SDN 11 Geta, Gelar Gerakan Seniman Masuk Sekolah

Pesawaran (HO) – Kegiatan gerakan seniman masuk sekolah di adakan di SDN 11 Gedong Tataan yang terletak di Desa Suka Banjar Kecamatan Gedongttaan Kabupaten Pesawaran. Adhitya Desilma Putra,S.H.,M.Kn selaku Pj Desa Suka Banjar mengatakan, SDN 11 Gedong tataan menggelar pementasan gerakan seni sekaligus penghargaan dalam rangka masa purna bakti salah satu guru di SDN 11 Gedong tataan. “Ya hari ini ada gelaran pementasan gerakan seni tari sakai sembayan krasi dari murid-murid SDN 11 Geta, sekaligus masa purna bakti Bapak Suprapto, S.Pd yang juga salah satu guru di SD setempat,” jelasnya. Sementara itu, Kepala SDN 11 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Leni Marlina, S.Pd mengatakan, Gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) adalah program yang dijalankan Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam bentuk program peningkatkan kesenian daerah dengan cara seniman mengajar kesenian pada kegiatan Ekstrakurikuler di sekolah. “Saya berharap adanya pendidikan Gerakan Seniman Masuk Sekolah ini dapat bermanfaat bagi masarakat khususnya bagi anak sekolah dan khususnya orang tua murid dengan cara mengajar kesenian pada kegiatan Ekstrakurikuler di sekolah,” ujarnya. Ia juga menambahkan selain mengadakan Gerakan Seniman Masuk Sekolah Sekolah Dasar Negri 11 Juga memberikan Penghargaan Purna Bakti kepada Bapak Suprato,S.Pd yang telah mengabdi mengajar di sekolah SDN 11 gedong tataan. Kegiatan ini juga tetap memerapkan protokol kesehatan dan di hadiri oleh Kabid Kebudayaan Hendri Perdopo, Kanit Binmas Polsek Gedong tataan Iptu Kasimudin,M.Pd, Danramil Gedong tataan diwakili oleh Pelda Sumardi, Bhabinkamtibmas Desa Sukabanjar, Babinsa Desa Sukabanjar, Korcam dan Ketua Komite. (Indra Jaya)

Program Vaksinasi, Polres Pesawaran Target 8000 Sehari, 11 Kecamatan

Pesawaran (HO) – TNI-POLRI beserta Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran akan menggalakkan program vaksinasi dengan target 8000 vaksin perhari untuk masyarakat umum yang ada di Bumi Andan Jejama. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo yang diwakili oleh Kasubaghumas AKP Aris Siregar mengatakan, kita akan terus menggalakkan vaksinasi tersebut, supaya masyarakat Pesawaran mendapatkan vaksin dengan merata. “Jadi kita akan menargetkan dalam satu hari itu 8000 vaksin yang kita turunkan,” kata dia, Senin (11/10/2021). “Dari 8000 itu kita sebarkan ke 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran,” timpalnya. Menurutnya, program itu bertujuan agar seluruh masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Pesawaran dalam tahun ini dapat tersentuh vaksinasi dengan menyeluruh. “Kalau untuk sasarannya ini untuk masyarakat umum, dan kita targetkan sampai di akhir tahun ini kurang lebih 200 ribu masyarakat,” ungkapnya. Dirinya menjelaskan, kalau untuk hari ini sudah 3.550 vaksin dari Polri dan di tambah 2.200 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran yang telah dilaksanakan di 11 kecamatan. “Ya mudah-mudahan dengan adanya program 8000 vaksin perhari ini, masyarakat Pesawaran dapat tersentuh vaksin seluruh nya,” jelasnya. “Dan untuk jadwal vaksinasinya nanti akan kita sebarkan dan kita share melalui sosial media yang ada,” tandasnya. (Red)

Polsek Gedongtataan Salurkan Dosis Astrazeneca, Sebanyak 280 Warga Sukabanjar Divaksin

