Dinas Pariwisata Pesawaran Dorong Penataan Sistem Pengelolaan Wisata

Pesawaran (HO) – Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran mendorong para pelaku usaha wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk mematuhi proses administrasi berupa Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). “Bagi destinasi wisata yang belum memiliki atau memenuhi proses administrasi TDUP akan terus kita dorong, karena ini memang kewenangan Dinas Pariwisata,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa, Selasa (1/3/2022). Guna mendukung penataan dan memudahkan pembinaan terhadap destinasi wisata, maka dari itu ia menilai perlu dokumen perizinan resmi yang dimiliki oleh para pengelola wisata salah satunya adalah TDUP. “Sejauh ini kita sudah koordinasikan terhadap sejumlah pengelola wisata seperti yang ada disamping pantai mutun (Putra Mutun, Red) agar segera mengurus TDUP,” ucapnya. Disinggung terkait, pengelolaan ekowisata mangrove Petengoran di desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Ketut menyampaikan bahwa saat ini Pemerintahan desa sedang melakukan penataan pengelolaan. “Terkait dengan ada beberapa destinasi wisata lainnya seperti ekowisata mangrove Petengoran, untuk diketahui mangrove Petengoran merupakan tanggungjawab Pemerintah dalam hal ini Pemerintahan Desa Gebang, makanya saat ini kepala desa sedang menganalisis perbaikan terkait dengan pengelolaannya,” terangnya. Selain itu, kata dia, Dinas Pariwisata juga telah mendorong Desa Gebang untuk segera memenuhi persyaratan administrasi dan struktur pengelolaannya sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Karena ekowisata mangrove Petengoran itu milik Pemerintah ya, tentunya menjadi kewenangan kami untuk mendorong agar segera memenuhi semua persyaratan administrasi termasuk pembentukan Pokdarwis,” kata dia. “Pokdarwisnya juga kami harapkan harus bisa bekerja dengan komitmen yang orientasinya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan desa setempat,” timpalnya. Menurutnya, pengembangan ekowisata mangrove Petengoran merupakan salah satu tugas dari Pemerintah. “Karena Petengoran itu adalah aset plat merah dalam hal ini Desa Gebang, kita berkepentingan agar segera membentuk Pokdarwis, sehingga jika sudah terbentuk kita akan melakukan pembinaan dan ditindaklanjuti dengan administrasi kerjasama, sehingga output kerjasama itu, semua pengunjung wisata mangrove dapat dijamin keselamatannya dengan asuransi, inilah wujud concern Pemerintah dalam menjaga keamanan pengunjung,” ujar dia. Mantan Kadisdukcapil itu juga menjelaskan jika seluruh destinasi wisata yang memenuhi syarat administrasi dan terdaftar di Dinas Pariwisata akan selalu mendapatkan pembinaan. “Khusus saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, kita terus melakukan pembinaan terhadap seluruh destinasi wisata, seperti menghidupkan kembali gugus tugas pada masing-masing destinasi wisata dan hampir seluruhnya destinasi wisata yang kita bina sudah terkoneksi dengan aplikasi Peduli Lindungi,” ujarnya. “Dan ini merupakan komitmen yang baik dari para pengelola wisata untuk menjaga wisatawan yang berkunjung agar meminimalisir penyebaran Covid-19, dan sebagai salah satu bentuk perlindungan terhadap wisawatan yang datang,” tutupnya. (Red)

