Srikandi Dermawan Peduli, Berikan Santunan Dua Warga

Pesawaran (HO) – Sebagai bentuk kepedulian antar sesama, Srikandi Dermawan memberikan santunan kepada dua warga masyarakat Kabupaten Pesawaran yang membutuhkan, Jumat (25/2/2022). Ketua Srikandi Dermawan Devi Rama menuturkan, bantuan diberikan langsung kepada Ratna Liyanti warga Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima yang mengidap penyakit kanker dan Sarinem warga Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan. “Dari awal dibentuknya Srikandi Dermawan kami concern dengan kegiatan sosial, Alhamdulillah atas bantuan pihak-pihak yang peduli bisa terkumpul donasi untuk masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya saat memberikan bantuan di Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Ditambahkan Devi, rutinitas kegiatan sosial yang dilakukan sebelumnya adalah “Jum’at Berkah” dengan memberikan makanan kepada jama’ah shalat Jumat di beberapa masjid secara bergilir. “Untuk Jumat kali ini agak berbeda, kita berbagi kepada pasien yang membutuhkan bantuan mengingat urgensi dari dua warga ini, sebelumnya kita open donasi dan Alhamdulillah terkumpul untuk meringankan pasien,” tambahnya. “Untuk pak Sarinem kita juga sudah bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk pengadaan kursi roda dan sudah di pakai, sekarang bantuan berupa sejumlah uang guna membantu kebutuhan harian pak Sarinem yang memang tinggal sebatang kara,” timpalnya. Devi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi membantu sesama dan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para penerima. “Terutama untuk pembina Srikandi Dermawa Ibu Nanda Indira Dendi, Ketua BAZNAS Pesawaran pak Hamid dan semua pihak yang mau peduli atas giat sosial ini tak lupa seluruh keluarga besar Srikandi Dermawan,” pungkasnya. Terpisah, salah seorang warga Desa Kebagusan, Rusman yang hadir dalam pemberian bantuan mengungkapkan, apa yang dilakukan Srikandi Dermawan merupakan kegiatan positif dan patut mendapatkan apresiasi. Karena kata dia, di masa pandemi seperti sekarang banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dan butuh bantuan seperti Sarinem. “Saya sebelumnya intens berkomunikasi dengan Ketua Srikandi Dermawan ibu Devi agar tetangga saya (Sarinem) dapat tersentuh bantuan, Alhamdulillah setelah kemarin dikirim kursi roda hari ini ada santunan untuk kebutuhan hariannya,” ungkap Rusman. “Terimakasih kepada Srikandi Dermawan, semoga dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat lewat kegiatan sosialnya,” tutup dia. (Randy)

Status PPKM Level III, Bupati Pesawaran Batasi Keramaian

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) secara virtual kepada tujuh kecamatan yang ada di Bumi Andan Jejama. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, dengan meningkatnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kabupaten ke level III, pihaknya harus membatasi segala Kegiatan yang sifatnya mengumpulkan keramaian. “Beberapa waktu lalu kita sempat menggelar Musrenbang secara langsung, namun karena saat ini status PPKM kita masuk level III dan penyebaran kasus terkonfirmasi cukup tinggi, akhirnya kami memutuskan untuk menggelar Musrenbang ini secara virtual guna mengurangi resiko penyebaran virus covid-19,” ujarnya, Kamis (24/2/2022). Dirinya mengatakan, meskipun kegiatan Musrenbang pada hari ini digelar secara virtual, namun segala usulan usulan pembangunan diseluruh desa sudah ditampung dan akan dilakukan penilaian terlebih dahulu mana saja usulan yang masuk dalam skala prioritas pembangunan. “Covid-19 menjadi batu ganjalan yang sangat dirasakan oleh kami, bukan hanya pemkab saja tetapi juga, pemerintah provinsi bahkan sampai ke pusat khsususnya dalam segi keuangan. Makanya dalam segala usulan yang kami terima ini akan kami tinjau terlebih dahulu mana saja usulan yang masuk dalam skala prioritas,” kata bupati. Pada kesempatan ini juga Dendi, meminta seluruh desa yang terdapat di tujuh kecamatan yang mengikuti Musrenbang, agar dapat lebih giat menggali potensi sumber daya alam di wilayahnya, agar memiliki pendapatan yang bisa membantu pembangunan desa secara mandiri. “Kalau seluruh desa sudah memiliki potensi yang dapat menaikkan pendapatan desa, tentunya akan membantu pembangunan di desa itu sendiri, ketika adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat terkait dengan penggunaan DD seperti tahun ini,” ucapnya. Dirinya mengatakan, kemandirian desa saat ini sudah harus mulai dilakukan, mengingat akibat pandemi yang terjadi, banyak pembangunan menggunakan anggaran DD di desa tertunda. “Akibat pandemi yang melanda, kita harus dituntut untuk lebih kreatif lagi dalam menggali potensi untuk meningkatkan APBDes, sehingga kalau anggaran DD tidak bisa digunakan untuk pembangunan kalian masih memiliki anggaran karena APBDes yang dimiliki sudah cukup untuk pembangunan,” pungkas bupati. (Red)

