Korban Tenggelam di Wisata Air Terjun Pesawaran Berhasil Ditemukan
Pesawaran (RN) – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam di kawasan wisata air terjun di Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (11/6/2025).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesawaran, Mahadi, mewakili Kepala Pelaksana BPBD Pesawaran, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan sejak pagi hari setelah sempat tertunda pada malam sebelumnya akibat kondisi yang tidak memungkinkan.
“Lokasi cukup sulit dijangkau, tim harus berjalan kaki sejauh enam kilometer menuju titik pencarian dan melakukan pencarian selam tujuh jama akhir nya korban ditemukan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, Informasi awal mengenai peristiwa tenggelamnya korban didapatkan dari warga desa yang melaporkan kejadian tersebut ke pihak kecamatan. Selanjutnya, laporan diteruskan kepada BASARNAS dan BPBD Pesawaran untuk penanganan lebih lanjut.
“Korban yang ditemukan merupakan warga Teluk Betung, Bandar Lampung, berinisial DV. Selain itu, turut terdata satu korban lainnya merupakan warga Sukarame, Bandar Lampung,” ujarnya.
Berdasarkan informasi, lanjut dia, korban tengah berwisata di lokasi air terjun sejak hari sebelumnya. Saat berenang di area aliran air terjun, korban diduga terseret arus hingga akhirnya tenggelam.
“Setelah melakukan pencarian dengan tim gabungan BASARNAS dan BPBD Pesawaran Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal tenggelam,” terangnya.
Upaya pencarian melibatkan unsur BASARNAS, BPBD Pesawaran, aparat kecamatan dan desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga sekitar yang turut membantu proses evakuasi.
“Kami dari Pihak BPBD mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan perairan, terutama di area wisata alam yang memiliki potensi bahaya,” pungkasnya. (red)
Pemkab Pesawaran Konsisten Wujudkan Tata Kelola Keuangan Transparan
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan, dalam rapat paripurna DPRD yang digelar di ruang sidang utama, Selasa (10/6/2025).
Rapat tersebut membahas rekomendasi atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terhadap laporan keuangan Pemkab Pesawaran Tahun Anggaran 2024.
“Pemeriksaan ini bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan, dengan mempertimbangkan kesesuaiannya terhadap standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, efektivitas sistem pengendalian internal, dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Wildan mewakili Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona.
Wildan mengungkapkan, laporan keuangan Pemkab Pesawaran tahun 2024 kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Capaian ini menjadi predikat WTP kesembilan secara berturut-turut yang diraih Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
“Capaian ini merupakan buah kerja keras dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” katanya.
Meski demikian, Wildan menyampaikan bahwa pihaknya tetap membuka diri terhadap berbagai masukan dan rekomendasi dari BPK. Pemerintah daerah, katanya, akan menindaklanjuti seluruh temuan secara serius dan tepat waktu.
“Kami telah menyusun action plan yang akan dijalankan oleh masing-masing OPD untuk menindaklanjuti rekomendasi yang ada. Kami juga akan memberikan arahan, pendampingan, dan pemantauan terhadap pelaksanaannya,” tegasnya.
Ia berharap, langkah-langkah tersebut dapat memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah ke arah yang lebih transparan, akuntabel, serta selaras dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“Mari kita lanjutkan komitmen ini agar capaian opini WTP dapat terus kita pertahankan di masa yang akan datang,” tutup Wildan. (zal)
Bupati Dendi Sholat Idul Adha di Islamic Center Bersama Warga
Pesawaran (RN)- Suasana khidmat di tengah gema takbir dan semangat ibadah menyelimuti pelataran Masjid Agung Islamic Center Gedong Tataan pada Jum’at pagi (6/6/2025).
Ratusan masyarakat antusias melaksanakan Sholat Idul Adha 1446 Hijriah. Momentum bagi umat Islam untuk merefleksikan kembali makna pengorbanan, kepedulian, dan semangat berbagi.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, hadir bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Sekda, Ketua DPRD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, hingga masyarakat umum. Sholat Idul Adha dipimpin oleh Gus Yusuf Al Lampungi sebagai imam, dan khutbah disampaikan oleh Kyai Umar Mansyur, M.Pd.I yang mengangkat pesan keteladanan Nabi Ibrahim AS dan pentingnya ketulusan dalam berkurban.
