Anggota dan Masyarakat yang sudah terdaftar dan sudah vaksin tahap pertama akan mendapatakan vaksin sinovac untuk Vaksinasi Tahap kedua ini, 100 Vaksin sinovac sudah kami siapakan sesuai dengan data yang ada,” ujar Letkol Marinir Munsif.
Marlan Warga Desa Gebang dan Makruf warga Desa Margod Dalom kecamatan Teluk Pandan mengatakan sangat bersyukur dengan kegiatan vaksinasi ini.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih dengan Marinir Yonif 7 dan Yonif 9 yang telah peduli dengan masyarakat,” ujar Makruf.
Kegiatan Vaksinasi di laksanakan di lapangan panahan Batalyon Infanteri 7 Marinir dengan tenaga medis sebanyak 15 personel gabungan dati Peleton Kesehatan Yonif 7 Marinir dan Balai Kesehatan Prajurit Piabung. Sementara untuk vaksin berasal dari Korem 043/Garuda Hitam Bandar Lampung. (Rls/Red)
Lirik Ayu Tinting Nyasar Ke PN, YLPKPA Salah Alamat, Pahami Permendagri Nomor 18 Tahun 2018
“Pengangkatan dan pemberhentian Ismanto sebagai anggota Rukun Tetangga (RT) adalah kewenangan dari Kepala Desa”
Pesawaran (HO) – Pemberitaan di salah satu media online mengenai gugatan ke pengadilan oleh Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Perjuangan Anak Negeri (YLPKPA) Dewan Pimpinan Cabang Pesawaran yang ditujukan kepada Bupati Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona dinilai salah alamat. Dalam klarifikasi perkara perbuatan melawan hukum, yang dicantumkan pada perkara gugatan perdata bernomor 15/Pdt.G/2021/PN Gdt, perkara tersebut didaftarkan pada Pengadilan Negeri (PN) Gedongtataan pada Kamis (19/8/2021). “Pada prinsipnya kami menghormati proses atau pun upaya yang dilakukan YLPKPA cabang Pesawaran tersebut, yang merupakan kuasa hukum atau subyek hukum yang merasa dirugikan,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Kabupaten Pesawaran, Jenny Ricardo.FB, menjelaskan, Senin (23/8/2021). Dalam persoalan tindakan yang dianggap sewenang-wenang, diduga dilakukan oleh Baharuddin mantan kepala desa Margodadi kepada Ismanto yang dalam hal ini selaku penggugat atau sebagai ketua Rukun Tetangga (RT) dengan memberhentikan dirinya sebagai ketua RT di desa Margodadi tersebut. “Segala upaya hukum adalah hak dari setiap warga negara yang mencari keadilan karena itu dilindungi oleh konstitusi negara, namun disisi lain menjadi sebuah hal yang imperatif,” jelasnya. Dalam hal ini dirinya mewakili pemerintah Kabupaten Pesawaran akan memberikan pandangan atas informasi sebagaimana yang telah dideminasikan oleh salah satu media online itu, sehingga ada informasi yang sifatnya edukatif. Jenny melanjutkan, pengangkatan dan pemberhentian Ismanto sebagai anggota Rukun Tetangga (RT) adalah kewenangan dari Kepala Desa sebagaimana dalam ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa Dan Lembaga Adat Desa yang ditetapkan dengan keputusan kepala desa. Dalam peraturan tersebut menegaskan tidak adanya kewenangan Kepala Daerah (Bupati) yang sifatnya konkret dalam pemberhentian RT, serta secara langsung mengisyaratkan bahwa tidak adanya kausalitas hukum yang didalilkan dalam perkara gugatan oleh YLPKPA cabang Pesawaran tersebut, katanya. “Informasi ini perlu disampaikan, sehingga tidak terjadinya suatu pembulatan opini di masyarakat, bahwa Kepala Daerah dalam hal ini Bupati Pesawaran mempunyai kewenangan apalagi sampai pada suatu prasangka mendorong pemberhentian RT di desa Margodadi Kecamatan Way Lima,” tandasnya. “Namun karena ada pihak yang merasa dirugikan haknya, sehingga membuat surat gugatan ke Pengadilan Negeri Gedong Tataan sesuai dengan kewenangan relatifnya, maka sekali lagi Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran menghormati dan akan mengikuti proses serta akan mempersiapkan jawaban kami di pengadilan,” pungkasnya. Saat ditanya apakah Pemkab Pesawaran akan mengambil langkah hukum atau melaporkan balik terkait dugaan penggiringan opini ini Jenny mengaku masih melihat situasi. “ya kita lihat saja nanti bagaimana perkembangannya,” jawab Jenny. (Red)RSUD Lakukan Vaksinasi Moderna Nakes Pesawaran
Pesawaran (HO) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran, sudah mulai melakukan vaksinasi moderna untuk para tenaga kesehatan yang bertugas.
