Bupati Pesawaran Letakan Batu Pertama Pembangunan RSB
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona lakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sehat Baznas (RSB). Yang ada di Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan,Rabu (30/07/2024).
Dendi mengatakan, pembangunan RSB ini guna memberikan pelayanan kesehatan di Bumi Andan Jejama, Baznas Kabupaten Pesawaran akan membangun Rumah Sehat Baznas Pesawaran di atas tanah seluas 1924M hibah dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
“Tanah ini untuk masyarakat banyak, maka aset ini yang sebelum nya terpakai untuk gedung sekolah dasar SDN 44, sekarang ini sudah tidak terpakai lagi maka dari itu kita bangun Rumah Sehat Baznas (RSB),” kata Dendi, (31/07/2024).
Dirinya nya juga menjelaskan, nanti nya RSB ini, fasilitas kesehatan nya bukan hanya sekedar rawat jalan saja, tetapi akan kita buat pusat pelayanan kesehatan kerena Desa Sukabanjar sudah masuk perkotaan.
“Rumah Sehat Baznas ini nantinya setara dengan Klinik Pratama karena hanya melayani rawat jalan dan bisa juga persalinan normal. Nah, untuk itu disiapkan sejumlah tenaga medis diantaranya 10 bidan dan perawat,2 dokter, 1 analisa laboratorium, 1 apoteker dan asisten apoteker,” kata dia.
“Saya ucapkan terimakasih kepada Basnas Provinsi Lampung dan pusat yang telah mendukung untuk pembangunan RSB. Dan nantinya pelayanan kesehatan ini diberikan secara gratis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Abdul Hamid, menjelaskan pembangun rumah sehat dengan pelayanan kesehatan secara gratis, ini merupakan arahan dari BAZNAS Pusat yang didukung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.
“Nantinya, program pelayanan kesehatan nantinya akan melayani masyarakat yang kurang mampu di wilayah Kabupaten Pesawaran,” ujarnya
Ia juga mengatakan, tanpa dukungan Bupati Pesawaran,program pelayanan kesehatan gratis tidak dapat terlaksana. Untuk itu, kami sebagai pengurus BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyampaikan terima kasih atas semua dukungan dan arahannya sehingga kemanfaatan BAZNAS ditengah masyarakat begitu dirasakan.
“Baznas Kabupaten Pesawaran juga memberikan santunan kepada para mustahiq setempat. Yakni, Berkah Benar Bedah rumah layak dan sehat (Berkat) bea siswa sarjana untuk bidang Pendidikan dan Asuransi Kesehatan BPJS,” pungkasnya. (zal)
Bupati Pesawaran Kunjungi Bayi Tersiram Air Panas
Pesawaran (RN) Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengunjungi Laila Turomdonah balita berusia empat bulan, yang mengalami luka bakar akibat tersiram air panas.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, Laila saat ini tengah mendapatkan perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran.
“Kalau tadi saya lihat, korban mengalami luka bakar 54% karena terkena siraman air panas yang tidak sengaja ditumpahkan oleh kakaknya yang berumur 5 tahun di kediaman nya di Desa Bayas Kecamatan Way Khilau,” ujarnya. Selasa 30 Juli 2024.
Dirinya juga mengatakan, telah meminta kepada pihak rumah sakit, agar terus memantau keadaan dan memberikan perawatan yang terbaik untuk bayi Laila.
“Saya minta RSUD Pesawaran, memberikan perawatan yang terbaik hingga sembuh untuk bayi Laila, dan untuk keluarga semoga diberikan kesabaran atas musibah yang terjadi ini,” ujar dia.
Sementara itu, Rasda ayah dari bayi Laila mengatakan, anaknya terkena air panas dari mie instan yang saat itu istrinya sedang memasak, dan kondisinya sedang ditinggal kebelakang untuk menaruh termos air panas.
“Kemarin itu, anak saya yang pertama meminta mie ke ibunya, ketika sedang merebus air di panci, oleh istri saya ditinggal untuk meletakan termos air panas, ternyata kakaknya tidak sengaja menumpahkan panci berisi air panas,” kata dia.
