Ketua TP-PKK Pesawaran Nanda Indira Dendi Hadiri Pelatihan KPM
Bupati Pesawaran Hadiri Rapat IDSL di Bali
Porwanas di Jatim, Tim Futsal PWI Lampung Gulingkan Tim Kalimantan Utara 6-0
Enam Kecamatan Rawan Banjir, BPBD Pesawaran Lakukan Koordinasi
Bupati Pesawaran Lepas Kontingen Porwanas XIII, Raih Medali Emas Berikan Reward
Atlet harus berjuang untuk meraih prestasi, tolong di jaga dan diperhatikan seluruh peserta yang bertanding dan yang sangat penting selain harus sportif jaga nama baik Kabupaten Pesawaran,” terang Dendi Ramadhona saat acara melepas Kontingen Porwanas PWI Pesawaran di aula bupati setempat, Jumat (18/11/2022).
Bupati mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya di mana kegiatan Pekan Olahraga Wartawan Nasional tahun 2022 di malang Jawa Timur. Porwanas ini bukan hanya berlomba saja, tapi saling mensuport dan saling silaturahmi terhadap jurnalis yang ada di Indonesia.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesawaran saya ucapkan Selamat kepada para Atlet PWI Kabupaten Pesawaran yang terpilihnya untuk ikut menjadi kontingen dalam Pekan Olahraga Wartawan Nasional ini adalah prestasi tersendiri,” kata Dendi Ramadhona.
Bupati berharap kepada seluruh Kotingen atlet Wartawan PWI Kabupaten Pesawaran yang ikuti serta dalam pelombaan tunjukkan seluruh kemampuan dan selalu sportif sehingga dapat membanggakan Kabupaten Pesawaran.
“Berjuanglah meraih kejayaan dan prestasi olahraga untuk Pesawaran dengan semangat vini vidi vici, saya datang, saya bertanding dan saya menang. Saya ucapkan selamat jalan dan selamat berjuang Kontingen PWI Kabupaten Pesawaran,” katanya.
“Semoga perjalanan dari keberangkatan sampai dengan kepulangan nantinya berjalan dengan baik dan lancar. Hati-hati selama perjalanan, jaga kesehatan selama di sana, hingga kembali ke Kabupaten Pesawaran,” tutupnya.

Tingkatkan SDM, Diskominfotik Pesawaran Gandeng IIB Darmajaya
Pesawaran (HO) – Guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pesawaran, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Bumi Andan Jejama menggandeng Kampus Institut Informatika Dan Bisnis (IIB) Darmajaya.
Upaya tersebut dilakukan dengan membuat kesepakatan bersama antara Dinkominfotik Kabupaten Pesawaran dengan pihak Kampus IIB Darmajaya yang saling menguntungkan.
“Dalam kesempatan ini disepakati bahwa Darmajaya akan memfasilitasi tempat pelatihan digital bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang rencananya akan melatih 250 orang peserta dari berbagai OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Pesawaran baik ASN, Non ASN, dan guru dengan 6 (enam) tema pelatihan yang rencananya akan diselenggarakan dalam waktu dekat,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Pesawaran, Jayadi Yasa usai melakukan kunjungan kerja ke Kampus Institut Informatika Dan Bisnis (IIB) Darmajaya Bandarlampung, Jum’at (17/11/2022).

Menurutnya, sumber daya manusia di Kabupaten Pesawaran terutama Pegawai Pemkab Pesawaran masih belum memadai secara kualitas dan kuantitasnya untuk menghadapi digitalisasi sehingga dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya perguruan tinggi dan akademisi.
“Pak Bupati berharap dengan terlaksananya program ini dapat memberikan efek peningkatan kualitas sumber daya manusia yang menguasai Teknologi Informasi di Kabupaten Pesawaran sehingga Bumi Andan Jejama memiliki ASN yang unggul, berdaya saing dan melayani,” ujar dia.
Untuk diketahui, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa melakukan kunjungan kerja ke Kampus Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya Bandarlampung pada Kamis (17/11)2022) kemarin.
Kunjungan kerja tersebut guna membahas Kolaborasi pengembangan SDM Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kabupaten Pesawaran melalui pelatihan Government Transformation Academy (GTA) dalam mendukung program Kemenkominfo RI.
