Tingkatkan kesejahteraan Masyarakat, Kejati Lampung Dorong UMKM Tanggamus Naik Kelas
Tanggamus (RN) – Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanggamus dalam rangka sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
“Kejati Lampung dorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Tanggamus agar naik kelas,” kata Danang Suryo Wibowo saat membuka Seminar di Aula Islamic Centre, Selasa (28/10/2025).
Dirinya juga menjelaskan, Program Koperasi Merah Putih merupakan salah satu terobosan pemerintah untuk memperkuat perekonomian di tingkat akar rumput.
“Program ini bertujuan menghilangkan ketergantungan masyarakat terhadap rentenir, memperpendek rantai distribusi, dan menciptakan kesejahteraan di desa,” ujarnya.
“Kejaksaan memiliki peran penting dalam mengawal program ini sebagai implementasi tugas sesuai perintah harian Jaksa Agung dan Asta Citra Presiden Prabowo Subiyanto,” tambah dia.
Sementara itu, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Kajati Lampung yang turut memberikan dorongan kuat terhadap tata kelola pemerintahan dan penguatan ekonomi daerah.
“Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Tanggamus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kajati Lampung beserta jajaran atas kesediaannya berkunjung ke Bumi Begawi Jejama,” ujarnya.
Bupati juga menekankan agar seluruh jajaran pemerintah daerah mampu mengimplementasikan arahan yang diberikan Kajati Lampung secara nyata, terutama dalam pengelolaan dana desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Ketika UKM naik kelas, maka kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat. Ini bukan hanya tentang usaha, tapi tentang kemajuan ekonomi daerah secara menyeluruh,” kata dia.
Diketahui, Kajati Lampung dan Bupati Tanggamus menyerahkan bantuan perlengkapan usaha kepada 16 pelaku UMKM, serta 20 sertifikat halal bagi UKM Sahabat Adhyaksa yang merupakan mitra binaan Kejari Tanggamus. (Red)
Pemkab Pesawaran Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97
Pesawaran (RN)– Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Satu” yang berlangsung secara khidmat di Lapangan Pemkab Pesawaran pada Selasa (28/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Nanda Indira B, Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, dan ASN/P3K, THLS, serta perwakilan organisasi pemuda dan pelajar di lingkungan Pemkab Pesawaran.
Bupati Pesawaran Nanda Indira bertindak sebagai Pembina Upacara, sementara petugas upacara merupakan utusan dari organisasi kepemudaan Kabupaten Pesawaran.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan Teks Pancasila oleh inspektur upacara, pembacaan Teks Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945 oleh utusan dari Organisasi Kepemudaan Karang Taruna Pesawaran, serta pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda 1928 oleh utusan dari Organisasi Kepemudaan KNPI Pesawaran.
Acara kemudian dilanjutan dengan amanat dari pembina upacara, membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir.
Dalam amanatnya Bupati Nanda Indira menyampaikan bahwa pemuda hari ini memiliki tugas dan tanggung jawab yamg berbeda. Tidak lagi dengan mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran.
“Namun semangatnya tetap sama, Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” seru Bupati.
Meskipun berada di zaman yang serba cepat dan berat. Pemuda harus tetap optimis dan percaya bahwa di setiap kampung, setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani.
“Itulah kekuatan bangsa kita. Kita butuh pemuda yang patriotik, gigih dan empati yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang,” ujarnya. (zal)
Rakor Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran Perkuat Sinergi Pemerintah Daerah dan Desa
Pesawaran (RN) — Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Dendi, S.E., M.M., dan Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, bersama jajaran Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Inspektur, Kepala Dinas Kominfotiksan, Kadis PMD, serta para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nur Asikin dalam laporannya menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa. Langkah ini juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan melayani.
Rakor tersebut juga diisi dengan sejumlah pemaparan materi, yakni mengenai penyelesaian batas desa oleh Badan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Sumatera (Itera) Ilyas, S.Si., M.T., kemudian sosialisasi program Koperasi Desa Merah Putih oleh Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Pesawaran, serta penyampaian mengenai penyaluran BLT dan pemanfaatan dana desa oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali.