Pesawaran (HO) – Polsek Gedong tataan Polres Pesawaran Polda Lampung, memberikan vaksin dosis Astrazeneca kepada 280 masyarakat Desa Suka Banjar Kecamatan Gedong tataan, Senin (11/10/2021). Kapolsek Gedong tataan Kompol Hapran mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Arya Radmantyo mengatakan, guna memutus mata rantai penularan virus covid 19, Polres Pesawaran melalui Polsek Gedong tataan menyalurkan dosis Vaksin untuk 280 masyarakat Desa Suka Banjar. “Hari ini Polres Pesawaran menyalurkan sebanyak 280 dosis Vaksin dengan merk Astrazeneca untuk warga Desa Sukabanjar,” jelasnya. Sementara itu Pj Desa Suka Banjar Adhitya Desilma Putra,S.H.,M.Kn menerangkan masyarakat sangat antusias melaksanakan Vaksin, warga secara bergiliran dan mengunakan nomor antrian dan dia berharap semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat warga Desa Suka Banjar dapat mencegah dah memutus penularan virus covid 19. “Saya sangat berterimakasih kepada Polsek Gedong tataan serta Dinas Kesehatan Kabuapten Pesawaran yang telah memberikan bantuan vaksin untuk warga Desa Suka Banjar semoga dengan adanya vaksinasi ini Masyarakat dapat beraktivitas dengan normal, seperti bepergian keluar kota dapat dengan mudah dan ini mengurangi penularan virus covid 19,” katanya. Diketahui dalam pelaksanaan kegiatan petugas menggunakan APD sesuai dengan protokol kesehatan begitu juga dengan masyarakat tetap menetapkan prokes dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Terlihat hadir juga Iptu Sofiansyah Kanit Samapta Polsek Gedong Tataan Aipda Alex Ps Kanit patroli Sat Samapta Polres Pesawaran. Aipda Rudi Antoni Ps Kanit Propam Polsek Gedong Tataan, Bripka Aldias Mardianto Ps Kanit Binkamsa Polres Pesawaran, Bripka Elvan Ap Ps Kasihumas Polsek Gedong Tataan, Bripka Desrik H Babinkamtibmas Desa Sukabanjar, Babinsa Desa Suka Banjar Sertu Rusdi Harif. (Indra Jaya)

Catattt, Jadwal Vaksin Senin 11 Oktober 2021

Diberitahukan Kepada Seluruh Masyarakat Kabupaten Pesawaran yang akan melakukan Vaksin Covid-19, ini tempat nya. Catat dan Datang ya!!!, dengan membawa Poto Copy KTP dan Kartu Keluarga, ingat jangan lupa menggunakan masker. Jadwal Vaksinasi Covid-19 Hari Senin 11 Oktober 2021 Pukul 08.00 Wib s/d Selesai. @divisi Humas polri @humas_poldalampung @humaspolrespesawaran (Sumber Humas Polres Pesawaran)

Bupati Pesawaran Tinjau Langsung, Penerapan Prokes Tempat Wisata

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Satgas penanganan covid-19 tingkat kabupaten, mengecek secara langsung penerapan protokol kesehatan (Prokes) di tempat wisata yang ada di Pesisir Bumi Andan Jejama. Ketua Satgas covid tingkat Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pihaknya telah menekankan kepada seluruh pelaku usaha tempat wisata yang ada agar dapat mengangaktifkan satgas covid-19 lokal yang dimiliki tempat wisata. “Kalau ada tim satgasnya sendiri saya yakin prokes di tempat wisata ini dapat berjalan dengan baik tidak seperti ini. Hari ini saya melihat masih ada kerumunan pengunjung, kalau ada tim satgas sendiri yang mengontrol kan bisa menegur pengunjung yang berkerumun secara langsung, jangan menunggu tim dari kabupaten turun baru penerapan prokes,” ujarnya saat mengunjungi lokasi wisata Pantai Mutun dan Pantai Putra Mutun. Minggu (10/10/2021). Dirinya mengatakan, selain membentuk tim satgas, para pelaku tempat wisata juga wajib menanyakan kepada para pengunjung terkait dengan kartu vaksin. “Pemkab telah mengeluarkan surat edaran tentang izin pembukaan tempat wisata di tengah pandemi, ada beberapa point yang harus dipenuhi, salah satunya pengunjung harus menunjukan kartu vaksin maupun aplikasi vaksin  kepada petugas penjaga,” ujar dia. “Tadi saya sudah menanyakan langsung kepada pengunjung, rata-rata mereka sudah di vaksin semua, meskipun begitu itu bukan menjadi alasan pengunjung tidak menerapkan prokes di lokasi wisata,” kata dia. Dendi juga mengatakan, akan kembali menutup lokasi wisata apabila para pelaku wisata tidak membuat tim satgas covid lokal di tempat wisata. “Bagi para pelaku yang membandel dan tidak mengindahkan peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, mau tidak mau saya harus menutup lagi, karena ini demi kepentingan dan keselamatan masyarakat saya,” katanya. “Kalau lokasi wisata ditutup lagi kan kasian masyarakat yang mencari nafkah di lokasi wisata, maka dari itu saya meminta kerja sama yang baik dari semua pihak agar bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Pesawaran, sehingga perekonomian tetap berjalan dan kesehatan masyarakat juga dapat terjaga,” ujarnya. (Red)

