Dugaan Korupsi KPU Pesawaran, Alzier Dianis Thabranie : Kejari Harus Proses Cepat

0
Pesawaran (RN) – Dugaan korupsi milyaran rupiah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran pada pelaksanaan Pilkada 2020 lalu memantik reaksi tokoh masyarakat sekaligus tokoh adat Lampung M. Alzier Dianis Thabranie. Pria kelahiran 8 November 1957 yang terkenal kritis dan tegas tersebut menuturkan, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran harus menindaklanjuti laporan masyarakat tentang dugaan korupsi tersebut secara terang benderang, agar tidak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.  “Itu Kejari Pesawaran harus proses cepat (dugaan korupsi – red) dengan terang benderang,” tegas Alzier via sambungan Whattsapp, Rabu (28/9) pagi. Hal tersebut dinilai penting karena menurutnya daerah keterbukaan informasi seperti sekarang masyarakat harus tau ada atau tidaknya dugaan korupsi tersebut. “Jadi khalayak ramai tau secara terang benderang apakah betul atau tidaknya dana milyaran rupiah jadi bancakan KPU Pesawaran pada Pilkada 2020 lalu,” kata dia. Hal tersebut tentunya menjadi sentilan keras bagi Kejari Pesawaran yang belum menindaklanjuti laporan masyarakat atas dugaan korupsi KPU Pesawaran milyaran rupiah oleh Ketua KPU setempat Yatin Putro Sugino. Diketahui, awal mula dugaan korupsi tersebut diungkap LSM BANKI dengan melaporkannya ke Kejari Pesawaran pada 15 Desember 2021. Beberapa saksi sudah diundang wawancara oleh pihak Kejari Pesawaran untuk menggali informasi terkait dugaan korupsi tersebut. Bahkan, salah satu sumbernya yang merupakan orang di dalam KPU Pesawaran sendiri pernah dihadirkan di Kejari Pesawaran dan menjelaskan secara seksama hingga mengerucut pada beberapa nama. “Kami tau persis, karena saat saksi hadir di kantor Kejari Pesawaran BANKI melakukan pendampingan, bahkan materi yang ditanyakan BANKI tau, tapi yang mengherankan pasca dimintai keterangan kasus ini jadi redup,” ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP LSM BANKI Rudi Sapari. “Ini ada Kejari Pesawaran, kok melempem?” Pungkas Rudi Sapari. (Red)

Dugaan Korupsi Dana Hibah Koni, Kejati Lampung Periksa Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Umum

0
kasi penkum kejati lampung I Made Agus Putra., A., S.H., M.H.
Lampung (RN) – Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan pendalaman dengan kembali melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dana Hibah komite olaraga Nasional Indonesia (KONI) tahun anggaran 2020. “FN, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Lampung tahun 2020. Dan SBO, sebagai Sekretaris Umum Pada KONI Provinsi Lampung tahun 2020 keduanya di perikasa sebagai saksi,” kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung I Made Agus Putra A. S.H., M.H melalui siaran pers, selasa (27/09/2022) Dirinya mengatakan, dengan kembali dilakukannya pemeriksaan terhadap beberapa saksi dalam kasus KONI tersebut merupakan pendalaman serta untuk memenuhi kelengkapan terkait Perhitungan Kerugian Negara dan pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan. Pemeriksaan ini guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam penyalahgunaan dana hibah KONI tahun anggaran 2020,” pungkasnya. (Red)

