Pesawaran (RN) – Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2023 mendatang yang akan digelar di Medan Sumatra Utara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bakal menjadi nominator peraih anugerah kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.
Ketua PWI Provinsi Lampung, Wira Hadikusumah menyebut untuk mendapat penghargaan ada sejumlah prasyarat yang harus dipenuhi sebelum mendapatkan anugerah kebudayaan.
“Jadi ada sepuluh nominator peraih penghargaan anugerah kebudayaan dari PWI pusat, sebelumnya bupati Dendi Ramadhona harus mempresentasikan proposal anugerah kebudayaan di hadapan para juri yang terdiri dari ketum PWI Pusat, serta para budayawan,” kata Wira, Kamis (15-12-2022).
Menurut Wira, penghargaan itu rencananya akan diberikan pada malam puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Kota Medan, Sumatera Utara pada Februari mendatang. Penghargaan akan diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari.
“Nah, nanti tanggal 21-22 Desember ini kepala daerah yang masuk nominator peraih penghargaan harus mempresentasikan program kebudayaan di hadapan juri di Kantor PWI Pusat di Jakarta. Bupati Dendi presentasi didampingi Ketua PWI Provinsi Lampung serta Ketua PWI Kabupaten Pesawaran,” katanya.
Selain mempresentasikan proposal penghargaan, ada syarat lain yang harus dipenuhi: tidak terlibat perkara korupsi serta memiliki program kebudayaan dalam bidang sandang pangan dan papan.
“Bupati Dendi berpotensi meraih penghargaan dari program pelestarian sulam jelujur khas Pesawaran. Selain Dendi, juga ada sepuluh kepala daerah dari provinsi lain yang turut menjadi nominator,” tuturnya.
Sebelumnya, pada perayaan HPN tahun 2020 lalu, Lampung diwakili oleh Bupati Umar Ahmad dari Kabupaten Tulangbawang Barat yang mendapat pebghargaan anugerah kebudayaan dari PWI Pusat. (Red)

“Jadi memang warga kita banyak yang beraktifitas di kebun, dan jalan menuju ke kebun itu selalu dalam keadaan tertimbun tanah ketika hujan, maka dari itu sesuai dengan usulan dari warga mereka meminta TPT dilokasi tersebut,” ujarnya. Rabu 14 Desember 2022.
Dirinya mengatakan, pembangunan TPT ini bertujuan untuk mendukung dunia pertanian serta mempermudah masyarakat dalam mengangkut hasil bumi dari kebun menuju rumah.
“Selain dunia pertanian, dalam program ketahanan pangan kita juga membangun kandang ternak untuk warga, dengan ukuran 2,5 meter x 3 meter x5 meter untuk kapasitas 30 ekor kambing,” ujar dia.
“Kemudian, kita juga telah melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai DD kepada156 KK dan sudah rampung semua sampai tahap ke 4 pada bulan lalu,” kata dia.
Dirinya mengatakan, selain pembangunan dari anggaran DD, desanya juga mendapatkan pembangunan infrastruktur dari pemerintah daerah seperti rabat beton, hot mix dan drainase.
“Ditahun ini, dari APBD kita mendapatkan pembangunan rabat beton di 3 titik, di Dusun Ciarum 250 meter, Dusun Cieri 400 meter, Dusun Cidadi Barat sepanjang 400 meter, kemudian hot mix 1 titik sepanjang 1 KM di Dusun Sumber Sari, kemudian bangunan drainase satu titik sepanjang 250 meter x 2 di Dusun Cidadi Barat,” katanya. (Red)