Direktur RSUD Kabupaten Pesawaran Drg Yasmin Marlinawati mengatakan, Vaksin Moderna merupakan jenis vaksin mRNA (messenger RNA). Vaksin ini tidak menggunakan virus yang dilemahkan atau dimatikan, melainkan menggunakan komponen materi genetik yang membuat sistem kekebalan tubuh memproduksi spike protein. Protein tersebut merupakan bagian dari permukaan virus Corona. dan pelaksanaan vaksinasi moderna untuk para Nakes di RSUD Pesawaran dilakukan secara bertahap.
“Jumlah nakes kita inikan kurang lebih 200, nah kita ini membaginya sehari 30 nakes yang disuntik, serta pelaksanaan ini dilakukan mulai hari ini (Senin) sampai Kamis depan,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi moderna di RSUD Pesawaran. Senin (23/8/2021).
Dirinya mengatakan, pembatasan jumlah ini dilakukan mengingat efek samping yang ditimbulkan setelah dilakukan vaksinasi moderna ini.
“Kalau untuk efek sampingnya itu yang ditimbulkan pegel-pegel kemudian demam, lalu nyeri kepala, nah maka dari itu untuk menjamin pelayanan di RSUD tetap berjalan dengan baik makanya kita membagi seharinya itu 30 nakes saja yang disuntik,” ujar dia.
Dirinya berharap, dengan diberikannya vaksin ketiga jenis Moderna untuk para Nakes, dikemudian hari sudah tidak ada lagi Nakes yang terpapar covid-19 bahkan sampai meninggal dunia akibat terpapar covid-19.
“Pemerintah sudah berusaha memberikan yang maksimal untuk para Nakes ini, karena mereka adalah garda terdepan di tengah pandemi covid-19, maka dari saya berharap dengan diberikannya vaksin ketiga ini tidak ada lagi Nakes yang terpapar covid-19,” kata dia.
Sementara itu, Trio Pranoto salah satu Nakes Pesawaran yang sudah disuntik vaksin moderna mengatakan, saat ini belum ada efek samping yang dirasakan olehnya.
“Kalau kata petugasnya sih, efek samping dirasakan satu hari setelah dilakukan suntik, seperti demam, nyeri kepala dan pegal-pegal di badan. Tapi gak papalah yang penting Nakes sehat dan terhindar dari paparan covid-19,” katanya. (Red)
Tingkatkan Bahasa Arab, Syekh Muhammad Munkidz Al-Asheel Kunjungi Kampung Qur’an
Pesawaran (HO) – Kampung Qur’an Al-Fushha Desa Bogorejo Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran dikunjungi Syekh Muhammad Munkidz Al-Asheel bersama keluarganya dari Madinah.
Ustadz Iqbal mengatakan bahwa kunjungan beliau ke Kampung Qur’an Al-Fushha ini dalam rangka silahturahmi beliau bersama keluarganya.
“Tak hanya itu, kedatangan beliau juga bagian upaya Kampung Qur’an Pesawaran meningkatkan mutu pengajar dan pembiasaan berbahasa Arab bagi siswa dengan mendatangkan native speaker,” kata dia, Senin (23/8/2021).
“Tentu dengan kedatangan syekh ini ke Kampung Quran Pesawaran menjadikan kami bahagia dan bangga karena dikunjungi oleh ulama internasional,” tambahnya.
Dia menjelaskan, syekh Muhammad Munkidz Al-Asheel datang ke Lampung selama dua pekan, sejak 10 sampai dengan 24 Agustus 2021, datang bersama istri dan lima anaknya.
“Anak-anak beliau yang berusia yang pertama berusia 12 tahun, dan paling kecil dua tahun membaur bersama santri TK dan SD Al-Fushha, sehingga menjadi pembelajaran tersendiri bagi santri kita,” ujarnya.
“Namun selama dua pekan karena pengalaman interaksi ini pertama bagi santri berinteraksi dengan anak-anak yang berbahasa Arab asli mereka mendapatkan kesulitan untuk komunikasi pada waktu bermain bersama,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, menurut ustadz Iqbal, syekh Muhammad Munkidz Al-Asheel juga sempat mengapresiasi para santri serta suasana Kampung Qur’an.
“Dia sempat mengapresiasi santri-santri kita yang hafalannya baik dari segi kualitas, begitu juga dengan santri-santri kita yang ramah sehingga anak-anak beliau nyaman dan merasa betah bisa bersama selama dua pekan di Kampung Quran Pesawaran, serta beliau juga mengatakan bahwa Kampung Qur’an Al-Fushha ini sangat indah,” ungkapnya.
“Tentunya harapan kita dengan kedatangan beliau, para santri-santri kita termotivasi untuk menguasai bahasa Arab,” tandasnya. (Red)
Ini Gerakan Salimah Pesawaran, Sayangi Anak Yatim Indonesia
Pesawaran (HO) – Dalam rangka semarak Muharram 1443 H, Pengurus Daerah (PD) Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kabupaten Pesawaran mengadakan kegiatan Santunan kepada Anak Yatim dan Duafa yang berada di Desa Kebagusan, Wiyono, Bagelen, Sukaraja dan Bogorejo berupa paket sembako, Sabtu (21/8/2021).
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan secara langsung bantuan ke rumah Anak-anak yatim dan mereka yang membutuhkan,” ujar Ketua PD Salimah Kabupaten Pesawaran, Vitta Herina.
