Kejari Limpahkan Berkas Oknum Ketua LSM GMBI Kecamatan Ke PN Gedongtataan
Wujudkan Kerukunan Beragama, Kemenag Pesawaran Gelar Sarasehan
“FKUB anggotanya meliputi seluruh umat dari semua agama yang ada dan tersebar diseluruh kecamatan yang ada. Kita juga telah meluncurkan desa sadar kerukunan di Desa Poncokresno dan Lumbirejo yang dulunya pernah hampir terjadi konflik,” kata dia.
Diantara upayanya adalah mensertifikatkan tanah milik rumah ibadah semua agama. Karena, hal tersebut sangat berpotensi terjadi permasalahan ditingkat bawah. Dan, hingga sekarang ratusan sertifikat tanah milik rumah ibadah.
“FKUB bekerja sama dengan BPN, allhamdulillah telah mensertifikatkan tanah tanah milik rumah ibadah. Kemudian, banyak lagi kegiatan FKUB yang dirasakan manfaatnya dalam proses pembangunan dengan kebersamaan dan gotong royong,” ujar dia.
Kepala Kemenag Kabupaten Pesawaran Wasril Purnawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan dapat memberikan dan meningkatkan nilai kerukunan dan toleran dengan melibatkan seluruh pihak untuk mewujudkan suasana rukun.
“Kegiatan ini diselenggarakan FKUB Kabupaten Pesawaran dan kegiatan serupa dari informasi yang didapat hanya dilaksanakan oleh Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Dengan ucap bismillah, kegiatan sarasehan kerukunan ini dibuka,” jelas dia.
Saat berlangsung kegiatan, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan bahwa kegiatan sarasehan kerukunan sangat bagus guna mewujudkan kerukunan beragama.
“Nantinya, kegiatan silaturahim atau komunikasi oleh kepolisian akan dilakukan disetiap rumah ibadah dengan berhubungan atau membangun komunikasi langsung dilapangan agar tetap kondusif,” ujar dia.
Menurutnya, pihaknya akan membangun sistem keamanan melalui pertahanan ditingkat bawah yakni masing masing individu pada seluruh umat yang ada.
“Kita akan lakukan komunikasi guna membangun sistem ditingkat bawah yaitu melaksanakan komunikasi pada setiap individu pada pemuka agama ataupun umat ditingkat bawah,” ucap dia.
Ia juga mencontohkan sejumlah kasus kerusuhan antar suku dan komunitas yang terjadi di Ambon dan Sampit Kalimantan. Dimana, dari kasus tersebut dapat dipetik hikmah sehingga dapat dijadikan pelajaran untuk bisa mencegahnya.
“Dari kasus tersebut, setelah diurai ternyata salah satu pemicunya adalah persoalan kriminalitas yang tidak terselesaikan dengan baik sehingga terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Nah, saya minta di Kabupaten Pesawaran jangan sampai terjadi hal yang demikian, kita selesaikan bersama sama dengan baik setiap permasalahan yang terjadi,” tutur dia.
Ia pun menyarankan agar kedepan FKUB Kabupaten Pesawaran dapat lebih berkreasi lagi dalam membuat kegiatan sosial dengan memanfaatkan semangat gotong royong.
“Sebelum terjadi adanya konflik, yang bisa menjembatani adalah pemerintah daerah. Karenanya, kita dorong agar kerukunan beragama harus terus dikembangkan guna merekatkan ikatan batin sehingga bisa saling menghargai dan menghormati sesama, ” ucapnya.
Kegiatan sarasehan kerukunan tersebut dilangsungkan dengan diskusi dan mengemukakan pendapat serta membahas isu isu yang berkembang serta bagaimana menyikapinya. Kemudian, sejumlah tokoh juga menerima penghargaan atas kerukunan yang telah dijaganya.
Hadir pada kesempatan tersebut, diantaranya adalah Kepala Kantor Kementrian Agama (Ka Kemenag) Kabupaten Pesawaran Wasril Purnama, Kapolres AKBP Pratomo Widodo, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Abdul Hamid, Ketua FKUB Kabupaten Pesawaran Sugiarto dan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Staf Ahli Bidang pemerintah hukum dan politik Chabrasman.
