Kajati Lampung Buka Pekan Olahraga Hari Bahkti Adhyaksa Ke-63

0
Lampung (RN) – Kejaksaan Tingggi Lampung, melaksanakan upacara Pembukaan Pekan Olah Raga dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa Kejaksaaan RI Ke-63, Tahun 2023. Kegitan upacara, dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto, didampingi Wakajati Lampung dan Pejabat dilingkungan Kejati Lampung. Kegiatan di gelar di halaman kantor setempat. Dalam sambutannya Kajati Lampung Sigit Yulianto mengatakan, olah raga merupakan wadah untuk menyatukan perbedaan dan menciptakan kekompakan segenap Warga Adhyaksa, oleh sebab itu diharapkan seluruh insan adhyaksa untuk berpartisipasi dan ikut memeriahkan POR HBA Ke-63 Tahun 2023. “Dalam Pertandingan bukan persoalan menang atau kalah, namun yang paling penting adalah membangun dan membentuk karakter serta kepribadian peserta yang dituntut untuk berkompetisi, berusaha keras dan disiplin,” kata Sigit, Rabu (05/07/2023). Sigit juga menjelaskan, dalam penyelenggaraan POR HBA ke-63 ini akan mampu berkontribusi dalam menguatkan kualitas sumber daya manusia khususnya wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Lampung yang tentunya akan bermanfaat dalam menciptakan semangat dan budaya kerja yang sehat dan kuat. “Saya brharap, seluruh keluarga besar Adhyaksa untuk senantiasa menunjukkan pengabdian melayani masyarakat dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi, menaati sumpah jabatan, menjunjung tinggi doktrin Tri Krama Adhyaksa, serta membina hubungan kerja sama dengan para pemangku kepentingan dan masyarakat,” ujarnya. Diketahui, Pada HBA Ke-63 Tahun 2023 ini kegiatannya meliputi pertandingan Futsal, Tenis Lapangan, Badminton, Tenis Meja, Catur, dan Menembak. Kegaiatan sosial antara lain Donor Darah, Khitanan Masal dan Anjangsana. (Red).

Enam Jam Tenggelam di Perairan Teluk Pandan, Dua Pemuda Dievakuasi

Pesawaran (HO) – Dua pemuda asal warga Susunan Baru Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung akhirnya ditemukan selama enam (6) jam pencarian di perairan Teluk Pandan, Minggu (2/7/2023). Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo melalui Kasat Polairud Polres Pesawaran Iptu Suwartono membenarkan hal tersebut, bahkan menurutnya, korban saat ini masih dievakuasi di RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo. “Setelah dievakuasi korban langsung bawa ke Rumah Duka di Susunan Baru Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandarlampung,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (2/7/2023). Menurut Iptu Suwartono, sebelumnya Tim gabungan melakukan pencarian selama enam (6) jam dari Pukul 06.00 hingga Pukul 13.00 Wib menyisir Perairan Teluk Pandan, tepatnya di depan Pantai Tembikil Mutun, dan Pantai Hurun Resort. “Tim Gabungan melibatkan Basarnas Lampung, Polairud Polda Lampung, Polair Polres Pesawaran, Babinkamtibmas Polsek Padang Cermin, Babinsa Koramil PC/ 0421-05, dan TNI AL Lanal Lampung (Pos Babin Potmar Lempasing), beserta masyarakat Dusun Mutun Desa Sukajaya Lempasing,” ucapnya. Lebih dari itu, lanjut Iptu Suwartono, peristiwa tenggelamnya dua pemuda itu setelah menerima laporan dari pihak Mutun dan dari kedua korban yang selamat atas adanya permintaan bantuan dua pemuda yang tenggelam terjadi sekira Pukul 06.00 Wib. “Kemudian, kami mendatangi TKP, dan berkoordinasi dengan Instansi terkait, pihak keluarga korban, Rumah Sakit, dan meminta keterangan dari para saksi – saksi kejadian tersebut,” kata dia lagi. Ia juga menambahkan, perahu yang dinakhodai Rusman warga setempat kemasukan air akibat air pasang dan ombak tinggi karena panik dan tak bisa berenang terjun dan melompat ke laut. “Meski kedua temannya yang selamat (Rusman dan Yanuar,red) berusaha berenang ke pinggir pantai mencari bantuan tapi kedua korban (Wisnu dan Kristianto, red) berusaha mengapung tapi tidak lama kemudian sudah tidak terlihat lagi,” pungkasnya. Kepala Seksi (Kasi Ops) Basarnas Lampung Didi Permana menyebutkan, korban ditemukan Pukul 13.00 Wib dari Pukul 06.00 Wib berdasarkan kronologis kejadian setelah mendapatkan informasi dari Kasat Polair Polres Pesawaran dalam hal ini Iptu Suwartono. “Korban ditemukan masyarakat setempat bersama Tim Sar Gabungan kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandarlampung,” tandas Didi. Salah satu warga Dusun Mutun, Desa Sukajaya Lempasing, Diki menyebutkan ditemukannya kedua korban tenggelam itu posisi menyangkut di dasar laut, yang satu tengkurap, dan satunya terlentang dengan kaki saling mengapit. “Kedua korban tenggelam saling berpelukan dan terlihat kakinya masih berkaitan. Alhamdulillah kedua korban dapat ditemukan setelah menyelam bersama warga dan Tim Gabungan SAR langsung mengevakuasi kedua korban dan dibawa ke Rumah Sakit di Bandarlampung,” ujar Diki juga pengelola Pantai Tembikil Mutun. (Red)