Pemkab Gandeng HKTI dan Apindo Gelar Vaksinasi di Bumi Andan Jejama

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung dan Assosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menggelar vaksinasi untuk petani yang ada di Bumi Andan Jejama. Ketua HKTI Provinsi Lampung Umar Ahmad, mengatakan, saat ini semua pihak sedang bahu membahu agar masyarakat yang ada khususnya di Provinsi Lampung, agar dapat tersentuh vaksin secara keseluruhan. “Hari ini HKTI bekerja sama dengan Apindo dalam pelaksanaan vaksinasi untuk petani dan masyarakat umum, memang saat ini perlu adanya kerja sama dari semua kalangan dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi di Provinsi Lampung,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi petani di Desa Kebagusan Kecanatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran. Minggu (10/10/2021). Dirinya mengatakan, pelaksanaan vaksinasi untuk petani ini baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Pesawaran, dan rencananya pihaknya akan melanjutkan vaksinasi ke kabupaten kota yang ada di Provinsi Lampung. “Untuk Pesawaran kita berikan 1000 dosis vaksin, dan rencananya kami akan membagikan 21 ribu dosis vaksin ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Lampung,” ujar dia. “Jadi pada intinya kami hadir untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi di Provinsi Lampung, bukan hanya untuk petani saja tetapi juga untuk masyarakat umum yang menginginkan di vaksin,” kata dia. Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengucapkan banyak terimakasih kepada HKTI dan Apindo yang telah menggelar vaksinasi untuk masyarakat yang ada di Bumi Andan Jejama. “Memang saat ini kami menerima bantuan dari semua pihak yang ingin membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Pesawaran, dengan semakin banyak bantuan vaksin yang kita terima semakin cepat pula kita membentuk herd immunity di Pesawaran,” katanya. Dirinya juga berharap, kepada seluruh masyarakat yang telah di vaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) yang telah dijaga dan dijalankan selama ini. “Yang harus diketahui ini adalah, vaksin bukan obat untuk covid-19 tetapi vaksin ini salah satu cara terbaik agar mengurangi resiko terpapar covid, maka dari itu tetap jalankan prokes jangan terlena dengan menurunnya kasus terkonfirmasi positif yang ada di Pesawaran,” ujarnya. (Red)