Dalam arahannya, Bupati Nanda Indira menerangkan bahwa rakor ini merupakan bentuk komunikasi dan koordinasi yang penting dalam rangka menciptakan sinergi antara pemerintah daerah dan desa.
Kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah strategis guna memperkuat pelaksanaan pemerintahan yang optimal, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memfasilitasi penyelesaian berbagai permasalahan di desa melalui kerja sama lintas perangkat daerah.
Bupati juga mengingatkan para kepala desa untuk selalu menjunjung transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan serta pengelolaan anggaran desa.
“Dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan, kepala desa hendaknya terbuka kepada masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Setiap akhir tahun anggaran, kepala desa wajib menyampaikan LKPJ kepada BPD agar arah pembangunan desa dapat diketahui secara jelas,” tegas Nanda.
Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan kepatuhan pajak di tingkat desa. Ia mengingatkan agar seluruh desa tertib dalam pelaporan dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak, baik PPN maupun PPH.
Wabup juga meminta agar desa yang belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa segera melaksanakannya sesuai ketentuan. “Pastikan BLT disalurkan tepat sasaran untuk membantu masyarakat dalam pemulihan ekonomi desa,” tandasnya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif guna membahas berbagai permasalahan serta masukan untuk arah pembangunan desa.
Dukung Program Pemerintah Pusat, Bupati Nanda Pastikan Setiap Sajian Aman dan Bergizi
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Padang Manis, Kecamatan Way Lima, Senin (27/10/2025).
“Peninjauan ini untuk memastikan proses penyediaan dan distribusi makanan bagi penerima manfaat program berjalan sesuai standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan,” kata Nanda.
Bupati menyebut, kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam mendukung program pemerintah pusat dalam peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak sekolah.
“Para petugas, Saya meminta untuk selalu memperhatikan dan menjaga kualitas bahan pangan dan kebersihan proses pengolahan. Termasuk menghindari bahan-bahan makanan yang mudah basi guna meminimalisir terjadinya potensi keracunan.
Ia juga berharap ke depan Kecamatan Way Lima dapat memiliki lebih banyak satuan pelayanan serupa agar jangkauan distribusi semakin luas dan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Padang Manis, Andini menerangkan bahwa proses memasak dilakukan dua kali untuk memastikan makanan tetap segar dan layak konsumsi. Metode blanching pun turut dilakukan agar sayur tidak cepat basi dan mengurangi kandungan air.
“Untuk porsi pagi, kami menyiapkan makanan bagi balita, anak PAUD, TK, dan siswa SD kelas 1 sampai 3. Sesuai arahan Bupati, kami juga menghindari bahan sayur yang mudah basi seperti tauge, bayam, dan kangkung,” jelasnya.
Diketahui bahwa SPPG Padang Manis saat ini melayani 3.960 penerima manfaat, terdiri dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta peserta didik mulai dari tingkat TK, PAUD, SD, SMP, hingga SMA sederajat.
SPPG ini memiliki sekitar 47 karyawan yang setiap hari mulai memasak sejak pukul 01.00 dini hari. Distribusi makanan dilakukan pada pukul 09.00 hingga 10.30 pagi untuk enam desa dan 24 sekolah. (zal)
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Pesawaran Dukung Pengembangan UMKM
Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan perekonomian masyarakat Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Branding pengemasan dari para pelaku usaha sangat penting sebagai bagian identitas usaha lokal Pesawaran. Kualitas produk harus terus ditingkatkan,” kata Nanda saat meninjau dua UMKM di Kecamatan Way Lima, Sentra Produsen Kerupuk di Desa Sidodadi dan Sentra Produsen Gula Semut serta Kopi Vista Abadi di Desa Banjar Negeri, Senin (27/10/2025).
Dirinya juga mengatakan, Kemasan dan branding yang menarik akan meningkatkan nilai jual dan memudahkan pemasaran.
“Kehadiran koperasi juga dinilai penting sebagai wadah yang memudahkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha, salah satunya melalui Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu gagasan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Sementara itu, Pemilik Kerupuk Nayla, Yuli Mela Sari, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap pelaku usaha.