Niat Pergi Mancing, Dua Pemuda Hilang di Perairan Teluk Pandan

Pesawaran (HO) – Dua pemuda asal warga Susunan Baru Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung tenggelam dan hilang saat hendak memancing dengan perahu berukuran 6 PK di perairan Teluk Pandan, sekira Pukul 06.00 Wib, Minggu (2/7/2023). Kedua korban tersebut, Wisnu Saputra (35), dan Kristianto (30) hingga kini belum ditemukan, masih dalam pencarian tim gabungan Basarnas Lampung, Polairud Polda Lampung, Polair Polres Pesawaran, Babinkamtibmas Polsek Padang Cermin, Babinsa Koramil PC/ 0421, dan TNI AL Lanal Lampung, beserta masyarakat Desa Sukajaya Lempasing. “Ya, mas, saya masih sok, karena dua rekan kami masih tenggelam, belum ditemukan, cirinya berbaju abu-abu dan jaket hitam, yakni Wisnu Saputra (35), dan Kristianto (30). Keduanya adalah kakak adik memang satu tetangga, kebetulan saya diajak dan enggak tahunya musibah terjadi di seputaran perairan Teluk Pandan,” jelas Yanuar Nurhidayat (22) kepada wartawan, Minggu (2/7/2023). Ia juga menyebutkan, musibah terjadi berawal adanya gelombang pasang hingga air masuk ke dalam kapal hingga kepanikan terjadi saat menuju tempat pemancingan di seputaran perairan Teluk Pandan, tepatnya dekat Pantai Tembikil Mutun dan Hotel JW Marriot. “Ya, kami selamat karena berenang, meski sempat diingatkan untuk tetap diatas kapal, tapi setelah saya sampai di darat, keduanya hilang dan tak kelihatan lagi, memang korban tak bisa berenang, sedangkan saya menyusul Rusman pemilik kapal mencari pertolongan ke darat,” jelas Yanuar saat itu berada di Pantai Tembikil Mutun, Desa Sukajaya Lempasing. Sementara, Rusman (25) pemilik mengungkapkan, setelah perahunya tenggelam, dirinya langsung berenang ke pinggir pantai untuk mencari pertolongan ke warga dan masyarakat sekitar terjadi sekitar Pukul 06.00 Wib hingga Pukul 07.00 Wib. Ketiganya merupakan teman yang sudah dikenal cukup lama. “Memang mereka meminta dan mengajak mancing di seputaran Perairan Teluk Pandan, berangkat Pukul 06.00 Wib saat berlayar air pasang dan gelombang menghantam kapal yang kami tumpangi terjadilah kepanikan, dan berusaha mencari pertolongan, langsung menghubungi pihak keluarga, tapi musibah berkehendak,” ujar Rusman. Salah satu saksi mata, pengunjung wisata Pantai Tembikil Mutun, tak mau disebutkan namanya mengakui saat kejadian itu memang air pasang dan bergelombang terjadi pagi tadi jam 06.30 Wib. Kejadian itu sempat mendengar minta tolong terdengar dari tengah laut berjarak 20 meter, sekira Pukul 06.30 Wib lalu air pasang, gelombang menarik ke tengah dan kembali normal sekira pukul 08.00 Wib, tidak ditemukan kedua warga yang tenggelam tersebut,” jelasnya. Sementara pihak keluarga, Galih (29) mengaku korban hilang tenggelam adalah kakak adik setelah mendapat kabar dari istrinya bahwa saudara kandungnya sekira Pukul 07.30 langsung ke Pantai Tembikil Mutun. “Kabar didapat dari temannya yang selamat, lalu setiba di lokasi langsung saya menghubungi rekan dari TNI dan meminta bantuan ke Basarnas, korban tidak bisa berenang, dan biasanya korban mengajak mancing dengan saya, tapi saat ini tidak ikut memancing, kabar musibah pun datang sehingga saya sok bersama istri,” ucapnya. Pantauan di lapangan, petugas pencarian korban Tenggelam masih terus berlangsung dari Pukul 10.00 Wib hingga Pukul 13.00 dan terus berjalan, selain pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dari korban selamat, nahkoda kapal, dan para saksi juga para pihak keluarga korban. (Red)

