Jelang Arus Mudik Lebaran, Polres Pesawaran Gelar Upacara Operasi Ketupat Krakatau

0
Pesawaran (RN) – Dalam persiapan mengamankan perjalanan arus mudik dan arus balik selama momentum hari raya Idul Fitri 1445 H, Polres Pesawaran Polda Lampung bersama seluruh stakeholder terkait menggelar upacara operasi kemanusiaan terpusat dengan sandi Ketupat krakatau 2024, yang digelar dihalaman Mapolres setempat, Rabu (03/04/2024). Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy saat memimpin upacara mengatakan, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2024.” “Operasi ketupat pada tahun 2024 ini melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dimulai dari tanggal 04 – 16 April 2024, dan telah dipersiapkan 5.784 pos, yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu, dalam rangka pelayanan dan pengamanan utamanya pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian,”kata Kapolres. Kapolres menjelaskan, Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga harus menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya. “Saya minta anggota yang bertugas, lakukan patroli bersama pada jam-jam rawan, siapkan layanan pelaporan rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan sehingga masyarakat dapat mudik dengan tenang,”ujarnya. Ia juga menjelaskan, di wilayah hukum Polres Pesawaran terdapat Satu Pos Pelayanan terletak di Simpang Tugu Pengantin Gedong Tataan dan Tujuh Pos Pengamanan yang terletak di Pos Pam Simpang Tugu Coklat Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan “Pos Pam Exit Tol Masgar (Tegineneng), Pos Pam Exit Tol Desa Batang Hari Ogan (Tegineneng), Pos Pam Tugu Keris (Tegineneng), Pos Pam Simpang Mutun (Teluk Pandan), Pos Pam Wisata Mutun (Teluk Pandan), Pos Pam Ketapang (Teluk Pandan,”jelasnya. Apresiasi kepada seluruh personel setinggi-tingginya pengamanan yang terdiri dari unsur Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, TNI-Polri, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2024. “Sinergitas seluruh stakeholder terkait merupakan kunci utama untuk mengulangi keberhasilan pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun lalu,”pungkasnya. (Rizal)

Berikan Kenyamanan Pemudik, Polres Pesawaran Dirikan Tujuh Pos Pengamanan

0
Pesawaran (RN) – Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik dihari Raya Idul Fitri 1445 H. Polres Pesawaran Polda Lampung dirikan tujuh pos Pengamanan dan satu pos pelayanan, untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy mengatakan, Polres Pesawaran siap menghadapi dan mengawal masyarakat dalam libur mudik lebaran 2024. “Saya menghimbau kepada seluruh anggota tetap berprilaku humanis terhadap masyarakat serta mengamankan jalan saat libur mudik lebaran sehingga memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat saat melaksanakan libur lebaran Idul Fitri,” kata Kapolres, Rabu (03/04/2024). Ia juga menjelaskan, di dirikan nya tujuh pos pengamanan dan satu pos pelayanan yang tersebar di wilayah hukum Polres Pesawaran, bertujuan untuk pelayanan terhadap masyarakat serta bisa dijadikan tempat istirahat bagi para pemudik yang mengalami kelelahan. “Masyarakat jangan khawatir, kerena seluruh anggota Polres Pesawaran selalu waspada dan siaga dalam menjaga keamanan di sekitar pos pengamanan dan pos pelayanan, dan seluruh anggota yang bertugas selalu memakai atribut dinas, dan senjata selalu melekat,”ujarnya. Dirinya juga mengatakan, dengan didirikan pos pengamanan, ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri. “Mudah mudahan dengan memberikan pelayanan secara maksimal, saya berharap masyarakat merasakan aman dan nyaman, khususnya bagi para pemudik,”pungkasnya. (Rizal)  

