Pesawaran (RN) – Atlet Biliard Kabupaten Pesawaran mengasah kemampuan dengan menggelar training center jelang helatan Pekan Olahraga Provinsi Lampung (Porprov) IX Lampung 2022.Ketua Persatuan Olahraga Biliard Seluruh Indonesia (Pobsi) Kabupaten Pesawaran, Rama Diansyah mengatakan training center (TC) dilakukan hingga awal bulan Desember mendatang dan dipusatkan di Bandarlampung.“Pobsi Pesawaran telah menyiapkan sebanyak lima atlet, sejauh ini persiapan berjalan baik belum ada kendala yang berarti. Kami juga sampaikan kepada para atlet untuk menjaga kebugaran agar saat bertanding tetap sehat dan fokus meraih prestasi,” kata Rama, Minggu (13/11/2022).Diketahui, Kabupaten Pesawaran mengirimkan sebanyak lima atlet, mereka adalah: Andreas Pasaribu yang berpasangan dengan Ujang akan bermain di nomor bola delapan serta bola sembilan.Sementara Agil Gigih Hartando dan Adhitya Agung Pratama bermain di nomor bola 10 dan 15, terakhir atlet belia 13 tahun Jeni bermain di nomor bola sembilan dan sepuluh.“Soal target kita gak muluk-muluk lah, sebab cabang olahraga ini memang terbilang baru di Pesawaran, tapi minimal kita bawa pulang medali untuk masyarakat Kabupaten Pesawaran. Mohon doa dan dukungan, semoga atlet Biliard kita sukses mendulang prestasi,” harapnya.Salah satu atlet Biliard asal Pesawaran, Agil Gigih Hartando mengungkap tantangan terbesar permainan dengan nama lain bola sodok itu ada pada konsentrasi pemain saat bertanding di atas meja.“Konsentrasi pemain jadi faktor penentu kemenangan, maka psikologis pemain juga sangat penting untuk menjaga konsentrasi. Nah saat ini kami masih terus berlatih agar performa pertandingan nanti tetap optimal,” kata Agil. (Rizal)
Pesawaran (HO) – Pengisian kuisioner pengukuran Indeks Tata Kelola Polri berbasis online (ITK-O) Polres Pesawaran Polda Lampung tahun anggaran 2022 digelar di Aula Islamic Center Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan, Jum’at (11/11/2022).
Kegiatan tersebut dilangsungkan dengan melibatkan 51 responden internal dan eksternal melalui pengisian kuisioner yang disediakan melalui link ITK-O yang terhubung langsung ke Mabes Polri.
Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Sekretaris Daerah Wildan, Assisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Marzuki Ali, Staf Ahli Bupati Pesawaran Bidang Hukum dan Politik Chabrasman, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (Instidla) Arsyad Syobi Kesuma yang diwakili Wakil Rektor III Danu Budiono.
Kemudian, hadir juga pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dan sejumlah tokoh masyarakat tokoh agama tokoh adat serta perwakilan dari beberapa organisasi massa yang berada di Bumi Andan Jejama.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengukur dan mendapatkan penilaian terkait kinerja Polri dalam melaksanakan tugas ditengah masyarakat guna memberikan masukan maupun koreksi sehingga dapat dilakukan perbaikan nantinya,” kata Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo.
Ia juga menyampaikan, bahwa pada kegiatan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara tertib sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh pemateri sehingga didapati hasil yang objektif.
“Pengisian kuisioner melalui link ITK-O ini terkoneksi langsung dengan server yang berada di Mabes Polri sehingga kepada para responden diminta tertib saat mengisi jawaban dan diisi dengan jujur atau apa adanya,” ujar dia.
Menanggapinya, salah satu perwakilan PWI Kabupaten Pesawaran Putra Pancasila Sakti mengatakan bahwa kegiatan penilaian terhadap Polri tersebut sangat bagus, karena kegiatan ditingkat bawah dapat diketahui secara langsung oleh Mabes Polri.