Bapak Bupati Pesawaran Terima Kasih, Atas Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Dusun

Pesawaran (HO) – Ratusan Masyarakat Desa Bunut Seberang Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bupati Pesawaran H.Dendi Ramadhona atas telah dibangun nya Jalan Penghubung antar dusun di desanya.

Demikian di ungkapkan Kepala Desa Bunut Seberang Misbahush Shurur, di ceritakan nya, masyarakat desa sudah sejak tahun 1986, pasca di landa banjir masyarakat harus menyeberangi sungai dengan susah payah untuk dapat melakukan aktivitas sehari-hari, namun harapan dan impian masyarakat saat ini sudah terwujud jembatan yang menghubungkan antar dusun serta menjadi akses utama masyarakat untuk melakukan kegiatan sehari-hari kini sudah terealisasi semenjak kabupaten yang berjuluk Bumi Andan Jejama dipimpin oleh Bupati Dendi Ramadhona.

“Ya masyarakat melakukan aktivitas sehari-hari itu dengan cara menyeberangi sungai itu terjadi sejak tahun 1986, dan dari dulu kami melakukan pengajuan, dan alhamdulillah semenjak Bapak Bupati Dendi Ramadhona dapat terealisasikan, kini jembatan beton tersebut sudah rampung dan sudah dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan sehari-hari,” terang Kades Misbahush Shurur kepada Handalonline.com Rabu (28/6/2023).

Kemudian Kades Misbahush Shurur juga mengatakan jembatan terebut adalah akses masyarakat untuk menghubungkan 2 dusun Dusun Harapan Jaya dan Dusun Induk.

Bapak Bupati Pesawaran Terima Kasih, Atas Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Dusun

“Sebelum jembatan itu jadi selama ini masyarakat untuk mengangkut hasil bumi harus menyeberangi sungai dan bilamana arus sungai besar maka tentunya itu sangat menghambat masyarakat untuk membawa hasil panen untuk dijual dan tentu nya menghambat aktivitas,” timpal nya.