Kakak Adik Lebaran di Bui Gegara Aniaya Ayah Kandung

0
Pesawaran (RN) – lantaran popok dua pemuda yang merupakan adik kakak tega melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap orang tua kandungnya sendiri. Kedua pelaku adalah Defri Purwanto (28) dan Jani (39) warga Dusun Citemen Desa Cipadang Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran. Kedua pelaku melakukan penganiyaan terhadap Sumali yang merupakan ayah kandung mereka sendiri. Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy diwakili Kasatreskrim AKP Supriyanto Husin menjelaskan, kronologi kejadian pada Jumat 22 Maret 2024 sekira sebelum Jumatan, saudara Jumali yang merupakan orang tua kedua pelaku menyuruh kepada saudari Lia merupakan istri Defri untuk meminta menyampaikan kepada suaminya agar membuang popok bekas anaknya (cucu) yang berserakan di dapur.  “Kemudian pada Minggu 24 Maret 2024 sekira jam 20.15 wib, sehabis pulang tarawih saat itu korban Jumali dipanggil oleh pelaku Jani sembari bertanya”Pak Tadi Bilang Sama Lia Apa” sambil melotot memandang korban,” kata dia. Selasa (2/04/2024). “Lalu pelaku Jani dan Defri langsung mencekik leher korban dan mencengkeram, mencakar bagian belakang punggung korban yang menyebabkan leher korban mengalami mamar dan berdarah di punggung korban,” timpalnya. Menurut korban, dirinya hanya mengatakan agar pelaku Defri membuang Perpers bekas anaknya yang berserakan di dapur. “Setelah kejadian itu pelaku kemudian ditarik keluar oleh saksi Paryono agar tidak masuk ke rumah supaya tidak terjadi hal-hal lainnya. Bahkan saat saksi menarik korban, saksi juga terkena pukulan dari kedua pelaku,” ujarnya. Setelah kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Pesawaran untuk ditindaklanjuti.  Dirinya menjelaskan, pada Senin 1 April 2024 sekira pukul 22.00 WIB, Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Pesawaran dipimpin Kanit I Resum Bripka Andhika Ramadhona dan Katim Tekab 308 Bripka Bahrul Ilmi melakukan serangkaian penyelidikan, dan kemudian mendapatkan informasi terduga pelaku berada di Dusun Citemen Desa Cipadang. “Kemudian anggota langsung menuju TKP, dan langsung mengamankan dua pelaku masing-masing didalam rumahnya. Setelah dilakukan interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan terhadap orang tua kandungnya,” jelasnya “Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Pesawaran guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Rizal)

Cegah Penyalahgunaan BBM, Polres Bersama Perindag Pesawaran Lakukan Sidak di SPBU

0
Pesawaran (RN) – Guna mencegah terjadinya penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Polres Pesawaran Polda Lampung bersama Perindag melakukan Sidak di Sejumblah SPBU.Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy mengatakan, kegiatan dilakukan terkait isu viral di media sosial di berbagai wilayah yang kerap ditemukan Pencampuran Bahan Bakar Bersubsidi degan air agar lebih menguntungkan penjual. “Saya memerintahkan Kanit Tipidter Polres Pesawaran Beserta Dinas Perindang Kabupaten pesawaran Melaksanakan Pengecekan di Berbagai SPBU yang ada di Kabupaten Pesawaran,”kata Maya, Selasa (02/04/2024). Ia juga menjelaskan, Sidak dilakukan dibeberapa tempat diantaranya SPBU Gedong Tataan, SPBU Taman Sari, dan SPBU Kurungan nyawa kegiatan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pencampuran atau kecurangan takaran di SPBU. Langkah ini di ambil lanjut Kapolres, Sebagai Salah satu upaya Pelayanan terhadap masyarakat yang akan Melaksanakan mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 H. “Saya pastikan dibeberapa SPBU yang ada di Kabupaten Pesawaran, tidak ditemukan Kecurangan terkait pencampuran BBM dengan air ataupun Pengurangan takaran BBM,”tegas Kapolres (Red)

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Buka Pasar Murah Mandiri

0
Pesawaran (RN) – Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi membuka Pasar Murah Mandiri di Balai Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan, Selasa (02/04/2024).  Nanda mengatakan, hal itu untuk mengendalikan dan mengurangi dampak inflasi sekaligus sebagai bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan, Badan Pangan Nasional melalui Pemerintah Kabupaten Pesawaran.  “Pada saat kondisi inflasi terjadi, kenaikan harga-harga pangan pokok strategis cukup mempengaruhi daya beli masyarakat. Hal ini tentu mengurangi keterjangkauan pangan masyarakat terhadap pangan pokok strategis yang tetap harus dipenuhi agar masyarakat dapat hidup sehat, aktif, dan produktif,”ucap Nanda. Ia menilai, adanya kesenjangan antara produsen dan konsumen disebabkan oleh berbagai faktor yang menghambat distribusi pangan diantaranya hambatan pasokan, cuaca, biaya pengangkutan yang tinggi, kualitas infrastruktur, perilaku pedagang dan pengelolaan stok.  Kondisi tersebut lanjutnya, seringkali menimbulkan terjadinya fluktuasi pasokan pangan yang berakibat ketidakpastian harga pangan baik di tingkat produsen maupun konsumen, dimana dalam ekskalasi lebih luas akan mempengaruhi inflasi pangan. “Komoditas pangan pokok strategis yang dijual adalah komoditas pembentuk inflasi (volatile foods) seperti Beras (Rp. 10.600/kg) , Gula (Rp. 16.000/kg) , Minyak Goreng (Rp. 14.000/kg), Tepung (Rp. 9.500/kg), dan Telur (Rp. 27.500/kg),”ujarnya. Dirinya menambahkan ketersediaan dalam Pasar Murah Mandiri ini antara lain Beras 6 Ton, Telor 400 kg, Minyak 500 liter Terigu 300 kg dan Gula Putih 400 kg. “Saya berharap, kegiatan pasar murah mandiri ini dapat bermanfaat bagi kalangan menengah dan bawah sekaligus sebagai upaya menjaga Stabilisasi Ketersediaan dan Harga Pangan di Kabupaten Pesawaran,”harapnya. Kegiatan ini melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Perkebunan dan Peternakan yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok baik di tingkat produsen maupun konsumen dan meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan pokok bagi masyarakat. “Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat, atas kerjasama dan koordinasi yang baik, sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,”ucapnya. (Rizal)  