Didampingi para Kabid Dinas Kominfotiksan, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, Jayadi diterima langsung oleh Rektor IIB Darmajaya Firmansyah YA bersama dengan Pembantu Rektor dan Sutedi Dekan Ilmu Komputer IIB Darmajaya.
“Pemkab Pesawaran melalui Dinas Kominfotiksan Kabupaten Pesawaran dalam menghadapi tuntutan penyediaan layanan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) sangat membutuhkan peran aktif perguruan tinggi untuk menghasilkan SDM yang unggul dan berdaya saing,” tutur dia.
Menanggapinya, Rektor IIB Darmajaya Firmansyah YA menyambut baik inisiatif Diskominfotik Kabupaten Pesawaran yang ingin meningkatkan SDM terkait penguasaan teknologi informatika atau digitalisasi.
“Kami siap berkolaborasi apalagi kemampuan yang kami miliki sejalan dengan kebutuhan yang disampaikan teman- teman Kominfo Pesawaran,” kata dia. (Red)
Bupati Pesawaran Lepas Atlet Wartawan Porwanas XIII 2022, ke Jatim
Kejari Limpahkan Berkas Oknum Ketua LSM GMBI Kecamatan Ke PN Gedongtataan
Wujudkan Kerukunan Beragama, Kemenag Pesawaran Gelar Sarasehan
“FKUB anggotanya meliputi seluruh umat dari semua agama yang ada dan tersebar diseluruh kecamatan yang ada. Kita juga telah meluncurkan desa sadar kerukunan di Desa Poncokresno dan Lumbirejo yang dulunya pernah hampir terjadi konflik,” kata dia.
Diantara upayanya adalah mensertifikatkan tanah milik rumah ibadah semua agama. Karena, hal tersebut sangat berpotensi terjadi permasalahan ditingkat bawah. Dan, hingga sekarang ratusan sertifikat tanah milik rumah ibadah.
“FKUB bekerja sama dengan BPN, allhamdulillah telah mensertifikatkan tanah tanah milik rumah ibadah. Kemudian, banyak lagi kegiatan FKUB yang dirasakan manfaatnya dalam proses pembangunan dengan kebersamaan dan gotong royong,” ujar dia.
Kepala Kemenag Kabupaten Pesawaran Wasril Purnawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan dapat memberikan dan meningkatkan nilai kerukunan dan toleran dengan melibatkan seluruh pihak untuk mewujudkan suasana rukun.
“Kegiatan ini diselenggarakan FKUB Kabupaten Pesawaran dan kegiatan serupa dari informasi yang didapat hanya dilaksanakan oleh Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Dengan ucap bismillah, kegiatan sarasehan kerukunan ini dibuka,” jelas dia.
Saat berlangsung kegiatan, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan bahwa kegiatan sarasehan kerukunan sangat bagus guna mewujudkan kerukunan beragama.
“Nantinya, kegiatan silaturahim atau komunikasi oleh kepolisian akan dilakukan disetiap rumah ibadah dengan berhubungan atau membangun komunikasi langsung dilapangan agar tetap kondusif,” ujar dia.
Menurutnya, pihaknya akan membangun sistem keamanan melalui pertahanan ditingkat bawah yakni masing masing individu pada seluruh umat yang ada.
“Kita akan lakukan komunikasi guna membangun sistem ditingkat bawah yaitu melaksanakan komunikasi pada setiap individu pada pemuka agama ataupun umat ditingkat bawah,” ucap dia.
Ia juga mencontohkan sejumlah kasus kerusuhan antar suku dan komunitas yang terjadi di Ambon dan Sampit Kalimantan. Dimana, dari kasus tersebut dapat dipetik hikmah sehingga dapat dijadikan pelajaran untuk bisa mencegahnya.
“Dari kasus tersebut, setelah diurai ternyata salah satu pemicunya adalah persoalan kriminalitas yang tidak terselesaikan dengan baik sehingga terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Nah, saya minta di Kabupaten Pesawaran jangan sampai terjadi hal yang demikian, kita selesaikan bersama sama dengan baik setiap permasalahan yang terjadi,” tutur dia.
