Jamin Kesehatan Bagi Wisatawan, Pulau Pahawang Akan Bangun Pustu

0
Kepala Desa Pulau Pahawang Ahmad Salim
Pesawaran (RN) – Guna menjamin kesehatan bagi para wisatawan dan asyarakat setempat, Pemerintah Desa Pulau Pahawang Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran, siapkan tanah untuk pembuatan Puskesmas Pembantu (Pustu) di desanya tersebut. Kepala Desa Pulau Pahawang Ahmad Salim mengatakan, pihaknya menyiapkan lahan tersebut setelah adanya instruksi dari pemerintah daerah, yang berencana akan melakukan pembangunan Pustu di desanya. “Iya, kami diberitahukan sebelum adanya pembangunan itu pihak desa wajib menyiapkan lahannya, karena itu kami pemerintah desa bersama masyarakat berinsiatif untuk iuran agar menyiapkan lahan yang akan dibangun Pustu tersebut,” ujarnya. Minggu 3 September 2023. Dirinya menyambut baik adanya wacana pembangunan Pustu tersebut, mengingat saat ini Pulau Pahawang menjadi salah satu destinasi wisata di Pesawaran yang paling banyak di kunjungi wisatawan. “Pertama di desa kami ini baru ada bidan desa, kedua sebagai daerah destinasi wisata kita juga harus melengkapi segala fasilitas penunjang yang ada, salah satunya fasilitas kesehatan ini,” ujar dia. “Dengan adanya Pustu itu kedepannya, baik masyarakat maupun wisatawan yang datang, perlu mendapatkan perawatan medis, tidak perlu jauh-jauh ke darat lagi karena ditempat kita sudah ada,” kata dia. Dirinya juga berharap, nantinya petugas kesehatan yang ditempatkan di Pustu tersebut, merupakan masyarakat asli Desa Pahawang yang telah mengenyam pendidikan kesehatan. “Kami juga telah memiliki SDM nya, ada anak-anak Desa Pahawang ini yang kuliah baik keperawatan maupun kebidanan, sehingga ketika Pustu itu sudah ada mereka bisa diberdayakan di Pustu tersebut,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Dr. Media Apriliana mengatakan, Pemkab Pesawaran tahun depan akan mendapatkan bantuan pembangunan Pustu di Desa Pahawang, dan saat ini segala persyaratan administrasi telah selesai semua. “Kemarinkan kita bingung terkait lahannya, kalau masyarakat dan pemerintah Desa Pahawang bersedia menyiapkan lahannya, berarti sudah tidak ada masalah lagi, mudah-mudahan tahun depan pembangunan Pustu akan segera berjalan,” ujarnya. (Rizal)

