Kawal Program Swasembada Pangan, Kejati Lampung Bentuk 18 Posko

Lampung (RN) – Kejaksaan Tinggi Lampung Komitmen dalam Pengawalan Program Swasembada Pangan Gubernur Lampung dan Bupati, Walikota se- Lampung. Hal tersebut dikatakan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Dr. Kuntadi saat mengelar Rapat Koordinasi bersama Gubernur dan Bupati / Walikota Se-Lampung pada hari di Gedung Pusiban Pemda Provinsi Lampung, Rabu (16/04/2025). “Sebagai lembaga penegak hukum, Kejaksaan tidak hanya berperan dalam penindakan, tetapi juga memiliki fungsi penting dalam aspek pencegahan dan pendampingan program strategis nasional,” kata dia. Ia juga mengatakan, Jaksa Agung RI telah menyampaikan komitmennya untuk mengawal program swasembada pangan yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian, termasuk pengadaan Pupuk Bersubsidi senilai Rp54 Triliun dan Alat Aistem Pertanian (Alsintan) senilai Rp.10-15 Triliun. “Pendampingan hukum diberikan agar proses pengadaan dan distribusi benar-benar sampai ke tangan petani dan kelompok tani yang membutuhkan, serta untuk memastikan tidak terjadi kebocoran atau penyimpangan anggaran. Kejaksaan juga aktif dalam proyek-proyek strategis nasional yang mendukung kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani,” ujarnya. “Sebagai bentuk konkret dari peran serta dalam swasembada pangan, Kejaksaan Tinggi Lampung telah membentuk 18 Posko Monitoring Ketahanan Pangan yang tersebar di seluruh Wilayah Provinsi Lampung, yaitu 1 Posko di Kejaksaan Tinggi, 13 Posko di Kejaksaan Negeri dan 3 Posko di Cabang Kejaksaan Negeri,” tambahnya. Ia juga menjelaskan, Posko ini untuk Monitoring isu strategis pangan dan gejolak harga komoditas; Evaluasi pelaksanaan program ketahanan pangan di lapangan Pengumpulan data untuk mendeteksi potensi pelanggaran hukum dan Tindakan intelijen terhadap gejolak harga akibat rekayasa pasar maupun faktor alam. “Dengan sistem monitoring ini, Kejati Lampung berupaya menciptakan mekanisme pengawasan yang efektif, preventif, dan mampu menanggulangi kerawanan pangan di daerah. Melalui inovasi posko ketahanan pangan, program Jaga Desa, dan pendampingan hukum intensif, Kejaksaan ingin memastikan bahwa seluruh program berjalan efektif, efisien, dan transparan,” pungkasnya. (red).

PSU Pesawaran, DPD Demokrat Dukungan Penuh Nanda – Anton

Pesawaran (RN) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Lampung memutuskan arah dukungan politik pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pesawaran tahun 2025. Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPD Demokrat Edy Irawan saat mengelar halal bihalal di Bergadang Resto Bandar Lampung, Rabu (16/04/2025). “Hasil konsultasi dengan DPP, di PSU Pesawaran DPD Demokrat menyatakan mendukung penuh dan memenangkan Paslon 02 Nanda-Antonius,” kata Edy Irawan. “Kami telah sepakat dan berembuk bersama untuk arah dukungan ini kita tujukan kepada Paslon 02 Nanda-Anton, dengan harapan setelah nanti terpilih, Nanda-Antonius bisa membangun Kabupaten Pesawaran lebih baik dan bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya. Dirinya juga mengatakan, pasca putusan MK dan adanya penetapan calon yang dilakukan oleh KPU, Demokrat disuguhkan tiga pilihan yakni mendukung Paslon 01, mendukung 02, atau tidak mendukung siapapun. “Sebagai partai politik, tentunya kami tidak bisa tinggal diam, karena kami juga ingin ikut berperan aktif dalam membangun Kabupaten Pesawaran, maka dari kami berkomunikasi dengan DPP, dan mereka juga memberikan masukan yang sama Parpol tidak boleh berdiam diri,” ujar dia. Sementara itu Calon Bupati Pesawaran Nanda Indira mengatakan, pihaknya merasa terkejut, lantaran diundang oleh DPD Demokrat untuk halalbihalal. “Kami mengira undangan ini baru sebatas profeling kami sebagai calon, ternyata langsung arah dukungan dari Demokrat, saya ucapkan sekali lagi terimakasih atas kepercayaan partai Demokrat. Mari bersama berjuang menangkan Nanda-Antonius,” kata dia. “Tentunya kami tidak bisa bergerak sendiri untuk memajukan Kabupaten Pesawaran, makanya semakin banyak yang bergabung dengan kita, tentunya kami semakin percaya Kabupaten Pesawaran dapat kita bangun lebih baik kedepannya,” pungkasnya. (rls/red).