Kemudian, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Ismail bersama pengurus, Kajari Kabupaten Pesawaran, Kepala Kesbangpol Zainal Arifin, Ketua MUI Kabupaten Pesawaran dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta beberapa pihak terkait.
Hadir juga tokoh agama islam, agama katolik, agama kristen, agama hindu, agama hindu dan beberapa tokoh masyarakat serta organisasi kemasyarakatan. (Red) Polres Pesawaran Gelar Diskusi Cegah Paham Radikalisme
Pesawaran (RN) – Dalam rangka mencegah Paham Radikal Polres Pesawaran Polda Lampung Mengelar Focus Grup Discussion (FGD) Dengan Tema “Terorisme Adalah Musuh Kita” yang menghadirkan sejumlah sektor dari masyarakat, Kementrian Agama, Tokoh Adat, tokoh masyarakat, dan Pengurus Harian BPET Mui Pusat ustad Makmum Rasid,.U.ud.,M.,Ag. Yang di gelar Aula Sanika Satya Wada, Rabu (16/11/2022).
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han) dalam sambutanya mengatakan, kegiatan ini yang di gagas humas polri ini di adakan secara serentak di indonesia.
“Diskusi digelar agar bisa menjauhkan masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Pesawaran agar tidak terpapar paham radikalisme kerena Terorisme adalah musuh kita,” kata Kapolres.
Sementara itu kombes Pol Drs, Sugeng Hadi Sutrisno Ka Tim Divisi humas Mabes Polri mengatakan, ada suatu program divisi humas yaitu kontra radikal, paham radikal adalah yang tidak sesuai dalam hidup .Paham radikal sangatlah berbahaya, dan bisa menjadi dampak pada anak cucu kita nantinya. Dan diskusi ini sangatlah penting dan kita bisa membatasi beredarnya paham radikal.
“Kita adakan diskusi ini agar kita bisa menjadi penangkal buat kita sendiri maupun lingkunga tentang paham radikal yang terjadi di negri kita ini. Kerena terosisme musuh kita bersama,” ujarnya.
Ditempat yang sama Pengurus Harian BPET Mui Pusat ustad Makmum Rasid,.U.ud.,M.,Ag. Sebagai Narasumber diskusi kontra radikal menjelaskan, ini adalah salah satu Program Divisi Humas Mabes Polri, kontara radikal ini menyasar yang belum terkena.
“Saya berharap usai kita diskusi ini, keluara dari ruang ini kita semua bisa mengajak sodara masarakat dilingkungan kita semua agar memberikan pemahaman kepada masyarakat di lingkungan kita tentang bahayanya paham radikalisme,” ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, dalam perjalalanan kelompok atau jaringan radilalisme ini merka berfatwa mana yang diluar mereka maka wajib di musnahkan.
“Kita melaksanakan diskusi ini, agar kita sama sama mencegah dan bekerja sama agar memastikan tempat kita tidak ada paham radikalisme. Karena mencegah paham radikalisme ini bukan hanya tugas polisi saja tapi tugas kita semua,” pungkasnya. (Rizal)
Kemenag Pesawaran Kembali Buka Program Sehati UMKM, Siapkan 324 Sertifikasi
Pemkab Pesawaran Peringati HKN, Wildan: Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku
Pesawaran (HO) – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pesawaran menghadiri sekaligus membuka langsung puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58 yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, bertempat di lapangan Pemkab Pesawaran Selasa, (15/11/2022).
Sekdakab Wildan, mewakili Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan. Hari Kesehatan Nasional ke 58 tahun 2022 dengan mengangkat tema “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku” tema ini dipilih untuk menggambarkan bangkitnya semangat dan optimisme, seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang secara bersama sama. Bahu membahu dan bergotong royong dalam menghadapi situasi kesehatan di masa Pandemi Covid-19, sehingga masyarakat dapat kembali beraktifitas dan produktif agar Indonesia kembali bangkit dan kembali sehat.