Waspada Narkoba, Desa Tajur Minta Pihak Polres Pesawaran Lakukan Sosialisasi

Pesawaran (HO) – Seperti diketahui bersama bahwa permasalahan penyalahgunaan narkoba mempunyai dimensi yang luas dan kompleks, Penyalahgunaan narkotika merupakan fenomena sosial yang telah lama menjadi masalah sosial di masyarakat, hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus penyalahguna narkoba yang terjadi. Oleh kerena itu, Pemerintahan Desa Tajur Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran, meminta kepada Polres Pesawaran untuk melakukan Sosialisasi ke masyarakat khususnya Desa Tajur, guna mengantisipasi potensi bahayanya penyalahgunaan narkoba. “Untuk saat ini, alhamdulilah masyarakat Desa Tajur tidak ada yang mengunakan narkoba, namun ini kami lakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba,” ujar Kepala Desa Tajur Nawawi melalui Sekdes Sarifudin saat di temui di ruang kerjanya, Sabtu (2/9/2023). Ia juga mengatakan, pentingnya sosialisasi ini dilakukan. Sosialisasi bahaya narkoba bagi remaja ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Kerena pemerintah Desa Tajur berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan dukungan kepada remaja dalam menjauhi narkoba. “Maka dari itu kami dari pemerintahan Tajur, berharap Polres Pesawaran bisa membantu kami untuk mensosialisasikan bahayanya narkoba. Dengan demikian, diharapkan generasi muda Desa Tajur dapat tumbuh dan berkembang tanpa terpengaruh oleh bahaya narkoba, serta mampu menjadi pilar yang kuat dalam membangun masa depan yang cerah,” ujarnya. Sementara itu Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy mengatakan, berapa watu lalu Polres Pesawaran sudah meresmikan Kampung bebas narkoba yang ada di Kecamatan Kedondong. “Ya dalam waktu dekat kami dari pihak Polres Pesawaran akan melakukan sosialisasi di setiap desa yang ada di Kabupaten Pesawaran tentang bahayanya narkoba bagi remaja,” kata Kapolres, saat di hubungi melalui telepon selulernya. Ia juga mengatakan, Sosialisasi bahayanya narkoba salah satu program Polda Lampung, upaya ini akan terus dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda di Kabupaten Pesawaran dalam pencegahan peredaran narkoba di kalangan remaja. “Peran masyarakat dan orang tua dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika juga diharapkan dapat membantu memberikan pemahaman khusunya para pelajar,” ucapnya. (Red)

Tingkatkan Ekonomi Warga, Kades Kekatang Fokus Progam Pertanian

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Kekatang Kecamatan Marga Punduh, menyebut, saat ini pihaknya memfokuskan program peningkatan disektor pertanian, kebutuhan sarana air sumur bor yang diperuntukan sawah tadah hujan, perbaikan Dermaga, dan Instalasi Listrik yang belum dimiliki warga di salah satu dusun yang ada di Desa Kekatang jadi prioritas pemerintah desa setempat. Hal itu dikatakan Kepala Desa Kekatang Fauzi, saat dikonfirmasi awak media di Kantor Desa Kekatang Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran, pada Kamis, (31/8/2023). “Kalau untuk kebutuhan di desa kami saat ini adalah sumur bor di daerah pesawahan/pertanian sangat diperlukan petani, sebab dengan adanya sumur bor, otomatis hasil sawah tadah hujan akan semakin meningkat, dan dulu desa Kekatang pernah mendapat bantuan sumur bor, tapi itu sudah lama sekali, sekitar sepuluh tahun yang lalu,” kata Fauzi. Namun, lanjut Fauzi, kedepannya pihak desa akan melakukan inovasi terhadap destinasi wisata desa, mengembangkan usaha pertanian, dan peningkatan SDM untuk masyarakat. Fauzi juga menambahkan, selain bantuan sumur bor, dirinya juga mengharapkan bantuan perbaikan Dermaga, karena dermaga tersebut sangat bermanfaat untuk kemajuan dan keberlangsungan wisata yang ada di desa setempat. “Kami juga berharap bantuan perbaikan Dermaga yang ada di desa Kekatang ini, kalau dermaga tersebut sudah diperbaiki maka akses wisata ke Pulau bisa berjalan lagi,” harapnya. Dia juga mengatakan, bahwa pihaknya saat ini sedang mengajukan pemasangan listrik untuk sejumlah warga yang ada di dusun enam. “Kami saat ini sedang mengajukan pemasangan listrik untuk warga dusun enam, karena di dusun tersebut ada sekitar empat belas rumah, atau tujuh belas Kepala Keluarga (KK) yang belum mempunyai listrik,” tandasnya. “Saya berharap, agar pihak terkait dapat menindaklanjuti harapan warga Desa Kekatang,” pungkasnya. (Red)