Polres Pesawaran Gelar Pasukan Ops Keselamatan Krakatau 14 Hari, Ini Tujuannya

Pesawaran (HO) – Tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas pada umumnya masih sangat rendah, perlu dilakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kepatuhan hukum masyarakat akan keselamatan dalam berlalu lintas salah satu yang menjadi fokus perhatian pemerintah saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan, pencegahan penyebaran penularan Virus Covid-19 dan dan kesiapan antisipsi pengamanan pelaksanaan puasa serta mudik idul fitri tahun 2022. Demikian diungkapkan Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo,S.IK.,Msi (Han) saat menggelar apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau tahun 2022, di lapangan Mapolres setempat, Selasa (1/3/2022). “Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2022 ini akan dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 01 sampai dengan 14 maret 2022 secara serentak di seluruh indonesia,” terang Kapolres AKBP Pratomo Widodo. Kapolres menjelaskan dasar dari Operasi Keselamatan Krakatau adalah Undang – Undang Nomor 2 Tahun 2002,Tanggal 8 Januari 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan STR KAPOLDA LAMPUNG NO : STR/99/II/OPS.1.3/ 2022 TGL 18 FEB 2022 TTG DIREKTIF OPS KESELAMATAN 2022. “Kita diharapkan untuk selalu bersinergi antar pemangku kepentingan sehingga dapat menemukan akar permasalah dan menemukan solusinya sesuai dengan amanat Undang Undang no. 22 tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” sebutnya. Tujuan dari operasi ini jelas Kapolres untuk Memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid – 19), Berkurangnya jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas, Terciptanya kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman menjelang hari Raya Idul Fitri tahun 2022. “Saya Berpesan agar, sebelum melaksanakan tugas agar Selalu berdoa, Utamakan faktor keamanan dan Keselamatan dalam melaksanakan Tugas, Hindari perbuatan kontra produktif Yang dapat merusak citra polri; dan Lakukan tugas operasi ini dengan Baik pedomani standar operasional Prosedur yang ada dalam setiap melaksanakan tugas,” pungkasnya. Diketahui dalam kegiatan tersebut tetap menetapkan protokol kesehatan dan di hadiri juga Marzuki (Asisten II Bidang Ekobang Pesawaran), Mayor Edi Sumita (mewakili Dan Brigif 4 Mar/BS), Mayor. Inf. Ihara Warsa (Pabung Kodim 0421 Lamsel), Aria Guna,S.sos (Anggota DPRD Kab. Pesawaran), hadir juga A. Dice dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran,  kemudian Andi Akbar (Mewakili Kadishub Pesawaran), Drs Effendi, M.M ( lKasat Pol PP Kab Pesawaran), PJU dan para Kapolsek Jajaran Polres Pesawaran, 1 (satu) Pleton gabungan Res/Intel Polres Pesawaran, 1 (satu) Pleton gabungan Staf Polres Pesawaran, 1 (satu) Pleton gabungan Polsek Polres Pesawaran, 1 (satu) Pleton Pomal Lampung, 1 (satu) Pleton Brigif 4 Marinir Piabung/BS, 1 (satu) Pleton Kodim 0421 Lamsel/Koramil Lamsel, 1 (satu) Pleton Lanal Lampung, 1 (satu) Pleton Batalyon 143 TWEJ Kompi Senapan A, 1 (satu) Pleton Dinas Perhubungan Kab Pesawaran dan 1 (satu) Pleton Sat Pol PP Kab Pesawaran. (Red)

Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Gencar Gelar Vaksinasi Dosis Ketiga

Lampung (HO) – Dalam rangka melaksanakan perintah perioritas Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E M.M., dalam percepatan vaksinasi Nasional yang di canangkan oleh Pemerintah, jajaran Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam bekerjasama dengan Puskesmas Hanura gencar melaksanakan percepatan vaksinasi dosis ketiga (Booster) dan Astrazeneca di wilayah pesisir Pesawaran Provinsi Lampung, yang kali ini di gelar di Pantai Mahitam, Ketapang Kecamatan Teluk Pandan, Senin, (28/2/2022). Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., mengatakan, pihaknya selalu siap sedia manakala di butuhkan Pemerintah setempat dalam upaya mendukung dan mensukseskan percepatan vaksinasi untuk mengatasi wabah Covid 19 tak kunjung usai ini. “Dari 74 Dosis yang teralokasi dengan baik untuk masyarakat umum meskipun ada beberapa masyarakat yang belum bisa menerima vaksinasi ketiga ini, karena belum melaksanakan vaksinasi kedua. Dan bagi keluarga Besar Prajurit Beruang Hitam khususnya bagi anggota tidur dalam hukumnya wajib menerima vaksinasi ketiga ini agar imunitas dalam tubuh tetap terjaga, mengingat Prajurit tidur dalam sebagai unjung tombak Satuan yang siap sedia kapan saja di orbitkan,” terangnya. Lebih lanjut Danyonif 9 Marinir/Beruang Hitam menghimbau kepada seluruh Prajurit dan masyarakat diseluruh wilayah pesisir Pesawaran, agar jangan takut untuk melaksanakan vaksin karena hal itu sangat penting sekali guna mendukung kesehatan tubuh. “Selain itu harus tetap disiplin mematuhi serta menjalankan protokol kesehatan. Dan kepada prajurit yang bertugas dilapangan perhatikan disiplin protokol kesehatan yaitu dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak agar tidak terjadi kerumunan demi terselenggaranya acara tersebut hingga usai agar tetap kondusif dan aman,” pungkasnya. (Red)