Tahun ini, sebanyak 13 ekor sapi dan 4 ekor kambing disalurkan sebagai hewan qurban melalui Bagian Kesra Setdakab Pesawaran. Istimewanya, 1 ekor sapi diantaranya merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sapi tersebut berjenis Limousin berbobot hampir 1 ton. Selebihnya merupakan sumbangan dari jajaran kepala perangkat daerah, camat, dan masyarakat yang berpartisipasi untuk selanjutnya disebar ke seluruh Kecamatan.
Dalam sambutannya, Bupati Dendi menyebut bahwa Idul Adha adalah momentum spiritual yang kuat untuk mempererat hubungan manusia dengan Sang Pencipta, sekaligus merekatkan simpul-simpul sosial di tengah masyarakat.
Di momentum yang baik ini, Bupati mengajak, seluruh umat islam untuk menjadikan hari raya Idul Adha kali ini sebagai wahana untuk introspeksi diri untuk menilai sejauh mana kita mampu berkorban untuk sesama maupun untuk daerah kita tercinta Bumi Andan Jejama.
“Pengorbanan hewan kurban bukan semata tradisi, tetapi simbol nyata dari cinta kasih terhadap sesama. Inilah wujud iman yang tidak hanya tertambat dalam hati, tapi hadir nyata dalam aksi nyata kepada yang membutuhkan,” ujar Bupati Dendi.
Setelah pelaksanaan sholat ied, Bupati secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada panitia untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat. Setelahnya, acara dilanjutkan dengan halal bi halal di Lamban Agung, Rumah Dinas Bupati, yang dihadiri seluruh jajaran dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi (zal)
Pemkab Pesawaran Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Way Ratai
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran rumah di Dusun Kaliguha 2, Desa Pesawaran Indah, Kecamatan Way Ratai, Senin (02/06/2025).
Bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesawaran, Mahadi, mewakili Kepala Pelaksana BPBD.
“Kebakaran menghanguskan rumah semi permanen milik Casminah (65), seorang janda yang tinggal bersama cucunya. Peristiwa terjadi pada Jumat (30/5), saat aliran listrik di wilayah tersebut padam. Akibat pemadaman, cucu korban, Akila, menyalakan lilin di dalam kamar. Namun saat keluar rumah, ia lupa mematikan lilin tersebut,” ujarnya.
Saat kembali dari pengajian rutin, Casminah mendapati rumahnya sudah dilalap si jago merah dan hampir separuh bangunan terbakar. Warga sekitar segera bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
“Pemkab Pesawaran melalui, BPBD bergerak cepat begitu menerima laporan dari perangkat desa dan masyarakat. Kami telah menyalurkan bantuan logistik darurat seperti air mineral, paket sembako, paket sandang, selimut, karpet matras, dan kebutuhan dasar lainnya. Ini merupakan bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat yang mengalami musibah,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan lilin atau api terbuka, terutama saat pemadaman listrik, agar kejadian serupa tidak terulang.
Pemkab Pesawaran menegaskan komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana melalui edukasi serta peningkatan kapasitas penanganan darurat di tingkat desa dan kecamatan. (zal)
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Komitmen Nilai-Nilai Luhur Bangsa
Pesawaran (RN – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (2/6/2025), dengan mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.”
Bupati Dendi membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya mengenang sejarah, melainkan bentuk peneguhan kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Negara Indonesia.
“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman. Ia menyatukan lebih dari 270 juta jiwa dari berbagai suku, agama, ras, dan bahasa. Kebinekaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi kekuatan untuk bersatu,” kata Dendi.
Dalam konteks pembangunan nasional, BPIP menekankan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila melalui Asta Cita, delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Di antaranya adalah penanaman nilai Pancasila dalam dunia pendidikan, praktik pelayanan publik yang adil dan berpihak kepada rakyat, pemberdayaan ekonomi kerakyatan seperti UMKM dan koperasi, serta membangun kesadaran digital berlandaskan etika dan nilai kebangsaan.