Plh. Setdakab Syukur Tutup Usia, Ketua Apdesi Pesawaran Sampaikan Bela Sungkawa

Pesawaran (HO) – Kabar meninggalnya Plh. Setdakab Pesawaran Drs. Syukur terdengar sekitar pukul 02.30 dini hari Senin (26/9/2022), Sejumlah kalangan menyampaikan belasungkawa dan duka cita serta mendo’akan almarhum. Almarhum Syukur yang tidak lama lagi purna bakti tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bumi Waras akibat penyakit asam lambung yang dideritanya, Senin pukul 02.25. WIB. Ketua APDESI Kabupaten Pesawaran Suranto, menyampaikan pesan duka cita dan atas nama pribadi dan Keluarga Besar APDESI Kabupaten Pesawaran Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Bapak Syukur. “Semoga amal ibadah beliau di terima Allah SWT dan diampuni segala dosanya. Bagi keluarga yang ditinggalkannya semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamin ya robbal alamin,” kata Suranto. “Beliau orang yang sangat baik, Arif, dan bijaksana, penyabar, banyak ilmu yang diajarkan beliau kepada kami,” tutur Suranto. Dia mengatakan, semasa hidupnya dalam menjalankan tugas dan mengabdi di pemerintahan, almarhum sangat berwibawa, dan semangatnya patut dijadikan contoh. “Semangat beliau itu luar biasa, dan penuh tanggung jawab, itu yang saya tahu, dan kami semua sangat kehilangan sosok beliau, tandasnya. (Indra)

Sulam Jelujur Pesawaran Raih Penghargaan Kriyanusa dan Dapatkan Logam Emas

Pesawaran (HO) – Kerajinan tangan Sulam Jelujur asal Desa Sungai Langka Kecamatan Gedongtataan, mendapatkan dua penghargaan sebagai produk unggulan berpotensi pada acara Kriyanusa yang digagas oleh pemerintah pusat dalam rangka pameran kerajinan nusantara, yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC). Ketua Dekranasda Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan, penghargaan yang diterima oleh dua pengerajin asal Desa Sungai Langka ini, menjadi salah satu kebanggaan bagi Kabupaten Pesawaran.
Pengrajin Sulam Jelujur Kabupaten Pesawaran Raih Penghargaan pada acara Kriyanusa dan Dapatkan Logam Emas
“Tentunya dengan diraihnya penghargaan sebagai produk unggulan ini, membuktikan bahwasannya kerajinan tangan kita ini sudah mulai dikenal oleh khalayak luas dan sudah mulai diminati,” terang nya. Senin (26/9/2022). Dirinya mengatakan, dalam penghargaan yang diterima tersebut para pengerajin juga mendapatkan sertifikat dari dewan kerajinan nasional Indonesian, yang langsung ditanda tangani oleh Ketua umum Dekranas Wury Ma’ruf Amin serta mendapatkan logam emas 0,5 gram. “Saya berharap, dengan segala pencapaian yang telah diraih oleh sulam jelujur ini, bisa menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi-potensi lainnya yang ada di Pesawaran, mulai dari dunia pariwisata, pertanian dan lainnya, baik di Nasional maupun Internasional,” ujar dia.
Pengrajin Sulam Jelujur Kabupaten Pesawaran Raih Penghargaan pada acara Kriyanusa dan Dapatkan Logam Emas
Sementara itu, salah satu pengerajin Sulam Jelujur yang mendapatkan penghargaan Yeni Kristiyowati mengatakan, dengan diraihnya penghargaan pada acara Kriyanusa ini, menjadi semangat tersendiri bagi para pengerajin untuk lebih meningkatkan kualitas kedepannya. “Pastinya kami para pengerajin sangat bangga dengan penghargaan yang kita raih ini, karena karya kami bisa diterima oleh masyarakat, baik nasional maupun internasional,” kata dia. Menurutnya, dengan diraihnya dua penghargaan sekaligus tersebut, pada akhir bulan Oktober mendatang, Sulam Jelujur akan ikut serta dalam menghadiri kegiatan ocean city gift expo di Washington DC serta Pameran Ekraf di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Washington DC Amerika Serikat. “Kami berharap, dengan semakin luas pangsa pasar sulam jelujur, kedepannya dapat meningkatkan pemesanan sulam jelujur kepada kami, sehingga kami bisa ikut membantu meningkatkan perekonomian bagi masyarakat khsusunya yang berada di sekitaran Desa Sungai Langka dan pada umumnya Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.(Red)

