Pesawaran (HO) – Dalam menghadapi Dampak Inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran berikan bantuan beras premium kepada seluruh masyarakat di Bumi Andan Jejama.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, beberapa waktu lalu pemerintah telah menaikkan harga BBM. Hal itu tentunya berdampak pada hampir semua sektor, termasuk juga menjadi salah satu faktor penyumbang naiknya biaya produksi di pasaran, sehingga perusahaan akan menaikkan harga jual barang hingga menurunnya daya beli masyarakat.
“Maka dari itu, menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor: 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun 2022 serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor: 840/5412/SJ tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Belanja Bantuan Sosial dalam tentang Rangka Pengendalian Inflasi di Daerah, dengan ini kami Pemkab Pesawaran melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) memberikan bansos beras premium kemasan sebanyak 5 Kg,” terang Dendi Ramadhiona, saat memberikan bantuan secara simbolis di Balai Desa Bagelen, Kamis (20/10/2022).
Dijelaskan, bantuan tersebut nantinya ditujukan kepada seluruh masyarakat, mulai dari yang berprofesi sebagai tukang ojek, nelayan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pedagang kecil, hingga sopir angkot.
“Yang mana, masyarakat tersebut dipilih dan didata langsung oleh tim dari DKP dengan jumlah total penerima sebanyak 17.696 orang, namun untuk saat ini yang diberikan di Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 4.401 orang dengan jumlah beras sebanyak 22.005 Kg,” jelasnya.
“Sisanya akan diberikan secara bertahap setiap bulannya hingga bulan Desember mendatang,” timpalnya.
Selain itu, Dendi juga mengimbau kepada stakeholder terkait, seperti DKP, Kecamatan dan Kelurahan agar dapat membantu dalam pendstibusiannya agar bantuan tersebut dapat berjalan lancar dan sukses.
“Dan saya berharap, penyaluran bantuan ini dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran agar dapat segera diterima dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh masyarakat,” kata dia.
Disamping itu, salah satu penerima warga Desa Bagelen, Atmini (37) mengungkapkan rasa senang dan terima kasih kepada Pemkab Pesawaran yang telah memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat.
“Dan semoga bantuan ini tetap ada secara terus menerus serta juga pembagiannya dapat merata ke seluruh masyarakat lainnya,” pungkasnya. (Red)

Dirinya mengatakan, dari barang bukti yang dimusnahkan perkara narkotika masih paling dominan untuk di Kabupaten Pesawaran, hal ini tentu menjadi atensi semua stekholder yang hadir untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa khsusus nya di Kabupaten Pesawaran.
“Pada hari ini saja kita memusnahkan sebanyak 66, 58298 gram sabu-sabu, 68 tablet ekstasi, 24,67 gram tembakau sintetis. Harus diketahui oleh yang hadir pada hari ini penyalahgunaan narkotika ini bukan hanya di Pesawaran saja mungkin juga di daerah lain narkotika masih menjadi kasus yang mendominasi, oleh sebab itu ini harus menjadi perhatian kita semua, untuk menjaga anak-anak kita dari penyalahgunaan narkotika,” ujar dia.
“Untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika bagi kaum milenial ataupun anak-anak muda di Pesawaran, kami memiliki program jaksa masuk sekolah dan juga jaksa sahabat desa, yang mana didalamnya kita memberikan materi terkait bahayanya narkotika ini. Karena bagi orang yang terkena narkoba pilihannya hanya ada dua kalau tidak masuk penjara ya masuk liang lahat,” kata dia.
Menurutnya, dalam mensosialisasikan bahaya narkoba kepada para remaja perlunya peran aktif dari para orang tua dan juga masyarakat lainnya, untuk mengawasi anak-anaknya maupun lingkungan ditempat tinggalnya.
“Sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk melakukan segala upaya guna mencegah dan meminimalisir segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan segala bentuk kejahatan lainya. Segera laporkan kepada pihak berwajib apabila dilingkungannya terdapat peredaran narkoba,” pungkasnya. (Red) 


Alhamdulilah wali murid juga sangat antusias dalam mendukung kegiatan artinya senang karena selama masa pandemi tidak ada kegiatan,” ujar Kepsek
Nurhayanah, S. Pd.
Nurhayanah, S. Pd juga mengatakan semoga SDN 5 Teluk Pandan bisa lebih baik lagi untuk kemajuan sekolah dan agar didukung oleh masyarakatnya juga sehingga bisa bekerja dengan baik dan tenang karena mendapat dukungan dari masyarakatnya karena itu semua faktor suksesnya dalam memberi dan mengajari anak-anak sehingga terjadi nya kegiatan belajar mengajar yang baik.
“Saya juga berpesan kepada segenap dewan guru dalam proses pembelajaran semoga selalu semangat dalam proses pembelajaran dengan menggunakan untuk mencari informasi karena saat ini semua sudah sudah menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jadi semua dewan guru harus melengkapi satu sama lain selalu kompak agar terjalin nya kekeluargaan yang semakin erat,” pungkas Kepsek Nurhayanah, S. Pd. (Indra Jaya)