Selain itu, dia juga menceritakan untuk proses pembangunan jembatan tersebut pengajuannya sudah lama karena terkendala pandemi covid-19 sempat terhenti kemudian setelah diri nya dilantik dan memimpin desa demi kepentingan masyarakat diri nya kembali menghadap Bupati dan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dapil Kecamatan Way Ratai.

“Dan alhamdulillah sudah terealisasi pengajuan 1 tahun dan tahun ini sudah jadi dan sudah dapat dilalui masyarakat untuk beraktivitas tentunya masyarakat sangat senang sekali,” kata nya.

Tidak Sampai di situ Kades Misbahush Shurur atas nama masyarakat menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Bupati Dendi Ramadhona.

“Saya atas nama pemerintah desa mewakili masyarakat  khususnya Dusun Harapan Jaya dengan Dusun induk yang mana pembangunan jembatan beton penghubung sudah terealisasi dan selesai dan terima kasih juga yan sebesar-besarnya kami ucapkan untuk bapak Bupati Dendi Ramadhona mudah-mudahan dengan apa yang sudah Bapak berikan untuk kepentingan masyarakat kami menjadi catatan amal ibdah bapak dan sukses selalu tentu nya,” timpal nya.

Selain itu dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak Ketua DPRD  Kabupaten Pesawaran beserta anggotanya dan Dinas Pekerjaan Umum, pembangunan jembatan bisa terealisasi dengan baik.

“Alhamdulillah sekali lagi saya katakan dengan telah selesainya pembangunan jembatan tersebut sedikit bisa membantu petani dalam hal untuk pengangkutan ataupun transportasi mengangkut hasil bumi anak-anak yang melakukan kegiatan belajar mengajar masyarakat yang hendak bepergian ke rumah sanak saudara atau kegiatan lain nya kini dapat melewati jembatan dengan lancar,” ucap nya.

Selanjutnya dia juga mengatakan dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kekompakannya tetap terjaga dan juga menumbuhkan lebih rasa gotong royong juga ditingkatkan lagi kemudian juga harus bisa merawat menjaga  jembatan fasilitas dari pemerintah kabupaten kemudian masyarakat harus sering berkolaborasi kepada pemerintah desa terciptanya desa yang maju.

“Semoga dengan adanya jembatan ini perekonomian dan kesejahteraan masyarakat tentunya dapat meningkat, Saya ulangi sekali lagi sama-sama kita saling menjaga jembatan penghubung yang sudah dibangunkan oleh Bapak Bupati kita,” ujar nya.

Selanjutnya dia juga kembali mengatakan mewakili masyarakat desa Bunut Seberang mendokan bapak Bupati Dendi Ramadhona  yang sedang melaksanakan ibadah haji semoga selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta’ala.

“Tentunya kembali ke tanah air dengan sehat selamat agar dapat kembali melakukan aktivitas dan semoga kedepannya apa yang menjadi cita-cita apa yang menjadi harapan dijabah oleh Allah subhanahu wa ta’ala kami tentunya akan mendoakan yang terbaik untuk bapak bupati yang benar-benar peduli terhadap rakyat nya dan semoga Kabupaten Pesawaran selalu dipimpin oleh orang-orang seperti Bapak Bupati Dendi Ramadhona ,” pungkasnya.   (Indra Jaya)