Paripurna DPRD Pesawaran, Ini Yang Disampaikan Dendi Ramadhona

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sampaikan lima hal yang menjadi pertimbangan pada Rapat Paripurna DPRD Pesawaran dalam rangka penyampaian rancangan peraturan daerah APBD tahun 2022, Senin (26/9/2022). Hal tersebut disampaikannya Plh Sekda Wildan mewakili Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dihadapan 30 anggota DPRD beserta jajaran Forkompinda lainnya. “Terdapat lima hal, pertama Penyesuaian Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan berdasarkan peraturan Perundang-undangan yang berlaku, kemudian yang kedua perubahan rincian APBN terkait antara lain penyesuaian dana DBH dan DAK sehingga Pemerintah Provinsi /Kab/Kota juga harus menyesuaikan postur dan rincian APBD,” ungkapnya. “Selanjutnya yang ketiga yakni adanya kebijakan Pemerintah Pusat untuk mengalokasikan belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi Tahun 2022, keempat penyesuaian SiLPA berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan terakhir penataan kembali belanja Operasi, Belanja Modal dan belanja lainnya sesuai dengan realisasi dan prognosis sampai akhir tahun,” timpalnya. Dijelaskan, Perubahan APBD merupakan sebuah siklus dalam pengelolaan keuangan daerah, sebagaimana ketentuan Pasal 161 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. “Yakni Perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja serta keadaan yang menyebabkan SiLPA tahun anggaran sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan serta keadaan darurat dan atau keadaan luar biasa,” jelasnya. Lebih lanjut, dirinya menerangkan, terdapat tiga Struktur Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022. “Pertama pendapatan, total pendapatan daerah dalam rancangan perubahan APBD T.A 2022 sejumlah Rp. 1,310 Triliyun lebih, kemudian yang kedua belanja, total Belanja Daerah dalam rancangan perubahan APBD T.A 2022 sejumlah Rp. 1,404 Triliyun lebih,” terangnya. “Dan terakhir pembiayaan, terdapat dua point dalam pembiayaan, pertama penerimaan pembiayaan pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp. 94,9 Milyar lebih dan kedua pengeluaran pembiayaan setelah perubahan sebesar Rp. 1 Milyar,” pungkasnya. (Red)  

Resmikan Ponpes Baitul Madani Lampung, Dendi Ramadhona Harapkan Pusat Pengembangan SDM