Bantu Penderita Kangker, Karang Taruna Pesawaran Galang Dana

Pesawaran (HO) – Karang Taruna Kabupeten Pesawaran galang dana dangan cara turun ke jalan guna mambantu Ratna Warga Desa Banjar Negeri yang menderita penyakit kangker. Ketua Karang Taruna Nurul Azmi, SE, menerangkan melalui program kegiatan Karang Taruna Peduli dimohonkan kepada Dermawan dan semua anggota Karang Taruna Kabupaten Pesawaran mari bahu membahu menggalang dana membantu meringankan biaya pengobatan saudara Ratna yang sedang mengalami musibah. Dia menjelaskan Ratna adalah salah satu warga Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit kangker yang dideritanya. “Dan sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan agar dapat membantu meringankan biaya pengobatan untuk kesembuhannya,” kata Azmi, Kamis (24/2/2022). Pengalangan dilakukan di bundaran tugu pengantin bersama anggota Karang Taruna Kabupaten Pesawaran dan tetap mematuhi protokol kesehatan. (Red)

Kepala SDN 8 Padang Cermin Diduga Korupsi Dana BOS Hingga Ratusan Juta Rupiah

Dewan Guru, Wali murid Desak Kejari, Tipikor Polres Pesawaran Periksa Atri Mulyani

Pesawaran (HO) – Kepala SDN 8 Padang Cermin Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Atri Mulyani, diduga dalam penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2020 Sebesar Rp. 122.760.000, diduga banyak terjadi penyimpangan dan manipulasi dalam laporan pertanggung jawaban (LPJ) hingga ratusan juta rupiah.

Diketahui dalam penggunaan Dana BOS Tahun 2020 Triwulan Ke-1, Sebesar Rp. 37.800.000 dengan rincian yang digunakan untuk, item pengembangan perpustakaan Rp. 7.380.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 3.770.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 7.998.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 7.560.000, langganan daya dan jasa Rp. 500.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 542.000 dan pembayaran honor Rp. 10.050.000.

“Kemana dana itu bang, kayak nya tidak ada yang di realisasikan kami di sekolah, karena kami sangat tau apa saja yang di realisasikan,” ungkap salah satu dewan guru, kepada media Handalonline.com, Rabu (23/2/2022).

Kemudian Dana BOS di Triwulan Ke-ll, Sebesar Rp. 50.400.000, dengan rincian yang digunakan untuk item  penerimaan Peserta Didik baru Rp. 1.125.000, pengembangan perpustakaan Rp. 18.780.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 2.220.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 1.845.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 6.970.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 8.160.000, langganan daya dan jasa Rp. 750.000 dan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 500.000 serta pembayaran honor 10.050.000.

Begitu juga untuk Dana BOS Triwulan-lll, Sebesar Rp. 34.560.000 yang digunakan untuk item kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 1.970.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 3.844.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 8.236.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 8.660.000, langganan daya dan jasa Rp. 900.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 900.000 dan pembayaran honor Rp. 10.050.000.