Jelang Idul Adha, Warga Desa Bagelen Persiapkan Tempat Pemotongan Kurban

Pesawaran (HO) – Warga masyarakat Dusun 5, Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran Lampung, menggelar gotong royong untuk mempersiapkan tempat pemotongan hewan qurban jamaah masjid Al Muttaqin, bertempat di halaman Masjid. Selasa, (27/6/2023). Ketua PHBI Masjid Al Muttaqin Jumasik menuturkan, dalam menghadapi Idul Adha 1444 H, pihaknya akan menyembelih 2 Ekor Sapi dan lebih dari 20 ekor kambing. “Insya Allah bertambah, karena masih ada waktu 2 hari lagi sebelum hari H, jadi hewan yang akan disembelih merupakan kurban dari warga masyarakat sekitar masjid Al Muttaqin,” kata Jumasik. Menurut Jumasik, setiap perayaan Idul Adha, Masjid Al Muttaqin rutin melakukan pemotongan hewan kurban. Oleh karena itu lanjut Jumasik tempat pemotongan harus dipersiapkan agar pada saat pelaksanaan kurban warga bisa langsung melaksanakan pemotongan. “Alhamdulillah tempat sudah kita siapkan dan bersihkan secara bergotong royong, sekarang takmir masih mendata daftar kurban yang masuk,” imbuhnya. Sementara Ketua Takmir Masjid Al Muttaqin Ustadz Wagirin mengatakan, momen Idul Adha adalah kesempatan warga masyarakat Dusun 5 Desa Bagelen untuk berbagi rasa antar sesama. “Kesempatan kita bersama untuk berbagi karena masih banyak juga masyarakat yang membutuhkan, dipersilahkan bagi warga yang hendak berkurban untuk bersama-sama jamaah Masjid Nurul Islam,”ujar Wagirin kepada wartawan ini. Dia mengapresiasi warga masyarakat Bagelen V yang masih peduli dan hidup guyub dengan dibuktikan ramainya kegiatan kerja bakti untuk mempersiapkan tempat pemotongan. “Harapan besar jika ada warga masyarakat yang hendak menyisihkan rezekinya dengan berkurban bersama kami disini, semoga Allah SWT membalas semua budi baik masyarakat menjadi amal ibadah,” pungkasnya. (Red)

Pemulihan Ekonomi, Desa Sindang Garut Bagikan BLT Tahap 2

Pesawaran (HO) – Guna Proses pemulihan Ekonomi, Pemerintah Desa Sindang Garut Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran Lampung, melakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap 2, kepada 28 penerima manfaat, di Gedung Serba Guna (GSG) desa setempat, Selasa (27/6/2023). Kepala Desa Sindang Garut Kasio mengatakan pembagian BLT Tahap dua ini pemerintah desa memberikan kepada 28 masyarakat penerima manfaat sesuai dengan kriteria contohnya masyarakat yang benar-benar tidak mampu. “Untuk pembagian BLT tahap dua ini terhitung per tiga bulan dengan jumlah Rp 900 ribu per KPM, saya berharap kepada penerima manfaat agar uang tersebut bisa di gunakan dengan sebijak-bijaknya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Pemulihan Ekonomi, Desa Sindang Garut Bagikan BLT Tahap 2
Sementara itu,Meli Destiana selaku penerima manfaat mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat maupun desa yang sudah membantu masyarakat kurang mampu di Desa Sindang Garut. “Saya ucapkan terimakasih kepada perintah sudah memberikan bantuan BLT ini sehingga dapat membantu kami sebagai masyarakat yang kurang mampu untuk membeli kebutuhan sehari-hari,” ucapnya. (Ris)