Pesawaran (HO) – Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan moral sekaligus pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM). Demikian disampaikan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona saat meresmikan Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung di Dusun Banjar Negeri, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedongtataan, Minggu (25/9/2022). “Pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan selamat atas diresmikannya Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung ini. Semoga momentum ini akan menjadikan Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung sebagai perguruan yang mencerdaskan umat dan mencetak generasi Islami di Kabupaten Pesawaran,” tutur Dendi. Menurut Dendi, kondisi kehidupan masyarakat saat ini adalah tantangan terbesar, karena dengan kemajuan ilmu dan teknologi yang demikian pesat terkadang memberikan dampak negatif bagi kondisi generasi muda. Melalui keteladanan dan ajaran yang diterapkan oleh para Ustadz dan Ustadzah, akan menumbuhkan generasi yang arif dan berakhlak mulia. “Sejalan dengan hal itu, Podok Pesantren dan lembaga pendidikan Islam merupakan tempat untuk menciptakan Sumber Daya Manusia agar lebih unggul dan mempunyai kualitas terutama berakhlakul kharimah,” katanya. Hal itu akan sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan yang dihadapi saat ini yang semakin berat dan kompleks, terutama kaitannya dengan dekadensi (kemerosotan) moral dan akhlak yang semakin memprihatinkan. “Pesantren juga mempunyai fungsi-fungsi tertentu dalam proses perkembangan kehidupan masyarakat terutama dalam bidang pendidikan. Melaui pesantren, para santri dapat memperoleh dasar-dasar pendidikan yang dirasa cukup dan sangat bermanfaat, guna menghadapi persoalan lingkungan dan perjalanan hidupnya,” jelasnya. Sementara itu, Pembina Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung Subhan mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya peresmian gedung Ponpes tersebut dan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pesawaran, pihak Kemenag, dan pemberi wakaf. “Terimakasih saya ucapkan kepada bapak Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan tamu undangan lainnya yang dapat hadir dalam acara peresmian gedung Ponpes ini, kata Subhan. Dia mengatakan, dalam rangka peresmian gedung Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung di Desa Negri Sakti, pembangunan Ponpes ini menurut Subhan murni dari partisipasi masyarakat. “Pembangunan gedung Ponpes ini murni dari partisipasi masyarakat, dan kami mengajak kepada seluruh muslimin Wal muslimat agar terus dapat membantu Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung ini, kata Subhan. Diakhir sambutan Pembina Ponpes Baitul Madani Subhan berharap agar Bupati Pesawaran dapat terus membantu Ponpes Baitul tersebut untuk mewujudkan generasi yang berakhlakul Karimah. Peresmian dihadiri Forkopimda Pesawaran, Kapolres Pesawaran diwakili Kapolsek Gedong Tataan Kompol Hapran. Ketua DPC Partai Golkar Pesawaran Yusak. Camat Gedong Tataan Syukur Saliyak. Kepala Desa Negri Sakti Gema Sukma Jaya. Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, segenap pembina dan pengurus Ponpes Baitul Madani dan tamu undangan lainnya. Untuk diketahui, peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti dan pemotongan pita, usai menghadiri peresmian Ponpes Baitul Madani, Bupati beserta jajaran melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi masyarakat yang terdampak (korban) angin puting beliung di Desa Batanghari Ogan Kecamatan Tegineneng. (Red)

Bupati Pesawaran : Pondok Pesantren Menjadi Pertahanan Moral dan Pengembangan SDM

0

Pesawaran (RN) – Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan moral sekaligus pusat pengembangan Sumber Daya Manusia.

Hal itu disampaikan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona saat meresmikan Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung di Dusun Banjar Negeri, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan.

“Selamat atas diresmikannya Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung ini. Semoga momentum ini akan menjadikan Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung sebagai perguruan yang mencerdaskan umat dan mencetak generasi Islami di Kabupaten Pesawaran,” kata Dendi, Minggu (25/9/2022).

Dirinya menjelaskan, kondisi kehidupan masyarakat saat ini adalah tantangan terbesar, karena dengan kemajuan ilmu dan teknologi yang demikian pesat terkadang memberikan dampak negatif bagi kondisi generasi muda.

Melalui keteladanan dan ajaran yang diterapkan oleh para Ustadz dan Ustadzah, akan menumbuhkan generasi yang arif dan berakhlak mulia.

“Sejalan dengan hal itu, Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan Islam merupakan tempat untuk menciptakan Sumber Daya Manusia agar lebih unggul dan mempunyai kualitas terutama berakhlakul kharimah,” ujar dia.

Menurutnya, hal itu akan sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan yang dihadapi saat ini yang semakin berat dan kompleks, terutama kaitannya dengan dekadensi (kemerosotan) moral dan akhlak yang semakin memprihatinkan.

“Pesantren juga mempunyai fungsi-fungsi tertentu dalam proses perkembangan kehidupan masyarakat terutama dalam bidang pendidikan. Melalui pesantren, para santri dapat memperoleh dasar-dasar pendidikan yang dirasa cukup dan sangat bermanfaat, guna menghadapi persoalan lingkungan dan perjalanan hidupnya,” jelasnya.

Sementara itu, Pembina Ponpes Baitul Madani Lampung Subhan, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Dendi yang telah menyempatkan hadir pada peresmian Ponpes Baitul Madani Lampung ini.