Sementara itu salah satu murid Kelas IV dan  kelas V kemudian kelas lll menjelaskan di tahun 2020 untuk kegiatan ekstrakurikuler tidak ada, karena saat itu kegiatan sekolah daring bahkan 2021 juga tidak ada Kemudian untuk buku di perpustakaan seperti nya tidak ada pembelian karena itu buku-buku yang ada adalah buku sudah lama semua.

“Kalau pun ada yang baru kami tidak pernah tau buku, nya ada atau tidak dan kami juga tidak pernah mendapat bantuan dari sekolah seperti sekolah-sekolah lain pak,” ujar mereka.

“Kami tidak pernah ada kegiatan ekstrakurikuler karena sekolah saat ini daring pak, begitu juga dengan buku yang ada, itu buku-buku lama semua pak dulu sebelum covid 19 untuk ekstrakurikuler ada kami sering bermain kasti,” tambahnya.

Terpisah salah satu wali murid yang nama nya minta di rahasiakan juga mengatakan terkait bantuan anak nya juga tidak ada dari sekolah, padahal anak nya layak untuk mendapatkan bantuan, selain itu banyak juga keluhan-keluhan dari Wali murid.

“Untuk kegiatan ekstrakurikuler tidak ada itu karena anak saya tidak bersekolah sampai saat ini kegiatan ekstrakurikuler tidak ada Sedangkan ada anggaran nya ya bang itu lah yang terjadi di sekolah SDN 8 sudah menjadi rahasia umum,” ucapnya.

Begitu juga di sampaikan salah satu dewan guru yang nama sangat minta di rahasiakan karena takut timbul kesalahpahaman saat Media ini menanyakan beberapa, item Anggaran Dana bantuan operasional  tahun 2020 terkesan buang badan dan terburu-buru menjawab pertanyaan media ini.

“Maaf pak saya tidak berani jawab saya tidak tau dan saya takut kesalahan silahkan bapak jumpai saja langsung ibu Atri Mulyani selaku kepala sekolah,” katanya.

Saat media ini kembali menanyakan item untuk ekstrakurikuler, administrasi kegiatan sekolah dan pengembangan perpustakaan dia tetap takut menjawab.

“Sekali lagi saya mohon maaf, saya tidak bisa jawab dan saya takut kesalahan, kalau Untuk guru Honor di sekolah kita itu ada empat guru yang berstatus tenaga, honorer untuk gajih nya saya tidak tau dan saya tidak bisa jawab apa pertanyaan kalian terkait Dana BOS,” ucapnya.

Terpisah salah satu wali murid mengarahkan media ini untuk melihat meteran listrik, karena dia menduga ada kejanggalan.

“Bang coba tolong di lihat dan di cek untuk KWH meteran listrik di SDN 8, kayak nya itu tidak berfungsi secara normal pada umum nya sepertinya ada kejanggalan atau permainan pihak sekolah,” sebutnya.

Dia juga berharap kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Pesawaran maupun Tindak Pidana Polres Pesawaran, jika ada indikasi penyimpangan dana BOS maupun anggaran sekolah lain nya, agar dapat melakukan pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan dan ditindak lanjuti sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

“Kami berharap kepada Aparat Penegak hukum Kabupaten Pesawaran untuk menindak lanjuti terkait apa yang terjadi di sekolah tempat anak-anak kami menimba ilmu , kalau ada penyimpangan dana sekolah agar dapat ditindaklanjuti dan menjadi evaluasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran,” harapnya.

Sementara itu Atri Mulyani Kepala SDN 8 Padang Cermin ketika akan di konfirmasi Handalonline.com, terkait penggunaan anggaran Dana BOS Tahun 2020 tidak berada di kantor. Dan saat di konfirmasi melalui telpon seluler dengan nomor 08127267**** tidak mengangkat dan saat di hubungi melalui via chat WhatsApp hanya di baca dan tidak membalas.   (Indra Jaya)