Kadisparekraf Pesawaran Lakukan Random Percepat Akselerasi Pemulihan Pariwisata

Pesawaran (HO) – Hari libur dijadikan momentum melakukan kunjungan secara random pada destinasi wisata desa Bumi Andan Jejama oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa, Sabtu (9/10/2021). Dirinya ingin mengetahui secara langsung realisasi program one village one destination dan branding pariwisata Kemilau Pesawaran yang telah dikumandangkan beberapa waktu lalu oleh pemerintah setempat. “Ya, kami hanya memastikan dilapangan apa yang menjadi kendala atau usulan apa yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan destinasi wisata desa. Kemudian nantinya akan kita sinergikan dengan pihak terkait sehingga mempercepat akselerasi pemulihan pariwisata setelah sebelumnya vakum karena covid-19,” kata dia. Menurutnya, sektor pariwisata akan menjadi salah satu konsentrasi pemerintah pada pemulihan ekonomi setelah penyebaran virus covid-19 mulai menurun dan pandemi corona tersebut segera berakhir. “Kita sama doakan, semoga pandemi corona segera selesai sehingga aktifitas ekonomi yang semula stagnan menjadi pulih kembali terutama pada pariwisata,” ujar dia. Dikegiatan tersebut, Ketut bersama jajaran mengunjungi sejumlah destinasi wisata desa diantaranya di Desa Harapan Jaya dan Desa Pesawaran Indah Kecamatan Way Ratai. Masuk di Desa Pesawaran Indah, Ketut Partayasa disambut Pj Kepala Desa Kholibi bersama aparatur desa setempat. Sambil menikmati minuman segar air lira (aren)di depan Balai Desa setempat, beberapa diskusi soal destinasi wisata desa dibahas. “Desa Pesawaran Indah memiliki destinasi wisata diantaranya Air Terjun Banyu Mandiri, Bumi Perkemahan Punggung Naga, Tourism Information Centre, Village Tour, Farm Park, Taman Dolan, Traditional Race, Agro Wisata, Galery, Kolam Mata Air, Air Terjun Batu Lapis dan sejarah,” kata Pj Kades Pesawaran Indah Kecamatan Way Ratai, Kholibi. Menurutnya, kondisi pandemi yang mulai terkendali dan cenderung menurun merupakan momentum bangkitnya geliat wisata yang sebelumnya terhenti. “Sekarang ini momentum bangkitnya ekonomi wisata, dimana seluruh destinasi mulai diburu pengunjung. Karenanya, kita harus terus berbenah melengkapi apa saja yang menjadi kebutuhan destinasi guna memanjakan wisatawan,” ujar dia. Hal yang sama juga dikemukakan oleh Kepala Harapan Jaya Kecamatan Way Ratai Susalit Cokro Aminoto dihadapan Ketut dan jajarannya. Diterangkan, pihaknya memiliki destinasi wisata diantaranya Air Terjun Sinar Tiga, Air Terjun Tirta Yasa, Bumi Perkemahan Bukit Cendana, Bukit Lantana. “Destinasi wisata Desa Harapan Jaya telah masuk 100 besar nominasi nasional dengan penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2021 yang diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno beberapa waktu lalu,” kata dia. Untuk diketahui, Ketut Partayasa belum lama menjabat sebagai Kadisparekraf Kabupaten Pesawaran. Karenanya, untuk mempercepat pemulihan ekonomi wisata di Bumi Andan Jejama pihaknya akan terus melakukan kunjungan di desa-desa yang memiliki potensi destinasi wisata dan meningkatkan promosi keluar daerah hingga nasional serta manca negara dengan branding Kemilau Pesawarannya. Dan rencananya, besok Minggu (10/10-red), Kadisparekraf Ketut Partayasa akan mendampingi Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengecek sejumlah tempat wisata di wilayah pesisir guna melihat apakah wisata dibuka dengan protokol kesehatan atau tidak serta branding Kemilau Pesawaran. (Red)

Sekda: Aparatur Desa Harus Paham, Pengurangan APBN Berdampak Pada Siltap

Pesawaran (HO) – Adanya pengurangan Dana Perimbangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, berdampak kepada Penghasilan Tetap (Siltap) dan Tunjangan para perangkat desa yang ada di Bumi Andan Jejama. Sekretaris Daerah (Sekda) Kesuma Dewangsa, yang juga Ketua TAPD Pesawaran menjelaskan, maka dari itu, dirinya meminta kepada seluruh Aparatur desa agar dapat memahami keadaan dan kondisi yang sedang menerpa. jika ini tidak terjadi tentu tidak adanya pengurangan Siltap maupun tunjangan yang diterima oleh para perangkat desa, per Januari 2022 pasti diupayakan normal kembali. “Siltap dan tunjangan perangkat desa yang diterima selama inikan, bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) sedangkan ADD ini bersumber dari dana perimbangan dari APBN, sedangkan tahun ini dana perimbangan yang kita terima mengalami pengurangan dari pusat, makanya berpengaruh kepada Siltap dan tunjangan para perangkat desa,” ujar Sekda, Sabtu (9/10/2021). Dirinya mengatakan, penyesuaian pembayaran ini berlaku untuk 6 bulan, mulai bulan Juli lalu sampai dengan bulan Desember 2021 mendatang. Penyesuaian ini sudah diatur dalam surat nomor 410/2577/IV.15/2021 tanggal 4 Oktober 2021 perihal Penyesuaian Pembayaran Siltap dan Tunjangan perangkat desa. “Perhitungan ADD ini diatur sesuai dengan amanat dari Pasal 72 ayat (4) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, ADD dengan perhitungan dari Dana perimbangan yang diterima oleh kabupaten sebesar 10% setelah dikurangi dengan Dana Alokasi Khusus (DAK),” ujar dia. “Dalam situasi Pandemi Covid-19 pemerintah Pusat menerbitakan Regulasi melalui Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan TKDD TA 2021, dalam rangka mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya, maka Pemerintah Kabupaten Pesawaran atas tindak lanjut amanat tersebut terdapat pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) yang mengalami penurunan sebesar 20 Milyar lebih,” kata dia. Dalam ketentuan tersebut juga, lanjutnya, pemerintah pusat mewajibkan Pemerintah Daerah menyediakan dukungan pendanaan untuk belanja kesehatan penanganan pandemi covid-19 dan belanja prioritas lainnya. “Jadi kita diharuskan menyiapkan dana dukungan kesehatan paling sedikit sebesar 8% untuk pemulihan, kemudian perlindungan sosial dengan proporsi paling tinggi 20%, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan proporsi paling tinggi 15%. “Maka pemerintah Kabupaten Pesawaran melakukan Refocusing Anggaran program kegiatan di seluruh OPD melalui pengurangan belanja perjalanan dinas, belanja pemeliharaan dan penundaan belanja langsung pada pihak ketiga,” ujarnya. (Red)

