Kurangi Angka Pengangguran, Paslon Nanda Anton Siapkan Program Pendidikan Kejuruan 

Pesawaran (RN) – Dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Pesawaran, Paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 02 Nanda Indira-Antonius M. Ali akan fokus pada pengelolan potensi sumber daya manusia serta sumber daya alam yang ada di kabupaten setempat. Selain itu, Paslon 02 juga akan meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, sebagai sarana prasarana dalam penghubung simpul-simpul perekonomian di Pesawaran. Seperti yang disampaikan Cawabup nomor urut 02 Antonius Muhammad Ali, bahwa untuk menjawab tantangan tersebut perlu dilakukan perbaikan fasilitas pendukung, baik dalam sektor pendidikan, pertanian, perindustrian, dan pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Pesawaran. “Salah satu hal terpenting adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang menjadi kunci utama dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pesawaran,” kata dia, Kamis 7 November 2024. Apalagi, kata Anton, Pesawaran memiliki banyak potensi yang dapat membawa nilai tambah ekonomi jika diolah dengan baik. “Selain mendatangkan investor untuk berinvestasi di Pesawaran untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Kami juga akan melakukan pengembangan di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Serta menggali setiap potensi yang ada dan mengolahnya dengan baik, agar dapat membawa nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya. Dirinya mengungkapkan, sektor pendidikan juga menjadi salah satu fokus penting yang akan dilakukan jika dirinya terpilih mendampingi Nanda Indira sebagai Bupati dan wakil Bupati Pesawaran Periode 2025-2030.  “Salah satunya dengan meningkatkan kualitas pendidikan dibidang kejuruan. Agar anak-anak bisa memiliki ketrampilan dan siap kerja setelah lulus sekolah nanti, sehingga diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran,” jelasnya. Kemudian, lanjut Anton, di sektor pertanian juga akan menjadi sasaran utama jika diberi amanah menjadi Wakil Bupati Pesawaran nanti. Selain untuk meningkatkan kesejahteraan, juga untuk mendukung program swasembada pangan dari Presiden Prabowo Subianto lima tahun kedepan. “Kita ketahui bersama, Pesawaran memiliki wilayah pertanian yang luas. Jika terpilih, kami akan ikut andil dalam memberikan kontribusi di bidang pertanian terkait dengan pangan. Dengan memberdayakan para kelompok tani, agar bisa menghasilkan produksi padi yang meningkat dan menjadikan para petani makmur dan sejahtera,” ungkapnya. “Tentunya jika terpilih, semua program yang akan kami jalankan diharapkan dapat memberikan perubahan bagi Kabupaten Pesawaran nantinya. Sehingga masyarakat dapat merasakan perbaikan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan yang lebih baik lagi di masa kepemimpinan kami nanti,” pungkasnya. (Red)

Bawaslu Pesawaran Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Iklan Kampanye Melalui Media Massa 

Pesawaran (RN)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesawaran gelar sosialisasi pengawasan partisipatif tahapan iklan kampanye melalui media massa serta media sosial. Komisioner Bawaslu Pesawaran, Abdul Muthalib mengatakan tahapan Pilkada 2024 salah satunya adalah kampanye melalui media massa dan media sosial. “Berdasarkan ketentuan kampanye melalui media massa dan media sosial dilakukan pada 14 hari sampai dengan masa tenang yakni dimulai pada tanggal 9 Nopember,” katanya saat membuka Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Saung Djunjungan, Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong tataan, Rabu (6-11-2024). Muthalib juga menyebut, surat imbauan aturan kampanye sudah disampaikan kepada 16 organisasi profesi wartawan yang ada di Kabupaten Pesawaran. Surat imbauan itu berisi ketentuan iklan kampanye dan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Salah satu pemateri dalam sosialisasi, Akademisi UIN Raden Intan Lampung, Fathul Muin mengatakan suksesnya Pilkada bergantung pada penyelenggara KPU dan pengawas serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Selain itu juga partai politik dan paslon yang berintegritas dan taat aturan. “Selain itu suksesnya Pilkada 2024 juga memerlukan pemilih yang berintegritas serta cerdas dalam memilih pemimpin, sebab dengan pemilih yang cerdas maka akan berpartisipasi aktif dalam mengawasi seluruh tahapan Pilkada,” kata Fathul Muin. Sementara, Wakil Sekretaris PWI Lampung, Ariyadi mengatakan media massa harus terlibat aktif dalam mengawal tahapan Pilkada melalui pemberitaan yang obyektif dan menjunjung tinggi netralitas. “Peran media massa sangat penting untuk menyukseskan Pilkada dengan menyajikan informasi kepada publik, sehingga masyarakat mengenal profil serta program para peserta Pilkada,” kata Ariyadi. Ariyadi juga mengimbau kepada seluruh insan pers yang meliput serta menyajikan pemberitaan seputar Pilkada untuk terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. “Kebijakan redaksi harus ketat dalam menetapkan layanan iklan Pilkada, dan tidak boleh mengganggu integritas berita. Redaksi media massa juga harus memiliki standar pelaporan yang obyektif terkait pasangan calon peserta Pilkada,” katanya. (Red)