“Ini sangat bagus ya, jadi Kapolri bisa secara langsung mengetahui apa saja yang dikerjakan bawahannya sampai ditingkat paling ujung. Penilaian responden juga memberikan masukan atau kritikan yang membangun, sehingga perbaikan internal Polri segera dilakukan,” kata dia. (Red)
Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, tahun 2023 akan menganggarkan kegiatan normalisasi sungai di beberapa titik sungai yang ada di Bumi Andan Jejama.
Hal ini disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat meninjau dua desa di Kecamatan Punduh Pedada yang terkena musibah banjir beberapa hari lalu.
“Kita telah merencanakan di tahun 2023 nanti, kita menganggarkan normalisasi di beberapa titik di Pesawaran, termasuk Punduh Pedada ini, karena setelah kita liat kondisi sungai saat ini sudah mengalami pendangkalan sungai, yang mengakibatkan ketika hujan sungai tidak bisa menampung debit air,” jelasnya, Jumat (11/11/2022).
Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona tinjau lokasi banjr
Dirinya juga mengatakan, selain akibat pendangkalan sungai, tangan-tangan manusia juga mengakibatkan degradasi alam, seperti aktifitas-aktifitas manusia di hutan, yang mengganti pohon kayu-kayu besar dengan tanaman lainnya sehingga tanah terdegradasi.
“Kemudian yang harus diketahui juga, sebagian wilayah Pesawaran yang berada di pesisir ini juga berada sejajar atau bahkan dibawah garis air laut. Maka dari itu saat ini kita harus berinstropeksi diri, dan untuk masyarakat harus saling mengingatkan terkait aktivitas di gunung, jangan melakukan aktifitas yang dapat merusak alam kembali,” ujar dia.
“Apabila masyarakat perlu tanaman untuk penahan tanah, nanti kita akan fasilitasi, biar pemda nanti berkoordinasi ke pihak-pihak terkait. Kemudian apabila ada aktifitas di kawasan hutan yang mencurigakan, seperti ilegal loging, pembalakan, tolong peduli dan segera lapor kepada pihak yang berwenang,” kata dia.
Pada kesempatan ini juga, pihak Pemkab Pesawaran kembali memberikan bantuan sembako dan juga memberikan bantuan uang tunai bagi masyarakat yang terkena musibah banjir.
“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari dunia perbankan, dan para pengusaha tambak yang telah membantu meringankan beban masyarakat kita yang terkena musibah banjir, dan juga BAZNAS yang telah membantu rumah warga yang mengalami rusak berat dan sedang karena banjir di Desa Sukamaju satu rumah dan di Pagar Jaya Sembilan rumah yang mengalami rusak,” pungkasnya. (Red)
Juara 1 SMPN 4 Kabupaten PesawaranPesawaran (HO)- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halimah Zakaria SE.MM Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung mengadakan Lomba Cepat Tepat (LCT) hari Selasa 8 November 2022 tingkat Kecamatan Se-Kabupaten Pesawaran.
Halimah Zakaria SE,MM dia menyampaikan harapannya kepada sekolah agar memiliki Program untuk mengenalkan Perpustakaan yang ada di Dinas kepada siswa-siswa kemudian kedepan di rencanakan gedung sendiri di kompleks Pemda Kabupaten Pesawaran yang agendanya upaya mengenalkan Perpustakaan dalam pengunaan anggaran.
Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Gelar LCT Tingkat Kabupaten Pesawaran
“Adapun kegiatan lomba ini di ikuti oleh 12 Sekolah yang di wakili oleh 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran kemudian LCT ini Memperebutkan Piala tetap dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan,” terangnya, Jumat (11/11/2022).
Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Gelar LCT Tingkat Kabupaten Pesawaran
“Materi soal Lomba pelajaran Bahasa Indonesia, mata pelajaran Matematika dan Pelajaran IPA Juara 1 SMPN 4 Kabupaten Pesawaran, juara 2 di raih SMPN 11 Kabupaten Pesawaran Juara 3 di raih SMPN 2 Kabupaten Pesawaran,” sebutnya.