“Sedangkan, si Laila ini sedang ditidurkan dengan beralaskan karpet, sehingga air panas tersebut menggenang di bawah badan bayi saya, setelah kejadian tersebut saya langsung membawa ke bidan terdekat yang kemudian di rujuk ke RSUD Pesawaran dan langsung mendapatkan perawatan,” katanya. (zal)
Pasturi Kena Stroke Dapat Perhatian Khusus Dari Pemkab Pesawaran
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran memberikan perhatian khusus bagi pasangan suami istri yang terkena stroke sudah 4 tahun. Nurman (50) dan Ibu Juhariah (45) merupakan warga Desa Gerning Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Wildan mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan kesehatan melalui Bidan Desa dan Homecare.
“Bapak Nurman sakit Hernia/turun berok sudah 4 tahunan menyebabkan dirinya tak dapat bekerja. Sedangkan istrinya, Ibu Juhariah sejak sekitar 3 tahun yang lalu terkena stroke,” kata Wildan, Selasa (30/07/2024).
Menurut Wildan, Kondisi tempat tinggal pasutri ini juga belum termasuk kedalam rumah layak huni, sehingga dengan kondisi tersebut Pemerintah Kabupaten Pesawaran memberikan sejumlah bantuan.
“Pemkab Pesawaran melalui Dinas Sosial berinisiatif membantu membuat keanggotaan JKN KIS dan berupaya memasukkannya ke daftar penerima program bantuan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ( DTKS ),” ujarnya.
“Camat Tegineneng sudah melaporkan kondisi kedua pasutri itu, saat ini masih dipantau kondisi kesehatannya sembari menunggu hasil keanggotaan JKN KIS. Namun apabila memang diperlukan tindak lanjut yang sangat urgen maka kami sudah menyarankan untuk ditindak lanjuti di RSUD Pesawaran,” terangnya.
Selain itu sambungnya, dirinya telah berkoordinasi dengan Baznas Kabupaten Pesawaran untuk bantuan Bedah Rumah dan kursi roda.
“Kami telah berkoordinasi dengan Baznas. Karena syarat bedah rumah beliau sudah terpenuhi, Alhamdulillah, Baznas akan memberikan bantuan Bedah Rumah dan Bantuan Kursi Roda,” imbuhnya.
“Rencananya bantuan itu akan diserahkan secara simbolis saat peletakan batu pertama pembangunan RSB di Desa Sukabanjar,” ucapnya.
Sementara itu kepala dinas Sosial Zuriadi mengatakan, untuk pasturi yang terkena Hernia dan stroke akan kita masukan di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Supaya masuk keanggotaan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
“Kemaren, bersama camat dan bidan desa Homecare kita sudah melakukan kunjungan di kediaman pasturi tersebut, untuk bantuan tersebut secepatnya kita akan serahkan,” ujarnya. (zal)
Sambut Satu Muharram, Pemdes Bogorejo Gelar Pawai Budaya
Pesawaran (RN) -Dalam rangka menyambut dan memeriahkan tahun baru islam 1 Muharram 1446 Hijriah,Pemerintah Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Menggelar acara Grebeg Suro kegiatan digelar di Halaman Desa setempat, Senin (29/07/2024)
Kepala Desa Bogorejo Hermansyah menuturkan, kegiatan Grebeg Suro dan kirab budaya ini digelar rutin setiap tahun untuk merayakan hasil panen bumi yang ada di Desa Bogorejo.
“Kita juga adakan karnaval pawai budaya keliling dusun Desa Bogorejo. Pawai tersebut diikuti kendaraan roda empat dan pejalan kaki, pawai budaya menjadi salah satu sorotan utama dalam perayaan kali ini,” kata Herman.
Herma juga menjelaskan, dalam pawai tersebut warga berlomba-lomba memamerkan kostum tradisional jawa. Semangat Grebeg Suro begitu terasa dalam setiap langkah warga, dengan senyum ceria dan tawa riang menghiasi wajah mereka sebagai ungkapan kebahagiaan dan rasa syukur atas limpahan berkah yang mereka terima.
“Dalam pawai tersebut warga juga menampilkan gunungan tumpeng kreatif yang di hiasi beraneka ragam hasil panen bumi yang ada di Desa Bogorejo,” ujarnya.
Menurut Herman, kegiatan rutin ini juga mempererat ajang silaturahmi, menjaga kerukunan dan kekompakan, serta menggali kembali cikal bakal adat yang ada di Desa Bogorejo. Yang paling utama adalah berdoa bersama untuk mengenang dan mendoakan para leluhur yang telah almarhum, atas jasa-jasa mereka dalam memperjuangkan dusun dan desa, Bogorejo.