Wali Murid Desak Disdikbud Pesawaran Copot dan Penjarakan Kepala SDN 8 Pacer

Tolong Bapak Bupati, Bapak Dendi Ramadhona, Respon Keluhan Kami

Pesawaran (HO) –  Ratusan Wali murid berserta dewan guru mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Untuk menganti Dan mencopot serta berharap kepada Ararat penegak hukum untuk memenjarakan Atri Mulyani Kepala SDN 8 Padang Cermin (Pacer) Karena di nilai kurang transparan dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2019 sampai 2021.

Sementara itu salah satu dewan guru yang namanya minta di rahasiakan, mengatakan bahwa sudah banyak desakan-desakan guru-guru yang lain terkait persoalan yang terjadi di sekolah, sejak Atri Mulyani menjabat menjadi Kepala SDN 8 Padang Cermin.

“Harapan kami selaku dewan guru untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran harus mengambil langkah tegas untuk menindak lanjuti, karena tidak sejalan nya terkait kegiatan belajar-mengajar agar menjadi nyaman bukan nya seperti ini, dan sudah banyak pemberitaan-pemberitaan sejak Bu Atri Mulyani menjabat menjadi Kepala SDN 8 dan juga banyak sekali kejanggalan,” ungkap nya kepada Handalonline.com, Senin (28/2/2022).

Terpisah salah satu wali murid kelas lV, AW (42) Warga Dusun Satu mengatakan sangat banyak sekali kejanggalan yang terjadi di sekolah, contoh nya ada pembelian buku kemudian pembelian seragam.

“Sampai dengan saat ini,rekening PIP di tahan oleh Ibu Atri Mulyani, itu bukan menjadi rahasia umum lagi, harapan kami selaku wali murid mendesak aparat penegak hukum untuk memeriksa dan mengaudit anggaran dana BOS, kami sangat yakin banyak sekali penyimpangan,” ujarnya.

Begitu juga diungkapkan, Wali murid kelas VI Anshori, warga Dusun dua menyampaikan hal yang sama dirinya berharap untuk pihak-pihak terkait, sangat mohon  untuk mengganti kepala sekolah Arti Mulyani, karena di nilai malah tempat anaknya menimba ilmu menjadi tak beraturan.

“Jadi dalam hal ini kami seluruh wali murid SDN 8 Padang Cermin meminta kepada  Bapak Bupati Pesawaran melalui Bapak Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengganti Atri Mulyani karena sudah tidak layak menjadi kepala sekolah dan tidak bisa menjadi contoh untuk dewan guru yang lain bagai mana anak kami menimba ilmu dalam belajar-mengajar menjadi pintar bila orang nomor satu di sekolah tidak bisa menjadi panutan malah memberikan contoh yang tidak baik,” jelasnya.

“Jangan sampai kami selaku wali murid mengadakan demo atau unjuk rasa dan sekali lagi kami juga berharap kepada yang terhormat Bapak Bupati Kabupaten Pesawaran Bapak Dendi Ramadhona untuk merespon serta menanggapi keluhan kami selaku wali murid,” tambahnya.  (Indra Jaya)

Waspada Varian Omicron, Desa Tambangan Giat melaksanakan Gerai Vaksin Kedua

Pesawaran (HO) – Untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Covid-19 varian Omicron, Pemerintah Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran mengadakan Vaksinasi di balai desa setempat, Senin (28/2/2022).

Kepala Desa Tambangan Hanafi mengatakan Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas keseharian dan diharapkan masyarakat setelah mendapatkan vaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan vaksin ini juga di buka untuk umum serta desa tetangga.

“Ya Desa Tambangan mengadakan gerai vaksin yang kedua vaksin Aztrazeneca Sebanyak 106 Kemudian sinovac sebanyak 30, dan booster, 12 Dosis dihadiri Bhabinkamtibmas Bripka Refki J dan terlihat juga pol PP M Zubir kemudian UPT Puskesmas Padang Cermin serta warga Desa  Kepayang, Dusun Sinar Banten,” terangnya kepada Media Handalonline.com.

Dia menyebutkan menerangkan kegiatan vaksinasi yang kedua tersebut bekerjasama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Padang cermin dan dibantu  Babinkamtibmas.