“Peringatan HKN menjadi momentum untuk untuk melakukan refleksi tentang apa yang harus kita berikan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesawaran,” kata Wildan.
“Kita harus merenungkan kembali upaya-upaya terbaik yang dapat dilakukan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya sebagaimana tujuan pembangunan kesehatan yang kita harapkan,” tutur Wildan.
Wildan menambahkan. Sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Pesawaran yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan sehat dan sadar akan pentingnya kesehatan.
“Kita telah melaksanakan Gerakan Masyarakat hidup Sehat (Germas) yang merujuk pada kebijakan kementerian kesehatan. Germas merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.
Menurutnya, pada tahap awal Germas fokus pada tiga (3) hal, yaitu melakukan aktifitas fisik selama 30 menit perhari, mengkonsumsi sayur dan buah, serta memeriksa kesehatan secara berkala, sedangkan pelaksanaan Germas harus dimulai dari keluarga bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian.
Selain itu juga, Sekdakab Wildan menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada segenap insan kesehatan yang telah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan di Kabupaten Pesawaran.
“Perjuangan kita masih panjang, oleh karena itu saya berpesan kepada semua insan kesehatan agar terus menyampaikan tiga hal,” ungkap nya.
Yang pertama kata Wildan, Terus mendorong terbangunnya gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat, diantaranya melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktifitas fisik setiap hari dan mencuci tangan dengan sabun.
Yang kedua, Terus mendorong masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin, baik pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, imunisasi , pemeriksaan penyakit penyakit sesuai siklus hidup.
“Dan yang ketiga Terus mengembangkan diri dan organisasi dalam kompetisi dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” sebutnya.
“Dengan HKN, “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”, Puncak Peringatan HKN Ke 58 tingkat Kabupaten, resmi dibuka,” pungkasnya. (Red)
Gubernur Lampung Tetapkan Pesawaran Tuan Rumah Tanam Cabai Percontohan

Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, sektor hortikultura merupakan salah satu sektor pertanian yang memiliki posisi strategis dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
“Melihat peluang yang ada dalam komoditas hortikultura khususnya komoditas Cabai, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menjadikan
komoditas ini sebagai salah satu komoditas unggulan pertanian yang dikembangkan,” kata Dendi.
“Hal itu juga tidak hanya didukung oleh kesesuaian lahan dan agroklimat untuk pengembangan tanaman cabai, akan tetapi posisi Kabupaten Pesawaran yang cukup strategis untuk pemasaran komoditas pertanian,” timpalnya.
Terkait stabilisasi harga dan ketersediaan, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Pesawaran tentunya menyambut baik inisiasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia bersama dengan Pemerintah Provinsi
Lampung, melalui TPID, melalui acara Gerakan Tanam Cabai hari ini yang diikuti dengan penandatangan kesepakatan kerjasama antar daerah.
“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) sekaligus merupakan aksi gerak cepat untuk mengendalikan inflasi pangan, salah satunya melalui aksi penanaman cabai di lingkungan sekitar,” ujar dia.
Dirinya juga berharap para petani cabai dapat memperoleh kepastian akan stabilisasi produk dan harga, yang akan berkontribusi positif bagi kesejahteraan petani dan perekonomian di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Pesawaran.
“Saya juga ucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang sudah menganggarkan Rp2 miliar di tahun 2023 untuk perbaikan jalan menuju Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng,” pungkasnya. (Red) Gelar Sertijab’ Rutan Kelas IIB Kotaagung Resmi Ganti Kepala
Tanggamus (RN) – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kotaagung menggelar serah terima jabatan dan pisah sambut antara Kepala Rutan Yang lama kepada Kepala Rutan yang baru di Lapangan Hijau Rutan Kelas IIB Kota Agung, Selasa (15/11/2022).
Serah terima jabatan dan pisah sambut antara kepala rutan kelas IIB Kota Agung dari Akhmad Sobirin Soleh A.Md.I.P.,S.H. Kepada Benny Muahammad Saefulloh, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si. itu, berlangsung hikmat dan haru. Kegiatan serah terima jabatan disaksikan langsung Kepala Divisi Administrasi dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Lampung.