Ia pun menyarankan agar kedepan FKUB Kabupaten Pesawaran dapat lebih berkreasi lagi dalam membuat kegiatan sosial dengan memanfaatkan semangat gotong royong.
“Sebelum terjadi adanya konflik, yang bisa menjembatani adalah pemerintah daerah. Karenanya, kita dorong agar kerukunan beragama harus terus dikembangkan guna merekatkan ikatan batin sehingga bisa saling menghargai dan menghormati sesama, ” ucapnya.
Kegiatan sarasehan kerukunan tersebut dilangsungkan dengan diskusi dan mengemukakan pendapat serta membahas isu isu yang berkembang serta bagaimana menyikapinya. Kemudian, sejumlah tokoh juga menerima penghargaan atas kerukunan yang telah dijaganya.
Hadir pada kesempatan tersebut, diantaranya adalah Kepala Kantor Kementrian Agama (Ka Kemenag) Kabupaten Pesawaran Wasril Purnama, Kapolres AKBP Pratomo Widodo, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Abdul Hamid, Ketua FKUB Kabupaten Pesawaran Sugiarto dan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Staf Ahli Bidang pemerintah hukum dan politik Chabrasman.
Kemudian, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Ismail bersama pengurus, Kajari Kabupaten Pesawaran, Kepala Kesbangpol Zainal Arifin, Ketua MUI Kabupaten Pesawaran dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta beberapa pihak terkait.
Hadir juga tokoh agama islam, agama katolik, agama kristen, agama hindu, agama hindu dan beberapa tokoh masyarakat serta organisasi kemasyarakatan. (Red) Polres Pesawaran Gelar Diskusi Cegah Paham Radikalisme
Pesawaran (RN) – Dalam rangka mencegah Paham Radikal Polres Pesawaran Polda Lampung Mengelar Focus Grup Discussion (FGD) Dengan Tema “Terorisme Adalah Musuh Kita” yang menghadirkan sejumlah sektor dari masyarakat, Kementrian Agama, Tokoh Adat, tokoh masyarakat, dan Pengurus Harian BPET Mui Pusat ustad Makmum Rasid,.U.ud.,M.,Ag. Yang di gelar Aula Sanika Satya Wada, Rabu (16/11/2022).
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han) dalam sambutanya mengatakan, kegiatan ini yang di gagas humas polri ini di adakan secara serentak di indonesia.
“Diskusi digelar agar bisa menjauhkan masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Pesawaran agar tidak terpapar paham radikalisme kerena Terorisme adalah musuh kita,” kata Kapolres.
Sementara itu kombes Pol Drs, Sugeng Hadi Sutrisno Ka Tim Divisi humas Mabes Polri mengatakan, ada suatu program divisi humas yaitu kontra radikal, paham radikal adalah yang tidak sesuai dalam hidup .Paham radikal sangatlah berbahaya, dan bisa menjadi dampak pada anak cucu kita nantinya. Dan diskusi ini sangatlah penting dan kita bisa membatasi beredarnya paham radikal.
“Kita adakan diskusi ini agar kita bisa menjadi penangkal buat kita sendiri maupun lingkunga tentang paham radikal yang terjadi di negri kita ini. Kerena terosisme musuh kita bersama,” ujarnya.
Ditempat yang sama Pengurus Harian BPET Mui Pusat ustad Makmum Rasid,.U.ud.,M.,Ag. Sebagai Narasumber diskusi kontra radikal menjelaskan, ini adalah salah satu Program Divisi Humas Mabes Polri, kontara radikal ini menyasar yang belum terkena.
“Saya berharap usai kita diskusi ini, keluara dari ruang ini kita semua bisa mengajak sodara masarakat dilingkungan kita semua agar memberikan pemahaman kepada masyarakat di lingkungan kita tentang bahayanya paham radikalisme,” ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, dalam perjalalanan kelompok atau jaringan radilalisme ini merka berfatwa mana yang diluar mereka maka wajib di musnahkan.
“Kita melaksanakan diskusi ini, agar kita sama sama mencegah dan bekerja sama agar memastikan tempat kita tidak ada paham radikalisme. Karena mencegah paham radikalisme ini bukan hanya tugas polisi saja tapi tugas kita semua,” pungkasnya. (Rizal)