“Pancasila harus menjadi panduan dalam setiap interaksi, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Kita harus melawan hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi dengan literasi digital dan semangat gotong-royong,” lanjutnya.
BPIP juga terus mendorong berbagai program strategis seperti pelatihan bagi ASN, penguatan kurikulum pendidikan, serta pembinaan ideologi lintas sektor agar nilai-nilai Pancasila tidak sekadar dihafalkan, tetapi dihidupi dalam tindakan nyata.
Melalui momentum ini, Bupati mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momen refleksi dan penguatan tekad untuk menjadikan Pancasila sebagai jiwa pembangunan nasional.
“Kita ingin Indonesia maju secara teknologi dan moral, sejahtera dalam keadilan sosial, serta dihormati dunia karena kebijaksanaan rakyatnya. Tidak ada jalan lain menuju Indonesia Raya kecuali dengan memastikan bahwa Pancasila tetap hidup dalam setiap denyut nadi kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya. (zal)
Bermodalkan KTP dan KK Warga Pesawaran Bisa Menikmati Pengobatan Gratis
Pesawaran (RN)- Baru-baru ini beredar informasi tentang mahalnya biaya atau tarif yang dikenakan pada sejumlah Pelayanan Kesehatan (Yankes) di Kabupaten Pesawaran.
Menyikapi hal itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Media Apriliana menjelaskan, jika hal tersebut telah sesuai dengan regulasi yang berlaku baik di daerah maupun pusat.
“Sebenarnya dalam penetapan tarif layanan pada Yankes, kita telah diatur dalam Perda Kabupaten Pesawaran Nomor 5 tahun 2023 tentang pajak daerah dan retribusi, dimana dalam aturan tersebut merupakan salah satu dasar pengajuan klaim pembayaran pelayanan kesehatan Pesawaran ke pihak BPJS dan sebagai acuan pembayaran peserta umum yang melakukan pengobatan pada fasilitas kesehatan di Kabupaten Pesawaran,” kata dia, Minggu (01/05/2025).
Menurutnya, penyusunan besaran tarif pada BLUD RSUD Pesawaran juga telah mengacu pada aturan Pemerintah pusat.
“Selain Perda, penentuan tarif layanan pada Yankes di Kabupaten Pesawaran sesuai dengan Permenkes Nomor 6 tahun 2018 tentang perubahan ketiga atas Permenkes Nomor 52 tahun 2016 tentang standar pola tarif nasional rumah sakit dan Permenkes Nomor 3 tahun 2023 tentang standar tarif pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona juga memiliki program berobat gratis bagi masyarakat Pesawaran dengan catatan tidak memiliki BPJS Kesehatan.
“Berdasarkan Perbup Nomor 44 tahun 2022, guna mengantisipasi untuk masyarakat yang tidak mempunyai BPJS dan kepesertaan non aktif, Pemerintah Kabupaten Pesawaran memerintahkan kepada Puskesmas se-Kabupaten Pesawaran dan RSUD Pesawaran untuk melakukan pengobatan secara gratis dengan persyaratan menggunakan KTP dan KK yang berdomisili di Kabupaten Pesawaran,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan Media, jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Pesawaran sebenarnya telah mencapai 99,62 persen dari total jumlah penduduk, namun berdasarkan data status kepesertaan aktif hanya sebesar 73,93 persen.
“Untuk kepesertaan yang non aktif memang masih banyak, ini juga karena dipengaruhi beberapa hal diantaranya tingkat kesadaran masyarakat dalam hal pembayaran iuran, tingkat kepatuhan perusahaan mendaftarkan karyawannya ke BPJS serta fluktuasi kepesertaan BPJS APBN (peserta BPJS APBN yang non aktif sudah tidak masuk kedalam data terpadu kesejahteraan sosial/DTKS),” lanjutnya.