Usahanya telah berdiri sejak tahun 2007 dan memproduksi berbagai jenis kerupuk seperti kerupuk ikan, jengkol, dan semprong dengan kapasitas produksi mencapai 200 kilogram per hari. Wilayah pemasarannya pun sudah meluas hingga berbagai wilayah se-Provinsi Lampung.
“Alhamdulillah, hari ini kami dikunjungi oleh Ibu Bupati. Kami berharap ke depan UMKM seperti kami bisa lebih diperhatikan terutama dalam hal bantuan pemasaran dan peralatan produksi,” ujarnya.
Terpisah, Siti pemilik Vista Abadi, merupakan UMKM yang memproduksi minuman tradisional segar dan menyehatkan siap saji yang 100% alami, bebas zat kimia, dan higienis.
Vista Abadi saat ini memiliki 24 produk unggulan yang dijual, mulai dari jahe instan, wedang uwuh, gula semut aren, hingga produk olahan lainnya. Produk Vista Abadi telah merambah pasar nasional hingga mancanegara seperti Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia.
“Kehadiran Ibu Bupati menjadi dukungan moral yang besar bagi kami. Saat ini kami sedang mempersiapkan sertifikasi organik untuk produk gula semut dan kopi, yang ditargetkan rampung pada tahun 2026,” pungkasnya. (zal)
Pemkab Pesawaran Segera Perbaiki Ruas Jalan Kota Dalom – Baturaja
Pesawaran (RN) – Adanya laporan dari masyarakat terkait kondisi yang memperhatikan ruas jalan Kota Dalom – Baturaja, Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera memperbaiki jalan tersebut.
“Ini merupakan bentuk tanggapan cepat Pemerintah Kabupaten Pesawaran terhadap aspirasi warga terkait kondisi infrastruktur jalan yang bergelombang dan sulit dilalui,” kata Nanda saat meninjau kondisi ruas Jalan di Kecamatan Way Lima, Senin (27/10/2025).
Dirinya juga mengatakan, ruas jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer tersebut memang membutuhkan perbaikan karena mengalami kerusakan yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Mulai hari Jum’at, akan dilakukan penanganan sementara berupa pemadatan jalan menggunakan alat vibro oleh Dinas PUPR. Langkah ini diambil agar masyarakat dapat kembali melewati jalan ini dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pemerintah desa untuk turut menjaga hasil perbaikan agar kondisi jalan tetap baik.
“Kalau nanti sudah padat, tolong dijaga bersama. Saya minta kepala desa juga melakukan pemeliharaan dan memastikan tidak ada sampah yang menumpuk di sekitar badan jalan,” pintanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus berupaya melakukan peningkatan infrastruktur di Kecamatan Way Lima.
Pemkab Pesawaran akan selalu merespons cepat laporan masyarakat serta memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata di seluruh wilayah, demi mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
“Insyaallah pada penganggaran tahun 2026 nanti, kami akan fokus melakukan perbaikan secara menyeluruh, karena dari 16 desa yang ada masih banyak titik jalan yang perlu dibenahi,” tegasnya. (zal)
Ruas Jalan Kota Dalom – Baturaja Segera Diperbaiki
Pesawaran (RN) – Adanya keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan Kota Dalom – Baturaja yang memperhatikan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera memperbaiki jalan tersebut.
“Ini merupakan bentuk tanggapan cepat Pemerintah Kabupaten Pesawaran terhadap keluhan warga terkait kondisi infrastruktur jalan yang bergelombang dan sulit dilalui,” kata Nanda saat meninjau kondisi ruas Jalan di Kecamatan Way Lima, Senin (27/10/2025).
Dirinya juga mengatakan, ruas jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer tersebut memang membutuhkan perbaikan, karena mengalami kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Mulai hari Jum’at, akan dilakukan penanganan sementara berupa pemadatan jalan menggunakan alat vibro oleh Dinas PUPR. Langkah ini diambil agar masyarakat dapat kembali melewati jalan ini dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pemerintah desa untuk turut menjaga hasil perbaikan agar kondisi jalan tetap baik.
