Kembali Pesawaran Terima Tiga Penghargaan Pelayanan Publik dari Kementerian PANRB

Bandar Lampung (RN) – Kabupaten Pesawaran mencatat prestasi membanggakan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Dalam audiensi bersama Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Komjen Pol. (Purn) Purwadi Arianto, yang digelar di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung Kamis, (24/7/2025).  Melalui kegiatan yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung ini, sejumlah unit pelayanan dari Kabupaten Pesawaran menerima penghargaan atas capaian kinerja mereka. “Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap unit pelayanan publik yang berhasil meraih predikat Pelayanan Prima (A) dan Pelayanan Sangat Baik (A−) dari Kementerian PANRB,” Kata Bupati Pesawaran Dendi yang di wakili Kepala Dinas Sosial Zuriadi. Zuriadi mengatakan, Dari Kabupaten Pesawaran, ada 3 unit kerja yang mendapat penghargaan dan diserahkan langsung kepada para kepala unit kerja sebagai bentuk penghormatan atas kepemimpinan dan dedikasi mereka. Dinas Sosial, menerima penghargaan atas pelayanan sosial yang dinilai sangat baik. “Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), menerima penghargaan atas capaian layanan administrasi kependudukan yang sangat baik, diterima oleh Plt. Kepala Dinas Chairuddin. Kemudian, RSUD Pesawaran menerima penghargaan atas peningkatan mutu layanan kesehatan yang juga mendapatkan peringkat sangat baik, diterima oleh Direktur dr. Dian Adhitama Lubis,” ujarnya. Sementara itu, Wamen PANRB Komjen Pol. (Purn) Purwadi Arianto menekankan pentingnya menjaga konsistensi standar pelayanan publik serta mendorong inovasi sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. “Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh jajaran. Namun lebih dari itu, ini menjadi tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan ke depan. Pelayanan publik yang baik harus berbasis pada pengukuran data yang objektif, agar benar-benar berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pelayanan publik saat ini diarahkan pada sistem yang terpadu dan terintegrasi, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Salah satu bentuk implementasinya adalah pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) dalam kerangka ekosistem digital nasional. “Pelayanan publik harus mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan multikanal, yang efisien dan mudah diakses. Ini perlu ditopang oleh SDM aparatur yang prima, yaitu ASN yang profesional, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi Lampung terus berinovasi untuk mendorong peningkatan mutu layanan publik di seluruh kabupaten/kota. Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, percepatan digitalisasi pelayanan, serta penguatan budaya kerja aparatur yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. “Kami berkomitmen mendukung seluruh unit kerja di daerah agar dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan. Pelayanan publik yang baik adalah wajah dari birokrasi yang modern dan responsif terhadap kebutuhan rakyat,” pungkasnya. (zal)

Rangkaian Hari Jadi Ke-18, Pesawaran Bersholawat 

Pesawaran (RN) – Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru wilayah di Kabupaten Pesawaran memadati Lapangan Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, dalam gelaran Pesawaran Bersholawat yang diselenggarakan pada Rabu malam (23/7/2025).  Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesawaran ke-18, sekaligus menjadi ruang spiritual dan sosial yang mempererat kebersamaan warga. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat pentingnya doa dan harapan bagi kemajuan daerah. “Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ikhtiar spiritual untuk terus memohon kebaikan bagi Kabupaten Pesawaran, sembari memperkuat nilai-nilai kebersamaan,” ujar Dendi. Lebih dari sekadar ritual tahunan, Bupati menyebut Pesawaran Bersholawat menjadi ruang interaksi lintas elemen masyarakat. Mulai dari tokoh agama, organisasi keagamaan, penyeimbang adat, pelaku UMKM, hingga generasi muda. Disinilah wajah keberagaman Pesawaran bersatu dalam bingkai kebersamaan. “Kegiatan seperti ini penting untuk mendorong peningkatan ketaqwaan, mempererat silaturahmi, sekaligus mengevaluasi sejauh mana masyarakat mampu merefleksikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata,” ujarnya. (zal)  