Kepala desa terus menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin dan jangan takut karena pemerintah menjamin keamanan vaksin yang dipakai dan diharapkan semua mendukung program pemerintah untuk memutus penularan covid-19.

“Saya juga mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran kemudian Dinas Kesehatan bersama UPT Puskesmas Kecamatan Padang Cermin yang telah menyalurkan Vaksin kembali di desa kita semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat terhindar dari penyakit ini karena sudah di vaksin,” pungkasnya.

Dalam pantauan Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (Indra Jaya)

Timbulkan Kerumunan, Tomas Tuding PT POS Tidak Siap Salurkan Program Sembako

Lampung (HO) – Salah satu tokoh masyarakat (Tomas) dan Adat Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Erland Syofandi mempertanyakan kesiapan PT POS dalam menyalurkan Bantuan Sosial Sembako Tunai (BSST) di Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Pesawaran. Erland menyoroti teknis penyaluran bantuan sembako secara tunai yang mengundang kerumunan di masa pandemi Covid-19. “Kami menyayangkan pembagian dipusatkan di kantor Pos, karena jumlah kantor pos hanya sedikit dan akhirnya menimbulkan kerumunan, sebelumnya warga ambil bantuan di e-warong yang jumlahnya banyak sehingga bisa mengurai kerumunan,” ungkapnya, Minggu (27/2). Sebagai contoh kata dia, di Kabupaten Pesawaran warga antri berjam-jam di kantor pos untuk mendapat bantuan, padahal menurutnya dalam juknis yang beredar ada pilihan mekanisme penyaluran dengan mengantarkan ke rumah KPM masing-masing untuk menghindari kerumunan. “Di Gedong Tataan kan zona merah, sedangkan ratusan warga berkerumun antri, ini berbahaya bagi warga itu sendiri, hal ini menunjukan ketidak siapkan PT POS dalam mengemban amanah dari pemerintah,” kata dia. Masalah bertambah kompleks karena yang diterima adalah uang tunai, sedangkan disatu sisi masyarakat menandatangani surat pernyataan bahwa jika tidak beli sembako tidak akan menerima bantuan lagi dikemudian hari. “Kasihan warga kita, dapat uang wajib beli sembako, bukti warga beli sembako itu masih simpang siur, saya sudah tanya langsung ke pendamping, pendamping juga mengeluh karena warga tidak beli sembako setelah dapat bantuan,” sesalnya. “Tidak menutup kemungkinan KPM ini tidak bisa dapat bantuan lagi karena melanggar surat pernyataan,” timpalnya. Dirinya menghimbau agar pemerintah daerah dan PT POS dapat mencari jalan keluar untuk mekanisme penyaluran bantuan sehingga tidak ada yang dirugikan. “Mekanismenya jangan melulu ngambil di kantor pos, kan ada pilihan lain seperti mengantarkan bantuan ke rumah KPM, pilihannya bukan cuma antri di Pos,” imbaunya. “Sekali lagi saya katakan, harus ada mekanisme lain penyaluran ini, jangan sampai bantuan tersalur tapi tingkat menyebarkan Covid-19 meningkat, keselamatan masyarakat diatas segalanya,” pungkas dia. (Ran)

Kades Khepong Jaya Jalankan Aturan, Perangkat Desa Buat Surat Pengaduan

Pesawaran (HO) – Sebuah roda pemerintahan akan berjalan baik dan maksimal jika pemerintah desa saling bersinergi, namun niat baik dari Juyani selaku Kepala Desa Khepong Jaya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran di tanggapi berbeda dari 10 orang perangkat desa setempat.

Kades Khepong Jaya Juyani mengatakan dirinya di wajibkan untuk menjalankan amanah sesuai peraturan perundang-undangan untuk melakukan  penjaringan ulang, baik roling jabatan sesuai skil masing-masing dan harus mengacu pada prosedur yang sudah di atur oleh undang-undang.

“Saya menyodorkan surat pernyataan pengunduran diri kepada mereka barangkali ada yang mau mengundurkan diri, jika tidak mau, saya tidak pernah memaksa,” terangnya kepada Media Handalonline.com, Sabtu (26/2/2022).

Kades Juyani menjelaskan maksud dan tujuan dirinya memberikan surat tersebut mengingatkan masa jabatan mantan kades lama periode 2015-2021 sudah berakhir.