Pemkab Pesawaran Rumuskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten dalam rangka Penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pemkab Pesawaran Selasa, (15/4/2025). Bupati Pesawaran Dendi Ramadhina mengatakan, Musrenbang ini digelar dalam rangka membangun persepsi bersama guna merumuskan prioritas pembangunan dan menyempurnakan rancangan RKPD melalui masukan dan saran, usulan masyarakat dan pokok pikiran DPRD, serta para pemangku kepentingan demi terciptanya pembangunan yang berdampak, adil, terarah dan berkelanjutan. “Musrenbang ini bukan sekedar rutinitas dan formalitas semata, tapi ini diperlukan untuk mengambil keputusan usulan prioritas. Semua usulan pembangunan tentu menjadi prioritas, tapi itu harus bisa dipilah dan dipilih sesuai dengan kemampuan pemerintah. Maka itulah gunanya hari ini kita musyawarah,” kata Dendi saat memberikan sambutan. Dendi menyebut, Kabupaten Pesawaran memiliki potensi yang besar dari berbagai sektor, baik dari sisi pertanian, ekonomi, parindustrian, perikanan, pertambangan dan energi, maupun dari aspek pariwisata. Begitupun dengan sektor unggulan yang dimiliki setiap kecamatan yang semuanya memiliki ciri khas dan potensi masing-masing. “Namun semua potensi itu, menurutnya tidak dapat dijalankan dengan maksimal tanpa adanya dukungan dari pemerintah Provinsi Lampung serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama yang digaungkan oleh pemerintah dalam upaya memperlancar mobilitas masyarakat serta menunjang pergerakan ekonomi dari berbagai aspek,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Lampung yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Ganjar Jationo, mengatakan utama dari RKPD Tahun 2026 yaitu, Penguatan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan. “Tema ini sejalan dengan program nasional yaitu, Peningkatan Produktifitas untuk Swasembada Pangan dan Energi untuk Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif,” ujarnya. Dirinya juga mengatakan, Provinsi Lampung juga telah menetapkan empat fokus pembangunan yaitu ekonomi, sosial, hukum dan pemerintahan, serta infrastruktur dan kewilayahan. Adapun tiga misi utama Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yakni mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, memperkuat SDM yang unggul dan produktif, serta membangun tata kelola pemerintahan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Ganjar Jationo juga menyampaikan bahwa Pemprov Lampung memiliki Program Hasil Terbaik Cepat, seperti penguatan ekonomi desa, pembangunan unit produksi pupuk organik yang dikelola BUMDes/koperasi, bantuan alat pengering gabah dan jagung, perbaikan infrastruktur jalan provinsi, serta stabilisasi harga pangan melalui operasi pasar bersubsidi. “Musrenbang RKPD ini merupakan instrumen penting dalam perencanaan tahunan yang akan menjadi acuan dalam penyusunan APBD. Dengan pertimbangan keterbatasan anggaran, musyawarah ini menjadi sarana untuk menyepakati kebutuhan pembangunan yang paling mendesak dan strategis bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (zal)