Kafilah Pesawaran Siap Tanding di Tingkat Provinsi 

Pesawaran (RN) — Pemerintah Kabupaten Pesawaran, siap berangkatkan puluhan Kafilah yang akan berlaga dalam Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke -51 tingkat Provinsi Lampung yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 11 sampai 18 November. Kepala Bagian Kesra Setdakab Pesawaran Iwan Chandra mengatakan, lomba MTQ tingkat Provinsi Lampung pihaknya akan memberangkatkan sekitar 82 orang dengan rincian 47 orang kafilah yang terdiri dari 24 orang kafilah laki-laki dan 23 orang kafilah perempuan serta 35 orang official. “47 orang kafilah tersebut dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari tingkat anak-anak, remaja dan dewasa, yang akan mengikuti 20 cabang perlombaan putra dan putri, kemudian ada juga kafilah yang nantinya akan ikut di kategori difabilitas, yaitu Cacat Netra (canet) Dewasa Putra dan Putri,” ujarnya. Rabu 6 November 2024. Dirinya mengatakan, puluhan kafilah yang akan diberangkatkan ke Provinsi, merupakan putra putri terbaik asli Pesawaran, karena para peserta diwajibkan mempunyai KTP, ataupun tanda identitas daerah masing-masing yang dibelanya. “Pihak panitia juga telah memiliki aplikasi yang dapat mengetahui dan menyeleksi tanda identitas minimal 2 tahun, hal ini sesuai kesepakatan panitia LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) Provinsi Lampung selaku selaku Pelaksana penyelenggaraan MTQ tahun ini,” ujar dia. Dirinya mengatakan, terpilihnya puluhan peserta kafilah yang akan mewakili Pesawaran tersebut, setelah pihaknya bersama dengan Kemenag Pesawaran melakukan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kabupaten dan pembinaan calon peserta yang diikuti para peserta dari 11 kecamatan. “Kita lakukan tes terlebih dahulu dengan mengikut sertakan dewan juri disetiap bidangnya, setelah selesai kita lakukan karantina dan pembinaan selama dua hari para kafilah tersebut dan dilanjutkan dengan pembinaan masing-masing cabang oleh dewan pembina yang di tunjuk sesuai bidang keahliannya,” kata dia. “Saya berharap, para kafilah yang terpilih agar dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya, sampai dengan waktu keberangkatan, serta saya berpesan agar para kafilah dapat menunjukan kemampuan terbaiknya selama perlombaan dilaksanakan,” katanya. (Red)