Dalam sambutanya Akhmad Sobirin mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Kota Agung yang telah banyak membantu bekerja nyata selama menjabat di Rutan Kelas IIB Kota Agung.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dan saya meminta maaf untuk yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Rutan Kota Agung selama saya bekerja ada yang tidak berkenan mohon dimaafkan,” ucap Sobirin.
Sobirin juga mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus karena telah banyak membantu lewat Dinas Kesehatan, Dinas Perpustakaan, Dinas Damkar, Dinas DLHK dan dinas lainnya.
“Demikian juga rekan rekan pers yang telah menjadi mitra yang solid dalam membangun citra positif Rutan Kota Agung dan banyak memberikan masukan yang positif bagi kinerja Rutan,” ucap Sobirin.
Sementara itu, Benny Muhammad Saefulloh selaku Karutan yang baru, dalam sambutannya meminta dukungan seluruh elemen pemerintah daerah Kab. Tanggamus, LSM, maupun pers dalam melaksanakan tugas.
“Harapan kami, kita bisa bersinergi bersama membawa Rutan Kota Agung semakin maju kedepannya,” pungkas Benny.
Diketahui hadir dalam acara tersebut, jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se wilayah Lampung, Forkopimda Kabupaten Tanggamus dan seluruh pegawai serta Dharma Wanita persatuan Rutan Kota Agung. (Red)
Korupsi Dana Bos Pondok Pesantren Darul Huffaz ” 2,3 M” Kejari Pesawaran Limpahkan Ke PN Tipikor
Diberitakan sebelumnya dengan judul, Empat Pengurus Pondok Darul Huffaz Jadi Tersangka,
Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran, menetapkan tersangka kepada empat pengurus Yayasan Pondok Pesantren Darul Huffaz Kabupaten Pesawaran atas kasus penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah Madrasah tahun anggaran 2019-2021.
Kepala Kejari Pesawaran Diana Wahyu Widiyanti mengatakan, penetapan para tersangka tersebut karena melanggar pasal 2 undang-undang nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
“Perbuatan para tersangka mengakibatkan kerugian negara sejumlah Rp2.3 miliar lebih, yang mana BOS madrasah Pondok Pesantren Darul Huffaz tahun anggaran 2019-2021 mereka selewengkan dengan modus operandi dengan cara mereka membuat pertanggungjawaban fiktif,” ujarnya. Selasa 8 November 2022.
“Jadi dana BOS Madrasah yang dicairkan oleh para tersangka tidak digunakan sebagaimana yang direncanakan untuk pembangunan sekolah, melainkan digunakan untuk kepentingan pribadi masing-masing tersangka,” ujar dia.
Dirinya mengatakan, dengan penetapan tersangka ini, pihaknya telah melakukan penahanan terhadap tiga tersangka atas nama AS, TSA, dan AD.
“Sebelum melakukan penahanan, kami telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ketiga tersangka, dan hasilnya ketiga tersangka dalam keadaan sehat sehingga ketiga tersangka langsung ditahan di rumah tahanan kelas I Way Hui, Bandar Lampung,” kata dia.
“Sedangkan, satu tersangka lagi dengan inisial MI masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), karena yang bersangkutan tidak berada di Lampung, namun kita sedang melakukan upaya untuk segera menangkap pelaku satunya ini,” katanya.
Diketahui tersangka yang ditetapkan pada kasus penyelewengan dana BOS Madrasah Pondok Pesantren Darul Huffaz yaitu :
AS berstatus Kepala Madrasah Ibtidaiyah Pondok Pesantren Darul Huffaz dari tahun 2018 sampai dengan 2022.
TSA Kepala Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Darul Huffaz dari tahun 2020 sampai dengan 2022.
AD Kepala Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darul Huffaz dari tahun 2018 sampai dengan 2022.
MI Direktur Pendidikan Pondok Pesantren Darul Huffaz dari tahun 2018 sampai dengan 2021, masih DPO. (Rizal)