Kades Pekon Ampai Ajak Masyarakat Lestarikan Seni Budaya Lampung

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Pekon Ampai Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Ridwan menyebut. Era informasi dan teknologi atau era modernisasi sangat mempengaruhi seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat pedesaan. Adat yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat dapat dipengaruhi oleh nilai-nilai yang disebabkan oleh kemajuan informasi dan teknologi. Hal itu dikatakan Ridwan saat diwawancarai media ini di Desa Pekon Ampai pada Kamis (31/8/2023). Dikatakan Ridwan, Sementara banyak sekali nilai-nilai filosofi dalam masyarakat adat di pedesaan yang telah hidup dan berkembang dapat dijadikan norma-norma atau nilai kehidupan yang sangat tinggi. Untuk itu dia mengajak generasi muda yang ada di Desa Pekon Ampai, untuk melestarikan kesenian Tari yang ada di desa tersebut. “Kami sudah memiliki warisan adat dan budaya, seperti Seni Tari Sembah, Seni Tari Pedagang, Seni Tari Dana, dan ada juga Seni Tari bedana, Tari Zapin, Tari Selendang, ditambah lagi Seni Tabuh, yaitu Tabuh lama, hadera, Rebana dan Ngakhak,” jelas Ridwan. “Hanya saja, saat ini kami sedang memperbaiki pengelolaan manajemen nya yang masih lemah, karna kita butuh tempat untuk latihan, seperti sanggar dan lain lain, namun, itu sudah menjadi wacana kami, ditambah potensi SDM yang tersedia masih butuh dukungan dari pemerintah daerah,” ungkapnya. Ditambahkan Ridwan, perkembangan peradaban manusia saat ini telah berubah jauh dengan dicapainya beberapa kemajuan di bidang teknologi, pendidikan, dan di segala aspek kehidupan, untuk dia berharap agar pemerintah daerah dapat mendukung pembangunan desa pekon ampai baik sarana dan prasarana pembangunan serta peningkatan SDM masyarakat setempat. Diketahui, Wilayah Desa Pekon Ampai seluas 1400 Ha. dengan populasi jumlah penduduk yang mencapai sebanyak 802 jiwa. Dan memiliki area pertanian seluas 1345 hektar, yang terdiri dari pertanian sawah, pertanian Tambak Udang, perkebunan, perhutanan mangrove dan hutan marga. (Red)

Dr. H. Dendi Harapkan Bundo Kanduang dan KBSB Dukung Program Pemkab Pesawaran

Pesawaran (HO) – Bundo Kanduang dan Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB) Kabupaten Pesawaran, diharapkan bisa berkontribusi dalam mendukung jalannya berbagai program Pemkab Pesawaran serta mendukung kebijakan pemerintah seperti sosial keagamaan, sosial budaya dan lain sebagainya.

Hal itu disampaikan, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sunyoto saat menghadiri acara Pelantikan KBSB dan Bundo Kanduang Kabupaten Pesawaran periode 2023-2028, yang bertema “Dima Bumi Dipijak Disinan Langik Dijunjuang, Dima Adat Dipakai Disinan Limbago Dituang, Sadanciang Bak Basi Saciok Bak Ayam”.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Sunyoto mengatakan, rasa bangga kepada KBSB Pesawaran ini karena dapat menjaga kerukunan dan keharmonisan yang merupakan salah satu modal dalam melaksanakan pembangunan di kabupaten setempat.

“Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki keberagaman dinamika kehidupan, keberagaman agama, suku bangsa, bahasa dan budaya. Selain suku asli Lampung, di Kabupaten Pesawaran ini juga berdiam berbagai suku lain seperti Sunda, Jawa, Batak, dan Minang atau Minangkabau,” kata Sunyoto, di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran, Jumat (1/9/2023).

Menurutnya, Kemajemukan yang ada di Pesawaran ini merupakan suatu potensi kekayaan yang patut disyukuri bersama. Namun demikian, potensi tersebut juga bisa berubah menjadi sebuah kerawanan dan menjadi faktor pemicu munculnya konflik sosial manakala tidak kita jaga dan kelola dengan baik.

“Di sinilah peran tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh Adat sangat dibutuhkan untuk mendorong anggota masyarakat untuk berbuat baik,” ujarnya.

Dirinya berharap, momentum pelantikan tersebut bisa jadikan sebagai modal pembangunan sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan menghormati Hak Asasi Manusia, dengan adanya dukungan dalam mewujudkan kerukunan dan kenyamanan di Kabupaten Pesawaran.