Nurwi: Narasi Yang Dibangun Aries Sandi Hanya  Pencitraan 

Pesawaran (RN) – Direktur Eksekutif Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pesawaran Nurwi mengkritisi narasi yang dikembangkan terkait calon Bupati (Cabup) Pesawaran Aries Sandi Darma Putra dengan sejumlah menteri dari kader Demokrat. Nurwi mengatakan, saat dirinya diperlihatkan video Aries Sandi bersalaman dengan AHY di acara bimtek anggota DPRD Partai Demokrat se-Indonesia, tersebut dirinya mengaku hanya tertawa saja. “Itu kan acara bimtek anggota DPRD Partai Demokrat se-Indonesia, bukan acara khusus Pilkada, kalau salaman dengan Ketum AHY, saya juga kalau hadir disana pasti salaman dan berfoto bersama,” kata Nurwi, melalui pesan WhatsApp, Selasa (5/11/2024). Hal tersebut diungkapkan Nurwi karena ada narasi yang dibangun bahwa Kabupaten Pesawaran akan berdampak jika Aries Sandi jika menjadi Bupati Pesawaran. Dan Nurwi menganggap narasi tersebut berlebihan. “Kan kita tahu bersama jika Antonius Muhammad Ali lebih memiliki kedekatan langsung dengan Presiden Prabowo, buktinya kemarin Ketua MPR RI Ahmad Muzani berkampanye langsung untuk pasangan calon Nanda – Anton di Teluk Pandan. Kalau seperti itu baru dukungan nyata dan nanti pasti koordinasi pemerintah pusat dan daerah bakal betul-betul terkoneksi dengan baik,” ujarnya. “Saya mendukung pasangan calon Nanda-Anton ini karena melihat hal yang lebih besar untuk Kabupaten Pesawaran, salah satunya percepatan pembangunan, koneksi pusat daerah dan hubungan emosional antar personal pejabat pemerintahan, itu kunci utama percepatan pembangunan,” timpalnya. Ia menyimpulkan narasi yang dibangun hanya sekedar pencitraan untuk meraih simpati masyarakat Kabupaten Pesawaran. Padahal masyarakat sekarang telah cerdas, bisa memilih mana yang layak dan tidak jadi pemimpin. “Masyarakat sudah muak dengan janji-janji, klaim kedekatan, atau narasi yang tidak bisa direalisasikan. Masyarakat Pesawaran sudah pintar memilih mana yang betul-betul ingin membangun mana yang hanya omon-omon,” pungkasnya. Diketahui sebelumnya banyak beredar pemberitaan di media online yang memasukan foto calon Bupati Pesawaran Aries Sandi bersalaman dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mengklaim bahwa Aries memiliki kedekatan dengan menteri-menteri kabinet Prabowo-Gibran. (Red)