“Terkait SK perangkat desa, tidak tercantum dasar rekomendasi camat untuk pengangkatan aparatur desa, berarti selama ini SK Aparatur Desa Khepong Jaya, Mall Administrasi, karena kades yang lama mengangkat aparatur desa tidak berdasarkan peraturan,” terangnya.

Kades menegaskan dia menjalankan aturan, bukan memecat namun akan mengadakan penjaringan agar roda kepemerintahan Desa Khepong Jaya dapat berjalan dengan baik kondusif dan sejalan.

“Jadi saya tegaskan sekali lagi saya bukan memecat tapi akan mengadakan penjaringan agar roda kepemerintahan Desa Khepong Jaya di bawah kepemimpinan saya akan berjalan dengan baik kondusif dan sejalan,” katanya.

“Dan harus di ingat kita adalah pelayan masyarakat dan saya mendapat amanah terpilih menjadi kepala desa, di pilih dari masyarkat dan saya akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat saya,” tegas Juyani.

Menanggapi surat pengaduan dari aparatur Desa Khepong Jaya, Camat Padang Cermin Darlis,S.E, mengatakan terkait dengan surat pengaduan dari perangkat Desa Khepong Jaya dirinya akan mempelajari terlebih dahulu, karena perangkat desa yang buat surat pengaduan berharap dirinya segera menindaklanjuti.

“Saya juga akan menanyakan perihal kinerja aparatur desa di masa jabatan kades lama, karena masih adanya beberapa persoalan terkait pelaksanaan APBDes tahun 2021, khususnya bidang pembangunan,” katanya.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 10 aparatur Desa Khepong Jaya membuat surat pengaduan secara tertulis di tanda tangani di atas materai.

Bunyi surat pengaduan aparat Desa Khepong Jaya:

“Surat Pengaduan” Kami yang bertanda tangan di bawah ini perangkat desa Khepong Jaya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, no- Nama – jabatan, 1.Ali Akbar (Sekdes) 2.Iskandar (Kaur Umum) 3.Deni Zulkarnain (Kaur Keuangan) 4.Budiani (Kaur Kesra) 5.Reza Pahlepi (Kasi perencanaan) 6.Herni Susanti (Kasi pelayanan) 7.Tabrani (Kadus Induk) 8.Rustam Suut (Kadus Gubuk Genteng) 9.Bunyamin (Kadus Kwini Balak) 10.Asnawi (Kadus Pedamaran)

Bahwa kami perangkat Desa Khepong Jaya merasa di rugikan adanya surat pengunduran diri/di paksa mengundurkan diri yang di berikan pada hari Kamis tanggal 17 Pebruari 2022, yang di berikan oleh Kepala Desa Khepong Jaya dalam hal ini saudara Juyani dan tanpa berkoordinasi dengan BPD Desa Khepong Jaya lebih dahulu.

Maka untuk ini kami melalui musyawarah dengan ini kami menguasakan kepada saudara “H.BATIN BAHRUL ALAM”

untuk proses penyelesaian dan pengaduan masalah tersebut secara penuh, demikian pernyataan ini kami buat untuk dapat di gunakan sebagai mana mustinya dengan daftar hadir terlampir.

Khepong Jaya 22 pebruari 2022 atas nama perangkat Desa Khepong Jaya “ALI AKBAR”

Penerima kuasa pengaduan ; “H.BATIN BAHRUL ALAM”

Tembusan : 1.Bupati Pesawaran 2.Kepala Inspektorat Kab.Pesawaran 3.Kepala Dinas PMD Kab Pesawaran.    (Indra Jaya)

Rangkul Generasi Muda, Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Gelar Pengenalan Marinir

Lampung (HO) – Dalam rangka menambah wawasan kebangsaan dan rasa cinta Tanah Air kepada Generasi Muda Penerus Bangsa di wilayah Lampung, Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam, memperkenalkan tentang Satuan Marinir sebagai Alat Utama Sistem pertahanan khususnya di Provinsi Sumatra kepada SMA Negri 1 Trimurjo Lampung Tengah, bertempat Ruang Serba Guna Yonif 9 Mar/Beruang Hitam, Batumenyan, Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran Lampung, Sabtu (26/2/2022). Kegiatan kunjungan ini diikuti oleh 164 siswa-siswi tujuan studiwisata mata pelajaran sejarah dan biologi dan beberapa guru pendamping. Adapun rangkaian kegiatan ini diawali dengan sambutan Kapten Marinir Shodikin mewakili Danyonif 9 Marinir Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M.Tr(Opsla)., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Kompi Markas Yonif 9 Marinir. “Pengenalan tentang Marinir sangat perlu untuk kawula muda saat ini agar tumbuh jiwa dan semangat akan cinta tanah air dan element pertahanan negara, sehingga mereka dan memotivasi agar kelak mereka menjadi prajurit TNI khususnya Marinir di masa yang akan datang,” terang Kapten Marinir Shodikin. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan Profil Jajaran Brigif 4 Marinir/BS dan Yonif 9 Marinir melalui pemutaran beberapa video dokumenter serta beberapa fasilitas di Ksatrian Beruang Hitam. (Red)