“Kepada seluruh masyarakat dari berbagai suku dan agama termasuk KBSB dan perkumpulan adat lainnya agar bisa berperan aktif dalam membangun Kabupaten Pesawaran dan saling mendukung program-program Pemerintah menuju Pesawaran lebih maju, makmur dan sejahtera,” harapnya.

Sementara itu, Ketua KBSB Provinsi Lampung, Abdi Muslim Bin muswardi Taher berharap, pengurus KBSB yang baru dilantik bisa membesarkan Organisasi KBSB untuk kepentingan warga Lampung asal Sumatera Barat di Kabupaten Pesawaran, dan masyarakat Provinsi Lampung umumnya.

“Organisasi Keluarga Besar Sumatera Barat yang didirikan pada 24 Nopember 1968, Suatu Organisasi/Perkumpulan Warga Lampung Asal Sumatera Barat dengan mengemban MISI : Religius Mandiri dan Sejahtera dan Alhamdulillah kita sudah mengukuhkan kepengurusan di 6 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Pesawaran,” kata dia.

“Terima kasih juga atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran yang telah memberikan support dan segala fasilitas dengan berdirinya serta dikukuhkannya keberadaan Organisasi KBSB di tanah Pesawaran,” pungkasnya.

Diketahui, pengurus KBSB Kabupaten Pesawaran yang dikukuhkan adalah Muklis Chaniago, sebagai Ketua KBSB Pesawaran. Kemudian Eep Sriyati dikukuhkan sebagai Ketua Bundo Kanduang Kabupaten Pesawaran.   (Red)

Pemkab Pesawaran Tetapkan Desa Umbul Limus Wisata Budaya Lamban Panggung

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menetapkan, Desa Umbul Limus Kecamatan Marga Punduh sebagai salah satu desa dengan destinasi wisata budaya yang ada di kabupaten setempat. Kepala Desa Umbul Limus Ismail Alfian mengatakan, pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Pesawaran menetapkan desanya menjadi salah satu desa wisata budaya, mengingat di desanya perumahan warga didominasi dengan perumahan panggung atau lamban panggung. “Jadi memang kalau di desa kami ini mayoritas masih suku Lampung, sehingga masih banyak warga kami yang kediamannya masih bertemakan rumah panggung, dan ini yang menjadi desa kami ditetapkan sebagai destinasi wisata budaya,” ujarnya. Kamis (31/9/2023). Dirinya mengatakan, kedepannya pihak desa akan melakukan pengelolaan terhadap destinasi wisata budaya ini, sehingga masyarakat yang ingin mempelajari dan mengenal adat istiadat masyarakat adat Lampung, selain rumah khas, pihaknya juga memiliki kerajinan masyarakat seperti menyulam. “Pengembangan objek budaya yang berbasis pada sumber warisan budaya seperti punya kita ini, merupakan sarana efektif untuk melestarikan dan merawat kebudayaan serta kearifan lokal masyarakat, selain menjadi aset dan warisan budaya, dapat pula memberi peluang yang sangat besar bagi pengembangan kawasan wisata, seni, religi, dan budaya lokal,” kata dia. “Saya berharap, kearifan budaya yang mempunyai nilai-nilai kearifan lokal harus terus mendapat posisi dan ruang agar tidak hilang begitu saja, dan kami tetap menjaga kearifan ini agar dapat dijaga dan dirawat kelestarian sehingga memberikan sejarah bagi generasi yang akan datang,” katanya. (Red)