AKBP Pratomo Widodo Pimpin Langsung Penegakan Disiplin Prokes di Kabupaten Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dalam rangka penegakkan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) dan Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19 serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di Wilayah Kabupaten Pesawaran, Personil Polri dari Kesatuan Polres Pesawaran dan TNI Koramil Gedong Tataan laksanakan giat Operasi Yustisi serta Sosialisasi Prokes secara Mobiling di Wilayah Hukum Kabupaten Pesawaran, Selasa (22/02/22) Pukul 16.30 Wib. Diawali dengan Apel Kesiapan Pengamanan di Mapolres Pesawaran, dipimpin langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo,. S.Ik,. M.Si,. (Han) didampingi Kabag Ops Kompol Maryanto,. S.H,. M.H serta Kasi Propam Iptu Yurisman. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo,. S.Ik,. M.Si, menjelaskan Ops Yustisi, gabungan TNI Polri dilakukan dalam rangka penegakan disiplin Prokes serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut cegah penyebaran Covid-19 dengan disiplin untuk tetap taat Prokes dalam setiap beraktifitas diluar rumah. “Giat Ops Yustisi kali ini dilakukan secara Mobiling menyasar tempat-tempat pusat keramaian masyarakat seperti Taman Andan Jejama Sidototo Desa Kebagusan serta menyasar pengguna jalan yang melintas di Simpang Pertigaan Tugu Pengantin Desa Gedong Tataan, hal tersebut dilakukan mengingat masih banyak masyarakat yang terkesan mengabaikan Prokes dengan tidak menggunakan Masker,” terang Kapolres. AKBP Pratomo Widodo melanjutkan, dalam pelaksanaan Ops Yustisi, personil gabungan TNI Polri juga lakukan himbauan kepada masyarakat tentang 5M Prokes, dihimbau agar masyarakat menggunakan Masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dalam setiap aktifitas serta untuk mencegah resiko penularan warga juga diarahkan agar menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas. “Kita tetap pada komitmen senantiasa siap mendukung penuh setiap langkah kebijakan Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, kami juga mengajak seluruh warga masyarakat bersatu-padu bersama Pemerintah untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini,” tegasnya. Kapolres menambahkan, Kegiatan Patroli Gabungan Ops Yustisi, selain menghimbau untuk taat Prokes juga memberikan teguran tertulis dan membagikan masker kepada masyarakat. “Kegiatan Patroli Gabungan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, diharapkan dengan Ops Yustisi tersebut dapat menghambat laju angka penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Pesawaran,” pungkas Kapolres. (Red)

Kadis Bersama Dua Pegawai Terpapar Covid-19, Dinkes Pesawaran Lakukan WFH 50%

Pesawaran (HO) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran, melakukan Work From Home (WFH) 50% hal ini dilakukan setelah Kadinkes dan dua pegawai Dinas setempat terpapar covid-19. Sekertaris Dinkes Pesawaran Andika membenarkan info terkait dengan Kadinkes yang terpapar covid-19, dan saat ini tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) karena tidak mengalami gejala yang berat. “Iya senin kemarin beliau masih masuk ke kantor, karena merasa tidak enak badan, akhirnya beliau melakukan antigen dan hasilnya reaktif,” ujarnya. Rabu (23/2/2022). Setelah itu, lanjutnya, pihak Dinkes langsung melakukan tracing terhadap pegawai yang melakukan kontak erat dengan Kadinkes. “Dari 12 pegawai yang kita lakukan tes antigen, terdapat dua pegawai yang dinyatakan reaktif, dan saat ini juga sedang melakukan isolasi mandiri, karena tidak mengalami gejala,” ujar dia. Dirinya juga mengatakan, meskipun saat ini pihaknya tengah melaksanakan WFH 50%, namun penerapan protokol kesehatan di kantor tersebut semakin di perketat, hal ini guna mencegah terjadinya penyebaran virus khususnya di Dinas Kesehatan. “Kalau beliau (Kadinkes) belum diketahui dari mana terpaparnya, yang jelas kami disini memperketat prokes, karena saat ini kasus terkonfirmasi sedang tinggi-tingginya,” kata dia. “Saat ini, untuk mencegah penyebaran dari virus covid-19 kita hanya bisa menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, serta mengikuti vaksinasi untuk mengurangi efek yang ditimbulkan apabila terpapar covid-19,” pungkasnya. (Red)