Kecelakaan Maut di Gedongtataan Pengendara Motor Tewas di Tempat

Pesawaran (RN) — Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan A. Yani Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran tepatnya di depan SPBU Gedong Tataan. Melibatkan dua sepeda motor mengakibatkan satu orang tewas tempat Kasat Lantas Polres Pesawaran Iptu Olivia Jeniar Chaniago saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut, kecelakaan tersebut terjadi saat kendaraan sepeda motor Honda Vario Nopol BE 5708 RT yang dikendarai Saprudin (56) bersama dengan Suaidi (56) berjalan dari arah Bandar Lampung menuju ke arah Pringsewu hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya. “Saat dia mengambil jalur kanan, saat yang bersamaan datang kendaraan Motor Honda Beat Nopol BE 2296 AIH yang dikendarai Apriyansyah (22)warga Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan, karena jarak yang terlalu dekat dan tidak dapat menghindar lagi sehingga kedua kendaraan bertabrakan maka terjadilah laka lantas tersebut,” kata Iptu Olivia, Rabu (09/04/2025). Dirinya mengatakan, akibat kejadian ini pengendara sepeda motor Vario atas nama Saprudin meninggal ditempat warga Desa Way Layap RT/RW. 002/- Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran setelah mengalami luka dibagian wajah dan kepala, korban langsung dievakuasi oleh petugas ke klinik kesehatan terdekat. “Sementara penumpang kendaraan vario mengalami luka ringan dibagian kaki, dan lawannya pengendara beat mengalami luka dibagian hidung dan mulut,” ujar dia. Sementara itu, salah satu saksi mata mengatakan, saat kejadian tersebut, kondisi jalan raya dalam kondisi lengang dan tidak terjadi kemacetan. “Kondisi jalan yang lancar tidak macet, kalau dilihat korban yang tergeletak sudah meninggal dunia, karena luka yang dialami bagian wajah dan kepalanya hancur, sampai helm nya juga hancur,” katanya. (zal)

Usai Libur Lebaran dan Cuti Bersama Pemkab Pesawaran Gelar Apel Perdana

Pesawaran (RN) – Usai libur hari raya IdulFitri 1446 Hijriah dan Cuti bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melaksanakan Apel Mingguan sekaligus Halal Bihalal. Kegiatan ini digelar di Lapangan Pemkab Pesawaran, Selasa, (8/4/2025). Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak para pegawai di lingkungan Pemkab Pesawaran untuk menjadikan momentum pasca libur hari raya ini untuk mengevaluasi diri, guna meningkatkan kinerja secara profesional dan proporsional di masing-masing satuan kerja. “Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran, jika ada hal -hal yang kurang pas baik dalam keseharian, perbuatan, maupun kebijakan, sebagai manusia biasa saya mohon maaf lahir dan batin,” kata Dendi. Dendi juga meminta kepada seluruh pegawai Pemda untuk menjaga kebersihan di lingkungan kerja masing-masing. Hal ini guna menciptakan kenyamanan serta menunjang produktivitas kerja. “Sekali lagi di momen yang baik ini kita terus kompak apapun yang terjadi ke depan kita harus berpikir untuk kemajuan Bumi Andan Jejama yang lebih baik lagi. Pemkab Pesawaran Gelar Apel Mingguan Sekaligus Halal Bihalal di Hari Pertama Kerja Pasca Libur Idulfitri 1446 H. Diketahui, setelah pelaksanaan apel, acara dilanjutkan dengan kegiatan Halal Bihalal, seluruh pegawai baik ASN maupun Non-ASN saling berjabat tangan dalam suasana kehangatan Idulfitri 1446 bersama Bupati, Wakil Bupati dan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. (zal)