Kejari Tulang Bawang Jebloskan 2 Tersangka Korupsi PKBM

Tulang Bawang (RN) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulang Bawang menetapkan dua orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada PKBM Rawa Indah di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. “Kami menetapkan SM (Ketua Yayasan) dan S (Operator Yayasan) sebagai tersangka kasus korupsi PKBM Rawa Indah TA 2022 – 2023, dan melakukan penahanan badan terhadap keduanya mulai 23 Juli 2025 hingga 11 Agustus 2025,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Dennie Sagita, melalui Kasi Pidsus Ali Habib, didampingi Kasi Intel Rachmat Djati Waluya, dan Kasubbagbin Gita Arja Pratama, Rabu (23/7/2025). Ia menjelaskan, PKBM Rawa Indah kata dia menerima dana bantuan operasional sebesar Rp 1.046.600.000,- dan berdasarkan audit, ditemukan kerugian negara sebesar Rp 887.089.000,00,-. “Modus yang dilakukan meliputi tutor fiktif, pemotongan honor tutor, pembelanjaan fiktif, pemalsuan nota, dan cap toko penyedia,” ujarnya. Para tersangka disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. (Ran)

Peringati HAN, Pemkab Pesawaran Salurkan Bantuan ATENSI untuk 198 Anak

Pesawaran (RN) – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan Sentra Handayani Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 198 anak dipusatkan di Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin, Rabu (22/07/2025). Bantuan ATENSI diberikan dalam bentuk kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, perlengkapan sekolah, dan dukungan psikososial. Sebanyak 62 anak dari Desa Banjaran termasuk dalam daftar penerima manfaat bantuan tersebut. Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran, M. Zuriadi, mengatakan pentingnya peringatan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjamin hak-hak anak. “Hari Anak Nasional adalah pengingat bahwa setiap anak berhak hidup bahagia, mendapatkan perlindungan, pendidikan, dan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung. Tema, Anak Terlindungi, Indonesia Maju,” Kata Zuriadi. Dirinya juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini, terutama Sentra Handayani Kemensos RI, Pokja Anak, para pendamping sosial, serta lembaga kesejahteraan sosial. “Program ATENSI ini bukan hanya bentuk bantuan material, melainkan juga bentuk dukungan moral dan psikososial. Ini adalah bukti nyata kehadiran negara bagi anak-anak dalam situasi rentan,” ujarnya. (zal)

Bupati Dendi Ajak Asosiasi Perumahan Percepat Pembangunan Permukiman di Pesawaran

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona ajak para.Pengembang Perumahan untuk sinkronisasi program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Pesawaran. Hal tersebut dikatakan Dendi saat menghadiri Rapat Koordinasi bersama Asosiasi dan Himpunan pengembang perumahan “Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan para pengembang dan asosiasi perumahan yang beroperasi di wilayah Pesawaran,” kata Dendi di Emersia Hotel Selasa, (22/07/2025). Menurutnya, Kolaborasi ini penting agar program-program pembangunan perumahan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dapat terlaksana secara maksimal dan tepat sasaran. Salah satu program strategis yang turut dibahas adalah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), yakni program Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam memiliki rumah dengan suku bunga rendah dan syarat yang lebih terjangkau. Tahun 2025, Pemerintah menargetkan kuota FLPP sebanyak 350.000 unit, namun hingga saat ini baru terserap sekitar 124.000 unit. “Kabupaten Pesawaran terus mendukung program Pemerintah Pusat dengan mendorong pemanfaatan kuota FLPP ini oleh para pengembang di daerah melalui sejumlah kemudahan, seperti kemudahan dalam pengurusan izin,” ujarnya. Ia juga mengatakan, Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Nasional Pembangunan 3 Juta Rumah, Pemkab Pesawaran juga telah membebaskan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) khusus untuk pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Namun ada berapa persyaratan pengajuan FLPP, Warga Negara Indonesia (WNI), Tidak memiliki rumah, Belum pernah menerima subsidi atau bantuan perumahan dari pemerintah, Batasan penghasilan maksimal, Rp10 juta/bulan (untuk yang sudah menikah), Rp8,5 juta/bulan (untuk yang belum menikah,”jelasnya. “Melalui langkah konkret ini, diharapkan pengembang lokal dapat berperan aktif dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat, serta berkontribusi terhadap percepatan pembangunan kawasan permukiman di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (zal)  