“Pembangunan Ponpes Baitul Madani Lampung ini murni merupakan partisipasi dari masyarakat dan para jamaah,” kata dia.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu pembangunan Ponpes ini. Semoga Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung ini bisa menciptakan akhlak yang baik dan berkualitas bagi santri-santri,” pungkasnya. (Red)

Bupati Pesawaran Tinjau Langsung Korban Angin Puting Beliung

0
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona meninjau dan memberikan bantuan langsung bagi masarakat yang terkena musibah Angin Puting Beliung yang terjadi di Dusun 03 Desa Batang Hari Ogan Kecamatan Tegineneng kabupaten setempat yang memporak porandaka atap rumah warga dan merobohkan pagar Pondok Pesantren sepanjang 80 meter. “Kalau mendengar informasi dari Camat, kejadiannya pada hari Sabtu 24 September sekitar pukul 19.30 wib, cuaca saat itu sedang hujan namun intensitasnya ringan tetapi disertai dengan angin kencang,” kata Bupati Dendi, minggu (25/09/2022). Dirinya mengatakan, akibat kejadian tersebut satu rumah milik warga mengalami rusak berat yang mana atapnya terbang terbawa angin, kemudian satu rumah mengalami rusak ringan, dan pagar ponpes sepanjang 80 meter rubuh. “Hari ini saya bersama dengan BAZNAS Pesawaran, kemudian BPBD, Sosial, dn Kesra datang langsung ke lokasi kejadian, untuk melihat apa saja yang diperlukan kepada para korban yang terkena dampak dari angin puting beliung ini, kita sudah menyiapkan bantuan sembako dan ada juga bantuan tunai yang akan kita serahkan pada para korban,” ujar dia. Menurutnya, dengan letak geografis Kabupaten Pesawaran, dari 11 kecamatan yang ada memiliki resiko bencana alam yang bisa terjadi, ditambah dengan cuaca ekstrim yang saat ini terus terjadi. “Kecamatan Tegineneng dan Negeri Katon memang memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadapa bencana angin puting beliung ini, kemudian kecamatan di daerah pesisir rawan dengan bencana alam banjir,” kata dia. “Maka dari itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran mengingat saat ini cuaca masuk musim penghujan, agar lebih ditingkatkan kewaspadaannya, terutama pada saat hujan disertai angin kencang sedang melanda,” katanya. (Red)

Ditolak Berhubungan Badan, Warga Nekat Tusuk Istri 7 Kali

Pesawaran (HO) –Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gedongtataan Polres Pesawaran Polda Lampung berhasil mengamankan inisial NO (47), warga Desa Karang Rejo Kecamatan Negeri Katon (Nekat), pelaku tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga terhadap istrinya NI (45) Desa Karang Rejo, yang terjadi pada Hari Jumat Tanggal 23 Agustus 2022, sekira Jam 10.15 Wib. Kapolres Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo melalui Kapolsek Gedong Tataan, Kompol Hapran mengatakan bahwa ungkap kasus tersebut dilakukan berdasar laporan kepolisian dengan Nomor: LP/B- 187/IX/2022/ Polda Lampung/Res Pesawaran/ Polsek Gedong Tataan pada 23 September 2022 diduga telah terjadinya TP Kekerasan Dalam Rumah Tangga. “Setelah menerima laporan kepolisian tersebut, kemudian petugas melakukan penyelidikan dilapangan dan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial NO yang merupakan suami dari korban NI warga Desa Karang Rejo Kecamatan Negeri Katon,” ujar Kapolsek, Sabtu (24/9/2022).
Senjata terduga pelaku NO untuk melakukan penusukan kepada Istri NI
Dia mengatakan, dari hasil keterangan penyidik yang didapat dari pelaku bahwa perbuatan tersebut dilakukan setelah korban menolak ketika diajak berhubungan badan layaknya suami istri. “Menurut pelaku, motif pelaku melakukan penusukan terhadap korban adalah dikarenakan pelaku dengan korban sudah tidak harmonis lagi dan pelaku cemburu terhadap korban dikarenakan pelaku sering ditolak ketika meminta berhubungan badan kepada korban atau cemburu buta,” terang Kapolsek. Kompol Hapran melanjutkan,guna mempermudah penyelidikan pada pelaku, sejumlah saksi dilokasi juga telah dimintai keterangannya. dan hasilnya terungkap bahwa tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan pelaku terhadap istrinya dengan cara menusuk korban dibagian tangan sebelah kiri sebanyak 5 kali, dibagian pinggul sebelah kanan sebanyak 1 kali, dan bagian leher belakang sebelah kanan sebanyak 1 kali menggunakan satu bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang sekira 25 cm bergagang kayu warna coklat. “Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka tusuk dibagian tangan sebelah kiri, pinggul sebelah kanan, leher belakang sebelah kanan, dan keadaan korban saat ini sedang dilakukan rawat jalan dan sudah berada dirumah keluarga korban dalam kondisi tidak bisa menjalankan aktifitas seperti biasanya,” jelasnya. “Untuk mempermudah pemeriksaan tersangka NO dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Gedongtataan atas perbuatan tersangka, terbukti telah melanggar Pasal 44 ayat (2) UU No: 23/2004 dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun atau denda paling banyak Rp15 juta,” pungkasnya. (Red)