Umbar Kebencian di Medsos, Akun FB Raka Putro Dilaporkan Ke Polres Pesawaran

Pesawaran (RN) – Diduga melakukan ujar Kebencian yang ditunjukan kepada calon Bupati Pesawaran Nanda Indira. Masyarakat Pesawaran melaporkan akun media sosial Facebook atas nama Raka Putro, beserta orang yang membagikan postingan dugaan pencemaran nama baik tersebut ke sejumlah group WhatsApp. Ujaran kebencian tersebut ditujukan kepada salah satu Calon Bupati Pesawaran Nanda Indira. Dalam postingan itu menggunakan kata-kata tidak pantas seperti, Terserah Mau Golput atau apalah.. yang penting jangan pilih no.2 Calon Bupati rakus dan tamak. Wanita Jalxxx dan Gerxx. Perwakilan masyarakat Ahmad Yani mengatakan, tujuan pelaporan tersebut untuk memberikan efek jera terhadap oknum-oknum yang diduga melakukan fitnah, ujaran kebencian dengan kata-kata yang tidak pantas. Selain memberikan efek jera, dirinya juga menginginkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Pesawaran bisa berjalan dengan baik, aman damai, tanpa adanya kisruh yang disebabkan oleh oknum-oknum tersebut. “Karena kata-kata itu bisa mengakibatkan konflik di tengah-tengah masyarakat saat ini,” kata dia, Senin (07/04/2025). Menurutnya, efek jera tersebut harus diberikan supaya tidak ada lagi kejadian serupa. Apa lagi menjelang PSU ini. “Kami berharap kepolisian bisa mengusut tuntas permasalahan tersebut, agar tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ujarnya. Dirinya menjelaskan, laporan tersebut bertujuan untuk membantu kepolisian yang merupakan garda terdepan dalam pengamanan PSU ini. “Kami minta aparat kepolisian bisa mengusut dan menangkap oknum tersebut,” pungkasnya. (zal

Bentuk Karakter Religius Siswa, UPTD SDN 11 Geta Gelar Pesantren Kilat

Pesawaran (RN) – Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1446 H, dan sebagai salah satu upaya menambah wawasan keislaman, serta membentuk karakter religious siswa, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sekolah Dasar Negeri 11 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat. Kegiatan Pesantren kilat yang dilaksanakan di Gedung SD Negeri 11 Gedong Tataan berlangsung dari tanggal 17 sampai 19 dan di buka langsung oleh Kepala UPTD SD Negeri 11 Gedong Tataan. Kepala UPTD SDN 11 Gedong Tataan Leny Marlina,M.pd mengatakan, kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan merupakan kegiatan rutin setiap tahun dan sudah masuk dalam kalender pendidikan tersebut, merupakan kegiatan keagamaan yang diberikan kepada seluruh siswa. “Kegiatan pesantren kilat yang kami laksanakan, merupakan kegiatan rutin setiap tahun di Bulan suci Ramadhan, dan merupakan kegiatan yang sudah terprogram di Kalender Pendidikan,” kata Leny Marlina saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (20/03/2025). Dirinya juga mengatakan, Selain merupakan program sekolah, kegiatan ini kami lakukan sebagai salah satu upaya dalam menambah pengetahuan keagamaan kepada siswa. “Tujuan dilaksanakannya kegiatan pesantren kilat untuk membentuk karakter religius siswa siswi dan menambah pengetahuan tentang pengetahuan agama yang diharapkan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Lebih lanjut Leny menyampaikan bahwa materi yang diberikan dalam kegiatan pesantren kilat tersebut yaitu materi tentang Tartil/tilawah Qur’an, Fiqih Puasa, Akhlak dalam berpuasa serta sholat berjamaah. “Alhamdulillah selain melaksanakan pesantren kilat, pada akhir kegiatan hari ini tanggal 20 Maret UPTD SDN 11 membagikan 62 paket sembako dan kegiatan ini sudah berjalan selama tiga tahun berturut, semoga kegiatan seperti ini akan terus berjalan,” harpanya. “Semoga kegiatan yang dilaksanakan dalam waktu singkat dapat memberikan wawasan dan pengetahuan keagamaan kepada siswa dan senantiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-har sehingga terbentuk karakter islami pada siswa,” pungkasnya. (Rizal)  