“Diera modern ini, diharapkan tradisi Grebeg Suro tetap menjadi identitas dan kebanggaan Desa Bogorejo. Festival Grebeg Suro mengajarkan nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, tolong-menolong, dan rasa syukur. Semoga tradisi ini dapat terus berkembang dan dilestarikan oleh generasi mendatang,” harapnya.
Ditempat yang sama Salah satu warga setempat,Yuli Dawati mengaku rutin mengikuti Grebeg Suro setiap tahun yang di gelar oleh desa.
“Semoga di bulan Suro ini Desa Bogorejo di jauhkan dari balak, bencana dan masyarakat nya mendapatkan barokah, keselamatan,” ujarnya. (zal)
“Diera modern ini, diharapkan tradisi Grebeg Suro tetap menjadi identitas dan kebanggaan Desa Bogorejo. Festival Grebeg Suro mengajarkan nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, tolong-menolong, dan rasa syukur. Semoga tradisi ini dapat terus berkembang dan dilestarikan oleh generasi mendatang,” harapnya.
Ditempat yang sama Salah satu warga setempat,Yuli Dawati mengaku rutin mengikuti Grebeg Suro setiap tahun yang di gelar oleh desa.
“Semoga di bulan Suro ini Desa Bogorejo di jauhkan dari balak, bencana dan masyarakat nya mendapatkan barokah, keselamatan,” ujarnya. (zal) Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Ditangkap Polisi
Pesawaran (RN)- Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Pesawaran Polda Lampung berhasil meringkus tiga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis Sabu sabu.
Mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dengan mengamankan 3 (tiga) orang terduga pelaku, pada hari Rabu (24/7/2024).
Ketiga pelaku berinisial MS (28), AI (24), dan IS (38) ditangkap oleh Tim Opsnal Satres Narkoba. Di Jalan Lintas Sumatera desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Ketiganya berasal dari Kota Bandar Lampung.
Kasat Resnarkoba Polres Pesawaran IPTU Muhammad Nufi, mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, menjelaskan, bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat terkait aktivitas penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.
“Pada hari Rabu (24/07/24) siang sekira pukul 13.30 WIB, kami berhasil mengamankan ketiga Pelaku penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti yang di temukan dari penguasaan pelaku sebanyak 4 (Empat) bungkus plastik klip bening berisi kristal putih yang di duga narkotika jenis sabu dengan berat netto keseluruhan 0,38 gram,” kata IPTU Nufi, Senin, (29/07/2024).
Lebih lanjut, IPTU Nufi mengatakan bahwa Polri Presisi mendukung percepatan transformasi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Pesawaran untuk aktif dalam melawan peredaran narkoba yang dapat merusak generasi muda,” ujarnya.
“Kehadiran narkoba dapat menghambat pencapaian visi Indonesia Emas pada tahun 2045,” tegas Nufi.
Saat ini, ketiga pelaku masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan di Mapolres Pesawaran sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
“Ketiga pelaku disangkakan dengan pasal 114 ayat (1) jo 132 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) jo 132 ayat (1) tentang UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun,” tegasnya. (zal)
Sebanyak 23 Napi Jaringan Narkoba Fredy Pratama Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan
Lampung (RN) – Sebanyak 23 narapidana jaringan narkoba Fredy Pratama dipindahkan dari Lapas Narkotika Way Hui ke Lapas Nusakambangan Cilacap. Pemindahan ini berlangsung pada Kamis 25-7-2024 malam.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan ke 23 narapidana tersebut telah tiba di Lapas Nusakambangan pada Jumat 26-7-2024 pagi.
“Polda Lampung meminta kepada Kanwil Kemenkumham Lampung untuk memindahkan 23 narapidana narkoba jaringan Fredy Pratama dari sebelumnya ditahan di Lapas Way Hui ke Lapas Nusakambangan,” katanya, Sabtu (27/7/2024)
“Pemindahan dilakukan pada Kamis malam dan Jumat pagi telah tiba di sana (Nusakambangan),”sambungnya.
Umi menuturkan, dalam proses pemindahan ini dijaga ketat oleh Satuan Brimob Polda Lampung.
“Proses memang ketat dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), jadi dijaga ketat oleh Satuan Brimob bersenjata lengkap. Kemudian para narapidana ini juga diborgol baik kaki dan tangannya, mata mereka juga ditutup menggunakan lakban hitam,” jelasnya.