“Kalau nanti sudah padat, tolong dijaga bersama. Saya minta kepala desa juga melakukan pemeliharaan dan memastikan tidak ada sampah yang menumpuk di sekitar badan jalan,” pintanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus berupaya melakukan peningkatan infrastruktur di Kecamatan Way Lima.
Pemkab Pesawaran akan selalu merespon cepat keluhan masyarakat serta memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata di seluruh wilayah, demi mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
“Insyaallah pada penganggaran tahun 2026 nanti, kami akan fokus melakukan perbaikan secara menyeluruh, karena dari 16 desa yang ada masih banyak titik jalan yang perlu dibenahi,” tegasnya. (zal)
Kunjungan Bupati ke SPPG Padang Manis, Pastikan Setiap Sajian Aman dan Bergizi
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Padang Manis, Kecamatan Way Lima, Senin (27/10/2025).
Peninjauan ini bertujuan memastikan proses penyediaan dan distribusi makanan bagi penerima manfaat program berjalan sesuai standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Nanda didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfotiksan, serta Camat Way Lima.
Bupati menyebut, kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam mendukung program pemerintah pusat dalam peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak sekolah.
Pada kesempatan itu, Bupati mengingatkan kepada para petugas untuk selalu memperhatikan dan menjaga kualitas bahan pangan dan kebersihan proses pengolahan. Termasuk menghindari bahan-bahan makanan yang mudah basi guna meminimalisir terjadinya potensi keracunan.
Ia juga berharap ke depan Kecamatan Way Lima dapat memiliki lebih banyak satuan pelayanan serupa agar jangkauan distribusi semakin luas dan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. “Termasuk penggunaan bahan makanan dari hasil bumi lokal Pesawaran agar perekonomian masyarakat juga ikut tumbuh,” tambahnya.
Untuk diketahui bahwa SPPG Padang Manis saat ini melayani 3.960 penerima manfaat, terdiri dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta peserta didik mulai dari tingkat TK, PAUD, SD, SMP, hingga SMA sederajat.
SPPG ini memiliki sekitar 47 karyawan yang setiap hari mulai memasak sejak pukul 01.00 dini hari. Distribusi makanan dilakukan pada pukul 09.00 hingga 10.30 pagi untuk enam desa dan 24 sekolah.
Ahli Gizi SPPG Padang Manis, Andini menerangkan bahwa proses memasak dilakukan dua kali untuk memastikan makanan tetap segar dan layak konsumsi.
Metode blanching pun turut dilakukan agar sayur tidak cepat basi dan mengurangi kandungan air.
“Untuk porsi pagi, kami menyiapkan makanan bagi balita, anak PAUD, TK, dan siswa SD kelas 1 sampai 3. Sesuai arahan Bupati, kami juga menghindari bahan sayur yang mudah basi seperti tauge, bayam, dan kangkung,” jelasnya. (zal)
Dukung Pelaku Usaha Lokal, Bupati Nanda Kunjungi Sejumlah Sentra UMKM di Kecamatan Way Lima
Pesawaran (RN)– Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., meninjau dua sentra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Way Lima, yakni Sentra Produsen Kerupuk di Desa Sidodadi dan Sentra Produsen Gula Semut serta Kopi Vista Abadi di Desa Banjar Negeri, Senin (27/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Nanda didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif dan memperluas pasar produk unggulan lokal Pesawaran.
Owner Kerupuk Nayla, Yuli Mela Sari, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap pelaku usaha. Ia menceritakan bahwa usahanya telah berdiri sejak tahun 2007 dan memproduksi berbagai jenis kerupuk seperti kerupuk ikan, jengkol, dan semprong dengan kapasitas produksi mencapai 200 kilogram per hari. Wilayah pemasarannya pun sudah meluas hingga berbagai wilayah se-Provinsi Lampung.
“Alhamdulillah, hari ini kami dikunjungi oleh Ibu Bupati. Kami berharap ke depan UMKM seperti kami bisa lebih diperhatikan terutama dalam hal bantuan pemasaran dan peralatan produksi,” ujarnya.