Sembilan Desa Jadi Fokus Utama Program PTSL, BPN Pesawaran Siapkan 700 Bidang 

Pesawaran (RN) – Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran Sri Rejeki, S.H.M.Kn resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada Tim Panitia serta Satgas Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2025 bertempat di aula kantor pertanahan setempat pada Rabu (19/3/2025). Dalam pelantikan tersebut, tim yang dilantik mencakup petugas fisik, yuridis, serta panitia yudikasi. tahun ini, sembilan desa di Kabupaten Pesawaran menjadi fokus utama program PTSL, yaitu Desa Sukamaju Kecamatan Kedondong, Pasar Baru, Kertasana, Sinar Harapan, Tebajawa, dan, Pesawaran, Desa Suka Banjar Kecamatan Gedong Tataan, Desa Kubu Batu, dan Desa Tanjung Rejo Kecamatan Way Khilau. Jeki, demikian sapaan karib Kepala Kantor Pertanahan Pesawaran, mengatakan, bahwa pembuatan sertipikat saat ini paling mudah, murah, dan paling cepat. “Karena, masyarakat tidak harus datang kekantor dan tidak membayar apapun terhadap proses ini, kecuali hanya membayar pra sertipikat itupun untuk mereka sendiri seperti materai, patok, kemudian poto copy dan lain lain, itupun untuk mereka sendiri, tetapi untuk BPN sendiri itu nol rupiah, karena sudah didanai oleh APBN,” ujar dia. Menurut Jeki, ini kesempatan bagi Panitia dan Satgas PTSL untuk mendorong masyarakat agar membuat sertipikat tanahnya. “Selagi ada kesempatan, karena belum tentu di tahun berikutnya ada kesempatan ini,”jelasnya. Dalam kesempatan itu Jeki berharap kepada seluruh panitia dan Satgas PTSL tahun 2025 program tersebut dapat selesai di bulan Juni. ” Kami berharap juga kepada bapak Kepala Desa dan Pokmas setelah pelantikan ini sudah pasti ditunjuk dan sudah tahu targetnya dan kami persilahkan untuk bergerak,”timpalnya. “Sedangkan untuk masyarakat hendaknya dipilih yang tidak bersengketa dan status tanahnya clear and clean, dan bagi masyarakat yang berminat tolong diambil semua berkas terhadap tanah yang akan di sertipikat kan, seperti kwitansi, segel, untuk penguat mereka dan nanti ditukar dengan sertipikat dan kami minta kepada bapak bapak sekalian agar menyampaikan riwayat tanah tersebut dengan sejujur jujurnya, kalau waris katakan waris, kalau hibah katakan hibah, kalau jual beli katakan jual beli,”imbaunya. Untuk diketahui, adapun panitia dan Satgas PTSL tahun 2025 yang dilantik terdiri dari 28 orang dari 9 desa dengan rincian bidang sebagai berikut: 1. Desa Sukamaju Kecamatan Kedondong, 40 Bidang 2. Desa Pasar Baru Kecamatan Kedondong, 40 bidang 3. Desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, 45 bidang 4. Desa Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong, 45 bidang 5. Desa Teba Jawa, Kecamatan Kedondong, 40 bidang 6. Desa Pesawaran, Kecamatan Kedondong, 50 bidang 7. Desa Suka Banjar, Kecamatan Gedong Tataan, 200 bidang 8. Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, 150 bidang 9. Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau 90 bidang. Jumlah total bidang keseluruhan, sebanyak 700 bidang. (red)

Fenomena Lebaran Proposal Bertaburan Instasi, Kepala Desa,Kepala Sekolah Mengeluh