Paslon Nanda Anton Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Pesawaran

Pesawaran (RN) – Pasangan Calon (Paslon) Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut 2 Nanda Indira – Antonius Muhammad Ali berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan seni dan budaya yang ada di Bumi Andan Jejama. Cabup Nanda Indira mengatakan, bahwa Paguyuban Bela Budaya menggelar kesenian kuda lumping atau jaran kepang di desa-desa yang ada di Kabupaten Pesawaran, hal itu bertujuan untuk menjaga dan melestarikan seni dan budaya di Pesawaran. “Tentunya terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah melestarikan seni dan budaya yang ada di Provinsi Lampung Khususnya Kabupaten Pesawaran,” kata Nanda, saat menghadiri kampanye Paslon 02 Nanda-Anton yang digelar oleh Paguyuban Bela Budaya dengan hiburan Kuda Lumping ini, di Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima dan Desa Mulyo Sari Kecamatan Way Ratai, Pesawaran, Minggu (3/11/2024).  “Saya sangat setuju dan sependapat dengan apa yang pernah dikatakan Pakde Mul selaku ketua Paguyuban Bela Budaya Provinsi Lampung bahwa, Budaya sangatlah penting untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa budaya adalah aset yang harus dijaga dan dilestarikan,” timpalnya. Menurutnya, di Lampung ini banyak sekali seni dan budaya, begitu juga di Pesawaran, dimana toleransi, keguyuban dan kerukunan antar umat beragama dan masyarakat terjalin dengan begitu baik. “Selain suku asli Lampung, tentunya di Kabupaten Pesawaran juga terdapat berbagai suku lain seperti Jawa, Sunda, Padang, Batak, Bali dan suku lainnya, yang semuanya hidup rukun berdampingan dan saling menghormati. Tentunya hal ini tidak lepas dari sikap toleransi yang begitu kuat diantara masyarakat dari berbagai suku tersebut,” ujarnya. “Disinilah peran penting tokoh adat, tokoh masyarakat dan kita semua, agar terwujud Pesawaran yang damai, sejahtera, serta masyarakat Pesawaran yang mencintai dan perduli untuk melestarikan adat dan budaya,” tambahnya. Dirinya juga menegaskan, apabila Nanda -Anton terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran ke depan dirinya akan mengutamakan program yang lebih berpihak kepada masyarakat Pesawaran dari segala lini, termasuk membangun Pesawaran melalui Seni Budaya. “Salah satu contohnya yaitu kami telah berhasil menggali potensi masyarakat yang berada di Kabupaten Pesawaran dan melestarikan kekayaan wastra Lampung. Sebuah kriya budaya dan sejarah pada tahun 1905, yang bersinergi dengan hasil kerajinan tangan Sulam Jelujur yang dihasilkan oleh tangan-tangan terampil para pengrajin Desa Sungai Langka,” ungkapnya. “Mudah-mudahan ke depan kami dapat menggali lebih dalam lagi potensi-potensi seni dan budaya lain yang di Kabupaten Pesawaran untuk dapat kami angkat ke tingkat nasional ataupun internasional,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Paguyuban Bela Budaya Kabupaten Pesawaran Hi. Somad mengatakan, Kampanye Bela Budaya Nusantara yang digelar hari ini merupakan kampanye yang ke 15 kali nya. “Alhamdulillah kami sudah menggelar 15 titik lokasi kampanye yang tersebar di seluruh Pesawaran Insya Allah kegiatan masih akan kami lanjutkan demi memastikan kemenangan maksimal paslon 02 Nanda – Anton,” kata dia. Dirinya juga mengajak masyarakat Pesawaran untuk bersama-sama dengan Bela Budaya mendukung dan memilih Nanda Indira dan Antonius M Ali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran pada hari pencoblosan tanggal 27 November nanti.  “Ibu Nanda dan Bapak Anton ini adalah Calon pemimpin muda yang juga pilihan Presiden kita Bapak Prabowo Subianto kalau mereka terpilih sudah pasti akses ke pemerintah Pusat akan lebih mudah dan cepat, dan keduanya memiliki berbagai Program unggulan yang nantinya bisa memajukan masyarakat Pesawaran melalui Program Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, Produktif (CAKEP) sehingga Kabupaten Pesawaran akan semakin maju dan berdaya saing,” pungkasnya. (Red)