Pemkab Pesawaran Dorong Literasi Budaya Lokal Lewat Bimtek Kepenulisan

Pesawaran (RN) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Kearifan Budaya Lokal sebagai langkah strategis untuk memperkuat budaya literasi yang berakar pada identitas daerah.  Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Dinas setempat dan diikuti oleh 60 peserta dari beragam latar belakang, mulai dari pustakawan, pegiat literasi, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halimah Zakaria melalui Sekertaris Darwin Firnandes, mengatakan bimtek ini tidak sekadar menjadi ajang pelatihan menulis, tetapi juga wadah pembinaan terhadap kemampuan riset budaya lokal. “Penyusunan konten naratif, serta pengemasan nilai-nilai kearifan lokal menjadi karya tulis yang relevan dengan generasi masa kini,” kata Darwin. Ia juga mengatakan, Para peserta dibekali materi bertahap dalam empat fase pelaksanaan, dimulai dari persiapan penulisan hingga finalisasi naskah untuk dibukukan. “Semoga pelatihan ini memberikan manfaat nyata, terutama dalam pengembangan budaya literasi yang berakar pada kearifan lokal,” ujarnya. Dirinya juga menjelaskan, Bimtek ini mencakup tiga materi utama yakni, pengantar teknik penulisan dan budaya lokal, teknik menulis esai dan artikel berbasis budaya, serta penyuntingan naskah. “Narasumber kegiatan ini adalah Fitri Restiana yang memiliki latar belakang seorang penulis. Jadikan kegiatan menulis sebagai peluang kreatif di era digital. “Jangan pernah ragu, karena setiap tulisan akan menemukan pembacanya,” ujarnya. Sementara itu, Kabid PPIP Dinas Kominfotiksan Pesawaran Ihsan Taufiq, yang menjadi moderator dalam kegiatan ini menekankan pentingnya membangun semangat belajar. “Gelas yang kita bawa kosong hari ini, bisa terisi penuh saat kegiatan ini selesai,” katanya. Menurut dia, Selain sebagai sarana ekspresi, literasi dipandang sebagai pilar peradaban. Dalam konteks ini, kemampuan menulis berbasis budaya lokal. “Saya berharap bimtek ini tidak hanya melahirkan karya, tetapi juga memperkuat jati diri daerah, menciptakan peluang ekonomi kreatif, serta mempersiapkan masyarakat menghadapi tantangan di era informasi,” pungkasnya. (zal)

Sunatan Massal, Donor Darah, dan Pap Smear Gratis Jadi Rangkaian Hari Jadi ke-18

Pesawaran (RN) – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pesawaran yang ke-18, Pemkab Pesawaran menggelar kegiatan pelayanan kesehatan terpadu berupa sunatan massal, donor darah, dan pemeriksaan pap smear secara gratis untuk masyarakat, di Aula RSUD Pesawaran, Selasa (22/07/2025). “Ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini juga telah dilaksanakan secara Serentak di 15 Puskesmas pada tanggal 17 Juli 2025,” kata Direktur RSUD Pesawaran, dr. Dian Adhitama Lubis. Ia juga menjelaskan, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Pesawaran. Adapun rangkaian kegiatan yaitu Khitanan Massal, Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat), dan pemeriksaan Tripel Eliminasi. “Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan dalam rangka hari jadi kabupaten. Tahun ini, RSUD Pesawaran menggandeng BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan pemeriksaan pap smear sebagai upaya deteksi dini kanker serviks bagi kaum perempuan,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, Nurhayati Marzuki yang juga turut hadir menunju, mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah penting dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menyebutkan pentingnya penyuluhan yang berkelanjutan terkait pola hidup sehat, terutama bagi keluarga dan perempuan. “Kami berharap, kegiatan ini dapat memberi dampak nyata bagi peningkatan mutu kesehatan warga, dan mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ungkapnya. (zal)