Jaga Keselamatan Murid, Disdikbud Pesawaran Perpanjang PJJ

Pesawaran (HO) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran, akan memperpanjang waktu Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sampai awal bulan maret mendatang. Kepala Disdikbud Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan, semakin tingginya kasus terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten setempat, pihaknya memutuskan untuk memperpanjang PJJ di Bumi Andan Jejama. “Kita tidak mau mengambil resiko kalau memaksakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kita gelar, karena kita ketahui saat ini kasus terkonfirmasi di Pesawaran sedang tinggi-tingginya, ditambah lagi banyak dibeberapa daerah yang anak murid dan guru terpapar covid-19,” ujarnya. Rabu (23/2/2022). Anca juga mengatakan, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah di awal bulan maret mendatang PTM bisa dilakukan atau tidak, tergantung dengan zonasi penyebaran virus yang ada di 11 kecamatan. “Kita tunggu saja, apakah di bulan maret itu kasus sudah turun atau belum, kalau masih tinggi, ya terpaksa PJJ akan kita perpanjang lagi untuk menjaga keselamatan anak murid kita dari paparan virus,” ujar dia. Dirinya mengatakan, kalau untuk persentase vaksinasi anak sekolah, pihaknya mencatat hampir 90% sudah tervaksin kemudian untuk tenaga pendidik hampir seluruh sudah diberikan vaksin. “Tenaga pendidik kita sudah semua, hanya saja masih ada beberapa guru yang memiliki penyakit komorbit yang tidak bisa kita lakukan vaksin, kemudian anak-anak murid pun kita sedang melakukan percepatan,” kata dia. Menurutnya, dengan PJJ yang diberlakukan pihaknya mengalami kesulitan untuk memberikan vaksin tahap kedua para anak murid, maka dari itu dirinya memerintahkan setiap sekolah untuk memfasilitasi anak murid yang akan melakukan vaksin tahap kedua di desa-desa. “Ditambah, masih ada saja para wali murid yang tidak memperbolehkan anaknya untuk vaksin, makanya kami meminta kepada wali kelas untuk terus memberikan edukasi kepada wali murid dengan cara kekeluargaan,” pungkasnya. (Red)

Pemkab Pesawaran Kembali Gelar OP Migor Kecamatan Way Lima

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, kembali menggelar Operasi Pasar (OP) Minyak Goreng di Kecamatan Way Lima, tepatnya di Desa Sidodadi. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pesawaran Sam Herman mengatakan, OP minyak goreng kali ini, pihaknya membagikan 3600 liter atau 1800 paket yang dibagi untuk enam desa yang berada di kecamatan tersebut. “Dalam upaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng, kita kembali menggelar OP minyak goreng di Kecamatan Way Lima,” ujarnya. Selasa 22 Februari 2022. Dirinya mengatakan, guna mengantisipasi terjadinya kerumunan di lokasi, pihaknya membagikan paket minyak goreng ke masing-masing desa guna dibagikan kepada masyarakat. “Kalau 1800 paket itu kita bagi di satu lokasi, tentunya akan memicu keramaian yang tidak terkendali, makanya kami memutuskan untuk menyerahkan ke masing-masing desa, yang nantinya akan dibagi kepada masyarakatnya masing-masing,” ujar dia. Menurutnya, pelaksanaan OP minyak goreng di Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima berjalan dengan kondusif dan tidak terjadi kericuhan. “Alhamdulillah berjalan dengan baik, dan masyarakatnya juga mengantri dengan tertib, lalu masyarakat yang hadir juga menggunakan masker,” kata dia. Sementara itu, Kepala Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima Prastowo mengatakan, dalam mendistribusikan minyak goreng kepada warga, pihaknya membagi secara perdusun. “Kita bagikan ke masing-masing kadus, kalau kita lakukan di balai desa, tentunya akan memicu kerumunan yang panjang, namun masih ada beberapa masyarakat yang datang untuk mengantri minyak goreng,” katanya. Menurutnya, OP minyak goreng yang dilakukan di desanya tersebut, dikhususkan bagi masyarakat desanya saja, dengan masing-masing KK mendapatkan satu paket minyak goreng dalam kemasan dua liter dengan harga Rp25 ribu. “Jadi yang ingin mendapatkan minyak ini, masyarakat diharuskan membawa KTP yang ditunjukkan kepada panitia, kalau ada warga dari luar desa kami, panitia memintanya untuk pulang karena di desanya juga sudah mendapatkan jatah minyak,” ujarnya. (Red)

Pemerintah Desa Durian Gelar Rakor Evaluasi Kinerja di Masa Pandemi

Pesawaran (HO) – Pemerintah Desa Durian (Pemdes) Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Desa Tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa setempat dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan (Prokes) di desa setempat Selasa (22/2/2022).