Kepala SMPN 4 Rianti,S.Pd mengatakan sebagai kepala sekolah sangat bersyukur sekolah nya bisa mendapat prestasi di tingkat Kabupaten, yang hampir dua tahun setengah ini tidak ada kegiatan lomba-lomba, dengan adanya lomba ini akan menambah motivasi bagi anak-anak untuk semakin berprestasi meningkatkan kemampuan dan percaya diri pada siswa.
“Saya berharap dan menghimbau kepada
Siswa/siswi SMPN 4 untuk tidak hanya di tingkat Kabupaten tetapi harapan nya kedepan bisa melanjutkan ke tingkat Provinsi bahkan ke tingkat Nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh dewan guru yang sudah bersusah payah mendidik, membina dan membimbing Siswa/Siswi SMPN 4 Pesawaran sampai bisa memperoleh juara,” ungkapnya. (Ardiyan/Indra Jaya)
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, tahun 2023 akan menganggarkan kegiatan normalisasi sungai di beberapa titik sungai yang ada di Bumi Andan Jejama.Hal ini disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat meninjau dua desa di Kecamatan Punduh Pedada yang terkena musibah banjir beberapa hari lalu.“Kita telah merencanakan di tahun 2023 nanti, kita menganggarkan normalisasi di beberapa titik di Pesawaran, termasuk Punduh Pedada ini, karena setelah kita liat kondisi sungai saat ini sudah mengalami pendangkalan sungai, yang mengakibatkan ketika hujan sungai tidak bisa menampung debit air,” ujarnya, Jumat (11/11/2022).Dirinya juga mengatakan, selain akibat pendangkalan sungai, tangan-tangan manusia juga mengakibatkan degradasi alam, seperti aktifitas-aktifitas manusia di hutan, yang mengganti pohon kayu-kayu besar dengan tanaman lainnya sehingga tanah terdegradasi.“Kemudian yang harus diketahui juga, sebagian wilayah Pesawaran yang berada di pesisir ini juga berada sejajar atau bahkan dibawah garis air laut. Maka dari itu saat ini kita harus berinstropeksi diri, dan untuk masyarakat harus saling mengingatkan terkait aktivitas di gunung, jangan melakukan aktifitas yang dapat merusak alam kembali,” ujar dia.“Apabila masyarakat perlu tanaman untuk penahan tanah, nanti kita akan fasilitasi, biar pemda nanti berkoordinasi ke pihak-pihak terkait. Kemudian apabila ada aktifitas di kawasan hutan yang mencurigakan, seperti ilegal loging, pembalakan, tolong peduli dan segera lapor kepada pihak yang berwenang,” kata dia.Pada kesempatan ini juga, pihak Pemkab Pesawaran kembali memberikan bantuan sembako dan juga memberikan bantuan uang tunai bagi masyarakat yang terkena musibah banjir.“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari dunia perbankan, dan para pengusaha tambak yang telah membantu meringankan beban masyarakat kita yang terkena musibah banjir, dan juga BAZNAS yang telah membantu rumah warga yang mengalami rusak berat dan sedang karena banjir di Desa Sukamaju satu rumah dan di Pagar Jaya Sembilan rumah yang mengalami rusak,” katanya. (Rizal)
Saat Evakuasi Jenazah KorbanPesawaran (RN) – Seorang pelajar SMP Mts Nurul Iman Gedong Tataan tenggelam saat mandi di Sungai Way Kekah Dusun Sepakat Desa Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.Pelajar tersebut adalah Desta Bayu Aditya (14) warga Dusun Gunung Rejo Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Pesawaran.Sudiyanto (42) seorang saksi mata yang berada saat kejadian mengatakan, kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 11:00 wib oleh warga setempat.“Korban bersama dengan tiga temannya yang sedang mandi di sungai Way Kekah, tiba-tiba korban tenggelam dan hilang di lokasi tersebut,” kata dia, Kamis 10 November 2022.Dirinya menjelaskan, setelah kejadian tersebut, ketiga teman korban langsung berteriak meminta tolong hingga warga sekitar datang ke lokasi kejadian.“Setelah dilakukan pencarian selama dua jam oleh warga setempat akhirnya korban dapat ditemukan dan langsung di evakuasi dan dilarikan ke RSUD Pesawaran,” ungkapnyaSementara itu Kepala Desa Sukadadi Rudi Maryoto mengatakan, pihaknya telah menghubungi keluarga korban untuk menjemput korban di RSUD Pesawaran.“Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pesawaran, dan ketiga teman korban juga sudah dijemput oleh pihak keluarga masing-masing,” pungkasnya. (Rizal)
Pesawaran (HO) – Dua Kepala Seksi (Kasi) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran diganti, serah terima jabatannya dipimpin Kepala Kejari Diana Wahyu Widiyanti, S,H, M,H, dan dilangsungkan di Aula Kejari setempat, Rabu (9/11/2022).