Sementara itu, Owner Vista Abadi, Ibu Siti yang merupakan pelaku usaha gula semut dan kopi organik di Desa Banjar Negeri, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
Vista Abadi merupakam UMKM yang memproduksi minuman tradisional segar dan menyehatkan siap saji yang 100% alami, bebas zat kimia, dan higienis.
Vista Abadi saat ini memiliki 24 produk unggulan yang dijual, mulai dari jahe instan, wedang uwuh, gula semut aren, hingga produk olahan lainnya. Poduk Vista Abadi telah merambah pasar nasional hingga mancanegara seperti Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia.
“Kehadiran Ibu Bupati menjadi dukungan moral yang besar bagi kami. Saat ini kami sedang mempersiapkan sertifikasi organik untuk produk gula semut dan kopi, yang ditargetkan rampung pada tahun 2026,” ujar Ibu Siti.
Dalam kesempatan itu, Bupati Nanda Indira memastikan pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Untuk itu, branding pengemasan dari para pelaku usaha sangat penting sebagai bagian identitas usaha lokal Pesawaran.
“Kualitas produk harus terus ditingkatkan, begitu juga kemasannya. Kemasan dan branding yang menarik akan meningkatkan nilai jual dan memudahkan pemasaran,” ujarnya.
Tak hanya itu, kehadiran koperasi juga dinilai penting sebagai wadah yang memudahkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha, salah satunya melalui Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu gagasan Presiden Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Bupati berharap agar produk-produk lokal dapat menjadi bagian dari daya tarik wisata daerah.
Selain itu, pemerintah daerah melalui Dinas Perindag dan Dinas Koperasi akan terus mengkaji regulasi serta memberikan pendampingan agar pelaku usaha di Pesawaran semakin berdaya saing dan mandiri.
“Saat ini sektor pariwisata sedang kami gencarkan. Harapannya, wisatawan yang datang ke Pesawaran bisa membawa pulang produk-produk UMKM kita sebagai oleh-oleh,” tutur Bupati Nanda. (zal)
Bupati Nanda: Organisasi Wanita Memiliki Peran Penting Mendukung Menunju Indonesia Emas 2045
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira, secara resmi mengukuhkan Pengurus Tim Penggerak PKK, Tim Pembina Posyandu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), serta Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Pesawaran periode 2025–2030.
Bupati Nanda Indira menyebut, organisasi wanita memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya cita-cita besar Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
“Cita-cita tersebut diwujudkan dengan kerja keras dan partisipasi semua pihak. Karena saya meminta organisasi wanita di Pesawaran untuk lebih aktif dalam kehidupan sosial dan menjadi pelopor kepedulian terhadap sesama,” kata Nanda, di Lamban Agung Rumah Dinas, Jum’at (24/10/2025),
Dirinya juga mengatakan, pembina Posyandu agar berperan pentingnya dalam mengatasi angka stunting di Pesawaran. Edukasi kepada ibu hamil dan menyusui perlu kembali ditegaskan agar memperhatikan asupan gizi pada seribu hari pertama kehidupan anak.
“Kita mesti mengedukasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi dari protein hewani seperti telur, daging, ikan, dan susu agar anak-anak tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Selain itu, kepada jajaran Perwosi Pesawaran, Bupati Nanda menaruh harapan besar agar prestasi atlet perempuan terus meningkat, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional Korpri (Pornas) 2027 di Lampung.
Kepada para Bunda Literasi Kecamatan Bupati mendorong agar gerakan literasi dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat melalui pembentukan Pojok Baca Desa. Dengan literasi, masyarakat dinilai bisa lebih kritis, cerdas, dan berdaya.
“Mari jadikan desa-desa di Pesawaran sebagai pusat tumbuhnya budaya baca dan berdiskusi,” ucapnya.
Sementara kepada pengurus Dekranasda Pesawaran, Bupati Nanda meminta penguatan sinergi dengan pelaku UMKM lokal guna meningkatkan perekonomian daerah.
“Dekranasda harus menempatkan UMKM sebagai mitra utama. Ajak mereka meningkatkan kualitas produksi, manajemen, dan pemasaran agar UMKM kita naik kelas,” ujarnya. (Red)