Pemkab Pesawaran Mulai Bayar Siltap dan Uang Makan Satpol PP

0
Sekertaris Daerah (Sekda) Pesawaran Wildan
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, mulai melakukan pembayaran dari Penghasilan Tetap (Siltap) para aparatur desa, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sampai dengan uang makan Satpol PP. Sekertaris Daerah (Sekda) Pesawaran Wildan mengatakan, terkait dengan Siltap sudah ada beberapa desa di beberapa kecamatan yang mengajukan pencairan, dan sudah di proses oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat.  “Jadi untuk pencairan Siltap ini, tidak semudah yang kita bayangkan karena ada beberapa persyaratan dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh desa, seperti SPJ ataupun lainnya, kalau itu sudah terpenuhi semua tentu dari DPMPD memberikan rekom ke BPKAD untuk di cairkan,” ujarnya. Senin 1 April 2024. Dirinya juga mengatakan, selain Siltap aparatur desa pihak Pemkab juga telah melakukan pencairan TPP untuk pegawai di Pesawaran dan juga uang makan honorer Satpol PP. “Kita sudah berjalan pembayarannya sampai dengan Februari ini, mudah-mudahan pembayaran ini akan terus menerus dilakukan secara bertahap kedepannya,” ujar dia. Dirinya juga meminta kepada seluruh kepala dinas yang ada di lingkungan Pemkab setempat, untuk memberikan pengertian kepada para pegawainya, ketika ada keterlambatan pemberian TPP ataupun lainnya. “Percayalah, apa yang menjadi hak para pegawai kami (Pemerintah) pasti akan memberikannya, jadi kalau ada keterlambatan dalam penyaluran bukan karena unsur kesengajaan,” kata dia. Sementara itu, Kepala BPKAD Pesawaran Yosarizal mengatakan, terkait dengan Siltap aparatur desa, pihaknya saat ini tengah menyelesaikan pembayaran bulan November dan Desember. “Kalau untuk Siltap ini, usulan dari DPMPD tentunya menjadi syarat untuk kami mencairkan anggarannya, contoh apabila ada desa yang belum cair, mungkin karena desa yang bersangkutan masih menunggu penyelesaian administrasi terlebih dahulu dengan DPMPD,” katanya.  “Untuk uang makan honorer itu dalam sebulannya kita membayarkan sekitar Rp262 juta untuk jumlah 572 personil, baik itu ASN maupun yang berstatus THLS, dan itu itu telah kita bayarkan juga,” ujarnya. (Rls/Rizal)

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Beberapa Bahan Pokok Mengalami kenaikan dan Penurunan