Dalam sambutannya Kepala Desa Durian Fauzi menjelaskan, kegiatan rakor tersebut bertujuan untuk membahas tupoksi seluruh perngakat Desa Durian agar dalam menjalankan pekerjaannya selalu berperan aktip dalam melayani masyarakat apa lagi di masa pandemi covid yang tak kunjung usai, selain itu juga membahas laporan pertanggung jawaban kinerja aparat desa serta laporan bulanan tentang keadaan di wilayah Dusun masing-masing.

“Alhamdulillah pada kesempatan hari ini, pemerintah desa dapat berkumpul bersama bapak/ibu dan seluruh perangkat Desa Durian dalam rangka Rakor yang membahas tentang prioritas utama pembangunan dan dalam mencegah Pandemi Covid-19,” jelasnya kepada Handalonline.com.

Ia juga menambahkan Peningkatan Kenerja masing-masing perangkat desa intinya harus saling kerja sama saling koordinasi.

“Dan saya berharap rapat seperti ini jangan menunggu intruksi dari saya ketika ada yang perlu dibahas sampaikan akan kita adakan rapat lagi seperti ini,” ujarnya.

Dalam pantauan Handalonline.com juga terlihat hadir seluruh aparat desa dan BPD serta terlihat juga Bustamil Arifin pendamping desa dan acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (Indra Jaya)

F-PKB Jaring Aspirasi Masyarakat, Hanifah SE, Gelar Reses dan Bagikan Migor

Pesawaran (HO) – Anggota DPRD Provinsi Lampung Hanfah, SE dari Fraksi PKB untuk daerah pemilihan (Dapil) 3 wilayah Pesawaran-Metro-Pringsewu menjaring aspirasi masyarakat dan membagikan Minyak Goreng (Migor) di Kabupaten Pesawaran saat menggelar reses di Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin, Senin (21/2/2022). Dalam kunjungan nya ini Anggota DPRD Provinsi Lampung Hanifah, SE, mengatakan, pihaknya akan menampung aspirasi berupa usulan maupun masukan dari masyarakat terkait pembangunan maupun bantuan alat pertanian, seperti bangunan kantor desa, pembangunan bendungan irigasi dan bantuan alat hand traktor. “Dalam reses ini, tentunya kami akan memperjuangkan dan mengawal aspirasi terkait usulan maupun masukan agar dapat ditindaklanjuti pemerintah sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Desa Tambangan, Hanafi sangat mengapresiasi kedatangan anggota DPRD Provinsi Lampung dalam rangka masa resesnya di desanya, sehingga dapat menampung aspirasi-aspirasi warganya sehingga kedepan besar harapan apa yang menjadi usulan dapat terealisasi dengan maksimal. “Saya selaku Kepala Desa Tambangan, mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga atas kunjungan Ibu Hanifah sehingga apa yang menjadi usulan masyarakat dapat di bantu,” katanya. Kades juga mengungkapkan, Anggota DPRD dari Fraksi PKB tersebut selain menampung aspirasi masyarakat, juga melakukan pasar murah minyak goreng, dan itu sangat membantu warga nya dikala saat ini minyak makan sedang langka. “Bu Hanifah langsung turun ke Desa Tambangan untuk mengadakan pasar murah, untuk itu beliau berjanji dalam dua tiga hari ini akan menurunkan beberapa, dus lagi minyak goreng untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat dalam arti untuk mempermudah mencari minyak goreng karena disaat ini diwarung-warung ataupun di toko-toko, Alfamart dan Indomart tidak ada, sedangkan ibu-ibu sangat membutuhkan,” ucapnya. Dalam kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan juga terlihat hadir perangkat Desa Tambangan kemudian BPD, tokoh masyarakat, karang taruna, serta ibu-ibu pengajian muslimat. (Indra Jaya)