Pendampingan Hukum, Kejari Pesawaran Lakukan MoU Bersama Kepala Desa

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesawaran melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama dengan Kepala Desa se-Kabupaten setempat. Penandatanganan kesepakatan tersebut bertujuan untuk, melakukan pendampingan dan kepastian hukum kepada pemerintahan desa. Plt Kajari Pesawaran, Subari Kurniawan mengatakan bahwa semua berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat desa sebagaimana yang tercantum di undang-undang desa no 6 tahun 2014.
Pendampingan Hukum, Kejari Pesawaran Lakukan MoU Bersama Kepala Desa
“Yang dimaksud dengan pemberdayaan masyarakat desa itu adalah upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta membina sikap perilaku kesadaran masyarakat, memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan program kegiatan,” kata dia, saat melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran, di Aula Pemkab setempat, Selasa (27/6/2023). Dirinya menjelaskan, MoU tersebut dilakukan atas perintah dari presiden dan jaksa Agung untuk melakukan pendampingan kepada pemerintahan desa, yang mana tujuan dari pemberdayaan Desa tersebut untuk memajukan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan tujuan nasional dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Poto Bersama saat acara Pendampingan Hukum, Kejari Pesawaran Lakukan MoU Bersama Kepala Desa
“Pemberdayaan Desa ini kami sporting dan salah satu asas di dalam pemberdayaan Desa yaitu asas dalam pelaksanaan pemerintahan desa dan asas kepastian hukum,” ujar dia. “Artinya dalam melaksanakan pemerintahan desa selalu menjunjung aturan selalu menjunjung perundang-undangan yang ada, kepatutan dan keadilan dalam setiap kebijakan penyelenggaraan pemerintahan desa ini kami support supaya kepastian hukum tersebut tetap terjaga penegakan hukum atau regulasi dalam keadaan aman,” timpalnya. Dirinya menjelaskan, pihaknya akan mendampingi para aparatur desa supaya tidak terjadi perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang. “Kami akan mendampingi hukum di bidang perdata dan tata usaha negara yang dihadapi pemerintah Desa, namun kami tidak mendampingi masalah pidana seperti pencurian, narkoba, yang kami dampingi hanya berkaitan dengan hukum perdata hukum antar perorangan dan berkaitan dengan administrasi negara,” jelasnya. “Kami juga membuka ruang untuk berkonsultasi untuk meminta advice atau pendapat dan kami mendampingi untuk mediator atau mediasi apabila terjadi perselisihan antar aparatur pemerintahan,” tambahnya. Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Pesawaran, Hermansyah menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kejari Pesawaran atas MoU yang telah dilakukan. “Ini merupakan sarana kami untuk berkonsultasi dalam hukum perdata, dan ini juga menjadi sinergitas antara Kepala Desa dan Kejari Pesawaran,” kata dia. “Saya juga berharap tidak ada Kepala Desa yang tersangkut masalah, dan ini juga merupakan salah satu pencegahan yang dilakukan oleh Kejari Pesawaran,” pungkasnya. (Red)

Dugaan Asusila, DPD LSM BANKI Surati DPC Partai Gerinda Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) akan menyurati DPC Partai Gerindra Kabupaten Pesawaran terkait sikap Gerindra atas permintaan tokoh masyarakat dalam dugaan asusila salah satu kadernya berinisial ES. Ketua LSM BANKI Pesawaran Wahyudi menuturkan, pihaknya pernah mengirimkan surat sebelumnya terkait dugaan asusila. Karenanya pihaknya melayangkan surat ke DPC Gerindra Pesawaran agar desakan tokoh masyarakat dan sejumlah masyarakat dapat direspon oleh Gerindra. “Ya, Alhamdulillah surat sudah kita layangkan, agar mendapat jawaban dan pertimbangan Partai Gerindra dalam mencalonkan kader untuk maju pada pileg 2024 mendatang,” tuturnya Selasa (27/6/2023). Ditambahkan Wahyudi, pihaknya menilai keputusan Gerindra untuk lebih selektif dalam menentukan bacaleg dapat membantu Kabupaten Pesawaran dalam konteks pembangunan, sebab kata dia, Gerindra merupakan partai besar yang dibutuhkan sumbangsihnya dalam menyediakan kader terbaik untuk berada di parlemen. “Kami yakin Gerindra memiliki banyak kader yang memiliki kemampuan baik, mengapa masih memakai kader yang pernah dilaporkan dalam dugaan kasus asusila,” tambahnya. “Kami sangat mengapresiasi sikap DPC Gerindra Kabupaten Pesawaran yang telah membuka ruang bagi masyarakat seperti kami, ini menandakan bahwa Gerindra merupakan partai yang demokratis,” timpalnya. Terpisah, Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Pesawaran Darul Qutni mengaku telah menerima surat dari LSM BANKI dan berjanji akan meneruskan surat kepada pimpinan partai untuk kemudian memberikan respon. “Kami sudah terima dan akan kami disposisikan kepada ketua untuk kemudian dirapatkan terkait langkah apa yang akan diambil, ” ujarnya. (Red)