Kajari Pesawaran Diana Wahyu Widiyanti mengatakan bahwa pergantian pejabat dilingkungan kejaksaan negeri merupakan hal yang biasa guna menyegarkan organisasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Pergantian ini hal yang lumrah, selain memenuhi kebutuhan organisasi juga dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih maksimal lagi kedepan. Untuk itu, kepada pejabat baru selamat bergabung dan langsung berkoordinasi serta kepada yang lama diucapkan terima kasih atas dedikasinya dan selamat bertugas ditempat yang baru,” kata Diana.
Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut juga dihadiri seluruh kepala seksi atau Kasi dan Kasubag bin serta para Kasubsi Kejari Pesawaran.
Dua pejabat kasi yang dimaksud adalah Kasi Pidana Khusus yang sebelumnya dijabat Tatang Hermawan kini dijabat oleh M.Riska Saputra. Dan, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara sebelumnya dijabat oleh Wibisana Anwar kini dijabat oleh Hikmah Tanjung Sari.
“Untuk M.Riska sebelumnya bertugas sebagai Kasi Pidsus di Kejari Metro dan Hikmah Tanjung Sari sebelumya bertugas sebagai Kasi PB3R Kejari Lampung Tengah. Semoga, dengan dua kasi baru tersebut dapat meningkatkan kinerja ke arah yang lebih baik lagi,” tegas dia. (Red)
Pesawaran (HO) – Pasca penangkapan tiga kepala sekolah Kasus dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Pondok Pesantren Darul Huffaz, Kepala Kementrian agama (Kamenag) Kabupaten Pesawaran menghimbau kepada pihak pesantren agar kegiatan belajar mengajar (KBM) agar dapat berjalan dengan normal.
Kepala Kemenag Pesawaran Wasril Purnawan mengatakan, pihaknya mendukung secara penuh, apa yang telah dilakukan oleh APH dalam membongkar tindak pidana korupsi penyelewengan dana BOS.
“Iya kemarin saya telah mendapatkan informasi terkait dengan penetapan tersangka atas penyelewengan dana BOS di Darul Huffaz, dan tentunya kita mendukung secara penuh proses hukum yang tengah berjalan,” terangnya. Rabu (9/11/2022).
Dirinya juga mengatakan, pihaknya juga telah meminta kepada pihak Pondok Pesantren, permasalahan yang sedang terjadi saat ini jangan sampai mengganggu proses belajar mengajar di Pondok.
“Kita sudah mengutus orang untuk menyampaikan pesan tersebut, kami meminta kepada para pengajar agar para siswa terus melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya, jangan sampai adanya masalah ini mengganggu aktifitas para siswa,” ujar dia.
Dia menambahkan, pihaknya juga akan membentuk tim internal, untuk melakukan monitoring ke sekolah-sekolah dibawah naungan kementrian agama, agar dana BOS dari pemerintah ini, dapat dipergunakan tepat guna dan tepat sasaran untuk keperluan sekolah.