Dia menyebutkan, alasan pemindahan ini karena dikhawatirkan akan adanya upaya membuat jaringan baru yang terjadi di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
“Total ada 23 narapidana jaringan narkoba Fredy Pratama yang kami tangkap dan telah mendapatkan vonis persidangan. Alasannya karena dikhawatirkan mereka akan membangun jaringan baru. Maka kami meminta untuk mereka di pindahkan ke lapas highres yakni di Nusakambangan,” ungkap Umi.
Dia menjelaskan, para narapidana yang dipindahkan ini merupakan orang-orang yang terlibat langsung dalam jaringan Fredy Pratama selama bertahun-tahun.
“Ya memang tidak semua, alasan kami karena mereka yang dipindahkan ini sejak awal terbangun jaringan ini memang telah berada didalamnya. Maka napi-napi ini yang kami nilai berbahaya kami pindahkan ke Nusakambangan,” tandasnya. (Rls/Red)
HUT Desa Bagelen Ke-119, Bupati Pesawaran: Desa Bagelen Lokasi Transmigrasi Pertama di Lampung
Pesawaran (RN) Peringati HUT yang Ke -119 Pemerintah Desa ( Pemdes) Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar pertunjukan seni budaya wayang kulit, acara diselenggarakan di halaman Balai Desa setempat Sabtu,(27/07/2024) malam.
Pertunjukan seni budaya wayang kulit tersebut dibawakan oleh dalang Ki Gondo Sukono dari Jawa Tengah dengan judul “Gatot kaca membangun Pringgodani” dengan makna seorang kesatria membangun tempat untuk memperbaiki diri.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang di wakili sekretariat Dewan DPRD Kabupaten Pesawaran Toto Sumedi, menjelaskan atas nama pemerintah Kabupaten Pesawaran, menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada masyarakat Bagelen yang partisipasi turut serta membangun Kabupaten Pesawaran.
“Selamat Ulang Tahun ke-119 kepada Desa Bagelen dan segenap masyarakat Desa Bagelen yang telah berpartisipasi membangun serta memajukan Kabupaten Pesawaran. Pada usianya ke-119 ini merupakan sejarah panjang perjalanan bagi Desa Bagelen sebagai lokasi Transmigrasi pertama di Lampung bahkan di Indonesia,” kata Toto.
Dirinya juga meminta kepada masyarakat jadikan hari jadi ke-119 Desa Bagelen ini sebagai momentum untuk introspeksi bersama antara pemerintah maupun masyarakat, sekaligus menetapkan resolusi atau ketetapan hati berupa kebulatan tekad, guna meningkatkan kesejahteraan, kemajuan dan kemakmuran wilayah.
“Kedepannya nanti Desa Bagelen dapat semakin berkembang kearah yang lebih maju dan menjadi desa yang produktif dan mandiri, dan menjadi teladan bagi desa-desa disekitar,” ujarnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Desa Bagelen Merdi Parmanto mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan, tokoh agama dan masyarakat desa yang telah hadir memenuhi undangan kami.
“Saya berharap kedepan wayang kulit ini menjadi rutinitas setiap tahun nya, sehingga bisa mengakomodir ekonomi budaya sehingga kedepannya Desa Bagelen lebih maju lagi,” ujarnya.
“Saat ini kesenian wayang kulit bisa dirasakan kedamaian dan sejuk, semoga ruwatan desa ini dapat membawa kedamaian, menghilangkan balak, bencana dan cobaan yang menyusahkan masyarakat selama ini,” tutupnya. (zal)
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang di wakili sekretariat Dewan DPRD Kabupaten Pesawaran Toto Sumedi, menjelaskan atas nama pemerintah Kabupaten Pesawaran, menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada masyarakat Bagelen yang partisipasi turut serta membangun Kabupaten Pesawaran.
“Selamat Ulang Tahun ke-119 kepada Desa Bagelen dan segenap masyarakat Desa Bagelen yang telah berpartisipasi membangun serta memajukan Kabupaten Pesawaran. Pada usianya ke-119 ini merupakan sejarah panjang perjalanan bagi Desa Bagelen sebagai lokasi Transmigrasi pertama di Lampung bahkan di Indonesia,” kata Toto.