“Nah ini yang kemarin sedikit jadi dinamika soal kepesertaan BPJS dari APBN, karena sebetulnya kalau BPJS Kesehatan yang dari APBD Pemda Pesawaran tidak pernah dilakukan penonaktifan kepesertaan, makanya kami telah mengambil sejumlah langkah seperti berkoordinasi ke Kementrian Sosial untuk penambahan kuota kepesertaan PBI JK melalui surat yang dikirimkan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, kemudian saat ini ada beberapa peserta PBI JK (Bantuan APBN) non aktif sudah dialihkan ke Kepesertaan PBPU Pemda yang dibiayai oleh Anggaran APBD Pesawaran,” timpalnya.
Media juga berharap masyarakat dapat memahami mengenai regulasi tentang pelayanan kesehatan agar tidak menjadi pemahaman yang salah.
“Kami tentunya dalam hal tarif pelayanan kesehatan tidak akan berani keluar dari jalur regulasi yang berlaku serta guna meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Pesawaran, Pemerintah Daerah juga telah berupaya keras agar seluruh masyarakat Pesawaran mendapatkan pelayanan kesehatan yang murah dan berkualitas,” tutupnya. (rls/red)
Ketua TP PKK Pesawaran Tinjau Rumah Warga Terdampak Puting Beliung di Way Lima
Pesawaran (RN) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Bastian, meninjau langsung rumah warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Way Lima, Minggu (01/06/2025).
Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah dan sekaligus memastikan penanganan awal pascabencana berjalan cepat dan tepat.
Dalam kesempatan tersebut, Nanda mengunjungi rumah Bapak Abubakar Awwaf, warga Desa Sukamandi, yang mengalami kerusakan cukup parah. Bagian atap rumah tepat di ruang tengah dan di atas dua kamar tidur roboh akibat terjangan angin kencang. Saat kejadian, Abubakar tinggal bersama anaknya, Anita Lusiana, serta dua orang cucunya.
Selain itu, Ketua TP PKK juga meninjau korban terdampak lainnya di Desa Tanjung Agung. Korban atas nama Samsul Hidayat bersama istri Keri Tarsini dan anak mereka Doni Ardianto tertimpa pohon saat berteduh di sebuah gubuk di tengah kebun.
Dalam kunjungan tersebut, Nanda Indira turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Bantuan darurat yang disalurkan kepada para korban antara lain berupa mie instan, air mineral, beras, dan perlengkapan anak (kids ware).
“Musibah ini tentu menyisakan duka dan trauma bagi keluarga yang terdampak Ini adalah bentuk respon cepat untuk meringankan beban warga akibat bencana yang terjadi. Ke depan, kami juga akan terus berkoordinasi agar pemulihan rumah yang rusak bisa segera dilakukan,” ujar Nanda.
Ia juga mengapresiasi peran aktif berbagai pihak, termasuk OPD terkait dan masyarakat setempat, yang telah bergotong royong membantu korban sejak awal kejadian.
“Kebersamaan dan solidaritas kita menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap musibah dengan saling membantu antar sesama warga,” tambahnya. (zal)
Sat Polairud Polres Pesawaran Patroli di Perairan Saat Long Weekend
Pesawaran (RN) – Guna Mengantisipasi lonjakan aktivitas wisata dan potensi gangguan kamtibmas selama long weekend, Satuan Polairud Polres Pesawaran mengintensifkan patroli dan pembinaan masyarakat perairan Sabtu (31/5/2025).
Kasat Polairud Polres Pesawaran AKP Suwartono, mengatakan, Patroli laut dilakukan oleh personel Satpolair Polres Pesawaran, Bripka Karsim dan Bripka Arif Nazola, bersama Komandan Kapal C3 dan anggota Ditpolairud Polda Lampung, Bripka Wartadi. Wilayah patroli mencakup perairan Ketapang, Pulau Pahawang, dan Pulau Kelagian.
“Petugas memberikan imbauan kepada nahkoda dan operator kapal untuk mematuhi SOP keselamatan pelayaran, menghindari muatan berlebih, dan memastikan kapal dalam kondisi laik laut,” kata Kasat Polairud Polres Pesawaran AKP Suwartono, mengatakan, Sabtu (31/05/2025).