Waspada Narkoba, Desa Tajur Minta Pihak Polres Pesawaran Lakukan Sosialisasi

0
Pesawaran (RN) – Seperti kita ketahui bersama bahwa permasalahan penyalahgunaan narkoba mempunyai dimensi yang luas dan kompleks, Penyalahgunaan narkotika merupakan fenomena sosial yang telah lama menjadi masalah sosial di masyarakat, hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus penyalahguna narkoba yang terjadi. Oleh kerena itu, Pemerintahan Desa Tajur Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran, meminta kepada Polres Pesawaran untuk melakukan Sosialisasi ke masyarakat khususnya Desa tajur, guna mengantisipasi pontesi bahayanya penyalahgunaan narkoba. “Untuk saat ini, alhamdulilah masyarakat Desa Tajur tidak ada yang mengunakan narkoba, namun ini kami lakukan untuk mengatisipasi penyalahgunaan narkoba,” ujar Kepala Desa Tajur Nawawi melalui Sekdes Sarifudin saat di temui di ruang kerjanya, sabtu (02/09/2023). Ia juga mengatakan, pentingnya sosialisa ini dilakukan. Sosialisasi bahaya narkoba bagi remaja ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Kerena pemerintah Desa Tajur berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan dukungan kepada remaja dalam menjauhi narkoba. “Maka dari itu kami dari pemerintahan Tajur, berharap Polres Pesawaran bisa membantu kami untuk mensosialisasikan bahayanya narkoba. Dengan demikian, diharapkan generasi muda Desa Tajur dapat tumbuh dan berkembang tanpa terpengaruh oleh bahaya narkoba, serta mampu menjadi pilar yang kuat dalam membangun masa depan yang cerah,” ujarnya. Sementara itu Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy mengatakan, berapa watu lalu Polres Pesawaran sudah meresmikan Kampung bebas narkoba yang ada di Kecamatan Kendodong. “Ya dalam waktu dekat kami dari pihak Polres Pesawaran akan melakukan sosialisasi disetiap desa yang ada di Kabupaten Pesawaran tentang bahayanya narkoba bagi remaja,” kata Kapolres, saat di hubungi melalui telepon selulernya. Ia juga mengatakan, Sosilisasi bahayanya narkoba salah satu program Polda Lampung, upaya ini akan terus dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda di Kabupaten Pesawaran dalam pencegahan peredaran narkoba di kalangan remaja. “Peran masyarakat dan orang tua dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika juga diharapkan dapat membantu memberikan pemahaman khusunya para pelajar,” ucapnya. (Rizal)    

Desa Umbul Limus Salah Satu Destinasi Wisata Budaya

0
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menetapkan, Desa Umbul Limus Kecamatan Marga Punduh sebagai salah satu desa dengan destinasi wisata budaya yang ada di kabupaten setempat. Kepala Desa Umbul Limus Ismail Alfian mengatakan, pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Pesawaran menetapkan desanya menjadi salah satu desa wisata budaya, mengingat di desanya perumahan warga didominasi dengan perumahan panggung atau lamban panggung. “Jadi memang kalau di desa kami ini mayoritas masih suku Lampung, sehingga masih banyak warga kami yang kediamannya masih bertemakan rumah panggung, dan ini yang menjadi desa kami ditetapkan sebagai destinasi wisata budaya,” ujarnya. Kamis 31 Agustus 2023. Dirinya mengatakan, kedepannya pihak desa akan melakukan pengelolaan terhadap destinasi wisata budaya ini, sehingga masyarakat yang ingin mempelajari dan mengenal adat istiadat masyarakat adat Lampung, selain rumah khas, pihaknya juga memiliki kerajinan masyarakat seperti menyulam. “Pengembangan objek budaya yang berbasis pada sumber warisan budaya seperti punya kita ini, merupakan sarana efektif untuk melestarikan dan merawat kebudayaan serta kearifan lokal masyarakat, selain menjadi aset dan warisan budaya, dapat pula memberi peluang yang sangat besar bagi pengembangan kawasan wisata, seni, religi, dan budaya lokal,” kata dia. “Saya berharap, kearifan budaya yang mempunyai nilai-nilai kearifan lokal harus terus mendapat posisi dan ruang agar tidak hilang begitu saja, dan kami tetap menjaga kearifan ini agar dapat dijaga dan dirawat kelestarian sehingga memberikan sejarah bagi generasi yang akan datang,” katanya. (Rizal)