HUT Pesawaran ke-16, Fokus Program Pengembangan Pariwisata

Pesawaran (HO) – Dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 yang akan di gelar pada tanggal 22 juli 2023, Kabupaten Pesawaran terus memfokuskan program pengembangan pariwisata. Hal itu di sampaikan Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Jayadi Yasa saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (27/6/2023). “Dalam peringatan HUT Pesawaran yang ke-16 ini dengan rangkaian kegiatan yang akan di mulai pada awal juli, dengan tema.” lisitrasi Digital Dalam Pengembangan UKM. Ini juga selaras dengan visi pemerintahan setempat maju dan sejahtera dengan masyarakat yang produktif,” kata Jayadi. Dirinya juga menjelaskan, dalam HUT Kabupaten Pesawaran ini di isi dengan Kegiatan bermacam perlombaan yang di adakan di setiap kecamatan dan desa, do’a bersama istighosa, lomba olahraga, jalan sehat lomba PKK, lomba kebersihan, dan lomba tumpeng. “Saya mengajak Masyarakat Kabupaten Pesawaran, untuk memeriahkan dan berpartisipasi dengan mengikuti rangakaian lomba seperti, Video, vlog, dengan mengangkat tema sumber daya Pesawaran, seperti pariwisata, UKM hasil bumi dan ada juga lomba karya jurnalistik bagi kawan kawan media,” ujarnya. Selain itu, Pemkab Pesawaran mengelar Bahkti Sosial, pemasangan kotrasepsi, implan, donor darah, yang akan di pusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten setempat. Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintah Sekaligus Ketua Pelaksana HUT Pesawaran, Sunyoto mengatakan, berdirinya Kabupaten Pesawaran merupakan wilayah yang sejak 2007 disahkan menjadi kabupaten baru, berdasarkan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2007 yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). “Di usia enam belas tahun menjadi tantangan bagi kita, untuk terus maju dan berkembang. Dengan potensi bentang alam dan pariwisata yang demikian besar, kita harus yakin dan percaya diri untuk bangkit,” kata Sunyoto. Dirinya juga berharap, momentum hari jadi Kabupaten Pesawaran ini yang ke-16 tahun, dapat membawa semangat pembenahan dengan tetap menjaga suasana yang kondusif, karena dalam suasana yang aman, tentrram dan damai, dapat melaksanakan tahapan pembangunan dengan baik. “Kabupaten Pesawaran merupakan hasil dari proses pembangunan yang berkesinambungan dan hasil integrasi peran antara pemerintah (birokrasi), sektor swasta dan dan seluruh elemen masyarakat Pesawaran,” pungkasnya. (Red)

Pemdes Sindang Garut Bagikan BLT Tahap II

0
Pesawaran (RN) – Pemerintah Desa Sindang Garut Kecamatan Way Lima Kubupaten Pesawaran, melekukan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II kepada 28 keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Desa setempat ,Selasa (27/6/2023). Kepala Desa Sindang Garut Kasio mengatakan, pembagian BLT Tahap dua ini kita berikan kepada 28 KPM, sesuai dengan kriteria contohnya masyarakat yang benar-benar tidak mampu. “Untuk pembagian BLT tahap dua ini terhitung petiga bulan dengan jumlah Rp 900 ribu untuk satu KPM, saya berharap kepada penerima manfaat agar uang tersebut bisa di gunakan dengan sebijak-bijaknya untuk kebutuhan sehari,”ujarnya Sementara, Meli destiana selaku penerima manfaat mengucapkan terimakasih kepada perintah pusat maupun desa yang sudah membantu masyarakat kurang mampu di Desa Sindang Garut. Saya ucapkan terimakasih kepada pemerinta Sindang Garut, yang sudah membembrikan bantuan BLT, ini bisa mambantu kami sebagai masyarakat yang kurang mampu untuk membeli kebutuhan sehari-hari,” ucapnya. (Aris)