0
Pesawaran (RN) – Jelang hari raya Idul Fitri 1445 H, tahun 2024. Beberapa bahan pokok di pasar tradisional mengalami kenaikan. Dan ada juga yang mengalami penurunan harga. Hal tersebut dikatakan ketua Tim Satgas Pangan Pemkab Pesawaran Hendro Sulistianto, saat melakukan sidak pasar, di Pasar Baru Kecamatan Kedondong Kabupaten setempat, Senin (01/04/2024).  Ketua Tim satgas pangan Hendro Sulistianto mengatakan, dilakukan memonitoring ini untuk mengetahui ketersediaan, keamanan, dan harga – harga Sembilan Bahan Pangan Pokok (Sembako) di pasar rakyat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Hari Raya Idul Fitri 1445 H. “Ada beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan harga antara lain, beras super Rp. 15.000,- menjadi Rp. 14.000,-, cabe merah sebelumnya Rp. 35.000,- menjadi Rp. 30.000,”ujarnya “Beberapa komoditi pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain, Telur ayam boiler yang sebelumnya Rp 29.000,- menjadi Rp 30.000, Daging Sapi yang sebelumnya Rp 125.000,- menjadi Rp 130.000,- Cabe rawit yang sebelumnya 35.000,- menjadi 40.000, Bawang Putih sebelumnya Rp.35.000,- menjadi 40.000, Minyak Goreng Kemasan sebelumnya Rp.15.500,- menjadi Rp.17.000,”tambahnya. Menurutnya, lima bahan pokok yang mengalami kenaikan itu dapat disebabkan oleh faktor cuaca dan juga tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi.  Harga komoditi pangan lainnya dinilai relative stabil, dan untuk ketersediaan bahan pangan pokok berdasarkan hasil dari pemantauan sidak ketersediaan bahan pangan pokok menjelang hari raya relative aman dan tersedia.  “Saya berharap dengan adanya hasil dari pemantauan ketersediaan dan harga bahan pangan pokok ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan,”pungkasnya. (Rizal)

Pererat Silaturahmi, Karang Taruna Lampung Buka Puasa Bersama dan Bhakti Sosial

0
Pesawaran (RN)- Pererat silaturahmi Karang Taruna Lampung mengelar Bhakti Sosial dan buka bersama. Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Dendi Ramadhona mengatakan kegiatan itu berbalut buka puasa bersama dengan bertemakan “Menjalin Silaturahmi dan Mempererat Tali Persaudaraan” di Aula GSG Lamban Agung, Negeri Sakti, Gedong Tataan Pesawaran pada Jumat (29/3/2024). Dendi menambahkan silaturahmi ini adalah anjuran Rasulullah SAW, sehingga silaturahmi harus terus dijaga oleh kader Karang Taruna Lampung karena merupakan kegiatan yang baik dan positif. Kemudian sambungnya, kader Karang Taruna Lampung memiliki jiwa-jiwa yang peduli dan peka terhadap sosial. “Kader selalu terketuk hatinya melihat permasalahan sosial serta berupaya membantu menyelesaikannya,” kata Dendi. Lebih lanjut, Pria yang akrab disapa bung Dendi menjelaskan bahwa dalam waktu dekat Karang Taruna Lampung akan mengadakan kegiatan Karang Taruna Awards. “Kegiatan ini saat ini sudah mulai dilakukan penyeleksian, dimana Karang Taruna kabupaten kota menyetorkan data kader atau pengurus kampung tiyuh pekon untuk di majukan untuk diseleksi. Dan Tim penilai berasal dari Dinas Sosial Lampung, akademisi dan internal KT Lampung,” terangnya. Ia menyatakan dengan kegiatan itu adalah momentum yang tepat untuk mengekspose kegiatan – kegiatan karang taruna yang selama ini tidak terekspos, pilot project dan bisa diajukan di BBKT Nasional. Ia pun mengucapkan selamat kepada kader-kader Karang Taruna Lampung yang sukses dalam kontestasi Pemilihan Legislatif 14 Februari 2024 lalu. Beberapa kader dari calon atau yang terpilih di pemilu 2024 harus bangga dipercaya masyarakat di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi maupun DPR RI. “Kami bangga dan mendoakan agar kader dapat istiqomah dalam memikul amanat dari rakyat di dapilnya masing-masing,” tandasnya. Hadir pula perwakilan Dinas Sosial Lampung, Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung, Pengurus Karang Taruna Mesuji, Bandar Lampung, Lampung Barat, Way Kanan, Pringsewu, Lampung Tengah, Pringsewu, Pesawaran, dan Tulang Bawang, serta Tulang Bawang Barat. (Rls/Rizal)

Solusi Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Pesawaran Adakan Gerakan Pangan Murah 

0
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Ketahanan Pangan Pesawaran kembali mengadakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Kantor Camat Marga Punduh, Selasa (26/3/24). Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan Kabupaten Pesawaran menjadi saksi dari sebuah inisiatif terobosan yang bertujuan untuk menjaga stabilitas ketersediaan dan harga pangan di wilayah tersebut.  “GPM ini dalam rangka mengendalikan dan mengurangi dampak inflasi sekaligus sebagai bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan,” katanya. Nanda mengapresiasi kerja keras dan dedikasi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, sehingga memberikan bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menciptakan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Ia berharap sinergi yang terjalin akan terus berlanjut untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Bumi Andan Jejama.  Melalui GPM ini sambungnya, para pihak terkait dari berbagai sektor telah berkolaborasi untuk memberikan solusi nyata terhadap tantangan distribusi pangan yang dihadapi masyarakat. “Dengan mempertemukan instansi pemerintah, pelaku usaha, peternak, dan petani, GPM tahun ini telah berhasil menyediakan komoditas pangan pokok dengan harga yang terjangkau,” ucapnya.  Langkah ini diambil sebagai upaya konkret untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pangan, sekaligus menjaga stabilitas harga.  Sementara, komoditas pangan pokok strategis yang dijual pada GPM ini adalah adalah komoditas pembentuk inflasi (volatile foods) seperti Beras, Gula, Minyak Goreng, Tepung, Bawang Merah, Bawang Putih, Daging Ayam dan pangan lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga di partisipasi oleh Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung, PT Domus Jaya, PT Rajawali Nusantara, KWT dan peternak telur ayam ras. (Rizal)