Transaksi Narkoba, Tiga Warga Way Layap Diringkus Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pesawaran Polda Lampung, berhasil mengamankan tiga orang tersangka penyalahgunaan narkoba di Desa Way Layap Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, SIK, MH, mengatakan bermula dari laporan informasi masyarakat bahwa tersangka sering bertransaksi Narkoba jenis sabu, kemudian anggota Satresnarkoba melakukan penangkapan terhadap tersangka dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu. “Kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap kedua tersangka lagi di dua tempat berbeda saat dilakukan penggeledahan ditemukan BB narkotika jenis sabu,” ungkap Kapolres melalui rilis humas polres setempat, Sabtu (9/10/2021). Dia menyebutkan Satresnarkoba berhasil mengamankan tiga orang tersangka yaitu Inisial TI (27) dengan barang bukti satu buah plastik klip bening berisi kristal putih diduga sabu dengan berat bruto: 0.20 gram, kemudian DR (37) dan RT (41), dengan barang bukti satu buah kotak pomade di dalam nya Terdapat 3 (tiga) bungkus plastik klip bening di duga sabu, dengan berat bruto: 0,58 gram, kemudian satu buah pipa kaca pirek, satu pack plastik klip bening, satu unit handphone merk NOKIA warna hitam, satu unit handphone merk OPPO warna rose gold. “Ketiga tersangka semuanya Warga Desa Way Layap Kecamatan Gedongtataan, untuk tersangka TI melanggar Pasal 112 ayat (1) UU. RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan tersangka DR dan RT melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU. RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” terang Kapolres. “Saat ini kedua tersangka dan barang bukti di amankan di Polres Pesawaran guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Red)

Rutin Beramal, Srikandi Dermawan Bagikan 730 Nasi Bungkus

Pesawaran (HO) – Dalam kegiatan rutin aksi sosial Jumat Barokah Srikandi Dermawan membagikan nasi bungkus sebanyak 730 kepada masyarakat setelah melaksanakan shalat Jumat. Sekretaris Srikandi Dermawan Erlinawati mengatakan, 730 nasi bungkus tersebut dibagikan ke tiga titik di tiga kecamatan. “Iya jadi untuk kegiatan hari ini kita membagikan nasi bungkus ke tiga titik masjid,” katanya, Jumat (8/10/2021). “Dan Alhamdulillah Jumat barokah yang ke-6 ini kita cukup banyak yang mensupport dan membantu, baik itu dari para pejabat, anggota Srikandi serta banyak juga dari hamba Allah,” tambahnya. Untuk tiga titik tersebut, lanjutnya, yang pertama masjid Ar-Royyan Islamic Center Kecamatan Gedongtataan sebanyak 289 nasi bungkus, Masjid Nurul Iman Desa Padang Cermin Kecamatan Waykhilau 174 Bungkus, dan Masjid Darul Ikrom Kecamatan Kedondong 267 nasi bungkus. “Kalo untuk koordinator setiap masjidnya kita bagi dari semua anggota Srikandi Dermawan yang ada, supaya dalam pembagian nasi bungkus tersebut tetap terkendali, sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa,” ujarnya. Sementara itu, Bendahara Srikandi Dermawan Rodiah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport kegiatan Jumat barokah tersebut. “Mudah-mudahan untuk kedepannya semakin banyak lagi yang memberi support dan sumbangsih dari semua pihak, agar Jumat seterusnya makin banyak nasi bungkus yang kita bagikan kepada masyarakat,” pungkasnya. Diketahui, dalam kegiatan tersebut tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19, dengan memakai masker, menjaga dan mencuci tangan menggunakan sabun. (Red)