“Dan saya menghimbau kepada seluruh sekolah pengguna Dana BOS agar mempergunakan anggaran tersebut sesuai dengan juklak dan juknis, supaya terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kabupaten setempat yang digelar di Aula Djunjungan Desa Suka Banjar Kecamatan Gedongtataan.
Dendi mengatakan, selama pandemi Covid-19 melanda negeri perawat menjadi garda terdepan dalam melakukan penanganan, maka dari itu dirinya memberikan apresiasi tinggi kepada para perawat yang sudah berdedikasi tinggi dalam peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit serta pelayanan terhadap masyarakat.
“Pada kesempatan ini, saya selaku Bupati Pesawaran menyampaikan penghargaan, rasa hormat, dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tenaga perawat khususnya yang bertugas di wilayah Bumi Andan Jejama, yang telah mendukung segala program kesehatan yang telah dicanangkan,” ujarnya, Rabu (9/11/2022).
Dirinya juga mengatakan, terkait dengan permasalahan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) khususnya untuk tenaga kesehatan, pihaknya tengah berusaha untuk mengakomodir semua para nakes diangkat menjadi P3K.
“Jadi yang kita pikirkan ini semua tenaga honorer, baik Nakes, guru ataupun lainnya, namun kita tidak bisa sekaligus mengakomodirnya, makanya kita menerapkan pengangkatan secara bertahap, karena kemampuan anggaran kita terbatas,” ujar dia.
“Karena harus diketahui, pemerintah pusat tidak menambahkan anggaran kepada daerah untuk gaji para P3K, namun kita dituntut untuk memutar otak bagaimana anggaran kita bisa bertambah, dan melakukan efisiensi anggaran, agar agar para honorer kita ini dapat diangkat menjadi P3K,” kata dia.
Sementara itu, Ketua PPNI periode 2016-2021 Widodo mengatakan, seharusnya kepengurusan dirinya telah berakhir sejak tahun lalu, namun karena adanya pandemi covid-19 melanda, sehingga musda III baru bisa digelar pada tahun ini.
“Saya ucapkan terimakasih kepada para pengurus dan anggota yang telah membantu pada periode kepemimpinan saya, dan saya berharap dalam musda ke-III yang digelar hari ini dapat memunculkan pemimpin yang dapat membawa PPNI ke arah yang lebih baik lagi dari sebelumnya,” katanya. (Red)
Pesawaran (RN) Seorang pengendara sepeda motor Leni Susanti Warga Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran (32) tewas di tempat usai mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Barat tepatnya depan Indo Maret Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran rabu (09/11/2022).Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor bebek kawasaki zx nomor Polisi (nopol) BE 6135 RG yang dikendarai Leni Susanti (32) dan Truk Fuso dengan nopol BE 9418 Aj Yang dikendari oleh Deris (40) warga Panjang daerah Way lunik, Espidisi Anugrah Aulya Makmur.Menurut saksi mata yang berada di lokasi kejadian Gani (40) warga Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, kejadian sangat singkat habis magrib, motor yang di kendarai korban dari arah Bandar Lampung hendak ke Gedong Tataan dan Mobil Truk Fuso dari arah Gedong Tataan hendak ke arah Bandar Lampung.“Ketika itu motor yang di kendarai Leni hendak menyalip kendaraanya yang ada di depan seketika itu datang mobil Truk Fuso yang di kendarai Deris Karena posisi kedua kendaraan terlalu dekat, akhirnya terjadi benturan lakalantas, Pengendara motor (korban) tewas di tempat dengan kondisi terluka pada bagian kepala,”ujarnya.“Ia juga melanjutkan berapa menit kemudian satlantas Polres Pesawaran tiba di lokasi hingga melarikan korban menuju ke Rumah Sakit GMC,” ucapnya.Sementar itu sang sopir saat di mintai keterangan di lokasi kejadian Deris (40) waraga Panjang Bandar Lampung mengatakan, kejadian sangat singkat mas. “Motor yang di kendarai korban mau nyalip kendaraan yang ada di depan, seketika itu nyengol depan mobil saya langsung kegilas,” ucapnya. (Rizal)