Antisipasi Serangan Siber, Pemkab Pesawaran Gelar Workshop Pengelola CSIRT dan Bimtek Cyber Drill

0
Pesawaran (RN) – Serangan siber menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah, tak terkecuali Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran.  Pemerintah Kabupaten Pesawaran sendiri saat ini kerap menjadi sasaran serangan Malware oleh oknum yang tidak bertanggung jawab berupa penyusupan situs Judi Online di Website – Website milik OPD di lingkup pemkab setempat.  Dalam menjawab tantangan itu Pemkab Pesawaran melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran telah mengantisipasi meningkatnya jumlah insiden serangan keamanan informasi lainnya bersama Tim CSIRT (Computer Security Incident Response Team) Kabupaten Pesawaran.  Bupati Pesawaran yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pesawaran Marzuki mengatakan dengan melihat tingginya resiko terhadap serangan siber, maka penting bagi Pemkab Pesawaran melaksanakan kegiatan Workshop Pengelola CSIRT (Computer Security Incident Response Team) dan Bimbingan Teknis Penanganan Insiden Siber (Cyber Drill).  Hal itu dalam rangka untuk membangun kapasitas penanggulangan dan pemulihan insiden siber, serta sebagai upaya untuk mendorong ketahanan nasional di bidang keamanan siber. Marzuki menambahkan sebagai pengelola website, maka dituntut agar dapat mengetahui dan mengidentifikasi jika terjadi serangan dengan cepat. “Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam mengidentifikasi dan menganalisa apabila website yang dikelola terindikasi maupun terkena serangan siber,” ucap Marzuki saat membuka Workshop dan Bimtek tersebut di Aula Pemkab Pesawaran pada Rabu (06/03/24).  Ia mengimbau agar peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama.  “Sehingga materi yang disampaikan dapat meningkatkan pengetahuan dalam mengelola Website dan menangkal serangan siber di instansi masing-masing, dan kepada Narasumber, kiranya dapat menyajikan materi dengan efektif dan informatif agar peserta dapat menyerap pengetahuan dengan sebaik-baiknya,”imbuhnya. Dirinya pun berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang penanganan sekaligus sebagai upaya melakukan penentuan langkah dan kebijakan yang tepat untuk meminimalisir dampak risiko dan penyelesaian insiden siber sebaik mungkin. Sementara itu, Kepala Diskominfotiksan Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak yang telah bekerjasama, dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengatakan maksud dan tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk membangun, meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam menganalisa jika terkena serangan cyber pada website yang di kelola di Instansi masing-masing Perangkat Daerah dilingkup Kabupaten Pesawaran.  Penjelasan dari CSIRT sendiri, CSRIT merupakan organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden siber. Terdiri dari para personil terampil yang dilatih untuk mendeteksi, menilai, dan mengurangi insiden siber dengan segera. CSIRT ini bertujuan untuk melindungi aset penting instansi, meminimalkan dampak kerugian dan melakukan penyelidikan secara komprehensif atas insiden siber yang terjadi pada Instansi serta melakukan pencegahan insiden dengan cara terlibat aktif pada penilaian dan deteksi ancaman, perencanaan mitigasi, juga tinjauan atas arsitektur keamanan informasi organisasi. Menurutnya beberapa eskalasi penanganan insiden siber yaitu menentukan kriteria yang menjamin eskalasi insiden ke manajemen yang lebih tinggi atau otoritas eksternal dan Eskalasi sangat penting saat menangani insiden parah yang memerlukan sumber daya tambahan atau keahlian khusus. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BSSN yang diwakili oleh Arif Fachru Rozi dan Devi Clarisa sekaligus sebagai narasumber, Para Pejabat di lingkup Pemkab. Pesawaran dan peserta bimtek yang berasal dari perwakilan OPD se – Kabupaten Pesawaran. (Rls/Rizal)