Ia juga mengatakan, di Dermaga Ketapang, juga dilakukan kegiatan Binmas Perairan dengan menyampaikan pesan keselamatan kepada penumpang kapal dan wisatawan yang akan menyeberang ke destinasi wisata kepulauan.
“kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat di perairan,” ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, sat Polairud Polres Pesawaran memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman beraktivitas di laut selama libur panjang. Kami juga terus ingatkan pentingnya keselamatan pelayaran.
“Dengan semangat Presisi, Polri hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung dan pengayom, menjamin keamanan di kawasan perairan serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan bersama,” pungkasnya. (zal)
KPU Pesawaran Resmi Tetapkan Paslon No Urut 2 Sebagai Calon Terpilih
Pesawaran (RN)– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran resmi menetapkan hasil rekapitulasi suara Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024. Pasangan calon nomor urut 2, Nanda Indira dan Antonius Muhammad Ali, unggul atas rivalnya, pasangan nomor urut 1, Supriyanto dan Suriansyah.
Rekapitulasi tingkat kabupaten digelar di Hotel Emersia, Bandar Lampung, pada Selasa (27/5/2025). Berdasarkan hasil penghitungan, paslon Nanda-Anton meraih 128.715 suara, mengungguli Supriyanto-Suriansyah yang memperoleh 88.482 suara.
Secara keseluruhan, jumlah suara sah pada PSU mencapai 217.197 suara, sementara 7.253 suara dinyatakan tidak sah. Dengan demikian, total suara yang masuk berjumlah 224.450 suara.
KPU Pesawaran mencatat, surat suara yang diterima sebanyak 357.118 lembar, dengan rincian 224.450 terpakai, 132.632 tidak terpakai, dan 36 surat suara rusak.
“Keputusan ini ditetapkan sekaligus sebagai pengumuman resmi, berlaku mulai tanggal ditetapkan,” kata Ketua KPU Pesawaran, Fery Ikhsan, saat menyampaikan hasil pleno.
Dengan hasil ini, KPU secara resmi menetapkan Nanda Indira dan Antonius Muhammad Ali sebagai pasangan calon terpilih dalam PSU Pilkada Pesawaran 2024. (zal)
Pemkab Pesawaran Raih Opini WTP untuk ke-9 Kali Berturut-turut
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung. Capaian ini menjadi raihan WTP kesembilan secara berturut-turut.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan di Auditorium BPK Perwakilan Lampung, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Senin (26/05/2025).
Opini WTP tersebut tertuang dalam LHP Nomor: 298/LHP/XVIII.BLP/05/2025 tertanggal 26 Mei 2025.
Bupati Dendi mengungkapkan, opini WTP yang diraih secara konsisten menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan.
“Ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemkab untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah. Kami juga mengapresiasi BPK yang terus memberikan arahan dan masukan yang membangun,” kata Dendi.
Pemkab Pesawaran, lanjut Dendi, akan segera menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi dari BPK secara menyeluruh bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia juga berharap DPRD Pesawaran dapat terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal sebagai bagian dari penguatan pengelolaan keuangan daerah.
Menurutnya, capaian opini WTP ini mencerminkan penyusunan dan pelaksanaan anggaran yang sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan serta menciptakan sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif.
“Capaian ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan Kabupaten Pesawaran,” pungkas Dendi. (zal)
Opini WTP tersebut tertuang dalam LHP Nomor: 298/LHP/XVIII.BLP/05/2025 tertanggal 26 Mei 2025.
Bupati Dendi mengungkapkan, opini WTP yang diraih secara konsisten menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan.
“Ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemkab untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah. Kami juga mengapresiasi BPK yang terus memberikan arahan dan masukan yang membangun,” kata Dendi.
Pemkab Pesawaran, lanjut Dendi, akan segera menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi dari BPK secara menyeluruh bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia juga berharap DPRD Pesawaran dapat terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal sebagai bagian dari penguatan pengelolaan keuangan daerah.
Menurutnya, capaian opini WTP ini mencerminkan penyusunan dan pelaksanaan anggaran yang sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan serta menciptakan sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif.
“Capaian ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan Kabupaten Pesawaran,” pungkas Dendi. (zal)