Kiprah Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Dalam Akselerasi Vaksinasi Lanjutan di Provinsi Lampung

Lampung (HO) – Aksi sigap para prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam dalam pelaksanaan akselerasi vaksinasi lanjutan Booster yang digelar DPD Organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lampung bekerjasama dengan Polda Lampung, di halaman Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kedaton, Sabtu (26/2/2022). Melanjutkan Program Perioritas Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam rangka percepatan vaksinasi Nasional. Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Beruang Hitam Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., mengatakan pihaknya selalu siap berkolaborasi dengan semua element khususnya Forkopimda Lampung guna mendukung percepatan vaksinasi yang merata, Sehingga, masyarakat terbentuk immunity kelompok sehingga masyarakat tetap bisa sehat dan produktif dimasa pandemi untuk semua masyarakat Lampung. “Team Tonkes Batalyon, juga sudah kami proyeksikan sebagai tenaga bantu medis dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut dengan harapan, saat pandemi seperti sekarang ini TNI khusunya Korps Marinir yang berada di Jajaran Brigif 4 Mar/BS akan selalu hadir berperan aktif dalam membantu Pemerintah Daerah Lampung di bidang sosial kemanusiaan, yang sebelumnya minggu lalu juga telah dilaksanakan bhakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun Brigif 4 Marinir/BS,” terangnya. Selain itu, Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hari ini sudah ikut terlibat dalam menyukseskan vaksinasi ini yang tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker sehingga kegiatan ini berjalan dengan tertib dan kondusif. (Red)

Program Sembako Timbulkan Kerumunan di Kantor Pos, Berpotensi Jadi Ajang Pungli

Pesawaran (HO) – Pembagian bantuan program sembako yang diberikan secara langsung tunai oleh PT POS disinyalir akan menimbulkan banyak polemik, salah satunya berpotensi menimbulkan kerumunan yang akan menjadi cluster penyebaran Covid-19. Berdasarkan pantauan media ini, ratusan warga Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, antre di Kantor Pos kecamatan setempat yang berada di Desa Sukaraja. Salah satu warga Desa Cipadang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan dia harus antre berjam-jam guna mengambil bantuan tunai senilai Rp600 ribu. “Kami harus antre karena memang pembagiannya hanya di satu lokasi, melalui kantor Pos Kecamatan Gedongtataan,” katanya. Selain berpotensi menimbulkan kerumunan, metode pembagian dana tunai itu juga dimungkinkan menjadi ajang pungli bagi oknum yang tidak bertanggung jawab sesuai dengan pantauan yang ada di lapangan. “Sebelumnya kan program ini memang untuk pembagian sembako bagi masyarakat yang masuk dalam kategori Keluarga Penerima Manfaat atau KPM dari kementerian sosial,” katanya. “Yang saya tanyakan, apakah ada aturan tentang pemberian sukarela, karena kami dapat surat dari aparatur desa untuk pengambilan ke kantor pos, dan pak RT bilang nanti kalau sudah dapat duitnya suruh ngasih sukarela, emang seperti itu apa,” sesalnya. saat dikonfirmasi, Kepala KCP PT POS Gedong Tataan berkilah bahwa penyaluran sudah sesuai prokes, wanita yang mengaku bernama Darti tersebut menuturkan meskipun berkerumun namun tetap berjarak, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. “Aman kok mas, kita sudah sesuai prokes, ada pihak Polsek dengan pol PP juga yang berjaga,” kilahnya. Hal ini tentunya sangat disayangkan apalagi Kecamatan Gedong Tataan masuk ke zona merah Covid-19 dan harus ada evaluasi terkait pembagian bansos ini. (Ran)