Peringati Hari Lahir SMAN 2 Padang Cermin Ke-15 Diisi Dengan Berbagai Perlombaan

Pesawaran (HO) – Dies Natalis Peringatan hari lahir ke -15 SMAN Negeri 2 Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung digelar pada sejak 29 Agustus sampai 31 Agustus tahun 2023 dengan Tema Semanda semakin unggul dan berkarakter di adakan berbagai perlombaan. Menurut Payudi,M.pd. selaku Kepala SMAN 2 Padang Cermin bahwa acara lomba-lomba dalam rangkaian dies Natalis ini bertujuan untuk menjaring siswa/i berprestasi dan meningkatkan sportifitas antar sekolah serta menjalin silaturahim dengan sekolah sekolah pendukung. “Adapun lomba-lomba nya adalah LCT lomba cepat tepat,solo song, voly ball putra/i dan Tahfidzul Qur’an jus 30. Diikuti oleh SMP dan mts dari Kecamatan Way Ratai, Padang Cermin, dan Kecamatan Gedong Tataan serta Kabupaten tetangga seperti Tanggamus yang di ikuti oleh Kecamatan Kelumbayan Barat,” ujar Payudi, M.pd. kepada Handalonline.com Kamis (31/8/2023).
Peringati Hari Lahir SMAN 2 Padang Cermin Ke-15 Diisi Dengan Berbagai Perlombaan
Kemudian masih keterangan dari Payudi dengan rampung nya acara perlombaan yang digelar SMA Negeri 2 Padang Cermin semakin meningkat kan berprestasi anak-anak di sekolah. “Harapan kami siswa-siswi dari SMP dan MTs pendukung bisa semakin berprestasi dan bersemangat dalam menuntut ilmu kemudian harapan kami anak-anak yang berprestasi tersebut biasa ter akomodir dan bisa masuk SMA 2 Padang Cermin karena untuk jalur prestasi,” ungkap nya. “Dan Untuk anak-anak kedepan nya lebih sportif dalam melakukan suatu kegiatan kalau kita memiliki banyak saingan bersainglah secara sportif dan kalaupun berhasil berprestasi tetap rendah hati,” kata nya. Selain itu masih ujar Payudi, M.pd. dia juga menghimbau kepada siswa-siswi nya ke depannya agar lebih meningkatkan kegiatan belajar dalam menuntut ilmu. “Semakin giat belajar agar menjadi siswa-siswi berkualitas karena dengan berkualitas akan menghasilkan anak didik yang unggul dan berkarakter sesuai dengan moto kami unggul dan berkarakter,” papar nya.
Peringati Hari Lahir SMAN 2 Padang Cermin Ke-15 Diisi Dengan Berbagai Perlombaan
Kemudian tidak hanya itu bagi siswa-siswi SMA 2 jadilah contoh yang baik jadilah orang yang bermanfaat karena orang yang paling baik adalah orang yang bermanfaat kepada orang lain. “Dan dari pihak sekolah manajemen kepada segenap dewan guru saya ucapakan terima kasih karena sudah ikut menyukseskan kita ini dan untuk anak-anak mereka ikut belajar untuk berwirausaha terus kemudian para tamu yang hadir saya ucapakan ribuan terima kasih karena dengan kedatangan tamu berarti menambah hikmat acara kami,” pungkas nya. Acara ini merupakan agenda tahunan. Dan turut dihadiri Tamu yang hadir Drs. Sunarsi,M.Pd. Kepala Cabang dinas wilayah II Provinsi Lampung, Iswanda Syahfri,S.Sos.M.Si.Kasi SMA cabdin wilayah II Provinsi Lampung, Para dewan guru, para pendamping dan peserta lomba serta siswa siswi SMAN 2 Padang Cermin. (Indra Jaya)