Dendi Terima Penyerahan Mesin Pembelah Bambu dari LPPM Unila

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menerima Penyerahan Produk Hasil Inovasi Dosen Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila) berupa Mesin Pembelah dan Penyerut Bambu kepada UMKM Lanjaran Bambu di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng Senin, (4/11/2024). Penyerahan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Dendi didampingi Asisten Ekobang Marzuki, Kadis TP & Hortikultura Sam Herman, Kadis Ketahanan Pangan Hendra Sulistianto, Camat Tegineng Aep Alamsyah, serta jajaran Perangkat Desa Trimulyo. Rektor Unila Lusmeilia Afriani mengatakan Produk Mesin Pembelah dan Penyerut Bambu ini merupakan Hasil Inovasi dari dua peneliti yang juga merupakan Dosen Fakultas Teknik Unila, yakni Ir. Gusti Akhyar Ibrahim dan Ir. Arinal Hamni. “Program ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang setiap tahunnya dilakukan oleh Unila melalui dana penelitian yang berasal dari universitas, fakultas, luar negeri dan juga pemerintah pusat,” kata Lusmeilia. Oleh karenanya Rektor perempuan pertama Unila itu menyebut, bahwa momen ini menjadi sangat penting dan berharga, terkhusus bagi pelaku UMKM yang ada di Desa Trimulyo. “Proses pembuatan lanjaran bambu selama ini memerlukan proses yang memakan banyak waktu dan tenaga. Jika dilakukan secara manual, proses pemotongan bambu hanya bisa mencapai kapasitas produksi 250 batang/jam,” ujarnya. Namun dengan adanya dua mesin yang dapat membelah dan menyerut secara bersamaan ini, para pengrajin dapat menghasilkan 1440 batang/jam. Selain lebih efisien, hal ini juga memberikan dampak pada peningkatan pendapatan bersih yang diterima oleh pelaku UMKM.   “Sehingga dengan pengadaan mesin ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kelancaran operasional dan peningkatan kualitas produk dari UMKM Lanjaran Bambu,” ucapnya. Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengucapkan terima kasih kepada Unila dalam memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran. Bupati berharap agar sinergitas yang baik ini akan terus berlanjut dan semakin ditingkatkan di masa yang akan datang.  Sektor pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang mempunyai peranan penting dalam menunjang perekonomian di Kabupaten Pesawaran, tak terkecuali hasil produk olahan kerajinan bambu. Oleh karenanya dengan mesin pembelah dan penyerut bambu ini, Bupati turut mendorong agar masyarakat Trimulyo dapat memanfaatkannya secara maksimal.  “Salah satu caranya, kita bisa mulai memikirkan dan mencari lagi produk turunan dari bambu baik anyaman furniture dan lain sebagainya, sehingga berpotensi meningkatkan nilai jual,” ujar Dendi. “Saya berpesan kepada masyarakat Desa Trimulyo untuk senantiasa merawat dan menjaga dengan baik mesin yang diberikan oleh Universitas Lampung. Hal ini penting sebagai bentuk komitmen dan merawat hubungan baik bersama mitra dan stakeholder di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (zal)

Generasi Muda Pesawaran Titip Asa Kepada Paslon Nanda Anton

Pesawaran (RN) – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut 2, Nanda Indira – Antonius Muhammad Ali menghadiri dialog langsung dengan pemuda untuk dititipkan Asa. Dialog Pemuda Titip Asa untuk Nanda tersebut, jadi komitmen Pemuda ingin adanya keselarasan melalui sinergitas nyata dalam membangun Pesawaran 5 Tahun kedepan.  Ketua Pelaksana Dialog Pemuda Restu Nanda Syah Putra mengatakan, pasukan Milenial 02 Pesawaran siap kawal harapan Pemuda/i Kabupaten Pesawaran untuk Paslon 02 Nanda – Anton, demi mewujudkan Pesawaran semakin Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif dan Produktif (CAKEP).  “Kami sangat siap mengawal semua harapan, asa, juga cita – cita yang disampaikan oleh pemuda dalam Dialog hari ini bersama Ibu Nanda,” kata dia, Minggu (3/11/2024). Sementara itu, Calon Bupati Nanda Indira, juga komitmen dengan harapan dan asa dari pemuda untuk bersama – sama di wujudkan bukan sekedar penyampaian belaka.  “Kami akan menunaikan harapan, keinginan serta cita – cita dari pemuda/i dan memberikan ruang gerak secara luas untuk berkreasi demi Pesawaran yang semakin baik, ini komitmen kami,” kata Nanda. Dirinya menjelaskan, bahwa Paslon Nanda – Anton tidak ingin banyak janji, namun akan memberikan bukti nyata dengan sepenuh hati. “Kami tidak perlu banyak janji, cukup dengan membuktikan melalui kerja – kerja nyata, dan akan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya. Sementara, relawan milenial 02 Pesawaran, Nurul Azmi mengatakan, bahwa sinergitas dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten menjadi kunci utama kemajuan suatu daerah.  “Melalui sinergitas pemerintah pusat ke pemerintah provinsi sampai ke pemerintah kabupaten menjadi kunci utama kemajuan Kabupaten Pesawaran, agar semua program kedepan benar – benar selaras dapat terlaksanakan sepenuhnya,” kata dia. “Kami sangat berterima kasih dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Iyay Arie Nanda Djausal yang merupakan adik kandung Iyay Mirza, tentu apa yang di diskusikan hari ini saya yakin akan langsung disampaikan kepada Iyay Mirza, agar semakin konkrit keinginan pemuda/i Pesawaran dapat terwujud,” pungkasnya. Kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan Deklarasi Relawan Kecamatan Gedong Tataan yang di komandoi oleh tokoh pemuda Gedong Tataan, Deri Tampi. (Red)