Pesawaran (RN) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2025, sejumlah oknum dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Pesawaran mengajukan proposal Tunjangan Hari Raya (THR) kepada berbagai Instansi Pemerintahan. Fenomena ini dinilai meresahkan para kepala dinas, kepala sekolah, kepala desa, serta kalangan pengusaha di wilayah kabupaten yang berjuluk Bumi Andan Jejama. Salah satu kepala dinas yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa pihaknya menerima banyak proposal permohonan THR dari oknum tertentu. “Setiap tahun menjelang Lebaran, selalu ada oknum dari ormas atau LSM yang mengajukan proposal. Jumlahnya cukup banyak dan cukup mengganggu kinerja kami karena hampir setiap hari ada yang datang meminta,” kata dia, Rabu (19/03/2025). Terpisah, salah satu kepala sekolah yang ada di Pesawaran, Ia mengaku beberapa kali didatangi oknum perwakilan ormas yang meminta THR. “Kami ini fokus untuk meningkatkan mutu pendidikan, bukan untuk memenuhi permintaan yang tidak ada dasar hukumnya. Kalau ada anggaran resmi untuk itu, tentu kami akan jalankan sesuai aturan,” ujarnya. Sejumlah pengusaha di Pesawaran yang enggan disebutkan nama nya juga mengaku mengalami hal serupa. Mereka menyebutkan bahwa ada oknum yang datang membawa proposal dengan dalih permohonan bantuan THR. “Kami tentu ingin berbagi rezeki dengan masyarakat, tapi kalau ada oknum yang menjadikan ini sebagai kebiasaan setiap tahun dengan cara mendesak, tentu sangat mengganggu,” ucapnya Sementara itu, salah satu staf di lingkungan pemerintah Kabupaten Pesawaran juga mengonfirmasi maraknya pengajuan proposal dari berbagai pihak. “Banyak kepala dinas, kepala sekolah, dan juga pengusaha yang mengeluhkan hal ini. Kami berharap ada regulasi yang lebih jelas untuk mengatur praktik semacam ini agar tidak membebani para pejabat dan pengusaha di daerah,” jelasnya. “Saya berharap agar ada kesadaran dari berbagai pihak untuk tidak menjadikan pengajuan THR sebagai kebiasaan tahunan yang menekan instansi pemerintah maupun pengusaha. Ia juga meminta agar pemerintah daerah mengambil langkah-langkah konkret dalam mengatasi fenomena ini demi menjaga kenyamanan kerja di lingkungan Pemerintah Pesawaran,” pungkasnya. (red)

Kapolres Pesawaran Bagikan Langsung Paket Sembako Ke Rumah Warga

Pesawaran (RN) – Bentuk kepedulian di bulan suci Ramadhan 1446 H, Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy secara langsung membagikan paket sembako kepada warga kurang mampu di Dusun Kejadian Desa Kurungan nyawa Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (19/03/2025). Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri Presisi terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah. “Bulan Ramadhan adalah momen yang tepat untuk berbagi dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Melalui kegiatan bansos ini, kami ingin meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu, agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan dalam menjalankan ibadah puasa,” kata Kapolres. Kapolres juga menambahkan bahwa Polres Pesawaran akan terus menggelar kegiatan sosial lainnya di berbagai wilayah untuk memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. “Kegiatan bansos door to door ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengatakan, dengan aksi sosial seperti ini, Polres Pesawaran semakin dekat dengan masyarakat dan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, Polres Pesawaran berkomitmen untuk terus berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Polri Presisi, Polri Untuk Masyarakat, Polri Untuk Negeri,” pungkasnya. Salah satu Warga Dusun Kejadian yang menerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari Kapolres Pesawaran dan jajarannya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Kapolres beserta jajarannya yang sudah peduli dengan kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, apalagi di bulan puasa ini,” ujarnya. (rls/red)