Bupati Pesawaran Sebut Literasi Digital Sediakan SDM Hadapi Dinamika Global

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran mengatakan Literasi digital berperan penting agar mampu menyediakan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi menghadapi tantangan digital pada perubahan dinamika global di era Industri 4.0 dan society 5.0. Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona pada Festival Literasi Digital 2023 Program Gerakan Nasional Literasi Digital Segmen Kelompok Masyarakat / Komunitas bersama KEMENKOMINFO RI di Wilayah Sumatera.
Bupati Pesawaran Sebut Literasi Digital Sediakan SDM Hadapi Dinamika Global
Bupati yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung itu menambahkan bahwa perubahan dinamika global di era ini telah menuntut seluruh sektor beradaptasi dengan perkembangan digital agar mampu bertahan. Sehingga dengan adanya literasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua sebagai upaya untuk meningkatkan literasi digital masyarakat dalam menghadapi era transformasi digital di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Pesawaran. “Kecakapan masyarakat dalam menguasai penggunaan perangkat teknologi informasi sangat diharapkan untuk menunjang aktivitas kehidupan baik di lingkungan keluarga, dunia kerja maupun di lingkungan bermasyarakat,” ucap Bupati Dendi di Gedung Graha Adora Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (31/8/23). Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya meningkatkan literasi digital masyarakat dan melahirkan SDM digital yang unggul, berdaya saing dan melayani di Kabupaten Pesawaran yang salah satunya dengan Pesawaran Digital Academy. Orang Nomor satu di Bumi Andan Jejama itu mengungkapkan meskipun agenda ini berlangsung dalam waktu yang singkat, namun dirinya berharap dapat meningkatkan literasi digital masyarakat Lampung dan khususnya masyarakat Kabupaten Pesawaran. “Saya berharap acara ini dapat digalakkan sampai tingkat Desa, karena tidak hanya kaum milenial saja generasi yang tua pun harus paham apa itu literasi digital, semakin kita pelajari tidak ada kata terlambat untuk belajar,” imbuh Bupati Dendi. Ia pun berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh untuk menambah pengetahuan, meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang kinerja sesuai dengan profesinya masing-masing, serta siap menjadi agen perubahan di masyarakat. Sementara Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kemen Kominfo Semuel A. Pangerapan menyampaikan secara virtual bahwa kegiatan ini merupakan peningkatkan penggunaan teknologi dengan literasi digital agar masyarakat dapat menggunakan teknologi dengan bijak, selalu siap dalam menghadapi transformasi digital. Ia menambahkan dalam mencapai visi misi, Kemenkominfo sebagai fasilitator bersama gerakan literasi digital hadir memberikan pengetahuan terkait literasi digital. “Untuk itu apresiasi saya ucapkan kepada semua pihak yang sudah membantu jalan nya kegiatan ini, saya berharap melalui kegiatan ini kita bisa lebih bijak menggunakan teknologi yang nantinya dapat mewujudkan Indonesia Digital Nation, “Indonesia Terkoneksi Semakin Digital Semakin Maju!”,” ujar Dirjen Aplikasi Informatika. Festival Literasi Digital 2023 ini diikuti oleh 556 Peserta yang terdiri dari masyarakat umum, Organisasi Kepemudaan dan masyarakat diantaranya Karang Taruna, HMI, Pemuda Pancasila , KPMPKH Kemensos dan 211 peserta melalui via Zoom Meeting. Turut hadir juga sebagai Narasumber diantaranya Kadis Kominfo Provinsi Lampung Ahmad Saefulloh, Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Lampung H. Rycko Menoza SZP, Japelidi Head Of Centre For Publication Xenia Angelica Wijayanto, Sekretaris Relawan TIK Kabupaten Mesuji Baruna Wisnu Wardana, Dosen Politeknik Negeri Lampung POLINELA Faturahman Kurniawan Ikhsan, Dosen Program Study Sistem Komputer dan institut informatika dan Bisnis Darmajaya, RTIK Sabam Perjuangan. Juga hadir Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas Kominfotiksan dan beberapa UMKM khas Kabupaten Pesawaran. (Red)