Dirinya juga meminta kepada masyarakat jadikan hari jadi ke-119 Desa Bagelen ini sebagai momentum untuk introspeksi bersama antara pemerintah maupun masyarakat, sekaligus menetapkan resolusi atau ketetapan hati berupa kebulatan tekad, guna meningkatkan kesejahteraan, kemajuan dan kemakmuran wilayah.
“Kedepannya nanti Desa Bagelen dapat semakin berkembang kearah yang lebih maju dan menjadi desa yang produktif dan mandiri, dan menjadi teladan bagi desa-desa disekitar,” ujarnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Desa Bagelen Merdi Parmanto mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan, tokoh agama dan masyarakat desa yang telah hadir memenuhi undangan kami.
“Saya berharap kedepan wayang kulit ini menjadi rutinitas setiap tahun nya, sehingga bisa mengakomodir ekonomi budaya sehingga kedepannya Desa Bagelen lebih maju lagi,” ujarnya.
“Saat ini kesenian wayang kulit bisa dirasakan kedamaian dan sejuk, semoga ruwatan desa ini dapat membawa kedamaian, menghilangkan balak, bencana dan cobaan yang menyusahkan masyarakat selama ini,” tutupnya. (zal) Polda Lampung Ringkus 7 Tersangka Sindikat Jaringan Narkoba Malaysia Medan, 30 Kg Sabu Disita
Lampung (RN)- Kepolisian Daerah (Polda) Lampung berhasil membongkar peredaran narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, termasuk pengelola Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.
Operasi pengungkapan dilakukan pada Selasa, 9 Juli 2024, pukul 12.30 WIB, di beberapa lokasi strategis. Penangkapan terjadi di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, pintu keluar Tol Bakauheni Selatan, serta di rumah makan di Provinsi Jambi dan Tanjung Balai, Sumatera Utara.
“Tujuh tersangka yang berhasil kami amankan adalah Suwendo, M. Riski, Ardiansyah, Syafa, Riko, Sujiman, dan Elon Dedi Hutabarat,” ungkap Irjen Pol Helmy Santika dalam konferensi pers yang berlangsung pada GSG Presisi Polda Lampung. Jumat ,(26/07/2024).
Ia menjelaskan, dalam operasi ini polisi menyita barang bukti berupa 30 kg sabu, beberapa kendaraan termasuk Toyota Avanza warna silver dan dua Daihatsu Terios, serta 10 unit handphone dan buku tabungan.
“Pada 9 Juli 2024, sekitar pukul 08.00 WIB, saat pemeriksaan kendaraan, petugas mencurigai handphone milik M. Riski yang berisi foto tiga tas mencurigakan,” jelasnya.
Setelah interogasi, para tersangka mengakui bahwa tas tersebut berisi narkotika jenis sabu yang disimpan dalam Toyota Avanza silver. Pada pukul 12.30 WIB, tim gabungan berhasil mengamankan kendaraan tersebut di pintu keluar tol Bakauheni Selatan dengan barang bukti 30 kg sabu.
Pengembangan kasus dilakukan pada 10 Juli 2024, pukul 13.00 WIB, dengan penangkapan Riko dan Sujiman di sebuah rumah makan di Provinsi Jambi.
“Berdasarkan pengakuan Suwendo, barang bukti tersebut milik AL (DPO) yang berada di Medan dan akan dikirim ke Jakarta. Tim berhasil mengamankan Elon Dedi Hutabarat, yang merupakan kaki tangan AL, di Tanjung Balai, Medan,” tambah Kapolda.
Para tersangka mengaku merupakan bagian dari jaringan sindikat Malaysia-Medan. Mereka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 131 Ayat (1) serta Pasal 137 Huruf (b) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati.
“Nilai barang bukti ini mencapai sekitar Rp 30 miliar, yang berpotensi menyelamatkan sekitar 120.000 jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan keterlibatan jaringan sindikat Freddy Pratama, Kapolda Lampung menambahkan, “Hal tersebut masih dalam penyelidikan. Hingga saat ini, jaringan Freddy Pratama belum ditemukan,” pungkas Kapolda. (Rls/Red).
Peringati HAN, Bupati Pesawaran: Anak Terlindungi Indonesia Maju
Pesawaran (RN) – Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang ke-40 tahun, dengan tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju, di Gedung Serba Guna Lamban Agung Komplek Rumah Dinas Bupati, Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (26/07/2024).