Tingkatkan SDM Unggul, Paslon Nanda Anton Berikan Ruang Pelatihan Generasi Milenial 

Pesawaran (RN) – Sesuai dengan komitmen pemerintah yang ingin mewujudkan generasi Indonesia Emas, tentunya menjadi tanggung jawab dari seluruh pemangku kepentingan. Begitu juga sama halnya dengan komitmen dari Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut 02 Nanda Indira-Antonius M. Ali, yang akan menjalankan program-program unggulan usungannya untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas ini. Salah satunya melalui program generasi milenial produktif serta kreatif, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang akan dipadukan dengan digitalisasi. Calon Bupati Pesawaran Nanda Indira, mengatakan, karakteristik generasi milenial berbeda-beda berdasarkan wilayah dan kondisi sosial-ekonominya. Namun, kata dia, generasi ini umumnya ditandai dengan peningkatan penggunaan dan keakraban melalui komunikasi, media, dan teknologi digital. “Dengan memberikan ruang serta pelatihan untuk peningkatan kualitas, diharapkan mereka nanti dapat menjadi SDM yang unggul serta berdaya saing. Oleh karena itu, kita harus memastikan para generasi milenial ini dipenuhi haknya dan dilindungi dalam kehidupannya agar dapat berkembang secara optimal, sehingga dapat menjadi SDM unggul yang akan memimpin bangsa ini,” kata Nanda, Minggu (3/11/2024). Selain itu, kata dia, peran serta seluruh masyarakat dan instansi sangat penting dalam membimbing dan menjadi panutan bagi para generasi milenial saat ini. Sehingga mereka tidak terjerumus pada hal-hal negatif yang merugikan masa depan mereka.  “Dan jika terpilih, kami pastinya juga akan bersinergi dengan semua pihak, untuk dapat membantu menciptakan generasi milenial yang kompeten. Dengan memberikan edukasi yang baik, serta memberikan layanan pendidikan secara optimal, untuk masa depan mereka yang cerah,” ujarnya. Sementara itu, Cawabup Antonius M. Ali menambahkan, program ini akan dijalankan dalam rangka untuk mewujudkan generasi milenial yang produktif dan inovatif, agar tidak terus bergantung dengan bantuan dari pemerintah.  Apalagi permasalahan yang sering terjadi di masyarakat menurut dia, tidak banyak yang menyadari pentingnya melakukan hal yang bisa menghasilkan dan memulai berinovasi untuk menciptakan produk baru yang mendatangkan keuntungan, dengan pengelolaan sumber daya alam yang ada di lingkungan masyarakat itu sendiri. “Dalam program yang akan dijalankan nanti, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengenali potensi diri dan lingkungannya, agar dapat memaksimalkan aktivitas kerja yang memiliki nilai tambah, dan memberikan penghasilan bagi masyarakat itu sendiri,” kata dia. “Selain itu, membina masyarakat desa agar produktif dan inovatif, sehingga bisa menjadi kreator-kreator baru pembuka lapangan kerja. Dengan harapan, angka pengangguran dapat ditekan dan angka produktivitas masyarakat desa meningkat,” pungkasnya. (zal)