HUT Ke-67 Lalu Lintas, Tampilkan Aksi Pocil Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara Polres Pesawaran Polda Lampung menggelar Olahraga Senam Bersama di halaman apel Mapolres Pesawaran dengan mengusung tema, “Polantas yang Presisi Pulih dan Bangkit Bersama Menuju Indonesia Maju”, Sabtu (24/9/2022) Pukul 08.00 Wib. Kegiatan yang diikuti oleh keluarga Polres Pesawaran bersama Pengurus Bhayangkari Pesawaran ini dihadiri oleh Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han), Wakapolres Pesawaran Kompol Muhammad Riza T, S.H., M.H., Para Pejabat Utama (PJU), Ketua Bhayangkari Cabang Pesawaran Ny. Ade Pratomo Widodo, Seluruh Personil Polres, Polsek Jajaran dan Polisi Cilik (Pocil) Polres Pesawaran. Peringatan HUT Ke-67 Lalu Lintas ini diawali dengan menampilkan persembahan peragaan aksi Polisi Cilik (Pocil) binaan Polres Pesawaran Polda Lampung yang berasal dari perwakilan dari masing-masing Sekolah Dasar (SD) yang ada di Wilayah Kabupaten Pesawaran. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Piagam Penghargaan dan Paket bingkisan dari Bapak dan Ibu Kapolres kepada adik-adik Pocil yang telah meraih 2 (dua) Piala sekaligus yakni Juara Harapan 1 dan Juara 3 PBB Terbaik dalam perlombaan Polisi Cilik Se-Polda Lampung yang dilaksanakan di Gedung Aula Pramuka Bandar Lampung hari Selasa yang lalu (20/09). Dalam sambutanya Kapolres Pesawaran menyampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan yang telah hadir pada pagi hari ini, dan saya juga mengucapkan selamat kepada Adik-adik Pocil yang telah mendapatkan Juara Harapan 1 dalam lomba Polisi Cilik dan Juara 3 dalam Lomba PBB Terbaik. “Ini merupakan kebanggaan untuk kita semua karena dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Pesawaran dan Pastinya Polres Pesawaran, untuk adik-adik Pocil selalu tetap semangat dan berlatih agar kedepannya bisa menjadi Polisi yang sesungguhnya sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat,” ucap Kapolres. “Saya berharap kepada adik-adik Pocil yang mengikuti lomba Pocil dan PBB agar tetap selalu kompak, tetap belajar yang rajin dan tidak kalah pentingnya selalu berbakti kepada orang tua, serta dapat membawa nama baik Bangsa dan Negara dikemudian hari,” tambahnya. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan Foto dan Senam Bersama yang diikuti oleh Kapolres, Wakapolres, Para PJU, Ketua Bhayangkari beserta pengurus, Seluruh Personil dan adik-adik Pocil Polres Pesawaran. (Red)