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengatakan Hari Anak Nasional Tahun 2024 ini harus menjadi momentum untuk menguatkan komitmen bersama dalam pemenuhan hak anak dan menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul.
“Peringatan HAN merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia khususnya di Kabupaten Pesawaran dalam menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh kembang, partisipasi, dan perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, perkawinan usia anak dan pekerja anak,” terang Bupati.
Bupati mengungkapkan Banyak harapan yang bertumpu pada anak, calon-calon pemimpin bangsa di masa depan. Anak. Yang paling penting dalam upaya perlindungan anak adalah optimalisasi kerja-kerja kolaboratif dan sinergi lintas sektor.
“Isu perlindungan anak sangat lintas sektor sehingga semua pihak harus bekerjasama, berkolaborasi agar kualitas perlindungan anak ke depan semakin baik,” ujarnya.
Oleh karena itu pada hari ini, lanjut Dendi Ramadhona, disaksikan langsung oleh anak anak, pemerintah daerah melakukan MoU dan penandatangan komitmen bersama tentang pencegahan, perlindungan dan penanganan kekerasan terhadap anak, perkawinan usia anak dan pekerja anak.
“Kita patut bersyukur bahwa, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat dalam penurunan angka stunting terbanyak yaitu 15,1% dan kondisi angka anak stunting di Kabupaten Pesawaran yaitu 10%. Dukungan penurunan stunting ini tidak terlepas dari peran lintas sektor,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Maysuri menerangkan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 ini merupakan bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa. Sehingga diharapkan anak-anak khusus nya di Kabupaten Pesawaran dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia, serta cinta tanah air.
“Hari Anak Nasional merupakan hari yang sepenuhnya menjadi milik anak Indonesia, sehingga setiap anak Indonesia memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri dalam berbagai kegiatan yang positif,” katanya. (zal)
Komitmen Fokus Raih Kemenangan Pilkada Pesawaran, PDIP Berikan Surat Tugas Bacalon Nanda Indira
Pesawaran (RN)- Bakal Calon Bupati Pesawaran Nanda Indira menerima surat tugas dari DPD PDIP Provinsi Lampung, untuk maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, di Kabupaten Pesawaran.
Surat tugas tersebut diserahkan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Sudin melalui Waka DPD Bidang Pemenangan Pemilu, Umar Ahmad di Kantor Sekretariat DPD PDI Perjuangan Lampung.
Bakal Calon Bupati Pesawaran, Nanda Indira yang juga merupakan kader PDIP tersebut mengatakan bahwa dirinya akan berkomitmen dengan surat tugas yang diterimanya tersebut.
“Ya, jelas saya akan berkomitmen dengan surat tugas ini dan saya siap untuk menjalankan tugas yang diberikan serta fokus dengan tujuan untuk meraih kemenangan pada Pilkada Pesawaran 27 November nanti,” kata Nanda saat menerima surat tugas dengan didampingi pengurus DPC PDIP Pesawaran serta Antonius Muhammad Ali, Jumat (26/07/2024).
Dirinya juga memohon doa restu kepada para jajaran partai dan juga masyarakat di Kabupaten Pesawaran.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dari tingkat pusat, daerah sampai di Pesawaran, saya minta doanya,” ujarnya.
Sementara itu Ketua DPC PDIP Pesawaran Endro S Yahman mengatakan, surat tugas tersebut diberikan oleh DPP untuk Nanda Indira dan tugasnya nanti adalah, untuk menjalin komunikasi dengan bakal calon wakilnya serta politik yang mengusungnya.
“Dalam surat tugas tersebut nantinya Nanda harus bergerak untuk mensosialisasikan dirinya serta yang menjadi bakal wakilnya, sehingga dapat menjadi kombinasi yang ideal untuk menaikkan elektabilitas,” kata dia.
“Karena berbekal elektabilitas dari hasil survey tersebutlah yang menjadi acuan DPP PDIP untuk mendapatkan keputusan pentingnya,” timpalnya.
Endro sendiri menilai bahwa ada kemungkinan nantinya Antonius Muhammad Ali yang menjadi pendamping dari Nanda.
“Kendati demikian, keputusan untuk diduetkan secara pasti akan terlihat dari elektabilitas antar keduanya. Karena harapan di Pilkada nanti kan menang,” pungkasnya. (zal)