Korupsi Rp17 Miliar Lebih, Manager Bank BRI Cabang Pringsewu Masuk Penjara

Lampung (RN) – Penyidik Pidana Khusus Kejati Lampung menetapkan CA Manager PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Pringsewu sebagai tersangka terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Dana Nasabah. “Setelah melakukan rangkaian kegiatan penyidikan, pemeriksaan dan lain melakukan penangkapan, setelah memeriksa 40 orang saksi, maka Tim Penyidik pada Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung setelah memperoleh 2 (dua) alat bukti yang cukup dan  menetapkan CA alias CND sebagi tersangka,” kata Kasi Penkum Kejati Lampung Ricky Ramadhan, Selasa (22/07/2025). Dirinya mengatakan, tersangka CA, menjabat sebagai RMFT (Relationship Manager Funding Transaction) pada PT. Bank Rakyat Indonesia, dengan modus Pengelolaan Dana Nasabah PT. Bank BRI Kantor Cabang Pringsewu pada Periode Tahun 2021 – 2025. “Modus yang dilakukan tersangka CA, beragam, melakukan penarikan dana atas nama nasabah, digunakan fasilitas fake account atas nama nasabah (selaku pemilik dana), melakukan pembelanjaan fiktif pada mesin EDC (electronic data capture), mengajukan pinjaman personal dengan jaminan (collateral) fiktif, dengan kerugian Rp17,960.000.000 ,” ujarnya. Ia juga mengatakan, tim penyidik telah melakukan penggeledahan dan dari tindakan tersebut telah menemukan beberapa barang bukti yang memiliki hubungan langsung dengan perbuatan tindak pidana. “Satu buah Sertifikat Tanah dan Bangunan berlokasi di Gunung Kanci, Kabupaten Pringsewu dengan perkiraan nilai taksiran aset sebesar ± Rp450.000.000, dan Uang yang diinvestasikan pada beberapa restoran dengan taksiran sebesar Rp552.688.502,” ujarnya. Ia menjelaskan, total perkiraan nilai taksiran aset yang berhasil diperoleh untuk pemulihan upaya kerugian negara dalam perkara ini sebesar ± Rp3.709.294.711,39. “Tersangka dilakukan penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Bandar Lampung terhitung sejak tanggal 21 Juli 2025 s/d 09 Agustus 2025,” pungkasnya. (red)  

Purwopedia Wakili Pesawaran Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi

Pesawaran (RN) – Perpustakaan Desa Purworejo, yang dikenal dengan nama “Purwopedia,” terpilih mewakili Kabupaten Pesawaran dalam Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi Lampung, Senin (21/07/2025). Kegiatan penilaian berlangsung di lokasi perpustakaan di Kecamatan Negeri Katon dan diikuti oleh 15 perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.Keikutsertaan ini merupakan kelanjutan dari capaian membanggakan Purwopedia yang sebelumnya meraih Juara 1 pada lomba tingkat kabupaten. Penilaian lomba turut dihadiri oleh Plt. Camat Negeri Katon Data Trianda, Kepala Dinas PMD Kabupaten Pesawaran Nur Asikin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran Halimah Zakaria, S.E., M.M., Pj. Kepala Desa Purworejo Dean Adi Nugroho, S.STP., M.M., jajaran pemerintah desa, serta tim penilai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, yakni Des Yulian, S.T. dan Liza Tri Handayani, S.I.Kom. Sesuai ketentuan, masing-masing daerah hanya mengirimkan satu perpustakaan desa unggulan yang telah melalui seleksi di tingkat kabupaten. Bagi daerah yang memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik, seleksi dilakukan secara sistematis sesuai mekanisme program. Sementara bagi daerah tanpa DAK, penunjukan peserta dilakukan melalui evaluasi langsung terhadap desa yang dinilai paling layak. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran, Halimah Zakaria, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Desa Purworejo dalam menghidupkan Purwopedia sebagai pusat literasi bagi masyarakat. “Literasi harus terus dijaga agar tidak terseret oleh derasnya arus informasi digital yang belum tentu edukatif. Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam membimbing generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas dan produktif,” ujarnya. Sementara itu, Tim penilai dari Provinsi Lampung, Liza Tri Handayani menyampaikan bahwa perpustakaan desa memiliki peran strategis sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat. Menurutnya, perpustakaan yang baik harus mampu menjangkau semua lapisan masyarakat tanpa mengenal batasan usia, status sosial, atau waktu. Purwopedia telah cukup berhasil membangun ruang terbuka yang inklusif dengan menghadirkan program-program yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata dia. “Melalui pendekatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, perpustakaan ini mampu menjadi tempat yang tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga ruang pemberdayaan dan pertumbuhan komunitas,” jelasnya. Pj. Kepala Desa Purworejo, Dean Adi Nugroho, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dan semangat gotong royong seluruh elemen desa, mulai dari pemerintah desa, Karang Taruna, lembaga pendidikan, hingga masyarakat. Ia menyebut bahwa dukungan nyata dari berbagai pihak menjadi kunci dalam membangun perpustakaan desa yang hidup dan berkembang. Desa Purworejo sendiri menurutnya dikenal memiliki potensi pendidikan yang kuat, dengan keberadaan pondok pesantren putra-putri dan satu SMK aktif. Pada tahun 2023, desa ini juga menerima dukungan dari Perpustakaan Nasional berupa titik baca, koleksi buku, perangkat komputer, dan rak buku, yang memperkuat infrastruktur literasi di tingkat desa. “Penilaian lomba dilakukan berdasarkan sejumlah indikator utama, seperti kelengkapan koleksi, sarana dan prasarana, mutu layanan, kompetensi tenaga pengelola, program literasi, inovasi, serta dampak langsung terhadap masyarakat. Desa yang meraih hasil terbaik akan mewakili Provinsi Lampung pada ajang Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Nasional,” pungkasnya. (zal).

Kejari Pesawaran Terima Tiga Penghargaan Sekaligus

Pesawaran (RN) – Kejaksaan Negeri Pesawaran menerima tiga penghargaan sekaligus dari Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran. Penghargaan tersebut diberikan Bupati Dendi bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Pesawaran yang ke-18. Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif Kejaksaan Negeri Pesawaran dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, khususnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). “Penghargaan pertama diberikan oleh Inspektorat Pesawaran atas keberhasilan Kejaksaan Negeri Pesawaran dalam memulihkan keuangan negara senilai Rp8.342.086.247. Pemulihan tersebut dilakukan melalui pemberian bantuan hukum non litigasi dalam tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI),” kata Dendi Jumat (18/07/2025). Dendi mengatakan, Penghargaan kedua dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pesawaran, atas dukungan Kejaksaan dalam penagihan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kolaborasi ini dinilai efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. “Penghargaan ketiga, diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran, sebagai pengakuan atas peran Kejaksaan dalam memperjuangkan hak perwalian anak-anak di bawah naungan Lembaga Kesejahteraan Keluarga Sosial Anak (LKKSA) Sholawatul Falah, khususnya dalam menjamin akses pendidikan bagi anak-anak,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran Tandy Mualim, apresiasi atas penghargaan yang diterima dan menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada pemerintah daerah. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran atas kepercayaan yang diberikan kepada Kejaksaan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja profesional, transparan, dan akuntabel dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkeadilan,” ujarnya,” pungkasnya. (Red)