Hal ini menurut Vitta merupakan bentuk ketaatan PD Salimah Kabupaten Pesawaran dalam menjalankan perintah Allah SWT dalam menyayangi anak yatim yang ada.
“Juga sebagai program turunan dari PD Salimah, dimulai dari berbagi yang sedikit dan yang berada di sekitar kita, semoga kegiatan ini kelak menjadi lebih besar, menjangkau lebih banyak anak yatim dan bersifat rutin dan lebih terarah, tidak cuma diberikan santunan tapi juga secara rutin ada pembinaan yg terarah,” kata dia.
“Sehingga anak yatim tidak hanya mendapat bingkisan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan dapat merencanakan hidup mereka di masa depan dengan baik,” pungkas Vitta. (Red)
Bawa Tiga Bungkus Sabu, Ibu Muda Ditangkap Polres Pesawaran
Pesawaran (HO) – Satuan Reserse (Sat-res) Narkoba Polres Pesawaran, Polda Lampung berhasil mengamankan tersangka penyalahgunaan narkoba di Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, Jumat (20/8) malam.
Dalam keterangan tertulisnya, Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo mengungkapkan, pihaknya berhasil mengamankan tersangka berinisial JK (38) atas informasi dari masyarakat.
“informasi masyarakat bahwa tersangka sering melakukan transaksi narkoba kemudian anggota Sat-res Narkoba Polres Pesawaran melakukan penangkapan terhadap tersangka di TKP,” ungkapnya, Sabtu (21/8).
Ditambahkan, saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Pesawaran guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Dari penangkapan tersangka, turut diamankan 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 1 unit handphone merek Samsung warna putih,” tambahnya.
Dari keterangan tersangka JK, anggota melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan kedua di Desa yang sama.
Tersangka kedua diketahui YY (38) seorang wanita warga jl. Yos sudarso Gg. Royal Lingkungan I Rt 016 Kelurahan Bumi Waras Kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung.
“Dari tersangka ke-2 diamankan 3 ( tiga ) bungkus plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 1 unit handphone merek Vivo warna biru, uang senilai Rp. 150.000, 1 buah kaos kaki dan 1 buah kotak CDR,” jelasnya.
Keduanya dijerat Pasal 112 ayat (1) UU. RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Red)
Ditambahkan, saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Pesawaran guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Dari penangkapan tersangka, turut diamankan 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 1 unit handphone merek Samsung warna putih,” tambahnya.
Dari keterangan tersangka JK, anggota melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan kedua di Desa yang sama.
Tersangka kedua diketahui YY (38) seorang wanita warga jl. Yos sudarso Gg. Royal Lingkungan I Rt 016 Kelurahan Bumi Waras Kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung.
“Dari tersangka ke-2 diamankan 3 ( tiga ) bungkus plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 1 unit handphone merek Vivo warna biru, uang senilai Rp. 150.000, 1 buah kaos kaki dan 1 buah kotak CDR,” jelasnya.
Keduanya dijerat Pasal 112 ayat (1) UU. RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Red) Danbrigif 4 Marinir/BS dan Rektor UIN Lampung, Tanam Padi di Lahan Ketahanan Pangan
Danbrigif 4 Marinir/BS dan Rektor UIN Lampung, Tanam Padi di Lahan Ketahanan Pangan
Pesawaran (HO) – Komandan Brigif (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi bersama Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung H.Moh.Mukri melaksanakan penanaman padi Situ Bagendit di Lahan ketahanan pangan Yonif 9 Marinir desa Batu Menyan, Teluk Pandan, Pesawaran – Lampung. Jumat (20/8/2021).
Brigif 4 Marinir/BS dalam hal ini Yonif 9 Marinir memiliki sekitar 30 hektar lahan ketahanan pangan berupa persawahan dan saat ini dalam masa tanam.
Untuk penggarapan lahan ketahanan pangan tersebut melibatkan masyarakat sekitar Yonif 9 Marinir, Jenis padi yang sekarang di tanam yaitu Padi Situ Bagendit merupakan jenis tanaman padi dengan umur tanaman 110 – 120 hari setelah semai Bentuk tanaman.
Danbrigif 4 Marinir/Bs Kolonel Marinir Nawawi berharap bahwa program ketahanan pangan dijajaran Brigif 4 Marinir/BS merupakan salah satu solusi dimasa pandemi sekarang ini yang dapat memenuhi kebutuhan anggota Brigif 4 Marinir/BS dan masyarakat sekitar.
Sementara Rektor UIN H.Moh.Mukri sangat mengapresiasi yang telah dilkukan oleh jajaran Brigif 4 Marinir/BS guna membantu masyarakat sekitar dalam mengahadapi pandemi sekarang ini, dan berharap Brigif 4 Marinir/BS dapat terus berkarya.
Penanaman padi di ikuti oleh Danbigrif, Perwira staf Brigif 4 Marinir/BS, Danyonif 7 Marinir, Danyonif 9 Marinir, Rektor beserta Para Wakil Rektor, Para Dekan Fakultas dan Kepala Biro AAKK Universitas Islam Negeri Lampung. (Red)