Cabup Aries Sandi Umbar Janji Jalan Mulus Dua Tahun, Anton: Mustahil

Pesawaran (RN)- Program jalan mulus dalam dua tahun yang dijanjikan oleh Pasangan Calon Kepala Daerah (Paslonkada) Kabupaten Pesawaran nomor urut 1 Ariesandi-Supriyanto dianggap tak masuk akal.  Calon Wakil Bupati Pesawaran nomor urut 2 Antonius Muhammad Ali dalam debat publik perdana Calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran tahun 2024 mempertanyakan strategi dalam mewujudkan program tak masuk akal tersebut.  Menurutnya, hampir dikatakan mustahil untuk merealisasikan program itu, jika dilihat dari kemampuan anggaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran.  “Saya mengajak kita sebagai calon pemimpin harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat, jangan memberikan janji manis, diluar dari akal sehat kita,” kata Anton, Selasa 29 Oktober 2024. Menurutnya, ruas jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Pesawaran, terbagi menjadi 483 ruas jalan dan terbagi dalam 11 Kecamatan, yang total keseluruhannya ini berjumlah kurang lebih 1.053 Kilometer, yang berstatus jalan mantap sepanjang 637 Kilometer atau 60 persen lebih, masih ada 40 persen yang belum berstatus jalan mantab atau sekitar 416 Kilometer.  “Untuk bangun jalan hotmik satu Kilometer butuh dana sekitar Rp3 milyar, untuk jalan rigid satu Kilometer kurang lebih butuh dana Rp9 milyar, kalau ada 416 kilometer yang perlu dibangun berarti kita membutuhkan kurang lebih anggaran sebesar Rp1,5 triliun, sedangkan APBD kita kurang lebih sebesar Rp1,3 Triliun itupun ada dana DAK, DAU dan transfer dari pusat, yang itu sudah ada peruntukannya tidak bisa serta-merta mau bangun ini, bangun itu, ini sudah ada peruntukannya, jadi ini program yang tidak masuk akal menurut saya,” jelasnya. Sementara itu, Paslonkada nomor urut 1 Aries Sandi Dharma Putra menyampaikan akan berkoordinasi dengan stake holder terkait untuk merealisasikan programnya tersebut.  “Bila kami diberikan amanah, kami akan berkoordinasi dengan Gubernur Lampung, kami juga akan berkoordinasi dengan Kementerian PU, untuk mencari dan membawa data jalan rusak sehingga, mencarikan dana supaya dalam dua tahun jalan-jalan mulus,” kata dia. (Red)

Debat Perdana, Paslon Nanda Anton Paparkan Terbukanya Pariwisata di Pesawaran 

Pesawaran (RN)- Debat Perdana pilkada Kabupaten Pesawaran, Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut 02 Nanda Indira – Antonius Muhammad Ali mengingatkan tentang sejarah pariwisata dan menyampaikan program pendidikan di Kabupaten Pesawaran. Calon Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut 2 Nanda Indira mengatakan, bahwa pariwisata Pesawaran mulai terbuka sejak tahun 2016. Dan sejak tahun itu pariwisata Pesawaran terus mengalami peningkatan, serta saat ini, kata dia, harus lebih di perhatikan dan dikelola dengan baik agar bisa berkontribusi besar pada PAD.  “Salah satunya adalah dengan investasi pariwisata yang harus terus dikembangkan. Sehingga tidak hanya berdampak pada lingkungan dan lokasi wisata saja, tetapi juga akan mendapatkan pemasukan dari wisatawan,” kata Nanda, terkait jawaban pertanyaan Paslon 01 Aries Sandi-Supriyanto, dalam sesi ke lima debat Pilkada Pesawaran, di Gedung Adhora Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (29/10/2024). Menurutnya, hal itu menjadi kunci yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pesisir. Agar masyarakat juga bisa merasakan manfaat dari perkembangan sektor pariwisata. Sementara itu, Cawabup nomor urut 02 Antonius M. Ali mengatakan, bahwa kepemimpinan di Pesawaran tidak bisa hanya dibandingkan dengan masa lalu. Akan tetapi, kata dia, harus mampu menjawab tantangan dan permasalahan yang ada saat ini dan kedepannya. “Salah satunya dalam bidang pendidikan, bahwa pentingnya kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci untuk mencapai pelayanan pendidikan yang optimal, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas,” kata dia. Menurutnya, permasalahan yang dihadapi di Kabupaten Pesawaran saat ini, harus dibenahi secara serius. Agar apa yang menjadi cita-cita bersama untuk Pesawaran akan terwujud dan Pesawaran akan menjadi lebih baik lagi. “Mari kita maju bersama. Kolaborasi yang baik akan menjadi kunci untuk memperbaiki Kabupaten Pesawaran bisa lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya. (Red)